Categories
Kesehatan TNI

Peduli Covid-19, Koarmada I Sambangi Flat TNI AL Marunda

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di lingkungan keluarga TNI Angkatan Laut, Tim Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam Wabah Covid-19 Koarmada I dipimpin oleh Aspotmar Koarmada I Kolonel Laut (KH) Iwan Kuswanto selaku Dansatgas didampingi Kadispotmar Koarmada I menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada warga Flat TNI AL Marunda, Jalan Sungai Tiram RT 10 RW 04 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/08/2020).

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis dari Kadispotmar Koarmada I Kolonel Laut (KH) Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr (Hanla) kepada Ketua RT 10 Flat TNI AL Marunda Peltu Mar Hadi Wahyono.

Pada kesempatan tersebut, Kadispotmar Koarmada I menghimbau kepada penghuni Flat TNI AL Marunda agar senantiasa menjaga kebersihan dan kekompakan agar terjalin solidaritas, serta menjaga sarana dan prasarana yang ada di lingkungan flat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dari pimpinan TNI AL kepada keluarga prajurit dalam menanggulangi penyebaran wabah Covid-19,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada warga Fat TNI AL Marunda yaitu 6 unit tempat cuci tangan, 4 unit sprayer elektrik 16 liter, 20 buah sprayer manual 2 liter, 10 jerigen disinfektan cair, 8 unit thermo gun, dan 500 buah masker.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker kepada penghuni flat yang kedapatan tidak menggunakan masker dan melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik diantaranya fasilitas taman bermain, tempat parkir, mushola, dan gedung flat.(disp/red)

Categories
Militer Polisi Ragam TNI

Peduli Covid-19, Alumni AKABRI 89 Distribusikan 22.550 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak

Koran Jurnal, Jakarta – Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, sekarang dipisah menjadi Akmil dan Akpol) angkatan tahun 1989 menggelar bakti sosial Pengabdian TNI-Polri AKABRI 89 dengan tema “Hidup Produktif & Aman COVID-19”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendistribusian 22.550 paket Sembako, yang merupakan hasil sumbangan alumni AKABRI 89 dari seluruh Indonesia, untuk masyarakat terdampak COVID-19. Paket Sembako ini akan disalurkan ke 18 wilayah di Jakarta (Pusat, Barat, Selatan, Utara, dan Timur), Bekasi (Kota dan Kabupaten), Depok, Tangerang (Kota, Selatan, dan Kabupaten), Bogor (Kota dan Kabupaten), Kepulauan Seribu, Cianjur, Subang, Purwakarta, dan Serang.

Adapun sasaran pendistribusian adalah masyarakat yang terkena PHK akibat pandemi COVID-19, marbot masjid, panti jompo, panti asuhan, pesantren, yatim piatu, ojek online dan pangkalan, kaum sisabilitas, Manusia Gerobak, masyarakat yang tidak bisa mudik, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, dan tenaga medis.

“Kami menjalankan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan. Semoga pendistribusian sembako alumni AKABRI angkatan 89 dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI, Mayjen TNI Rudianto, selaku Ketua Alumni AKABRI 89 atau yang biasa disebut juga Altar 89.

Pernyataan tersebut disampaikan Mayjen TNI Rudianto usai memimpin pelaksanaan Apel Baksos Alumni AKABRI 89 di Lapangan Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis 11 Juni 2020, sebagai tanda awal dimulainya pendistribusian paket Sembako.

Hadir dalam apel tersebut alumni AKABRI 89 dari empat matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, dan Polri, di antaranya Mayjen TNI Eko Margiono (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Heri Wiranto (Aspers Kasad), Mayjen TNI Suharyanto (Sesmil Pres), Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat (Deputi Bidang Opslat Bakamla RI), Marsekal Muda TNI Andyawan Martono Putra (Asrena Kasau), Komjen Pol Agus Andrianto (Kabaharkam Polri), dan Irjen Pol Risyapudin Nursin (Kakorbinmas Baharkam Polri).(bmb/red)

Categories
Daerah TNI

Antasena 96 Peduli, Kontribusi Lain Alumni Akmil Perangi Lawan Virus Covid-19

Koran Jurnal, Papua – Penyebaran Virus Covid-19 yang begitu cepat menginspirasi berbagai komponen bangsa, diantaranya Alumni Akmil 1996 untuk membantu pemerintah dengan mendonasikan ribuan masker di beberapa rumah sakit darurat yang merawat pasien Covid-19.

Itu disampaikan Ketua Paguyuban Alumni Tidar 1996 (Antasena 96) Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan dalam rilisnya, Papua, Sabtu, (16/05/2020).

Diungkapkan Hengki, di sela-sela tugasnya sebagai prajurit, lulusan Akmil 1996 atau Antasena 96 tergerak secara sosial untuk membantu pemerintah memerangi penyebaran virus Corona dengan mendonasikan ribuan masker ke beberapa rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

“Diantaranya, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 di Pulau Galang Batam.” ujar Hengki.

Menurtnya, rekan-rekan Alumni Akmil 1996 termasuk keluarganya merupakan bagian kecil dari komponen bangsa yang ingin terlibat secara sosial dalam memerangi COVID 19, khususnya rumah sakit yang merawat pasien terinfeksi virus Corona.

Selain kepedulian kepada tenaga kesehatan yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID 19, tekad paguyuban Antasena 96 ini merupakan dukungan kepada pemerintah dalam hal sosialiasi penggunaan masker non medis atau yang terbuat dari katun.

“Dalam beberapa literatur yang kami ketahui, diantaranya website milik TNI AD (tniad.mil.id), diterangkan bahwa penggunaan masker kain pun cukup efektif dalam mereduksi penyebaran virus.Tercatat disana, beberapa negara berhasil meredam virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China,” tegas Hengki yang juga pernah menjadi staf pribadi Wakasad di tahun 2015-2018 itu.

Dengan yang dilakukannya itu, mewakili keluarga besar Paguyuban Antasena 96, Hengki berharap agar masyarakat juga semakin peduli untuk menggunakan masker non medis dalam aktifitas keseharian.

“Masker medis ataupun jenis N95 sangat dibutuhkan para tenaga medis saat merawat pasien. Kalau kita saat ini, sepertinya masih cukup menggunakan masker kain, apalagi telah diuji oleh para ahli bahwa (masker kain) cukup efektif,” terang Hengki.

Selain masker, menurut mantan Danbrigif 15/Kujang II, sebagai bagian dari paguyuban Antasena 96 beberapa rekannya juga berinisiatif membantu menyediakan face shield bagi tenaga kesehatan maupun pasukan TNI AD yang mengamankan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalbar.

“Face shiled yang dibuat rekan kami, Kolonel Cpl Oscar (Kapaldam XII/Tpr) sederhana, menggunakan bahan yang ada sekitar di kita. Secara di jumlah, kami rasa bisa membantu tenaga kesehatan dan Satgas Pamtas di Kalbar,” ujar Hengki tanpa mau menyampaikan jumlah rinci keseluruhan bantuan yang disalurkannya.

Selain membagikan masker ke rumah sakit, Antasena 96 juga mendistribusikan sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID 19.

“Tidak banyak, sembako yang dibagikan ke warga-warga yang kurang beruntung, seperti mereka yang di sekitar wilayah Cianjur dan Bogor. Situasi saudara-saudara kita tidak hanya memerlukan empati tapi juga kepedulian dari kita semua,” kata Hengki yang juga pernah menjabat sebagai Danbrigif PR 17/Kujang I.

“Tidak saja pemerintah, TNI, Polri maupun tenaga kesehatan, untuk pencegahan COVID 19 bisa dilakukan oleh setiap individu, yaitu dengan disiplin menjaga pola hidup yang sehat dan bersih,” ujarnya optimis.

Kepedulian Paguyuban Antasena juga mereka berikan kepada keluarga para pelatih Taruna Akmil, berupa paket data untuk anak-anak mereka yang belajar di rumah serta hand sanitizer.

“Selain paket data untuk anak-anak pelatih di Akmil, kita juga ingin agar almamater di Lembah Tidar bisa terhindar dari virus COVID-19, maka kita bagikan hand sanitizer bagi para pelatih yang bersentuhan langsung dengan adik-adik taruna Akmil,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
Jurnal Lain-lain Ragam

Peduli Dampak Covid-19, INSAN Bagikan Paket Sembako kepada Pekerja Lepas Harian

Koran Jurnal, Jakarta – Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia mengubah perekonomian di segala lini. Masyarakat dari semua kalangan pun turut merasakan dampaknya. Para alumni kampus dan lintas profesi dari INdonesia SAtu Nusantara (INSAN) melakukan aksi peduli terhadap sesama berupa penyaluran bantuan sembako sebanyak 100 paket kepada masyarakat yang menjadi pekerja harian lepas dengan berbagai latar profesi di sektor informal.

“Ini bentuk kepedulian kami untuk membantu kepada saudara-saudara kami. Mereka antara lain, penjaga pintu kereta, pengemudi ojol (ojek online), pemulung, tukang sampah, tambal ban dan para pekerja galian yang berada di wilayah DKI Jakarta, “ kata Ayub, Kepala Divisi Bidang Usaha dan Pengembangan INSAN, Minggu (10/05/2020) kemarin.

Kegiatan berbagi kasih ini dilakukan dengan membagikan Paket sembako berupa beras, gula pasir, minyak goreng, telur, kecap manis dan teh celup ini digelar di beberapa kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Lebih lanjut, Ayub mengatakan di tengah kondisi pandemi dan tidak menentu seperti sekarang, sikap solidaritas warga secara swadaya dan saling membantu lintas agama, suku dan golongan menjadi penting dikedepankan di masyarakat.

“Masyarakat yang merasa mempunyai kehidupan lebih mapan, maka ia bisa membantu tetangga dan masyarakat sekitarnya yang kurang beruntung. Ini adalah bentuk dukungan kami juga kepada pemerintah dalam membangun semangat solidaritas nasional sebagai warga yang memiliki kepedulian sosial,” tambah Ayub.

Ayub berharap, semoga kegiatan aksi sosial ini bisa sedikit meringankan masyarakat di tengah pandemic.

“Semoga ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan kesulitan sebagian warga di tengah pandemic saat ini,” harapnya.

Kegiatan kemanusiaan Peduli Kasih melalui sembako ini telah berlangsung dua kali dan akan satu kali lagi hingga jelang hari raya Idul Fitri di beberapa area lainnya di wilayah DKI Jakarta.(ab/red)

Categories
Megapolitan Transportasi

Kantor OP Tanjung Priok Jakarta Utara Peduli Wartawan Pelabuhan

Koran Jurnal, Jakarta – Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok Jakarta Utara menggelar pertemuan dengan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Senin (27/04/2020).

Pertemuan dengan mengangkat tema OP Peduli, selain membahas berbagai persoalan seputar kawasan pelabuhan akibat dampak pemberlakuan penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) oleh Pemprov DKI Jakarta juga sebagai upaya mempererat hubungan antara Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dengan awak media atau wartawan, khususnya Forwami di tengah wabah covid-19 dan bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah.

OP Peduli dengan puluhan wartawan pelabuhan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Jece Julita Piris, dengan tetap menjalankan protokol pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Wartawan yang telah meluangkan waktunya untuk hadir hari ini. Keadaan saat ini cukup memprihatinkan, dengan adanya wabah covid-19, semua profesi dan aspek terdampak tak terkecuali rekan Wartawan. Semoga musibah wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir,” ucap Jece.

Jece menyampaikan selama wabah Covid-19 bahwa pihaknya terus monitoring operasional pelabuhan dan arus barang dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kesempatan sama, selaku Kepala Kantor OP Tanjung Priok, Jece juga memperkenalkan Kepala Bagian Tata Usaha Inayatur Robbany dan Kepala Subbagian Hukum dan Humas Gita Andreswari beserta jajarannya kepada puluhan wartawan yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Kepala Bagian Tata Usaha Inayatur Robbany menyampaikan harapannya dengan sinergi dan kerjasama yang sudah terbangun baik selama ini terhadap para wartawan agar dapat lebih ditingkatkan lagi.

Hal senada juga disampaikan Gita Andreswari selaku Kepala Subbagian Hukum dan Humas OP Tanjung Priok. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua Wartawan Forwami yang selama ini telah menginformasikan dan mempublikasikan, segala sesuatu yang terkait Pelabuhan Tanjung Priok khususnya OP Tanjung Priok.

Sementara itu, Ketua Forwami, Ire Djafar dalam kesempatan yang sama mengungkapkan terima kasih atas perhatian dari Kepala OP Tanjung Priok kepada Wartawan yang setiap hari meliput berita di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Saya atas nama Forwami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh OP Tanjung Priok. Kami berharap kedepannya bisa lebih meningkatkan sinergi dalam menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan Pelabuhan Tanjung Priok,” pungkasnya.(red)

Categories
Kesehatan

Kementan Dukung Penanganan Wabah Virus Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 telah ditetapkan sebagai masalah kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, ini merupakan salah satu prioritas utama kita di Kementan, termasuk di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ungkap I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan di Jakarta, Jum’at (10/04/2020).

Lebih lanjut, Ketut juga menyampaikan bahwa dalam upaya tanggap darurat tersebut, diperlukan juga dukungan optimal terhadap laboratorium kesehatan dalam mendiagnosa sampel COVID-19 secara cepat dan tepat.

Menyikapi hal tersebut, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyatakan kesiapan dukungan laboratorium veteriner apabila dibutuhkan untuk membantu pemeriksaan sampel.

“Kementan melalui unit pelaksana teknis (UPT) laboratorium veteriner di seluruh Indonesia siap apabila diperlukan untuk membantu,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa jejaring laboratorium veteriner di lingkup Kementan telah menerapkan manajemen biorisiko (biosafety dan biosecurity), yang bertujuan melindungi tenaga kesehatan hewan dan teknisi laboratorium dari agen penyakit yang mungkin menginfeksi selama pengujian dilakukan.

“Laboratorium veteriner kita memiliki kemampuan pengujian deteksi material genetik virus dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) serta terakreditasi ISO/IEC SNI 17025,” tambah Dirjen PKH.

Lanjut Ia menerangkan bahwa dari segi standar keamanan laboratorium (Biosafety Level/BSL), laboratorium veteriner di lingkup Kementan merupakan laboratorium dengan BSL tingkat 2, 2+, bahkan ada yang berskala BSL 3.

Menyikapi kebutuhan APD yang meningkat tajam di fasilitas kesehatan manusia, laboratorium veteriner di lingkup Ditjen PKH di seluruh Indonesia telah memberikan donasi persediaan APD ke dinas kesehatan atau fasilitas kesehatan di wilayah kerja masing-masing.

Adapun secara simbolis, acara serah terima bantuan Kementan kepada Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) dilaksanakan secara daring di Jakarta, Rabu (08/04).

Menurut Ketut, hingga Jumat (03/04/2020) sebanyak 1.220 set APD lengkap, 620 unit masker N95, 520 unit google pelindung mata, dan 600 pasang sarung tangan, telah didonasikan ke berbagai fasilitas kesehatan guna mendukung penanganan COVID-19.

“Jejaring laboratorium veteriner juga telah mendonasikan 12.600 tabung Viral Transport Media (VTM), 250 unit swab steril, reagensia PCR berupa QIAamp Viral RNA mini kit untuk 50 reaksi, serta Viral Nucleid Acid Extraction kit II untuk 200 reaksi,” imbuhnya.

Ia menuturkan bahwa memang dari segi jumlah bantuan tersebut memang tidak besar, namun ia berharap bantuan itu dapat memberi kontribusi dalam penanganan wabah COVID-19 dengan wadah One Health.

Sementara itu, Dirjen P2P, Kemenkes,
Achmad Yurianto menyampaikan apresiasinya kepada Kementan atas bantuan yang diberikan. Ia juga menyampaikan bahwa ke depan desentralisasi pemeriksaan Covid 19 sangat penting, oleh karena itu ia berharap untuk bisa memanfaatkan kapasitas uji yg dimiliki unit pelaksana teknis (UPT) Kementan yakni BBVet/BVet untuk membantu Kemenkes.

“Mengenai teknis pelaksanaannya nanti kita segera diskusikan agar dapat segera dilaksanakan,” tambahnya.

Hal itu disambut baik oleh Kementan melalui Dirjen PKH, yang menyebutkan bahwa enam dari delapan BBVet/BVet siap untuk melaksanakan pemeriksaan tersebut apabila mendapatkan penugasan.

“Nanti kita koordinasikan juga kemungkinan pelibatan laboratorium karantina pertanian dan juga milik litbang pertanian,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Nasional

PJI Beri Bantuan dan Carikan Tempat Evakuasi Untuk Jaksa Terdampak Bencana Gunung Agung Karangasem Bali

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Bidang Komunikasi dan Media massa Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Masyhudi mengatakan, PJI memberikan bantuan dana untuk membantu evakuasi dan juga mencarikan tempat penampungan bagi para pegawai (Jaksa) di Karangasem, Bali.
‎
“Kami menyediakan dua rumah berikut makanan kecil yang sementara digunakan untuk penampungan para pegawai kejaksaan yang bertugas di Karangasem,” kata Masyhudi saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kepedulian PJI terhadap para Jaksa terdampak bencana Gunung Agung dalam acara Media Gathering PJI-Peduli yang diadakan di kantor Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jum’at (06/10/2017).

Kejadian bencana Gunung Agung di Karangasem, Bali dan ditetapkannya status Gunung Agung menjadi level awas serta juga ditetapkannya kawasan rawan bencana (KRB) oleh pemerintah setempat, menjadi keprihatinan bagi penduduk dan masyarakat sekitar wilayah tersebut. Dampak bencana tersebut juga membuat sejumlah tempat aktivitas lembaga dan institusi pemerintahan, tidak kecuali kantor Kejaksaan berikut para pegawai yang berdomisili di sekitar kawasan tersebut turut di evakuasi. 

Terkait berapa dana bantuan yang diberikan oleh PJI, Masyhudi yang didampingi Kepala Bidang SDM PJI, Ali Mukartono dalam acara tersebut enggan menyebutkan besarannya.  Dia mengatakan, hal tersebut tidak perlu disampaikan. “Intinya setiap ada bencana, PJI selalu peduli untuk para Jaksa yang daerahnya terkena bencana,” jelas Masyhudi yang juga menjabat Wakil Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Keberadaan organisasi Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) sejak 15 Juni 1993 dan telah berbadan hukum ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi Korps Adhyaksa yang dapat menjembatani kepentingan para Jaksa di seluruh Indonesia.

Pewarta : Anton