Categories
TNI

Wadankodiklat AD Buka Latihan Posko 1 dan Simpur Komputer Ancab Brigif PR 17 Kostrad

Koran Jurnal, Jakarta – Wadan Kodiklat TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Eka Wiharsa secara resmi membuka Latihan Posko I dan Simpur Komputer Ancab TA 2019 yang diselenggaran oleh Divisi Infanteri 1 Kostrad melalui upacara pembukaan latihan Posko I bertempat di Brigif PR 17 Kostrad, Cijantung, Senin (01/07/2019).

Latihan ini diikuti oleh satuan jajaran Divif 1 Kostrad dan perkuatannya dengan menunjukan kekuatan yang dimiliki guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran.

Dalam kesempatan tersebut Wadankodiklat membacakan amanat Komandan Kodiklat Angkatan Darat yang menekankan bahwa Latihan Posko I merupakan salah satu latihan taktis tanpa pasukan dengan metode gladi yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf dalam merencanakan, menyiapkan, melaksanakan dan mengendalikan tugas operasi. Komandan Kodiklat juga menegaskan agar latihan ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh.

Hadir pada acara tersebut Ir Kodiklat AD Brigjen TNI Heriyanto, Danpus Simpur TNI AD, Wadanpuspomad, Wadan Pussenif dan Wadan Pussenkav.(pen/red)

Categories
IPTEK TNI

Dukung Tol Laut, Pushidros TNI AL Perbarui Peta Laut Perairan Larantuka NTT

Koran Jurnal, Larantuka – Larantuka merupakan kota Pelabuhan yang  berada tepat di bawah kaki gunung Mandiri dan merupakan salah satu lokasi dengan aktifitas pelabuhan teramai di NTT. Kota dengan julukan kota Bunda Maria atau Reinha Rosari ini merupakan kota di pesisir yang diapit oleh dua pulau yakni Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Guna mendukung Tol Laut dan  konektivitas antar pulau, antara Pelabuhan dengan pelabuhan lainnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Larantuka-NTT, untuk memperbarui data Alur Pelabuhan dan Perairan Pelabuhan Larantuka serta Publikasi Nautika perairan tersebut.

“Survei ini dilaksanakan guna mendukung Tol Laut dan konektivitas antar pulau di wilayah Timur Indonesia Khususnya di Perairan Larantuka dengan pelabuhan lainnya, untuk mengurangi diparitas harga barang antar Provinsi dan antar Pulau serta menjamin keselamatan navigasi dan keamanan pelayaran di perairan  tersebut,” Kata Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. (30/06/2019).

Menurutnya, Pelabuhan Larantuka merupakan lokasi transportasi utama di Kabupaten Flores Timur untuk berhubungan dengan Pulau-Pulau sekitarnya termasuk dengan kota Kupang Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan Larantuka terpetakan dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 301 berdasarkan sumber data survei pada perairan Larantuka terakhir, yang dilaksanakan survei hidrografi Belanda pada tahun 1908-1909. Sehingga sudah terjadi banyak perubahan kedalaman di perairan dan morfologi pantai sehingga memerlukan pemutakhiran data survei Hidro-Oseanografi.

Berkaitan dengan hal tersebut Pushidrosal menggelar Operasi “Kerta wardana 04-2019”  dibawah pimpinan Komandan Unit Survei -7 Mayor Laut (P)  A. Agus Sutomo, S.T. Operasi Kerta wardana 04-2019 bertugas melaksanakan operasi survei Hidro-Oseanografi yang meliputi akuisisi, pengumpulan, pengolahan dan penyajian data Hidro-oseanografi di perairan Larantuka, Flores Timur NTT, yang dalam beberapa hari lagi akan segera menuntaskan tugasnya melakukan Update data Hidrografi, Oseanografi, Geografi Maritim serta sarana bantu navigasi pelayaran di perairan tersebut.

Kabupaten Flores Timur merupakan penghasil kacang mede (jambu mete) sebesar 11.344 ton yaitu sebesar 44.67% dari total produksi tanaman perkebunan di Flores Timur, Kecamatan penghasil jambu mete terbesar yaitu kecamatan Tanjung Bunga sebesar 1.863 ton, sebagai sumber pendapatan tambahan  masyarakat setempat. Dengan tol laut dan konektivitas antar pulau lancar, diharapkan proses distribusi barang (terutama bahan pangan) dan komoditas di Indonesia,  utamanya di kawasan Timur Indonesia  menjadi semakin mudah.

Selain itu data survei yang diperoleh dapat digunakan oleh Pemda setempat utuk perencanaan tata ruang di laut dan pengelolaan sumberdaya kelautan.(Disp/red)

Categories
TNI

Pangkoarmada I Kukuhkan 83 Anggota Koarmada I yang Purna Bakti Tahun 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mengukuhkan 83 anggota Koarmada I yang sudah Purna Bakti melalui proses Wisuda Purna Bakti Tahun 2019 bertempat di Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019).

Acara diawali dengan upacara militer, ramah tamah, pelepasan wisudawan secara tradisi dilepas oleh Pangkoarmada I dilanjutkan berjalan melewati Gapura Pedang, Hasta Pura, Jajar Kehormatan PNS dan Jajar Personel Koarmada I dari Lobby Gedung OB Syaaf hingga menuju gerbang penjagaan Mako Koarmada I.

Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Upacara Wisuda Purna Bakti merupakan tradisi di lingkungan TNI Angkatan Laut yang mengandung makna ungkapan rasa hormat dan penghargaan atas jasa serta pengabdiannya kepada para personel militer dan Pegawai Negeri Sipil yang memasuki masa purna bakti yang mengikutsertakan srata Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil yang purna bakti Tahun 2017, 2018 dan Bulan Januari 2019 ini, untuk pertama kalinya diselenggarakan di Koarmada I.

“Melalui prosesi Wisuda Purna Bakti Koarmada I ini, juga sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada mereka yang telah berjasa turut mengukir prestasi di Koarmada I, untuk itu kita memberikan penghargaan melalui Wisuda Purna Bakti. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan hubungan emosional dan ikatan batin yang kokoh serta kesinambungan antara kedinasan dengan para purna. Hal ini juga sebagai bentuk ucapan dan ungkapan terima kasih generasi penerus kepada pendahulunya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah dilaluinya selama berdinas,” ujar Pangkoarmada I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa walaupun masa bakti saudara-saudara dari kedinasan telah selesai, namun diharapkan bakti saudara tidak akan berhenti dan akan terus bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dijadikan suri tauladan bagi generasi berikutnya. Diharapkan pula dapat beradaptasi dengan baik ditengah masyarakat dan semoga masa pensiun nantinya dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan suka cita, serta menikmati masa purna tugas. Tanamkan rasa bangga dengan kemajuan di jajaran TNI Angkatan Laut khususnya di Koarmada I ini.(Disp/red)

Categories
Polhukam TNI

TNI dan ICRC Samakan Persepsi Tentang Operasi Perdamaian Abad 21

Koran Jurnal, Jakarta – Penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan International Committee of Red Cross (ICRC) kantor perwakilan Indonesia-Timor Leste lahir dari keinginan bersama TNI dengan ICRC untuk menyamakan visi, persepsi dan konsepsional tentang peacekeeping operation, serta menggalang kerjasama regional dan global untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat sipil dan personel medis dalam konflik bersenjata serta penugasan prajurit wanita dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto pada saat pelaksanaan hari pertama kegiatan penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan ICRC bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (26/06/2019).

Menurut Panglima TNI konferensi internasional antara TNI dan ICRC dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, berdiskusi dan membahas beberapa permasalahan krusial yang selalu menjadi perhatian masyarakat internasional seperti Peacekeeping Operation, Protection of Civilian and Medical Personel in Armed Conflict serta Roles of Women in Peacekeeping Operation.

“Saya bersyukur dan berterimakasih atas partisipasi dan dedikasi dari 28 Negara dan 2 Organisasi Regional yang telah mengirim delegasinya untuk hadir dan mengikuti International Conference, hal ini sebagai bukti bahwa kita semua adalah bagian dari masyarakat internasional yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan,” ujar Panglima TNI.

Pada konferensi tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menuturkan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini sangat dinamis dan hal ini juga di picu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4.0., kondisi ini membawa dampak yang sangat signifikan terhadap teknologi persenjataan serta model atau trend peperangan.

“Hari ini kita sudah meninggalkan model peperangan tradisional (Traditional Warfare) maupun peperangan konvensional (Conventional Warfare). dunia memasuki era baru dengan model peperangan moderen (Modern Warfare) atau lebih dikenal dengan peperangan generasi kelima (Fifth Generation Warfare),” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang mengangkat tema “Preparing Modern Armed Forces for Peacekeeping Opera ons in the 21ˢͭ Century” atau mempersiapkan angkatan bersenjata modern untuk operasi pemeliharaan perdamaian di abad ke-21 tersebut diperlukan kesamaan visi dan persepsi dalam melaksanakan peacekeeping operation khususnya hal-hal yang berkaitan dengan protection of civilian and medical personel in armed conflict.

“Hal ini merupakan implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1674 tahun 2006 tentang Protection of Civilian in Armed Conflict dan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2286 tahun 2016 tentang Condemning Attacks on Healthcare in Armed Conflict. Demikian juga dengan pelibatan wanita dalam misi perdamaian (women in peacekeeping operation) yang sampai saat ini masih jauh dari harapan,” pungkas Panglima TNI.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Alexandre Faite selaku ICRC Head of the Regional Delegation (HORD) untuk Indonesia dan Timor Leste dalam sambutannya menyampaikan bahwa
pada konferensi internasional antara TNI dan ICRC diselenggarakan untuk membahas bagaimana mempersiapkan Angkatan Bersenjata modern dalam operasi pemeliharaan perdamaian di era modern ini dengan semua tantangannya, mulai dari perlindungan warga sipil, perempuan dalam konflik bersenjata, hingga perlindungan tenaga medis.(Pusp/red)

Categories
TNI

Syukuran Dirgahayu ke-73 POMAD Tahun 2019 Dihadiri Sesepuh dan Senior Korps

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menggelar acara malam Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD), bertempat di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa malam (25/06/2019).

Syukuran itu ditandai dengan pemotongan tumpeng Dirgahayu ke-73 POMAD oleh Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto didampingi istri.

Acara syukuran berlangsung secara sederhana namun penuh khidmat. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Komandan (Wadan) Puspomad Brigjen Wahyu Sapto Nugroho, para senior korps POMAD, serta ratusan sesepuh dan tamu undangan.

Selain pemotongan tumpeng dan do’a, rangkaian acara syukuran juga dimeriahkan oleh penampilan artis ibukota dan tarian-tarian Nusantara.

Dari pantauan pewarta dilokasi acara, tampak ratusan karangan bunga dengan berbagai bentuk dan ucapan HUT POMAD ke-73 dari instansi, institusi dan stakeholder menghiasi halaman depan Balai Sudirman.

Sebelumnya, Puspomad telah menggelar apel coprs dalam rangka memperingati HUT POMAD ke-73 yang dilaksanakan di Mako Puspomad, Jakarta, Senin pagi (23/06).

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-73 POMAD Tahun 2019 dengan tema “Polisi Militer Angkatan Darat Profesional dan Modern”, telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Korps di Indonesia. Adapun kegiatan tersebut antara lain, Donor Darah, Anjangsana, Santunan, Ziarah, Lomba, Hiburan dan Olahraga Bersama.(red)

Categories
Militer TNI

Danpuspomad: Sikap Profesional dan Modern adalah Wujud Jati Diri Prajurit POMAD

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto memimpin Apel Korps Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD), di lapangan Puspomad, Jakarta, Senin (24/06/2019).

“Saya selaku pimpinan korps mengucapkan selamat HUT ke-73 POMAD, kepada segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil POMAD beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini,” kata Danpuspomad.

Pada kesempatan sama, Danpuspomad juga tak lupa mengucapkan : “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin” kepada para prajurit yang merayakan.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini perlu saya sampaikan bahwa POMAD diusianya yang ke-73, selaku generasi penerus mengajak dan mengingatkan kembali agar kita jangan sekali-kali melupakan sejarah, tentang bagaimana para pendahulu berjuang, mengabdi dan berkorban dengan tulus dan ikhlas demi kejayaan korps TNI, bangsa dan negara,” ujar Jenderal TNI bintang dua ini.

Dia menekankan, para prajurit agar terus mampu menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Korps POMAD dengan komitmen dan tekad yang kuat untuk mampu melaksanakan tugas pokok secara maksimal dengan memiliki kemampuan yang tinggi serta berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dengan merujuk pada sifat-sifat yang dimiliki oleh Patih Gajah Mada yang tertuang dalam Panca Dharma Korps Yang berbunyi Sifat Ksatria, Sifat Bijaksana, Pantang Mundur, Kebesaran Hati dan Kejujuran.

“Itulah tekad dan semangat yang harus terus selalu ditanamkan di dalam sanubari prajurit POMAD, dan untuk diimplementasikan di dalam kedinasan maupun di dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga sifat-sifat yang tertuang di dalam Panca Dharma Korps bukan hanya slogan atau tulisan semata tetapi wujudkan dan tunjukanlah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Danpuspomad.

Demikian halnya menyikapi perkembangan zaman yang diiringi meningkatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, sehingga tantangan tugas POMAD ke depan semakin kompleks dan dinamis.

“Oleh karenanya saya mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS POMAD harus mampu dan menguasai perkembangan tersebut dengan belajar dan berlatih agar dapat melaksanakan tugas pokoknya secara profesional. Disamping itu juga prajurit POMAD harus mampu bersikap, berpikir serta bertindak sesuai dengan tuntutan zaman yang bersifat positif agar tidak terjerumus dalam hal penyalahgunaan media elektronik maupun media sosial yang dapat merugikan diri sendiri, satuan dan keluarga,” lugas Danpuspomad.

Tema peringatan HUT ke-73 POMAD tahun 2019 yaitu: “Polisi Militer Angkatan Darat Profesional dan Modern”. Menurut Danpuspomad, tema tersebut sangat tepat merepresentasikan komitmen wujud jati diri prajurit POMAD dalam mengemban amanah perjuangan rakyat dan mampu berbuat yang terbaik bagi korps, TNI bangsa dan negara.

“Satu hal penekanan saya, jagalah nama baik Korps POMAD dan tetap semangat dimanapun berada dan bertugas,” tandasnya.(ton/red)

Categories
Pendidikan TNI

Lantamal XII Pontianak Tanamkan Jiwa Bahari Forum Anak Daerah Provinsi Kalbar

Koran Jurnal, Pontianak – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gregorius Agung W. D. M.Tr (Han) diwakili oleh Mayor Marinir Abdul Salam menerima kunjungan Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 bertempat di Gedung Malahayati Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No. 1 Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (20/06/2019).

Kunjungan peserta Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 sebanyak 125 orang merupakan perwakilan dari 14 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Barat yang terdiri dari 86 orang siswa, 14 orang pendamping, 15 orang LO dan 10 Panitia orang, dipimpin oleh Hj. Sri Hartati, S.Ip. M.Ap yang beralamat di Jalan Sultan Abdurahman No.101 Kota Pontianak.

Dalam kunjungan tersebut, Mayor Marinir Abdul Salam menjelaskan sekilas tentang profil Lantamal XII Pontianak diantaranya mengenai kegiatan TNI Angkatan Laut khususnya Lantamal XII Pontianak serta macam-macam alutsista kapal patroli yang dimiliki oleh Lantamal XII Pontianak.

Setelah mendengarkan sekilas tentang profil Lantamal XII Pontianak, selanjutnya peserta Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 melaksanakan kunjungan ke KRI Torani-860 dan mendapatkan penjelasan dari anggota KRI Torani-860. Diharapkan dengan adanya kunjungan peserta dari Forum Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 ke Lantamal XII Pontianak akan tertanam jiwa bahari, mengembangkan wawasan, kemandirian dan cinta tanah air.(Disp/red)

Categories
Ragam TNI

Gerak Jalan Santai HUT POMAD ke-73 di Ancol

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) menggelar gerak jalan santai atau ‘funwalk’ dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pomad ke-73, di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/06/2019).

“Hari ini bertepatan tanggal 22 Juni 2019 adalah hari ulang tahun Polisi Militer Angkatan Darat yang ke 73, dengan tema ‘Polisi Militer Angkatan Darat yang Profesional dan Modern’. Dan hari ini salah satu kegiatan adalah gerak jalan santai,” kata Komandan Puspomad, Mayor Jenderal TNI Rudi Yulianto di lokasi acara.

Gerak jalan santai diikuti oleh prajurit beserta keluarga besar POMAD. Turut serta bersinergi dalam kegiatan ini, prajurit polisi militer dari TNI AL (POMAL), TNI AU (POMAU), POM Kostrad dan POM TNI.

Danpuspomad berharap dengan usia POMAD yang ke-73, prajurit POMAD senantiasa tumbuh mengikuti perkembangan jaman.

“Intinya, dengan usia yang ke 73, (secara) sadar polisi militer akan tumbuh dewasa sehingga (melaksanakan) tugas pokok, dengan profesional dan modern,” ujarnya.

Jenderal TNI bintang dua ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran polisi militer dan semua pihak yang turut hadir serta mendukung acara kegiatan gerak jalan santai HUT POMAD ke-73.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Danpom TNI, Danpuspom Angkatan, senior korps, sesepuh korps, pejabat teras Puspomad,” ucap Danpuspomad.

Kegiatan gerak jalan santai ini, juga dikemas dengan senam santai, pembagian doorprize, dan bernyanyi bersama.(ton/red)

Categories
Infrastruktur Militer TNI

TMMD ke-105 Sasar 50 Titik Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Darat kembali melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-105 Tahun 2019. Program TMMD kali ini bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan akan mulai dilaksanakan pada 10 Juli 2019 mendatang dengan menyasar 50 titik daerah kabupaten/kota se-Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat Rapat Koordinasi Teknis TMMD ke-105 Tahun 2019 mengatakan program yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan pemerintah daerah itu akan dilaksanakan selama 30 hari.

“Setiap titik atau satgas kami memiliki 150 personel. Biaya didukung oleh TNI, sehingga tidak mengganggu anggaran daerah untuk infrastruktur maupun fasilitas sosial,” kata KSAD, di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (20/06/2019)

KSAD berharap kegiatan TMMD itu nantinya bisa menjadi stimulan untuk menggerakkan perekonomian di sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan TMMD nanti, lanjut KSAD, sejumlah pembangunan fisik dilakukan berdasarkan kebutuhan dari masing-masing daerah.

“Konkretnya biasanya banyak pembangunan fisik. Saluran irigasi, jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, sekolah. Jadi itulah bentuk-bentuk konkretnya. Sambil berjalan juga ada hal-hal yang berkaitan dengan non fisik yang dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, KSAD menambahkan, kegiatan TMMD juga mampu mengantisipasi paham-paham radikalisme yang dapat mempengaruhi masyarakat. Lantaran dalam TMMD juga dilakukan penyuluhan-penyuluhan tentang wawasan kebangsaan.

Dalam kesempatan sama, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini kerja sama dengan TNI AD melalui TMMD mampu mempercepat penanganan masalah-masalah sosial terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia.

“Kami sangat mendukung TMMD karena kami percaya bisa memberikan manfaat membawa percepatan program-program di Kementerian Sosial,” kata Mensos.

Menurut Agus, terkait TMMD yang dilaksanakan di 50 titik diharapkan bisa menjadi sasaran utama di daerah 3T yang aksesnya sangat sulit dan sering menjadi kendala bagi Kemensos untuk menjangkau daerah-daerah tersebut.

“Kami percaya TNI mempunyai kapasitas terutama terkait fasilitas, infrastruktur maupun mobilitas untuk mencapai wilayah 3T,” katanya.

Dengan kemampuan TNI terutama TNI AD tersebut maka sinergi program-program di Kemensos bisa ditingkatkan.

“Kita sama-sama memerangi kemiskinan, memeratakan pembangunan dan menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat,” kata Agus menambahkan.

TMMD merupakan program terpadu antara TNI dengan Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan.(ant/red)

Categories
Daerah TNI

Pangkoopsau I Pimpim Apel Gelar Pasukan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koopsau I

Koran Jurnal, Padang – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Pangkoopsau I), Marsda TNI Fadjar Prasetyo, SE., M.P.P memimpin Apel Gelar Pasukan, Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koopsau I tahun 2019 yang bertempat di Main Apron Lanud Sutan Sjahrir, Padang Sumatera Barat, Kamis (20/06/2019). Adapun yang bertindak selaku Komandan Apel adalah Danlanud Sutan Sjahrir, Kolonel Pnb Purwanto Adi Nugroho.

Pada kesempatan tersebut Pangkoopsau I meninjau secara langsung kesiapan seluruh peserta latihan maupun kelengkapan dan alutsista yang dilibatkan pada latihan ini.

Dalam sambutannya, Pangkoopsau I menyampaikan bahwa, latihan ini bertujuan mewujudkan kesiapsiagaan operasional Koopsau I dalam merencanakan dan melaksanakan operasi penanggulangan akibat bencana alam gempa bumi dan tsunami di wilayah tanggung jawab Koopsau I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, Koopsau I telah menyusun rencana tindakan kontijensi tahun 2019 dengan rencana operasi “Kampita Sakti-19”, dengan daerah latihan di wilayah provinsi Sumatera Barat.

Latihan yang direncanakan berlangsung selama 2 hari di Lanud Sutan Syahrir, padang ini,melibat ratusan prajurit TNI, Polri, BPBD, Basarda, PMI dan sejumlah instansi pemerintah Provinsi Sumatra Barat lainnya. Selain itu juga dilibatkan sejumlah alutsista TNI AU berupa pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-295 dan helikopter Super Puma.

Pada akhir sambutannya Pangkoopsau I menekankan kepada seluruh peserta latihan, agar mengutamakan faktor keselamatan selama latihan berlangsung.

Turut hadir pada apel gelar pasukan ini, Komandan Kodiklat TNI beserta pejabat Utama, sejumlah pejabat Makoopsau I, para pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Barat dan sejumlah komponen masyarakat lainnya.(pen/red)