Categories
Polhukam

Pushidrosal Gelar Tasyakuran Hari Hidrografi TNI AL 2026, Tegaskan Peran Strategis Hidro-Oseanografi Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar acara Tasyakuran Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Graha Jalapuspita, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., serta pejabat utama maupun para pangkotama TNI AL, kementerian dan lembaga, perwakilan Forkopimda, akademisi, komunitas maritim.

Dalam sambutannya, Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2025 merupakan periode strategis bagi Pushidrosal dalam menunjukkan peran nyata hidro-oseanografi nasional, baik dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut maupun agenda pembangunan nasional. Salah satu capaian penting adalah keberhasilan Pushidrosal dalam memenuhi standar teknis International Hydrographic Organization (IHO) pada pelaksanaan IMO Member State Audit Scheme (IMSAS) 2025.

Lebih lanjut disampaikan, Pushidrosal juga berkontribusi aktif dalam berbagai program strategis nasional, di antaranya dukungan terhadap ketahanan pangan dan konektivitas maritim di wilayah Papua Selatan, peluncuran Almanak Nautika Indonesia, kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan universitas, dukungan perundingan batas maritim negara, diplomasi hidrografi internasional, pengelolaan pipa dan kabel bawah laut, hingga survei hidro-oseanografi untuk perencanaan pembangunan Giant Sea Wall.

Pada peringatan Hari Hidrografi TNI AL 2026 ini, Pushidrosal turut menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti bakti sosial bagi korban bencana alam, pengerahan tim survei untuk mendukung normalisasi sungai, bantuan sosial kepada keluarga besar Pushidrosal, olahraga bersama, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta doa bersama.

Sementara itu, KSAL menegaskan bahwa Pushidrosal memainkan peran strategis di tingkat nasional, tidak hanya menjalankan fungsi utama di bidang pertahanan, tetapi juga menjadi akselerator pembangunan serta penjaga keamanan negara. Upaya nyata telah dilakukan, di antaranya penunjukan ketua tim nasional penataan pipa dan kabel bawah laut guna memastikan infrastruktur bawah laut terkelola dengan baik dan aman.

Mengusung tema “Petakan Laut Demi Kesejahteraan Bangsa untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Hidrografi TNI AL Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan kontribusi pushidrosal / sebagai pilar strategis dalam mendukung terwujudnya visi indonesia emas 2045.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, KSAL berkenan meluncurkan Buku Indeks Hidro-Oseanografi Nasional (Ihonas) Tahun 2026, yang diharapkan dapat menjadi referensi strategis dalam pengelolaan dan pemanfaatan data kelautan nasional secara berkelanjutan.(disp)

Categories
Megapolitan

Danpushidrosal Pimpin Ziarah Peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut 2026 di TMPNU Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2026 mendatang, Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memimpin Ziarah bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ziarah yang diikuti oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., para pejabat utama, para Kadis/Kasatker, Personel baik Perwira, Bintara, Tamtama Pushidrosal, diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga di Tugu Utama TMPNU Kalibata, serta dilanjutkan dengan tabur bunga dan pengisian buku tamu.

Ziarah ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh personel Pushidrosal untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi kejayaan bangsa dan kejayaan TNI Angkatan Laut. Semangat juang tersebut menjadi inspirasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit pengawak pertahanan negara, khususnya dalam bidang hidro-oseanografi.

Melalui peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026, Pushidrosal meneguhkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut melalui penyediaan data hidro-oseanografi yang akurat, andal, dan berkelanjutan guna menjaga kedaulatan serta keselamatan pelayaran di Laut perairan Indonesia.(disp)

Categories
Polhukam

Pushidros TNI AL Dukung PSN Tanggul Laut Melalui Survei Hidro-Oseanografi

Koran Jurnal, Jakarta – Pembangunan Tanggul Laut merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang membutuhkan dukungan data survei laut yang akurat dan andal. Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), sebagai institusi pembina data hidro-oseanografi nasional, turut berpartisipasi aktif dengan memberikan kontribusi data survei laut yang dilaksanakan secara profesional, disesuaikan dengan alokasi waktu akuisisi data di lapangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., yang didampingi Asops Danpushidrosal Laksamana Pertama Dwi Jantarto, S.T., M.T., dan Perwira Staf terkait, saat menghadiri undangan Ekspose Kegiatan Hasil Survei Hidro-Oseanografi di Teluk Jakarta dan Perairan Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Segoro Waseso, Gedung Mina, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Danpushidrosal didampingi oleh Asisten Operasi Danpushidrosal, Kepala Dinas terkait, serta tim teknis Pushidrosal. Kehadiran rombongan Pushidrosal disambut langsung oleh Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut (Dirjen PRL) KKP, Kartika Listriana, beserta jajaran staf KKP.

Paparan teknis hasil survei hidro-oseanografi disampaikan oleh Kasubdis Pengolahan Data Survei Dishidro Pushidrosal Letkol Laut (KH) Ainun Pujo Wiryawan, S.T., M.T. Ia menjelaskan bahwa survei di Teluk Jakarta seluas 260 Km2 dan Perairan Semarang seluas 102 Km2 dilakukan selama kurang lebih 35 hari yang meliputi kegiatan akuisisi, pengolahan, permodelan dan analisa data hasil pengamatan geodetik, survei batimetri (multibeam echosounder, singlebeam echosounder dan hand echosounder), pencitraan permukaan dasar laut dengan side scan sonar, survei ketebalan sedimen dengan sub bottom profiler, survei anomali kemagnetan lokal dengan magnetometer, pengamatan pasang surut, pengukuran arus dan gelombang, pengukuran kualitas air di Teluk Jakarta, pengamatan meteorologi, soil investigation dengan drilling/boring dan aspek hidro-oseanografi lainnya. Data hasil survei tersebut menjadi acuan penting dalam permodelan pembangunan Sea Wall.

Sementara itu, Dirjen Penataan Ruang Laut KKP menegaskan bahwa kegiatan survei hidro-oseanografi dilaksanakan melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari persiapan, pengumpulan data, pengolahan, permodelan, hingga analisis data yang berlandaskan standar nasional dan internasional. Dengan demikian, hasil survei diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat serta informasi pemodelan yang berkualitas, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan tanggul laut dan menjadi acuan bagi titik-titik tanggul laut lainnya di masa mendatang.(disp)

Categories
TNI

Danpushidrosal Tegaskan Semangat Transformasi dan Profesionalisme Hidrografi TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menegaskan Semangat Transformasi dan Profesionalisme Hidrografi TNI Angkatan Laut, hal tersebut disampaikannya pada saat memberikan pengarahan pada kegiatan Jam Komandan kepada seluruh personel Pushidrosal bertempat di GOR Bulutangkis Pushidrosal, Jakarta Utara, Senin (5/1/2026).

Jam Komandan ini diikuti oleh Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., para Pejabat Utama, Kepala Dinas/Kepala Satuan Kerja (Kadis/Kasatker), serta seluruh personel Pushidrosal yang terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil.

Dalam arahannya, Danpushidrosal menekankan bahwa memasuki tahun 2026, tantangan dan tuntutan tugas ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan terus mengisi dan meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut. Hal ini sejalan dengan peran strategis Pushidrosal, baik di Internasional maupun lingkup nasional dalam mendukung pembangunan nasional.

Lebih lanjut, Danpushidrosal menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya perkembangan teknologi otonom dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pelaksanaan survei laut. Selain itu, tuntutan akan akurasi data hidro-oseanografi sehingga perlunya pendidikan, kursus, pelatihan, serta literasi teknologi yang dilakukan secara mandiri maupun melalui jalur kedinasan.

Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas dan disiplin diri. Ia menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, dan perbuatan asusila. Selain itu, seluruh personel diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial, mengingat setiap pelanggaran dapat berdampak serius terhadap karier pribadi serta nama baik institusi.

Mengakhiri arahannya, Danpushidrosal menyampaikan harapannya agar tahun 2026 menjadi momentum lahirnya semangat baru dalam melanjutkan pengabdian melalui Pushidrosal. Ia menegaskan bahwa ke depan Pushidrosal akan semakin dihadapkan pada padatnya tugas, baik dalam kerangka pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut maupun sebagai Lembaga Hidrografi Nasional yang memiliki peran vital bagi bangsa dan negara.(disp)

Categories
TNI

Wadan Pushidrosal Pimpin Jam Pimpinan, Tekankan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Integritas Prajurit

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Wadan Pushidrosal) Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., memimpin kegiatan Jam Pimpinan yang dilaksanakan di Lapangan Olahraga Bulutangkis Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).

Dalam arahannya menjelang akhir Tahun 2025, Wadan Pushidrosal yang mewakili Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., mengajak seluruh prajurit Pushidrosal menjadikan momentum ini sebagai sarana refleksi diri dan penguatan pengendalian sikap serta perilaku, baik dalam kehidupan kedinasan maupun bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun jati diri prajurit yang profesional, bermoral, dan bertanggung jawab sebagai wujud nyata pengabdian kepada TNI Angkatan Laut, bangsa, dan negara.

Wadanpushidrosal, mengingatkan bahwa satu pelanggaran saja dapat berdampak besar terhadap kehormatan diri, keluarga, dan satuan. Oleh karena itu, seluruh personel ditekankan untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, seperti keterlibatan judi online, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan di lingkungan masyarakat maupun satuan kerja, serta penyalahgunaan narkoba dan perbuatan asusila yang dapat merusak prestasi, karier, dan masa depan prajurit Pushidrosal.

Lebih lanjut, Wadan Pushidrosal menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh prajurit, “Ketika kita mencintai dan menghargai profesi kita, maka profesi itu akan memberikan yang terbaik untuk kita semua.” Pesan tersebut diharapkan menjadi landasan moral dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi.

Melalui kegiatan Jam Pimpinan ini, diharapkan seluruh prajurit Pushidrosal semakin memperkuat komitmen dalam menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme, sekaligus menutup Tahun 2025 dengan semangat pengabdian yang lebih baik. Memasuki Tahun 2026, Pushidrosal dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin kompleks, sehingga diperlukan kesiapan sumber daya manusia yang unggul, solid, dan berkarakter.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Jerman

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanyo, S.T., M.M., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan pembangunan Kapal Bantu Hidrografi dan Oseanografi (BHO) KRI Canopus-936 di galangan Abeking & Rasmussen, Jerman yang didampingi sejumlah pejabat terkait serta Satgas BHO.

Kegiatan dimulai dengan penyambutan resmi di Main Office Abeking & Rasmusse, dilanjutkan dengan paparan Dansatgas Yekda Kapal BHO mengenai perkembangan pembangunan kapal yang saat ini telah mencapai 86,09% dengan deviasi –4,89 Abeking & Rasmusse.

Dalam sesi diskusi, Danpushidrosal menegaskan pentingnya seluruh pengujian Sea Acceptance Test (SAT) dilaksanakan sesuai standar dan spesifikasi kontrak, khususnya terhadap peralatan ilmiah seperti Multibeam Echosounder (MBES) dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) dan setiap capaian kedalaman harus memenuhi ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Abeking & Rasmusse berkomitmen membantu menyiapkan fasilitas penyimpanan, dengan penanganan senjata dan dangerous explosive goods secara terpisah. Athan RI Berlin menegaskan bahwa MOD Jerman akan menerbitkan dukungan administratif kepada galangan. Seluruh pihak sepakat untuk mendorong forwarder segera menetapkan agen lokal guna memperlancar proses pengiriman.

Dalam kegiatan familiarisasi, Danpushidrosal memberikan pengarahan kepada para calon awak kapal (Cawak). Beliau menekankan pentingnya penguasaan seluruh peralatan kapal BHO agar dapat dioperasikan secara maksimal. Pelatihan yang dilaksanakan di Jerman diharapkan mampu ditransfer secara efektif kepada gelombang pengawak berikutnya.

Cawak juga diminta melakukan pengecekan teknis yang detail terhadap kondisi kapal, serta melaporkan setiap temuan kepada Satgas. Sementara itu, beberapa kebutuhan teknis disampaikan oleh Cawak, antara lain perlunya pelatihan pengoperasian ROV (bukan hanya TOT), optimalisasi uji peralatan sesuai spesifikasi kedalaman (hingga 2000 m), kebutuhan technical assistance dari galangan, permintaan pemasangan reiling di boat deck dan tiang mast untuk keselamatan.

Rangkaian kunjungan diakhiri dengan peninjauan langsung kondisi KRI Canopus-936 di dermaga Abeking & Rasmusse serta ramah tamah bersama jajaran galangan. Danpushidrosal mengapresiasi upaya seluruh pihak dalam menjaga kualitas pembangunan kapal, sekaligus menegaskan komitmen Pushidrosal untuk memastikan KRI Canopus-936 siap beroperasi optimal sebagai kapal hidrografi modern milik TNI Angkatan Laut.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Expo Pendidikan Tinggi KPPTI 2025, Pushidros TNI AL Tampilkan Inovasi Hidrografi

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) turut ambil bagian dalam Expo Pendidikan Tinggi pada Konferensi Puncak Perguruan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025. Kegiatan yang menghadirkan puluhan perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 November 2025, bertempat di Graha Unesa, Surabaya, Jawa Timur.

Expo Pendidikan Tinggi merupakan salah satu agenda utama KPPTI 2025, yang menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk menampilkan capaian, inovasi, dan praktik terbaik di bidang akademik, vokasi, maupun profesi. Tahun ini, sebanyak 35 booth berpartisipasi, memamerkan teaching factory, karya inovatif, produk riset, hingga berbagai startup kampus. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring sekaligus membuka ruang kolaborasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wahana berbagi pengalaman antar perguruan tinggi, baik dalam menghasilkan lulusan unggul maupun dalam menghadirkan produk riset berkelas dunia. Menurutnya, kompetisi sehat dan kolaborasi antarlembaga pendidikan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi Indonesia agar mampu bersaing secara global.

Dalam ajang pameran tersebut, Pushidrosal menampilkan berbagai inovasi dan produk unggulan di bidang hidrografi dan keselamatan navigasi maritim, antara lain Aplikasi Electronic Navigational Chart (ENC), Aplikasi Hidro SDB35, Buku Almanak Nautika Indonesia, Tabel Pasang Surut Kepulauan Indonesia, Katalog Peta dan Informasi Pelabuhan Indonesia, Serta penayangan video filler profil Pushidrosal.

Partisipasi Pushidrosal menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memperkenalkan peran strategis hidrografi nasional, sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya data dan informasi maritim bagi keselamatan navigasi dan pembangunan bangsa.(disp)

Categories
Polhukam

Indonesia Jadi Tuan Rumah Sidang SCUFN-38 di Bali

Koran Jurnal, Jakarta – Indonesia kembali menegaskan kepemimpinannya di bidang hidrografi internasional sekaligus menjadi tuan rumah The 38th Session of the Sub-Committee on Undersea Feature Names (SCUFN-38) yang berlangsung pada 10–14 November 2025 di Bali Dynasty Resort, Kuta, Bali.

Pertemuan bergengsi di bawah koordinasi International Hydrographic Organization (IHO) dan Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) ini dihadiri 49 peserta dari 15 negara, terdiri atas para ahli, peneliti, serta pejabat hidrografi dari berbagai lembaga internasional.

Sidang SCUFN-38 diawali dengan Official Dinner yang dipimpin oleh Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., mewakili Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto, selaku Chief Hydrographer of Indonesia. Dalam sambutannya, Wadanpushidrosal menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi yang hadir di Pulau Dewata.

“Bali adalah tempat yang istimewa. Sebelum kita memasuki diskusi dan perdebatan teknis esok hari, malam ini nikmatilah Bali, budayanya, dan tentu saja makan malamnya. Karena di Indonesia, keputusan terbaik lahir setelah makanan yang baik,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat para delegasi.

Dalam kesempatan terpisah, Danpushidrosal menegaskan bahwa forum SCUFN merupakan momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat kontribusinya di kancah global, khususnya dalam tata kelola penamaan fitur bawah laut.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap fitur bawah laut di wilayah perairannya dikenali dan dinamai sesuai standar ilmiah dan internasional. Hasil sidang ini akan menjadi acuan global bagi keselamatan navigasi dan penelitian kelautan dunia,” tegasnya.

Sidang SCUFN-38 yang dipimpin oleh Chairman Dr. Yasuhiko Ohara dari Japan Hydrographic Department membahas berbagai agenda strategis, di antaranya evaluasi hasil SCUFN-37, pembahasan adopsi kode alfanumerik penamaan fitur bawah laut, serta pengajuan proposal penamaan baru dari sejumlah negara anggota.

Pelaksanaan SCUFN-38 di Indonesia tidak hanya menjadi wadah penting untuk kemajuan teknis dan ilmiah di bidang hidrografi, tetapi juga memperkuat semangat kerja sama dan persahabatan maritim antarbangsa. Seperti disampaikan dalam semangat forum ini, “In the maritime world, cooperation is the most powerful navigation tool.”

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Gelar Forum Hidrografi: Pentingnya SDM Unggul

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Forum Hidrografi bertajuk “Membangun Kompetensi Sumber Daya Manusia Hidrografi: Kontribusi Ilmu Geografi bagi Pertahanan Maritim” bertempat di gedung serbaguna Pushidrosal, Jakarta Utara, Rabu (8/10). Acara yang dikemas dalam suasana santai bertajuk “Minum Kopi Bersama Perwira Pushidrosal” ini menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai institusi untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi di bidang hidrografi nasional.

Komandan Pushidrosal, Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun SDM hidrografi yang tangguh, adaptif, dan berwawasan multidisiplin. Sumber daya manusia hidrografi merupakan kunci utama kekuatan maritim modern. Ilmu geografi memberikan dasar ilmiah untuk memahami ruang laut, arus, pasang surut, dan dinamika pantai sebagai bagian dari pertahanan maritim yang berbasis pengetahuan.

Menurut Danpushidrosal, bidang hidrografi berperan penting dalam mendukung operasi militer laut, baik dalam penyediaan data navigasi dan keamanan laut, perencanaan taktik pendaratan amfibi, maupun deteksi ancaman bawah laut. Selain itu, hidrografi juga memperkuat kemampuan Maritime Domain Awareness (MDA) Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki jalur laut strategis.

Dalam menghadapi percepatan kemajuan teknologi seperti Geographic Information System (GIS), remote sensing, big data, dan artificial intelligence (AI), TNI AL menekankan perlunya SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.

“Pendidikan, pelatihan, dan riset bersama antara Pushidrosal dan kalangan akademisi menjadi langkah penting untuk melahirkan generasi hidrografer yang unggul,” kata Laksdya Budi Purwanto.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Eng. Masita Dwi Mandini Manessa, S.Si., M.Si., M.Eng., Kaprodi Pascasarjana Ilmu Geografi Universitas Indonesia, memaparkan kontribusi geografi dalam mendukung pertahanan maritim. Menurutnya, geografi tidak hanya memetakan permukaan bumi, tetapi juga menjadi alat analisis strategis dalam memahami fenomena laut, pesisir, dan perairan nasional.

Forum yang dikemas secara interaktif ini diharapkan dapat melahirkan ide dan rekomendasi strategis untuk memperkuat kompetensi SDM, serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap bidang hidrografi dan pertahanan maritim.

“Pushidrosal membuka diri menjadi laboratorium lapangan bagi dunia pendidikan dan riset. Melalui kerja sama yang erat, kita berharap dapat mewujudkan Center of Excellence di bidang hidrografi nasional,” tutup Danpushidrosal.(disp)

Categories
TNI

Unsur KRI Jajaran Satsurvei Pushidros TNI AL Siap Jelang Peringatan HUT ke-80 TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang peringatan HUT ke-80 TNI, Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Wadanpushidrosal) Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr.Opsla., melaksanakan peninjauan unsur KRI di bawah jajaran Satuan Survei (Satsurvei) Pushidrosal, bertempat di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wadanpushidrosal yang didampingi sejumlah pejabat utama Pushidrosal, diantaranya Aslog Danpushidrosal, Dansatsurvei, Kadismatbek, dan Kadisharkap Pushidrosal serta beberapa Komandan KRI meninjau langsung kesiapan unsur KRI dalam rangka mendukung peringatan HUT ke-80 TNI tahun 2025. Unsur-unsur yang ditinjau meliputi KRI Rigel-933, KRI Polux-935, dan KRI Dewa Kembar-932.

Peninjauan ini difokuskan pada aspek kesiapan teknis maupun penampilan kapal. Wadanpushidrosal memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh unsur KRI, antara lain agar geladak kayu dibersihkan secara maksimal, penggunaan tali tross baru atau setidaknya menata agar tidak tampak dari luar, serta memastikan peralatan hidrolik dan ulir diberi grease/gemuk.

Selain itu, Wadanpushidrosal menegaskan pentingnya pengecatan lambung kapal, khususnya pada sisi yang berhadapan dengan kapal VVIP dalam hal ini KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW-992), serta memastikan seluruh meriam diberi minyak senjata agar mengkilap dan terhindar dari karat serta untuk mendukung penampilan prajurit. Ditekankan juga agar seluruh personel yang melaksanakan peran parade menggunakan pakaian terbaik serta swim vest secara seragam.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pushidrosal memastikan seluruh unsur jajaran Satsurvei siap mendukung jalannya peringatan HUT ke-80 TNI dengan penampilan yang optimal, rapi, dan profesional.(disp)