Categories
Bencana Daerah

Korban Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur Capai 321 Orang

Koran Jurnal, Cianjur –  Tim gabungan pencarian dan pertolongan kembali berhasil menemukan 3 jasad korban pada Minggu (27/11). Penemuan jasad tersebut menambah data korban meninggal dunia sementara hingga pukul 17.00 WIB sebanyak 321 orang.

“Hari ini ditemukan 3 jenazah sehingga catatan kita semua, berarti dengan ditemukan 3, yang meninggal dunia menjadi 321 orang,” ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers Update Penanganan Gempa Bumi M5,6 Cianjur, Minggu (27/11/2022).

Kemudian untuk korban hilang yang sebelumnya 14 orang berkurang menjadi 11 orang.

Satuan tugas gabungan juga telah berhasil mengidentifikasi titik pengungsiandengan akumulasi sebanyak 325 titik yang tersebar di 15 kecamatan.

Jumlah pengungsi 73.874 orang dengan rincian pengungsi laki-laki 33.713 orang dan pengungsi perempuan 40.161 orang.

Sementara untuk infrastruktur yang rusak berat 27.434 rumah, rusak sedang 13.070  dan rusak ringan 22.124 rumah, sehingga total rumah rusak sebanyak 62.628 rumah.

“Tentu saja data ini akan terus berkembang sesuai dengan oendataan tim di lapangan,” kata Suharyanto.

BNPB juga terus mendorong pendistribusian logistik secara bertahap kepada warga terdampak gempa M5,6 Kabuoaten Cianjur.

“Terkait distribusi logistik semakin hari kian membaik. Sementara untuk tenda, secara bertahap kami akan terus menambah bantuan dan personil distribusi,”

Suharyanto juga memastikan lokasi pengungsian yang dilaporkan belum mendapat bantuan, akan segera terpenuhi kebutuhannya.

“Pendistribusian secara berjenjang mulai dari kepala desa sampai dengan kabupaten mudah-mudahan dapat menjadi lebih baik untuk proses distribusi bantuan,” jelas Suharyanto.

Hari ini juga Minggu (27/11), Kepala BNPB kembali menyambangi pos pengungsian di Kecamatan Pacet dan Sukatani menggunakan sepeda motor. Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB juga memberikan bantuan kepada warga mengungsi.

Terkait dengan relokasi warga yang rumahnya rusak berat, saat ini BNPB bersama instansi terkait secara pararel sedang melakukan pendataan.

“Untuk yang relokasi sudah mendapat lahan sekitar 2 hektar. Semoga minggu depan sudah mulai pembangunan,” jelas Suharyanto.

Dirinya juga menambahkan, bagi warga yang ingin mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga untuk sementara waktu, akan mendapatkan bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp500 ribu.

Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCOVID19
#AyoPakaiMasker
#AyoSegeraBooster
#Pulihbersamapulihlebihkuat
#DariIndonesiaduniapulihbersama

Categories
Bencana TNI

Tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw Diterjunkan Bantu Pencarian Korban Tertimbun Tanah Akibat Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Cianjur – Dampak gempa bumi yang melanda Cianjur meruntuhkan ribuan rumah dan longsoran tanah yang mengakibatkan ratusan warga meningal tertimpa reruntuhan puing-puing bangunan juga longsoran tanah, seperti halnya yang terjadi di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, dan menurut catatan BNPB sampai saat ini masih tersisa puluhan korban yang masih tertimbun.

Menyikapi hal tersebut, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo melalui Danpomdam III/Slw Kolonel Cpm Sigit Himawan Sutanto terjunkan 15 personelnya dilengkapi dengan 2 ekor anjing K-9 Pomdam III/Slw yang dipimpin Kapten Cpm Andri Prastio Ps. Wadandenpom III/Bogor guna membantu kegiatan evakuasi dan pencarian warga yang tertimbun di Lokasi Kp. Cicadas Ds. Cikedil Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi di Kantor Pendam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Jabar, Sabtu (26/11/2022).

Lanjut dikatakan Kapendam, dalam pelaksanaannya Tim dari Pomdam III/Slw bergabung dengan Basarnas dan TNI-Polri serta para Relawan melakukan penyisiran di sekitaran longsoran tanah yang berlokasi di Desa Cijedil Kec. Cugenang Kab. Cianjur.

Tidak lama setelah dilakukan penyisiran tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw dengan pawang Prada Rino dan Prada Nanda berhasil menemukan titik yang terindikasi adanya korban tertimbun tanah longsor, setelah ditindaklanjuti berhasil ditemukan jenazah. Pencarianpun dilanjutkan dan membuahkan hasil dengan menemukan sejumlah jenazah yang tertimbun.

Sementara itu di tempat terpisah, kapten Cpm Andri Prastio Ps saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, bahwa tim Satwa K-9 Pomdam III/Slw telah terlibat membantu tim Basarnas untuk melakukan pencarian korban yang masih tertimbun tanah.

“Berkat kerja sama yang baik dengan tim Basarnas, TNI-Polri dan Relawan dalam pencarian korban yang masih tertimbun pasca gempa Cianjur dan berkat dukungan K-9 Pomdam III/Slw, Alhamdulillah kami berhasil menemukan 3 mayat yang terdiri dari 1 Jenazah laki-laki Dewasa, 1 Jenazah anak perempuan dan 1 Jenazah anak Laki-laki yang identitasnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Kapten Cpm Andri Prastio Ps.

Menurut Kapten Cpm Andri Prastio Ps, pada sore harinya tim gabungan kembali berhasil menemukan 3 Jenazah lagi dan di lokasi lain juga berhasil menemukan 2 Jenazah, sehingga berdasarkan data BNBP total hari ini ditemukan 8 Jenazah dan menurut informasi dari pihak BNPB masih ada 14 orang dalam pencarian.(pen)

Categories
Bencana TNI

Jajaran Koopsud I Bentuk Satgasduk Operasi Murai Sakti-22 untuk Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Cianjur

Koran Jurnal, Bogor – Lanud di jajaran Koopsud I, dalam hal ini Lanud Atang Sendjaja dengan unsur helikopternya bersama Lanud Husein Sastranegara membentuk Satgasduk Operasi Murai Sakti-22 untuk Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi di Cianjur dengan Posko Induk berada di Skadud 6 Lanud Ats.

Satgasduk yang di Bogor dipimpin Danlanud ATS Marsma TNI Suliono, S.Sos. sebagai Dansatgas dan Posko yang berada di Bandung dpimpin Danlanud HSN Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han, sebagai Wadan Satgas.

Posko-posko TNI AU telah tergelar di beberapa titik untuk dapat menyalurkan logistik ke wilayah terdampak bencana di Cianjur. Total logistik yang telah tersalurkan melalui heli dari Lanud Atang Sendjaja Bogor mencapai 10.647 Kg.

Diantaranya unsur dalam Satgas yang terlibat, unsur helikopter yang dipimpin oleh Letkol Pnb Ageng W., dengan anggota 66 personel, pada hari Sabtu, 26-11-2022, melaksanakan penyaluran bantuan sosial dengan menggunakan heli Super Puma dari Lanud Atang Sendjaja Bogor yang dilaksanakan 6 sorti, Heli Dauphin 1 sorti, heli AW-139 1 sorti.

Unsur Kopasgat yang dipimpin oleh Letkol Pas Renry A. dengan beranggotakan 225 personel PGT yang mendirikan posko serta kesiapan dukungan lainnya dalam mendukung penanganan pasca bencana gempa bumi. Unsur kesehatan yang dipimpin oleh Letkol Kes dr. Whiko, Sp.B., dengan anggota 19 orang untuk siap standby dengan 4 tenda Kesehatan beserta kelengkapannya.

Meskipun terkendala Cuaca, Traffic dan kondisi Spot yang terbatas semangat para personel Satgas bencana TNI AU dengan sigap selalu siap menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Cianjur.(disp)

Categories
Bencana TNI

TNI AL dan SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 13 Jenazah Korban Tertimbun Longsor Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit Korps Marinir TNI AL dan SAR Gabungan hingga hari ini Sabtu, (26/11) berhasil mengevakuasi 13 jenazah warga yang tertimbun longsor akibat gempa pekan lalu, di Cianjur Jawa Barat. Diperkirakan sebanyak kurang lebih 30 Warga  di Desa Cijedil tertimbun longsor dan reruntuhan bangunan.

“Saya sangat berharap anggota keluarga saya yang tertimbun longsor jenazahnya dapat diketemukan, saya juga berterima kasih atas bantuan dari pasukan TNI AL yang sampai sekarang terus melakukan pencarian warga yang hilang di desa kami,” ungkap Bapak Solikhin warga desa Cijedil, Cianjur.

Bapak Solikhin merupakan salah satu dari 40 kepala keluarga yang rumahnya terletak di tebing dan menjadi korban tanah longsor akibat gempa yang terjadi dan mengakibatkan empat orang anggota keluarganya hilang tertimbun dan satu orang jenazahnya diantaranya telah diketemukan.

Pada pencarian hari pertama Komandan Pasmar -1 Brigjen TNI Marinir Hermanto yang juga merupakan Komandan Satgas TNI AL Penanggulangan Bencana Alam ini mengatakan bahwa Satgas TNI AL bersama Basarnas dan Satgas lainnya terus menerus melakukan pencarian korban semaksimal mungkin.

“Pencarian terus dilaksanakan dan tetap perhatikan faktor keamanan, Tim akan sangat berhati-hati, karena yang akan dievakuasi kondisinya sudah lebih dari tiga hari, kita bersama perangkat Desa, Basarnas dan unsur yang lain akan terus membantu pencarian dan evakuasi sampai ketemu dan tetap semangat,” tegas Brigjen Hermanto.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengamanatkan kepada Satgas TNI AL untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, dan untuk seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stakeholder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.(disp)

 

Categories
Bencana TNI

Pangkoopsud I Berikan Paket Bantuan Sosial untuk Korban Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., berikan bantuan sosial Koopsud I dan PIA Ardhya Garini D.I Koopsud I, berupa paket sembako secara simbolis kepada perwakilan crew helikopter dan Dandenma Koopsud I.

Selanjutnya paket sembako tersebut akan digeser ke wilayah terdampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, dengan menggunakan armada satuan helikopter di jajaran Koopsud I dan dengan menggunakan truk Denma Koopsud I melalui jalur darat. Penyerahan paket bantuan sosial tersebut dilaksanakan di gerbang Makoopsud I, yang disaksikan oleh Kas Koopsud I Marsma TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., Para Asisten, Para Kepala Satuan Kerja Makoopsud I serta perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I, Kamis (24/11/2022).

Bantuan sosial yang disiapkan oleh Koopsud I untuk masyarakat Cianjur yang terdampak gempa bumi 5,6 SR tersebut, berupa Beras 3,5 ton, minyak goreng 700 kg, air mineral 1000 karton, indomie 500 karton, 100 selimut, 10 karton paket makanan kering.

Selain itu, dari jajaran Koopsud I lainnya, yaitu Lanud Husein Sastranegara (Bandung), Lanud Atang Sendjaja (Bogor), Lanud Suryadarma (Subang), turut serta dengan gerak cepat memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi.

Dalam kesempatan tersebut Pangkoopsud I menyampaikan, “Koopsud I beserta jajaran yang terdekat dengan Cianjur gerak cepat gelar posko dan memberi bantuan sosial saat mengetahui terjadinya bencana alam gempa bumi di Cianjur pada Senin pukul 13.21 WIB. Karena hal tersebut merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk mengurangi kesulitan masyarakat di wilayah Cianjur,” ujar Pangkoopsud I.(pen)

Categories
Bencana TNI

KSAD Dampingi Menhan Prabowo Tinjau Dapur Lapangan TNI AD di Cianjur

Koran Jurnal, Cianjur – Usai mengunjungi korban gempa Cianjur di tempat pengungsian di Lapangan Taman Prawatasari Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto meninjau dapur lapangan TNI AD yang berada di tempat pengungsian tersebut, Kamis, (24/11/2022).

Keberadaan dapur lapangan TNI AD yang diawaki prajurit dari Bekangdam III/Slw ini untuk memenuhi kebutuhan makan masyarakat di tempat pengungsian, dimana dalam operasionalnya menyiapkan makan 3 x sehari dan mampu memproduksi 2500-3000 paket makan setiap kali masak.

Selain itu, dapur lapangan TNI AD juga menyiapkan makanan ringan seperti bakwan goreng, tahu goreng, pisang goreng dan lain-lain untuk masyarakat di lokasi pengungsian tersebut. Selanjutnya Menhan berkesempatan menyapa para prajurit TNI AD yang mengawaki dapur lapangan dan mencicipi makanan (bakwan) dari dapur tersebut.

Selain dapur lapangan, di tempat pengungsian ini TNI AD juga mengerahkan personel untuk menggelar Alat Penjernih Filter Nusantara guna memenuhi keperluan air bersih, serta menggelar posko kesehatan dan dukungan psikologi sebagai upaya membantu penanganan korban pasca gempa di Cianjur.

Pada kesempatan ini juga KSAD bersama Menhan menyerahkan bantuan sembako kepada korban yang terdampak gempa Cianjur serta bantuan tenda kepada Kodim 0608/Cianjur dan Yonif R 300/Bjw. (Dispenad)

Categories
Bencana TNI

Tim Psikologi TNI AL Berikan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberangkatkan Tim Psikologi dari Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) khususnya unit trauma healing untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Senin (21/11) lalu dan menyebabkan banyak korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana.

Pemberangkatan Satuan Setingkat Regu (SSR) trauma healing dibawah Pimpinan Letkol Laut (KH) Joko Parjianto, S.Psi.,M.Psi, Psi ini, merespon perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk segera mengirimkan tim trauma healing dan bergabung bersama Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang telah berada di lokasi sejak hari pertama bencana terjadi.

Trauma healing adalah suatu proses pemberian bantuan berupa penyembuhan untuk mengatasi gangguan psikologis seperti kecemasan, panik, dan gangguan lainnya karena lemahnya ketahanan fungsi-fungsi mental yang dimiliki individu.

Tim Trauma Healing, Rabu (23/11/2022) diberangkatkan oleh Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksma TNI Edi Krisna Murti dari Juanda Sidoarjo dan bergabung di lokasi dibawah kendali operasi Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas PRCPB TNI AL. Sebelumnya juga telah diberangkatkan tim aju untuk meninjau daerah pengungsian serta melihat kondisi masyarakat korban gempa dan phsikis yang diterimanya.

Tim dilapangan bersama Lembaga-lembaga terkait lainnya bergegas mengumpulkan korban khususnya anak-anak untuk diberikan terapi trauma healing untuk mengurangi rasa trauma yang terjadi pada anak-anak dengan berbagai kegiatan seperti menggambar, menyanyi, mendongeng melakukan game-game yang menyenangkan dan bermain dengan cara berkelompok dan berkolaborasi.(disp)

Categories
Bencana TNI

TNI AL Berangkatkan PRCPB dan Kirim Bantuan Sembako Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Fokuskan pencarian korban, evakuasi dan pembangunan Sarana Prasarana (Sarpras) dalam rangka penanggulangan bencana gempa bumi Cianjur, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi para Pejabat Utama Mabesal dan Pejabat Kotama wilayah Jakarta melepas keberangkatan gelombang kedua Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (22/11/2022).

Sehari sebelumnya Senin (21/11) TNI AL juga telah memberangkatkan PRCPB gelombang pertama sejumlah 100 personel dengan komposisi terdiri dari personel tenaga kesehatan dan tim evakuasi dari total 450 personel yang disiapkan. Selain itu PRCPB juga membawa perlengkapan perorangan dan satuan, logistik ransum bekal pasukan, 5 unit kendaraan truk, 3 unit ambulance, 1 unit kendaraan kia serta dilengkapi dapur lapangan dan rumah sakit lapangan. PRCPB gelombang pertama diberangkatkan dari Mako Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan oleh Dankormar Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.

PRCPB gelombang kedua TNI AL mengirimkan tambahan 422 personel, 5 unit ambulance, 37 truck, 5 bis, 4 unit kendaraan kawal, 1 unit excavator, 1 unit buldozer, 3 unit dump truk serta 2 unit trailer yang diharapkan dapat segera memberikan bantuan evakuasi para korban bencana yang saat ini masih terisolasi. Selain itu juga disiapkan 1 set dapur lapangan, 10 set tenda lapangan, veltbed, rumah sakit lapangan, paket sembako serta obat-obatan yang dikumpulkan oleh seluruh jajaran TNI AL wilayah Jakarta untuk keperluan para korban bencana tersebut.

Kasal dihadapan awak media mengatakan bahwa bantuan ini masih merupakan tahap awal yang nanti tentunya akan diinfokan kepada seluruh jajaran Angkatan Laut untuk turut serta menyiapkan sembako ataupun kebutuhan lain yang nantinya akan diberikan pada gelombang berikutnya. “Karena ini sifatnya masih awal, jadi yang siap saat ini diberangkatkan terlebih dahulu dan masih banyak lagi yang sekarang ini juga masih loading. Sehingga nantinya apabila sudah terkumpul semua akan langsung didistribusikan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Cianjur,” ujar Kasal.

Sementara ini, pengerahan personel bantuan bencana saat ini masih menggunakan kekuatan yang berasal dari Jakarta. Namun tidak menutup kemungkinan melihat kebutuhan kedepan jika memerlukan penambahan personel, TNI AL siap memberangkatkan Marinir dari pasukan Pasmar 2. “Nanti kita akan melihat situasi dilapangan seperti apa, karena jika cepat tanggap bisa 7 s.d. 14 hari sesuai dengan situasi disana, kalau disana mungkin bisa normal dengan bantuan ini nanti kita akan tarik timnya, tetapi jika masih dibutuhkan, tentunya akan kita bantu sampai selesai,” ungkap Kasal.

Bencana Gempa bumi kekuatan magnitudo 5.6 telah terjadi Senin (21/11) siang kemarin dan memakan banyak korban jiwa termasuk merusak sejumlah sarana dan prasarana. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur dengan kedalaman gempa 10 km dan hingga tadi malam korban meninggal dunia dilaporkan berjumlah 162 korban, 326 korban mengalami luka-luka, dan sebanyak 13.784 warga mengungsi di tempat pengungsian yang tersebar di 14 titik. Selain itu, kerusakan rumah warga dengan kategori 60-100 persen berjumlah 2.345 unit.(disp)

Categories
Bencana Nasional

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Gempa di Cianjur dan Instruksikan Penanganan Korban

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022. Lokasi pertama yang ditinjau Presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor, namun kini telah dapat dilalui kendaraan.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan ucapan duka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) kemarin.

“Pertama-tama atas nama pribadi, atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat,” ucap Presiden.

Presiden menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor.

“Akses jalan yang kemarin tertimbun, tadi pagi sudah bisa dibuka, alhamdulillah. Dan ini nanti akan dilanjutkan dengan kecepatan dalam penanganan terutama penyelamatan evakuasi untuk yang masih tertimbun,” ungkapnya.

Dilansir laman presidenri.go.id, Presiden juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp 10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.

“Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.(sekb)

Categories
Bencana IPTEK Megapolitan

BIG Siap Berkolaborasi Susun Peta Sebaran Rawan Bencana

Koran Jurnal, Cibinong – Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.788 bencana alam melanda Indonesia sejak 1 Januari-12 Oktober 2022. Dari jumlah itu, banjir menjadi bencana alam yang paling sering terjadi. Masyarakat pun menjadi khawatir jika keadaan semakin memburuk. Keberadaan peta rawan bencana pun mengemuka.

Menyikapi hal tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menyatakan siap berkolaborasi untuk membuat peta sebaran rawan bencana alam.

“Selain mendampingi, BIG juga bisa mengasisteni dalam melakukan pemetaan sebaran rawan bencana alam,” kata Kepala BIG Muh Aris Marfai kepada media saat `Coffee Morning Bersama Kepala BIG` di Aula BIG, Cibinong, Bogor, Selasa (25/10/2022).

BIG, sambung Aris, sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Informasi Geospasial (IG), menyadari pentingnya peta rawan bencana. Menurutnya, adanya peta sebaran rawan bencana dapat memudahkan langkah mitigasi bencana di sejumlah daerah di Indonesia.

“Penyusunan peta rawan bencana bisa berdasarkan peta sistem lahan yang sudah dibuat BIG sebelumnya. Peta sistem lahan mencakup beberapa aspek, seperti landscape dan iklim. Dari sejumlah aspek yang ada, dapat diturunkan jadi peta rawan bencana,” tambahnya.

Lebih lanjut Aris juga menyampaikan, bahwa IGD berguna untuk mendukung investasi dan membangun ekosistem ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa ekonomi kreatif bakal menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dan dunia.

Terkait dengan hal di atas, BIG terus berkolaborasi dengan kementerian/lembaga/daerah untuk merampungkan Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP) pada 2023. Saat ini, Kebijakan Satu Peta telah mencapai 97 persen.

“Dengan Perpres Nomor 23 Tahun 2021 tentang PKSP, target 85 peta tematik ditingkatkan menjadi 158 peta tematik yang melibatkan 24 kementerian/lembaga. Tema baru yang ditambahkan, antara lain bidang perekonomian, keuangan, kebencanaan, dan kemaritiman,” jelas Aris.

Selain itu, Aris juga menyinggung bahwa penyelenggaraan Informasi Geospasial (IG) turut terpengaruh dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja. UU tersebut membuka peluang adanya kerja sama antara pemerintah dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar.

Aris menjelaskan, Kerja Sama antara Pemerintah dengan Badan Usaha Milik Negara atau biasa disebut KPBUMN diperlukan karena keterbatasan anggaran yang ada. Sementara target waktu terus berjalan.

“Dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak diperlukan untuk memberikan terobosan yang inovatif agar pemanfaatan IG bisa terakselerasi menjadi bahan untuk mengambil keputusan yang sangat berperan dan berpengaruh bagi masyarakat,” pungkasnya.(**/hum)