Categories
Ekonomi

Kendalikan Wabah PMK, Mentan SYL Serahkan Obat-obatan di Sumedang

Koran Jurnal, Sumedang – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno melihat secara langsung pengobatan terhadap hewan ternak yang terkonfirmasi positif penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Menurut SYL, pengobatan ini merupakan upaya pemerintah dalam merespon PMK secara cepat agar tidak menular terhadap hewan lainya.

“Proses yang saat ini terus berjalan antara lain melakukan intervensi obat-obatan seperti vitamin, antibiotik dan termasuk obat herbal yang biasa dibuat dengan kearifan lokal daerah tertentu. Alhamdulillah yang dipakai ternyata penyembuhannya sangat cepat,” ujar SYL, dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (19/5/2022).

SYL mengatakan upaya penyembuhan hewan ternak yang terjangkit wabah PMK sudah dilakukan secara masif sehingga tingkat kematianya bisa ditekan secara maksimal. Oleh karena itu, SYL meminta agar masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah terus bekerja secara cepat.

“hari ini saya bersama Anggota Komisi IV melihat langsung upaya pemerintah di Sumedang. PMK memang ada tapi PMK dapat disembuhkan dan tidak menular kepada manusia,” katanya.

Di samping itu, Mentan memastikan bahwa ketersediaan hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha dalam kondisi yang cukup aman. Wabah PMK tidak memiliki pengaruh besar atau dampak buruk terhadap ketersediaan.

“Ketersediaan dalan menghadapi Idul qurban beberapa bulan kedepan semua sudah dalam proses persiapan yang sebaik-baiknya. Tentu kita juga berharap daerah-daerah yang terkena langsung melakukan lockdown,” katanya.

Mentan menambahkan, kebijakan lockdown dapat dilakukan oleh posko darurat cepat tanggap yang dikoordinir langsung oleh para kepala daerah baik bupati maupun walikota. Posko tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan Gubernur sampai pemerintah pusat.(hum)

Categories
Ekonomi Kesehatan

Optimis PMK Dapat Diatasi, Mentan SYL Sebut 3 Strategi Ini

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat. Karena itu, SYL mengajak agar semua pihak turun langsung dan terlibat aktif dalam menekan jumlah penularan. Menurutnya, penyakit tersebut bisa disembuhkan melalui 3 strategi berikut ini.

Pertama, kata SYL, Kementerian Pertanian mengajak untuk menerapkan strategi intelektual sebagai langkah percepatan, kedua menerapkan strategi manajemen sebagai langkah penguatan dan ketiga adalah strategi perilaku sebagai langkah bersama dalam menghilangkan PMK.

“Jadi sebenarnya PMK ini dapat disembuhkan dan tidak menular ke manusia, tetapi kita harus waspada dan terus bekerja. Yang terpenting tidak boleh membangun kepanikan karena itu sangat berbahaya,” ujar SYL, Rabu (18/5 2022).

SYL mengatakan, berdasarkan hasil penelitian dan penelusuran selama ini, penyakit PMK masuk dalam kategori penyakit hewan yang tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebab kata dia, seluruh bagian daging pada hewan yang positif PMK dapat dimakan melalui prosedur yang telah ditetapkan.

“Sekali lagi PMK dapat disembuhkan dan tidak berbahaya dikonsumsi manusia. Kedua, jajaran Kementan bersama 16 daerah yang terkontaminasi PMK menyatakan siap menghadapi Idul Qurban dan meski ada PMK, pasokan sapi yang ada tidak bermasalah,” imbuhya.

Disisi lain, Kementan juga telah membangun posko pengaduan dan crisis center PMK. Masyarakat yang memiliki hewan dengan gejala PMK dapat menghubungi nomor 081286345622. Posko darurat tanggap darurat ini dikelola langsung Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan.

“Oleh karena itu jajaran Kementan siaga 1 dan lintas sektor dibawah jajaran Dirjen terus bekerja. Alhamdulillah sekarang tren penyebarannya sudah menurun,” ujarnya.(hum)

Categories
Ekonomi

Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia, Kementan Apresiasi Petani Gunakan Biosaka

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan guna secara mandiri memenuhi kebutuhan dalam negeri, menguatkan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan petani itu sendiri. Namun demikian upaya ini akan jalan ditempat kalau dengan terobosan yang biasa-biasa saja, sehingga perlu pendekatan dengan cara baru atau inovasi yang tidak lagi mengandalkan pupuk kimia.

Berangkat dari hal tersebut, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani yang mengangkat tema “Inovasi Seru Bercocok Tanam yang Murah Meriah (Teknik Biosaka dan Tanpa Pupuk Kimia” pada Selasa (10/5/2022). Biosaka adalah salah satu sistem teknologi terbarukan dalam perkembangan dunia pertanian organik modern yang terbentuk sebagai bio-technology (biologi-teknologi).

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengapresiasi dan menyambut baik inovasi yang dilakukan petani Blitar ini, disaat serba sulit masih bisa memberi solusi terhadap pupuk. Biosaka terbuat dari rerumputan yang dicampur dengan air lalu dihancurkan, setelah itu bisa langsung di aplikasikan di lahan untuk semua jenis tanaman. Untuk pemilihan rumput harus memakai rumput yang sehat yang tidak tercampur bahan kimia dan harus diketahui masa pertumbuhan rumput berada di fase vegetatif atau generatif.

“Saya salut dengan inovasi-inovasi ini. Disaat serba sulit, pupuk kimia mahal, masih bisa memberi solusi dengan membuat pupuk sendiri dan tidak mengandalkan pupuk bersubsidi. Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mengharapkan bahwa petani kita harus berinovasi dalam segala hal,” demikian dikatakan Suwandi pada webinar tersebut.

Suwandi meminta Jajaran Kementan harus terus bersinergi dengan dinas provinsi dan pemerintah daerah untuk turut serta mengawal dan mendukung agar pembangunan sektor pertanian lebih maju, mandiri dan modern dalam menerapkan pertanian ramah lingkungan yang tahan dalam perubahan iklim yang tidak menentu. Ia pun menyarankan petani untuk mempelajari dan mencoba biosaka ini yakni bagaimana cara memilih jenis rumput, bagaimana meraciknya dan bagaimana menyemprotkan racikan ini ke tanamannya dan hal tersebut harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.
“Juga perlu ditindaklanjuti oleh para ahli, peneliti, akademisi untuk dilakukan pengujian lebih lanjut sehingga diperoleh formula yang tepat yang bisa berdampak pada peningkatan produksi. Yang jelas biaya produksi budidaya jauh lebih efisien,” ujarnya.

Pada webinar ini, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Wawan Widianto, menjelaskan saat ini berbagai jenis teknologi yang mendukung implemetansi pertanian presisi sudah banyak dikembangkan, walaupun masih terbatas pada tataran riset dan uji coba. Dalam pertanian presisi, jenis teknologi akan memberikan dukungan dalam tahapan peningkatan dan kualitas produksi hasil pertanian.

“Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar mendorong masyarakat untuk melakukan inovasi, kreatifitas, menciptakan teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan sebagai solusi permasalahan,” jelasnya

Setyo Budiawan, Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Integrated Farming Indonesia Kabupaten Blitar menuturkan pihaknya sudah satu tahun mengaplikasikan biosaka untuk beberapa tanaman pangan, khususnya padi. Untuk hasil panen, tanpa pupuk kimia ternyata hasilnya cukup sama dengan yang memakai pupuk kimia.

“Yang jelas kita sudah mengurangi penggunaan pupuk kimia. Secara pribadi sudah ada 3 hektar yang menggunakan biosaka. Saya pada awalnya tidak percaya bahwa ramuan rumput dan dedaunan bisa menumbuhkan tumbuhan padi hingga panen. Menurut saya itu sudah memenuhi kriteria yaitu aman, murah dan ramah lingkungan. Ini adalah solusi yang bisa dikembangkan untuk para petani dan bisa digunakan oleh yang lainnya,” bebernya.

Muhammad Ansar, sebagai Penggagas Biosaka menjabarkan Biosaka mulai melakukan pendampingan diwilayah kabupaten Blitar sejak pertengahan tahun 2019 sampai dengan sekarang yang dimulai dari beberapa petani diwilayah kecamatan wates. Dalam perkembangan 2 tahun pendampingan melalui sistem getuk-tular dan dibantu oleh petugas pertanian lapangan dan pihak terkait biosaka hari ini sudah mulai diuji coba pada skala luas dihampir setiap kecamatan wilayah Kabupaten Blitar.

“Kelebihan biosaka ini adalah efektifitas kinerja yang baik. Reaksi biosaka dapat dilihat dalam waktu 24 jam setelah aplikasi dan dapat digunakan pada seluruh fase tanaman, mulai dari benih sampai panen. Proses produksinya pun sangat cepat karena tidak menggunakan metode fermentasi yang biasanya memakan waktu paling cepat 1 mingggu,” jelasnya.

“Selain itu, cara penggunaannya mudah dan penggunaan dosis yang sangat sedikit, cukup 40 ml dicampur 15 liter air untuk satu kali penyemprotan untuk luasan 1.000m2, atau 400ml untuk 1 hektar tanaman padi. Penyemprotan dari mulai tanam sampai panen dilakukan sekitar 7 kali. Dan yang lebih penting, penggunaan biosaka dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia sehingga jauh menghemat biaya produksi,” tambah Ansar.(hum)

Categories
Ekonomi Nasional Polisi

Libur Lebaran 2022 Usai, Polri Kembali Buka Layanan SIM, STNK dan BPKB

Koran Jurnal, Jakarta – Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus menyampaikan, layanan Polri terkait kepengurusan SIM, STNK, dan BPKB sudah berjalan normal per hari ini, Senin 9 Mei 2022.

“Dengan selesainya Operasi Ketupat 2022, kami (Polri) membuka kembali pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengurus SIM, STNK, atau BPKB,” ujar Yusri Yunus, Senin (9/5/2022).

Diketahui sebelumnya, Korlantas Polri memberhentikan sementara aktivitas pelayanan SIM baik di satpas, gerai, ataupun SIM keliling selama periode lebaran Jumat (29/4/2022) hingga Minggu (8/5/2022).

“Jadi, bagi masyarakat yang ingin mengurus surat-surat tersebut bisa langsung datang ke lokasi pelayanan terdekat,” jelasnya.

Yusri menambahkan, telah ada relaksasi bagi masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis di waktu libur dan cuti berama. Namun, Yusri mengimbau agar masyarakat kembali membuat atau memperpanjang SIM mereka.

“Jadi, memang sudah ada relaksasi jika masa berlakunya habis saat libur kemarin. Masyarakat diimbau segera memperpanjang, karena layanan telah dibuka kembali,” tutupnya.(hum)

Categories
Ekonomi Polhukam TNI

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan Ekspor Puluhan Kontainer Minyak Goreng

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut, Komando Armada I, KRI Karotang-872 berhasil mencegah kapal MV. Mathu Bhum yang memuat RBD Palm Olien di Perairan Belawan, Jum’at (7/5/2022).

Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Agung Prasetiawan mengatakan, Kapal MV. Mathu Bhum yang merupakan Kapal Kargo bertonage 11.079 GT dihentikan dan diperiksa ketika melakukan pelayaran dari Belawan menuju Port Klang Malaysia pada Rabu (04/05/2022) lalu.

“Muatan RBD Palm Olien merupakan salah satu jenis produk turunan CPO yang dilarang oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Perdagangan yang secara resmi melarang ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan bahan baku minyak goreng, serta minyak goreng, terhitung mulai 28 April 2022 lalu,” papar Pangkoarmada RI.

“Aturan tersebut tertera dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined Bleached and Deodorized palm olein dan Used Cooking Oil” tambahnya.

Pada saat penangkapan, MV. Mathu Bhum yang diawaki oleh 29 Orang termasuk Nakhoda (24 Warga Negara Thailand dan 5 Warga Negara Malaysia) mengangkut ratusan Kontainer, dimana 34 Kontainer diantaranya berisi RBD palm olien, sehingga Komandan KRI Karotang yang dikomandani Mayor Laut (P) Andromeda mengawal MV. Mathu Bhum kembali ke Belawan guna dilakukan penyelidikan lanjutan di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal I) Belawan.

“Intensitas operasi laut yang dilakukan TNI AL dalam hal ini Komando Armada RI yang menindaklanjuti laporan intelijen membuahkan hasil, salah satunya dengan menangkap MV. Mathu Bhum yang dalam pemeriksaan awal ditemukan pelanggaran dengan mengangkut muatan ekspor minyak goreng, selain itu 3 nomor seri kontainer yang berisi minyak goreng tidak sesuai dengan nomor seri yang tertulis di PEB,” jelas Pangkoarmada RI.

“Selain itu, tanggal perkiraan ekspor sesuai tercantum di PEB berbeda dengan riil pelaksanaan ekspor. Di PEB tertulis tgl perkiraan ekspor 29 April, 1 Mei, 2 Mei, 3 Mei. Sedangkan pelaksanaan ekspor riil 4 Mei,” lanjutnya.

Keberhasilan pencegahan ekspor minyak goring oleh MV. Mathu Bhum tidak terlepas dari instruksi, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Yudo Margono yang memerintahkan kepada seluruh unsur operasi jajaran TNI AL untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan secara ketat, serta menangkap dan memproses hukum bila menemukan adanya ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit beserta turunannya yang telah resmi dilarang oleh pemerintah.

“KSAL juga telah menekankan agar mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural dengan loyalitas tegak lurus,” pungkas Pangkoarmada RI.(disp)

Categories
Ekonomi Nasional

Arus Balik Libur IdulFitri 2022, BPH Migas Pastikan Stok BBM Pemudik Aman

Koran Jurnal, Jakarta – Puncak arus balik libur Idul Fitri 1443 H diperkirakan akan berlangsung pada hari Jumat – Minggu, 6 – 8 Maret 2022. Mengantisipasi hal tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) melakukan video conference call dengan para stakeholder yaitu Pertamina (MOR I – VIII), PT ASDP (Persero), AKR, PGN, PT Aneka Pertoindo Raya).

“Secara umum hasil koordinasi dengan stakeholder bahwa untuk BBM stok aman di seluruh wilayah. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik arus balik juga disiapkan layanan layanan pendukung seperti tambahan Mobil Tangki, SPBU kantong, layanan motoris dan SPBU Modular Pertashop pada jalur2 mudik, jalur wisata dan rest area.”Ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati saat video conference call di Kantor BPH Migas, Jum’at (6/5/2022).

Video Conference call dihadiri oleh
Kepala BPH Migas (Erika Retnowati), Komite BPH Migas (Eman Salman, Abdul Halim,Saleh Abdurrahman), Dirjen Migas KESDM (Tutuka Ariadji), Kepala Badan Geologi KESDM (Eko Budi Lelono), Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas KESDM (Soerjaningsih), Direktur BBM BPH Migas (Patuan Alfon).

Lebih lanjut Erika menjelaskan selain wilayah yang dilalui arus balik yang menjadi perhatian adalah tempat wisata. Salah satunya di wilayah Pertamina MOR IV Jawa Tengah yang mengalami lonjakan kenaikan permintaan 200 – 300% terutama di SPBU yang berada di tol.

Dalam laporan posko nasional sektor ESDM tanggal 5 Mei 2022, ketersediaan bensin RON 90 sebanyak 1,3 juta KL (16 hari), RON 92 sebanyak 726 ribu KL (36 hari), solar CN 48 1,9 juta KL (21 hari). Kondisi Stok LPG sebesar 392.111 MT dan DOT 23.722 MT dengan Coverage Days sekitar 16,53 hari, status LPG aman.

Untuk sektor ketenagalistrikan , keseluruhan sistem dalam kondisi Aman. Secara keseluruhan Daya Mampu Pasok Nasional sebesar 45.808 MW dan Beban Puncak sebesar 30.145 MW, sehingga Kapasitas Cadangan Daya Nasional sebesar 15.663 MW, atau sebesar 51,96%.

Sedangkan untuk laporan kebencanaan geologi, 5 gunungapi (Anak Krakatau, Sinabung, Merapi, Ile Lewotolok, Semeru) dalam status level III (SIAGA). Koordinasi secara rutin dilakukan dengan Pemerintah Daerah, BNPB dan instansi terkait lainnya melalui media telp, email, fax dan media daring (dalam jaringan) lainnya. Rekomendasi seluruh gunung api untuk publik dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau aplikasi Android MAGMA Indonesia.

Pada beberapa wilayah terdapat tanah longsor yang perlu diwaspadai seperti di Desa Tinggar, Kabupaten Kuningan,Kampung Curug Kota Tangerang Selatan dan Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

Untuk membantu pengawasan dan pengendalian Penggunaan BBM bersubsidi, masyarakat dapat menghubungi Nomor Help Desk BPH Migas 0812-3000-0136.(hum)

Categories
Ekonomi

Kementan Dorong Pemanfaatan Teknologi Molekuler untuk Pengawasan Mutu Benih

Koran Jurnal, Jakarta – Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam meningkatkan produktivitas pangan dan tentunya dengan cara-cara atau terobosan baru terus dilakukan. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, mendorong pemanfaatan teknologi molekuler dalam pengawasan mutu benih untuk menghasilkan benih yang digunakan petani itu berkualitas tinggi sebab benih salah satu faktor penentu keberhasilan dalam bidang pertanian.

“Pemanfaatan teknologi molekuler untuk membedakan benih-benih unggul dengan yang lain atau genetiknya. Silahkan dimanfaatkan karena kedepannya pertanian semua berbasis teknologi, dalam keperluan aspek perbenihan, pemupukan, pengendalian hama penyakit, panen pascapanen maupun hulu semuanya berbasis teknologi,” demikian dikatakan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, dalam acara Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani, Jum’at (22/4/2022) kemarin.

Perlu diketahui, pengujian kemurniaan varietas dapat dilakukan salah satunya adalah dengan metode RAPD-PCR (Random Amplified Polymorphisme DNA- Polimerase Chain Reaction). PCR adalah teknik molekuler yang digunakan untuk mengamplifikasi (memperbanyak) fragmen DNA dan data fragmen DNA tersebut selanjutnya dapat dianalisis untuk menentukan kemurnian varietas tanaman.

Sehubungan dengan peran bioteknologi dalam perbaikan produktivitas tanaman, Peneliti BOSDM BRIN, Reflinur menjelaskan pendekatan bioteknologi/molekuler berpeluang sebagai teknologi pendamping dalam program pemuliaan Tanaman. Di Indonesia, aplikasi teknik rekayasa genetik dalam perakitan PRG masih dihadapkan banyak tantangan, seperti biaya mahal (proses dan analisis keamanan hayati), time-consuming (proses dan persyaratan sebelum pelepasan), dan regulasi komplek.

“Teknik genome editing mempunyai prospek besar untuk perbaikan tanaman pertanian dalam hal ini perlindungan tanaman karena lebih sederhana, presisi dan relatif lebih cepat,” terangnya.

Sementara itu, Dosen Program Studi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman IPB University, Prof. Muhamad Syukur menyebutkan mendorong langkah pemerintah dalam melakukan pengawasan benih dengan teknologi molekuler. Sebab memiliki manfaat yang banyak bagi pendataan varietas lokal dan lainnya.

“Manfaat pendaftaran varietas lokal dan hasil pemuliaan untuk kepentingan pengumpulan data mengenai varietas lokal, varietas yang dilepas, atau varietas hasil pemuliaan yang tidak dilepas, serta data mengenai hubungan hukum antara varietas yang bersangkutan dengan pemiliknya dan atau penggunanya,” sebutnya.

Amiyarsi Mustika Yukti, perwakilan Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH) mengatakan BBPPMBTPH telah melaksanakan PMV Metode. Ini untuk memberikan pelayanan permintaan uji pelanggan dalam rangka sertifikasi benih.

“Adanya sertifikasi ini sangat penting untuk kebenaran benih sumber, Kemurnian atau kebenaran varietas benih untuk pelepasan Pohon Induk Tunggal dan Arbitrase dalam Penerapan Hasil Uji DNA dalam pengawasan mutu benih,” kata Amiyarsi.(hum)

Categories
Daerah Ekonomi TNI

400 Warga di Kab. Asmat Terima BTPKLWN TNI

Koran Jurnal, Papua – Bertempat di Halaman Koramil 1707-08/Agats Jln. Misi Distrik Agats Kabupaten Asmat, Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo, S.T. memimpin langsung penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kali Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) TNI Tahun 2022 kepada 400 masyarakat di Kabupaten Asmat, Papua, Minggu (17/04/2022).

Dalam sambutannya Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh Rois Edy Susilo, S.T. mengatakan bahwa pemberian bantuan kepada para PKL, Warung dan Nelayan Tahun 2022 ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat dimasa Pandemi Covid-19 dan sebagai bentuk kesejahteraan untuk meningkatkan usaha-usaha yang sudah ada.

“Untuk pembagian bantuan seperti ini hanya kepada para PKL dan Warung saja, tetapi Kodim 1707/Merauke mendapatkan tambahan untuk para Nelayan jadi total keseluruhan yang mendapat bantuan di Kab. Asmat saat ini sebanyak 400 orang masyarakat dan masing-masing mendapat Rp.600.000,-“. ungkap Dandim 1707/Merauke.

Sementara dalam sambutannya Bupati Asmat Bapak Elisa Kambu, S.Sos mewakili pemerintah daerah Kab. Asmat dan masyarakat Asmat penerima bantuan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat melalui Panglima TNI yang diwakili oleh Kodim 1707/Merauke untuk program Bantuan Tunai PKL, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) TNI Tahun 2022 di Kab. Asmat.

“Kepedulian pemerintah pusat memberikan bantuan kepada para PKL, Warung dan Nelayan ini agar dapat digunakan sesuai keperuntukannya dan bisa dikelola dengan baik sehingga usahanya bisa meningkat”. harap Elisa Kambu.

Usai sambutan Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos dilanjutkan penandatanganan daftar penerima manfaat (BTPKLWN) TNI dan kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Asmat AKBP Dhani Gumilar, S.H., SIK., Pabung Persiapan Kab. Asmat Mayor Inf Basir Ando, Danramil 1707-08/Agats Kapten Inf Roby K. Retraubun, Kapolsek Kota Agats Iptu Sekjen dan Danpos Satgas Pamrahwan Yonif 315/Garuda Letda Inf Mustofa serta Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Asmat Sukartono Hadi, S.STPi.(pen)

Categories
Ekonomi

Komitmen Gunakan Alsintan TKDN Tinggi, Mentan SYL Dorong Industri Pertanian

Koran Jurnal, Tangerang – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong alat mesin pertanian (alsintan) buatan dalam negeri dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) tinggi. Karena itu, ia melakukan kunjungan ke PT. Sharprindo Dinamika Prima sebagai salah satu komitment kepada industri alsintan guna menggairahkan produksi sekaligus penggunaan alsintan karya anak bangsa, Rabu (13/4/2022).

“Hari ini kita melihat produksi dari sebuah perusahaan milik anak bangsa yang memproduksi alsintan. Saya sangat bahagia di Ramadhan ini bisa diajak ke PT Sharprindo. Kami siap bekerja sama untuk hadirnya Indonesia yang lebih baik. Kalau mau bangsa ini baik, perbaiki alsintan, masa harus impor terus. Menurut saya yang susah dibuat itu mesin, tapi PT. Sharpindo sudah bikin mesinnya, artinya sudah selesai, masa harus terus impor,” demikian dikatakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.

SYL menegaskan mendorong pengembangan industri alsintan dalam negeri tidak boleh biasa-biasa saja, tapi harus serius dengan kerja keras. Karena itu, salah satu upaya nyata yang segera dilakukan adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) alsintan buatan dalam negeri tidak boleh terus berada di posisi 42 persen, tapi harus di atas 50 persen.

“TKDN jangan 42 persen, tapi 3 sampai 5 bulan ke depan TKDN harus di atas 50 persen. Saya mau lihat ini hasilnya ke depan. Ini komitmen dan upaya nyata kita dorong semua industri alsintan dalam negeri agar kita tidak lagi impor komponen alsintan,” tegasnya.

SYL menambahkan peran mekanisasi pertanian telah terbukti menjadikan sektor pertanian yang tangguh pada kondisi pandemi covid 19. Dua tahun pandemi, Kementerian Pertanian (Kementan) terus menopang ketersediaan pangan sekaligus kesejahteraan petani sehingga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga di masa pandemi covid 19 hanya sektor pertanian yang pertumbuhan PDB nya paling besar dan positif, yakni 16,4 persen.

“Percepatan ketersedian pangan ini karena dukungan alsintan. Patut kita berikan apresiasi yang besar terhadap produk-produk lokal ini yabg turut berkontribusi dalam pembangunan pertanian,” tegasnya.

Dirut PT. Sharprindo Dinamika Prima, Jusmin Suwoko memberikan apresiasi atas dukungan Kementan yang menumbuhkan dan memprioritaskan alsintan buatan dalam negeri. Pasalnya, dukungan Kementan sangat penting untuk memproduksi alsintan dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan petani dan menjadikan pembangunan pertanian semakin modern.

“Kami apresiasi kehadiran Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, karena baru pertama kali hadir perwakilan pemerintah di perusahaan kami. PT. Sharprindo adalah perusahaan dalam negeri, 100 persen alsintan yang diproduksi karya anak bangsa. Kami meminta dukungan penuh dari pemerintah agar bisa semakin lebih baik untuk memenuhi kebutuhan alsintan petani,” ujarnya.

“Dorongan Pak Menteri Pertanian sangat memberikan semangat pada kami untuk menaikan TKDN. Kami berkomitmen untuk mencapai TKDN di atas 50 dalam waktu dekat. Kami optimis bisa wujudkan ini,” tambah Jusmin.

Perlu diketahui, pengadaan alsintan di Kementan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, tanggal 2 Februari 2021, pasal 66 tentang kewajiban menggunakan produk dalam negeri dan UU 22 Tahun 2019 Tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, pasal 65 dan 66 tentang kewajiban penggunaan produk yang memiliki SPPT SNI. Sehingga, pengadaan alsintan memprioritaskan produk industri dalam negeri.

Di tahun 2021, Kementan melakukan pengadaan alsintan prapanen sebanyak 25.134 unit yang terbagi dengan jenis dan nilai kontraknya. Jenis alsintan ini meliputi traktor roda 2, traktor roda 4, pompa air, rice transplanter, cultivator, hand sprayer dan alat tanam jagung, yang tentunya sudah memiliki seritifikat TKDN.(hum)

Categories
Ekonomi Opini

Akademisi IPB: Benih Unggul dan Pupuk, Dongkrak Produktivitas Padi-Jagung

Koran Jurnal, Jakarta – Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prima Gandhi mengungkapkan produktivitas padi dan jagung meningkat karena kontribusi penggunaan benih unggul dan pupuk. Berbagai hasil riset penggunaan benih unggul yang ditunjang dengan pemupukan yang tepat, berdampak signifikan pada peningkatan hasil panen.

“Terlihat dari trend produktivitas padi Indonesia semakin meningkat berkat berbagai terobosan dan penggunaan teknologi sehingga mampu meningkatkan produksi pada era Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” demikian dikatakan Prima Gandhi di Bogor, Jum’at (8/4/2022).

Gandhi menyebutkan trend produktivitas padi terlihat dari angkat perhitungan BPS. Data BPS menyebutkan produktivitas padi sejak 2019 semakin meningkat yakni tahun 2019 sebesar 5,11 ton/hektar, tahun 2020 sebesar 5,13 ton/hektar dan 2021 sebesar 5,22 ton/hektar, bahkan di tingkat Asia posisi produktivitas Indonesia berada peringkat kedua setelah Vietnam.

Tak hanya itu, sambungnya, data FAO pun menyebutkan di tahun 2018 Indonesia menduduki peringkat kedua dari 9 negara negara FAO di Benua Asia. Adapun urutannya Vietnam 5,89 ton/hektar, Indonesia 5,19 ton/hektar, Bangladesh 4,74 ton/hektar, Philipina 3,97 ton/hektar, India 3,88 ton/hektar, Pakistan 3,84 ton/hektar, Myanmar 3,79 ton/hektar, Kamboja 3,57 ton/hektar dan Thailand 3.l,09 ton/hektar.

“Ini menunjukan program kerja Kementerian Pertanian on the right track, mesinnya bergerak di lapangan, akselerasi produksi dilakukan melalui mapping kawasan andalan, kawasan utama maupun kawasan pengembangan,” ucapnya.

Lebih lanjut Gandhi menjelaskan pada kawasan andalan, program kerja Kementan dengan memacu upaya meningkatkan produksi dan produktivitas melalui peningkatkan indek pertanaman dan penggunaan benih unggul serta pemupukan berimbang tepat sesuai kebutuhan hara tanah. Ada kegiatan perluasan areal tanam maupun meningkatkan indek pertanaman.

“Hal yang sama terlihat telah dilakukan untuk memacu produksi jagung. Selain padi di lahan sawah, petani mengidolakan tanam jagung di lahan kering karena menguntungkan dan mudah ditanam,” terangnya.

Menurut Gandhi, meskipun kontribusi biaya pupuk dalam struktur biaya produksi sekitar 10 persen, namun pupuk itu merupakan makanannya tumbuhan, urea memacu fase vegetatif tanaman menjadi subur hijau, sedangkan pupuk NPK khususnya unsur phospat akan mengisi bulir padi secara optimal. Dalam kondisi sulit dan mahalnya pupuk kimiawi, kini digencarkan pupuk organik dan pupuk hayati, hemat karena buatan sendiri dari bahan kompos yang ada di sekitar.

“Hal yang sama, penggunaan benih padi unggul berkontribusi pada produktivitas. Penggunaan ideal benih padi 25 kg perhektar maupun jagung 15 kg perhektar bila dengan benih unggul terbukti berdampak pada produktivitas,” katanya

Ia menyebutkan kini petani sudah familier dengan benih unggul dan melakukan pergiliran varietas. Bahkan kini petani menyukai varietas unggul genjah guna mengejar indek pertanaman hingga IP300 bahkan sudah mulai belajar IP400 yang berarti setahun empat kali tanam dan empat kali panen.

“Asal ada kemauan merubah dan disitu akan ada hasil yang lebih baik. Alhasil dari data BPS, sejak 2019 hingga sekarang tidak ada impor beras umum, bahkan setiap tahun produksi beras selalu surplus di atas kebutuhan konsumsinya,” tandas gandhi.(hum)