Categories
TNI

Pengawasan dan Evaluasi Pangkoopsud I terhadap Satgas Bandara Soekarno Hatta

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoopsud I Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., meninjau Tim Satgas Bandara Soekarno Hatta sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi tim Satgas Bandara TNI Angkatan Udara selama bertugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/4/2022).

Dalam pengawasan dan evaluasi Pangkoopsud I menyampaikan penekanan tentang pengamanan dan dukungan terkait libur Lebaran 1443 H. Pangkoopsud didampingi oleh Asops Kas Koopsud I, Asintel Kas Koopsud I dan Aspers Kas Koopsud I.

Dalam kesempatan tersebut Pangkoopsud I memberikan pengarahan kepada para personel Satgas Bandara Soetta baik yang baru maupun yang lama. Kepada tim Satgas Bandara Soetta yang lama, Pangkoopsud I menyampaikan apresiasinya, “Saya ucapkan terimakasih kepada para personel satgas yang terdiri dari personel Kopasgat, Koopsud I, dan Lanud Halim Perdanakusuma atas kinerja, dedikasi, pengabdian serta curahan tenaga yang telah diberikan, saya nilai sudah baik. Sudah dapat menjaga nama baik dan marwah TNI Angkatan Udara. Mudah-mudahan hal tersebut menjadi bentuk pengabdian para anggota semua kepada negara,” ujar Pangkoopsud I.

“Saya bangga kepada kalian dan ini harus dipertahankan. Karena Satgas ini tentunya bekerja diluar kebiasaan, bekerja pada seluruh hari dari pagi sampai malam. Suatu tugas yang sangat mulia,” ujar Alumni AAU ’91.

“Kita harus bekerja dengan baik dan profesional serta hindari hal-hal yang bersifat negatif dan menyalahi aturan, karena Tim Satgas ini langsung dimonitor oleh pimpinan kita Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU),” tambah Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S., M.M.

Kepada Tim Satgas yang akan bertugas, “Laksanakan tugas dengan baik dan selalu jaga nama baik dan marwah TNI AU,” tegas Pangkoopsud I.

Selain itu, dalam kunjungannya ke Bandara Soetta Pangkoopsud I bersilaturahmi dengan Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta (EGM) Agus Haryadi. Pada silaturahmi tersebut, Pangkoopsud I menyampaikan ucapan “Terimakasih atas koordinasi dan dukungannya selama ini terhadap tim Satgas TNI Angkatan Udara untuk Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Pangkoopsud I.

Selanjutnya Pangkoopsud I memberikan pengarahan kepada para personel Tim Satgas personel Lanud Halim Perdanakusuma di Bandara Soekarno-Hatta tentang dukungan cuti lebaran, penerbangan VVIP/VIP dan penerbangan lainnya, untuk selalu dilaporkan perkembangannya dan dalam pelaksanaannya tetap utamakan safety.

Diakhir pengarahannya Pangkoopsud I menyerahkan paket sembako kepada tim Satgas Bandara Soetta yang sedang berdinas di Bandara Soekarno-Hatta. “Seraya mengatakan, saya atas nama pribadi maupun sebagai Pangkoopsud I menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H, mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan segala amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT, Aamiin,” tutup Pangkoopsud kepada satgas Bandara.(disp)

Categories
Ekonomi Energi SDA

KKP Perketat Pengawasan Usaha Pengolahan Hasil Perikanan

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperketat pengawasan Usaha Pengolahan Hasil Perikanan. Hal tersebut dilaksanakan untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha dan melindungi konsumen terhadap potensi bahaya oleh kegiatan pengolahan hasil perikanan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kegiatan pengolahan hasil perikanan ini penting untuk diawasi karena menyangkut aspek mutu dan keamanan pangan yang berkaitan langsung dengan kesehatan manusia,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, Kamis (30/09/2021).

Adin menjelaskan bahwa dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah memberikan kemudahan berusaha di bidang kelautan dan perikanan termasuk di sektor pengolahan hasil perikanan. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong iklim investasi yang kondusif di sektor ini. Namun demikian, upaya pengawasan akan diperketat untuk mencegah potensi penyimpangan dan pelanggaran di bidang pengolahan hasil perikanan.

“Tentu ini peran penting pengawasan agar kran kemudahan berusaha yang sudah dibuka, tidak kontra produktif dengan upaya menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan,” tegas Adin.

Sementara itu Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Drama Panca Putera, disaat memberikan arahan pada Bimbingan Teknis Pengawasan Pengolahan Hasil Perikanan di Surabaya (27/9/2021), menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan terhadap kegiatan pengolahan hasil perikanan akan dilaksanakan pada sejumlah aspek krusial usaha pengolahan ikan. Selain menyangkut aspek kelengkapan dan keabsahan dokumen, pihaknya juga akan melihat potensi penggunaan bahan tambahan berbahaya pada produk hasil perikanan.

Kegiatan Bimbingan Teknis yang diikuti oleh Pengawas Perikanan pada UPT PSDKP dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas aparat dalam pengawasan pengolahan hasil perikanan khususnya pasca terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-28 September 2021.

“Ada aspek-aspek kritis yang telah kami petakan dan akan menjadi fokus, baik dalam pengawasan yang sifatnya rutin maupun insidental,” terang Drama.

Drama juga menyampaikan bahwa pengawasan pengolahan hasil perikanan ini akan dilakukan secara terintegrasi, termasuk dengan menggandeng pihak-pihak lain yang berkompeten dalam pengawasan keamanan pangan seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan peran penting pengawasan dalam upaya mendorong tata kelola perikanan berkelanjutan mulai dari hulu sampai dengan hilir. Pengawasan pengolahan hasil perikanan ini sendiri diharapkan akan meningkatkan mutu dan keamanan produk perikanan agar layak dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.(hum/red)

Categories
Kesehatan

Pemeriksaan Kedatangan Internasional Diperketat, Cegah Varian Baru Sars Cov-2

Koran Jurnal, Jakarta – Munculnya varian baru dari virus Sars-Cov2 di South Wales Inggris diharapkan jangan sampai memperparah perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Saat ini, sejumlah negara di Eropa dan Australia melaporkan telah mengidentifikasi virus serupa yang dinamakan Sars-Cov-2-VUI2020-12/01.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan bahwa Satgas Pengamanan Covid-19 telah turut menyempurnakan regulasi pelaku perjalanan dengan melakukan adendum Surat Edaran No. 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Khususnya memperketat kedatangan pelaku perjalanan dari Inggris, Eropa dan Australia. Karena ditemukannya varian baru, maka berpotensi terdistribusi ke negara lain,” tegasnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (24/12/2020) yang juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam surat edaran itu mengatur beberapa tahapan bagi warga negara asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) dari negara asing. Khusus WNA dari Inggris, baik secara langsung maupun transit di negara asing, tidak dapat memasuki wilayah Indonesia untuk sementara waktu.

Dan bagi WNA dari wilayah Eropa dan Australia, baik secara langsung dan transit harus menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR yang dikeluarkan fasilitas kesehatan di negara asal yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum tanggal jam keberangkatan.

Sedangkan bagi WNI yang datang dari negara Eropa dan Australia baik secara langsung maupun transit di negara asing, juga harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum jam keberangkatan. Sementara untuk ketentuan kedatangan WNA dari negara lain, juga sudah diatur dalam Surat Edaran No. 3 Tahun 2020.

Untuk tahapan selanjutnya, bagi WNA atau WNI yang lolos pemeriksaan awal, harus melakukan tes ulang RT-PCR pertama. “Jika hasilnya positif, maka harus menjalani perawatan lanjutan. Dan jika hasilnya negatif, maka pendatang harus melakukan tahapan lanjutan yaitu isolasi selama 5 hari (sejak tanggal kedatangan),” jelasnya.

Bagi WNA atau WNI negatif Covid-19 dan telah menjalani isolasi selama 5 hari, maka akan dilakukan tes ulang RT-PCR tahap 2. Pertimbangan tes ulang ini, adalah median waktu inkubasi virus Covid-19 yaitu selama 5 hari. Apabila hasil tes kedua itu negatif, maka pelaku perjalanan akan diperbolehkan memasuki Indonesia.

Namun, apabila hasil tes kedua positif Covid-19, maka harus melakukan perawatan lanjutan. Untuk biaya perawatan ini, Wiku menyebut bagi WNI ditanggung pemerintah Indonesia. Sedangkan WNA akan bersifat mandiri atau berbayar.

“Pada prinsipnya, peraturan ini dibentuk untuk membatasi mobilitas, yang dapat meningkatkan peluang Penularan sekaligus tanggap terhadap fenomena mutasi virus di beberapa negara di dunia,” terang Wiku.

Disamping itu, Pemerintah Indonesia juga berkomitmen melakukan surveilans perubahan genetika varian baru virus Sars-Cov2 serta sebarannya secara nasional dan global. Pemerintah pun berusaha kerasa untuk mencegah masuknya varian baru virus tersebut untuk melindungi keselamatan dan kesehatan warga negara Indonesia dari kemunculan imported case.(KPC/red)

Categories
Megapolitan TNI

Lantamal III Terima Kunjungan Tim Wasrik Itjenal 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkata Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S,E.,M.M. menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Itjenal yang dipimpin oleh Irops Itjenal Laksma TNI Jenter Elias Manik, M.Si (HAN), CFrA., di ruang Rapat Besar Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No. 2 Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/08/2018).

Dalam sambutannya Danlantamal III menyampaikan, bahwa kegiatan Wasrik yang akan berlangsung mulai tgl 23 Agustus sampai dengan tgl 03 September 2018 merupakan bagian yang tak terpisahkan dari fungsi Pengendalian menejemen yang semakin baik, fungsi ini menjadi program eveluasi guna meningkatkan efesiensi dan efektifitas organisasi dalam mewujudkan sasaran yang telah ditetapkan.

Kami berharap bahwa hasil Wasrik nantinya akan dapat diperoleh masukan –masukan yang berharga dalam upaya meningkatkan kinerja pembinaan Mako Lantamal III dan jajarannya di masa mendatang, sehingga kegiatan program kerja dan anggaran dapat mencapai sasaran yang telah ditetapakan.

Sementara Irops Itjenal Laksma TNI Janter Elias Manik, M.Si (HAN), CFrA membacakan Taklimat Awal Wasrik di Lantamal III dan jajarannya, menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, adil, trasnparan dan akuntabel. Hal ini harus kita sikapi secara serius dan sistimatis oleh segenap jajaran penyelenggara negara.

 Itjenal selaku APIP mengemban fungsi menejemen kontrol pada organisasi TNI Angkatan Laut, diberkan kewenangan untuk melaksanakan kegiatan pengawasn dan pemeriksaan melalui proses audit, review, evaluasi pemantauan sekaligus juga berperan sebagai advisory, fasilitative dan treining terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi di lingkuingan TNI Angkatan Laut, salah satunya adalah Lantamal III dan jajarannya.

Hadir dalam acara ini Wakil Komandan (Wadan) Lantamal III Kolonel Laut (P) I.M Wira Hadi A.W para Asisten Danlantamal III, para Danlanal Jajaran Lantamal III, Danpom Lantamal III, Dansatrol Lantamal III, Kadiskes Lantamal III, Kakuwil Lantamal III, Kafasharkan Lantamal III, serta para Kastlak Lantamal III. Sedangkan dari tim wasrik yang di ketuai oleh  Kolonel Laut (T) Aris Krisnadjaya, S.E., MPD., beserta 7 orang anggota tim.(ton/Disp)