Categories
TNI

Ini Pesan KSAL Saat Pimpin Sertijab Tiga Jabatan Strategis TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga jabatan strategis TNI AL yakni Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL), Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Laut (Kadisminpersal) dan Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Jum’at (10/02/2023).

Disampaikan oleh Kasal saat memimpin acara tersebut bahwa, serah terima jabatan merupakan perwujudan dari proses pembinaan personel secara berkesinambungan dan menyeluruh. Lebih lanjut Kasal berharap, melalui rotasi kepemimpinan, dapat menjadi momentum dalam upaya peningkatan pembinaan organisasi ke arah yang lebih baik.

Jabatan Gubernur AAL diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI Denih Hendrata kepada Brigadir Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan Korps Marinir. Jabatan Kadisminpersal diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Deni Herman kepada Laksamana Pertama TNI Ashari Alamsyah yang sebelumnya menjabat sebagai Danguspurla Koarmada III.

Serta jabatan Kadiskual diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Poedji Santoso kepada Kolonel Laut (S) Imam Subarkah, dimana sebelumnya merupakan Paban IV Progar, Staf Perencanaan Kasal.

“Terimakasih serta apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada para pejabat lama. Kepada para pejabat baru saya ucapkan selamat, saya percaya, dengan karakter, tekad, dedikasi dan pengalaman tugas di kedinasan sebelumnya, para pejabat baru akan mampu mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali: Roda Organisasi Tertumpu pada SDM

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk terus mengasah kemampuan prajurit, Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) menggelar latihan penyegaran menembak kualifikasi pistol, yang dilaksanakan sejak Rabu (01/02) sampai dengan Jumat (03/02) di Lapangan Tembak Antares, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.

Selama tiga hari, para peserta yang terdiri dari Tamtama, Bintara, Perwira hingga Perwira tinggi TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini mendapatkan materi penyegaran terkait teknik penggunaan senjata, hingga praktek dan uji penilaian.

Sejumlah materi diujikan guna mengukur keberhasilan latihan diantaranya menembak jarak 10 satu tangan, hingga 25 meter,  menembak reaksi 25 meter sikap tiarap dan jongkok, hingga menembak merunduk berjalan dari jarak 25 meter ke 10 meter.

Dari serangkaian materi yang diujikan, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, mencatatkan nilai tertinggi pada hasil uji materi menembak pistol di kelas Perwira Tinggi dengan rekapitulasi nilai 352 dengan kualifikasi istimewa.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, diberbagai kesempatan menegaskan bahwa salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Roda organisasi bertumpu pada SDM yang ada, oleh karena itu sebagai prajurit harus senantiasa memelihara profesionalisme dengan terus berlatih, agar kemampuan kita sebagai prajurit Jalasena terus terasah, dan siap digunakan kapanpun dibutuhkan,” ungkap KSAL.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Utamakan Penggunaan Produk Dalam Negeri 

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) bertekad dan berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menggalakkan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), dengan memberikan pemahaman dan instruksi kepada segenap jajaran TNI AL untuk mempromosikan penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi penggunaan produk impor dalam rangka bangga buatan Indonesia dan kemandirian Alutsista produksi dalam negeri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, pada acara Penandatanganan Kontrak Bersama TNI AL Tahun Anggaran 2023 di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/02/2023).

“Untuk itu, saya perintahkan kepada seluruh jajaran hingga satuan terbawah untuk mendukung program pemerintah dengan mendorong penyedia untuk memasukan produk barang dan jasa ke dalam etalase E-Katalog sektoral TNI AL, sehingga target dan cita-cita pemerintah dalam kemandirian industri dan meningkatkan perekonomian dapat terealisasi,” tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.

Lebih lanjut dikatakan Kasal bahwa langkah tersebut juga diambil guna mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional.

“Hal tersebut dilaksanakan guna menumbuhkan kemandirian bangsa dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global, sebagai wujud nyata membangkitkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia dalam mencintai dan menggunakan produk dalam negeri,” tandasnya.

Pada tahun ini penandatanganan kontrak TNI AL, diikuti sebanyak 26 Satuan Kerja, terdiri dari 94 kontrak yang meliputi pengadaan serta pemeliharaan Alutsista, pembangunan dan perbaikan Sarpras pangkalan, pembangunan sarana prasarana pendidikan, serta dukungan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP) untuk kebutuhan operasi.

KSAL secara interaktif dengan Kotama dan Satuan Kerja di luar Jakarta melalui video conference memberikan beberapa penekanan untuk dipedomani bagi Prajurit TNI AL khususnya yang terlibat dalam kegiatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, dimana salah satunya agar melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara tertib aturan untuk menghindari temuan dan pelanggaran. memahami ketentuan-ketentuan terbaru, sehingga dapat menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan.

Dalam kesempatan ini, kegiatan penandatanganan kontrak juga diikuti oleh Satuan Kerja di luar Mabesal yang terhubung melalui Video Conference. Selain Kasal, turut hadir para pejabat tinggi TNI AL antara lain, Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto, para Asisten Kasal, serta pejabat terkait lainnya.(disp)

Categories
Bencana TNI

TNI AL Bersinergi dengan Masyarakat Atasi Bencana Longsor di Manado

Koran Jurnal, Jakarta – Tampak sejumlah prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, TNI serta Polri bersama dengan masyarakat tengah membersihkan material serta mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (27/01/2023), dimana lokasi tersebut berdekatan dengan Markas Komando Lantamal VIII Manado.

Akibat peristiwa ini, tiga rumah tertimbun longsor serta empat warga menjadi korban jiwa, dan saat ini seluruhnya sudah berhasil dievakuasi. Dari keempat korban salah satu diantaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lantamal VIII Manado atas nama Jemy Moniaga berusia 53 tahun.

Saat berita ini diturunkan jenazah Jemy Moniaga sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Wahyu Slamet di Bitung Sulawesi Utara dengan menggunakan ambulans TNI Angkatan Laut.

Bencana longsor yang terjadi di Manado dipicu intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur Manado sejak Jumat pagi tadi. Akibatnya sejumlah wilayah tidak hanya terdampak longsor, namun juga terendam banjir. TNI, Polri beserta masyarakat terus berjibaku membersihkan lokasi dari puing-puing dibantu dengan alat berat.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL harus memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi dalam merespon segala kedaruratan yang terjadi pada misi perang maupun misi kemanusiaan yang terjadi di masyarakat. Untuk pemulihan fasilitas pangkalan yang terdampak bencana, KSAL, Laksamana TNI Muhammad Ali memprioritaskan pembangunan serta peningkatan fasilitas pangkalan dan ketersediaan hunian bagi prajurit TNI AL.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Laksda TNI Yayan Sofiyan Resmi Jabat Panglima Kolinlamil

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara serah terima sejumlah jabatan strategis di TNI AL, di lapangan Moeljono Silam, Mako Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/1/2023).

Adapun sejumlah jabatan strategis tersebut adalah jabatan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) dan Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska).

Dalam amanatnya, KSAL menyampaikan, bahwa kegiatan serah terima jabatan ini merupakan penyegaran Pimpinan untuk kaderisasi yang secara rutin dilaksanakan oleh suatu organisasi dalam rangka untuk mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional, modern dan tangguh.

Sebelum upacara serah terima jabatan Panglima Kolinlamil yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut dilaksanakan, Laksda TNI Agus Hariadi menyampaikan memorandum kepada penggantinya yaitu Laksda TNI Yayan Sofiyan di hadapan seluruh Pejabat Utama dan Kepala Satuan Kerja Kolinlamil di ruang rapat Panglima Kolinlamil.

Memorandum yang dibacakan oleh Laksda TNI Agus Hariadi berisi tentang kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, sedang dan akan dilaksanakan sesuai dengan program kerja Kolinlamil.

Dalam kesempatan tersebut, Laksda TNI Yayan Sofiyan selaku pejabat Panglima Kolinlamil yang baru bertekad untuk meneruskan kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh Laksda TNI Agus Hariyadi dan berkomitmen untuk mempertahankan segala pencapaian yang telah dibuat, bahkan meningkatkan demi kejayaan Kolinlamil dan TNI Angkatan Laut. Kepada seluruh pejabat Kolinlamil yang hadir dalam pembacaan memorandum, Laksda TNI Agus Hariadi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaannya atas dedikasi dan dukungan yang telah diberikan selama menjabat Panglima Kolinlamil dan berpesan agar mendukung sepenuhnya pejabat yang baru.(*)

Categories
Polhukam TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali Bilang Situasi Laut Natuna Utara Tidak seperti yang dibayangkan

Koran Jurnal, Jakarta – “Situasi Laut Natuna Utara khususnya yang berada di ZEEI kita ini tidak terlalu rawan seperti yang dibayangkan atau diberitakan. Sebetulnya situasi panas adalah yang dekat dengan perairan Kepulauan Spratly. Sedangkan di Laut Natuna Utara kendalanya adalah masalah penangkapan ikan Illegal oleh pihak asing”, ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali saat kegiatan Upacara Serahterima Jabatan sejumlah jabatan strategis di jajaran TNI AL bertempat di Lapangan Apel, Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan KRI Banda Aceh (BAC)- 593 yang sedang sandar di Dermaga Kolinlamil, Rabu (25/1/2023).

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa sebagian besar penangkap kapal ikan illegal tersebut berasal dari negara yang berbatasan dengan Indonesia, namun berkat diplomasi yang terus dilaksanakan akhirnya TNI AL dengan negara tetangga tersebut mengadakan pertemuan dan berhasil mencapai kesepakatan dalam penanganan permasalahan penangkapan ikan illegal tersebut.

TNI AL juga telah memberikan tindakan tegas terhadap kapal-kapal ikan illegal asing yang memasuki batas landas kontinen dengan melaksanakan penangkapan terhadap kapal-kapal tersebut. Selanjutnya kapal-kapal tersebut dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut seperti Natuna atau Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan.

Kasal juga menyampaikan bahwa dengan hadirnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang selalu melaksanakan patroli dan ditambah dengan pesawat udara TNI AL yang juga hadir untuk melakukan patroli udara maritim di wilayah perairan Natuna Utara tersebut, jumlah kehadiran kapal-kapal asing illegal yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Indonesia selama beberapa waktu belakangan ini turun dengan drastis.

Kehadiran Kasal di Mako Kolinlamil tersebut dalam rangka memimpin upacara sertijab beberapa Pejabat TNI AL. Untuk upacara sertijab para Komandan dan Pangkotama dilaksanakan di Lapangan Silam Mako Kolinlamil sementara sertijab para Pejabat Utama Mabesal dilaksanakan di atas geladak KRI Banda Aceh-593.

Adapun jabatan yang diserahterimakan di tank deck KRI BAC-593 adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli Kasal) dari Laksda TNI I.N.G. kepada Laksda TNI Tunggul Suropati, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal dari Laksda TNI Dr. Angkasa Dipua kepada Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani, dan sertijab Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Kasal dari Laksda TNI Tunggul Suropati kepada Laksda TNI Dwika Tjahja Setiawan.

Selain itu, sertijab Kepala Dinas Pengamanan dan Persandian Angkatan Laut (Kadispamsanal) dari Laksma TNI Liber Sihombing kepada Laksma TNI Yudhi Bramantyo, Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) dari Laksma TNI Maman Rohman kepada Laksma TNI Widiyantoro, Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksma TNI Widiyantoro kepada Kolonel Laut (T) Suryaman dan jabatan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut (Kadisjarahal) diserahterimakan dari Laksma TNI Eko Gajah Seno kepada Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo.

Sedangkan upacara sertijab para Komandan dan Pangkotama yang dilaksanakan di lapangan Mako Kolinlamil adalah sertijab Panglima Komando Lintas Laut Militer Angkatan Laut (Pangkolinlamil) dari Laksda TNI Agus Hariadi kepada Laksda TNI Yayan Sofiyan, Sementara itu, Laksda TNI Agus Hariadi akan menempati jabatan baru sebagai Pangkoarmada III menggantikan Laksda TNI Irvansyah yang dipromosikan menjadi bintang tiga sebagai Pangkogabwilhan I.

Kemudian Jabatan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) diserahterimakan dari Laksda TNI Dwika Tjahja Setiawan kepada Laksma TNI Imam Musani, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) dari Laksda TNI Edwin kepada Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dan terakhir Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) dari Laksma TNI Yudhi Bramantyo kepada Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Ketua MPR dan DPR RI, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Kepulauan Seribu – Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali mengangkat warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui prosesi Khas Prajurit Petarung Marinir yang dilaksanakan di Pulau Damar Kepulauan Seribu Jakarta Utara, Selasa, (24/01/2023).

Kali ini sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri mendapat kehormatan tersebut adalah Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.FA.

Pengangkatan sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai bentuk sinergitas yang merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI.

Selain Sinergitas, Pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir juga sebagai bentuk penghargaan kepada Pemimpin atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, disamping juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

Upacara Pembaretan tersebut ditandai dengan Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir yang disematkan oleh Inspektur Upacara Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.

Prosesi pembaretan diawali dengan pelaksanaan operasi amfibi dengan mengerahkan sejumlah alutsista dimana pasukan pendarat Marinir yang onboard di KRI Banda Aceh-593 di deploy menuju sasaran yang kemudian dilanjutkan dengan Bantuan Tembakan Udara (BTU) oleh 3 unit pesawat Tempur F-16 TNI AU, Bantuan Tembakan Kapal (BTK), masuknya gelombang pendaratan pasukan Marinir, penguasaan perimeter pantai dan bergabungnya para Pejabat Negara, TNI dan Polri dengan pasukan Marinir untuk mengikuti langsung perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat. Kemudian, setelah proses pembaretan para Pejabat menuju lokasi ramah tamah untuk menyaksikan demo rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan Teknik Terjun Tempur dan taktik Rubber Duck Operation.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL Ajak Komisi I Kunjungi Sarang Petarung Prajurit Brigif 2 Marinir 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengajak Anggota Komisi I DPR RI Efendi Simbolon menyaksikan langsung kesigapan para prajurit Sarang Petarung Brigif 2 Marinir Sidoarjo, Jawa Timur saat melaksanakan berbagai latihan demi mewujudkan prajurit yang profesional, modern dan tanggung sesuai harapan Kasal.

Berbagai Latihan disuguhkan dalam kunjungan kerja Kasal ke Mako Brigif 2 Marinir Kesatrian Marinir R Suhadi Gedangan Sidoarjo, Kamis (19/01/2023) kemarin seperti kontak drill, penyeberangan sungai dan serbuan, drill senjata bantuan Mortir 80, halang rintang dan rubber boat slalom.

Kunjungan KSAL ke Brigif 2 Marinir didampingi Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, Para Pejabat Utama Mabesal dan Para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya disambut langsung Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan dan Komandan Danbrigif 2 Marinir Kolonel Marinir I Gede Edy Supryadi. Kunjungan kerja Kasal sesuai dengan program prioritas Kasal, untuk mengetahui langsung kondisi satuan operasi baik personel yang professional, modern dan tangguh untuk melaksanakan tugas yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.

Rombongan KSAL dengan menggunakan Rantis P6 ATAV dan Rantis KIA diajak berkeliling melaksanakan tour facility dan mendapat penjelasan tentang situasi dan kondisi Kesatrian Marinir R Suhadi sarang petarung Prajurit Brigif 2 Marinir dari Komandan Pasmar 2 dan Komandan Brigif 2 Mar yang tentunya nantinya dapat dijadikan sebagai masukan dalam meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana dalam menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali: TNI AL Terus Penuhi Kebutuhan Sarpras Wujudkan Prajurit Profesional 

Koran Jurnal, Jakarta – “Kita akan terus melanjutkan upaya pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh prajurit dan operasional organisasi di seluruh jajaran. Tidak lain dan tidak bukan hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme prajurit sesuai dengan visi saya yaitu mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional dan tangguh dilatarbelakangi kemajuan teknologi modern.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat meresmikan Mako Koopskasel dan Submarine Fire Damage Control Trainer (SFDCT) yang akan digunakan untuk melatih, menjamin keamanan dan keselamatan operasi para awak kapal selam, yang bertempat di Komando Latihan (Kolat) Koarmada II Surabaya, Jawa Timur. Kamis (19/1/2023).

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Koopskasel secara berkesinambungan, diperlukan adanya Markas Komando Koopskasel sebagai sarana pelaksanaan Kodal maupun fungsi administrasi.

Mako Koopskasel merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi Koarmada RI dalam melaksanakan pengendalian operasi kapal selam secara efektif dan efisien. Tidak hanya itu Mako tersebut juga bertugas menjamin keamanan dan keselamatan operasi Kapal Selam. Sementara Fasilitas Submarine Fire Damage Control Trainer (SFDCT) berfungsi sebagai tempat untuk menyelenggarakan latihan dan kursus bagi awak Kapal Selam untuk memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah dan menanggulangi kondisi kedaruratan di kapal selam serta penyelamatan personil.

Fasilitas tersebut untuk melengkapi beberapa fasilitas yang telah dimiliki sebelumnya, yakni Submarine Control Simulator (SCS), Submarine Command Team Trainer (SCTT) dan Submarine Sonar Simulator (SSS). TNI AL juga akan melengkapi dengan Submarine Motor Propulsion Control Simulator (SMPCS), Submarine Escape Tank Trainer (SETT), dan Submarine Bridge Simulator (SBS). Peralatan tersebut berfungsi sebagai fasilitas dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang memiliki profesionalisme, modern, dan tangguh untuk pencapaian kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan operasional yang tinggi.

Mengakhiri sambutan, Kasal berharap dengan adanya Mako Koopskasel dan fasilitas simulator kapal selam ini akan meningkatkan profesionalisme dan kemampuan para prajurit Hiu Kencana, sehingga mampu menjawab tuntutan tugas di masa mendatang baik individu maupun teamwork dan juga sebagai sarana untuk memfasilitasi pelatihan awak kapal selam yang sedang tidak melaksanakan tugas operasi. Dengan kemampuan yang semakin terasah dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada, maka pencapaian peningkatan profesionalisme prajurit bisa tercapai.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali: Hari Dharma Samudera, Jadi Gambaran Loyalitas Prajurit Jalasena

Koran Jurnal, Jakarta – “Pertempuran Laut Aru yang terjadi 61 tahun lalu pada 15 Januari 1962 adalah gambaran loyalitas, militansi Prajurit Jalasena sejati dalam gelombang diplomasi politik berbangsa dan bernegara”. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, seusai memimpin peringatan Hari Dharma Samudra di atas KRI Banda Aceh-593, di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Senin (16/01/2023).

Dalam kesempatan itu, pemimpin TNI AL tersebut menyampaikan ucapan selamat Hari Dharma Samudera kepada seluruh prajurit TNI AL dimanapun berada dan bertugas.

“Selamat memperingati Hari Dharma Samudera 2023, Kita wujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hantaman gelombang laut takkan berhenti, demikian juga perjuangan bangsa maritim yang besar terus berkobar dari generasi ke generasi,” ucap KSAL.

Tercatat dalam sejarah Indonesia, sejumlah pertempuran laut yang penuh heroisme telah terjadi sejak kemerdekaan RI pada 1945. Puncaknya pada tanggal 15 Januari 1962 terjadi pertempuran di Laut Aru dalam perjuangan membebaskan Irian Barat, dimana dalam peristiwa tersebut telah gugur putra-putra terbaik bangsa ABK RI Macan Tutul serta Komodor Yos Sudarso yang berada di kapal tersebut.

Selanjutnya momentum tanggal 15 Januari pada setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Dharma Samudera, untuk mengenang kepahlawanan dan pengorbanan para patriot dalam perjuangan demi membela kehormatan dan harga diri bangsa.

“Tentunya ini memberikan gambaran betapa heroiknya peristiwa pertempuran di Laut Aru dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia khususnya di laut, dan peristiwa ini menggugah para pemuda untuk meneruskan perjuangan dalam mempertahankan kedaulatan negara di laut NKRI,” ungkap Laksamana Muhammad Ali.(disp)