Categories
Megapolitan

Korem Wijayakarta Distribusikan Air Bersih untuk Warga Bekasi yang Alami Kekeringan

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk mengatasi dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan krisis air bersih di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Korem 051/Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank yang memuat 55 ribu liter air bersih, bagi Desa Wibawamulya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 329 titik mengalami kekeringan. Lokasi tersebut tersebar di 50 desa yang berada di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Dari 329 titik kekeringan, Kecamatan Cibarusah menjadi wilayah dengan jumlah titik terdampak terbanyak, yakni 89 titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah di Cibarusah adalah Desa Wibawamulya.

Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat, mengatakan distribusi air bersih dilakukan menyusul terjadinya kekeringan hingga krisis air bersih di wilayahnya.

“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Danramil 051 Wijayakarta, water tank TNI AD akan menyambangi 50 desa di Kabupaten Bekasi, untuk menyalurkan air bersih gratis bagi warga, kata Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat, kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Untuk hari ini, lanjut Sudrajat, penyaluran air bersih dilakukan di empat titik yang menjangkau kurang lebih 3200 warga, di Desa Wibawamulya.
Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

“Air bersih ini kami salurkan ke empat titik dengan jumlah penerima manfaat sekitar 200 KK di tiap titiknya,” jelas Serka Sudrajat.

Bantuan air bersih yang di inisiasi Korem 051 Wijayakarta, disambut antusias oleh masyarakat yang terdampak krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.

Salah satunya Sami, warga Desa Wibawamulya yang mengungkapkan bahwa dirinya dan masyarakat desa sudah mengalami krisis air bersih.

“Sudah satu bulan lebih enggak punya air. Biasanya ambil air dari sumur, tapi kering. Terus kita ambil air ke kobak (mata air), tapi kering juga,” ujar Sami.

Kekeringan di wilayahnya tersebut membuat Sami dan warga lainnya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terpaksa membeli air dari pedagang keliling.

Namun, dengan adanya bantuan air bersih dari Korem 051 Wijayakarta, Sami mengaku sangat senang karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air.

“Alhamdulilah, sekarang kita gak usah beli air lagi. Sekarang sudah ada bantuan air bersih dari Bapak ABRI (TNI). Terimakasih Pak” pungkasnya.

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan krisis air bersih yang melanda Desa Wibawamulya dapat teratasi sehingga aktivitas sosial ekonomi masyarakat berjalan normal kembali.(***)

Categories
Olahraga Polisi TNI

Sinergitas TNI-Polri, Pangkoopsud I Ikut Olahraga Bersama

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Koopsud I Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., didampingi Asisten dan beberapa pejabat Koopsud I mengikuti olahraga bersama di Kodam Jaya, Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Olahraga bersama dalam rangka menguatkan tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas TNI-Polri dikemas dalam pertandingan bola kaki antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya dan Koopsud I.

Pada kesempatan itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan menuturkan bahwa kegiatan olahraga yang dilaksanakan ini sangat penting untuk menjaga kebugaran dan memperkuat stamina, terlebih untuk silaturahmi.

Sepak bola persahabatan yang diikuti Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Suyudi Ari Seto dan Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., serta pejabat utama dari ketiga instansi tersebut digelar dengan durasi waktu 2 kali 45 menit.

Mengakhiri olahraga bersama TNI-Polri hari ini, Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya mewakili Wakapolda Metro Jaya dan Pangkoopsud I sepakat dan bertekad untuk bersama-sama mewujudkan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya.(pen)

Categories
Megapolitan Polisi TNI

Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar Gabungan Bersama Pemprov DKI dan Kodam Jaya

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohammad Hasan memimpin apel patroli gabungan skala besar di Cawan Barat Monas Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2023) malam.

Tujuan dilaksanakan patroli gabungan ini adalah untuk menjaga dan menciptakan situasi Jakarta yang aman dan kondusif. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Para Pejabat Utama dan Kapolres Metro Jakarta Pusat, serta para Pejabat dari Kodam Jaya dan Pemda DKI Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan bahwa kegiatan patroli skala besar gabungan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarkat Jakarta.

Selanjutnya, Karyoto menghimbau kepada masyarakat Jakarta khususnya anak-anak muda agar tidak begadang, nongkrong sampai larut malam, yang bisa menyebabkan keributan dan permasalahan lainnya.

Ditegaskan Kapolda, Jakarta yang aman dan kondusif adalah tanggung jawab kita bersama.

“Bahwa rasa aman dan nyaman itu bukan hanya kami yang menciptakan tetapi semua masyarakat serta aparat yang berkolaborasi, kalau kita sama-sama bertanggung jawab Insyaallah Jakarta akan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan kriminal yang bisa merugikan masyarakat.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat untuk mentaati semua aturan, untuk tidak melakukan tindakan-tindakan kriminal yang merugikan masyarakat,” ucap Heru Budi.

“Tentunya Polda Metro Jaya, Pemda DKI Jakarta, dan Kodam Jaya akan memberikan pelayanan kemanan yang terbaik bagi masyarakat DKI Jakarta,” imbuhnya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohammad Hasan menyampaikan bahwa Kodam Jaya akan mendukung Kepolisian dan Pemda DKI untuk menjaga keamanan Jakarta.(*)

Categories
Polhukam TNI

Mayjen TNI Mohamad Hasan Resmi Menjabat sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Mayjen TNI Mohamad Hasan resmi menjabat Pangdam Jaya/Jayakarta, menggantikan Mayjen TNI Untung Budiharto, yang akan memasuki masa purna bakti.

Acara serah terima jabatan Pangdam Jaya dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad , Jakarta, Jum’at (24/3/2023).

KSAD dalam amanatnya menyampaikan, Kodam Jaya/Jayakarta dan Kodam Iskandar Muda merupakan Kotama Kewilayahan yang mengemban tugas sangat strategis dalam memelihara stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing.

“Pada era keterbukaan informasi dan kebebasan saat ini, konflik sosial marak terjadi di wilayah khususnya memasuki tahun politik seperti tahun ini. Oleh karena itu, Kodam Jaya sebagai Barometer pengamanan di Indonesia harus dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak ragu-ragu dalam bertindak terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, sehingga dapat berpengaruh positif terhadap keamanan Ibu Kota sebagai Barometer politik nasional serta menjadi acuan bagi satuan-satuan di daerah karena lokasinya yang strategis,” ujar KSAD dalam siaran pers Dispenad, Jum’at (24/3/2023).

Selain jabatan Pangdam Jaya, ditempat sama, jabatan Pangdam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Mohamad Hasan juga diserahterimakan kepada Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, yang sebelumnya menjabat Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad.

Dalam kesempatan itu, KSAD meminta Kodam Iskandar Muda untuk meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan. Perbatasan merupakan wilayah yang rentan terjadi tindak kejahatan transnasional seperti penyelundupan senjata dan narkoba, perdagangan manusia, pembalakan dan pertambangan liar serta penjualan sumber daya alam ilegal lainnya.

“Selain itu, pengamanan yang maksimal di perbatasan termasuk di pulau-pulau terluar dapat mencegah terjadi tindak kejahatan tersebut sekaligus mencegah masuknya kelompok radikal bersenjata yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan politik nasional, ” pinta KSAD.

KSAD berpesan, agar jajaran Kodam berupaya menciptakan iklim yang kondusif melalui komunikasi, dialog dan interaksi yang intensif, serta konstruktif bersama aparat terkait dan segenap komponen masyarakat, dengan membangun naluri dan kepekaan sosial yang tinggi dilandasi semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Ciptakan sinergi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait, dengan melibatkan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Lakukan pendekatan dengan tulus kepada masyarakat, melalui cara-cara yang humanis, maupun norma dan budaya yang berlaku, serta hindari segala bentuk kekerasan, tindakan sewenang-wenang maupun arogansi yang akan merugikan diri pribadi, nama baik satuan, maupun TNI AD,” tegas KSAD.

Sertijab dua pejabat Pangdam tersebut, juga dilaksanakan serah terima Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya/Jayakarta serta Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda serta penyerahan cinderamata dari Kasad kepada Mayjen TNI Untung Budiharto beserta istri dan Mayjen TNI Mohamad Hasan beserta istri.(*)

Categories
Kesehatan Megapolitan

PPKM Darurat di Jakarta Mulai 3 Juli 2021, Kapolda Metro: Penyekatan dan Pembatasan Mulai Pukul 00.00 WIB

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah pusat resmi memutuskan pemberlakuan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat Jawa-Bali tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Untuk menyesuaikan putusan tersebut, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya/Jayakarta dan Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan langkah dan strategi dalam penanganan Covid-19 dengan melakukan penyekatan dan pembatasan sosial lebih ketat di wilayah DKI Jakarta yang mulai diterapkan pada Sabtu 3 Juli 2021 dini hari pukul 00.00 WIB.

“Nanti malam akan ada penyekatan, pembatasan, penegakan hukum, pengawalan rumah sakit, peningkatan pelayanan rumah sakit akan kami kerjakan bersama-sama,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kepada wartawan seusai apel gelar pasukan dalam rangka operasi Kontijensi “Aman Nusa II Penanganan Covid-19 bersama jajaran TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta, di lapangan Presisi Ditlantas PMJ, Jakarta, Jum’at (2/7).

Dijelaskan bahwa apel gelar pasukan itu dilakukan usai Forkopimda DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi terkait pemberlakuan PPKM Darurat. Hadir dalam apel gelar pasukan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Asri Agung Putra dan sejumlah pihak terkait.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan dampak. Suasana sekarang memang sedang genting dan darurat,” ujar Fadil didampingi

Ditambahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  mengatakan saat ini kondisi Ibu Kota sedang dalam keadaan darurat Corona. Dia meminta warga Jakarta tak keluar dari rumah.

“Pesan pada seluruh masyarakat Jakarta, bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar,” ujar Anies.

Anies menuturkan, jika tidak ada hal mendesak, warga diminta tetap diminta di rumah. Dia juga mengatakan mulai nanti malam akan ada pembatasan di sejumlah jalan Jakarta.

“Akan ada pembatasan ruang mobilitas, dan itu artinya jalan-jalan mulai nanti malam akan ada penutupan kampung-kampung, wilayah yang di sana terjadi kasus cukup tinggi biasa disebut zona merah oranye di situ ada pembatasan mobilitas,” kata Anies.(red)

Categories
Megapolitan Polhukam

Polda Metro dan Kodam Jaya Gelar Apel Pasukan Antisipasi Demo Susulan Menolak UU Cipta Kerja

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro dan Kodam Jaya melakukan apel gelar pasukan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa susulan menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, apel ini dilakukan sebagai bentuk sinergitas untuk memantau pergerakan dan menciptakan suasana aman.

“Kami lakukan patroli bersama dengan rute dari DPR kemudian keliling kota. Dengan sebagian berada di Monas dan finish di DPR,” kata Nana di Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020).

Nana menambahkan, antisipasi ini untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti kericuhan demo pada Kamis (8/10) terulang.

“Kami ingin menjamin keamanan ketertiban di Jakarta. Sudah kami evaluasi dan persiapan dalam menghadapi permasalahan yang ada,” ungkap Nana.

Dia mengaku sudah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk mengantisipasi dan memetakan pengamanan potensi kerawanan.

“Sudah kami siapkan antisipasi keamanan,” ujar Nana.

Nana menilai, aksi unjuk rasa ini diperbolehkan karena ada jaminan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami dari awal akan melayani, mengawal dan mengamankan aksi yang baik. Tapi ketika mereka melakukan anarkis, kami akan sabar dan lakukan tindakan,” kata Nana.

Dia menyebut, dari penyelidikan sementara saat aksi kericuhan, pihaknya sudah menangkap 1.192 demonstran. Dari hasil pemeriksaan, sebagian dilepas khususnya untuk pelajar dengan dijemput orang tua.

“Pelaku yang ada barang bukti dari pendalaman kemarin ada 135, kemudian mengerucut menjadi 43 orang yang kami jadikan tersangka,” pungkas Nana.

“Untuk pelaku pembakaran dan pengerusakan masih dalam pengejaran. Kami akan proses,” jelas Nana.

Dia memastikan, jumlah personel pengamanan akan menyesuaikan jumlah peserta aksi tergantung informasi intelijen.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menuturkan, pihaknya bakal membantu penuh Polri untuk menghadapi kemungkinan huru hara.

“Saya tekankan kepada TNI untuk memegang penuh sapta marga dan sumpah prajurit. Tingkatkan soliditas antara TNI dan Polri,” kata Dudung.

Dia menambahkan, dalam melaksanakan tugas jangan sampai ada kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Nantinya akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membenturkan TNI dan Polri,” jelas Dudung.

Dia juga meminta kepada TNI dan Polri yang melakukan penindakan terhadap terduga perusuh agar profesional, proposional dan tetap mengedepankan persuasif namun tegas.

“Lalu cari dan temukan tokoh di lapangan yang menggerakkan. Karena itu yang penting,” kata Dudung.

“Perusuh itu hanya orang yang dijadikan alat untuk memanfaatkan situasi. Karena mahasiswa dan buruh itu saya yakin murni menyampaikan aspirasi. Nanti kami cari saya yang rusuh,” pungkas Dudung.

Sebelumnya beredar informasi, ada aksi unjuk rasa atau demo menolak UU Cipta Kerja lanjutan yang akan digelar Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Nasional (DEN KSBSI) di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat.

Massa DEN KSBSI berencana menggelar aksi selama lima hari berturut-turut, mulai Senin hingga Jum’at (16/10). Rencana DEN KSBSI menggelar unjuk rasa tertuang dalam surat pemberitahuan aksi kepada kepolisian pada Jum’at (9/10) lalu.

Surat pemberitahuan aksi ini diteken Deputi Presiden Bidang Konsolidasi DEN KSBI Surnadi.

“Kami aksi Senin,” katanya, Minggu (11/10).

Informasi beredar, aksi menolak UU Ciptaker juga akan digelar oleh Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama dengan GNPF Ulama berencana menggelar aksi turun ke jalan pada Selasa (13/10) besok.(red)

Categories
Megapolitan TNI

Pangkoarmada I Hadiri Upacara HUT Ke-75 TNI Secara Virtual di Makodam Jaya

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., bersama Forkopimda Provinsi DKI Jakarta menghadiri Upacara HUT Ke-75 TNI secara vitual yang berlangsung di Makodam Jaya, Senin (05/10/2020).

Kegiatan Upacara HUT Ke-75 TNI disaksikan secara virtual tersebut dilaksanakan oleh satuan TNI yang ditunjuk diseluruh Indonesia, sementara itu Upacara HUT ke-75 TNI dilaksanakan terpusat di Istana Negara Jakarta dengan Inspektur Upacara Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Pelaksanaan upacara diawali dengan salam kebangsaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengucapan Sapta Marga, pemberian Tanda Jasa Bintang Kehormatan kepada perwakilan Prajurit Tiga Matra, (AD, AL, AU) amanat, Andika Bhayangkari dan ditutup dengan salam kebangsaan.

Dalam amanatnya, Presiden RI mengatakan “Saat ini kita sedang dalam era lompatan teknologi militer yang akan mempengaruhi taktik dan strategi perang masa depan. Kita harus terus melakukan tranformasi teknologi dan personel yang mampu memahami dan memanfaatkan lompatan di bidang teknologi informasi, dan teknologi nano”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan “Kita harus siap mengantisipasi karakter baru pertempuran masa depan yang mempunyai daya hancur yang lebih besar, pertempuran yang berjalan lebih singkat dalam menentukan pemenang”, tuturnya.

Selain itu, Presiden RI menyampaikan hanya melalui investasi pertahanan jangka panjang yang terencana, TNI akan mampu menjadi kekuatan perang modern yang megikuti perkembangan teknologi termaju. Sinergi adalah kunci untuk membangun kekuatan pertahanan yang semakin kokoh dan efektif.(disp/red)

Categories
Megapolitan Militer

Pangkoarmada I Laksanakan Courtesy Call ke Pangdam Jaya/Jayakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam upaya menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara kedua Komando Utama (Kotama), Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E.,M.M. melaksanakan Courtesy Call ke Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta yang disambut langsung oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, di Jakarta, Senin (15/06/2020).

Kunjungan ini juga sekaligus dimaksudkan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Panglima Koarmada I yang dilantik pada bulan Juni lalu menggantikan Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E.,M.M.

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai penanganan wabah virus Covid-19 di Jakarta yang saat ini sudah mulai membaik, namun tetap perlu adanya kewaspadaan terhadap penyebaran virus tersebut. Pasar traditional juga memerlukan kewaspadaan dan perhatian sebagai cluster baru penyebaran Covid-19. Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Koarmada I siap mendukung semua kegiatan dan bersinergi dengan kodam Jaya dalam pelaksanaan pemberlakuan PSBB transisi di Jakarta dan kebijakan pemerintah tentang masyarakat produktif dan aman dari virus Covid-19.

Pangdam menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas keterlibatan dan sinergitas yang diberikan oleh Koarmada I dan diharapkan kedepan, hubungan dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dapat berjalan semakin baik. Pangkoarmada I juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan selama kunjungan berlangsung.

Tidak lupa sebelum mengakhiri kunjungan, Pangkoarmada I juga menyampaikan bahwa Koarmada I akan tetap berkomitmen dalam menjaga kedaulatan dan menjaga perairan dari pelanggaran dan tindak kejahatan di daerah rawan pelanggaran di wilayah Koarmada I seperti di perairan utara pulau bintan dan Laut Natuna utara.(disp/red)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangdam Jaya: Masa Tenang, Kondisi DKI Jakarta Sekitarnya Aman dan Kondusif

Koran Jurnal, Jakarta – Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Mayjen TNI Eko Margiyono menegaskan kondisi DKI Jakarta dan sekitarnya memasuki masa tenang Pemilu 2019 ini kondusif dan aman.

Hal ini ditegaskan Pangdam usai apel kesiapsiagaan skala besar Pengamanan Pemilu di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4).

Pangdam bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang memimpin apel ini, juga mengatakan bahwa apel gabungan yang diikuti 38.000 personel ini, merupakan tahap pengecekan kesiapan jajarannya.

“Jangan anggap apel gabungan ini ada apa-apa, tidak ada, sebaliknya kami hanya ingin mengecek kesiapan kami,” kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menambahkan, Pengamanan Kodam Jaya menjangkau wilayah DKI Jakarta, sebagian Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Selain yang kita BKO-kan ke Polda Metro Jaya, ada juga sebagian yang di wilayah Kabupaten Tangerang ke Polda Banten, dan Depok, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi ke Polda Jawa Barat,” jelasnya.

Pangdam juga menambahkan, tugas anggota TNI dalam pengamanan Pemilu ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS), Obyek Vital Nasional dan patroli bersama.

“Ada yang di TPS, mengamankan obyek vital nasional dan ada yang diajak patroli bersama pihak Kepolisan. Intinya adalah kita memberikan dan menjamin rasa aman kepada masyarakat saat pemilihan dan pasca pemilihan,” tambah mantan Danjen Kopassus ini.

Selanjutnya, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya melakukan pelepasan pasukan patroli bersama yang diikuti aparat gabungan dan sejumlah kendaraan taktis, truk, ambulan, mobil dan motor patroli dari satuan TNI AU, TNI AL, Kostrad Kopassus dan Polri. Selain itu, kedua Jenderal Bintang Dua ini juga memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Hall D Jakarta Internasional Expo.(red)

Categories
Megapolitan Olahraga TNI

Puncak Rangkaian HUT Ke-68, Kodam Jaya/Jayakarta Gelar Turnamen Golf

Koranjurnal.co.id, Bogor – Turnamen Golf dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kodam Jaya, kali ini mengambil tempat di Rancamaya Golf dan Country Club, Ciawi Bogor, Jawa Barat, Minggu (07/01/2018).

Turnamen dimulai dengan pemukulan bola golf pertama oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi. Selain turnamen Golf, HUT ke-68 Kodam Jaya juga diisi dengan beberapa rangkaian turnamen pertandingan-pertandingan olah raga antar Satuan.

Pangdam Jaya dalam sambutannya mengatakan, untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga rangkaian kegiatan dan tugas-tugas Kodam Jaya dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu pula Ketua Persit KCK PD Jaya beserta ibu-ibu Persit KCK PD Jaya melakukan kegiatan olahraga bersama di Kebun Raya Bogor dan mengunjungi Kebun buah naga Taman Sari, Rancamaya.

Mayjen TNI Jaswandi menambahkan, semoga giat hari ini menjadi kenangan yang baik. Selanjutnya Pangdam Jaya memberikan Doorprize kepada seluruh peserta dan pendukung turnamen Golf dan panitia HUT ke 68 Kodam Jaya/Jayakarta, sekaligus menutup rangkaian kegiatan HUT ke 68 Kodam Jaya/Jayakarta.

Hadir dalam acara ini juga Kasdam Jaya, Para pejabat satuan jajaran Kodam Jaya,Ketua dan pengurus Persit KCK PD Jaya.

Pewarta : Anton/Pen.