Categories
IPTEK TNI

Latopssurta Hidros TNI AL T.A 2022 Resmi Ditutup 

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya Nurhidayat secara resmi menutup Latihan Operasi Survei dan Pemetaan (Latopssurta) Hidro-Oseanografi TA 2022 di Ruang Serba Guna Pushidrosal, Jl. Pantai Kuta V/I. Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).

Latopssurta Hidros bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit guna mendukung tugas pokok operasi TNI Angkatan Laut Khususnya sebagai lembaga Hidrografi Nasional.

Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dari tanggal 20 Juli 2022 hingga 01 Agustus 2022, dengan geladi posko dilaksanakan di Mako Pushidrosal, dengan Manuvra Lapangan (Manlap) di Perairan Kepulauan Seribu dan teluk Jakarta.

Dalam sambutannya Danpushidrosal mengatakan Latopssurta Hidros merupakan kelanjutan dari latihan yang telah dilaksanakan secara parsial oleh satker-satker jajaran Pushidrosal dan menjadi puncak dari program penyelenggaraan latihan kegiatan surta hidros.
Latopssurta Hidros adalah wujud nyata program pembinaan dan pengembangan kemampuan survey dan pemetaan hidros secara terus menerus dan berkesinambungan sehingga terwujud kesiapan operasi Pushidrosal yang senantiasa melaksanakan tugas operasi TNI AL baik OMP maupun OMSP.

“Latihan ini sekaligus menjadi ajang uji dan penilaian pelaksanaan tugas, peran dan fungsi serta tanggung jawab satker pelaksana maupun pendukung di jajaran Pushidrosal, mulai dari tingkat perorangan sampai dengan tingkat satuan kerja yang terlibat dalam proses penyelenggaraan survey dan pemetaan hidros,” ujar orang nomor satu di Pushidrosal.

Latsurta yang telah dilaksanakan difokuskan pada prosedur penyelenggaraan surta hidros yang dilaksanakan secara terpadu antara unsur KRI, Unit Survei pesisir dan staf pendukung. Aspek penting yang menjadi sasaran latihan adalah terciptanya keandalan (Reliability), Kemampuan beradaptasi (Adabtability), Daya Tahan (Sustainbility), Sinergitas, prosedur mekanisme hubungan kerja yang baik (Interoperability) dalam penyelenggaraan Surta Hidros, sehingga dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasi, yang berdampak terhadap terwujudnya Lembaga Hidrografi Nasional yang prima (profesional, reliable, inovatif, modern dan akurat) dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

Diakhir sambutannya, Danpushidrosal mengharapkan agar peserta sekalian dapat mengimplementasikan ilmu, sistem, metode, inovasi dan terobosan baru yang telah didapat selama latihan ke dalam penyelenggaraan lsurta hidros sebenarnya guna peningkatan dan pengembangan kemampuan surta hidros mendatang.

Hadir pada acara penutupan Latsurta Hidros TA 2021 antara lain Komandan Lantamal III Brigjen TNI (Mar) Umar Farouk, Pejabat Mabes TNI AL serta sejumlah Pejabat Utama Pushidrosal dan beberapa perwakilan Pelaku yang juga dilaksanakan secara Video Conference.(disp)

Categories
IPTEK TNI

TNI AL Riset Kelautan Indonesia Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Koran Jurnal, Ambon – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menyelenggarakan Diskusi Ilmiah tentang Progres Ekspedisi Jala Citra II – 2022 “Banda” di atas Geladak KRI Teluk Lada-521 dari jajaran Satuan Kapal Amfibi Koarmada III yang bersandar di Dermaga Halong Lantamal IX Ambon, Kamis (21/07/2022).

Diskusi ilmiah ini digelar secara hybrid, dengan pemapar materi oleh perwakilan para peneliti tiap etape yang kemudian ditanggapi oleh para penanggap dari pakar kelautan, dan akademisi dalam rangka lebih menajamkan, memberi saran masukan, serta melengkapi pandangan ilmiah para peneliti yang terlibat dalam kegiatan ekspedisi.

Ekspedisi Jala Citra II – 2022 “Banda” merupakan suatu kegiatan penelitian kolaboratif antara Pushidrosal bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait, Perguruan Tinggi, dan Profesional serta Industri yang bergerak dibidang survei dan pemetaan kelautan. Ekspedisi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Hidrografi Dunia yang jatuh pada setiap tanggal 21 Juni setiap tahunnya serta untuk menunjukkan peran dan kontribusi ilmu hidrografi sebagai salah satu displin ilmu terapan dalam agenda Decade of Ocean Science for Sustainable Development (2021– 2030) yang telah dicanangkan oleh PBB.

Diskusi ilmiah dengan tema “Riset Kelautan di Wilayah Timur Indonesia dalam mendukung Pembangunan Kelautan Berkelanjutan” tersebut dibuka oleh Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat, dengan menghadirkan para pemapar dari peneliti yang terlibat  dalam Ekspedisi Jala Citra II – 2022 “Banda”, yaitu Peneliti dari Pushidrosal (Chief Scientist Etape 1) Kapten Laut (P) Affan Fadhilah, ST, M.Sc, Peneliti Pusat Riset Kelautan, BRSDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (Chief Scientist Banda Naira) Triyono, M.T, Peneliti Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan, Kementerian ESDM Dr. Luli Gustiantini dan Peneliti Pushidrosal  (Chief Scientist Etape 2) Kapten Laut (KH) I Wayan Sumardana, M.Si,serta  Ir. Irma Kesaulya, M.Sc Ph.D Peneliti Universitas Pattimura.

Para penanggap pada kegiatan ini merupakan para pakar kelautan dan kebumian antara lain (Kepala BBSPGL Kementerian ESDM Dr. Ediar Usman, Ketua Program Doktor Tannas UGM Prof. Dr. Armaidy Armawi, Dekan FITK ITB Dr. Irwan Meilano, Guru Besar FPIK IPB Prof. Dr. Henry Manik, Kadisosemet Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Nawanto Budi, M.Si., dengan moderator Prof. Dr-Ing. Widodo S. Pranowo yang merupakan peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN.

Diskusi tersebut juga diikuti secara daring oleh Kementerian/Lembaga, instansi TNI, Universitas/Perguruan Tinggi, Peneliti Ekspedisi Jala Citra II – 2022 “Banda”, profesional, serta dari kalangan industri kemaritiman.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sangat mengapresiasi kelanjutan dari Ekspedisi Jala Citra “Aurora” 2021 ini apalagi dengan keberhasilan yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan ekspedisi sebelumnya bersinergi dengan  beberapa pemangku kepentingan di laut seperti badan riset pemerintah, universitas, dan pihak swasta yang merupakan  kesuksesan dalam implementasi kerjasama hidrografi.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Gelar Latopssurta Hidros 2022

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, khususnya mendukung operasi Survei dan Pemetaan, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Latihan Operasi Survei dan Pemetaan (Latopssurta) Hidro-Oseanografi tahun 2022.

Latihan yang akan berlangsung selama 7 hari kedepan dari tanggal 20 Juli – 26 Juli 2022 ini secara resmi dibuka Inspektur Pushidrosal Laksamana Pertama TNI Rony Saleh mewakili Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat di Ruang Serba Guna Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (20/07/2022).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Irpushidrosal, Danpushidrosal mengatakan bahwa Latopssurta merupakan tolok ukur penilaian kompetensi pelaksanaan tugas, sesuai dengan peran dan fungsi satker pelaksana maupun pendukung di jajaran Pushidrosal, dimulai dari tingkat perorangan sampai dengan tingkat satuan kerja yang terlibat dalam proses penyelenggara surta hidros.

“Selaras dengan hal tersebut, untuk meningkatkan kemampuan kesiapan operasional, profesionalisme prajurit dan keterpaduan antara unit tugas serta menguji doktrin dalam pelaksanaan tugas Pushidrosal maka Pushidrosal menyelenggarakan program latihan surta hidros,” kata Danpushidrosal.

Implementasi penyelenggaraan latihan meliputi tahapan dan prosedur proses penyelenggaraan surta hidros yang dilakukkan secara terpadu antara unsur KRI, unit survei pesisir dan staf pendukung. Aspek penting yang menjadi sasaran penyelenggaraan latihan ini pada tingkat perorangan peserta mampu melaksanakan tugas peran dan fungsi dengan terampil, mampu mewujudkan kesiapan operasional piranti lunak serta kesiapsiagaan prajurit hidros yang profesional.

Latihan dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap Geladi Posko dan Manuver Lapangan. Dalam Geladi Posko dilaksanakan kegiatan mekanisme proses perencanaan dan pengambilan keputusan dalam Operasi Surta Hidro-Oseanografi dan penyusunan rencana operasi lengkap sesuai dengan tuntutan tugas operasi yang akan dilaksanakan serta Tactical Floor Game (TFG).

Sedangkan dalam tahap Manuver Lapangan yang akan mengambil lokasi di perairan Kepulauan seribu dan Teluk Jakarta melibatkan Unit Survei Pesisir, Unsur KRI dan Staf pendukung yang akan melaksanakan kegiatan Operasi survei dan pemetaan yang meliputi hidrografi, oseanografi, meteorologi dan geografi maritim.(disp)

Categories
IPTEK TNI

KRI Spica-934 Gelar Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi di Perairan Laut Jawa

Koran Jurnal, Jakarta – Guna menjamin keselamatan pelayaran di seluruh perairan Indonesia, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) senantiasa melaksanakan pembaruan data dan informasi hidro-oseanografi guna pemutakhiran Peta Laut Indonesia (PLI) melalui Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidro-oseanografi.

Salah satunya yang saat ini yang tengah digelar Pushidrosal adalah pemutakhiran data hidro-oseanografi di perairan Laut Jawa segmen 10 yang dilaksanakan oleh KRI Spica-934.

KRI Spica-934, kapal Bantu Hidro-oseanografi (BHO) dengan komandan Letkol Laut (P) Indragiri ini, saat ini tengah melaksanakan operasi survei dan pemetaan (opssurta) di perairan Laut Jawa segmen 10 dalam rangka mengumpulkan data kelautan untuk kepentingan keselamatan pelayaran dan kepentingan pertahanan

Kapal survei canggih milik TNI AL dari Prancis tersebut selama 60 hari melaksanakan operasi survei dan pemetaan dengan berbagai kegiatan di antaranya pengukuran kedalaman laut (batimetri), investigasi bahaya pelayaran, verifikasi SBNP (Sarana Bantu Navigasi Pelayaran), pencitraan dasar laut dengan menggunakan side scan sonar, pengukuran pasang surut air laut. Selain itu, juga dilaksanakan pengukuran arus dan gelombang laut, pengukuran sedimentasi, serta pengambilan contoh dasar dan air laut.

KRI Spica-934 merupakan kapal jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV). Kapal tersebut merupakan kapal kedua yang didatangkan dari Prancis, setelah KRI Rigel-933, yang masuk ke dalam sejarah baru di jajaran kapal-kapal TNI AL dalam armada kapal modern, khususnya kapal survei hidro-oseanografi.

Kapal yang terbuat dari alumunium dengan bobot 560 ton dengan panjang 60,1 meter dan lebar 11,5 meter ini, dilengkapi peralatan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang berfungsi melaksanakan pencitraan bawah laut sampai dengan kedalaman 1.000 meter. Kapal ini juga dilengkapi Remotely Operated Vehicle (ROV), Side Scan Sonar, Laser Scaner untuk mendapat gambaran daratan, dan Automatic Weather Station, Echosounder Multibeam laut dalam dan Singlebeam, Peralatan Conductivity Temperatureand Depth (CTD), Gravity Cores, kelengkapan Laboratorium serta kemampuan survei perikanan.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Peringati Hari Hidrografi Dunia, Pushidrosal Luncurkan Buku Ekspedisi Jala Citra 1 “AURORA”

Koran Jurnal, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Hidrografi Dunia yang ke 101, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) meluncurkan buku Ekspedisi JalaCitra 1 AURORA, berjudul “Menguak Kekayaan Bawah Laut Indonesia”.

Peluncuran buku tersebut dilaksanakan dalam acara minum kopi bersama stakeholder bertempat di Gedung Serbaguna Mako Pushidrosal, Ancol Timur Jakarta Utara, Selasa (21/06/2022).

Dalam buku tersebut ditulis tentang Ekspedisi Kelautan “JalaCitra-1 Aurora” tahun 2021 di perairan Halmahera menggunakan KRI Spica-934 beserta tim peneliti dari kementerian lembaga dan perguruan tinggi terkait, yang antara lain telah menghasilkan beberapa temuan diantaranya gunung laut yang telah diberi nama dan masuk dalam gazeteer UNESCO dari hasil Sidang Sub-Committee On Undersea Feature Names (SCUFN) yang ke-35 di UNESCO, Paris, Prancis bulan Maret yang lalu.

Hadir dalam acara tersebut para perwakilan dari Kementerian/Lembaga negara terkait, pejabat utama di lingkungan TNI dan TNI AL, akademisi, professional, serta Industri nasional kemaritiman.

Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto antara lain menyampaikan bahwa hidrografi memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Pada peringatan Hari Hidrografi Dunia ke-101 tahun ini, eksistensi dan peran hidrografi tidak hanya untuk keselamatan pelayaran, namun telah berkembang bagi kepentingan strategis lainnya seperti pertahanan, mitigasi bencana alam, perlindungan lingkungan laut dan pembangunan maritim lainnya.

Hari Hidrografi Dunia tahun 2022 ini mengambil tema “Hydrography – Contributing To The United Nations Ocean Decade”. tema tersebut dipilih untuk menyoroti peran kontribusi nyata ilmu pengetahuan di bidang ilmu hidrografi, dalam kaitannya untuk pemanfaatan laut dalam bingkai pembangunan berkelanjutan. Satu Dekade Pembangunan Kelautan dari PBB 2021-2030 memiliki makna, bahwa, untuk mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan diperlukan sebuah tujuan pembangunan yang solid, dan dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat dunia khususnya masyarakat maritim di Indonesia, Laut harus menjadi pusat dari aktifitas ekonomi dunia.

“Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional terus melakukan upaya-upaya meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang ada dari sisi akuisisi data maupun sistem pemetaan laut yang modern, meningkatkan koneksitas serta komunikasi dengan fungsi kelembagaan nasional lainnya guna terbangunnya sinergitas dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan maritim nasional,” tegas Danpushidrosal.(disp)

Categories
IPTEK Nasional TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sematkan Brevet Hidro-Oseanografi TNI AL kepada Menteri Kelautan dan Perikanan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut memberikan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono.

Penyematan brevet tersebut dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Anjungan KRI Rigel-933 di Dermaga Kolinlamil sebelum bertolak melaksanakan Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda”, Kamis (16/6/2022).

KSAL mengatakan dan memberikan alasan penyematan Brevet Kehormatan Pushidrosal TNI Angkatan Laut kepada Menteri KKP RI Wahyu Sakti Trenggono. Tanda kehormatan itu, lanjut KSAL, diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan peran KKP RI dalam turut memajukan dan mengembangkan Pushidrosal serta berkontribusi besar dalam mewujudkan kerjasama di bidang Hidro-Oseanografi secara nasional dan internasional.

“Kenapa saya berikan (Brevet Kehormatan Pushidrosal) kepada beliau atas pertimbangan, beliau telah memberiksan support (dukungan) dan memberikan kemajuan kepada hidro-oseanografi TNI AL, terutama dalam kerja sama yang erat dan harmonis di bidang kemaritiman, khususnya kerja sama dalam penataan ruang laut, diantaranya dalam pengaturan dan pemasangan kabel dan pipa bawah laut yang sesuai korido, sebagaimana ditetapkan dalam Kepmen KP Nomor 14/2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut,” kata Laksamana TNI Yudo Margono, Kamis (16/6/2022).

Laksamana Yudo Margono menambahkan, TNI Angkatan Laut dan Kementerian KKP selama ini telah berkolaborasi dalam melakukan penelitian di berbagai bidang yang mencakup data kelautan hingga pembangunan wilayah pesisir dengan tujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut tetap terjaga dan menjadi lebih tertata.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Wahyu Sakti Trenggono mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pemberian Brevet Kehormatan Pushidrosal yang diberikan oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

“Ini suatu kebanggan bagi saya menerima brevet kehormatan ini. Peta tentang kelautan dan oseanografi adalah hal yang esensial. Pushidrosal adalah mitra kerja KKP. Kita akan dukung penuh apa yang dilakukan Pushidrosal,” ujar Menteri Wahyu Trenggono kepada wartawan.

Dengan demikian, penyematan brevet kehormatan secara resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi, sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam peningkatan motivasi dan semangat profesionalisme bidang hidrografi bagi seluruh personel Pushidrosal sebagai Kotama Pembinaan dan Operasi pada lingkup TNI AL dan pengembangan hidrografi pada tingkat nasional.

Pantauan pewarta di lokasi kegiatan penyematan Brevet dan sekaligus acara pelepasan Tim Ekspedisi Jala Citra 2 “Banda” itu tampak dihadiri Pati TNI Angkatan Laut diantaranya, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Komandan Pushidrosal TNI AL, Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Koarmada RI Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, dan Panglima Koarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Categories
IPTEK Militer TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Lepas  Keberangkatan Ekspedisi Jala Citra-2 2022 “Banda”

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melepas keberangkatan Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” di dermaga Kolinlamil Jl. Pelabuhan Pos 9 Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (16/06/2022).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Panglima Kotama TNI AL Wilayah Jakarta, Pejabat Utama Mabes TNI AL, wakil dari kementerian/lembaga negara, rektor universitas serta pimpinan organisasi profesi terkait.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” merupakan suatu kegiatan penelitian kelautan dengan tema “Mengungkap keberadaan fitur bawah laut dan massa air purba serta karakteristik akustik bawah air di perairan Laut Banda sebagai wilayah pertahanan maritim”.

Tujuan dari Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 ini adalah untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang kondisi perairan Laut Banda dari bidang Hidrografi dan Oseanografi serta bidang keilmuan lainnya dengan landasan wawasan nusantara yang dapat mendukung keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, mitigasi bencana dan kepentingan maritim lainnya.

KSAL dalam amanatnya menyampaikan bahwa Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” menjadi momentum kebangkitan ekspedisi kelautan untuk mengeksplorasi sumber daya kelautan Indonesia. Sejarah ekspedisi kelautan pada masa Hindia Belanda di perairan Nusantara pada tahun 1899-1900 telah mencapai sukses dan diakui dunia pada saat itu dengan nama “Ekspedisi Siboga”. Ekspedisi lainnya di perairan Indonesia sejak masa Hindia Belanda sampai saat ini antara lain ekspedisi Snellius tahun 1929- 1930, Ekspedisi Hahuko Maru, Buginesia, Indonesia Australia Survey for Submarine Hydrothermal Activity (IASSHA), Bandamin-1, Ekspedisi Indonesia-Japan Deep Sea, Ekspedisi Laut Banda, Ekspedisi Palung Jawa dan lain-lain.

“Oleh karena itu, besar harapan saya kepada seluruh peserta untuk dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya, serta menjadikan ekspedisi ini sebagai momentum kebangkitan dan kemandirian tanpa keterlibatan pihak asing untuk mengeksplorasi berbagai data hasil penelitian yang sangat bermanfaat bagi kepentingan militer, pengembangan ilmu pengetahuan, penemuan biota laut, sumber daya alam laut, mineral yang terkandung di dasar laut dan lain-lain” kata KSAL.

Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” dilaksanakan selama kurang lebih 60 hari, terbagi menjadi dua etape dengan fokus penelitian bidang hidrografi dan geofisika pada etape satu, dan oseanografi serta meteorologi pada etape kedua.

Kegiatan penelitian tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan para peneliti dari kementerian/lembaga terkait, perguruan tinggi, dan profesional serta pihak swasta yang bergerak di bidang survei dan pemetaan kelautan. kementerian lembaga yang berpartisipasi antara lain: TNI AL, Pushidrosal, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BRIN, BIG DAN BMKG. Lembaga pendidikan tinggi yang mendukung antara lain: ITB, IPB, UGM, UHT, Unpatti, Undip, Unpad, Unbabel, Unsri dan STTAL. Ekspedisi ini juga didukung oleh industri survey nasional yang diwakili oleh Hydronav dan Geotronix.

Pemilihan Laut Banda sebagai area ekspedisi merupakan hasil pertimbangan berbagai aspek, meliputi aspek geologi, aspek hidrografi, aspek oseanografi, aspek geofisika, aspek mitigasi bencana, dan aspek militer. Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” merupakan kampanye dalam rangka peringatan Hari Hidrografi Dunia tahun 2022 dan bentuk partisipasi dalam agenda PBB Decade Of Ocean Science For Sustainable Development 2021-2030.

Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” menggunakan alutsista KRI Rigel-933 di bawah komando Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis Kalambo, selaku komandan satgas, yang merupakan lulusan Akademi TNI Angkatan Laut angkatan 48. Hasil Ekspedisi ini diharapkan dapat dioptimalkan guna mendukung visi Poros Maritim Dunia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional di laut.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Pertemuan CBSC Ke-20 yang Digelar TNI AL di Bali Resmi Berakhir

Koran Jurnal, Bali – Pertemuan International Hydrographic Organization (IHO) Capacity Building Sub-Committee (CBSC) ke-20 yang telah berlangsung selama tiga hari, 1-3 Juni 2022 secara resmi berakhir.

Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat secara resmi menutup perhelatan tersebut di Ruang Pucuk Jepun Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali, Jum’at (03/06/2022).

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi negara peserta dalam diskusi yang telah dilaksanakan di pertemuan CBSC ke-20 yang telah sukses diselenggarakan. Danpushidrosal yang merupakan Chief Hydrographer Indonesia berharap kemajuan dan hasil dari diskusi dalam CBSC ke-20 ini, sehingga mampu untuk melangkah Bersama menuju masa depan hidrografi yang lebih baik.

Sementara itu, Direktur IHO RADM Luigi Sinapi (Italia) menyampaikan apresiasi kepada Indonesia karena berhasil dan sukses dalam menyelenggarakan pertemuan CBSC ke-20 ini.

Pertemuan yang dipimpin oleh Chairman CBSC yaitu Mr. Evert Flier (Norwegia) dan Vice-Chairman CBSC yaitu Ms. Lucy Fieldhouse (Inggris), Direktur IHO RADM Luigi Sinapi (Italia) serta Assistant Director IHO Leonel Manteigas ini, selama tiga hari berhasil membahas beberapa agenda penting di antaranya tentang masalah operasional CBSC, khususnya terkait program Capacity Building yang akan menyesuaikan dengan Rencana Strategis IHO 2021-2026, E-Learning Project IHO, review rencana kerja tiga tahun Regional Hydrographic Commission (RHC) tahun 2022-2024, serta keterlibatan wanita dalam proyek Hidrografi, Indikator Performa serta Sistem Manajemen Capacity Building yang tidak hanya untuk mendukung keselamatan navigasi dan pelayaran saja, namun juga memberikan kontribusi untuk kepentingan lainnya seperti perlindungan lingkungan laut, mitigasi dan penanggulangan bencana.

Pada pertemuan ini pula, Jerman menawarkan Pendidikan Master of Science Geodesy and Geoinformatic, spesialisasi Hidrografi Cat A di Universitas Hafencity Hamburg, Jerman.(disp)

Categories
IPTEK Polhukam TNI

Sukses Gelar HSSC Ke-14, TNI AL Bakal Adakan Tiga Kegiatan Berskala Internasional di Bali 

Koran Jurnal, Jakarta – Setelah sukses menggelar pertemuan Hydrographic Service and Standards Committee (HSSC) ke-14 yang dihadiri delegasi dari 36 negara pada 16-19 Mei 2022 lalu, TNI AL dalam hal ini Pushidrosal kembali akan menggelar tiga kegiatan berskala internasional lainnya di Bali.

Tiga kegiatan tersebut adalah pertemuan Capacity Building Sub-Committee (CBSC) IHO ke-20, The Inter-Regional Coordination Committee (IRCC) IHO ke-14, serta Seminar Internasional dalam rangka memperingati Hari Hidrografi dunia tahun 2022. Menurut Rencana ketiga kegiatan tersebut akan digelar di Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali.

Pertemuan Capacity Building Sub-Committee (CBSC) ke-20 secara umum akan membahas upaya berkesinambungan dalam melaksanakan peningkatan capacity building dari setiap negara anggotanya dengan membiayai kegiatan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh empat belas 14 Regional Hydrographic Commissions (RHC) yang ada di IHO. Kegiatan CBSC-20 akan diselenggarakan pada 1-3 Juni 2022 dan rencana akan diikuti oleh 45 delegasi dari 24 negara, 2 sekretariat IHO, serta 2 industri.

Pertemuan The Inter-Regional Coordination Committee (IRCC) ke-14 akan membahas tentang pembangunan strategi IHO serta mempromosikan penggunaan dan pengumpulan data kelautan serta bertanggung jawab atas masalah kebijakan yang berhubungan dengan data peta elektronik. Kegiatan pertemuan IRCC ke-14 akan diselenggarakan pada 6-8 Juni 2022 dan menurut rencana akan diikuti oleh 79 delegasi dari 36 Negara, 3 Sekretariat IHO, 1 industri, serta 1 observer.

Kegiatan berikutnya adalah Seminar Internasional dalam rangka memperingati Hari Hidrografi dunia Ke 101 tahun 2022 yang bertema “Hidrography-Contributing In The United Nations Ocean Decade”. Seminar internasional ini akan membahas tentang kontribusi dan peran hidrografi dalam mendukung terwujudnya program Ocean Decade maupun tujuan pembangunan berkelanjutan PBB. Kegiatan ini akan diikuti pada lingkup internasional dengan menghadirkan para pakar yang berkompeten baik dalam maupun luar negeri.(disp)

Categories
IPTEK Telekomunikasi TNI

Korps Marinir Terima Hibah Penguat Sinyal untuk Satgas Pulau Terluar

Koran Jurnal, Jakarta – Korps Marinir TNI AL secara simbolis menerima hibah berupa alat penguat sinyal untuk Satuan Tugas (Satgas) Korps Marinir yang berada di pulau-pulau Terluar (Puter).

Penyerahan hibah alat penguat sinyal tersebut dilaksanakan di Taman Wanarata Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No 40 Kwitang Jakarta Pusat yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama dari Mitra Kerja Korps Marinir bidang telekomunikasi kepada Komandan Korps marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto yang diwakilkan Asops Dankormar Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Jum’at (27/05/2022).

Komandan Korps Marinir dalam sambutannya yang disampaikan Asops Dankormar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Korps Marinir sehingga kedepan akan mempermudah komando dan pengendalian Satgas Puter Korps Marinir.

“Bantuan Telekomunikasi diberikan untuk Satgas Puter di Pulau Berhala, diharapkan kedepannya sarana komunikasi seperti yang akan dipasang di Pulau Berhala tersebut juga dapat dipasang di Pulau Rondo, Pulau Sekatung, Pulau Fani/Fanildo, Pulau Beras, Pulau Danarote dan Pulau Batek agar mempermudah komunikasi dan pengendalian Satgas Puter,” ucap Asops Dankormar.

Dari Direktur Mitra Kerja Korps Marinir dalam sambutannya menyampaikan bahwa saya senantiasa akan mendarmabaktikan apa yang kami miliki dan akan selalu berusaha membuka berbagai kesempatan untuk saling berbagi serta menebarkan manfaat bagi setiap lapisan masyarakat.

“Kami merasa senang bisa bersama dan bersilaturahmi dengan jajaran Korps Marinir, serta berharap kedepan secepatnya kami juga bisa memasang di pulau-pulau terluar lainnya,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Aslog Dankormar, Askomlek Dankormar, Kadiskomlek Kormar, Dandenma Mako Kormar, beserta para Staf dan Direksi Rekan Kerja Korps Marinir.(disp)