Categories
Angkutan Udara Daerah Transportasi

Bandara Angkasa Pura I Siap Layani Tamu Undangan Pernikahan Putri Presiden Joko Widodo 

Koranjurnal.co.id, Solo – Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) siap menerima kedatangan ribuan tamu undangan pernikahan putri Presiden Joko Widodo yang resepsinya akan dilaksanakan pada Rabu 8 November 2017 di Gedung Graha Saba Buana Solo. 

Berdasarkan data terkini, hingga 9 November terdapat 29 chartered flight (maskapai Garuda Indonesia, Enggang Air, Premi Air, TNI, Karisma Bahana Aviation, Sriwijaya Air, Indonesia Air Transport, Sari Rahayu Biomantra, Jhonlin Air Transport, Transwisata, Seacon Aviation Air Pacific); 4 extra flight (maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air). Sementara itu Garuda Indonesia juga melakukan penggantian 5 pesawat menjadi pesawat berbadan besar. 

Untuk memfasilitasi tambahan penerbangan ini, di Bandara Adi Soemarmo Solo telah disiapkan apron tempat parkir pesawat sebanyak 21 parking stand yang dapat digunakan dalam waktu bersamaan. Adapun konfigurasi parking stand tersebut meliputi 1 parking stand untuk pesawat wide body, 3 parking stand untuk pesawat narrow body, 9 parking stand untuk pesawat dengan rentang sayap (wingspan) kurang dari 20 meter, dan 8 parking stand untuk pesawat dengan wingspan kurang dari 30 meter.

Jika terdapat permintaan tambahan slot penerbangan ke Bandara Adi Soemarmo Solo, maka penerbangan tersebut akan dialihkan ‘parkirnya’ ke Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta di mana akan dialokasikan total 10 parking stand (4 parking stand di military apron dan 6 parking stand di civil apron) untuk pesawat dengan wingspan kurang dari 20 meter. Untuk sementara, baru terdapat 1 unscheduled flight di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.



Untuk memfasilitasi banyaknya kedatangan penerbangan tambahan di luar jadwal penerbangan reguler ke Bandara Adi Soemarmo Solo dan mengantisipasi kepadatan di terminal, PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Adi Soemarmo Solo juga menambah jam operasi bandara menjadi 24 jam pada Selasa (7/11) dan Rabu (8/11) serta akan menghentikan seluruh pekerjaan beautifikasi terminal bandara pada Rabu (8/11).   

“Untuk mendukung sukses dan lancarnya acara pernikahan putri Presiden Joko Widodo di Solo di mana ribuan tamu undangan akan datang melewati bandara-bandara kami, Angkasa Pura I cabang Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta telah menyiapkan skema pengaturan parkir pesawat chartered dan tambahan yang membawa tamu undangan Presiden Joko Widodo,” ujar Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero) Wendo Asrul Rose telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti pihak maskapai, groundhandling, TNI Angkatan Udara, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan operasional bandara dalam melayani penumpang umum dan tamu undangan acara pernikahan Presiden Joko Widodo. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pastikan kegiatan operasional, terutama terkait kemanan dan keselamatan penumpang di bandara, dapat berjalan dengan lancar” ujar Wendo Asrul Rose. 

Selain itu, Israwadi mengatakan, untuk menjaga kenyamanan tamu undangan yang akan melakukan perjalanan pulang melalui bandara Adi Sumarmo juga dapat menikmati fasilitas ruang tunggu Concordia Executive Lounge di mana di dalamnya terdapat berbagai fasilitas yang memanjakan seperti akses langsung ke parkir pesawat, reflexology, buffet makanan dengan menu khas Solo, internet corner, wi-fi, fasilitas rapat, musholla, dan layanan lainnya yang dapat menampung 200 seats.‎

Pewarta : Red.

Categories
Daerah Ekonomi

BRI Dukung Program Pemerintah Perhutanan Sosial di Boyolali

Koranjurnal.co.id, Boyolali – Program pemerataan ekonomi merupakan salah satu program prioritas yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Hingga saat ini, pemerintah telah memiliki 2 agenda utama yang menjadi fokus kegiatan dalam rangka menekan angka kemiskinan di wilayah kehutanan, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan dan penciptaan model pelestarian hutan yang efektif dan berkelanjutan yang pada gilirannya meningkatkan sistem perekonomian masyarakat di sekitar hutan. Sebagai gambaran, saat ini terdapat 25.863 desa yang berada dalam wilayah hutan yang 70 persen diantaranya menggantungkan kehidupan dari sumber daya alam yang tersedia dari hutan. 

Dalam kerangka tersebut, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terus gencar mengimplementasikan  pemerataan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, salah satunya melalui program Perhutanan Sosial yang bertujuan memberdayakan masyarakat sekitar hutan, dengan berpedoman pada pemeliharaan hutan yang lestari. Melalui Perhutanan Sosial, pemerintah memberikan kesempatan kepada masayarakat untuk mengajukan hak pengelolaan area hutan sebagai lahan pertanian yang bersifat ekonomis.

Untuk mendukung program tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Direktur Utama Bank BRI Suprajarto pada Sabtu, 04 November 2017 menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada masyarakat yang dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah. Bank BRI sebagai salah satu BUMN, ikut berperan aktif  dalam kegiatan tersebut melalui berbagai layanan dan produk-produk perbankan berbasis UMKM. 

BRI akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR)  kepada lebih para petani yang tersebar di Pemalang dan Boyolali. Para petani juga akan diberikan Kartu Tani yang juga dapat difungsikan sebagai kartu debit Bank BRI bagi para petani, kartu penjualan hasil panen, pengambilan pupuk bersubsidi, dan sebagai data sumber untuk memberikan pinjaman dan layanan KUR kepada para petani.
 
“BRI akan mendukung program Perhutanan Sosial yang digagas oleh pemerintah, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Boyolali. Bentuk dukungan Bank BRI sebagai lembaga keuangan perbankan salah satunya adalah dengan memberikan KUR, Kartu Tani, dan CSR BRI Peduli kepada masyarakat yang tinggal di kawasan hutan,” ungkap Suprajarto di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (04/11/2017).‎

Bank BRI melalui kegiatan ini mendukung penuh program pemerintah, yakni redistribusi asset kepada para petani dalam bentuk lahan yang dapat dikelola secara ekonomis untuk kesejahteraan bersama. Harapannya melalui program ini, dapat meningkatkan ketahanan pangan, produktivitas pertanian, dan penambahan jumlah luas lahan bagi para petani.

Bank BRI pada kesempatan yang sama juga memberikan bantuan CSR BRI Peduli kepada Poktan yang berasal dari Kabupaten Pemalang, berupa 7 Alat Pemipil Jagung, 3 unit Saung Meeting, 11 unit Tandon air, dan Rumah pompa sebanyak 3 unit. 

Tidak hanya itu, untuk Poktan yang terdapat di Kabupaten Boyolali, BRI juga memberikan CSR BRI Peduli berupa 8 unit alat Pemipil Jagung dan 8 Hand Tractor. Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan para petani untuk mengelola lahan pertanian yang akan di garap.

“Pemberian CSR ini merupakan bentuk kepedulian Bank BRI kepada masyarakat yang telah mendapatkan legal standing  pengelolaan lahan hutan. Harapannya agar dapat meningkatkan produktivitas para petani yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” tutup Suprajarto.

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Militer TNI

KRI Kelabang-826 Kawal Kepulangan 39 Nelayan Aceh

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Kelabang-826 salah satu unsur jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) mengawal kepulangan 39 nelayan asal Banda Aceh dan kapal KM. Saudara Bahagia GT 120 yang ditangkap oleh Angkatan Laut India di perairan Andaman Nicobar India, Kamis (02/11/2017). Saat ini KM. Saudara Bahagia sandar di dermaga Pangkalan TNI AL Sabang.
 
Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie, S.E., menjelaskan bahwa para nelayan yang berangkat dari Lampulo, Banda Aceh, ini berhasil dipulangkan setelah dilakukan diplomasi dengan Angkatan Laut India. Diplomasi tersebut dilakukan oleh KRI Imam Bonjol-383 yang pada saat itu sedang melaksanakan latihan bersama patroli terkoordinasi India-Indonesia (Latma Patkor Indindo) dengan Angkatan Laut India.
 
Lebih lanjut Komandan Lanal Sabang menerangkan proses pemulangan ke 39 nelayan bersama kapal KM. Saudara Bahagia, saat memasuki perairan Indonesia kapal nelayan tersebut disambut dan selanjutnya dikawal KRI Kelabang-826 yang pada saat itu sedang menggelar operasi patroli laut di ZEE Indonesia.
 
Seperti yang diketahui, pada tanggal 30 Oktober lalu kapal KM. Saudara Bahagia GT 120 pada saat melaut mengalami gangguan pada mesin yang mengakibatkan kapal hanyut hingga masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) India, sehingga mereka diamankan oleh kapal Angkatan Laut India (India Khan).
 
Kedatangan KRI Kelabang-826 dengan komandan oleh Mayor Laut (P) Aris Pratikto bersama KM. Saudara Bahagia dengan beserta 39 ABK di Sabang  disambut langsung oleh Palaksa Lanal Sabang, Mayor Laut (PM) Ahmad Azahari, S.H., M.H., beserta prajurit Lanal Sabang. Selanjutnya seluruh ABK KM. Saudara Bahagia diperiksa kesehatanya oleh tim medis Lanal Sabang.
 
Saat ini kapal KM. Saudara Bahagia sandar di dermaga pangkalan TNI AL Sabang sambil menunggu dokumen kapal ikan tersebut yang sedang dibawa oleh KRI Imam Bonjol-383 dari Nicobar Andaman, India.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Daerah Hukum Kriminalitas TNI

WFQR IV Koarmabar Berhasil Tangkap Speed Boat Bawa Narkoba Senilai 4 Miliar di Perairan Tanjung Balai Karimun

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Satgas Gabungan Anti Narkoba Western Fleet Quick Response (WFQR) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Lantamal IV Tanjungpinang dan Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menangkap dan memeriksa sebuah speed boat dengan tiga orang awak yang diduga sebagai kurir yang akan menyelundupkan narkoba  diperairan Timur Pulau Takong Hiu pada Posisi 1°12.157 U 103° 21.969 T,  Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Jumat (20/10). Ketiga awak tersebut masing-masing masing A.J (38), warga negara Indonesia,  Z ( 21) dan N (42),  keduanya berkewarganegaraan Malaysia dengan membawa narkoba jenis Sabu-sabu 3.148 gram dan Pil Ekstasi 4.322 butir senilai kurang lebih empat milyar rupiah.
 
Demikian dikatakan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam keterangan persnya di Pusat Komando Dan Pengendalian (Puskodal) Koarmabar, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Jumat ( 20/10/2017).
 ‎
Peristiwa berawal pada Selasa (17/10), Tim WFQR IV memperoleh informasi dari nelayan di sekitar perairan Takong Hiu, bahwa sering melintas speed boat asing yang bukan milik masyarakat setempat, melaju dengan kecepatan tinggi sehingga mengganggu aktivitas kegiatan nelayan setempat. Selanjutnya Tim melaksanakan briefing dan pendalaman terkait informasi tersebut.  Kemudian diperoleh kesamaan informasi dari penangkapan narkoba sebelumnya bahwa wilayah perairan tersebut merupakan pelintasan speedboat pengangkut narkoba. Kemudian tim gabungan melaksanakan pembagian sektor penyekatan dan pengintaian di wilayah tersebut.
 
Kemudian pada Kamis (19/10)  Tim WFQR IV dengan menggunakan tiga speedboat nelayan sewaan melaksanakan infiltrasi di sekitar perairan Timur Takong Hiu dengan menyamar sebagai nelayan dan berbaur dengan nelayan setempat. Sementara itu Patkamla Combat Boat, Patkamla Pegassus dan Patkamla V8 menempati sektor penyekatan. Selanjutnya Tim Pengintai menginformasikan kepada tim penyekat bahwa ada sebuah speed boat melintas dari arah Perairan Malaysia menuju perairan Timur Takong Hiu.  Berdasarkan informasi tersebut maka Patkamla Combat boat melaksanakan prosedur Jarkaplid (Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan) terhadap speedboat tersebut dengan hasil terdapat tiga orang kurir narkoba dengan membawa narkoba jenis Sabu, Pil Happy Five dan Pil Ekstasi.

Menurut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.,  informasi yang diberikan oleh nelayan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keamanan di wilayah laut dan keberhasilan penangkapan kurir narkoba ini merupakan wujud kerja sama serta sinergitas masyarakat dengan TNI Angkatan Laut. Hal ini sejalan dengan motto TNI bahwa  Bersama Rakyat TNI Kuat.
 
Pada kesempatan tersebut, Pangarmabar mengapresiasi kinerja prajuritnya di lapangan yang berhasil menangkap tiga orang kurir narkoba dan barang bukti berupa Sabu sabu 3.148 (Tiga kilogam lebih), Pil Happy Five 2.250 butir dan pil ekstasi 2.132 butir yang diperkirakan senilai kurang lebih empat milyar serta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat nelayan yang telah bekerjasama dengan memberikan informasi kepada TNI Angkatan Laut.
 
Guna pengembangan lebih lanjut, saat ini ketiga kurir narkoba beserta barang bukti diamankan di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang.‎

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Ragam

Tim Drone UGM-BNPB Berhasil Potret Kawah Gunung Agung‎

Koranjurnal.co.id, Karangasem – Tim drone dari UGM dan BNPB berhasil menerbangkan drone untuk petakan puncak kawah Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali pada Kamis (19/10/2017). Empat kali penerbangan dilakukan untuk memetakan puncak kawah dan lereng Gunung Agung.‎

Tim beranggotakan 3 orang dengan membawa 2 unit drone Bufallo FX79 untuk ketinggian 4.000 meter dengan waktu terbang 1 jam.



Tim drone melakukan orientasi terbang dengan meluncurkan drone dari atas sepeda motor. Pada percobaan penerbangan pertama dilakukan di Desa Kubu. Drone terbang hingga ketinggian 2.900 meter. Tidak mencapai puncak karena gagal mencapai target k8etinggian yang ditentukan karena angin yang terlalu kencang atau turbolensi di lereng gunung.

Pada percobaan kedua, tim berpindah lokasi take off di lapangan Amlapura. Drone berhasil terbang di ketinggian 700 meter. Pemetaan lereng sisi tenggara Gunung Agung lebih kurang seluas 1.000 hektare.

Pada penerbangan ketiga, drone terbang borientasi di ketinggian terbang dan mencapai tinggi 3.995 meter. Selanjutnya pada penerbangan keempat drone terbang hingga ketinggian 4.003 meter. Drone berhasil melewati puncak Gunung Agung di 2 jalur penerbangan dengan lebar 600 meter.



Sebanyak 400 buah foto udara didapatkan dari 2 jalur ini dan selanjutnya akan dilakukan pembuatan model 3D (3 dimensi) kawah Gunung Agung sehingga analisis morfologi dan spasial bisa dilakukan dengan akurat.

Hasil pemotretan drone memperlihatkan rekahan di kawah Gunung Agung lebih luas dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya dari citra satelit Planet Scope (11/10/2017), rekahan kawah hanya terdapat di sisi timur di dalam kawah. Pada foto drone siang tadi menunjukkan bahwa rekahan kawah sudah lebih luas di sisi timur dalam kawah. Juga ada rekahan kecil di sisi tenggara. Asap solfatara keluar dari rekahan tersebut juga lebih tebal daripada sebelumnya.

Desakan magma ke permukaan masih berlangsung. Pantaun Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG pada 19/10/2017 antara pukul 12:00 – 18:00 WITA, secara visual teramati asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100-200 meter di atas kawah puncak. Kegempaan masih tinggi ditandai dengan tremor non-harmonik sebanyak 3 kali, gempa vulkanik dangkal 58 kali, gempa vulkanik dalam 104 kali dan gempa tektonik lokal 17 kali. Secara umum jumlah kegempaan mengalami penurunan. Status Awas (level 4). 

Drone tipe Bufallo FX79 ini adalah karya anak bangsa. Drone produk UGM yang saat ini masih terus dikembangkan risetnya dan pengembangannya. Kita layak untuk mengapresiasi produk nasional ini yang sekali diterbangkan berhasil terbang hingga ketinggian 4.000 meter di atas kawah Gunung Agung.  Tidak banyak drone yang mampu terbang hingga ketinggian di atas 3.000 meter. Sudah sepantasnya, Indonesia menjadi tuan rumah dalam iptek dan industri kebencanaan. Kalau bukan kita siapa lagi?

Sumber : Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎.

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Nasional

Presiden Jokowi Tegaskan Moderasi dan Toleransi Bangsa Adalah Kunci Kehidupan Bernegara ‎

Koranjurnal.co.id, Mataram – Presiden Joko Widodo menghadiri Penutupan Konferensi Internasional dan Multaqa Nasional IV Alumni Al Azhar Indonesia, yang digelar di Aula Utama Gedung Islamic Center, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/10/2017‎).

Kehadiran Presiden bukanlah tanpa alasan, karena Presiden yakin bahwa Al Azhar adalah sebuah institusi ilmiah yang berhasil mencetak generasi dengan pemikiran-pemikiran besar dalam berdakwah.

“Kenapa saya datang ke sini? Saya tahu Al Azhar adalah institusi besar dengan pemikiran-pemikiran besar,” ujar Presiden.

Keyakinan tersebut semakin bertambah saat Kepala Negara bertemu dengan Imam Besar Al Azhar Ahmed Muhammad Ahmed El Tayeb, pada bulan Februari tahun 2016 silam.

“Tahun lalu saat saya bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Jakarta, Februari tahun lalu, beliau menyampaikan pentingnya moderasi Islam dan toleransi,” tuturnya.

Apalagi di negara besar seperti Indonesia, yang memiliki anugerah keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Moderasi dan toleransi sangat penting diterapkan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara di Tanah Air.

“Saya mendukung sekali tema muktamar konferensi kali ini yaitu mengenai moderasi Islam dan toleransi Islam,” ungkap Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengajak para alumni Al Azhar untuk bersama-sama dengan pemerintah menyebarkan nilai-nilai moderasi Islam dan toleransi melalui cara yang sesuai dan mudah diterima oleh generasi muda Indonesia.

“Saya kira ke depan metode-metode dengan menggunakan dakwah di media sosial akan sangat efektif terutama untuk generasi milenial, anak muda, yang mau tidak mau kita rangkul dengan dakwah-dakwah yang kita sampaikan,” ucap Presiden.

Meski demikian, Presiden tak lupa meminta alumni Al Azhar untuk tidak lengah dan ikut mengawasi aktivitas media sosial. Mengingat perubahan dunia dan perkembangan teknologi yang cepat tanpa pengawasan akan mempengaruhi karakter anak bangsa di masa mendatang.

“Pertanyaan saya, siapa yang menyaring? Siapa yang membuat screening bahwa yang disampaikan itu benar bukan pendapat pribadi bukan tafsir pribadi? Karena sekarang ini banyak sekali saya lihat ada fenomena yang gampang sekali mengkafirkan orang,” kata Presiden.

Presiden pun berharap niat baik para alumni Al Azhar dapat terwujud dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan negara Indonesia.

“Saya sangat menghargai pertemuan muktamar ini. Semoga hasil konferensi yang ada bermanfaat bagi kita semua dalam rangka moderasi Islam dan membangun toleransi yang baik,” ujar Presiden.

Sebelumnya, dalam kesempatan terpisah, Prof. Quraish Shihab selaku Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut. Menurutnya, kehadiran Presiden memberikan kebanggaan tersendiri bagi para alumni Al Azhar di Indonesia maupun di seluruh dunia.

“Hari ini di koran terbesar di Mesir disampaikan Bapak Presiden Republik Indonesia akan menghadiri acara ini, sekali lagi terima kasih Bapak Presiden,” ucap Prof. Quraish Shihab dalam sambutannya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi.

Pewarta : Anton‎/BP

Categories
Daerah Keamanan Polisi

Polisi Siagakan 10 Sniper Untuk Kunjungan Presiden Jokowi di WIFT 2017

Koranjurnal.co.id, Ternate – Kepala Satuan Brigade Mobil (Kasat Brimob) Polda Maluku Utara (Malut), Kombes (Pol) Anang Sumpena menegaskan, menghadapi penyambutan kedatangan Presiden RI Joko Widodo di event/acara Widi International Fishing Tournament (WIFT) yang akan dilaksanakan pada 25 hingga 29 Oktober 2017 mendatang, pihak Kepolisian akan menerjunkan kurang lebih 300 personil Brimob untuk melakukan pengamanan ekstra.

“Ada kurang lebih 300 Brimob yang saya terjunkan dalam pengamanan WIFT,” ungkap Anang Sumpena usai mengikuti rapat pemantapan persiapan WIFT di Mapolda Maluku Utara, Senin (16/10/2017) seperti dilansir rri.co.id.‎

Anang menambahkan, dari 300 Brimob yang di terjunkan tersebut, pihaknya membagi pada tiga wilayah, baik di wilayah Kota Ternate, Bacan maupun di lokasi kepulauan Widi.

“Yang pasti di Bacan itu akan kita pertebal (pengamanan,red), karena informasi awal, Presiden akan menginap di sana,” lugasnya.‎

Ke-300 personil yang melakukan pengamanan itu, lanjut Anang, dibagi dalam empat kemampuan yang dimiliki baik kemampuan PHH, Jibom, Wanteror dan anti anarkis.

Anang juga menegaskan, dalam pengamanan kedatangan Presiden RI ke Malut, pihaknya juga akan menerjunkan 10 personil khusus yang akan melakukan pengamanan di lokasi-lokasi tertentu seperti di bandara maupun lainnya, sebab 10 personil khusus itu kemampuannya tidak di miliki oleh anggota-anggota lainnya.‎

“Ada 10 tim sniper (penembak jitu) yang akan melakukan pengamanan di lokasi tertentu, yang pastinya salah satu dari mereka pasti berada di lokasi Bandara,” pungkasnya.‎

Pewarta : Anton/red

Categories
Daerah Nasional

Presiden Jokowi Tinjau Kawasan Relokasi Sinabung

Koran Jurnal, Tanah Karo – Presiden Joko Widodo menyambangi kawasan relokasi/hunian tetap (Huntap) di Siosar, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara pada Sabtu pagi, (14/10/2017).
‎
Lokasi tersebut merupakan kawasan relokasi bagi sekitar 3.331 Kepala Keluarga (KK) korban erupsi Gunung Sinabung beberapa waktu yang lalu.

Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi berangkat menuju Siosar dengan menggunakan helikopter pada pukul 08.30 WIB.

Setibanya di tempat relokasi, Presiden melihat kawasan tersebut dengan berjalan kaki. Sesekali Presiden menerima tawaran warga untuk berswafoto.

Usai peninjauan, Presiden mengatakan kepada para jurnalis bahwa telah selesai dibangun 370 rumah berikut lahan untuk pertanian.

“Tadi saya tanya juga apakah sudah bisa berproduksi, dijawab sudah. Nanam apa, nanam kentang,” ucap Presiden.

Pemerintah bertekad untuk menyelesaikan lagi rumah untuk sekitar 1.863 KK yang tersebar di 14 hamparan hingga akhir 2017.

Sisanya sebanyak 1.098 rumah akan diselesaikan tahun depan. “Karena sudah ada penetapan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai lokasi yang akan digunakan kita harapkan rampung,” ujar Presiden.

Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan bahwa perizinan untuk lahan sudah dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dna Kehutanan. “Izin pemanfaatan kayu juga akan dikeluarkan oleh provinsi. Jadi untuk tahap satu itu 100 persen sudah selesai untuk di Siosar 370 KK,” ucap Willem.

Untuk tahap dua sebanyak 1.863 rumah akan diselesaikan pada akhir tahun 2017. “Dilakukan secara relokasi mandiri di 14 hamparan dan perintah Presiden bahwa ini harus selesai pada akhir tahun 2017,” kata Willem.

Singgah di Rumah Prajurit‎

Sebelum meninggalkan Tanah Karo, Kabupaten Karo, Presiden Joko Widodo berkesempatan mengunjungi Markas Yonif 125/SMB di Tanah Karo, Kabupaten Karo.



Di lokasi tersebut, Presiden sempat berkeliling dan melihat perumahan yang ada di markas tersebut. 

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah rumah Kopda Sigit Suryono. Di sini Presiden singgah sejenak dan juga bertemu dengan istri dan anak pertama dari Kopda Sigit. 

Istri Kopda Sigit yang tengah hamil 8 bulan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden atas kunjungan ke rumahnya. “Senang sekali dikunjungi Bapak Presiden,” ucapnya.‎
‎
Sebelum memasuki helikopter, Presiden juga sempat melihat beberapa rumah yang memerlukan perbaikan dan juga meninjau barak bintara dan tamtama remaja.

Pewarta : Anton/BP

Categories
Daerah Ekonomi Energi SDA Nasional

Bank BRI Dukung Program BPDP Kelapa Sawit

Koranjurnal.co.id, Musi Banyuasin – Di Desa Panca Tunggal, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP Kelapa Sawit) bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Pertanian RI, Pemprov Sumatera Selatan, dan Pemkab Musi Banyuasin menyelenggarakan kegiatan Penanaman Perdana Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit, Jum’at (13/10/2017).‎‎
‎
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung program pemerintah (khususnya program BPDP Kelapa Sawit) tersebut yang bertujuan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit. Wujud dukungan tersebut ditunjukan oleh Bank BRI melalui komitmen pembiayaan untuk replanting kebun plasma, yang merupakan plasma dari PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri Group) di Pelalawan, Pekanbaru. Total plafond kredit yang diberikan adalah sebesar Rp 635 Milyar guna peremajaan kebun kelapa sawit plasma seluas 8.600 hektar di bawah 13 koperasi binaan Asian Agri.

“Fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank BRI dalam rangka melengkapi biaya replanting perkebunan, dimana sebagian dana yang diberikan bersumber dari dana BPDP Kelapa Sawit. Pemberian kredit dilakukan dengan mekanisme bantuan dana dari BPDP Kelapa Sawit sebesar Rp 25 juta per hektar,” ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso.
‎
Sebelumnya Bank BRI bersama dengan BPDP Kelapa Sawit telah menandatangani kesepakatan bersama mengenai pengelolaan dana dan pengembangan kelapa sawit Indonesia. Dalam lingkup kerja sama ini, Bank BRI menyediakan layanan dan jasa perbankan yang terintegrasi, menyeluruh, dan real time online berupa simpanan, pinjaman dan jasa perbankan lainnya serta pengelolaan data hingga informasi dalam menghimpun, mengadministrasikan, mengelola, menyimpan, dan menyalurkan dana yang bersumber dari pungutan ekspor sawit atau sumber lainnya melalui jaringan kerja dan e-Channel BRI yang tersebar ke pelosok Indonesia.

Kesiapan Bank BRI dalam mendukung pengembangan industri kelapa sawit di Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Dengan tersebarnya unit kerja operasional dan dukungan e-channel yang mumpuni, Bank BRI mampu memberikan pelayanan perbankan yang menyeluruh dan optimal. Hingga September 2017, Bank BRI mencatat jaringan kerja operasional dan elektronik telah mencapai sebanyak 10.458 unit kerja konvensional, 24.802 unit jaringan ATM, dan 319.619 unit jaringan EDC, atau secara total 345.913 unit jaringan e-Channel BRI.‎

Kedepannya, Bank BRI optimis dapat terus memberikan inovasi pelayanan terbaik bagi seluruh stakeholder industri kelapa sawit.‎

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Infrastruktur Jalan Tol Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Tol Medan-Kualanamu dan Medan-Binjai

Koranjurnal.co.id, Medan – Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meresmikan dua ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi 2-6 sepanjang 41,7 km dan Medan-Binjai seksi 2-3 sepanjang 10,5 km. Peresmian dilakukan di Gerbang Tol Kualanamu,  Sumatera Utara, dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, dan Dirut PT. Jasa Marga Desi Aryani. Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan ruas tol Palembang-Indralaya seksi 1 sepanjang 7,8 km. 

“Saya sudah mendapatkan laporan bahwa untuk Kualanamu-Tebing Tinggi, pembebasan lahan sudah selesai, tinggal masalah konstruksinya. Saya tanya Menteri PUPR, selesainya kapan? Dijawab pertengahan tahun 2018  sudah tersambung dari Medan hingga ke Tebing Tinggi,” kata Presiden, Sumut , Jumat (13/10/2017).

Kehadiran ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi diharapkan akan meningkatkan konektivitas untuk memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa. Tol ini juga semakin memperkuat struktur kawasan perkotaan metropolitan Medan-Binjai- Deli Serdang-Karo sebagai metropolitan terbesar ketiga terbesar di Indonesia.

Ruas tol ini sekaligus menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional di Sumut, seperti kawasan industri Medan, Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, dan akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. Nantinya, semua kawasan akan menghubungkan Tol Medan – Kuala Namu – Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat.

Waktu tempuh dari Bandara Kualanamu ke Danau Toba akan lebih singkat dari saat ini,  yaitu dari 4-5 jam menjadi 1,5 hingga 2 jam saja. Hal ini sejalan dengan amanat Nawa Cita, yang bertujuan untuk meningkatkan  konektivitas sebagai komponen penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia.

Berdasarkan laporan Global Competitiveness Index, daya saing Indonesia meningkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ke-41 menjadi peringkat ke-36 tahun ini. 

Beroperasinya jalan tol Medan-Binjai juga sudah lama ditunggu masyarakat, karena akan menjadi jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan arteri yang menjadi jalur utama lalu lintas Medan-Aceh. Ruas Medan-Binjai dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi telah selesai diuji coba dan sertifikat laik fungsinya sudah dikeluarkan.

Jalan tol baru tersebut akan dibuka untuk dilalui tanpa tarif dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat, hingga keluarnya surat keputusan Menteri PUPR mengenai tarif kedua tol tersebut. 

Jalan Tol Medan-Binjai sepanjang 16,7 km dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero), dengan nilai investasi Rp 1,6 triliun. Pembangunan tol ini dibagi menjadi tiga seksi, yaitu seksi pertama, Helvetia-Tanjungmulia, yang belum selesai dikerjakan karena masih ada kendala pembebasan lahan. Seksi kedua, dari Sei Semayang menuju Helvetia sepanjang 6,2 km, dan seksi ketiga, Binjai menuju Medan dengan panjang 4,3 km.

Pembangunan ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sendiri dibagi dalam 7 seksi, dengan total panjang 61,70 km. 

Pembangunan dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT), yakni PT. Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT). Pemerintah memberikan dukungan berupa konstruksi seksi 1B Simpang Tanjung Morawa – Simpang Perbarakan (7,5 km) dan seksi 2 Simpang Perbarakan – Kualanamu (7,05 km), dengan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun. 

Untuk seksi yang belum selesai, seksi 1A sepanjang 3,25 km, yang dikerjakan oleh JMKT, dan seksi 1B sepanjang 7,5 km, dikerjakan pemerintah, dan seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi sepanjang 8,87 km dalam tahap konstruksi, seperti dilansir laman suara.com.‎

Pewarta : Eva
‎