Categories
Militer TNI

Kontingen Angkatan Darat Juara Umum Pertandingan Piala Panglima TNI Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kontingen TNI AD keluar sebagai juara umum pada pertandingan olahraga Piala Panglima TNI Tahun 2018 dan berhak kembali mempertahankan Piala Bergilir Panglima TNI yang dilaksanakan setiap tahun, disusul TNI AL sebagai juara kedua dan TNI AU di posisi ketiga.

Pertandingan olahraga Piala Panglima TNI Tahun 2018 yang diikuti oleh kontingen Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Kemhan RI, berlangsung sejak tanggal 18 s.d 27 September 2018 dengan mempertandingkan tiga cabang olahraga yaitu Sepakbola, Bola Voli dan Tenis Lapangan.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya yang dibacakan Irjen TNI Letjen TNI M.Herindra, M.A., M.Sc., pada upacara penutupan pertandingan olahraga Piala Panglima TNI tahun 2018, di Lapangan GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (28/9/2018) menyampaikan rasa bangga atas semangat bertanding dan sportivitas yang telah ditunjukkan oleh setiap atlet dan kontingen dalam berbagai cabang olahraga dan pertandingan.

“Saya yakin hari-hari tersebut telah semakin memupuk jiwa korsa, kekompakan dan semangat juang setiap atlet dan kontingen. Diharapkan,dengan pertandingan antar kontingen telah memberi kesempatan untuk saling mengenal, saling belajar kelebihan dan kekurangan, serta mempererat silaturahmi,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa hasil kompetisi ini menjadi bahan bagi peningkatan perhatian, pembinaan dan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Tidak hanya pada level TNI, dengan perhatian dan pembinaan yang baik tersebut, semoga prajurit-prajurit kita dapat mengharumkan nama bangsa dan negara di level internasional,” harapnya.

“Kepada kontingen dan atlet yang berhasil meraih prestasi, saya ucapkan selamat atas buah dari segala jerih payah, pengorbanan dan kerja kerasnya untuk berlatih selama ini. Sedangkan yang belum mendapat keberuntungan menjadi juara, masih ada peluang di berbagai kompetisi di masa mendatang,” ujarnya.

Diakhir amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada panitia penyelenggara serta semua pihak atas dukungan dan partisipasinya, sehingga pertandingan olahraga ini dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tertib.(red/Pusp)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI: Sinergitas TNI dan Polri Harga Mati 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sinergitas TNI dan Polri harus tetap dijaga. Hal ini sesuai dengan komitmen TNI yang diikuti oleh seluruh jajaran, karena sinergitas tersebut adalah harga mati.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat membuka Pameran Alutsista TNI-Polri Tahun 2018 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (27/09/2018).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pameran Alutsista TNI-Polri adalah rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-73.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban TNI kepada rakyat Indonesia bahwa selama kurun waktu Renstra kedua yang saat ini berjalan, TNI telah melakukan suatu perubahan yaitu penambahan dan modernisasi kekuatan Alutsista,” ucapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kekuatan Alutsista dibangun berdasarkanMinimum Essential Force  (MEF). Pada akhir tahun 2019, sudah masuk kepada tahapan-tahapan sesuai rencana strategi (Renstra) mencapai 72 persen. “Saat ini sekarang sudah sekitar 61 persen dan diharapkan kedepan tahun 2019 sudah mencapai sasaran yangkita inginkan 72 persen. Sebentar lagi akan berdatangan secara bertahap Alutsista untuk TNI AD, TNI AL maupun TNI AU,” tuturnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada segenap prajurit TNI-Polri bahwa tantangan tugas ke depan secara global, regional dan nasional akan semakin berat dan kompleks. Kekompakan dan sinergitas TNI dan Polri telah ditunjukkan dengan baik pada kegiatan pengamanan Pilkada Serentak dan Asian Games sebagai modal dalam pengamanan pemilihan Legislatif dan Presiden tahun 2019 yang akan datang. “Saya yakin tantangan-tantangan yang saya sampaikan tadi akan bisa dihadapi dengan baik dengan merapatkan barisan, menjaga harmonisasi, soliditas dan netralitas serta memiliki semangat yang sama satu sama lain antara TNI dan Polri,” jelasnya.

Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa kegiatan pameran Alutsista TNI bukan hanya dilaksanakan di DKI Jakarta tetapi hampir seluruh Kodam dengan waktu yang berbeda. “Kebetulan di DKI Jakarta ini kita laksanakan mendahului yaitu tanggal 27, 28 dan 29 September 2018, sedangkan di wilayah lain akan dilaksanakan tanggal 6 s.d 7 Oktober 2018 yang akan datang,” katanya.

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa Alutsista TNI yang dimiliki tiga matra baik TNI AD, AL dan AU saat ini sudah maju karena hampir seluruh peralatan sudah komputerais. “Yang tak kalah lebih penting adalah sinergitas TNI dan Polri dalam memeriahkan pameran Alutsista tahun 2018 ini dan Polri pun ikut memamerkan Alutsistanya seperti Rantis Polri,” ujarnya.

Usai meresmikan Pameran Alutsista, Panglima TNI bersama Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. dan Komandan Korps Brimob Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi serta segenap Pejabat Teras TNI dan Polri meninjau alat peralatan TNI-Polri yang dipamerkan.

Selanjutnya, Panglima TNI bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D. dan Gubernur DKI Anies Baswedan serta para Pejabat TNI-Polri menyaksikan Malam Panggung Prajurit.(tonmp/Pusp)

Categories
Militer TNI

Ciptakan “Mock Up Transponder” Sathar 23 Raih Kemenangan KCT TNI Katagori Non Alutsista Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Karya Cipta Teknologi (KCT) dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Sathar 23 terdiri dari Kapten Lek Barry Sugiharto, Lek Fuad Fauzi, Lettu Lek Jaka Ryan Argadinata, S.T.Han dan Peltu Boniman berangkat menuju Dislitbangau di Bandung beberapa waktu lalu, untuk mengikuti Lomba Kreativitas Prajurit/PNS di lingkungan TNI Program Mabes TNI TA. 2018.

Tim dari Sathar 23 lolos sebagai Finalis di posisi 5 besar dari 38 peserta dan KTI yang dikonsepkan oleh Kapten Lek Barry sebagai finalis 6 besar dari 47 peserta, dalam penulisan Naskah Rancang Bangun Mock Up ATC Transponder TDR-90 guna meningkatkan kesiapan pesawat C-212 Cassa, AS/NAS-332 Super Puma, KT-1 Wong Bee dan SU-27/30 Sukhoi dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan operasi TNI untuk KCT dan konsepsi Live Video Cockpit View pada Pesawat Angkut TNI Angkatan Udara dalam rangka meningkatkan Analisis Hasil Terbang dan Lambangja pada masa mendatang.

Tim Karya Cipta Teknologi (KCT) dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) Sathar 23 yang dipimpin Kapten Lek Barry Sugiharto Tim berangkat ke Bandung untuk mengikuti Final dengan memaparkan hasil karya mereka ciptakan dan konsepsikan kepada Dewan Juri yang terdiri dari masing-masing Matra yakni TNI AD, AL dan AU.

“Mock Up ini merupakan alat bantu yang digunakan untuk memperbaiki peralatan Avionik Transponder dengan tipe TDR 90, yang dipakai oleh pesawat C-212, Heli Superpuma, KT-1 Wong Bee dan salah satu pesawat tempur kebanggaan Indonesia yaitu Sukhoi,” jelas Kapten Lek Barry.

Dengan alat yang mereka ciptakan terhadap Satuan Pemeliharaan 23 di ruang lingkup TNI dan paparan yang memuaskan para dewan Juri, Tim Sathar 23 memperoleh nominasi Juara 2 kategori Karya Cipta Teknologi di tahun 2018. “Ini merupakan salah satu inovasi yang baik dan patut di contoh dari jiwa keprajuritan, agar dapat terus mendukung kegiatan operasional TNI dan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Kedaulatan NKRI,” ungkap Komandan Sathar 23 Letkol Lek Steven F. Lumenta, M.Han. usai acara Lomba Kreativitas Prajurit/PNS di lingkungan TNI.(red/Pusp)

Categories
TNI

Mabesad Juara Umum Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VI Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) meraih Juara Umum pada Kejuaraan Nasional Karate Piala Panglima TNI ke-VI tahun 2018 dengan perolehan medali 12 Emas, 11 Perak dan 4 Perunggu, yang berlangsung selama tiga hari (21-23 September 2018) di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Dengan capaian tersebut, menempatkan Mabesad sebagai peringkat pertama sekaligus mempertahankan posisinya sebagai Juara Umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-VI tahun 2018 dan berhak kembali mempertahankan Piala Bergilir Panglima TNI yang dilaksanakan setiap tahun. Disamping itu, Mabesad juga menjuarai kategori Best Of The Best putra dan putri khusus TNI, yang diraih oleh Sertu Maruli B. Butar Butar (putra) dan Serda Kowad Mona Ramozana (putri).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam sambutannya yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada upacara penutupan Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VI Tahun 2018, Minggu (23/9/2018) mengatakan bahwa Kejurnas Karate Piala Panglima TNI menjadi tempat pembelajaran, baik dalam hal teknis penyelenggaraan, kejuaraan maupun pembinaan karateka personel TNI di satuan dan para karateka di perguruan dan provinsi masing-masing.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, salah satu tujuan dari Kejurnas Karate Piala Panglima TNI adalah mensinergikan seluruh unsur terkait, untuk mendapatkan atlet terbaik dari seluruh Indonesia. “Mereka selanjutnya akan menjadi duta-duta bangsa Indonesia, yang akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kejuaraan kancah dunia,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa melalui Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-VI tahun 2018 diharapkan dapat memberikan pengaruh dan semangat yang positif kepada para atlet kategori senior TNI, para atlet umum seluruh kategori serta seluruh official dan pelatih. “Arah dan keberlangsungan pembinaan karate diharapkan dapat lebih difokuskan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, diantaranya yaitu Olimpiade 2020 di Tokyo,” ucapnya.

“Seluruh satuan TNI, perguruan serta Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) agar senantiasa mensinergikan pembinaan generasi muda atlet karate kita, sehingga akan lahir atlet-atlet yang mampu mengangkat harkat dan derajat bangsa Indonesia di dunia internasional,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet, official dan seluruh kontingen yang telah berhasil meraih prestasi terbaik. “Jadikan pencapaian tersebut sebagai pijakan untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai, membenahi strategi, melaksanakan evaluasi dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

“Saya percaya pengalaman ini akan menjadi cambuk dan pemicu semangat untuk berprestasi lebih baik lagi di kompetisi selanjutnya. Tidak ada kata menyerah apalagi berputus asa bagi karateka-karateka Indonesia,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, untuk Juara Umum II pada kategori TNI ditempati oleh Direktorat Zeni Angkatan Darat (Ditziad) dengan perolehan medali 2 Emas dan 3 Perunggu, sedangkan Juara Umum III diraih oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dengan perolehan medali 1 Emas, 3 Perak dan 4 Perunggu.

Untuk kategori umum, Juara I diraih Kontingen DKI Jakarta dengan perolehan medali 11 Emas, 6 Perak dan 5 Perunggu. Juara II diraih Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) dengan perolehan medali 5 Emas, 3 Perak dan 7 Perunggu, sedangkan Juara III diraih Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) dengan perolehan medali 4 Emas, 5 Perak dan 7 Perunggu.(red/Pusp)

Categories
Polhukam TNI

Panglima TNI: Netralitas TNI-Polri di Bidang Pengamanan Kunci Keberhasilan Pemilu 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Netralitas TNI-Polri dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 adalah salah satu kunci yang  akan menentukan keberhasilan Pemilu, khususnya di bidang pengamanan. TNI-Polri harus mampu menunjukkan  komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas TNI-Polri agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan dapat dicapai kesuksesan, sehingga keamanan dan keutuhan NKRI dapat terjaga.

Demikian pembekalan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. diwakili Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dengan materi “Sinergi TNI-Polri Dalam Pengamanan Pemilu 2019”di hadapan 364 peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengamanan Pemilu Tahun 2019 Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri, di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jalan Tirtayasa Raya No. 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/09/2018).

Menurut Panglima TNI, upaya untuk  mensukseskan pelaksanaan perbantuan TNI kepada Polri dalam pengamanan  Pemilu tidak bisa dicapai secara instan, dibutuhkan proses untuk mencapai keberhasilan, diperlukan sosialisasi masing-masing pihak tentang aturan yang berlaku, mekanisme perbantuan, prosedur pengamanan dan penyamaan persepsi tentang tujuan perbantuan untuk mencapai keterampilan yang tinggi dan kemampuan interoperability.

Panglima TNI menegaskan bahwa selama pelaksanaan Pemilu 2019,  TNI-Polri harus tetap mewujudkan terpeliharanya Kamtibmas, mencegah terjadinya anarkisme, kerusuhan sosial baik vertikal maupun horisontal dan mencegah terjadinya kerawanan lanjutan yang berpotensi mengancam eksistensi  negara.

“Mari bersama-sama kita bangun etos kerja sesuai bidang keahlian kita masing-masing, sehingga TNI-Polri akan makin profesional dan dengan dilandasi jiwa ksatria serta loyalitas tegak lurus, kita Dharma Baktikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kerawanan-kerawanan Pemilu 2019 antara lain pada tahap masa tenang, yaitu penyebaran isu hoax, money politik,  intimidasi dan perusakan logistik Pemilu pada tahap pemungutan suara.

“Dengan pengalaman Pilkada serentak 2018, TNI-Polri sudah mempersiapkan diri, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan,  itu semua sudah disimulasikan,” ungkapnya.

Disisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mengantisipasi pengamanan Pemilu 2019, TNI akan mengerahkan personel sampai dengan dua pertiga dari kekuatan Polri yang terlibat operasi dan  kekuatan itu akan digelar di wilayah-wilayah yang memang dianggap rawan termasuk berbagai macam Alutsista dari ketiga matra.

“Jumlah personel yang disiagakan tentunya akan kita sesuaikan dan kita akan menunggu apa yang diperlukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

“Dalam pelaksanaan pentahapan Pemilu 2019, TNI selalu berkoordinasi dengan Polri tentang rencana  pengamanan sesuai dengan pentahapan dimulai dari tahap pendaftaran dan penetapan calon,masa kampanye, distribusi logistik, masa tenang pemungutan dan penghitungan suara serta pengamanan objek vital termasuk  pengamanan pejabat penyelenggara Pemilu sampai dengan pelantikan anggota DPR, DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden,” jelasnya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa  saat ini TNI-Polri sudah melakukan latihan-latihan parsial bersama tentang prosedur pengamanan bersama di setiap wilayah dengan melakukan koordinasi antara Polda dan Kodam.

“Diharapkan pada saat pelaksanaan pengamanan sudah terjadi sinkronisasi dan saling kesepahaman sehingga tidak akan terjadi benturan antara sesama aparat di lapangan,” tegasnya.(red/Pusp)

Categories
Daerah Militer TNI

Koarmada II Turut Memecahkan Rekor MURI Peserta Tari Gemu Fa Mi Re Terbanyak

Koran Jurnal, Surabaya – Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Retno Didik Setiyono bersama lebih dari 11.280 orang prajurit gabungan TNI AD, TNI AL, TNI AU serta Polri, tepat di hari ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) Pagelaran Tari “Gemu Fa Mi Re” Peserta Terbanyak, bertempat di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya. Selasa (04/09/2018).

Mako Koarmada II menjadi salah satu tempat berlangsungnya kegiatan Tarian Gemu Famire dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2018. Tarian Gemu Famire merupakan tarian yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur. Tarian tersebut digelar serentak di seluruh jajaran Kotama TNI Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melibatkan lebih dari 305.000 orang, yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dari Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, melalui sarana Video Conference.

Pelaksanaan pemecahan rekor Muri Tari Gemu Famire serentak di seluruh Indonesia ini, terbagi menjadi tiga zona waktu yaitu Indonesia bagian barat pada pukul 07.00 WIB, Indonesia bagian tengah pada pukul 08.00 Wita, dan Indonesia bagian timur pada pukul 09.00 WIT. Di wilayah Jawa Timur pemecahan Rekor Muri melibatkan 37.426 orang yaitu pelaksanaan di Koarmada II sebanyak 11.280 orang, pelaksanaan di Kodam V/BRW sebanyak 6.504 orang, pelaksanaan di Korem 083 Malang sebanyak 11.282 orang, pelaksanaan di Lanud Iswahyudi Madiun 4.100 orang, pelaksanaan di Korem 082 Mojokerto sebanyak 4.260 orang.

Dalam pemecahan Rekor Muri tersebut, Panglima TNI memberikan sambutan menyapa seluruh peserta melalui Video Conference dan menyerahkan penghargaan kepada Prajurit TNI yang berprestasi yang berhasil meraih medali pada ajang Asian Games ke-18 dan penyerahan penghargaan kepada pencipta lagu Frans Maumere dimana telah dapat menyatukan nusantara dengan lagu dan tarian Gemu Famire, serta penyerahan sertifikat Muri oleh Ketua Muri Jaya Suprana kepada Panglima TNI.

Gerakan tarian ini sangat sederhana dan simple, sehingga dapat dengan mudah untuk mengikuti bergoyang saat mendengarkan alunan musik Gemu Famire.

Selain itu, tarian Gemu Famire yang juga berlangsung di atas KRI Makassar-590, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, dan KRI Banjarmasin-592 dapat menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh serta dapat dijadikan sebagai hiburan bagi yang melaksanakannaya. Sekaligus bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa, sehingga tidak dapat diklaim oleh negara asing.

Selain melibatkan Anggota TNI, kegiatan Tarian Gemu Famire juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), ibu-ibu dari anggota Jalasenastri, Persit Kartika Chandra Kirana, PIA Ardhya Garini serta Dharma Wanita yang menambah semarak kegiatan tarian Gemu Famire di Pangkalan TNI Angkatan Laut terbesar yang berlokasi di Kota Pahlawan Surabaya.

Hadir pada acara tersebut, Pangdam V/BRW Mayjen TNI Arif Rahman, Dankodikatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., Gubernur AAL Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., Kaskoarmada II Laksma TNI I N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M., Danguspurla Koarmada II Laksma TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., Danpasmar 2 Surabaya Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Kasgartap III/SBY Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, S.T., M.Si (Han), Danlantamal V/SBY Laksma TNI Edwin, S.H., Dan STTAL Laksma TNI Ir. Avando Bastari, Danpuspenerbal Laksma TNI Dwika Tjahya Setiawan, S.H., Karumkital dr. Ramelan Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra, D.I., Sp. B., Sp. BTKV(K), Kadispsial Laksma TNI Drs. Tri Budi Marwanto, M.M., Danlanud Surabaya Kolonel Pnb Budi Ramelan, serta perwakilan Polda Jawa Timur, dan para Pejabat Utama Koarmada II.
Kadispenkoarmada II, Letkol Laut (KH) Suratno, S.S.(red/Disp)

Categories
Nasional TNI

TNI Kirim Bantuan Alat Berat ke Lokasi Dampak Gempa Lombok

Koranjurnal.co.id,Jakarta – KRI Banjarmasin 592 milik TNI Angkatan Laut mengangkut berbagai jenis alat-alat berat TNI untuk mempercepat proses pembersihan puing-puing bangunan yang roboh, diantaranya adalah rumah-rumah penduduk, ibadah dan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat terkena dampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Pengiriman alat berat Zeni TNI ke Lombok menggunakan KRI Banjarmasin-592 dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/08/2018).

Lebih lanjut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa pengiriman berbagai jenis alat berat sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat melakukan peninjauan langsung ke beberapa wilayah di Lombok.

“Kendala utama di lapangan adalah kurangnya alat berat, sehingga diharapkan dengan adanya penambahan alat berat proses pembersihan puing-puing tersebut dapat diselesaikan sesuai target yaitu satu bulan,” kata Panglima TNI.

“Berbagai alat berat Zeni TNI yang diangkut terdiri dari 6 unit Eskavator,  18 Dump Truck, 5 unit NPS, 2 unit Truk Tangki Air, 3 unit Mobil Patroli, 1 unit Mobil Panther dan 3 unit Motor Trail,” ujar Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah.

Ditambahkan oleh Kapuspen TNI bahwa selain mengangkut sejumlah alat berat, TNI juga mengirimkan 275 personel yang terdiri dari 175 personel Resimen Zeni Tempur (Menzipur) 9 Divisi-1/Kostrad Bandung dibawah pimpinan Letkol Czi Ferry Kriswardana dan 100 personel Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) 11 Kodam Jaya dibawah pimpinan Lettu Czi Bayu.

“Dengan dikerahkannya kekuatan Zeni tersebut, diharapkan dapat memper0plcepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat kembali ke kediamannnya masing-masing,” kata Kapuspen TNI.(red/Pusp)

Categories
Megapolitan Militer TNI

TNI AL Sambut Kunjungan Kapal Perang Amerika USNS MILLNOCKET 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendarata, S.E., M.M. diwakilkan oleh Asisten Intelejen (Asintel) Danlantamal III Kolonel Marinir I.Made Wiryawan menerima kedatangan kunjungan kapal perang Amerika USNS MILLINOCKET di dermaga JlCT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (27/08/2018).

Kapal Perang Amerika adalah kapal perang jenis kelas expedisi dan transportasi dengan Komandan Captain Erwin F. Lao, yang diluncurkan di galangan kapal Austal Amerika pada 5 Juni 2013 dan diresmikan pada 21 Maret 2014 dengan panjang 102 M, Lebar 28,5 M dan Draf 3,36 M. Sedangkan bobotnya 2.400 Ton, persenjataan yang dimiliki 4x Browning 12,7 MM.serta di awaki oleh 41 orang ABK.

Hadir pada acara tersebut Kakuwil Danlantamal III Letkol Laut (S) Anggun Nan Tungga,S.T.,S.E.,MMT. Kadissyahal Lantamal III, Paban Ops Sops, Paban Lid Sintel Lantamal III, para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Ton Satsik Lantamal III Jakarta.(ton/Disp)

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI dan Kapolri Kunjungan Kerja ke Lombok NTB

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan  Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian. Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau lokasi dan korban gempa bumi yang terjadi beberapa waktu di wilayah Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737 VIP TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Lombok, Kamis (23/08/2018).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri disambut oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmad Juri, S.H., M.Hum, Danrem 162/Wira Bhakti selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo, Danlanud Rembiga  NTB Kolonel Pnb Dodi Fernando, S.E., MSoc.Sc. serta Sekda NTB Ir. H. Rosiady Husaenie Suyati, M.Sc., Ph.D.,

Turut serta dalam kunjungan tersebut, diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Aslog Kapolri Irjen Pol Asep Suhendar, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS,Pati Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo.(tonmp/Pusp)

Categories
Megapolitan TNI

Lantamal III Terima Kunjungan Tim Wasrik Itjenal 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkata Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S,E.,M.M. menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Itjenal yang dipimpin oleh Irops Itjenal Laksma TNI Jenter Elias Manik, M.Si (HAN), CFrA., di ruang Rapat Besar Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No. 2 Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/08/2018).

Dalam sambutannya Danlantamal III menyampaikan, bahwa kegiatan Wasrik yang akan berlangsung mulai tgl 23 Agustus sampai dengan tgl 03 September 2018 merupakan bagian yang tak terpisahkan dari fungsi Pengendalian menejemen yang semakin baik, fungsi ini menjadi program eveluasi guna meningkatkan efesiensi dan efektifitas organisasi dalam mewujudkan sasaran yang telah ditetapkan.

Kami berharap bahwa hasil Wasrik nantinya akan dapat diperoleh masukan –masukan yang berharga dalam upaya meningkatkan kinerja pembinaan Mako Lantamal III dan jajarannya di masa mendatang, sehingga kegiatan program kerja dan anggaran dapat mencapai sasaran yang telah ditetapakan.

Sementara Irops Itjenal Laksma TNI Janter Elias Manik, M.Si (HAN), CFrA membacakan Taklimat Awal Wasrik di Lantamal III dan jajarannya, menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, adil, trasnparan dan akuntabel. Hal ini harus kita sikapi secara serius dan sistimatis oleh segenap jajaran penyelenggara negara.

 Itjenal selaku APIP mengemban fungsi menejemen kontrol pada organisasi TNI Angkatan Laut, diberkan kewenangan untuk melaksanakan kegiatan pengawasn dan pemeriksaan melalui proses audit, review, evaluasi pemantauan sekaligus juga berperan sebagai advisory, fasilitative dan treining terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi di lingkuingan TNI Angkatan Laut, salah satunya adalah Lantamal III dan jajarannya.

Hadir dalam acara ini Wakil Komandan (Wadan) Lantamal III Kolonel Laut (P) I.M Wira Hadi A.W para Asisten Danlantamal III, para Danlanal Jajaran Lantamal III, Danpom Lantamal III, Dansatrol Lantamal III, Kadiskes Lantamal III, Kakuwil Lantamal III, Kafasharkan Lantamal III, serta para Kastlak Lantamal III. Sedangkan dari tim wasrik yang di ketuai oleh  Kolonel Laut (T) Aris Krisnadjaya, S.E., MPD., beserta 7 orang anggota tim.(ton/Disp)