Categories
Megapolitan Militer Polhukam

Moeldoko: Institusi TNI Semakin Profesional Dan Mengedepankan HAM

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko optimis menyebut TNI konsisten berkembang sebagai institusi yang semakin profesional dan mengedepankan HAM. Berbagai lembaga survei pun menempatkan TNI sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi di masyarakat.

“Setelah reformasi, TNI telah memposisikan dirinya sangat baik dengan mendidik prajuritnya menjadi profesional yang sangat dibanggakan masyarakat Indonesia. Persoalan HAM dan hukum humaniter menjadi pedoman yang serius bagi pimpinan TNI dalam membangun prajurit-prajurit profesional di lapangan yang menghargai HAM,” kata Moeldoko dalam pembukaan seminar bertajuk Mitigasi Risiko Bahaya Bagi Warga Sipil di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Dalam Seminar yang diadakan oleh the Center for Naval Analyses (CNA) bersama Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ini, Moeldoko menyampaikan perlunya pelatihan dalam memitigasi risiko bahaya bagi rakyat sipil dalam operasi militer. Pasalnya, TNI merupakan komponen utama pertahanan negara yang mempunyai kewajiban untuk melindungi hak untuk hidup dan hak atas rasa aman bagi seluruh warga Indonesia.

Selaku Panglima TNI tahun 2013-2015, Moeldoko juga meyakinkan bahwa pelatihan dan pembekalan prajurit TNI dalam operasi militer telah sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional yang berlaku.

“Saya berharap seminar-seminar seperti ini menjadi proses pembelajaran yang saling memberikan kontribusi dan distribusi pengetahuan serta pengalaman. Kita perlu belajar pengalaman Amerika Serikat yang memiliki pengalaman bertempur di berbagai negara. Indonesia juga punya pengalaman operasi militer yang panjang. Jadi kalau kita satukan pengalaman dua negara ini, maka harapannya ini menjadi hal yang bermanfaat ke depan,” imbuh Moeldoko.

Sebagai informasi, sejak tahun 1957, Indonesia telah aktif dalam misi Pasukan Perdamaian PBB dan berkontribusi secara nyata terhadap ketertiban dunia, sesuai dengan amanat konstitusi. Indonesia secara konsisten merupakan bagian dari negara 10 besar kontributor Pasukan Perdamaian PBB.

Kantor Staf Presiden (KSP) juga terus mendorong terciptanya kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, utamanya dalam memastikan terciptanya stabilitas dan perdamaian di kawasan melalui berbagai kerjasama di bidang pertahanan, pendidikan dan lain sebagainya.(KSP)

Categories
Bencana TNI

Tim Siaga Bencana Koopsud I Patroli Seputar Wilayah Koopsud I yang Rawan Banjir

Koran Jurnal, Jakarta – Satuan tim siaga bencana banjir Koopsud I melakukan pengecekan perlengkapan siaga banjir dan dilanjutkan patroli ke daerah-daerah seputar wilayah Koopsud I yang rawan banjir. (Senin, 27-02-2023).

Satuan tim siaga bencana banjir tersebut dipimpin oleh Dansatgas Letkol Pom Aswinto, Wadansatgas Mayor Sus Eko Wahyudiono dan didampingi oleh Dandenma Koopsud I Letkol Kal Alexander Maspanator, Pabandyabakkomsos Spotdirga Koopsud I Letkol Sus Firdaus Bustam, Pabandyapotwilnat Spotdirga Koopsud I Letkol Sus M. Toriq, beserta anggota satgas banjir Koopsud I lainnya.

Lokasi patroli berada di wilayah Kelurahan Kampung Makassar, Kecamatan Makassar, Kotamadya Jakarta Timur. Dengan kondisi ketinggian air mencapai 30 cm.

Perlengkapan-perlengkapan yang disiapkan untuk mendukung tim siaga banjir, 1 perahu karet besar, 7 perahu karet kecil, 17 pelampung, 5 dayung perahu, truk 1 unit dan mobil double cabin 1 unit.

“Tim siaga bencana banjir Koopsud I harus selalu siaga kapanpun jika terjadi bencana banjir di seputaran wilayah Koopsud I dan sekitarnya, mengingat kondisi cuaca saat ini yang tinggi intensitas hujannya,” pesan Pangkoopsud I kepada tim siaga banjir Koopsud I.(disp)

Categories
TNI

Komandan Pushidros TNI AL Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat berikan penghargaan kepada personel Pushidrosal berprestasi, penghargaan itu diberikan pada saat apel pagi gabungan di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin, (27/2/2023).

Pemberian penghargaan kepada 6 personel pushidrosal tersebut atas dedikasinya dalam suksesnya penyelenggaraan North Indian Ocean Hydrographic Commission (NIOHC) ke-22 dan The East Asia Hydrographic Commission (EAHC) ke-12 di Yogyakarta kepada Aspamkersamtas Danpushidrosal Kolonel Laut (E) Renny Lilik Asmoro sebagai ketua panitia dan Kadispen Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Heru Priyantara sebagai wakil ketua panitia.

Selanjutnya pembuatan aplikasi e-tamu Pushidrosal kepada Letda Laut (E) Muhammad Arief Nugroho dan Letda Laut (E) Ressya Sukma perwira Disinfolahta dalam pembuatan E-pipakabel. Diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut tamu yang datang atau berkunjung sebelumnya sudah ada dalam data kunjungan di komputer sehingga personel jaga ataupun satker terkait tidak perlu menulis di buku jurnal karena sudah ada dalam kartu yang sudah dibarkode sesuai dengan nama yang sudah tercantum di data komputer, sehingga pengamanan dilingkungan Pushidrosal akan selalu termonitor. Sementara dengan pembuatan Aplikasi E-pipakabel, diharapkan memudahkan proses monitoring sebagai bentuk transparansi dalam tahapan pelaksanaan mekanisme penyelenggaraan penggelaran pipa dan kabel bawah laut.

Penghargaan selanjutnya diberikan Danpushidrosal dalam pembekalan Bintara remaja Pushidrosal dan Tamtama remaja diberikan kepada Serda EKL Amirul Fadillah dan KLD Trb Arnes Ferdiansyah selanjutnya diberikan penyematan brevet surveyor, dengan harapan bagi setiap personel baru yang akan memasuki Pushidrosal harus belajar terlebih dahulu dalam bidang surveyor, sehingga pada saat personel tersebut dalam penugasan sudah dapat melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Hadir pada acara apel pagi gabungan Wadanpushidrosal Laksda TNI Budi Purwanto, para pejabat utama Pushidrosal, personel Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Pushidrosal.(disp)

Categories
Militer Polhukam

Terapkan Kebijakan Kelautan Indonesia untuk Wujudkan Jalesveva Jayamahe

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin saat memberikan kuliah umum kepada Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) bertempat di Gedung Maspardi, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya, Senin (6/2) lalu menyebutkan bahwa sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang menjadi basis bagi visi Indonesia Emas 2045.

Wapres menyampaikan juga tujuh pilar kebijakan kelautan Indonesia untuk mewujudkan Jalesveva Jayamahe diantaranya pengelolaan sumber daya kelautan dan pengembangan SDM, pertahanan keamanan, penegakan hukum dan keselamatan di laut serta tata kelola dan kelembagaan di laut. Ekonomi dan infrastruktur kelautan dan peningkatan kesejahteraan, pengelolaan ruang dan perlindungan lingkungan laut, budaya bahari serta diplomasi maritim.

Pernyataan dari Wapres Ma’ruf Amin dalam kuliah umum tersebut menurut  Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa SSiT., M.Mar, Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), harus menjadi perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan negara ini.

“Bahwa negara kita adalah negara maritim. Dan tidak dipungkiri pula sejarah membuktikan motto Jalesveva Jayamahe yang berarti “Justru di Lautan Kita Menang” atau “Kejayaan Kita Ada di Laut” merupakan kalimat “sakti” dari armada laut zaman Majapahit untuk membangkitkan semangat pasukan lautnya,” kata Capt. Hakeng kepada awak media di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia bukan suatu keniscayaan. Dengan berpatokan pada tujuh pilar poros maritim yang ada dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 34 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia Tahun 2021-2025 tersebut, sudah cukup menjadi modal bagi bangsa ini untuk mengembalikan kejayaan maritim nenek moyang Indonesia,” lanjut Capt. Hakeng.

Dengan memanfaatkan sumber daya perikanan kelautan yang berlimpah,Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia melalui sumber daya protein ikan.

“Indonesia memiliki sebelas wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI), yang meliputi perairan Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan, perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau, perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur,” papar Capt. Hakeng.

Disebutkan Capt. Hakeng kembali bahwa Indonesia berada dalam posisi keempat di dunia sebagai negara produsen ikan. Peluang Indonesia untuk naik ke posisi dua atau tiga  dunia sebagai produsen ikan sangat terbuka lebar.

“Apabila kesebelas WPPNRI di Indonesia ditangani secara serius. Saya yakin Indonesia dapat menjadi negara produsen ikan kedua atau ketiga di dunia,” tegasnya.

Disamping itu meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia di sektor kemaritiman harus menjadi prioritas. “Keahlian dari para pelaut yang bekerja di kapal penangkapan ikan, kapal pesiar, kapal tanker dan kapal lainnya harus terus ditingkatkan. Sehingga negara lain yang menggunakan tenaga pelaut Indonesia  semakin bertambah percaya dengan potensi pelaut Indonesia. Ada beberapa aspek yang penting untuk diperkuat dalam hal ini diantaranya : upaya Peningkatan Pendidikan Pelatihan, Peningkatan kualitas pengawasan dan regulasinya, pengembangan teknologi serta inovasi, dan tentunya juga dilakukan Kerjasama dengan negara-negara lain.”

Kemudian terkait pertahanan keamanan, penegakan hukum dan keselamatan di laut serta tata kelola dan kelembagaan di laut menurut Capt. Hakeng harus dilakukan secara bersama- sama dengan para pemangku kepentingan di Indonesia. “Kekuatan pertahanan maritim bisa dimulai dengan membangun kapal-kapal niaga, pelabuhan, serta elemen-elemen di dalam pelabuhan, dan lain-lain.”

Apalagi sambung Capt. Hakeng, persoalan kedaulatan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia yang berada di perairan Natuna kaya akan sumber daya perikanan kerap kali menjadi incaran kapal-kapal ikan asing seperti dari China dan Vietnam. Karena itu tidak mengherankan jika ketegangan di wilayah perairan Natuna selalu terjadi mengingat potensi perikanan tangkap cukup besar. Karena itu perlu pengawasan dari pemerintah Indonesia untuk memberi perlindungan kepada nelayan Indonesia. Semakin banyak kapal dan pelabuhan, akan semakin banyak pelaut Indonesia, serta semakin banyak yang menjaga wilayah Indonesia.

“Wilayah maritim Indonesia kembali menjadi perlintasan strategis. Samudera Hindia menjadi perlintasan strategis dan Indonesia yang sangat dekat. Karena itu Indonesia harus sadar dengan posisinya secara geopolitik dan geostrategis. Peran dan  kekuatan dari TNI AL dengan dukungan dari matra TNI lainnya sangat dibutuhkan. Penting pula melibatkan para nelayan atau para Pelaut Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara. Sebagaimana tertera dalam semangat Pasal 30 ayat 2 UUD 1945 hasil amandemen kedua, yaitu sistem Hankamrata yang dapat diterapkan pula di dunia Maritim,” tutup Capt. Hakeng.(*)

Categories
Polhukam TNI

TNI AL Tingkatkan Kerjasama Regional, Wujudkan Stabilitas Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Kapal Selam Angkatan Laut India INS Shindukesari kembali melanjutkan pelayaran setelah melaksanakan port visit selama dua hari bersandar di JICT II, Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (24/2/2023). Keberangkatannya dilepas oleh TNI AL dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta.

Kedatangan Kapal Selam yang dikomandani Commander Libu Raj ke Jakarta dalam rangka mempererat hubungan bilateral khususnya Angkatan Laut dari kedua negara.

Selama kunjungannya di Ibu Kota, kapal selam Kilo class  INS Shindukesari bersandar di JICT dengan pengamanan dari Santuan Lantamal III Jakarta yang menugaskan pengamanan Polisi Militer, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, dan Satuan Kapal Patroli, dimana hal tersebut merupakan prosedur TNI AL saat menerima kunjungan kapal negara sahabat, dengan standar internasional.

“Terimakasih telah menyambut hangat atas kunjungan kami ini, semoga hubungan Angkatan Laut kedua negara kedepan akan semakin baik lagi,” ungkap Commander Libu Raj, sesaat sebelum Kapalnya bertolak dari Dermaga.

Ditempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL siap bekerjasama secara profesional untuk mewujudkan stabilitas kawasan.

“Tentunya TNI Angkatan Laut akan siap meningkatkan kerjasama maritim, diberbagai bidang, termasuk dibidang latihan. Untuk mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, para prajurit Jalasena harus terlatih guna membangun kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan yang tinggi,” ungkap KSAL.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

Pushidros TNI AL Terima Kunjungan Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima kunjungan mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang di Ruang Serba Guna Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis, (23/2/2023).

Rombongan yang berjumlah 51 mahasiswa berasal dari fakultas teknik sipil dan perencanaan program studi teknik geodesi program pascasarjana (S1) ITN Malang tersebut diterima langsung oleh Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat.

Kunjungan study excursion dengan ketua Field Trip bapak Gabriel Elfrid Virgiluiz Lado Ghenong selama satu hari di Pushidrosal tersebut bertujuan untuk mewujudkan generasi muda yang berkompeten dan siap menjadi surveyor sukses.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan bahwa tugas Pushidrosal menyelenggarakan operasi survei pemetaan Hidro-Oseanografi militer maupun nasional yang meliputi survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi, penerapan lingkungan laut, dan keselamatan navigasi pelayaran serta menyiapkan data dan informasi di wilayah perairan dan yurisdiksi nasional dalam rangka mendukung kepentingan TNI maupun publik untuk pertahanan negara dan pembangunan nasional.

Lebih lanjut, tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Pushidrosal sangatlah tidak ringan karena Pushidrosal harus mampu memenuhi tuntutan kritikal publik dalam menyiapkan data, informasi hidro-oseanografi di seluruh perairan NKRI dengan akurat, mutakhir dan terpercaya.

Penyediaan data dan informasi tersebut dilaksanakan secara mandiri maupun kerjasama dengan pihak lain, yang dilaksanakan tetap sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, tegasnya.

Di akhir acara, para mahasiswa berkesempatan mengunjungi dinas-dinas di lingkungan Pushidrosal, antara lain Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Dinas Pemetaan, Indonesia Hydrographic Data Center (IHDC) serta Dinas Produksi dan Distribusi.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Tingkatkan Ketangguhan Masyarakat pada Bencana 

Koran Jurnal, Jakarta – Latihan dalam peningkatan kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang di laksanakan oleh Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI AL (Dispotmaral) melaksanakan program Pelatihan Penanggulangan Bencana (Latgulben) Tahun Anggaran 2023 di Lanal Denpasar, Selasa (21/02/2023) lalu.

Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kewaspadaan masyarakat untuk lebih tangguh sebagai pilar bangsa dalam menghadapi bencana, menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa budaya akan sadar bencana harus di mulai dari kesadaran individu, keluarga dan kelompok, termasuk di lingkungan sekolah sampai pada kelompok masyarakat bawah.

Selain itu masyarakat akan sadar terhadap peningkatan kemampuan diri sendiri, kesiapsiagaan, kewaspadaan, sikap tanggap segera menyiapkan alat peralatan, juga menyelamatkan diri dari resiko ganasnya ancaman bencana serta menghadapi terjadinya bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami di daerah pesisir.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan Latgulben, Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI Angkatan Laut (Kadispotmaral) Laksamana Pertama TNI Suradi Agung Slamet menyampaikan bahwa pelatihan penanggulangan bencana merupakan program rutin TNI AL yang dilaksanakan oleh Dispotmaral yang diagendakan setiap tahun dan selalu di prioritaskan pada daerah-daerah rawan bencana. “Perlu diketahui bahwa Latgulben pada tahun ini akan dilaksanakan di 3 wilayah yaitu Lanal Denpasar, Lanal Malang dan Lanal Cilacap,” jelas Kadispotmaral.

Diharapkan Latgulben ini menjadi langkah antisipasi siaga bencana yang mampu menekan angka korban jiwa dan memahami langkah-langkah pertama yang harus diambil saat terjadi bencana. Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami, penanganan korban gempa bumi dan tsunami, manajemen kesiapsiagaan bencana, prosedur pelaksanaan proses evakuasi mandiri dari ancaman resiko bencana gempa bumi dan tsunami.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan bahwa dalam menyikapi ancaman bencana alam, TNI AL harus mampu merespon cepat, bahkan dalam hitungan jam untuk menjangkau daerah terdampak untuk melakukan operasi kemanusiaan, dan ini merupakan amanat undang undang tentang tugas TNI dalam melaksanakan OMSP. TNI AL dalam menyikapi kebencanaan telah memiliki kemampuan kapal rumah sakit yang berada di Armada I, II dan III, yang salah satu tugasnya adalah sebagai siaga tanggap kebencanaan, pungkasnya.

Pelatihan selama 3 hari di bawah komando langsung Danlanal Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo diakhiri dengan simulasi kesiapsiagaan bencana dan evakuasi mandiri masyarakat pesisir terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami yang melibatkan personel TNI, Polri, Pemda setempat, BPBD, Basarnas, BMKG, pelajar dan masyarakat maritim.(disp)

Categories
Hiburan TNI

Pengurus Jalasenastri Pushidros TNI AL Ikut Meriahkan Jala Fair Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Pengurus Gabungan (PG) Jalasensatri Pushidrosal ikut memeriahkan kegiatan Jala Fair tahun 2023 yang digelar di gedung Balai Samudera, Jakarta Utara, Rabu (22/2/2023).

Jala Fair sebelumnya dibuka secara resmi oleh Ibu Wakil Presiden Wury Ma’aruf Amin dengan mengangkat tema “Gelar Karya dan Kreatifitas Jalasenastri” yang berlangsung sejak tanggal 21 hingga 24 Februari 2023.

Kegiatan ini digelar dengan tujuan sebagai wadah untuk mendukung kreatifitas juga mempromosikan produk hasil anggota Jalasenastri diseluruh Indonesia dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) didaerahnya masing-masing yang memiliki nilai jual. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menambah kesejahteraan bagi keluarga TNI khususnya TNI AL.

Selain memeriahkan Jala Fair tersebut, PG Jalasenastri Pushidrosal yang di ketuai oleh Ny. Titi Nurhidayat bersama Jalasenastri Pushidrosal menampilkan kretivitasnya dengan menyumbangkan pertunjukan Angklung “Gandara Jalacitra”, menampilkan tarian “Bedhaya Jalacitra” dan menggelar Talk show tentang penampilan berbusana yang dibawakan oleh Ratih Sanggarwati.

Tak ketinggalan PG Pushidrosal membuka stand yang diatur sedemikian menarik untuk memikat pengunjung dengan menjual produk hasil ide kreatif karya ibu-ibu PG Jalasenastri yang lainnya berupa makanan (sorgum, snack), Tas (rotan, etnik dan anyaman), tudung saji, tumbler, tempat tissue unik, toples, bouket, ragam pakaian, aksesoris, pernak-pernik jamu.

Kegiatan diikuti oleh peserta antara lain Jalasenastri seluruh jajaran wilayah Indonesia, Dharma Pertiwi, Persit Kartika Chandra Kirana, PIA Ardhya Garini, Persatuan Istri Purnawiran (Perip) TNI, Persatuan Istri-istri Purnawirawan Angkatan Laut (Pipal).(disp)

Categories
Ekonomi TNI

Sukseskan Produk Dalam Negeri, TNI AL Akan Diperkuat 35 Unit Mobil Esemka

Koran Jurnal, Jakarta – Guna mewujudkan Peningkatan Produk Dalam Negeri, TNI Angkatan Laut (TNI AL) berencana akan membeli 35 unit mobil Esemka Pikap Bima 1.300 CC, untuk menunjang operasional di seluruh satuan TNI AL. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, di Mabesal Cilangkap, Jakarta, Selasa (21/02/2023) kemarin.

Pikap Bima 1,300 CC merupakan unit kendaraan roda empat produksi anak bangsa, yaitu PT Solo Manufaktur Kreasi, yang berlokasi di Desa Demangan Boyolali, Jawa Tengah.

“Tentunya hal tersebut selaras dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi penggunaan impor,” tandas Kadispenal.

Beberapa waktu lalu saat pelaksanaan Kontrak Bersama, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali telah menegaskan agar satuan TNI AL menyukseskan program pemerintah dengan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran hingga satuan terbawah untuk mendukung program pemerintah dengan mendorong penyedia untuk memasukan produk barang dan jasa ke dalam etalase E-Katalog sektoral TNI AL, sehingga target dan cita-cita pemerintah dalam kemandirian industri dan meningkatkan perekonomian dapat terealisasi,” tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.

Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional. Hal ini guna menumbuhkan kemandirian bangsa dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global, dimana salah satunya dengan menggunakan produk mobil karya anak bangsa.

“Jika memang bagus secara operasional, lebih ekonomis dalam aspek pengadaan, serta suku cadangnya terjamin, tentunya tidak ada alasan untuk tidak menggunakan produk dalam negeri,” ujar Kadispenal.(disp)

Categories
TNI

Komandan Pushidros TNI AL Pimpin Rapat Staf dan Komando, RASKO Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Rapat Staf dan Komando (Rasko) Tahun 2023 bertempat di Lounge room Perwira Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Selasa, (21/2/2023).

Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat memimpin sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Rasko yang diikuti oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto dan seluruh pejabat utama Pushidrosal.

Kegiatan Rapat Staf dan Komando ini sebagai forum penyampaian pokok-pokok kebijakan pimpinan yang berkaitan dengan implementasi rencana pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut tahun 2023 dan merupakan tindak lanjut kebijakan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) utamanya terkait dengan Hidro-Oseanografi.

Dalam penekanannya, Danpushidrosal menyampaikan bahwa sebagai upaya proyeksi program Pushidrosal yang akan dilaksanakan tahun 2023 terdapat pokok-pokok kebijakan diantaranya bidang pengawasan, bidang perencanaan dan anggaran, bidang pamkersamtas, bidang operasi dan latihan, bidang personel, bidang logistik, bidang potmar, bidang pelayanan publik.

Lebih lanjut, Danpushidrosal mengharapkan agar seluruh jajaran Pushidrosal mengoptimalkan dukungan anggaran yang diberikan negara untuk pelaksanaan tugas dan organisasi sesuai program serta hindari potensi terhadap kerugian negara. Penggunaan anggaran untuk program prioritas dan mendesak sesuai Renstra secara tepat output, tepat sasaran, tepat waktu, berdaya guna dan berdampak luas terhadap organisasi.(disp)