Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Danlantamal III Jakarta Pimpin Upacara Pengukuhan Tim WFQR Lantamal III

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana  Pertama TNI  Muchammad Richad S.H., M.M., selaku Irup memimpin Upacara Pengukuhan Tim  Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal III di lapangan  apel  Markas Komando (Mako) Lantamal III  Jl. Gunung Sahari no 2 Ancol, Jakarta Utara Rabu (14/02/2018).

Danlantamal III dalam amanatnya menyampaikan bahwa tanggung jawab dan kewenangan untuk  menjaga stabilitas keamanan di wilayah laut dan seluruh perairan merupakan tugas dari TNI Angkatan Laut, khususnya di wilayah kerja Lantamal III selaku satuan operasi keamanan  laut yang berkedudukan langsung di bawah Pangarmabar.

“Sebagai implementasi dari tanggung jawab dan kewenangan dalam mengamankan wilayah Perairan Barat Indonesia dan dengan terbentuknya Satrol Lantamal III serta masuknya 3 KRI yang memperkuat jajaran Lantamal III, maka dibentuklah Tim Reaksi Cepat Lantamal III atau WFQR,” kata Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad S.H., M.M.

WFQR Lantamal III merupakan tim aksi penindakan cepat dalam bentuk optimalisasi respon refresif yang fleksibel dan proporsional dengan memperhatikan kecepatan serta ketepatan dalam menanggulangi segala insiden di laut di wilayah Perairan Barat Indonesia.

Dalam upacara tersebut, Danlantamal III mengucapkan pernyataan resmi dikukuhkannya Tim WFQR Lantamal III dan penyematan atribut WFQR Lantamal III kepada Komandan Satrol Lantamal IIIKolonel Laut (P) Salim, S.E., serta dihadiri oleh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, para Asisten Danlantamal III, para Kasatlak Lantamal III serta Peserta Upacara dan Tim WFQR Lantamal III.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Pangarmabar Terima Kunjungan Duta Besar RI Untuk India

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto Suryodipuro di Ruang VVIP Gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar Jakarta Pusat, Rabu (14/02/2018). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi Duta Besar Indonesia untuk negara India.

Dalam kesempatan tersebut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan beberapa hal terkait dengan pencapaian kegiatan-kegiatan operasi yang telah dilakukan Koarmabar.

Selain itu Pangarmabar juga menyampaikan keberhasilan baru-baru ini, dimana Koarmabar berhasil menggagalkan jaringan penyelundupan Narkoba Internasional seberat 1 ton 37 kg 581,8 gram di Selat Philips, Batam. Narkoba berjenis sabu tersebut dibawa kapal MV Sunrise Glory berbendera Indonesia dan ditangkap oleh KRI Sigurot-864.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk India Sidharto Suryodipuro menyampaikan tentang kerjasama bilateral antara TNI AL dalam hal ini Koarmabar dengan Angkatan Laut India (Indian Navy). Diharapkan hubungan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi.

Diakhir acara, Pangarmabar juga memberikan sebuah buku kepada Duta Besar Republik Indonesia dengan judul “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies”, yang merupakan karya Pangarmabar. Dalam kegiatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., didampingi Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. (tonmp/Disp)

Categories
Angkutan Laut Daerah Hukum Kriminalitas TNI

KRI Sigurot-864 Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Tanpa Dokumen di Selat Phillip

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Sigurot-864 salah satu unsur Koarmabar yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – Singapura 2018 BKO Guskamlabar berhasil menangkap MV Sunrise Glory tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Selat Phillip perbatasan antara Singapura dan Batam pada Rabu malam 7 Februari 2018.

Dari siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta Kamis (08/02) disampaikan, proses penangkapan berawal saat KRI Sigurot-864 sedang melaksanakan patroli di perairan Selat Singapura, mendeteksi adanya kapal nelayan berbendera Singapura melintas diluar jalur pelayaran dan memasuki wilayah perairan Indonesia. Atas dasar kecurigaan tersebut, maka Komandan KRI melaksanakan Prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) serta Peran Pemeriksaan.

Selama proses pemeriksaan awal, ditemukan bahwa MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan 4 orang ABK berkewarganegaraan Taiwan. Setelah dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, didapatkan bahwa MV Sunrise Glory seharusnya berbendera Indonesia dikarenakan seluruh dokumen kapal berasal dari Indonesia serta sesuai informasi dari Nakhoda bahwa kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Taiwan, namun setelah dicocokan dengan dokumen Port Clearance yang ada menunjukkan bahwa kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Thailand.

Tim pemeriksa KRI Sigurot-864 mendapatkan seluruh dokumen kapal hanya merupakan foto copy atau tanpa dokumen asli. MV Sunrise Glory adalah kapal penangkap ikan berbendera Indonesia dan rencananya akan digunakan menangkap ikan di perairan Taiwan.

Selain pelanggaran diatas, diduga Kapal tersebut adalah “Phantom Ship” karena saat ditangkap mengibarkan bendera Singapore serta MV Sunrise Glory juga diduga memiliki nama Sun De Man 66 yang diduga sebelumnya pernah menjadi Target Operasi (TO) Satgas 115 karena dugaan membawa narkoba dan barang selundupan.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka MV Sunrise Glory dikawal oleh KRI Sigurot-864 menuju Pelabuhan Batu Ampar Batam guna proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Lanal Batam.(red/Disp)

Categories
Nasional Polhukam TNI

Pangarmabar Paparkan Operasi Pengamanan Perairan Indonesia Wilbar di Rakor Kemenko Bidang Kemaritiman

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memaparkan Operasi Pengamanan Perairan Indonesia Wilayah Barat pada acara rapat koordinasi bidang kemaritiman yang dipimpin oleh Deputi I Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim Bapak Arif Havas Oegroseno bertempat di Kantor Kemenko Maritim Jakarta Pusat, Selasa (06/02/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar memaparkan beberapa hal yaitu situasi keamanan maritim wilayah barat diantaranya keberhasilan yang telah dicapai oleh Koarmabar pada tahun 2017, aktivitas kapal militer asing di wilayah perairan barat dan kekuatan yang dimiliki oleh Koarmabar.

Selanjutnya Pangarmabar menyampaikan dua ide/gagasan untuk mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu dibentuknya Indonesia Maritime Informasi Center (IMIC) dimana hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab Indonesia sebagai negara pantai serta gagasan dalam membuat Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan menjamin keamanan dan keselamatan bagi para pengguna laut di kawasan Indonesia. Pada akhir paparannya, Pangarmabar menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dari gagasan tersebut adalah terjalinnya sinergitas antar Kementerian dan lembaga.

Acara Rakor Bidang kemaritiman tersebut dihadiri oleh beberapa kementerian dan lembaga diantaranya  Kementerian PAN RB, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, Polairud, Bakamla, Bea Cukai, KPLP, PSDKP dan BPPT. Sementara dari Angkatan Laut hadir Pangarmatim, Kapushidrosal, Kadisopslatal serta perwakilan dari Mabes TNI yaitu Waasops Panglima TNI.(red/Disp)

Categories
Daerah Militer Ragam TNI

Posal Kendawangan Lantamal XII Pontianak Sosialisasi Penggantian Alat  Tangkap Ikan Ramah Lingkungan 

Koranjurnal.co.id, Pontianak – Pos TNI AL (Posal) Kendawangan Lantamal XII Pontianak melaksanakan sosialisasi secara langsung kepada para nelayan tradisional Kendawangan tentang alat tangkap ikan yang ramah lingkungan kepada nelayan tradisional wilayah kendawangan, bertempat di Dermaga Sentap Kendawangan Kalimantan Barat.

Sosialiasasi disampaikan langsung oleh Komandan Posal Kendawangan Letda Laut (P) Heri Widakdo. Beliau menyampaikan, untuk kriteria alat ikan yang ramah lingkungan yaitu memiliki selektifitas tinggi, tidak merusak lingkungan, tidak membahayakan lingkungan, hasil tangkapan berkualitas tinggi, produk tidak membahayakan konsumen, memberikan dampak rendah terhadap lingkungan, tidak menangkap ikan spesies tertentu dan diterima secara sosial.

Lebih lanjut, harapan dari kegiatan ini agar nelayan khususnya nelayan tradisional Kendawangan bisa lebih mengerti dan memahami tentang kelestarian sumber daya ikan. Dan bisa mengaflikasikan alat tangkap yang ramah terhadap lingkungan sekaligus bertanggung jawab pada keberlangsungan sumber daya ikan khususnya diperairan Kendawangan Kalimantan Barat.

Selain melaksanakan Sosialisasi Pos TNI AL Kendawangan juga rutin melaksanakan  patroli terbatas dalam rangka menjaga kemanan dan mengantisipasi masuknya narkoba lewat jalur laut sekaligus penertiban surat-surat kapal dan juga kerap berkoordinasi dengan instansi samping seperti Tim Search And Rescue (SAR). Hal ini tentu agar bisa memberikan pertolongan kepada korban dengan cepat dan secara aktif terlibat dalam aksi tanggap bencana maupun penyelamatan di wilayah perairan Kendawangan Kalimantan Barat.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Kukuhkan Dansatrol Lantamal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpn upacara pengukuhan Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal jajaran Koarmabar, di Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/01/2018).

Adapaun jabatan yang dikukuhkan yakni, Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono, S.E., M.M., sebagai Dansatrol Lantamal I Belawan, Kolonel Laut (P) Joko Triwanto sebagai Dansatrol Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Salim, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal III Jakarta, Kolonel Laut (P) Horas Wijaya Sinaga, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal IV Tanjungpinag dan Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe sebagai Dansatrol Lantamal XII Pontianak.

Pangarmabar menyampaikan, pengukuhan jabatan yang telah dilaksanakan merupakan prosesi penting dalam organisasi, Satrol Lantamal jajaran Koarmabar memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan laut dan SAR di wilayah kerjanya.

Lantamal yang sebelumnya hanya memiliki KAL dan Patkamla nantinya akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver tinggi, hal ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yurisdiksi nasional Indonesia. Dengan kehadiran Satrol di Lantamal, diharapkan Lantamal jajaran Koarmabar mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar memberikan beberapa penekanan kepada para pejabat baru diantaranya agar kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AL dilaksanakan dengan baik, melaksanakan pembinaan unsur-unsur Satrol dibawah jajarannya, melaksanakan pembinaan dan pelatihan secara teratur terhadap prajurit dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sebagai prajurit matra laut yang handal dan melaksanakan pembinaan moral prajurit agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar.(red/Disp)

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

KSAL Resmikan Spotmar Kotama dan Lantamal serta Satrol Lantamal TNI-AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, M.A.P meresmikan Satuan Potensi Maritim (Spotmar) serta sekaligus mengukuhkan Staf (asisten/direktur) Potensi Maritim Komando Utama (Kotama) dan Lantamal TNI Angkatan Laut.

Pada kesempatan yang sama sebelum melakukan peresmian, terlebih dulu KSAL melakukan likuidasi Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Armada RI Kawasan dan Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) serta meresmikan Satrol Lantamal dan pengukuhan Komandan Satrol Lantamal III Jakarta, yang dipusatkan di Komando Armada Bagian Barat (Koarmabar).

Peresmian itu dilaksanakan dalam prosesi upacara militer yang dipimpin langsung oleh KSAL Laksamana TNI Ade Supandi di Dermaga Sunda Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung,Tanjung Priok. Jakarta Utara, Senin (22/01/2018).

Hadir dalam peresmian itu, jajaran Pejabat Tinggi, Pejabat Utama Mabesal dan para Pangkotama TNI AL, mendampingi KSAL. Bertindak selaku komandan upacara Kolonel Laut (P) Johannes Djanarko Wibowo yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Satuan Amfibi Koarmabar (Dansatfibarmabar).

Di awal upacara, KSAL menyampaikan dengan singkat perihal likuidasi Satrol Koarmada, Satkamla Lantamal dan peresmian Spotmar Kotama, Lantamal serta Satrol Lantamal.

“Dengan ini pada hari ini (22/01) pukul 08.30 WIB, Satrol Koarmada dan Satkamla Lantamal saya likuidasi, selanjutnya Spotmar Kotama, Lantamal dan Satrol 1 sampai 14 Lantamal saya resmikan,” kata KSAL.

Seusai melakukan likuidasi dan peresmian tersebut, KSAL melanjutkan prosesi penggantian lambang kebesaran satuan dan kemudian pengukuhan pejabat/staf Potensi Maritim Kotama dan Lantamal, serta Satrol Lantamal.

Satrol Lantamal bertugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsur organiknya agar mampu melaksanakan operasi keamanan Iaut dalam rangka penegakan hukum di wilayah kerja Lantamal.

KSAL mengatakan, kehadiran Satrol di 14 Lantamal memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan Iaut dan SAR di wilayah kerjanya. Lantamal yang sebelumnya hanya memiliki KAL dan Patkamla nantinya akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver unggul, hal sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yuridiksi nasional Indonesia.

“Kehadiran Satrol Lantamal mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain ilegal fishing, ilegal mining, ilegal logging, drugs trafficking dan people smuggling,” papar KSAL.

Spotmar mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan fungsi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi nasional maritim yang meliputi pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), sumber daya alam dan buatan serta sarana dan prasarana nasional di bidang maritim serta dinamisasi pembangunan kelautan.

Berikut pembentukan Staf Potensi Maritim Komando Utama TNI Angkatan Laut dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut:

a. Pembentukan Staf Potensi Maritim (Spotmar) Kotama: Spotmar Komando Armada RI Kawasan Barat dan Timur Spotmar Komando Lintas Laut Militer Spotmar Korps Marinir

b. Pembentukan Direktorat Potensi Maritim Pusat Hidrografl dan Oseanografi TNI Angkatan Laut

c. Pembentukan Staf Potensi Maritim Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut

“Kedudukan Spotmar di Kotama dan Lantamal diharapkan dapat terjun secara langsung dalam pemanfaatan potensi maritim, menyentuh dan membangkitkan jiwa dan semangat bahari masyarakat, memajukan serta melestarikan lingkungan hidup laut dan pesisir, guna mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam pemberdayaan wilayah pertahanan laut,” lugas KSAL.

“Terwujudnya organisasi baru Spotmar Kotama dan Lantamal serta Satrol Lantamal, merupakan bentuk implementasi tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjawab dinamika tantangan perkembangan lingkungan strategis di kawasan,” jelas Laksamana TNI Ade Supandi.(tonmp)

Categories
Megapolitan Militer TNI

Danlantamal III Pimpin Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera 2018  

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., selaku Irup memimpin Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2018, di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari Raya No. 02 Ancol, Jakarta Utara, Senin (15/01/2018).

Pada peringatan hari Dharma Samudra tahun ini Danlantamal selaku irup membacakan amanat Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. menyampaikan bahwa peringatan hari Dharma Samudra merupakan pemberian penghargaan dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan samudra yang telah gugur pada pertempuran laut dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara dan Bangsa Republik Indonesia.

Selesai Upacara dalam rangka Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2018, dilaksanakan ramah tamah dan pemberian tali asih kepada para pelaku sejarah pertempuran Laut Aru  KRI Macan Tutul antara lain kepada keluarga Alm. Kol. (Pur) Machfud, Mayor (Pur) Memet, Peltu (Pur) Abdullah dan Sukarelawan Luther Bindosano.

Upacara peringatan hari Dharma Samudra dihadiri oleh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E.,M.M. Danpomal Lantamal III, Kafasharkan Lantamal III, para Asisten, para kadis dan kasatker Lantamal III, Kepala Depo Pusat Pembekalan Wilayah Barat (Kadopus Bekbar). Sementara pasukan upacara di ikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama, Aparatur Sipil Negara ( ASN) Lantamal III Jakarta dan Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Depo Pusat Pembeklan Wilayah Barat ( Dopusbekbar ).(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Ragam TNI

Danlantamal III Tinjau Mess Kartini di Sunter Kodamar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muhammad Richad, SH, MM., seusai berolahraga meninjau ke Mess Kowal Kartini di Jl. Pulau Panjang No. 1 Sunter Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jum’at (05/01/2018).

Danlantamal III mengawali peninjauan ke berbagai fasiltas yang ada di Mess Kartini mulai dari ruang tamu, ruang makan, ruang rekreasi hingga kamar tidur dan kamar mandi. Pengecekan tersebut dilakukan tidak hanya di bangunan lama tetapi juga di bangunan baru pada mess itu.

Pejabat yang turut mendampingi Danlantamal III antara lain Kasubdis Faswatpers Disfaslanal Mabesal Kolonel Laut (T) Eko Sunarjanto, Aspers Danlantamal III Letkol Laut (S) Binsar M. Sirait, SE, M.Si., Kadiskes Lantamal lll Kolonel Laut (K) dr. Iswanto Budiman,Kadisfaslan Lantamal III Letkol Laut (KH) Tri Susanto, ST., Kadisminpers Lantamal IIILetkol Laut (KH) Buchori, S.Ag dan Danyonmarhanlan III  Jakarta Letkol Marinir Anthonius Temmy Irawan.

Pewarta : Anton/Disp. 

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Satprov Denma Lantamal III Gelar Opsgaktip

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Untuk menegakkan disiplin anggota dalam mematuhi aturan berlalu lintas,  Satprov Denma Lantamal III menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) TW l Tahun 2018 di depan Penjagaan Pos 2 dan Pos 3 Mako Lantamal III serta pintu masuk Ruko Marina, Jakarta Utara, Kamis (04/01/2018).

Opsgaktib yang dipimpin Kasatprov Denma Lantamal III Laut  (PM) Buang Kuswanto mengerahkan 36 personel Provost Lantamal III mulai pukul 06.00 sampai dengan 07.00 WIB dengan melakukan pengecekan kelengkapan surat kendaraan dinas maupun pribadi, baik SIM, STNK, KTA/KTP maupun kelengkapan kendaraan.

 Dalam operasi tersebut  terjaring 14 orang yang melakukan pelanggaran terkait kelengkapan SIM, STNK dan  KTA/KTP. Para pelanggar tersebut diberikan tindakan disiplin sesuai aturan yang berlalu.

Pewarta : Anton/Disp.