Categories
Kesehatan Polisi

Ditpamobvit Polda Metro Gelar Vaksinasi Booster Covid-19 selama 2 Hari di Plaza Senayan

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya, melakukan percepatan capaian vaksinasi booster jelang hari raya Idul Fitri. Vaksinasi digelar selama 2 hari Sabtu (23/4) dan Minggu (24/4) di Mal Plaza Senayan, Jakarta. Adapun vaksinasi disediakan untuk vaksin 1, 2 dan Booster (lanjutan). Total ada 2.000 dosis vaksin yang tersedia untuk gelaran vaksinasi selama dua hari.

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Kombes Pol Yandri Irsan mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan kegiatan serupa dengan capaian vaksinasi sebanyak 2.350 masyarakat.

Kegiatan vaksinasi ini digelar sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang memerintahkan agar percepatan vaksinasi dilakukan jelang lebaran.

“Sekarang kami melaksanakan vaksinasi di Mal Plaza Senayan dengan capaian pada hari pertama mencapai 445 orang,” ujar Kombes Pol Yandri Irsan dalam keterangan tertulis, Minggu (24/4/2022).

Yandri menambahkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Ditpamobvit Polda Metro Jaya merupakan bagian dari program vaksinasi presisi yang dilaksanakan di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok.

Selain itu, vaksinasi Ditpamobvit Polda Metro Jaya di Plaza Senayan merupakan tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar percepatan vaksinasi serentak dilakukan.

“Program vaksin ini menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar Polri melaksanakan dan mendukung program vaksinasi di seluruh Indonesia,” imbuh Yandri Irsan.

Melalui vaksinasi ini, Yandri berharap kepada masyarakat yang belum melakukan vaksin agar segera mendatangi gerai vaksinasi yang digelar oleh Polda Metro Jaya salah satunya oleh Ditpamobvit Polda Metro Jaya.

“Masyarakat yang belum divaksin agar mendatangi gerai vaksinasi Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dipastikan berjalan lancar dan tertib dengan tetap mematuhi prokes,” pesan Yandri.(*)

Categories
Ekonomi Nasional Polisi

Satgas Kemenperin-Polri Siap Awasi Produksi dan Distribusi Minyak Goreng Curah

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan bersinergi membentuk satuan tugas (satgas) dalam upaya pengawasan produksi dan distribusi program minyak goreng sawit (MGS) curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu. Jika ditemukan pelanggaran dalam prosesnya, kedua pihak akan menindak tegas.

“Kami ingin program ini ada progresnya sesuai yang diharapkan oleh Presiden. Untuk itu, kami melakukan rapat pembahasan dan evaluasi ini agar bisa segera diakselerasi,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari laman resmi Kemenperin, Selasa (05/04/2022).

Menperin menegaskan, pihaknya telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Curah untuk Kebutuhan Masyarakat, Usaha Mikro, dan Usaha Kecil dalam Kerangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Regulasi ini mendorong industri MGS menjalankan kewajiban untuk menyediakan minyak goreng curah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil.

“Regulasinya sudah memadai, semua sudah diatur, termasuk sanksi bagi perusahaan yang tidak patuh terhadap aturan yang sudah digariskan dalam Permenperin 8/2022 tersebut,” ujarnya.

Sanksi itu, lanjut Agus, misalnya terkait dengan produk yang tidak sesuai dengan alokasi dan jumlah, berdasarkan yang sudah ditetapkan Kemenperin.

“Selain itu juga adanya tindakan berkaitan dengan repacking, ini tidak boleh dilakukan pada MGS curah. Juga sama sekali tidak boleh disalurkan untuk industri menengah maupun besar. Ini yang akan kami kawal di lapangan,” tegasnya.

Tak hanya produsen saja, kebijakan penyediaan berbasis industri juga mewajibkan seluruh distributor yang menyalurkan minyak goreng curah bersubsidi, mulai dari distributor 1 (D1), Distributor 2 (D2), dan lini distribusi di bawahnya.

“Sudah ditetapkan margin di level distributor dengan rata-rata Rp600 per kilogram, di tingkat pengecer rata-rata Rp1.000 per kilogram. Policy terkait margin sudah dikeluarkan Dirut BPDPKS, ini sangat penting supaya HET bisa tercapai di lapangan,” paparnya.

Menperin menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 72 kontrak atau 72 perusahaan yang terlibat dalam program MGS curah.

“Dalam jumlah kontrak tersebut, telah memenuhi kebutuhan yang cukup bagi kebutuhan nasional per hari dan juga meng-cover ke mana saja produsen harus mengeluarkan distribusi di wilayah kerja masing-masing,” imbuhnya.

Pemerintah telah merombak total kebijakan terkait penyediaan minyak goreng curah, dari yang semula berbasis perdagangan menjadi kebijakan berbasis industri. Kebijakan berbasis industri ini juga diperkuat dengan penggunaan teknologi informasi berupa Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) dalam pengelolaan dan pengawasan produksi distribusi minyak goreng curah.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa Polri dan Kemenperin sepakat untuk membentuk satgas gabungan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan di pihak produsen, distributor tingkat I hingga IV, serta tingkat pengecer selama 24 jam penuh.

“Oleh karena itu untuk memastikan ketersediaan di pasar betul-betul ada, kami Bersama Menperin membentuk satgas gabungan yang akan ditempatkan mulai di level kantor pusat para produsen, yang personelnya berasal dari kepolisian dan Kemenperin. Khususnya di beberapa produsen besar, pengawasan proses produksi dilakukan melekat selama 24 jam,” kata Sigit.

Dengan adanya pengawalan melekat selama 24 jam penuh itu, Kapolri berharap, minyak goreng khususnya jenis curah dapat terjamin ketersediaannya guna memenuhi kebutuhan dari masyarakat. Serta, harga penjualannya pun sesuai dengan kebijakan HET yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Karena memang ada kekhawatiran, keragu-raguan terkait dengan penggantian. Dan itu sudah ditegaskan bahwa, semuanya yang sudah diikat dengan kontrak badan sawit pasti akan diberikan subsidi. Karena itu tugas dari produsen adalah bagaimana kemudian memastikan produksinya sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan. Kalau ini bisa berjalan 50 persen saja, seharusnya di pasar terpenuhi,” ujar Sigit.

Oleh karena itu, Kapolri menekankan, dalam melakukan pengawasan dan pemantauan melekat selama 24 jam, pihak Polri akan mengerahkan personel dari Satgas Pangan tingkat pusat, daerah, intelijen hingga Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng curah di pasaran. (*)

Categories
Megapolitan Polisi

Proyek Pembangunan 20 Ruang Kelas Baru Dimulai, Kepala SPN Polda Metro Letakkan Batu Pertama

Koran Jurnal, Jakarta – Proyek pembangunan 20 ruangan kelas yang terdiri dari dua lantai di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya mulai dilaksanakan.

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala SPN Polda Metro Kombes Satria Adhy Permana pada Rabu (23/3/2022).

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada para pekerja dari proyek tersebut untuk senantiasa memperhatikan keselamatan.

“Utamakan keselamatan bagi para pekerja yang melaksanakan pembangunan,” kata Satria.

“Pembangunan ini kita harapkan bisa memberikan kontribusi positif ke para calon siswa diktuk bintara polri di era police 4.0,” lanjut dia.

Sebagai informasi, proyek pembangunan itu dikerjakan oleh PT Pusaka Sinar Intan dan ditargetkan akan rampung pada 20 Agustus 2022 mendatang.

Adapun, Wakil Kepala SPN Polda Metro dan Kanit Provost ditunjuk sebagai pengawas internal proyek pembangunan itu. Untuk pengawas eksternal yakni PT Azevedo Pratama Consultant.

Categories
Nasional Polisi

Kapolri Buka Rakernis Gabungan Satuan Kerja

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) gabungan beberapa satuan kerja (satker) di Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/03/2022).

Dalam arahannya, Sigit pun mengingatkan masing-masing satker untuk selalu bekerja secara beriringan dan bersinergi agar organisasi Polri menjadi lebih baik.

“Saya ingin mengibaratkan, ibarat organ tubuh maka di Polri ini ada berbagai macam unsur yang sudah diatur dimana seluruh organ tubuh ini bisa bekerja dengan baik apakah itu organ vital, panca indra, alat gerak sehingga tubuh kita yang bernama organisasi Polri ini betul-betul bisa berjalan dengan baik dan kuat,” kata Sigit.

Ia pun menuturkan, dengan kondisi tubuh yang prima dan sehat, maka Polri bisa menghadapi segala macam ancaman dan tantangan ke depan guna mewujudkan organisasi Polri yang Presisi dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Menurutnya, Polri yang kuat menjaga stabilitas kamtibmas menjadi salah satu kunci utama agar seluruh kebijakan nasional dan harapan masyarakat terhadap Polri bisa diwujudkan.

“Ini menjadi bagian yang kita semua harus memahami dan saling bersinergi menjaga kekuatan kesehatan yang ada sehingga warna dan persepsinya menjadi satu,” ujar Sigit.

Ia pun mengingatkan jajarannya untuk tak pernah lepas dan mengikuti perkembangan lingkungan strategis. Dampak situasi global saat ini, kata Sigit sangat luar biasa dan menimbulkan ketidakpastian.

Ia pun mencontohkan bagaimana Pandemi Covid-19 berdampak ke seluruh negara di dunia dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Kemudian invasi Rusia ke Ukraina juga menimbulkan dampak bagi Indonesia.

Fenomena ini, kata Sigit harus dikelola dengan sebaik mungkin. Sebab, jika tidak akan menimbulkan gangguan kamtibmas. Kedepan, memasuki bulan Ramadan ia juga mengingatkan jajarannya agar mewaspadai kenaikan beberapa harga bahan pokok.

“Kita akan memasuki bulan ramadhan dimana harga-harga komoditas dan bahan pokok akan naik. ini menjadi ancaman apabila tak bisa diatasi,” tutur Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan bagaimana perkembangan teknologi saat ini. Dimana semua informasi yang ada baik di dalam maupun luar negeri akan berdampak. Hal ini menurutnya harus diikuti perkembangannya agar mengetahui langkah yang dilakukan jika terjadi sesuatu.

Tak hanya itu, ia pun meminta jajarannya untuk mengetahui kerja makro dan mikro di lapangan. Kerja makro adalah hal besar dilaksanakan negara dan mikro hal-hal menjadi tugas pokok kita.

Indonesia, lanjut Sigit saat ini sedang berusaha terus menjaga pertumbuhan ekonomi kita berada di atas lima persen. Pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap defisit negara dan mau tak mau hal itu harus dikembalikan dengan menjaga pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.

“Refocusing membuat APBN kita menjadi kurang maksimal. Beban APBN menjadi berat dan mau tak mau pemerintah melakukan langkah dengan membesarkan sektor investasi. sektor investasi di angka 85 persen dan saat ini sedang dikawal dan bagaimana Indonesia menjadi tuan rumah G20 dan tentunya ini bagian upaya kita yang 85 persen bisa dilaksanakan maksimal,” papar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit pun mengatakan saat ini Indonesia tengah membangun pondasi menjadi negara maju. Salah satunya dengan merubah kebijakan dari negara konsumen menjadi produsen. Merubah kebijakan yang tadinya melepas ekspor material mentah, saat ini disetop dalam rangka membuka hilirisasi di dalam negeri.

Hal itu dilakukan agar Indonesia mampu mengelola sumber daya alam yang dimiliki dan bisa melompat serta tak tergantung dengan negara lain.

“Transformasi yang ada di satu sisi suatu lompatan jika kita bisa melakukan, namun disisi lain ini berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Menjaga pondasi ini bisa kita bangun dengan sinergitas,” jelas Sigit.

Terkait dengan transformasi digital, ia pun mengingatkan akan menjadi tantangan sendiri bagi Polri. Di satu sisi menjadi hal yang memudahkan, khususnya dalam hal memprediksi sebagaimana keinginan menjadikan pemolisian prediktif dengan mengelola data yang ada dan mendapatkan rekomendasi dalam mengambil keputusan. Namun disisi lain ada tantangan.

Dengan semua hal itu, Kapolri berharap jajarannya untuk tak menjadikan Polri Presisi hanya sebagai program kerja. Namun, juga bisa menjadi lompatan perubahan untuk kembali ke esensi sejarah Kepolisian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapan saya disamping tugas dan kebijakan pemerintah. Saya kembali mengingatkan bahwa kita semua ingin mengukir sejarah Polri. Kita sudah buat road map menuju Polri yang Presisi. Tentu harapan saya ini bukan hanya program kerja, tapi lompatan perubahan untuk kembali ke esensi sejarah kepolisian yang tentunya ini betul-betul dirasakan masyarakat. Polri yang mampu menjadi garda terdepan menjaga negara, Polri yang bisa diandalkan, profesional, dekat dan dicintai masyarakatnya,” tutup Sigit.(hum)

Categories
Featured Megapolitan Polisi

Jelang MotoGP, Kakorlantas Polri Lepas Personil BKO Mandalika

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi melepas personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Mandalika. Personel yang dilepas akan membantu kelancaran MotoGP 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pagi ini kami melepas BKO kendaraan dan personil untuk membantu Polda NTB dalam persiapan kelancaran khusus penyelenggaraan MotoGP Mandalika,” kata Firman di Lapangan Korlantas Polri, Jakarta, Senin (14/3/2022).

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, dalam pelepasan ini sebanyak 25 armada roda empat dengan total 50 awak diterjunkan. Selain itu, 40 armada roda dua dari jajaran gabungan juga turut dilepas.

“Untuk roda dua itu kita total 40 (kendaraan) itu gabungan dari Polda-Polda yang kita dorong bekerja sama dengan Korlantas,” imbuhnya.

Firman berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah terbaik dalam perhelatan MotoGP 2022, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Dia pun berharap event internasional ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat NTB.

“Harapan kita semua Indonesia menjadi tuan rumah yang terbaik, sukses penyelenggaraan balapan, sukses penyelenggaraan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, sukses juga mengangkat ekonomi untuk rekan-rekan kita yang berada di NTB,” tuturnya.

“Suatu kehormatan, suatu kebanggaan tentunya Indonesia dipercaya untuk melaksanakan kegiatan MotoGP ini,” sambung Firman.

Sebelumnya, Firman sudah mengecek Sirkuit Internasional Mandalika untuk mempersiapkan pengamanan lalu lintas. Firman mengatakan, jajarannya akan terus mensosialisasikan masyarakat sekitar lokasi terkait skema arus lalu lintas.(hum)

Categories
Daerah Kesehatan Polisi

Kapolri Paparkan Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19

Koran Jurnal, Kepri – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan hadir secara langsung di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (9/2/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya melalui sambungan virtual untuk menyiapkan strategi-strategi khusus guna mengantisipasi serta menghadapi lonjakan pertumbuhan Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron.

“Sehingga tentunya kita harus melakukan langkah-langkah sebagai upaya menghadapi varian Omicron. Salah satunya yang paling prioritas adalah bagaimana kita melakukan akselerasi vaksinasi,” kata Sigit dalam arahannya kepada jajarannya diseluruh wilayah Indonesia.

Strategi pertama yang harus dioptimalkan, kata Sigit adalah terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Khususnya, bagi kelompok lanjut usia (lansia). Serta masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis dua namun telah memasuki atau melewati enam bulan, untuk segera mendapatkan suntikan booster atau dosis ketiga.

“Dan tentunya dalam kesempatan ini saya kembali mengingatkan dengam meningkatnya varian Omicron tentunya yang harus kita lakukan kemudian strategi-strategi. Sehingga kita bisa melakukan vaksinasi di wilayah terjauh. Dan tentunya ini perlu adanya kerjasama, strategi khusus,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Selanjutnya strategi kedua, dikatakan Sigit, adalah terus mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.

“Kedua adalah ingatkan masyarakat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu salah satunya yang paling utama memakai masker,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Menurut Sigit, terjadinya transmisi penularan kerap diakibatkan lantaran ketidakdisiplinan dalam penggunaan masker. Hal itu penting, sambung Sigit, lantaran varian Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih cepat walaupun tingkat fatalitas lebih rendah dibandingkan varian Delta.

“Namun demikian manakala kemudian ini menular kemudian masuk kepada usia-usia rentan apalagi belum vaksin dan komorbid ini juga tetap menimbulkan fatalitas. Karena itu, mari kita saling mengingatkan untuk tetap pakai masker. Bila perlu pakai masker double utamanya di tempat yang ada aktivitas kerumunan. Ini untuk menjaga agar masyarakat semua bisa terhindar dari penularan,” papar Sigit.

Dan strategi yang terakhir, menurut Sigit adalah sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Pusat, TNI-Polri Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

Sigit berharap, seluruh pihak terkait yang berada di lini terdepan, untuk tidak lelah mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang belum mendapatkan vaksin untuk segera melakukan vaksinasi. Hal itu guna meningkatkan imunitas bagi varian virus Covid-19.

“Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat, daerah dan seluruh stakeholder tentunya terus siapkan gerai vaksin dan strategi vaksinasi. Dan tentunya mari kita ingatkan pada saudara-saudara untuk memanfaatkan gerai tersebut. Khususnya bagi yang belum vaksin, atau yang sudah waktunya booster enam bulan harus dilakukan vaksinasi kembali,” tutup Sigit.(hum)

Categories
Militer Polisi TNI

Danjen Kopassus Sambangi Kapolda Jateng

Koran Jurnal,  Semarang – Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa mengunjungi Mapolda Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Danjen Kopassus disambut Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Wakapolda Brigjen Pol Abioso Seno Aji di ruang kerja Kapolda, Kamis (13/1/2022).

Danjen Kopassus yang juga alumni Akmil1989 itu menegaskan, kunjungannya ke Polda Jateng adalah untuk bersilaturahmi dan menjalin sinergitas dengan Polri, terutama Polda Jateng.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jateng mengucapkan terimakasih atas kedatangan Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa di Mapolda Jateng. Disampaikan, selama ini sinergitas TNI Polri di Jawa Tengah terjalin sangat baik.

“Di jajaran kopassus, Polda Jateng menjalin hubungan yang sangat baik dengan grup 2 di Kartosuro,” ujar Irjen Pol Ahmad Luthfi, yang langsung diapresiasi oleh Danjen Kopassus.

“Saya titip anggota Kopassus yang ada di Jateng,” ungkap Mayjen TNI Teguh pada Kapolda.

Dijelaskan pula oleh Kapolda bahwa sinergitas TNI – Polri di Jateng dijalin dalam berbagai bentuk antara lain dalam kegiatan penanggulangan bencana, kegiatan sosial dan penanggulangan pandemi covid.
Termasuk juga dalam bidang pendidikan calon Bintara Polri dan TNI sejak pendidikan dasar hingga pengembangan.

“Seperti Pendidikan dan Latihan (Diklat) integrasi Dikmaba TNI-AD dan Diktukba Polri TA 2021 di Rindam IV bulan Desember lalu,” kata Kapolda.

Adapun tujuan latihan seperti itu, lanjutnya, adalah untuk menumbuhkan kebersamaan TNI dan Polri sejak calon prajurit.

“Sehingga ketika turun di lapangan mereka sudah bisa langsung terintegrasi, karena sudah diakrabkan dan dilatih sejak pendidikan dasar,” tambah Irjen Ahmad Luthfi.

Menanggapi penyampaian Kapolda, Danjen Kopassus menerangkan tentang ide yang sama. Dirinya mempersilahkan Brimob untuk mengadakan latihan di Kopassus.

“Brimob bisa titip latihan di Kopassus untuk jalin sinergitas. Sinergitas harus dijalin oleh prajurit di semua lini termasuk di unit khusus seperti Kopassus dan Brimob. Ini semua untuk kepentingan bangsa dan negara,” terang Mayjen Teguh.(pen/red)

Categories
Olahraga Polisi TNI

23 Tahun Pengabdian, Alumni Akabri 98 Moro Cakra Gelar Tournament Golf

Koran Jurnal, Depok – Dalam rangka memeriahkan 23 Tahun pengabdian Alumni Akabri Angkatan 44 Tahun 1998 atau yang disebut Moro Cakra menggelar Golf Open Tournament 2021 yang digelar di Pangkalan Jati Golf Course, Jalan Jati Indah Raya No 1 Kecamatan Cinere Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/12/2021).

Kegiatan Golf Open Tournament tersebut di buka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang diwakilkan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. yang ditandai dengan pemukulan bola asap.

Puluhan peserta golf mengikuti kejuaraan turnamen tersebut, tidak tanggung-tangung hadiah yang disediakan oleh panitia Moro Cakra antara lain: Untuk juara Hole In One yaitu berupa mobil 2 Kendaraan roda empat Honda Civic dan CR-V, untuk Super Grand Prize yaitu sebuah mobil Honda Brio dan ratusan hadiah hiburan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sebelum pelaksanaan panitia dan para peserta menjalani screening kesehatan berupa pemeriksaan rapid test, pengisian formulir dan menjawab pertanyaan terkait kondisi kesehatan para peserta.(pen/red)

Categories
Militer Nasional Polisi TNI

Panglima TNI Andika Perkasa Sambangi Kapolri Listyo Sigit, Bahas Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyambangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021). Dalam kesempatan itu, kedua pimpinan ini membahas sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

“Baru saja kami bersama pejabat utama Mabes Polri menerima Pak Panglima TNI yang baru tentunya banyak hal yang kita diskusikan bagaimana beberapa hal yang akan kita tingkatkan kedepan seperti sinergitas dan soliditas TNI-Polri,” kata Sigit.

Selain itu, lanjut mantan Kapolda Banten ini, pertemuan tersebut juga membahas terkait dengan menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan penanganan dan pengendalian Covid-19.

Diantaranya adalah menyelesaikan target dari Presiden Indonesia terkait akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen yang harus tercapai di akhir tahun 2021 ini.

“Bagaimana juga bagaimana kita sama-sama selesaikan tugas yang selama ini menjadi tugas diberikan oleh Pemerintah khususnya Pak Presiden pada kami berdua kepada TNI-Polri seperti akselerasi terkait progres vaksinasi yang saat ini sedang kita kejar mencapai 70 persen di akhir Desember,” ujarnya.

Tak hanya itu, Listyo Sigit memaparkan bahwa, keduanya juga membahas soal perubahan paradigma soal penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia, seperti di Papua serta Poso.

“Dan juga kegiatan lain tentunya akan terus kita bangun kita tingkatkan untuk memperkuat kemudian, membesarkan apa yang selama ini sudah kita jalin khususnya dalam hal sinergitas dan soliditas,” ucap Listyo Sigit.

Untuk penguatan sinergitas dari tataran atas hingga ke bawah, Sigit menyebut soal pelaksanaan pendidikan antara prajurit TNI-Polri yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga, kedepannya akan terus dipertahankan serta diperkuat lagi.

“Kapolri dan seluruh jajaran tentunya mengucapkan selamat kepada Panglima TNI baru. Dan kami siap terus kerjasama bersinergi tingkatkan soliditas untuk menjaga stabilitas keamanan negara, keamanan masyarakat dan juga sukseskan program Pemerintah khususnya dalam hal pengananan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional dan tugas lain yang tentunya menjadi tugas kita bersama itu yang bisa kami sampaikan,” papar Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI menyebut bahwa, pertemuan yang dilakukan oleh Kapolri untuk memperkuat apa yang sudah berjalan selama ini. Serta memperbaiki kekurangan yang ada.

“Kami datang kepada Kapolri di Mabes Polri untuk secara resmi menyampaikan apa yang mungkin Pak Kapolri dan staf yang selama ini sudah beroperasi punya pesan atau evaluasi yang perlu saya tahu. Supaya dalam memulai tugas saya ini, saya sudah bisa langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari Kapolri khususnya hubungan tugas yang memang melibatkan kedua institusi,” tutup Andika.(hum/red)

Categories
Polhukam Polisi

Tutup Sespimti Polri Dikreg ke-30, Kapolri: Jadilah Pemimpin yang Layani Warga dan Anggota

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61 dan Sespimma Polri Angkatan ke-66, di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021).

Dalam sambutannya, Sigit menekankan kepada seluruh perwira lulusan tersebut untuk bisa menjadi pemimpin yang mengayomi dan melayani bagi warga dan anggotanya.

“Jadilah pemimpin yang melayani. Pemimpin yang bisa melayani dan menempatkan anggota dan masyarakat sebagai prioritas. Jangan hanya memerintah tapi tidak tahu kesulitan. Ini menjadi masalah,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menjadi seorang pemimpin, kata Sigit, harus memiliki sifat dan sikap yang kuat, menguasai lapangan, bergerak cepat, responsif, peka terhadap perubahan dan berani keluar dari zona nyaman.

Tak hanya itu, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, seorang pemimpin harus mau turun ke bawah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat dan anggotanya. Pemimpin yang kuat akan mampu menciptakan rasa saling menghormati antara pimpinan dan jajarannya.

Sigit menekankan, dalam menjalankan tugas, pemimpin tidak boleh mudah terpancing emosinya. Hal itu, sambung Sigit, dapat berpengaruh pada tindakan yang tidak diinginkan oleh masyarakat.

“Turun langsung ke lapangan agar tahu apa yang dirasakan masyarakat dan anak buah. Jaga emosi, jangan terpancing. Emosi mudah meledak akan akibatkan perbuatan yang tidak terukur. Apalagi diberikan kewenangan oleh undang undang maka tindakan tidak tersebut akan berpotensi menjadi masalah,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Menurut Sigit, pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi semua pihak. Sebagaimana, semangat dari lahirnya konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Sigit menyatakan, konsep Presisi akan bisa dirasakan oleh masyarakat dan internal kepolisian, apabila benar-benar diimplementasikan dengan baik. Dengan melaksanakan gagasan itu, maka Polri akan menjadi institusi yang semakin diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

“Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara transparan dan memenuhi rasa keadilan. Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana,” kata Sigit.

Dalam perjalanannya, konsep Presisi telah melahirkan tingkat kepercayaan masyarakat yang meningkat berdasarkan survei di pertengahan tahun. Namun, Sigit mengakui, belakangan ini tren positif kepercayaan itu mengalami penurunan karena adanya beberapa perbuatan oknum.

Namun, Sigit percaya bahwa, institusi Polri jauh lebih banyak diisi oleh orang-orang yang baik dan memiliki semangat perubahan untuk mewujudkan semangat dari Presisi.

“Kemudian survei di awal Oktober kita turun, karena adanya penyimpangan anggota yang viral dengan cepat dengan didukung perkembangan teknologi informasi dalam dunia media. Ketika banyak anggota yg viral, maka itu menjadi koreksi bagi kita masyarakat. Maka dari itu, perbuatan yang dilakukan oleh personel bila bersifat positif maka dampaknya secara organisasi akan positif. Begitupun sebaliknya. Jadi persepsi itu muncul menjadi generalisasi. Masih sangat banyak polisi yang baik dibanding oknum sehingga manfaatkan perkembangan teknologi untuk memunculkan terobosan kreatif dan positif yang ada,” ujar Sigit.

Terkait kepemimpinan, Sigit pun mengutip peribahasa, ‘Ikan Busuk Mulai dari Kepala’. Atau dengan kata lain, segala permasalahan internal di kepolisian, dapat terjadi karena pimpinannya bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya.

“Ada pepatah, ikan busuk mulai dari kepala, kalau pimpinannya bermasalah maka bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan, sehingga bawahannya akan meneladani. Karena kita tidak mungkin diikuti kalau kita tidak memulai yang baik, kita tidak mungkin menegur kalau tidak jadi teladan, harus mulai dari pemimpin atau diri sendiri. Ini yang saya harapkan rekan-rekan mampu memahami. Hal yang dijalankan penuh keikhlasan akan menjadi buah keikhlasan. Tolong ini diimplementasikan bukan hanya teori dan pepatah,” papar Sigit.

Sebagai Kapolri, Sigit memastikan, dirinya beserta pejabat utama Mabes Polri memiliki komitmen untuk memberikan reward bagi personel yang menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan,” ucap Sigit.

Namun sebaliknya, Sigit menegaskan, sanksi tegas akan diberikan kepada seluruh personel yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik, atau melanggar aturan yang ada.

Bahkan, Sigit tak ragu untuk menindak tegas pimpinannya apabila tidak mampu menjadi tauladan bagi jajarannya, apabila kedepannya masih melanggar aturan. Menurut Sigit, semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara kedepannya.

“Namun terhadap anggota yang melakukan kesalahan dan berdampak kepada organisasi maka jangan ragu melakukan tindakan. Kalau tak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang. Menjadi teladan, pelayan dan pahami setiap masalah dan suara masyarakat agar kita bisa ambil kebijakan yang sesuai,” tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk siap menghadapi segala bentuk tantangan baik dari dalam ataupun luar negeri. Kepolisian harus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Adapun tantangan yang harus dipersiapkan antara lain, kejahatan terorisme, kemajuan teknologi informasi di Revolusi 4.0, Pandemi Covid-19, pinjaman online ilegal, bencana alam, dan Pemilu kedepannya.(rls)