Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

HUT Ke-61 PIA, Ketua PIA AG Koopsau I Santuni Panti Asuhan dan SLB

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati ke-61 HUT PIA, PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I yang dipimpin oleh Ketua Pia Ardhya Garini Daerah I Koopsau I Ibu Erni Imran Baidirus melakukan anjang sana ke 2 tempat berbeda yaitu di Sekolah Luar Biasa-C (SLB) Angkasa di Komplek Lanud Halim PK dan Yayasan Tunas Muda yang berada di Ciracas, Jakarta Timur, (02/11/2017).
‎
Menurut Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I kegiatan ini selain untuk memperingati ke-61 HUT PIA Ardhya Garini, juga bertujuan untuk memberikan santunan tali asih kepada anak-anak yatim piatu dan anak-anak terbelakangan mental dan sekaligus merupakan wujud kepedulian PIA Ardhya Garini kepada mereka yang membutuhkan.


‎
Dalam kegiatan ini diserahkan beberapa bantuan dari PIA AG Daerah I Koopsau I kepada Pengurus Yayasan Tunas Muda dan SLB yang di serahkan secara simbolis oleh Ketua PIA AG Daerah I Koopsau I. Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PIA AG D.I Koopsau I dan juga di saksikan oleh Kepala Sekolah serta Dewan Guru di SLB Angkasa dan Kepala Pengurus Yayasan Tunas Muda.

Pewarta : Anton

Categories
Polisi Ragam TNI

Brigjen Pol Rikwanto Jadi Narasumber FGD di Mabesad

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Rikwanto menjadi nara sumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Aula Jenderal Besar A.H Nasution Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (02/11/2017).

Dalam diskusi yang diselenggerakan oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat ini mengangkat tema “Sumber Daya Manusia yang Tangguh, Kunci Sukses Penerangan Angkatan Darat Dalam Menghadapi Perang Informasi” membahas berbagai persoalan yang menjadi pemberitaan di media massa berkaitan dengan intitusi TNI dan Polri.



Forum Diskusi ini dibuka oleh Kapala Dinas Penerangan Angakatan Darat Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh dengan tujuan untuk menyamakan persepsi bagi satuan-satuan penerangan Angkatan Darat dalam menyikapi berbagai pemberitaan di media massa dan peran aktif satuan penerangan untuk memberikan publikasi informasi yang benar kepada masyarakat. 

Hadir pada Focus Group Discussion ini para kepala penerangan Kotama di jajaran Angkatan Darat serta insan penerangan dari Puspen TNI, Dinas Penerangan Angkatan Laut dan Dinas Penerangan Angkatan Udara. 

Dalam pemaparannya, Brigjen Polisi Rikwanto menyampaikan materi dengan tema “Strategi Kehumasan Polri Dalam Mengatasi Hegemoni Media Sosial”. Dikatakan Brigjen Pol Rikwanto, dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi, media sosial menjadi suatu hegemoni yang tidak dapat dihindari. Pada era digital saat ini, masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menerima informasi yang disebarkan melalui media sosial.  

“Citra lembaga bukan dibentuk oleh siapa-siapa, tetapi oleh personel lembaga itu sendiri mulai dari pangkat terendah hingga pangkat tertinggi,” ujar Brigjen Pol. Rikwanto.

Dalam menyikapi hegemoni media sosial tersebut, Kepolisan RI dalam hal ini Divisi Humas Mabes Polri menerapkan strategi partnership dengan media massa, membangun sarana dan prasarana berbasis teknologi informasi, peningkatan kapasitas SDM kehumasan, membuka ruang komunikasi pada seluruh elemen masyarakat, menjadikan setiap anggota Polri menjadi agen kehumasan dan pemolisian media sosial (social media policing). 

Sementara itu dalam Diskusi ini juga menghadirkan nara sumber Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang yang mengambil tema “Membangun Persepsi Strategis Menghadapai Perang Informasi “. Rustika Herlambang yang juga merupakan  pengamat pengkajian dan analisa pemberitaan di media massa dan media sosial  mengutip pemikiran Mayjen TNI Tatang Sulaiman tentang perang Informasi yang memiliki tiga komponen. Ketiga Komponen tersebut meliputi medan perang, mesin perang dan prajurit. Medan perang dalam konteks perang informasi adalah hal terberat dalam perang Informasi sebab menyangkut masalah opini publik yang dibentuk dari Persepsi. Komponen kedua yaitu mesin perang yang meliputi media mainstream dan media sosial. Sedangkan komponen ketika adalah prajurit itu sendiri yaitu yang mengawaki media itu sendiri.    

Dikatakannya, bagaimana untuk memenangkan perang informasi adalah dengan memenangkan opini publik. Lebih lanjut dikatakan Rustika Herlambang, 94 persen penilaian masyarakat terhadap TNI merupakan kemanangan TNI dalam memenangkan opini publik. Dikatakannya, penilaian positif masyarakat terhadap TNI  bukanlah diperoleh begitu saja, tetapi kerja keras yang dilakukan oleh TNI sangat dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat terutama menyangkut kinerja dan integritas TNI dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman yang sangat dimungkinkan untuk muncul.  

Kegiatan FGD yang diselenggarakan setiap bulannya oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat dan mengundang pembicara-pembicara dari berbagai praktisi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk aktif mencari solusi pemecahan permasalahan bangsa melalui diskusi-diskusi terbuka dan untuk meningkatkan kemampuan insan penerangan TNI dalam menganalisa berbagai topik-topik hangat yang menjadi trending di media massa maupun media sosial.‎

Pewarta : Anton

Categories
Militer Ragam TNI

Pangarmabar Luncurkan Buku Facing Global Maritime Fulcrum “Between Threats And Opportunities”

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., resmi meluncurkan buku berjudul “Facing Global Maritime FulcrumBetween Threats And Opportunities” di Gedung Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).
 
Buku dengan tebal 334 halaman ini merupakan gagasan dan pemikiran Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.,  yang tertantang dengan melihat begitu kompleksnya permasalahan di wilayah Barat. Begitu banyak ancaman dan tantangan, serta peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan dari aspek maritim. Selanjutnya dengan hadirnya buku ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber referensi sekaligus inspirasi bagi seluruh komponen bangsa, stakeholder kemaritiman maupun masyarakat luas guna mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
 
Pada kesempatan ini, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menjelaskan alasan dalam menulis buku ini adalah memberikan gambaran terkait poros maritim yang merupakan program Presiden Joko Widodo.  Ada beberapa kutipan yang dimuat dalam buku tersebut terkait kemaritiman, mulai dari kutipan Presiden pertama Soekarno sampai dengan Presiden Joko Widodo. Ada satu kalimat dari Presiden Joko Widodo yang senantiasa memotivasi Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu ‘Di laut tersimpan harapan, di Laut tersimpan kejayaan, Jalesveva Jayamahe‘.
 
Selanjutnya dalam buku “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies” , Pangarmabar menyampaikan gagasan Core Ideas dengan 4 poin penting dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu pentingnya pembentukan Pusat Informasi Maritim Indonesia (Indonesia Maritime Information Center/IMIC), pembangunan sistem sensor dasar laut dengan teknologi Coastal Acoustic Tomography (CAT) dengan konsep operasi Seabed Sonar, pembangunan Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan meningkatkan Maritime Domain Awareness (MDA), serta pemanfaatan Strategi AS (Rebalancing Strategy) dan Strategi China (Strategic Silk Road, One Belt – One Road) untuk meningkatkan pembangunan dibidang ekonomi dan pertahanan.
 
‎Selain peluncuran juga dilaksanakan bedah buku bersama Prof Melda Kamil Ariadono, S.H., LL.M., Ph.D., (Guru Besar Universitas Indonesia), Dra. Jaleswari Pramodhawardani, .Hum., dari (Deputi V Kantor Staf Presiden RI) dan DR. Connie Rahakundini Bakri (Pengamat Militer) serta dipandu langsung oleh Moderator Presenter TV One Balques Manisang.
 
Peluncuran dan bedah buku tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat TNI/Polri, dan para mantan  Kepala Staf Angkatan Laut, Kalangan Akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pajajaran Bandung (Unpad) serta mengundang beberapa perwakilan Siswa Sesko TNI, Seskoal dan Mahasiswa Unhan.

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Pendidikan Ragam

Dukung Pustaka Jeruji, Menkumham Tandatangani MoU Kerjasama Dengan Sejumlah Instansi

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Menteri Hukum dan HAM Yassona H. Laoly, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perpustakaan Nasional, PT Pos Indonesia, Pustaka Bergerak, Kompas Gramedia dan Forum Lingkar Pena tentang Peningkatan Budaya Membaca dan Menulis bagi Tahanan, Anak, Narapidana dan Klien Pemasyarakatan. Nota kesepahaman tersebut ditandatanganinya dalam rangkaian Hari Dharma Karya Dhika yang digelar di kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Kuningan, Jakarta (30/10/2017).


‎
Penandatanganan kerjasama dengan sejumlah instansi ini merupakan bentuk dukungan penuh Kementerian Hukum dan HAM atas dideklarasikannya Pustaka Jeruji secara nasional.

Pustaka Jeruji adalah merupakan wadah baca yang pertama kali dideklarasikan di Lapas Maros beberapa waktu lalu (16/10/2017) sebagai bentuk dukungan terhadap minat baca Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membeludak.

Dalam sambutannya, Menteri Yassona H. Laoly mengatakan, “Tahanan, Anak, Narapidana, dan Klien Pemasyarakatan adalah bagian dari warga negara yang termarjinalkan karena perbuatan mereka telah melanggar hukum. Namun, kesempatan untuk memperluas pengetahuan tetap menjadi hak mereka. Karya tulisan pun dapat mereka hasilkan meskipun dalam belenggu terali besi”.‎

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Ma’mun mengatakan banyak dampak positif yang akan dirasakan dengan tingginya minat baca WBP.

“Kalau kita telaah lebih dalam, dengan mereka membaca, dari sisi keamanan dan ketertiban akan lebih terkendali. Ditambah lagi bertambahnya ilmu pengetahuan mereka dan sudah pasti kualitas mereka pun meningkat. Bukankah itu hasil yang kita harapkan dari pembinaan,” kata Ma’mun.‎
‎
Turut hadir dalam acara tersebut, Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab sebagai tamu undangan khusus, yang menyaksikan langsung seremoni hari jadi Kemenkumham 2017 dan mendukung dideklarasikannya Pustaka Jeruji secara nasional untuk menggelorakan minat baca dan tulis bagi warga binaan.

Pada seremonial tersebut diserahkan juga secara simbolis dukungan buku-buku kepada perwakilan narapidana. Bahkan, dalam kesempatan tersebut Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab menyerukan secara langsung di hari besar Kemenkumham tersebut, bukan hanya support baca dan tulis kepada WBP, tetapi seluruh jajaran Kemenkumham.

Ia pun sempat menyelipkan satu kalimat bijak, mengutip ungkapan Sang Proklamator, Bung Hatta, “Aku rela dipenjara asalkan bersama buku karena dengan buku aku bebas.” Najwa juga mencontohkan Negara Brazil yang memberikan reward potongan masa pidana empat hari kepada narapidananya yang telah selesai membaca satu buku.

Pewarta : Anton

Categories
Megapolitan Ragam

Peringati Sumpah Pemuda, Bakornas GMDM Bersama BNN dan Nawa Cita Indonesia Ajak Pemuda Kobarkan Semangat Nasionalisme

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, BAKORNAS GMDM (Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah Dan Mengobati) bersama BNN (Badan Narkotika Nasional), NAWA CITA Indonesia dan PIONER  (Pemuda Indonesia Bersinar) menggelar kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda 2017 di ‎kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu pagi (29/10/2017).

Dengan mengusung tema “SAYA 
PEMUDA INDONESIA – SAYA PANCASILA – SAYA BENCI NARKOBA – NKRI HARGA MATI”, kegiatan yang diadakan oleh Panitia gabungan saat hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) ini adalah sebagai wujud kepedulian bersama, sekaligus sebagai upaya untuk mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa khususnya generasi muda Indonesia dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda.

Dari siaran pers yang dibagikan di lokasi, Panitia gabungan ingin menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menyikapi tentang semakin merosotnya rasa persatuan dan kesatuan, persaudaraan, toleransi beragama dan terlebih dari itu adalah adanya agenda dan gerakan-gerakan yang memecah belah masyarakat dengan tujuan menghancurkan bangsa ini demi kepentingan kelompok atau golongan.

“Kami, atas nama generasi muda Indonesia yang terdiri dari lintas suku, agama, profesi yaitu perwakilan-perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, komunitas-komunitas bersama elemen masyarakat lainnya yang bergabung dan memiliki kepedulian atas hal ini, menyatakan dengan semangat nasionalisme dan 
jiwa patriotis senantiasa membela tanah air dari segala ancaman perpecahan,‎” cetus segenap elemen masyarakat yang bergabung dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pesan positif kepada masyarakat bahwasanya persatuan dan kesatuan sangat penting.

“Karena dengan persatuan bangsa ini dapat merdeka. Dan dengan Persatuan dan Kesatuan lah bangsa ini tetap dapat mempertahankan kemerdekaannya dari berbagai ancaman yang muncul antara lain; kejahatan narkoba yang saat ini menjadi bahaya laten ditengah masyarakat yang begitu mencengkeram dan menghancurkan generasi muda yang adalah penerus bangsa ini,” kata Jefri Tambayong, Ketua Bakornas GMDM dari siaran persnya.

“Bahkan sejak usia dini mereka telah dijadikan sasaran oleh mafia narkoba untuk dijadikan 
pemakai pemula, belum lagi korban yang meninggal akibat overdosis yang jumlahnya sangat memprihatinkan. Selain itu bangsa ini juga harus menghadapi kejahatan luar biasa yang 
lain seperti korupsi, terorisme, perpecahan antar umat, intoleransi, pelanggaran HAM dan 
penghianatan terhadap Idelogi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika serta ancaman lainnya yang 
dapat menghancurkan dan membuat negeri ini terpuruk,” kata Jefri menambahkan.

Selain itu, melalui kegiatan ini, lanjut Jefri, diharapkan juga dapat mendorong peran serta masyarakat untuk dapat bergerak bersama dalam kepedulian dan turut memiliki rasa tanggung jawab atas upaya bersama menyelamatkan bingkai NKRI‎.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari Sumpah Pemuda untuk mengingatkan kembali perjuangan bangsa Indonesia khususnya pemuda Indonesia.

“Hari ini kita untuk menyatakan tekad kita kembali yang Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa Indonesia,” ucapnya.

Selanjutnya, Dia mengatakan, peran pemuda sekarang sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa. “Kita melihat saat ini, peran pemuda sangat dibutuhkan untuk bangsa kita. Dengan kita mengenang perjuangan para pemuda, kita harus terus bersemangat membangun bangsa ini,” ujarnya.

“Kita sudah bersama sama menyatakan sumpah kita selama delapan puluh sembilan tahun yang lalu. Dan negara ini butuh peran dari pemuda,” tambahnya.

Arman menginginkan, pernyataan Sumpah Pemuda hendaknya bukan hanya diucapkan saja tetapi juga dihayati dan dicintai.

“Bukan hanya untuk diucapkan tetapi untuk dicintai,” katanya.

“Mari kita tekadkan pemuda bangsa yang bebas narkoba,” tukasnya.

Dalam kesempatan terakhir, Ketua Bakornas GMDM menyampaikan apresiasi yang sebesar-besar kepada semua Instansi dan masyarakat atas partisipasinya sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Saya Pemuda Indonesia, Saya Pancasila, Saya Benci Narkoba, NKRI Harga Mati,” seru Jefri dihadapan ratusan warga masyarakat.



Hadir dalam kegiatan ini dari beberapa elemen dan instansi antara lain, Pemuda Pancasila (PP), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Resimen Mahasiswa (Menwa), dan unsur masyarakat lainnya.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan akrobat dari pemuda-pemudi, pembacaan teks Sumpah Pemuda, tarian, Group penabuh drum anak-anak usia belasan tahun, dan pengibaran bendera merah putih sepanjang kurang lebih 100 meter.

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Ragam

Tim Drone UGM-BNPB Berhasil Potret Kawah Gunung Agung‎

Koranjurnal.co.id, Karangasem – Tim drone dari UGM dan BNPB berhasil menerbangkan drone untuk petakan puncak kawah Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali pada Kamis (19/10/2017). Empat kali penerbangan dilakukan untuk memetakan puncak kawah dan lereng Gunung Agung.‎

Tim beranggotakan 3 orang dengan membawa 2 unit drone Bufallo FX79 untuk ketinggian 4.000 meter dengan waktu terbang 1 jam.



Tim drone melakukan orientasi terbang dengan meluncurkan drone dari atas sepeda motor. Pada percobaan penerbangan pertama dilakukan di Desa Kubu. Drone terbang hingga ketinggian 2.900 meter. Tidak mencapai puncak karena gagal mencapai target k8etinggian yang ditentukan karena angin yang terlalu kencang atau turbolensi di lereng gunung.

Pada percobaan kedua, tim berpindah lokasi take off di lapangan Amlapura. Drone berhasil terbang di ketinggian 700 meter. Pemetaan lereng sisi tenggara Gunung Agung lebih kurang seluas 1.000 hektare.

Pada penerbangan ketiga, drone terbang borientasi di ketinggian terbang dan mencapai tinggi 3.995 meter. Selanjutnya pada penerbangan keempat drone terbang hingga ketinggian 4.003 meter. Drone berhasil melewati puncak Gunung Agung di 2 jalur penerbangan dengan lebar 600 meter.



Sebanyak 400 buah foto udara didapatkan dari 2 jalur ini dan selanjutnya akan dilakukan pembuatan model 3D (3 dimensi) kawah Gunung Agung sehingga analisis morfologi dan spasial bisa dilakukan dengan akurat.

Hasil pemotretan drone memperlihatkan rekahan di kawah Gunung Agung lebih luas dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya dari citra satelit Planet Scope (11/10/2017), rekahan kawah hanya terdapat di sisi timur di dalam kawah. Pada foto drone siang tadi menunjukkan bahwa rekahan kawah sudah lebih luas di sisi timur dalam kawah. Juga ada rekahan kecil di sisi tenggara. Asap solfatara keluar dari rekahan tersebut juga lebih tebal daripada sebelumnya.

Desakan magma ke permukaan masih berlangsung. Pantaun Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG pada 19/10/2017 antara pukul 12:00 – 18:00 WITA, secara visual teramati asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100-200 meter di atas kawah puncak. Kegempaan masih tinggi ditandai dengan tremor non-harmonik sebanyak 3 kali, gempa vulkanik dangkal 58 kali, gempa vulkanik dalam 104 kali dan gempa tektonik lokal 17 kali. Secara umum jumlah kegempaan mengalami penurunan. Status Awas (level 4). 

Drone tipe Bufallo FX79 ini adalah karya anak bangsa. Drone produk UGM yang saat ini masih terus dikembangkan risetnya dan pengembangannya. Kita layak untuk mengapresiasi produk nasional ini yang sekali diterbangkan berhasil terbang hingga ketinggian 4.000 meter di atas kawah Gunung Agung.  Tidak banyak drone yang mampu terbang hingga ketinggian di atas 3.000 meter. Sudah sepantasnya, Indonesia menjadi tuan rumah dalam iptek dan industri kebencanaan. Kalau bukan kita siapa lagi?

Sumber : Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎.

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Ragam

MURI Serahkan Sertifikat Rekor Dunia Terjun Tandem Satwa Kopassus

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Enam Peterjun Kopassus yang membawa satwa/anjing penyerang dalam demonstrasi terjun bebas militer (free fall) saat HUT ke 72 TNI 5 Oktober di Pelabuhan Dermaga Indah Kiat Merak Cilegon Banten menerima sertifikat piagam penghargaan dari Pendiri sekaligus Ketua Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI) Jaya Suprana di Lapangan Makopassus, Cijantung,  Sabtu (14/10/2017).

Piagam Penghargaan yang sama juga diterima dari Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara Terjun Payung (PORDIRGA) Nisfu Chasbullah, didampingi oleh Sekjen PORDIRGA Effendi Soen.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni tidak ketinggalan memberikan apresiasi secara khusus atas keberhasilan dan kesuksesan prajuritnya melaksanakan pemecahan rekor MURI ini.

Pemecahan rekor MURI tersebut telah diverifikasi saat gladi bersih HUT ke-72 TNI dan disaksikan langsung oleh Ketua MURI Jaya Suprana dan perwakilan MURI Triyono selaku Manajer Operasional MURI.

Bahkan sebelum pemberian piagam penghargaan dilakukan, Ketua MURI  Jaya Suprana, Direktur Utama MURI Ibu Alyawati Sarwono, Ketua PORDIRGA Nisfu Chasbullah dan Sekjen PORDIRGA Efendi Soen diberikan kesempatan untuk menyaksikan langsung demonstrasi para peterjun free fall beserta satwa/anjing penyerang dari ketinggian 8.000 feet yang mendarat sempurna di lapangan  upacara Makopassus Cijantung.

Terjun bebas militer (free fall) dengan membawa satwa/anjing penyerang sangat beresiko dan memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Terjun tandem seperti ini biasanya dilakukan peterjun dengan membawa manusia dalam satu payung. Teknik terjun payung tandem membawa satwa/anjing jauh lebih sukar dibandingkan dengan membawa manusia, karena peterjun harus memiliki ikatan emosional (bounding) dengan satwa/anjing yang dibawa untuk terjun.

Jika manusia bisa diatur maka satwa/anjing tidak bisa diatur seperti layaknya manusia. Selain itu, terjun bebas militer (free fall) sangat jauh berbeda dengan terjun static dan teknik pendaratan para peterjun pun memiliki kerawanan tersendiri ketika melakukan pendaratan.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni menyampaikan bahwa untuk mengukir rekor MURI terjun tandem Satwa K-9 tidak mudah karena harus memenuhi persyaratan yaitu berkualifikasi pawang satwa anjing K-9 dan peterjun tandem master dengan catatan minimal 500 kali jam terbang serta jenis satwa K-9 yang dibawa juga merupakan anjing penyerang yang harus dalam kondisi prima sehingga berdaya serang maksimal pada saat melaksanakan aksi serangan. 

“Kegiatan ini sebelumnya diawali dengan uji coba penerjunan individu pada latihan Tribuana Cakti XXI Kopassus tahun 2017 beberapa bulan lalu di Merauke pada materi terjun taktis Blind Jump Free Fall malam hari dengan kondisi gelap gulita,” tegas Danjen. 

Dikatakan Danjen Kopassus, untuk menjawab tuntutan tugas ke depan, kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan kembali dihadapkan dengan spektrum ancaman dan kerawanan-kerawanan di daerah tugas operasi, sehingga hasil evaluasi penerjunan harus menggunakan tandem Satwa K-9 untuk memberikan daya kejut saat mengatasi sasaran yang memiliki tingkat kesulitan tinggi bahkan membahayakan keselamatan peterjun.

Itulah sebabnya lanjut Danjen, para peterjun harus mampu menguasai dan menjinakkan satwanya, baik sebelum,  selama dan sesudah penerjunan, dilanjutkan dengan serangan aksi di sasaran. Hal tersebut menjadi tantangan yang tidak mudah bagi prajurit Kopassus yang telah melewati proses latihan yang keras, efektif dan efisien serta berhasil guna mendukung kegiatan infiltrasi baik siang maupun malam hari.

Pemberian apresiasi atas keberhasilan dan kesuksesan peterjun satwa/anjing penyerang ini digelar oleh Kopassus, diikuti dengan demonstrasi besar-besaran seperti HUT ke-72 TNI dengan menampilkan demonstrasi lainnya seperti demonstrasi serbuan gedung, demonstrasi Yong Moodo, merpati putih dan pawang ular, sebelum pendiri MURI melihat secara langsung para peterjun beserta satwa/anjing penyerang melakukan terjun dari ketinggian 8.000 feet.‎

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Ragam

Ditjen PAS Tanam 400 Pohon di Permukiman Pemasyarakatan Desa Ciangir

Koranjurnal.co.id, Tangerang – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM melakukan penanaman sebanyak 400 Pohon di area Permukiman Pemasyarakatan, Desa Ciangir, Kabupaten Tangerang, Jum’at (13/10/2017).

Permukiman Pemasyarakatan yang baru saja diresmikan pendiriannya oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dengan peletakan batu pertama pada Rabu (11/10) kemarin, Ditjen PAS menerapkan pola pembinaan warga Binaan Pemasyarakatan dengan konsep ramah lingkungan, manusiawi dan berbasis industri yang berada ditengah-tengah lingkungan pedesaan di Desa Ciangir Kabupaten Tangerang.

Dengan ditanami 400 pohon dari berbagai jenis tanaman buah seperti mangga, rambutan, duren, pete, sirsak, jambu, sukun dan lainnya, diharapkan daerah (Desa Ciangir) akan semakin ASRI.

“Keberadaan Permukiman Pemasyarakatan harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya, maka kami membawa misi pembangunan permukiman open camp (lapas terbuka) bagi warga binaan yang minimum risk (risiko) dengan konsep Go Green (ramah lingkungan). Penanaman 400 buah pohon ini salah satunya wujud kepedulian kami akan lingkungan,” tutur Sri Puguh Budi Utami, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM di lokasi lahan penanaman pohon.



Dalam kegiatan penanaman pohon, tampak warga masyarakat Desa Ciangir sangat antusias menyambut kegiatan penanaman pohon tersebut. Mereka beramai-ramai turut membantu menanam pohon. Selanjutnya, seusai menanam pohon, ibu-ibu masyarakat sekitar melaksanakan senam bersama dengan para pegawai Ditjenpas.

Pewarta : Anton

Categories
Militer Nasional Ragam TNI

997 Peserta Wisata Nusantara Bersatu Ikuti Upacara HUT ke-72 TNI

Koranjurnal.co.id, Cilegon – 997 orang peserta Wisata Nusantara Bersatu yang terdiri dari 730 siswa dari keluarga asuh prajurit TNI dan 267 siswa  berprestasi dari  SMP dan mahasiswa seluruh Indonesia mengikuti secara langsung upacara Peringatan HUT ke-72 TNI yang dipusatkan di Dermaga Indah Kiat, Cilegon Banten, Jawa Barat, Kamis (05/10/2017). 

Dengan menggunakan Kapal KRI Tanjung Nusanive dari Dermaga Tanjung Priok Jakarta, para peserta Wisata Nusantara Bersatu yang mengenakan ikat kepala merah putih tiba di Pelabuhan Merak Banten dan langsung menuju lokasi acara puncak peringatan HUT ke-72 TNI. 

Terpancar semangat dan keceriaan dari para peserta mengikuti kegiatan Wisata Nusantara Bersatu ini dan ingin segera menyaksikan upacara parade dan defile serta berbagai ketangkasan dan atraksi yang disuguhkan oleh prajurit-prajurit TNI dari ketiga Matra TNI.

Inilah kali pertama mereka menyaksikan secara langsung gelaran HUT TNI. Begitu pula antusias masyarakat di Kota Cilegon, Serang dan sekitarnya. Puluhan ribu masyarakat sejak pukul 02.00 WIB dini hari berbondong-bondong menuju Dermaga Indah Kiat untuk menyaksikan aksi-aksi terlatih dan profesional yang ditunjukkan para prajurit TNI serta melihat berbagai jenis Alutsista modern yang dimiliki TNI dan berkesempatan naik di atas Tank Leopard TNI AD pada sesi acara parade dan defile yang melintasi mimbar podium.

Peserta Wisata Nusantara Bersatu dengan prajurit TNI bersama sama naik tank Leopard melintasi depan podium acara yang disaksikan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI serta ribuan masyarakat. Foto: Ist/disp.

Sementara itu Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Widagdo usai pelaksanaan Upacara HUT ke-72 TNI mengatakan bahwa seluruh peserta Wisata Nusantara Bersatu terdiri dari para siswa dari keluarga asuh prajurit TNI pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan siswa berprestasi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengenalkan para siswa tentang tugas TNI menjaga kedaulatan NKRI sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara.

“Mereka adalah para siswa berprestasi yang terdiri dari mahasiswa  dan siswa SMP dari seluruh Indonesia. Tujuannya diadakan Wisata Nusantara Bersatu ini adalah untuk mempersatukan berbagai keragaman budaya dan memberikan pengalaman dan kebanggaan kepada mereka. Mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini terlebih dapat menyaksikan langsung perayaan HUT ke -72 TNI ini,” ujar Aster Kasad.

Setelah menyaksikan puncak acara HUT ke-72 TNI, para peserta Wisata Nusantara Bersatu kembali ke Jakarta menggunakan Kapal KRI Tanjung Nusanive untuk selanjutnya kembali ke daerah masing-masing.‎

Pewarta : Anton

Categories
Megapolitan Politik Ragam

Perisai Berkarya Gelar Nobar Film Penumpasan G30S PKI

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Organisasi Pagar Negeri (Perisai) Partai Berkarya menggelar nonton bareng (nobar) film penumpasan G30S/PKI di halaman Kantor DPP Partai Berkarya, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (30/09/2017).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Berkarya Nurchalis yang juga selaku ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa Perisai mengadakan nobar dengan tampilan berbeda.

“Malam ini ada video ucapan terimakasih kepada Jenderal Soeharto yang pada saat itu telah menjalankan tugas dengan baik dalam memberantas PKI dan mengutuk keras pengkhianatan PKI,” ujar Nurchalis kepada wartawan di lokasi acara.

Hal itu sekaligus membuktikan bahwa Bung Karno bukan hanya mendukung upaya pemberantasan G30S/PKI, tapi juga berterimakasih karena Pak Harto menjalankan tugas dengan baik.

“Alangkah indahnya ucapan terimakasih itu, menunjukkan kepada generasi muda kemesraan antar negarawan, harmonisnya dua tokoh bangsa dan kompaknya mereka menjaga NKRI yang kita cintai,” ujar Nurchalis.

Sementara itu Ketua Umum (Ketum) DPP Perisai Berkarya Tri Joko Susilo menegaskan sebagai sayap terdepan, secara atraktif, deklaratif dan proklamatif secara terus menerus mengawal agenda ketua dewan pembina bapak Tommy Soeharto selaku pembina Partai Berkarya dan Perisai Berkarya yang salah satu perhatian pak Tommy adalah membentuk karakter dan ideologi generasi muda dalam menjaga kelekatan antar elemen bangsa di rumah bersama NKRI.

“Pak Tommy seperti yg kita ketahui itulah sejarah yang sebenarnya di film itu. Pak Tedjo selaku ketua dewan pertimbangan partai dan lain lain juga sudah mengundang para purnawirnawan Jenderal, tokoh bangsa dan masyarakat termasuk masyarakat disekitar kantor DPP Partai Berkarya untuk hadir membangun kebersamaan menjaga Pancasila melalui nobar ini,” ungkap Tri Joko Susilo, S.H.



Hal yang unik lain di nobar ini, tambah Nurchalis, ada orasi para tokoh bangsa, Purnawirawan Jenderal dan tokoh-tokoh dari Papua yang menyatakan sikap dengan menyerahkan ribuan KTP untuk berjuang dan berkarya bersama Partai Berkarya diantaranya adalah ibu Iruth dari Papua dan pak Harjani yang juga mantan ketua Partai Gerindra di Kalimantan Barat yang akhirnya memilih menjadi Ketua Perisai Berkarya di Kalimantan Barat.

Sekjen Partai Berkarya berharap dengan acara ini Perisai Berkarya semakin dikenal oleh masyarakat, Partai semakin mendapat dukungan deklaratif untuk lolos verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan berharap masyarakat semakin waspada terhadap ideologi PKI.

Pewarta : Anton