Categories
Ekonomi Infrastruktur

BPH Migas Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Bumi IKN

Koran Jurnal, Kaltim – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep kota ramah lingkungan. Demikian juga dengan pemanfaatan energi yang menggunakan sumber energi bersih, salah satunya gas bumi. Guna mendukung hal tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) melakukan peninjauan perkembangan pembangunan fasilitas jaringan gas bumi (jargas) di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (1/6/2024) kemarin.

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan melihat kesiapan infrastuktur gas bumi yang sudah terbangun di IKN. Pria yang kerap disapa Didit ini menjelaskan, penggunaan gas bumi sebagai energi bersih sejalan dengan konsep pengembangan IKN yang ramah lingkungan.

“Tentunya BPH Migas mendukung pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi bersih, seperti yang digunakan di Rumah Susun (rusun) IKN ini,” terangnya saat ditemui di area pembangunan Rusun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Didit menambahkan, gas bumi menjadi tulang punggung dalam transisi energi Indonesia. Ia berharap para pemangku kepentingan bersinergi dalam pengembangan jargas di IKN ini.

“Kami berharap dengan sinergi tersebut pengaliran gas bumi di IKN dapat berjalan dengan lancar, baik dan sesuai target waktu yg direncanakan,” jelas Didit.

Sementara itu, Sales Area Head Kalimantan PGN Dedy Tulus Pambudi menjelaskan bahwa hunian yang berada di IKN sepenuhnya akan menggunakan gas terpusat.

“Diharapkan sebelum 17 Agustus 2024, pemasangan jaringan gas sudah dapat dipasang dan digunakan pada rusun yang sudah aktif dan bisa dihuni,” harapnya.

Dalam kunjungan ke IKN ini, hadir juga Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief dan Saleh Abdurrahman. Ketiganya juga meninjau rumah tapak jabatan Menteri dan rusun ASN. Mendampingi dalam kunjungan ini staf Kementerian PUPR Jeri A. Ardani.

*Pemantauan SPBU*

Di hari yang sama, Anggota Komite BPH Migas melakukan pengawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saleh mengapresiasi adanya upaya penerapan QR Code dan Fuel Card secara bersamaan. Dengan metode ini, pencatatan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi semakin tertib.

“Dengan adanya dua hal ini (QR Code dan Fuel Card), lebih meyakinkan pada angka BBM yang dikeluarkan karena kita dapat mendeteksi plat nomor kendaraan secara berlapis,” terangnya.

Langkah pengecekan melalui dua sistem ini diawali dengan pencocokan nomor polisi kendaraan dan kode QR yang dimiliki oleh pengendara, serta pencatatan pengisian BBM berdasarkan pembayaran dari deposit fuel card yang digunakan dalam satu hari.

Pada kesempatan yang sama, Eman menekankan pentingnya kualitas pelayanan dan infrastruktur di SPBU sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melihat SPBU ini sedang direnovasi. Tentunya ini menjadi penting agar masyarakat merasa nyaman ketika melakukan pengisian BBM,” jelasnya.

Dalam pemantauan ke SPBU ini, turut hadir Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) Ayub Ritto serta Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Rayon I Kalimantan Timur Ferry Fernando.(hum)

Categories
Ekonomi Megapolitan

Pemerintah Jamin Pasokan BBM, Gas Bumi, dan Listrik Aman selama Ramadhan dan Lebaran 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali ditunjuk menjadi Koordinator Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka memonitor kebutuhan, ketersediaan, dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), gas bumi, pasokan listrik, serta antisipasi dini terhadap kebencanaan geologi, selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H (RAFI). Pelaksanaan Posko ini terhitung mulai 3 April 2024 hingga 19 April 2024, bertempat di Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Jakarta.

“Secara umum, kondisi ketahanan stok BBM, gas dan kelistrikan aman. Untuk BBM, baik gasoline, gasoil, kerosene maupun avtur, ketahanan stok di atas 20 hari. Ketahanan stok LPG rata-rata 14 hari. Sementara, kondisi pasokan tenaga listrik pada Sistem Kelistrikan Jawa Bali, Sumatera, Kalimantan dan sebagian besar Indonesia Timur juga pada kondisi aman,” papar Kepala BPH Migas Erika Retnowati yang juga selaku Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Tahun 2024, di Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Erika memaparkan, berdasarkan proyeksi penyaluran produk BBM selama RAFI 2024, gasoline naik 11%, gasoil turun 15%, dan avtur naik 1,3%. Selama periode Posko, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 115 Terminal BBM, lebih dari 7.400 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan 71 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Sementara untuk LPG, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dan Pertamina menyiagakan 30 Terminal LPG, 723 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 5.027 Agen LPG.

“Kondisi stok LPG dipertahankan tetap stabil selama periode RAFI 2024 serta menyiapkan Agen dan Pangkalan LPG Siaga 24 jam khusus wilayah dengan demand tinggi,” tutur Erika.

Penyaluran gas bumi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan mencapai 846 BBTUD selama periode RAFI 2024 (minimal sebesar 534 BBTUD tanggal 11 April 2024, maksimal 937 BBTUD tanggal 3 April 2024) kepada 3.108 pelanggan komersial dan industri, 1.986 pelanggan kecil, 817.211 pelanggan rumah tangga untuk jaringan gas bumi (jargas), serta pelanggan kelistrikan, termasuk PLN Group dengan mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur gas bumi lebih dari 32.343 km, 13 SPBG, 3 MRU dengan kapasitas sebesar 19.175 LSP serta 3 LNG terminal yang dikelola oleh PGN dalam kondisi handal dan aman.

Terkait kelistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) meningkatkan kesiagaan semua unit kerja di untuk menjaga keandalan dan kualitas pasokan listrik, dengan menyiapkan Prosedur Operasi Periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2024.

Sedangkan untuk mengantisipasi bencana gunung api, telah dibentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Geologi yang akan merespon dengan cepat setiap bencana yang terjadi dan siaga dalam waktu 24 jam, dan meningkatkan pemantauan gunung api secara cermat di beberapa gunung api aktif.

“Kita tentu berharap agar pasokan energi terjaga dan selalu melakukan upaya antisipasi, terutama di wilayah yang mayoritas merayakan Hari Raya Idul Fitri 2024, daerah wisata yang menjadi destinasi masyarakat, jalur lintas utama maupun logistik serta wilayah rawan kemacetan maupun rawan bencana,” tambahnya.

Erika meminta semua pihak bersinergi agar pelaksanaan Posko berjalan lancar. Sinergitas ini bukan hanya internal anggota Posko, tetapi juga dengan stakeholder seperti Korlantas Polri terkait adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan. Kementerian Perhubungan terkait peningkatan aktivitas pergerakan orang dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.

Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jasa Marga mengenai kesiapan jalur tol dan fasilitas rest area di ruas tol. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, terkait prakiraan cuaca untuk antisipasi daerah-daerah rawan bencana dan cuaca ekstrim.

“Dengan sinergitas ini diharapkan hal-hal yang menjadi hambatan maupun kendala, dapat kita antisipasi di awal dan teratasi dengan lebih sigap,” kata Erika.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Mohamad Priharto Dwinugroho menambahkan, untuk mendukung kelancaran mobilisasi selama masa RAFI, telah disiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), mulai dari kantor unit induk, unit pelaksana dan jalur tol, serta beberapa hotel yang siap untuk mendukung kendaraan listrik. Saat ini tersedia 1.124 SPKLU tersebar di 819 lokasi.

“Rata-rata jarak antara SPKLU sekitar 23 km dan kita berharap semua akan berjalan dengan normal. Dari jumlah SPKLU yang ada, sekitar 175 titik di sepanjang jalur tol. Jadi semua sepanjang jalan tol itu telah disiapkan oleh PLN,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan mengungkapkan, Badan Geologi melakukan pemantauan terhadap gunung api aktif di seluruh Indonesia dan mengembangkan portal mitigasi bencana geologi.

“Di portal tersebut terpadu semua, mulai dari peta-peta terutama Kawasan rawan bencana, gerakan tanah, gempa bumi dan gunung api,” tambahnya.

Direktur Regional PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menyatakan, sebagai bagian dari layanan selama RAFI 2024, Pertamina juga memberikan layanan remote area dan rawan bencana yaitu melakukan antisipasi kendala suplai ke remote area akibat cuaca ekstrim terutama di kepulauan kecil. Hal itu, dilakukan dengan penyiapan pasokan sejak H-14, tambahan tangki, dan komunikasi yang intens dengan Pemerintah Daerah terkait antisipasi cuaca ekstrim.

Sebagai informasi, Kepala BPH Migas kembali ditunjuk sebagai Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 2024 berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 229.K/HK.02/SJN.R/2024 tentang Tim Posko Nasional Sektor ESDM Dalam Rangka Koordinasi Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian BBM, Gas, Listrik Serta Antisipasi Kebencanaan Geologi Untuk Mengamankan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024. Kepmen ini diteken tanggal 28 Maret 2024.(hum)

Categories
Ekonomi Industri

BPH Migas Minta Badan Usaha Jaga Pasokan dan Kualitas BBM

Koran Jurnal, Sumatera Selatan – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus melakukan pengawasan terhadap penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat. Untuk memastikan hal tersebut, Anggota Komite BPH Migas Abdul Halim dan Eman Salman Arief melakukan kunjungan ke Terminal BBM Kertapati dan Refinery Unit III Plaju, Sumatera Selatan, Jum’at (26/5/2023) kemarin.

Saat berdiskusi di TBBM Kertapati, Eman mengutarakan badan usaha perlu berkomunikasi dengan intensif dengan BPH Migas.

“Jaga pasokan. Kawal kuota yang ada, seperti JBT (jenis BBM Tertentu) di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Bukan tanpa alasan Eman meminta hal tersebut. Pasalnya, adanya kecenderungan konsumsi BBM yang meningkat jelang pelaksanaan Pemilu 2023. “Ini harus menjadi perhatian kita semua, agar tidak terjadi hal-hal negatif yang mengganggu keamanan masyarakat,” tambah Eman.

Ungkapan senada disampaikan Halim, menurutnya hubungan baik perlu terus dibangun dan dijaga bersama.

“Antara BPH Migas dan badan usaha yang di tunjuk Pemerintah untuk menyediakan dan menyalurkan BBM,” terangnya.

Badan usaha diminta untuk melaporkan ke BPH Migas, apabila ditemukan penyelewengan atau penyalahgunaan BBM. “Segera dilaporkan ke BPH Migas,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau, apabila ada sinyal untuk penambahan kuota atau terjadi potensi penambahan kuota di kabupaten/kota agar segera disampaikan kepada BPH Migas.

“Kita bersama-sama mencari jalan keluarnya,” ujar Halim.

Halim juga meminta agar BBM, terutama Biosolar, yang di produksi di Refinery Unit III Plaju dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Sementara, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagan Selatan (Sumbagsel) M. Zibali menyambut baik kehadiran BPH Migas dan berharap komunikasi yang sudah terjalin dengan BPH Migas terus di tingkatkan. Ia juga menjelaskan bahwa program Subsidi Tepat sudah dilaksanakan sejak tahun lalu dan berharap dukungan BPH Migas dalam mengawal program BBM 1 Harga di wilayah Sumbagsel.

General Manager Refinery Unit (RU) III Yulianto Triwibowo menyampaikan, RU III Plaju merupakan kilang tertua di Indonesia. Selain itu, RU III Plaju memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi tanah air.(*)

Categories
Uncategorized

Pantau Pasokan BBM di Tasikmalaya, Kepala BPH Migas: Badan Usaha Harus Pro Aktif

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati melakukan pemantauan penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pada Rabu (12/4/2023) kemarin.

Di sela-sela pemantauan, Erika menegaskan badan usaha perlu pro aktif menyediakan dan mendistribusikan BBM untuk masyarakat. “Stock di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) harus terus menerus dimonitor. Segera kirim jika stock menipis. Tidak perlu menunggu permintaan dari SPBU. Jangan sampai stock habis, baru dikirim. Harus pro aktif,” terangnya.

Selain itu, Erika menjelaskan tiga perhatiannya dalam penyediaan dan distribusi BBM selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri (RAFI) 1444H, yaitu pertama mengenai supply BBM. “Supply ada tidak stoknya? Kalau tidak ada, ya, tidak bisa melakukan apa-apa,” jelasnya menekankan pentingnya ketersediaan BBM.

Lebih lanjut, Erika menegaskan perhatiannya yang kedua adalah mengenai pendistribusian BBM. “Kalau ada stoknya, apakah bisa mendistribusikannya? Kalau tidak bisa didistribusikan ke penyalur, ini repot,” tegasnya.

Yang ketiga, lanjutnya, adalah faktor keamanan atau safety. “Safety ini penting, karena pengalaman kejadian pada waktu belakangan ini. Maka, harus menjadikan lebih aware untuk safety tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bandung Pertamina Patra Niaga Fachrizal Imaduddin mengungkapkan pihaknya memerlukan dukungan para pihak dalam menyukseskan penyediaan dan distribusi BBM selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Seperti dukungan dalam pendampingan mobil tanki BBM/LPG dalam memecah kepadatan jalur, pendampingan motorist satgas BBM di jalur tol, kemudahan koordinasi dalam 1 WAG, dan penjagaan obvitnas (obyek vital nasional) area SPBU/Fuel terminal,” ucapnya.

Sedangkan, Fuel Terminal Manager Tasikmalaya Akhmadun menyampaikan beberapa titik kritis, seperti macet total dan pasar tumpah. Maka, solusi yang disiapkan dengan melakukan alih supply ke fuel terminal terdekat dan koordinasi dengan kepolisian untuk prioritas lintas dan pengawalan.

Dalam kunjungan ini Erika tidak hanya mengunjungi Terminal BBM Tasikmalaya, tapi juga menyambangi 3 SPBU, yaitu SPBU Rest Area 57A, SPBU Rest Area 88A, dan SPBU Jalan Margaluyu Ciamis.(hum)

Categories
Ekonomi

BPH Migas terus Pantau Keandalan Pasokan dan Distribusi BBM 

Koran Jurnal, Jakarta – Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Harya Adityawarman dan Wahyudi Anas melakukan kunjungan kerja ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Gerem dan Terminal LPG Tanjung Sekong, di Provinsi Banten. Kunjungan ini guna memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi BBM dan LPG periode Ramadan dan jelang IdulFitri 1444 H.

Pada kesempatan ini, Harya menyampaikan bahwa kecukupan pemenuhan kebutuhan BBM dan LPG menjadi indikator penting bagi Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan energi bagi masyarakat.
Jika terjadi kelangkaan, akan menjadi isu nasional. Sementara, apabila distribusinya baik dan lancar maka akan berdampak positif secara global.

“Memang Tahun 2023 ini merupakan tantangan bagi kita semua, terutama untuk sektor energi dan sumber daya mineral, dalam mendukung terlaksananya kelancaran distribusi pasokan saat Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Harya Adityawarman, Kamis (6/4/2023).

Untuk itu, Harya mengingatkan pentingnya kelancaran distribusi. Meski pasokan tersedia dengan baik, diperlukan adanya antisipasi agar mobil-mobil truk tangki BBM yang menjadi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kantong bisa menembus kemacetan. “Mohon agar nanti dikawal dengan baik agar distribusi terjaga. Jangan sampai penyaluran BBM ada masalah,” ucap Harya.

Di samping itu, Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas mengungkapkan perlunya mengantisipasi faktor keamanan dan jaminan pasokan untuk LPG. “LPG ini isu paling sensitif di masyarakat. Kami mohon rantai pasok terus dipantau dan agar menjadi perhatian bagi kita semua,” pintanya.

Hal senada disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (Migas), Direktorat Jenderal Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maompang Harahap, ia berharap badan usaha dapat mengatasi tantangan terkait distribusi pada periode Ramadan hingga arus mudik dan balik Idul Fitri. “Tanjung Gerem sudah belajar dari pengalaman Ramadan dan Idul Fitri sebelumnya,” ucap Maompang.

PT Pertamina (Persero) sendiri telah menempatkan SPBU Siaga di wilayah jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, jalur logistik yang disiagakan 24 jam, penambahan SPBU Modular, dan menyiagakan Mobil Tangki atau SPBU Kantong di titik rawan demi menjaga ketersediaan pasokan dan distribusi BBM.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Deny Djukardi menyatakan, apabila terjadi kendala penyaluran pada Terminal Region Jakarta, TBBM Tanjung Gerem bisa mendukung ketersediaan suplai, kelancaran distribusi, serta keamanan pasokan.(hum)

Categories
Ekonomi Industri

BPH Migas Tingkatkan Pengawasan Penyaluran BBM Periode Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah

Koran Jurnal, Surabaya – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang diwakili Komite BPH Migas Abdul Halim dan Wahyudi Anas, mendampingi Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Kunjungan Kerja Spesifik guna memastikan ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) periode Ramadan dan Idul Fittri 1444 H, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Provinsi Jawa Timur diprediksi menjadi salah satu tujuan utama arus mudik 2023. Untuk itu, pasokan dan distribusi BBM perlu dijaga agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Abdul Halim menjelaskan bahwa di samping menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM, pengawasan terhadap BBM Subsidi juga terus ditingkatkan, mengingat tingginya konsumsi BBM pada periode jelang Hari Raya Idul Fitri. BPH Migas juga telah berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan penindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan distribusi BBM.

“Ketersediaan stok dan kelancaran distribusi BBM selama periode Ramadan dan Idul Fitri menjadi prioritas, sehingga masyarakat nyaman beraktivitas dan beribadah,” ujar Abdul Halim di Kantor Pertamina Patra Niaga MOR V Surabaya, Kamis (30/3/2023).

Menurutnya, sejalan dengan meningkatnya permintaan BBM pada periode Ramadan dan Idul Fitri, pengawasan distribusi BBM tepat sasaran juga terus dioptimalkan. Pemanfaatan teknologi digital untuk mengawasi penyaluran BBM juga telah dilakukan melalui subsidi tepat My Pertamina.

“Saat ini juga sedang melakukan improvement pada QR Code agar tidak mudah diduplikasi,” terang Abdul Halim.

Sementara, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menyampaikan, kunjungan kerja yang dilakukan kali ini adalah untuk memantau pasokan BBM dan Listrik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Kami akan memastikan stok BBM dan listrik aman selama Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja kali ini tampak hadir Wakil Ketua Komisi VII, H Eddy Soeparno dan Bambang Hariadi serta Anggota Komisi VII, seperti Bambang D. H., Ridwan Hisjam, Dyah Roro Esti Widya Putri, Ratna Juwita, Rico Sia, Sartono, Hendrik Sitompul, Rusda Mahmud dan Syaikhul Islam. Kunjungan kali ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji, Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan M. P. Dwinugroho, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono, serta Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Evy Haryadi.(hum)

Categories
Ekonomi

BPH Migas Siap Kawal dan Sukseskan Program BBM Satu Harga

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) siap mengawal dan menyukseskan Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga yang tengah digalakkan pemerintah.

Sekretaris BPH Migas Patuan Alfons Simanjuntak mengatakan Program BBM 1 Harga tersebut telah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

“Arahan Bapak Presiden adalah program BBM 1 Harga berjalan sukses. Untuk itu, BPH Migas siap mengawal agar program tersebut dapat terlaksana dengan baik,” ujar Alfons saat memberikan sambutan acara sosialisasi Sinergi BPH Migas dan DPR RI Tahun Anggaran 2023 di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (21/3/2023).

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk sinergisitas BPH Migas dengan Komisi VII DPR sebagai mitra kerja.

Dalam awal sambutannya, Alfons Simanjuntak menjelaskan mengenai tugas dan fungsi BPH Migas.

“Tugas BPH Migas antara lain mengatur, menetapkan, dan mengawasi ketersediaan dan distribusi BBM, serta mengatur dan menetapkan pengusahaan transmisi gas bumi,” ujarnya.

Alfons pun berharap peserta sosialisasi dapat memahami mengenai tugas dan fungsi BPH Migas.

“Masyarakat dapat menyampaikan ke BPH Migas soal ketersediaan atau stok BBM dan di Kab. Humbang Hasundutan ini, sehingga diharapkan distribusi BBM tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga, Staf Ahli Bupati Humbang Hasundutan Bidang Kemasyarakatan Perekonomian dan Pembangunan Eliapzan Sihotang, dan Sales Branch Manager Rayon V PT Pertamina Patra Niaga Area Sumatera Bagian Utara Muhammad Suhanda.(*)

Categories
Energi SDA

BPH Migas Kunjungi PGN SOR III Area Semarang

Koran Jurnal, Jakarta – Komite BPH Migas Wahyudi Anas dan Iwan Prasetya Adhi kunjungi PGN Sales and Operating Region (SOR) III Area Semarang, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka monitoring pengembangan pembangunan jaringan gas (Jargas).

Sebagaimana diketahui, pembangunan jargas memiliki target sebesar 4 juta sambungan rumah (SR) hingga tahun 2024 mendatang. “Skema pembangunan dari APBN, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan penugasan pada Badan Usaha,” ungkap Wahyudi di kantor PGN SOR III Area Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023) kemarin.

Wahyudi juga memberikan apresiasi dan mendukung PGN dalam upaya melakukan pembangunan jargas sebagai salah satu proyek strategis nasional. “Tetap melayani stakeholders sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, hal senada juga disampaikan Iwan Prasetya Adhi. Menurutnya, kegiatan pembangunan jargas di wilayah PGN SOR III perlu terus didukung. “Ini perlu dioptimalkan kepada masyarakat, khususnya menengah ke atas,” ujar Iwan.

Ia berharap PGN SOR III semakin masif melakukan pembangunan jargas dengan memahami sosiokultural masyarakat setempat. “Perlu memahami sosiokultural masyarakat dan pola sosialisasi yang tepat,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager PGN SOR III Edi Armawiria menyambut hangat dukungan dari BPH Migas. Ia mengungkapkan bahwa wilayah pengelolaan jargas oleh PGN SOR III adalah sebanyak 163.277 pelanggan yang meliputi 2 Provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur.(hum)

Categories
Ekonomi Hukum Kriminalitas Polhukam

Sepanjang 2022 BPH Migas dan Polri Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Distribusi BBM Subsidi 1,4 Juta Liter

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada 2022 berhasil mengungkapkan kasus dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi dan telah mengamankan BBM Subsidi sebanyak 1.422.263 liter, yang didominasi BBM Solar Subsidi.

“Banyaknya kasus yang diungkap tidak terlepas dari faktor -faktor yang mempengaruhi yaitu sistem pengendalian dan pengawasan dalam pendistribusian BBM Solar subsidi yang belum optimal, disparitas harga solar industri dan solar subsidi yang cukup besar, permintaan pasar (demand) untuk Solar yang dipergunakan bagi Pelabuhan perikanan, industri dan pertambangan yang jumlahnya sangat besar dan tidak adanya perbedaan spesifikasi antara solar subsidi dan solar industri, perubahan ketentuan sanksi dalam regulasi terkait dengan penyalahgunaan BBM (Penerapan sanksi administrasi),” jelas Kepala BPH Migas Erika Retnowati, dalam dalam konferensi pers Penegakan Hukum Atas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Tahun 2022 Kerjasama Antara BPH Migas dengan Polri, di Jakarta, Selasa (3/1/2022).

Lebih lanjut Erika menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan bersama Polri sepanjang Tahun 2022 antara lain sosialisasi Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara BPH Migas dengan Polri di beberapa kota seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah.

Penindakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM Bersubsidi terbanyak Sumsel 114,8 ton, Jawa Barat 22 ton, Jambi 700 liter dan Jawa Tengah 40 ton

Sementara itu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menegaskan peran masyarakat sangat penting untuk memberikan informasi apabila terdapat penyimpangan penyalahgunaan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM).

“Sekarang ini tidak ada yang bisa lepas dari media. Media sosial sudah luar biasa kekuatannya. Saya rasa kekuatan yang luar biasa kekuatan media. Oleh karena itu, kami mohon, kalau ada yang seperti itu (penyimpangan bbm) di media kan saja. Pasti akan kita tindaklanjuti,” tutur Agus Andrianto.

Dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi, beberapa modus operandi yang sering ditemukan yakni di SPBU dengan cara helikopter (pembelian berulang)/tangki modifikasi. Selain itu penyalahgunaan surat rekomendasi pembelian JBT dari instansi terkait. Ada pula keterlibatan oknum operator SPBU, dan lainnya.

“Kami kembali mengingatkan akan sanksi pidana pada penyalahgunaan BBM subsidi yaitu pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar,” tukasnya.(*)

Categories
Energi SDA IPTEK Megapolitan

BPH Migas Raih Penghargaan Manajemen Energi Bangunan Gedung di ASEAN Energy Awards 2022

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi raih penghargaan tertinggi di Kawasan Asia Tenggara pada ajang ASEAN Energy Awards (AEA) 2022. Kategori yang dimenangkan yaitu yaitu Manajemen Energi Bangunan Gedung. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dilaksanakan secara virtual pada rangkaian kegiatan 40th ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) and ASEAN Energy Business Forum di Kamboja, Kamis (15/9) waktu setempat.

“Selamat kepada seluru pemenang atas pencapaian yang luar biasa di tahun ini. Pertahankan prestasi ini dan terus bekerja dengan baik ,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif usai mengumumkan para pemenang kategori Energy Management for Buildings secara virtual.

Prestasi ini cukup membanggakan mengingat Gedung BPH Migas merupakan satu-satunya Gedung Pemerintah yang berhasil mendapatkan penghargaan. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Indonesia melaksanakan praktik-praktik efisiensi dan konservasi energi, demi mencapai target penurunan emisi. Penghargaan energi ASEAN ini sebagai upaya mendorong dan mewujudkan pengakuan atas partisipasi ragam sektor dalam pengembangan energi kawasan.

“Keberhasilan mendapatkan penghargaan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengelola gedung berbasis manajemen energi, dimana untuk gedung BPH Migas sendiri di tahun 2021 total konsumsi energi turun mencapai 31,97%, 20% lebih besar dari target manajemen mengacu pada baseline 2018.” Ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, Jum’at (16/9/2022).

Lebih lanjut, Erika menjelaskan Penerapan manajemen energi sejak tahun 2018 di Gedung BPH Migas secara konsisten berhasil menurunkan signifikansi konsumsi energi dari total 1.252.392 kWh/Tahun pada tahun 2018 berkurang menjadi 851.973 kWh/Tahun pada tahun 2021.

Sebagai informasi, ASEAN Energy Awards merupakan kegiatan tahunan ASEAN yang telah dilaksanakan sejak tahun 2000. Kegiatan ini diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) di bidang energi baru terbarukan dan konservasi energi, dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di tingkat regional ASEAN. AEA terbagi menjadi 3 kategori yaitu ASEAN Coal Awards, ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards, dan ASEAN Renewable Energy Project Awards.

ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards terdiri atas 3 sub kategori yaitu Energy Efficient Buildings and Green Buildings yang bertujuan mempromosikan kesadaran tentang efisiensi energi di gedung dan untuk mendorong partisipasi sektor swasta; Zero Energy Building (ZEB) yang bertujuan mempercepat pergerakan ZEB di Negara-negara ASEAN dan untuk mempromosikan serta mempercepat implementasi ZEB serta evaluasi penerapan ZEB dalam penurunan Emisi CO2; dan Energy Management in Buildings and Industries yang bertujuan untuk mempromosikan dan menyebarluaskan praktik terbaik dalam manajemen energi yang ditunjukkan atau diterapkan di gedung dan industri di negara anggota ASEAN.(hum)