Categories
Megapolitan Olahraga Polisi Ragam

Brimob Berhasil Juarai Turnamen Futsal ‘Kapolda Cup 2017’

Koranjurnal.co.id,  Jakarta – Tim futsal Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya berhasil keluar sebagai juara I dalam ajang turnamen futsal piala Kapolda Metro Jaya (Kapolda Cup) 2017 setelah mengalahkan tim Pokja Walikota Bekasi dengan hasil 8-2 untuk kemenangan tim Brimob PMJ.

Keberhasilan tim futsal Brimob tersebut diraih melalui tahapan pertandingan dimana turnamen ini mempertandingkan 23 peserta tim futsal dari kalangan wartawan dan polisi yang bertugas di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dengan memberlakukan sistem gugur.

Untuk juara II (kedua) turnamen Kapolda Cup 2017 diraih oleh tim Pokja Walikota Bekasi dan juara III (ketiga) ditempati oleh tim Kemenpora. Sedangkan juara ke-IV diraih oleh tim Krimsus. Selain itu, Panitia turnamen juga menetapkan juara pencetak gol terbanyak dengan 17 gol yang diraih oleh peserta bernama Bayu dari tim Pokja Walikota Bekasi dan mengapresiasi pemain terbaik yang berasal dari tim Brimob.

Adapun hadiah yang diterima oleh masing-masing pemenang yaitu bagi juara I (pertama) Panitia memberikan hadiah uang tunai senilai 8 juta rupiah berikut medali dan piala. Juara II mendapatkan uang tunai sebesar 6 juta rupiah, medali dan piala. Sedangkan juara III, hadiah yang diterima adalah uang tunai senilai 4 juta rupiah, medali, serta piala.

Pemberian hadiah untuk juara I dari Brimob diserahkan langsung oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng, dan untuk juara II diserahkan oleh Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Naek Pangaribuan. Dan untuk juara III yang jatuh kepada tim futsal Kemenpora diserahkan oleh Ketua Panitia Takdir Siregar.

Kasubbid Penmas Bidhumas PMJ dalam sambutan di akhir turnamen Kapolda Cup 2017 mewakili Kapolda Metro Jaya yang berhalangan hadir menyampaikan pesan dan apresiasi kepada panitia yang telah mengadakan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus, selain untuk ajang lomba juga untuk mempererat satu sama lain, yang tadinya kenal hanya lewat telpon tapi disini bisa kenal langsung,” kata I Gede.

“Kegiatan harus dipertahankan dan sangat perlu diadakan setiap tahun, sehingga tetap tercipta dan terjalin komunikasi yang baik,” tambahnya.

Sementara dengan menutup turnamen yang hanya diselenggarakan satu hari,  Ketua FWP mengatakan, “kegiatan atau acara hari ini sudah berjalan dengan baik dan kedepan diharapkan bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Pewarta : Anton 

Categories
Megapolitan Olahraga Polisi Ragam

Kejuaraan Futsal ‘Kapolda Cup 2017‎’ Digelar Hari Ini

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎ Penyelenggaraan Kejuaraan olahraga Futsal piala Kapolda Metro Jaya (Kapolda Cup) 2017 resmi dibuka oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Kegiatan ini diselenggarakan di Grand Futsal Kuningan, Jakarta, Sabtu (02/12 /2017)

Kejuaraan futsal Kapolda Cup 2017 dengan mengambil tema “Kami Datang Kami Menang” ini diikuti oleh 23 tim futsal terdiri dari para Jurnalis dan Wartawan media massa baik cetak, elektronik, online, dan anggota Kepolisian dari berbagai satuan tugas di wilayah Polda Metro Jaya.

Dalam sambutannya, mewakili Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Kabidhumas Argo Yuwono mengatakan, kejuaran futsal Kapolda Cup 2017 bukan hanya sekedar untuk berkompetisi melainkan juga sebagai ajang silaturahmi.

“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi. Dalam tema kejuaraan ini, “Kami Datang Kami Menang”, menang untuk apa, menang untuk mengalahkan diri sendiri, menang dalam arti kata bisa mengalahkan emosi kita,” kata Argo.

Sementara itu Ketua Forum Wartawan Polri, Naek Pangaribuan dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan salah satu kiat atau kegiatan dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Polda Metro Jaya yang ke-8‎.

“Jujur saja biasanya kita jumpa dalam keadaan formal atau tugas, tapi saat ini kita disini berjumpa untuk mengikuti kejuaraan futsal Kapolda Cup 2017, dan untuk ajang silaturahim. Sporty dan Unity‎,” ujar Naek.

Selain itu, Ketua Panitia Kejuaraan Kapolda Cup 2017 Takdir Siregar diawal sambutan menjelaskan, bahwa kejuaraan futsal yang ke-4 kali ini merupakan agenda kegiatan setiap tahun yang diadakan oleh Forum Wartawan Polri dan Humas Polda Metro Jaya untuk mempererat hubungan kebersamaan (tali silaturahmi) antara Polisi dan Wartawan.

“Kami panitia mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang hadir pada kejuaraan Kapolda Cup 2017 hari ini,  apabila ada kekurangan dalam penyambutan, mohon maaf, selanjutnya bisa berkoordinasi dengan tim panitia,” tuturnya.

Pewarta : Anton 

Categories
Daerah Keamanan Militer Polisi TNI

Tim Parako Kopassus dan Ton Taipur Kostrad Berhasil “Acak-Acak” Kelompok OPM Penyandera Warga di Kimbely Papua

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Parako Kopassus (Komando Pasukan Khusus) dan Ton Taipur Kostrad (Batalyon Pengintai Tempur Komando Strategis Angkatan Darat) berhasil menyerbu dan mengacak-acak kelompok gerakan separatis Papua bernama OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang telah menyandera ratusan warga masyarakat di desa Kimbely Papua. 

“Hanya 78 menit, 1 (satu) tim Parako Kopassus berjumlah 13 prajurit dan Ton Taipur Kostrad mengacak-acak kelompok OPM yang menyandera warga di Kimbely Papua dan membebaskan warga yang disandera,” kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam awal keterangan persnya di Papua, Jum’at (17/11/2017).

Dalam siaran pers tersebut, Kapendam menjelaskan bahwa 1 Tim Pasukan Parako Kopassus telah melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat area Kimbely Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi warga masyarakat di Papua. Di back up (dukungan strategi militer) oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, secara serentak 2 tim dari Taipur Kostrad tersebut bertugas menguasai Bunti.

“Seluruh Personel TNI sudah masuk ke posisi masing-masing, menunggu perintah melaksanakan serbuan,” kata Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam mengatakan, pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00 WIT, pasukan mulai bergerak ke arah posisi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sedang berkumpul.

“07.45 WIT suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini. Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul diluar area pemukiman, kelompok OPM (KKB) berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus,” jelas Kapendam.

“Jam 08.18 WIT seluruh area Kimbely berhasil dikuasai. Pangdam XVII/Cendrawasih perintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan separatis TPN/OPN. Dalam waktu 78 menit seluruh area berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari jarak jauh,” lanjut Kapendam menjelaskan.

Kapendam menyatakan, belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban,  karena cuaca berkabut sangat tebal. 

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

“Sekitar pukul 14.00 WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan luar Papua. Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik,” jelasnya menyampaikan kondisi dan situasi tersebut.

“Pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi, mengamankan korban dan kampung,” tukasnya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Bisnis Ekonomi Nasional Polisi

Polri Gandeng BRI, Bank Pembayaran Pelayanan Samsat Online Nasional Secara Elektronis

Koranjurnal.co.id, Jakarta – BRI kembali memperkuat kerjasama dengan Polisi Republik Indonesia (POLRI) melalui peluncuran/launching Samsat Online yang dilaksanakan di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta (09/11/2017).

Launching tersebut langsung oleh Direktur Kredit Menengah, Korporasi & BUMN Bank BRI Kuswiyoto dan sejumlah pejabat teras dari lingkungan Mabes POLRI. Samsat Online Nasional merupakan bentuk kerjasama antara Tim Pembina Samsat Nasional, Lembaga Keuangan Perbankan, Pemerintah Provinsi, Bank Pembangunan Daerah, dan Bank Swasta Nasional.
‎
“Kerjasama ini merupakan wujud keseriusan Bank BRI dalam memberikan layanan perbankan yang professional kepada POLRI dan masyarakat yang hendak melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ungkap Hari Siaga Corporate Secretary Bank BRI.‎

Program Samsat Online Nasional bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi pelayanan pembayaran penerimaan Negara yang dilakukan secara elektronis melalui jaringan e-channel Bank BRI, di antaranya adalah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Pengesahan STNK.
‎
Launching Samsat Online Nasional merupakan salah satu rangkaian acara Workshop Fungsi Lalu Lintas POLRI Tahun 2017 dengan tema ”Modernisasi Polantas sebagai Implementasi Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan Menuju Polantas yang Promoter”.

Untuk tahap awal, Samsat Online Nasional dikembangkan di wilayah Jawa dan Bali. Selanjutnya, pengembangan dilakukan untuk layanan Samsat Online Nasional di seluruh wilayah Indonesia.
‎
“Kami ingin semua lapisan masyarakat dapat menikmati kemudahan pembayaran pajak, SWDKLLJ, dan pengesahan STNK secara online melalui sistem perbankan BRI,’’ tutur Hari Siaga.
‎
Dengan layanan Samsat Online Nasional, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan lebih cepat, praktis dan murah melalui seluruh jaringan ATM Link Bank BRI dan Internet Banking Bank BRI.
 
Hari Siaga mengungkapkan, bahwa launching Samsat Online Nasional ini merupakan hal yang membanggakan bagi Bank BRI, karena dapat berperan aktif mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dalam penerimaan pajak maupun Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Indonesia.
‎
Dengan jaringan tersebar dan terbesar di Indonesia, yang terdiri dari 10.660 kantor; 467 kantor cabang, 609 kantor cabang pembantu, 3 Teras kapal dan 357.679jaringan e-channel, Bank BRI dapat memberikan keleluasaan layanan perbankan bagi instansi pemerintah maupun masyarakat luas. Bank BRI berkomitmen untuk senantiasa mendukung penerimaan pajak dan memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam melakukan transaksi pembayaran pajak di pusat maupun di daerah.‎
Pewarta : Anton
Categories
Polisi Ragam TNI

Brigjen Pol Rikwanto Jadi Narasumber FGD di Mabesad

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Rikwanto menjadi nara sumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Aula Jenderal Besar A.H Nasution Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (02/11/2017).

Dalam diskusi yang diselenggerakan oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat ini mengangkat tema “Sumber Daya Manusia yang Tangguh, Kunci Sukses Penerangan Angkatan Darat Dalam Menghadapi Perang Informasi” membahas berbagai persoalan yang menjadi pemberitaan di media massa berkaitan dengan intitusi TNI dan Polri.



Forum Diskusi ini dibuka oleh Kapala Dinas Penerangan Angakatan Darat Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh dengan tujuan untuk menyamakan persepsi bagi satuan-satuan penerangan Angkatan Darat dalam menyikapi berbagai pemberitaan di media massa dan peran aktif satuan penerangan untuk memberikan publikasi informasi yang benar kepada masyarakat. 

Hadir pada Focus Group Discussion ini para kepala penerangan Kotama di jajaran Angkatan Darat serta insan penerangan dari Puspen TNI, Dinas Penerangan Angkatan Laut dan Dinas Penerangan Angkatan Udara. 

Dalam pemaparannya, Brigjen Polisi Rikwanto menyampaikan materi dengan tema “Strategi Kehumasan Polri Dalam Mengatasi Hegemoni Media Sosial”. Dikatakan Brigjen Pol Rikwanto, dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi, media sosial menjadi suatu hegemoni yang tidak dapat dihindari. Pada era digital saat ini, masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menerima informasi yang disebarkan melalui media sosial.  

“Citra lembaga bukan dibentuk oleh siapa-siapa, tetapi oleh personel lembaga itu sendiri mulai dari pangkat terendah hingga pangkat tertinggi,” ujar Brigjen Pol. Rikwanto.

Dalam menyikapi hegemoni media sosial tersebut, Kepolisan RI dalam hal ini Divisi Humas Mabes Polri menerapkan strategi partnership dengan media massa, membangun sarana dan prasarana berbasis teknologi informasi, peningkatan kapasitas SDM kehumasan, membuka ruang komunikasi pada seluruh elemen masyarakat, menjadikan setiap anggota Polri menjadi agen kehumasan dan pemolisian media sosial (social media policing). 

Sementara itu dalam Diskusi ini juga menghadirkan nara sumber Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang yang mengambil tema “Membangun Persepsi Strategis Menghadapai Perang Informasi “. Rustika Herlambang yang juga merupakan  pengamat pengkajian dan analisa pemberitaan di media massa dan media sosial  mengutip pemikiran Mayjen TNI Tatang Sulaiman tentang perang Informasi yang memiliki tiga komponen. Ketiga Komponen tersebut meliputi medan perang, mesin perang dan prajurit. Medan perang dalam konteks perang informasi adalah hal terberat dalam perang Informasi sebab menyangkut masalah opini publik yang dibentuk dari Persepsi. Komponen kedua yaitu mesin perang yang meliputi media mainstream dan media sosial. Sedangkan komponen ketika adalah prajurit itu sendiri yaitu yang mengawaki media itu sendiri.    

Dikatakannya, bagaimana untuk memenangkan perang informasi adalah dengan memenangkan opini publik. Lebih lanjut dikatakan Rustika Herlambang, 94 persen penilaian masyarakat terhadap TNI merupakan kemanangan TNI dalam memenangkan opini publik. Dikatakannya, penilaian positif masyarakat terhadap TNI  bukanlah diperoleh begitu saja, tetapi kerja keras yang dilakukan oleh TNI sangat dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat terutama menyangkut kinerja dan integritas TNI dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman yang sangat dimungkinkan untuk muncul.  

Kegiatan FGD yang diselenggarakan setiap bulannya oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat dan mengundang pembicara-pembicara dari berbagai praktisi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk aktif mencari solusi pemecahan permasalahan bangsa melalui diskusi-diskusi terbuka dan untuk meningkatkan kemampuan insan penerangan TNI dalam menganalisa berbagai topik-topik hangat yang menjadi trending di media massa maupun media sosial.‎

Pewarta : Anton

Categories
Kriminalitas Polisi

Wadir Dittipid Narkoba Bareskrim Polri: Cairan ‘Omega 3’ ‎Dipakai 2 Kali Sedot, Ambruk‎

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Wakil Direktur ‎Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jhon Thurman Pandjaitan membandingkan tingkat bahaya Narkotika antara cairan rokok elektrik (liquid vape) bernama Omega 3 dengan jenis Narkotika lainnya.
‎
‎”Ketika ‘Hanoman’, ketika ‘Gorila’ dipakai hanya tujuh (kali) sedotan (dihirup), ambruk, ini ‘Omega 3’, 2 (kali) sedotan (dihirup), ambruk, ini luar biasa,” kata Jhon kepada wartawan dalam pers rilis pengungkapan jaringan sindikat peredaran gelap Narkotika yang digelar bersama Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Erwin S, di kantor Ditipid Narkoba Bareskrim Polri, Jalan MT. Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (01/10/2017).
 
Menurut Jhon, cairan rokok elektrik dengan julukan ‘Omega 3’ adalah cairan rokok elektrik jenis baru yang berasal dari Belanda, dan cairan ini sangat mengkhawatirkan (berbahaya) jika beredar di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda pengguna liquid vape yang makin marak akhir-akhir ini. Bahkan, Jhon mengatakan, masuknya cairan rokok elektrik ‘Omega 3’ di Indonesia dari Belanda disinyalir akan ‎merusak mentalitas Mahasiswa Indonesia.
‎
‎‎”Ini menjadi catatan penting bagi kita. Ini himbauan buat generasi penerus supaya jangan mengkomsumsi tembakau, atau gorila, hanoman, omega dan apapun jenisnya, dan liquid vape yang terbaru saat ini, supaya generasi kita bisa membangun bangsa kita yang akan datang,” ungkapnya.‎


‎
Diketahui dalam pers rilisnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai kembali mengungkap kasus peredaran cairan rokok elektrik atau liquid vape yang mengandung narkotika jenis ganja (cannabinoid atau cannabis) dan diketahui berasal dari Belanda.‎ Dari proses pengembangan perkara, Polisi akhirnya menangkap 1 orang WNA berinisial MGL dengan barang bukti sebanyak 4.140 mililiter cairan rokok elektrik mengandung ganja di Bali.
‎
Tangkapan tersebut bermula dari laporan warga. Warga menaruh kecurigaan terhadap bisnis Liquid Vape yang diduga mengandung ganja.

Pewarta : Anton
‎

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan Polisi

Polres Jakarta Pusat Berhasil Ungkap Pengguna dan Pengedar Sabu di Tambak Menteng

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎Kepolisian Resort Jakarta Pusat berhasil mengungkap serta penangkap pengguna dan pengedar Narkotika jenis Sabu yang kerap beroperasi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta.
‎
“‎Benar pada hari Senin (30/10), sekitar pukul 01.00 WIB, telah ditangkap 2 (dua) orang laki-laki dan seorang perempuan di lokasi yang selama ini kerap terjadi tawuran daerah Tambak dan Menteng Tenggulu ,” kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto kepada wartawan dalam pers rilis kasus Narkoba ‎yang digelar di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).
‎
‎Penangkapan itu berawal dari penelusuran pihak kepolisian terkait adanya laporan/informasi warga bahwa ada kegiatan pesta sabu di wilayah tersebut.

“Penangkapan berdasarkan laporan warga tentang adanya pesta sabu di hotel “B”, Jalan Bonang, Tambak Menteng,” ujar Kapolres.

Selanjutnya ditindaklanjuti oleh polisi dengan menuju TKP dan berusaha masuk kedalam kamar No.27 tersebut dengan cara mengetuk pintu dan dibuka oleh seorang laki-laki berinisial MM alias M, dan didalam kamar ditemukan lagi seorang laki-laki berinisial Z alias F serta seorang perempuan berinisial IN alias I.

Pada saat itu ditemukan barang bukti berupa, 1 bungkus plastik bening yang berisi kristal yang diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 0,33 gram dari atas saluran pembuangan air yang tidak ada airnya didalam kamar mandi dalam kamar tersebut sesaat setelah dibuang oleh Z alias F.

Saat ketiga orang tersebut ditanya oleh polisi, mereka bertiga mengaku bahwa barang tersebut (0,33 gram Sabu) adalah milik mereka bertiga yang dibeli seharga Rp. 300 ribu dari pengedar berinisial WS alias A alias J dengan cara patungan masing-masing seratus ribu rupiah.

Selanjutnya, dengan petunjuk Z alias F, kemudian Polisi melakukan penangkapan terhadap WS alias A alias J dan ditemukan 21 (dua puluh satu) bungkus paket Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto total 26.24 gram didalam sebuah dompet warna hitam.

Dari hasil pengungkapan dan pengembangan kasus tersebut, Polisi telah mengamankan 4 (empat) tersangka yakni, Zulfikar alias F, Muhamad Messa Andhika alias Mesa, Indah Novianti alias Indah, dan Wahyu Sudrajat alias Ajad alias Jange, dengan berikut barang bukti; 1 (satu) plastik bening berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 0,33 gram, 1 (satu) buah dompet warna hitam berisi 21 (dua puluh satu) paket Sabu dengan berat bruto 26.24 gram, 1 (satu) unit handphone Samsung berikut kartunya, dan 1 (satu) buah Bong terbuat dari botol plastik dengan 2 (dua) sedotan plastik yang dirangkai sedemikian rupa.

“Tersangka dikenakan pasal 112 ayat (2) Yo 132 ayat (2) Undang-undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Kapolres Jak-Pus Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Keamanan Polisi

Polisi Siagakan 10 Sniper Untuk Kunjungan Presiden Jokowi di WIFT 2017

Koranjurnal.co.id, Ternate – Kepala Satuan Brigade Mobil (Kasat Brimob) Polda Maluku Utara (Malut), Kombes (Pol) Anang Sumpena menegaskan, menghadapi penyambutan kedatangan Presiden RI Joko Widodo di event/acara Widi International Fishing Tournament (WIFT) yang akan dilaksanakan pada 25 hingga 29 Oktober 2017 mendatang, pihak Kepolisian akan menerjunkan kurang lebih 300 personil Brimob untuk melakukan pengamanan ekstra.

“Ada kurang lebih 300 Brimob yang saya terjunkan dalam pengamanan WIFT,” ungkap Anang Sumpena usai mengikuti rapat pemantapan persiapan WIFT di Mapolda Maluku Utara, Senin (16/10/2017) seperti dilansir rri.co.id.‎

Anang menambahkan, dari 300 Brimob yang di terjunkan tersebut, pihaknya membagi pada tiga wilayah, baik di wilayah Kota Ternate, Bacan maupun di lokasi kepulauan Widi.

“Yang pasti di Bacan itu akan kita pertebal (pengamanan,red), karena informasi awal, Presiden akan menginap di sana,” lugasnya.‎

Ke-300 personil yang melakukan pengamanan itu, lanjut Anang, dibagi dalam empat kemampuan yang dimiliki baik kemampuan PHH, Jibom, Wanteror dan anti anarkis.

Anang juga menegaskan, dalam pengamanan kedatangan Presiden RI ke Malut, pihaknya juga akan menerjunkan 10 personil khusus yang akan melakukan pengamanan di lokasi-lokasi tertentu seperti di bandara maupun lainnya, sebab 10 personil khusus itu kemampuannya tidak di miliki oleh anggota-anggota lainnya.‎

“Ada 10 tim sniper (penembak jitu) yang akan melakukan pengamanan di lokasi tertentu, yang pastinya salah satu dari mereka pasti berada di lokasi Bandara,” pungkasnya.‎

Pewarta : Anton/red