Categories
Daerah Militer TNI

Koarmada I Siagakan KRI dalam Pengamanan Laut Arus Mudik Lebaran Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Banten – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan keterangan pers dalam rangka ‘Pengamanan Laut Arus Mudik Lebaran Tahun 2018’ di Banten, Senin (11/06/2018).

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Koarmada I menyiagakan unsur-unsurnya dalam rangka ‘Pengamanan Lebaran Tahun 2018’, dimana semua pangkalan-pangkalan jajaran Koarmada I terlibat aktif dalam pengamanan lebaran khususnya di perairan yang menjadi tanggung jawab Koarmada I serta di pelabuhan-pelabuhan wilayah barat, dengan melibatkan unsur-unsur KRI Koarmada I, unsur-unsur satuan kapal patroli Lantamal jajaran Koarmada I serta kapal-kapal patroli keamanan laut dari Lanal Jajaran Kaormada I beserta prajuritnya.

Untuk memastikan kesiapan jajarannya, Pangkoarmada I melaksanakan peninjauan secara langsung khususnya diwilayah Perairan Jakarta dan Banten, dimana Koarmada I mensiagakan tiga unsur KRI yaitu KRI Tenggiri-865, KRI Sikuda-863 dan KRI Torani-860 sebagai Unsur Pengamanan Laut serta melibatkan Kal Tamposo dan 3 unit patkamla dari Lanal Banten.

Pangkoarmada I melaksanakan pengecekan dan peninjauan situasi keamanan di sekitar perairan Selat Sunda dan Merak dengan menggunakan KRI Torani-860.

“Pengamanan tersebut bertujuan untuk menjamin kelancaran, keamanan, kenyamanan serta mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di laut seperti perompakan, illegal fishing, illegal logging, illegal entry, maupun aksi terorisme dalam arus mudik lebaran tahun 2018,” ungkap Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono.

Situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H merupakan waktu yang rawan yang kemungkinan akan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan khususnya melalui laut, untuk itu Koarmada I akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur laut agar dapat mengantisipasi secara dini kemungkinan adanya tindak kejahatan di laut dengan memaksimalkan patroli laut secara berkesinambungan.(ton/Disp)

Categories
Megapolitan Ragam TNI

Lantamal III Jakarta Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Dengan Hikmat

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta melaksanakan upacara bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila dengan hikmat  yang dipimpin Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wira Hady Arsanta W, selaku inspektur upacara mewakili Komandan Lantamal III di lapangan apel Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No.2 Ancol Jakarta Utara, Jum’at (01/06/2018).

Dalam upacara bendera tersebut Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wira Hady Arsanta W membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mengatakan, Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

“Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” kata Wadan Lantamal III.

Para Asisten Danlantamal III dan Kasatker/Kasatlak Lantamal III turut hadir mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-73 itu.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan TNI

Kodim dan Polres Wilayah Jakarta Pusat Gelar Buka Puasa Bersama dengan Anak Yatim

Radar Militer, Jakarta – Kodim 0501/Jakarta Pusat BS dan Polres Metro Jakarta Pusat menggelar buka puasa bersama dengan anak yatim, bertempat di Makodim Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Jum’at (25/05/2018) kemarin.

Mengawali kegiatan, Dandim 0501/JP BS, Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini telah direncanakan sejak lama untuk menjalin kebersamaan.

“Buka puasa bersama ini memang sudah lama direncanakan, sebab, kegiatan ini merupakan momen penting untuk menjalin kekompakan seluruh elemen aparat dengan masyarakat dalam rangka mendukung stabilitas keamananan kewilayahan,” jelas Dandim.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengakui bahwa sinergitas yang selama ini terjalin telah mampu mengoptimalkan tugas-tugas keamanan di wilayah Jakarta Pusat.

“Semua permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan kekompakan antar aparat dan masyarakat. Hal itu karena sinergitas aparat TNI dan Polri telah bersinergi dengan baik,” ungkap Dandim.

Hal serupa juga diungkapkan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Roma Hutajulu bahwa kekompakan antara TNI-Polri telah mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, terutama di bulan puasa ini.

“Di bulan puasa ini Kamtibmas secara umum kondusif. Hal ini karena sinergitas TNI-Polri,” sebut Roma Hutajulu.

Kapolres juga mengapresiasi kegiatan buka bersama yang merupakan inisiatif Dandim. “Buka bersama ini merupakan momen merajut kebersamaan, saya ucapkan terima kasih kepada Dandim,” imbuh Kapolres yang hadir bersama seluruh jajaran kepolisian Jakarta Pusat.

Kapolres juga berharap sinergitas ke depannya akan terus menjadikan Jakarta Pusat selalu aman dan kondusif.

Melengkapi kebersamaan, acara buka puasa, Kodim 0501/JP BS dan Polres Jakarta Pusat juga mengundang dan memberikan santunan bagi puluhan putra-putri yatim piatu dari Yayasan Nurul Iman. Selain anak-anak yatim piatu juga hadir seluruh jajaran tokoh masyarakat dan pemuka agama lainnya.(ton)

Categories
Militer Nasional TNI

Presiden Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji sebagai Kepala Staf Angkatan Laut

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M, sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/05/2018).

Pelantikan Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 43/TNI/Tahun 2018 tanggal 22 Mei 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Kasal.

Sesuai dengan SK Presiden itu, maka jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) resmi dijabat oleh Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan menggantikan pejabat sebelumnya yakni Laksamana TNI Ade Supandi S.E.M.A.P, yang akan memasuki masa purna tugas pada tanggal 1 Juni 2018.

Pejabat baru Kasal Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., adalah Perwira kelahiran Kota Cimahi, 14 Mei 1962 yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-30 tahun 1985. Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji menyelesaikan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan XXX Tahun 1985.

Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, yakni Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada RI Wilayah Timur tahun 2011, Wakil Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Laut (Waasrena Kasal) tahun 2012. Pada tahun 2013 Siwi Sukma Adji pernah menjabat sebagai Kasarmatim, Kemudian menjabat sebagai Panglima Armada RI Wilayah Barat (Pangarmabar) pada tahun 2016, Lebih lanjut masih pada tahun 2016 Siwi Sukma Adji menjabat sebagai Asrenum Panglima TNI dan terakhir sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AL, Laksdya TNI Siwi Sukma Adji menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI sejak 2017.

Berbagai pendidikan militer telah ditempuhnya selain di AAL, di antaranya meliputi Sus Paja (1985), Tar P-4 PP. 45 Jam (1986), Dik Cawak Van Spyck (1987), Ops School (1987), Diklapa-I/SBA Angkatan ke-5 (1992), Diklapa-II/Koum Angkatan-9 (1996), Seskoal Angkatan-36 (1999), Sesko TNI Angkatan-35 (2008), dan Lemhannas RI (PPSA) Angkatan-19 (2013). Pendidikan umum yang pernah ditempuh diantaranya SD (1974), SMP (1977), SMA (1981), S1 Ekonomi (2013), S2 Manajemen SDM (2016).

Atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, berbagai tanda jasa bintang dan satya lencana diperoleh antara lain: Bintang Yudha Dharma Pratama ,Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Kesetiaan XXXII, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Wira Dharma (perbatasan), Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Komandan KRI, Satya Lencana Dharma Nusa dan Satya Lencana Dharma Samudera.

Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari didampingi istri Dra. Manik Pujianti dan telah dikaruniai dua orang putra yakni Lettu Laut (P) Yana Allen Kusuma, S.T.Han, yang mengikuti jejak sang Ayah sebagai Perwira TNI AL, dan Tubagus Mahendra yang masih berstatus sebagai mahasiswa.

Dari informasi yang diterima redaksi, seusai melakukan prosesi pelantikan, Presiden RI Joko Widodo menaikkan pangkat satu tingkat menjadi Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E.M.M.(red/Disp)

Categories
Jurnal Lain-lain Megapolitan Ragam TNI

Danlantamal III Pimpin Upacara Bendera Harkitnas Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E, M.M., memimpin Upacara  Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 Tahun 2018 di lapangan apel Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari No. 2 Ancol, Jakarta Utara,  Senin (21/05/2018). Upacara diikuti oleh seluruh personel Lantamal III mulai dari para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, Tamtama hingga Pegawai Negeri Sipil.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara yang dibacakan Danlantamal III  selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa peringatan Harkitnas 20 Mei 2018 dengan tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha maupun masyarakat sendiri.

“Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia,” kata Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E, M.M.

Upacara peringatan Harkitnas tahun 2018 itu diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih. Kemudian dilanjutkan pembacaan Pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga, dan pembacaan Panca Prasetya Korpri serta diakhiri menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Kriminalitas TNI

Pangarmada I Inspeksi 2 Kapal Asing Penyelundup Beras 5000 Ton di Perairan Batam

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima Koarmada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M., melaksanakan inspeksi dan peninjauan secara langsung ke Kapal MV. Alkar Trust dan MV. Kar Trust, 2 kapal kargo asing yang berhasil ditangkap Tim Gabungan WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV Tanjung Pinang serta Lanal Batam yang berusaha menyelundupkan beras di Perairan Teluk Sebong Bintan beberapa waktu yang lalu.

Dalam peninjauan tersebut, Panglima Koarmada I sekaligus memberikan keterangan pers terkait proses penangkapan kedua kapal, dimana kedua kapal tersebut ditangkap oleh Tim gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam di Perairan Teluk Sebong Bintan tepatnya pada koordinat 01° 12′ 791″ N – 104° 15′ 297″ E, Selasa 8 Mei 2018.

Pangarmada I menyampaikan perkembangan dari hasil pemeriksaan bahwa dari hasil pengecekan urine para ABK negatif dan tidak ditemukan adanya narkoba. Sedangkan Hasil pengecekan terhadap muatan beras tidak ditemukan adanya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) sehingga aman dikonsumsi.

“Nahkoda MV Alkar Trust melayarkan kapal tidak sesuai dengan rute pelayaran berdasarkan port clearance dan juga selama pelayaran dari Madagascar, MV Alkar Trust mematikan AIS. Selain itu kedua kapal juga melakukan kegiatan Ship To Ship (STS) tanpa izin syahbandar dalam kegiatan transfer muatan di tengah laut dan bukan di pelabuhan resmi. Ketiga pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana pelayaran,” ujar Pangarmada I.

Pangarmada I menjelaskan bahwa masuknya kedua kapal ke wilayah Indonesia tanpa adanya PKKA (Penunjukan Keagenan Kapal Asing) serta melaksanakan lego jangkar diluar lay out lego jangkar yang ada, dimana titik koordinat lego atas perintah dari pihak perusahaan. Selain itu kapal sempat melaksanakan kegiatan Fumigasi tanpa ijin dari pihak Karantina, sehingga kuat dugaan adanya campur tangan oknum dari instansi tertentu yang mengizinkan kedua kapal tersebut untuk melaksanakan kegiatan ship to ship. Dan pelanggaran yang terakhir adalah melakukan tindak pidana keimigrasian.

Saat ini kedua kapal lego jangkar diperairan Tanjung Sengkuang dibawah pengawasan dan penjagaan ketat Lanal Batam dalam rangka penyelidikan lebih lanjut.(ton/Disp)

Categories
Militer Polhukam TNI

Antisipasi Teror, Kodim Depok Perketat Pengamanan Markas

Koranjurnal.co.id, Depok – Guna mengantisipasi aksi terorisme, Kodim 0508/Depok memperketat penjagaan dengan menurunkan empat penembak jitu atau sniper di pos penjagaan Markas Kodim Depok, sejak Selasa (15/05/2018) kemarin.

Didatangkan dari Batalyon Infanteri Mekanis 202/Tajimalela, mereka dipersenjatai senjata laras panjang M 16 A1 dan satu senjata otomatis (SO) Minimi di pos jaga Kodim.

Setiap tamu atau pengunjung yang datang ke Kodim Depok baik pengendara mobil maupun motor wajib diperiksa petugas jaga bersenjata lengkap, termasuk empat penembak jitu yang siaga.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap barang bawaan para tamu baik di bagasi mobil, bagasi motor dan tas yang mereka bawa.

Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto menuturkan bahwa pengetatan penjagaan dengan menurunkan empat penembak jitu dan satu SO Minimi, akan terus dilakukan selama masa siaga 1 pasca aksi terorisme di Surabaya.

“Sampai kapan ini dilakukan? sampai situasi dianggap normal,” kata Iskandarmanto.

Menurutnya hal ini dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktifitas dan memiliki keperluan di Makodim Depok.

“Penempatan anggota Yonif 202 di Kodim Depok ini merupakan perintah komando atas. Mereka akan terus ditempatkan di sini hingga situasi dianggap normal,” kata Iskandarmanto.

Tampak sejumlah pengendara mobil dan motor yang hendak ke Makodim Depok, diperiksa petugas secara detail.(ton/Pen)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Lantamal III Gelar Latihan Simulasi Pengamanan Markas  

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta menjaga keamanan kesatrian, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta telah menggelar Latihan Simulasi Pengamanan Markas Siaga Satu di Pos Penjagaan Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (16/05/2018).

Kegiatan simulasi pengamanan tersebut juga dilaksanakan untuk melatih kepekaan personil Lantamal III khususnya dalam melaksanakan dinas jaga terhadap situasi yang terjadi saat ini dimana aksi terorisme berupa aksi bom bunuh diri berturut-turut telah terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan terhadap tiga buah gereja di Surabaya dan terakhir terjadi di Mapolda Riau.

Dalam latihan simulasi pengamanan yang  melibatkan unsur Marinir, Pomal, Intel, Pam dan Divisi Jaga dengan jumlah personil lebih kurang 15 personil itu diskenariokan adanya tamu yang datang ke Mako dengan membawa tas besar. Dengan sigap personel di penjagaan melakukan pemeriksaan terhadap tamu tersebut berikut barang bawaannya sesuai prosedur.

Setiap tamu yang akan masuk ke Mako Lantamal III diperiksa petugas, mulai dari barang bawaan, maksud dan tujuan kedatangannya  serta memperlihatkan surat identitas diri berupa KTP. Bila ada hal yang mencurigakan akan dilakukan tindakan tegas.(tonmp/Disp)

Categories
Nasional TNI

Kasum TNI: Generasi Penerus Pemimpin TNI Masa Depan Memiliki Tugas Tidak Ringan

Koranjurnal.co.id, Bandung – Di era kemajuan zaman yang semakin modern ini, generasi penerus Pemimpin TNI masa depan memiliki tuntutan dan tantangan tugas yang tidak semakin ringan. Oleh karena itu, pemahaman awal terhadap kemampuan Agility Leadership guna  memberikan bekal kepada para Perwira Siswa (Pasis) untuk dapat mengimplementasikannya dalam tugas, peran dan fungsinya serta bisa dijadikan sebagai inspirasi yang cerdas bagi para  Pasis dalam memimpin satuannya di masa yang akan datang.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat memberikan ceramah dengan judul “Agility Leadership” di hadapan 150 Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) XLV Sesko TNI TA. 2018, terdiri dari 59 Pasis TNI AD, 42 Pasis TNI AL, 38 Pasis TNI AU, 6 Pasis Polri dan 5 Pasis mancanegara dari Singapura, Australia, India, Managascar dan Malaysia, bertempat di Gedung Grha Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/5/2018). 
 
“Melalui forum ini para Pasis dapat meningkatkan kualitas diri yang tidak hanya terampil, cerdas, dan kompetitif semata, namun memiliki kualitas, etika dan moralitas yang tinggi, integritas yang dibanggakan serta loyalitas yang kuat sebagai hal mendasar dalam mewujudkan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pada masa mendatang,” harap Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Kasum TNI menyampaikan bahwa pengertian Agility Leadership dan Leadership Agility menurut Rhenald Kasali adalah sebuah kemampuan yang dibangun terus menerus agar mampu merespons perubahan dengan tangkas, efektif, tepat waktu dan berkelanjutan. Sedangkan  Leadership Agility adalah standar berkualitas tinggi, tapi juga terbuka untuk berubah dan memahami saat cara lama dalam bekerja tidak lagi efektif.
 
Lebih dalam Kasum TNI menjelaskan bahwa konsep kepemimpinan menurut John C. Maxwell sebenarnya begitu kaya namun  rumit tetapi dapat disederhanakan menjadi lima tingkatan, yaitu kepemimpinan dasar (rights/hak), perkenanan (relationships/hubungan), produktivitas (results/hasil), mengembangkan orang lain (reproduction/reproduksi) dan puncak kepemimpinan (respect/rasa hormat).
 
Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, untuk mengembangkan kemampuan Agility Leadership,  para Perwira Siswa harus dapat melakukan tiga hal yaitu: Pertama,  pemimpin yang berani melakukan perubahan dan harus memiliki kejelasan visi, keberanian bertindak, melihat program perubahan sebagai tantangan pribadi, kemampuan menggalang dukungan, menumbuhkan komitmen, keberanian berada di dalam kontiversi, kemampuan mengindentifikasikan simbol-simbol yang mencerminkan suasana baru dan kemampuan memberikan umpan balik (feed back).
 
Kedua, pemimpin mampu melangkah kedepan dan mengambil keputusan. Pemimpin harus waspada terhadap segala bentuk intrik dan perubahan di lingkungan eksternal. Kewaspadaan ini harus segera ditindaklanjuti guna merespons secara cepat dan tepat, dan mengambil langkah-langkah yang tepat.  Ketiga, pemimpin mampu tentukan pilihan dan mempengaruhi orang lain. Salah satu tugas terpenting seorang pemimpin adalah untuk menentukan yang terbaik bagi organisasi dan para anggotanya.
 
Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan bahwa pemimpin harus dapat merangkul dan mempengaruhi massa. Menurutnya, kepemimpinan adalah suatu upaya mempengaruhi kegiatan pengikut melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu. “Penanaman pengaruh dari pimpinan kepada anak buah akan tercapai apabila seorang pemimpin mampu memberikan contoh-contoh tindakan yang terpuji,” ucapnya.
 
“Misalnya memberikan contoh disiplin, seorang pemimpin harus datang lebih awal dalam setiap kesempatan, lebih awal masuk kantor, lebih awal untuk masuk dalam suatu rapat atau acara-acara resmi maupun tidak resmi (formal dan nonformal),” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa dengan disiplin pada acara penting seperti itu, biasanya anak buah akan segan dan meneladaninya. 
“Pemimpin yang efektif dapat dinilai dari kemampuannya untuk mempengaruhi orang lain,” katanya.(tonmp/Pusp) 
Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

KSAD: Tetap Waspada, Kapanpun Dimanapun Teroris Bisa Melakukan Kejahatan!

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan agar warga masyarakat tetap waspada dan meningkatkan keamanan di wilayah masing-masing karena tindakan kejahatan terorisme bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Hal itu disampaikan KSAD Jenderal TNI Mulyono saat menjawab pertanyaan wartawan terkait situasi keamanan negara beberapa hari ini yang mendapatkan perhatian khusus dari banyak pihak terkait teror bom disejumlah rumah ibadah yang menimbulkan banyak korban.

Ia menambahkan, bahwa kewaspadaan itu perlu karena kejahatan terorisme bisa terjadi dimana mana.

“Terorisme ada dimana-mana. Boleh dikatakan sekarang mereka sedang memegang kendali, memegang inisiatif. Dia (teroris) mau berbuat apa saja bisa, tetapi (posisinya) kan kita tidak tau,” kata KSAD kepada wartawan seusai melaksanakan upacara Penerimaan Kontingen Petembak TNI AD setelah mengikuti lomba tembak Australian Army Skill-At-Arms Meeting (AASAM) 2018, bertempat di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (14/05/2018).

Dengan adanya kejadian teror bom itu, selain menyampaikan keprihatinan, KSAD mengajak semua pihak dan seluruh komponen bangsa turut berpartisipasi serta ikut mengawasi dan mencegah terjadinya tindakan terorisme.

“Dengan kejadian ini, kita harus mengevaluasi dan harus tetap waspada, kita harus meningkatkan deteksi dini kita, manfaatkan unsur-unsur aparat Intelijen kita, mitra-mitra kita. Tentunya semua masyarakat, karena yang bisa melawan terorisme adalah seluruh komponen bangsa. Yang tau terorisme dimana adalah semua komponen bangsa, bukan hanya kepolisian dan bukan tentara tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu dalam menangani teroris membutuhkan semua komponen bangsa berpartisipasi,” ujar KSAD.

KSAD mengatakan, sebagai alat pertahanan negara dalam menyikapi situasi tersebut, TNI Angkatan Darat tetap berpegang teguh pada tugas pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

“Situasi ini memang menjadi keprihatinan kita semua. Namun demikian semua operasi, dalam penindakan aturan mainnya ada. Saat ini rekan-rekan kita di Kepolisian sedang melaksanakan (penyelidikan) itu. Kita doakan mudah-mudahan mereka cepat menangani hal itu,” lugas KSAD.

“Sikap TNI, kita akan siap membantu manakala dibutuhkan,” tandasnya menegaskan.(tonmp)