Categories
TNI

Pimpin Sertijab Dankopasgat, KSAU: Kopasgat Elemen Kunci Keberhasilan Operasi Udara

Koran Jurnal, Bandung – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E. M.P.P., C.S.F.A. menegaskan, Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung keberhasilan operasi udara.

“Kopasgat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam operasi matra udara, guna mendukung keberhasilan tugas – tugas TNI AU,” tegas KSAU.

Penegasan tersebut disampaikan KSAU saat memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kopasgat dari Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono , S.E., M.Tr (Han) kepada Marsma TNI Taspin Hasan, S.A.P., M.Si (Han), di Mako Kopasgat Bandung, Jum’at (17/6/2022).

Kepada keluarga Kopasgat, KSAU menegaskan komitmen TNI AU dalam membangun Kopasgat beserta jajarannya. Komitmen TNI AU meliputi peningkatan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia Kopasgat hingga level tertinggi. Mulai dari kemampuan melaksnakan Combat SAR, OP3U hingga kemampuan Ground Forward Air Control (GFAC).

“Capaian Kopasgat membantu tugas negara dalam penanganan Covid-19, mitigasi bencana alam, evakuasi WNI dari daerah konflik hingga misi lainnya, telah mengharumkan nama TNI AU, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar KSAU.

KSAU berpesan kepada keluarga besar Kopasgat, untuk terus berkomitmen membangun Kopasgat menjadi pasukan yang moderen, karena dalam pertempuran udara, pasukan di darat juga turut memainkan peran yang cukup penting.

Marsekal Fadjar Prasetyo juga mengapresiasi capaian tugas yang telah ditunjukkan Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono S.E., M.Tr (Han) sehingga Kopasgat makin berkembang melalui pembangunan beberapa Detasemen Hanud dan Batalyon Komando, termasuk validasi dari Korpaskhas menjadi Kopasgat.

Kepada Marsma TNI Taspin Hasan S.A.P., M.Si (Han) selaku Komandan Kopasgat yang baru KSAU berpesan untuk terus melakukan inovasi dan terobosan baru guna meningkatkan peran Kopasgat, baik penugasan pada level nasional, regional maunpun global.

Turut hadir dalam Sertijab, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, para pejabat utama TNI AU, para pejabat Kopasgat, Warakawuri Kopasgat, serta pejabat Forkompimda wilayah Bandung.(disp)

Categories
IPTEK Nasional TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sematkan Brevet Hidro-Oseanografi TNI AL kepada Menteri Kelautan dan Perikanan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut memberikan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono.

Penyematan brevet tersebut dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Anjungan KRI Rigel-933 di Dermaga Kolinlamil sebelum bertolak melaksanakan Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda”, Kamis (16/6/2022).

KSAL mengatakan dan memberikan alasan penyematan Brevet Kehormatan Pushidrosal TNI Angkatan Laut kepada Menteri KKP RI Wahyu Sakti Trenggono. Tanda kehormatan itu, lanjut KSAL, diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan peran KKP RI dalam turut memajukan dan mengembangkan Pushidrosal serta berkontribusi besar dalam mewujudkan kerjasama di bidang Hidro-Oseanografi secara nasional dan internasional.

“Kenapa saya berikan (Brevet Kehormatan Pushidrosal) kepada beliau atas pertimbangan, beliau telah memberiksan support (dukungan) dan memberikan kemajuan kepada hidro-oseanografi TNI AL, terutama dalam kerja sama yang erat dan harmonis di bidang kemaritiman, khususnya kerja sama dalam penataan ruang laut, diantaranya dalam pengaturan dan pemasangan kabel dan pipa bawah laut yang sesuai korido, sebagaimana ditetapkan dalam Kepmen KP Nomor 14/2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut,” kata Laksamana TNI Yudo Margono, Kamis (16/6/2022).

Laksamana Yudo Margono menambahkan, TNI Angkatan Laut dan Kementerian KKP selama ini telah berkolaborasi dalam melakukan penelitian di berbagai bidang yang mencakup data kelautan hingga pembangunan wilayah pesisir dengan tujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut tetap terjaga dan menjadi lebih tertata.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Wahyu Sakti Trenggono mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pemberian Brevet Kehormatan Pushidrosal yang diberikan oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

“Ini suatu kebanggan bagi saya menerima brevet kehormatan ini. Peta tentang kelautan dan oseanografi adalah hal yang esensial. Pushidrosal adalah mitra kerja KKP. Kita akan dukung penuh apa yang dilakukan Pushidrosal,” ujar Menteri Wahyu Trenggono kepada wartawan.

Dengan demikian, penyematan brevet kehormatan secara resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi, sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam peningkatan motivasi dan semangat profesionalisme bidang hidrografi bagi seluruh personel Pushidrosal sebagai Kotama Pembinaan dan Operasi pada lingkup TNI AL dan pengembangan hidrografi pada tingkat nasional.

Pantauan pewarta di lokasi kegiatan penyematan Brevet dan sekaligus acara pelepasan Tim Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda” itu tampak dihadiri Pati TNI Angkatan Laut diantaranya, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Komandan Pushidrosal TNI AL, Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Koarmada RI Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, dan Panglima Koarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Categories
IPTEK Militer TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Lepas  Keberangkatan Ekspedisi Jala Citra-2 2022 “Banda”

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” di dermaga Kolinlamil Jl. Pelabuhan Pos 9 Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (16/06/2022).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Kotama TNI AL Wilayah Jakarta, Pejabat Utama Mabes TNI AL, wakil dari kementerian/lembaga negara, rektor universitas serta pimpinan organisasi profesi terkait.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” merupakan suatu kegiatan penelitian kelautan dengan tema “Mengungkap keberadaan fitur bawah laut dan massa air purba serta karakteristik akustik bawah air di perairan Laut Banda sebagai wilayah pertahanan maritim”.

Tujuan dari Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 ini adalah untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang kondisi perairan Laut Banda dari bidang Hidrografi dan Oseanografi serta bidang keilmuan lainnya dengan landasan wawasan nusantara yang dapat mendukung keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, mitigasi bencana dan kepentingan maritim lainnya.

KSAL dalam amanatnya menyampaikan bahwa Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” menjadi momentum kebangkitan ekspedisi kelautan untuk mengeksplorasi sumber daya kelautan Indonesia. Sejarah ekspedisi kelautan pada masa Hindia Belanda di perairan Nusantara pada tahun 1899-1900 telah mencapai sukses dan diakui dunia pada saat itu dengan nama “Ekspedisi Siboga”. Ekspedisi lainnya di perairan Indonesia sejak masa Hindia Belanda sampai saat ini antara lain ekspedisi Snellius tahun 1929- 1930, Ekspedisi Hahuko Maru, Buginesia, Indonesia Australia Survey for Submarine Hydrothermal Activity (IASSHA), Bandamin-1, Ekspedisi Indonesia-Japan Deep Sea, Ekspedisi Laut Banda, Ekspedisi Palung Jawa dan lain-lain.

“Oleh karena itu, besar harapan saya kepada seluruh peserta untuk dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya, serta menjadikan ekspedisi ini sebagai momentum kebangkitan dan kemandirian tanpa keterlibatan pihak asing untuk mengeksplorasi berbagai data hasil penelitian yang sangat bermanfaat bagi kepentingan militer, pengembangan ilmu pengetahuan, penemuan biota laut, sumber daya alam laut, mineral yang terkandung di dasar laut dan lain-lain” kata KSAL.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” dilaksanakan selama kurang lebih 60 hari, terbagi menjadi dua etape dengan fokus penelitian bidang hidrografi dan geofisika pada etape satu, dan oseanografi serta meteorologi pada etape kedua.

Kegiatan penelitian tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan para peneliti dari kementerian/lembaga terkait, perguruan tinggi, dan profesional serta pihak swasta yang bergerak di bidang survei dan pemetaan kelautan. kementerian lembaga yang berpartisipasi antara lain: TNI AL, Pushidrosal, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BRIN, BIG DAN BMKG. Lembaga pendidikan tinggi yang mendukung antara lain: ITB, IPB, UGM, UHT, Unpatti, Undip, Unpad, Unbabel, Unsri dan STTAL. Ekspedisi ini juga didukung oleh industri survey nasional yang diwakili oleh Hydronav dan Geotronix.

Pemilihan Laut Banda sebagai area ekspedisi merupakan hasil pertimbangan berbagai aspek, meliputi aspek geologi, aspek hidrografi, aspek oseanografi, aspek geofisika, aspek mitigasi bencana, dan aspek militer. Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” merupakan kampanye dalam rangka peringatan Hari Hidrografi Dunia tahun 2022 dan bentuk partisipasi dalam agenda PBB Decade Of Ocean Science For Sustainable Development 2021-2030.

Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” menggunakan alutsista KRI Rigel-933 di bawah komando Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis Kalambo, selaku komandan satgas, yang merupakan lulusan Akademi TNI Angkatan Laut angkatan 48. Hasil Ekspedisi ini diharapkan dapat dioptimalkan guna mendukung visi Poros Maritim Dunia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional di laut.(disp)

Categories
TNI

Menhan Prabowo Subianto: TNI AL Garda Terdepan Penjaga Kedaulatan Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menjadi garda terdepan sebagai penjaga kedaulatan bangsa. “Kita negara kepulauan tergantung pada udara dan maritim, sehingga, TNI AL melalui kapal perangnya dan unsur pesawat udara yang melaksanakan patroli maritim merupakan garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa.” Hal tersebut ditegaskan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto pada acara penyerahan tiga pesawat udara (Pesud) dari PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk TNI AL, bertempat di Apron Delivery Center PTDI, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (15/6/2022).

Alat utama sistem senjata (Alutsista) itu terdiri dari satu unit Pesawat CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) Full Mission, dan dua unit Helikopter AS565 MBe Panther Anti Kapal Selam (AKS) Full Mission. Penyerahan simbolik ketiga pesud dilakukan oleh Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan kepada Menhan RI yang kemudian diserahkan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Menhan RI menyampaikan ucapan terima kasih kepada KSAL dan jajarannya yang telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan serta membawa bendera republik dimana-mana.

“Anda menjaga kehormatan bangsa dan juga kedaulatan bangsa. Untuk itu saya akan bekerja keras beserta jajaran pertahanan untuk segera memperkuat armada-armada kita di laut dan memodernisasi kapal-kapal kita,” ujar mantan Danjen Kopassus tersebut.

Lebih jauh, Menhan mengungkapkan Indonesia harus memiliki TNI AL, TNI AU dan TNI AD, Bakamla serta Polairud yang kuat. Ini adalah tuntutan kalau mau sejahtera mudah-mudahan ini merupakan tampilan yang baik dari PTDI.

“Kita berharap PTDI bisa menghasilkan laba untuk negara,” tegas Menhan RI.

Pesawat CN235-220 MPA yang akan dioperasikan oleh Skadron 800 Puspenerbal merupakan pesawat angkut militer yang secara khusus difungsikan sebagai pesawat patroli maritim, dibekali dengan Mission System yang terintegrasi ke dalam Mission Management System (MMS) dari Nexeya dan beberapa perangkat pendukung misi seperti High Performance Search Radar dengan kemampuan deteksi sejauh 200 Nautical Mile (NM) yang dapat melakukan surveillance atas wilayah permukaan laut secara continue 360° ke segala arah.

Sementara itu, Dirut PTDI mengatakan dengan tambahan kemampuan Synthetic Aperture Radar (SAR) dan Inverse Synthetic Aperture Radar (ISAR), maka Search Radar yang terpasang dapat memberikan kemampuan tidak hanya mendeteksi keberadaan target, tetapi juga dapat memberikan tampilan citra dari target sejauh 60 NM, jauh sebelum adanya visual contact. Pesawat yang ditenagai oleh mesin General Electric CT7-9C ini juga dilengkapi dengan Automatic Identification System (AIS) untuk mengidentifikasi kapal dan Forward Looking Infra-Red (FLIR).

Sementara itu, Helikopter AS565 MBe Panther Full Mission AKS yang nantinya akan di bawah komando Skuadron 400 Wing Udara 1 mampu mendeteksi keberadaan kapal selam yang dilengkapi dengan Dipping Sonar L3 Ocean System DS-100 Helicopter Long-Range Active Sonar (HELRAS), yang dapat beroperasi optimal di area laut dangkal, maupun laut dalam. Helikopter AKS ini dirancang ideal untuk melakukan redetection, melokalisir sasaran dan melancarkan serangan torpedo di perairan.(disp)

Categories
TNI

Satgas Rimpac TNI AL Berlabuh di Dermaga Naval Base Guam Amerika

Koran Jurnal, Jakarta – Satuan Tugas Latihan Bersama Multilateral Rim of Pacific (Satgas Latma Multilateral Rimpac) 2022 TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang melibatkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, Selasa (14/6/2022) tiba di Dermaga US Naval Base Guam (NBG). Ini sekaligus merupakan catatan sejarah pertama kali prajurit kapal perang Indonesia menginjakkan kaki di tanah Guam karena satgas-satgas lainnya biasanya singgah di Quezelain.

Selama di Guam, selain bekal ulang satgas dibawah pimpinan Dansatgas Kolonel Laut (P) Lewis N. Nainggolan juga melaksanakan kunjungan ke NBG yang dilaksanakan oleh Palaksa atau Executive Officer (XO) Satgas Letkol Laut (P) Muhammad Fuad Hasan, didampingi oleh Perwira Satgas Kapten Laut (P) Andika Fajar.

Pada kunjungan yang disebut office call for coordination tersebut, XO Satgas Latma Rimpac 2022 diterima oleh XO NBG Commander Steve Ansuini. Pertemuan membicarakan aturan tata tertib dan situasi yang harus diketahui personel KRI serta yang berkaitan dengan perijinan Satgas selama bersandar tiga hari mulai 14 sampai dengan 16 Juni serta proses bekal ulang bahan bakar KRI I Gusti Ngurah Rai-332.

Sebelumnya, dalam pelayaran menuju Guam, para prajurit Satgas Rimpac mendapat penjelasan tatatertib yang harus diikuti, diantaranya tata cara pembuangan limbah di daerah latihan Rimpac 2022 di Hawaii, salah satunya adalah dengan membatasi penggunaan deterjen dan tidak membawa sampah plastik dan kaleng ke dalam kapal.

Pengetahuan tentang pembuangan limbah ini penting untuk diketahui oleh seluruh personel satgas karena bisa berdampak buruk khususnya kepada TNI AL dan negara Indonesia bila tatatertib ini tidak ditaati dengan baik. Selain itu, diberikan pula pelajaran lain tentang latihan yang akan dilaksanakan pada puncak Latma Rimpac 2022 serta penyuluhan kesehatan oleh perwira kesehatan Satgas.

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ditunjuk menjadi Satgas yang mewakili Indonesia untuk mengikuti Latma Rimpac 2022 di Hawaii, Amerika Serikat. Latma Rimpac merupakan latihan angkatan laut terbesar di dunia, yang diselenggarakan oleh Armada Ke-3 US Navy dan US Marine Force Pacific dengan melibatkan Angkatan Laut dari negara-negara di kawasan Indo Pasifik dan Eropa.

Latihan Bersama ini dilaksanakan selain untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit sesuai harapan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono adalah sebagai wujud diplomasi dan meningkatkan hubungan persahabatan (Seaman Brotherhood) Angkatan Laut antar negara peserta dalam menjaga stabilitas kemanan laut di kawasan.(disp)

Categories
TNI

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo Pimpin Sertijab Empat Jabatan Strategis TNI AU

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat jabatan strategis TNI AU, di Auditorium Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/6/2022)

Jabatan yang diserahterimakan masing-masing adalah Kadisopslatau dari Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P. kepada Kolonel Pnb Jatmiko Adi, Kadisdikau dari Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.I.P., kepada Marsma TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M.

Selanjutnya Kadiskesau dari Marsma TNI Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP., kepada Marsma TNI dr. Swasono R. Sp.THT., M.Kes., dan Kalakespra dr. Saryanto dari Marsma TNI dr. Swasono R Sp.THT., M.Kes., kepada Kolonel Kes dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes.

Serah terima jabatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/458/V/2022 tanggal 30 Mei 2022 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Sertijab berlangsung khidmat, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, dan penandatanganan pakta integritas serta berita acara Sertijab.

Turut hadir Wakasau, para Asisten Kasau, serta para pejabat utama Mabesau lainnya.(disp)

Categories
TNI

HUT Koopsud, Pangkoopsudnas Apresiasi 71 Tahun Perjalanan Koopsud dan Jajaran

Koran Jurnal, Jakarta – Komando Operasi Udara tepatnya hari ini 15 Juni 2022 genap berusia 71 tahun dan diperingati secara sederhana serta sesuai prokes yang diikuti anggota Makoopsud I, dengan Inspektur Upacara (Irup) Kepala Staf Koopsud I, Marsekal Pertama TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., mewakili Pangkoopsud I Marsekal Muda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S, M.M. Bertempat di Lapangan Upacara Makoopsud I. Dihadiri oleh para asisten, para kepala satuan kerja, para perwira, bintara, tamtama dan PNS Koopsud I, Rabu (15/6/2022).

Dalam amanat tertulisnya Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Andyawan Martono P., S.I.P., yang dibacakan olah Kas Koopsud I, mengatakan peringatan hari jadi Koopsud pada tahun ini kembali dirayakan secara sederhana mengingat kondisi masih berstatus pandemi Covid-19, yang menjadi ujian sulit bagi kita bersama.

Namun demikian, Pangkoopsudnas berharap peringatan sederhana ini tidak mengurangi makna dan semangat jajaran Koopsud untuk terus memberikan darma bakti, sebagai Komando Utama Operasi yang menjadi ujung tombak TNI Angkatan Udara.

Peringatan pada kali ini mengambil tema: “Dilandasi Semangat Abhibhuti Antarikshe, Komando Operasi Udara Bertekad Mewujudkan TNI Angkatan Udara yang Disegani di Kawasan”.

Pangkoopsudnas juga menambahkan bahwa saat ini Koopsud semakin mempertegas perannya yang tangguh, lewat keberhasilan dalam menyelenggarakan berbagai tugas yang diamanahkan kepadanya. Dalam kurun waktu 71 tahun perjalanan, Koopsud telah turut serta secara aktif dalam mengabdikan diri demi keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara baik melalui Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.

“Diantaranya telah mengerahkan kemampuan terbaik dalam melaksanakan upaya mitigasi bencana alam maupun non-alam; penanggulangan kelompok kriminal separatis bersenjata; serta dukungan kepada pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” jelas Pangkoopsudnas.

Lebih lanjut Pangkoopsudnas menegaskan bahwa dengan melalui peringatan hari jadi Koopsud tahun ini, Pangkoopsudnas mengajak seluruh satuan jajaran Koopsud I, Koopsud II dan Koopsud III, untuk terus beradaptasi dan mengevaluasi diri, serta terus melakukan perbaikan, sesuai dengan tuntutan dan perubahan zaman.

Mengakhiri sambutannya Pangkoopsudnas mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi, kepada segenap prajurit dan PNS jajaran Koopsud I, II, & III di mana pun berada dan bertugas. Pengabdian dan dedikasi yang telah anggota berikan kepada bangsa dan negara melalui Komando Operasi Udara, akan menjadi sumbangsih terbesar sebagai warisan untuk generasi penerus bangsa.(pen)

Categories
TNI

KSAU Tinjau Latihan MOT di Lanud Iswahjudi

Koran Jurnal, Magetan – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E., M.P.P., CSFA melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Lanud Iswahjudi, Magetan Jawa Timur, Senin (13/6/2022).

Di Lanud Iswahjudi, KSAU meninjau latihan gabungan Mision Oriented Training, yaitu latihan yang melibatkan pesawat dalam skala besar. MOT untuk melatih para penerbang tempur, angkut, intai dan helikopter agar mampu bekerjasama dengan GFAC dan GCI dalam melaksanakan satu misi latihan gabungan.

Puluhan pesawat TNI AU multi platform dilibatkan pada latihan yang telah berlangsung sejak 2 Juni hingga 18 Juni 2022 mendatang. Pesawat-pesawat tersebut terdiri dari pesawat tempur (F-16, Sukhoi Su 27/30, T-50i Golden Eagle, EMB 314 Super Tucano), pesawat intai Boeing 737, pesawat angkut (C-130 Hercules, CN 295, CN-235), dan pesawat helikopter (EC-725 Caracal, NAS-332), serta helikopter EC-120 Colibri sebagai standby SAR.

Dalam kesempatan itu KSAU juga menyaksikan latihan secara real time melalui Radar Approach di fasilitas latihan Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI).

Dia menyampaikan apresiasi dan bangga kepada seluruh peserta yang telah melaksanakan latihan dengan baik dan mampu menjalani seluruh tahapan latihan dengan hasil yang membanggakan.

Marsekal Fadjar Prasetyo berpesan kepada seluruh peserta dan pendukung latihan, agar selalu mengutamakan faktor keselamatan terbang dan kerja menjadi prioritas utama selama berlangsungnya latihan.

“Tetap utamakan lambangja dan berlatihlah dengan keras,” pesan KSAU.

Disiapkan lima misi operasi dalam skala besar (large force employment – LFE) yang dikembangkan oleh peserta, meliputi offensive counter air (OCA) melawan integrated air defense system (IADS) pada siang hari. Selain itu juga offensive counter air (OCA) melawan integrated air defense system (IADS) pada malam hari.

Dilatihkan juga misi force protection atau penyelamatan sandera dengan menerjunkan special forces Kopasgat dengan dukungan close air support (CAS) yang berkoordinasi dengan GFAC, dan multi axis strike atau misi penyerangan terhadap fasilitas strategis musuh. Selanjutnya misi air mobility atau menerjunkan paratroops ke daerah pertahanan musuh menghancurkan IADS, sekaligus menyelamatkan survivor dengan taktik combat SAR kerjasama dengan Sarpur Pasgat.

Selama peninjauan, Kasau didampingi oleh Danlanud Iswahjudi Marsma TNI M. Untung Suropati, S.E dan pejabat jajarannya. KSAU juga menerima paparan dan laporan pelaksanaan latihan yang disampaikan oleh Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Letkol Pnb G.M Yoga Ambara, SE selaku Direktur Latihan.

Turut mendampingi Kasau saat kunjungan kerja ini, Pangkoopsudnas, Asrena Kasau, Asops Kasau, Pangkoopsud II, Kapuslaiklambangjaau, Aslog Kasau, Askomlek Kasau, Kadisopslatau, Kadisadaau, Kadisaeroau, Kadispenau, dan Kadiskomlekau.(disp)

Categories
Megapolitan Militer TNI

Keterlibatan TNI AL Dalam IPNIC, Pahami Pengembangan Visi Maritim

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI-AL) mengikutsertakan perwiranya dalam kegiatan berskala internasional 6th Indo-Pacific Navy Planning Process International Course (IPNIC) yang diselenggarakan oleh Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) Command And Staff College dan U.S. Naval War College secara daring di Meeting Room Ha-Ka Resto Rasuna, Jakarta, Senin (13/06/2022).

Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 13 sampai dengan 24 Juni 2022 mendatang ini dibuka President Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) Command and Staff College, VADM Madono Tomohiko secara langsung dari Tokyo, Jepang.

Kegiatan  IPNIC yang sebelumnya bernama Asia-Pacific Navy Planning Process International Course, merupakan kegiatan kursus singkat yang dilaksanakan rutin setiap tahun oleh JMSDF Command Staff and College dan U.S Naval War College dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang proses perencanaan militer dalam pengembangan misi maritim di tingkat operasional dan taktis.

Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal) selaku kotama pembinaan fungsi operasional TNI AL mengikutsertakan 15 perwira yang terdiri dari perwakilan Sintelal, Koarmada I, Kolinlamil, Kormar, Seskoal, dan Disopslatal sebagai perwakilan TNI AL di Forum berskala Internasional yang juga diikuti oleh 19 negara dari belahan dunia lainnya.

Keikutsertaan TNI AL dalam forum ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam  meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan diplomasi TNI AL, yang mana hal tersebut juga merupakan wujud aplikasi peran TNI AL dalam bidang diplomasi sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.(disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Tujuh Jabatan Strategis TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) tujuh jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut, di Komplek Satuan Koarmada I, Pondok Dayung , Jakarta Utara, Senin (13/6/2022).

Sertijab itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Nomor 458/V/2022 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan TNI yang dikeluarkan pada tanggal 30 Mei 2022 lalu.

Tujuh jabatan yang diserahterimakan, yakni Panglima Koarmada RI dari Laksdya TNI Agung Prasetiawan kepada Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, Panglima Koarmada II dari Laksda TNI Iwan Isnurwanto kepada Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat, Koorsahli Kasal dari Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat kepada Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan.

Sementara itu jabatan Asrena Kasal diserahterimakan dari Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong kepada Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Askomlek Kasal dari Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan kepada Laksma TNI Avando Bastari dan jabatan Komandan STTAL dari Laksma TNI Avando Bastari kepada Kolonel Laut (E) Mukhlis dan Kadissenlekal dari Laksma TNI Endarto Pantja Irianto kepada Laksma TNI Teguh Prasetyo.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan tugas TNI AL kedepan tidak akan semakin ringan dan mudah. Dinamika ancaman dan gangguan aspek maritim akan selalu berubah dan berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan situasi yang terjadi saat ini menyadarkan kita untuk menghadapi pilihan terakhir apabila terjadi benturan kepentingan antar negara tidak dapat dikompromikan, maka perang pilihannya.

“Untuk itu TNI AL harus membangun kemampuan dan kesiapsiagaan sebagai komponen utama pertahanan negara,” tandas KSAL.

Komando Armada RI yang merupakan kekuatan inti TNI AL adalah Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang sangat penting dalam peran dan fungsinya. Demikian pula para pengawak alutsista TNI AL dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memenangkan peperangan.

“Kemenangan peperangan ditentukan oleh penguasaan teknologi dan disinilah peran STTAL sangat dibutuhkan,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Disisi lain, roda organisasi TNI AL bergerak dan berputar dan sebagai konsekuensi tuntutan kebutuhan organisasi adalah rotasi jabatan.

KSAL menilai langkah kongkrit dan positif yang telah dilaksanakan Koarmada RI, Koarmada II dan STTAL dalam melaksanakan pembinaan dan operasi telah menunjukan hasil yang membanggakan. Ini tentu tidak lepas dari kerja keras, dedikasi dan kepemimpinan para Panglima dan Komandan,” ujar orang nomor satu TNI AL ini.

KSAL berpesan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk tetap menjaga kedaulatan negara dan tegakan hukum di laut.

“Jangan pernah mundur satu yard pun, jangan pernah surut karena berita hoax yang ditebar para pencoleng laut. Tetaplah tegas agar pencoleng laut itu meranggas,” tegas KSAL.

Upacara sertijab ditandai dengan pembacaan keputusan Panglima TNI, pengambilan sumpah jabatan, pelaksanaan serah terima jabatan dan penyerahan Pataka Koarmada RI Ekapada Banda Jala Nusa, Pataka Koarmada II Ghora Wira Madya Jala serta Pataka Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut Dharma Vidya Adhiguna oleh pejabat lama kepada Inspektur Upacara dan diserahkan kepada pejabat baru serta penanggalan dan penyematan tanda jabatan. Dalam kesempatan tersebut prajurit TNI AL juga melaksanakan deville dan unjuk kekuatan dengan melaksanakan demonstrasi Anti Serangan Udara.(disp)