Categories
IPTEK Megapolitan Polisi

Kapolri Tegaskan Telah Siapkan Antisipasi Serangan Siber di KTT G20

Koran Jurnal, Bali – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya serangan siber di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, Sigit memaparkan, Polri telah berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Badan Intelijen Negara (BIN). Dalam hal ini, BSSN menjadi leading sectornya.

“Karena memang yang namanya serangan siber walaupun leading sectornya BSSN selaku penanggungjawab keamanan sistem jaringan namun tetap proses penegakan hukum dan pencarian pelaku tetap harus kita lakukan. Sehingga dari awal sebaiknya kita semua harus siap menghadapi kondisi tiba-tiba ada serangan,” kata Sigit dalam tinjauannya di Posko Satgas Gakkum Mabes Polri di Badung, Bali, Sabtu (12/11/2022).

Menurut Sigit, antisipasi pencegahan serangan siber dilaksanakan di seluruh lokasi event internasional tersebut. Baik lokasi utama maupun pendukung yang terhubung dengan koneksi internet.

Dengan adanya antisipasi di semua lini, Sigit menekankan, Konferensi Tingkat Tinggi G20 dapat berjalan dengan lancar dan aman dari gangguan siber.

“Jadi kita minta itu betul-betul dilakukan, persiapan begitu ada serangan bagaimana recovery yang bisa dilakukan sehingga tidak mengganggu kegiatan utama khususnya terkait dengan pada saat event berlangsung,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada seluruh stakeholder untuk terus mematangkan langkah maupun skenario atas segala dinamika yang dapat berkembang sewaktu-waktu.

“Jadi saya minta terus dilakukan peningkatan terhadap skenario-skenario yang mungkin terjadi terkait dengan sistem serangan yang akan mengganggu baik di luar maupun di dalam venue,” ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengungkapkan, BSSN, Polri dan BIN dapat terus melakukan koordinasi serta proses evaluasi untuk pengamanan serangan siber di KTT G20.

“Karena memang ini harus dilakukan evaluasi setiap hari. Sehingga kita yakin mulai dari proses sampai pelaksanaan kegiatan bisa berjalan dengan baik,” tutup Sigit.(hum)

Categories
IPTEK TNI

TNI AL Gelar FGD Pemanfaatan Data Hasil Survei Hidro-oseanografi, Bahas Penetapan Batas Maritim 

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pemanfaatan Data Hasil Survei Hidro-Oseanografi Untuk Penentuan Batas Maritim Negara di Lounge Room KRI Spica-934 yang berlayar di Laut Natuna, Rabu (9/11/2022).

FGD ini digelar dengan tujuan untuk memberikan informasi dan memperoleh masukan dari institusi terkait dan para pakar sebagai bahan dalam merumuskan kebijakan dalam penetapan batas maritim nasional.

Hadir perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait, seperti Kemenkomarves, Kemenlu, Badan Informasi Geospasial (BIG), Kemhan, TNI serta TNI AL.

Dalam FGD tersebut topik yang dibahas tentang keterkaitan data hidro-oseanografi dengan penetapan batas maritim, yang diantaranya data hidro-oseanografi untuk mendukung delimitasi batas maritim dan pemenuhan informasi peta militer aspek laut di wilayah perbatasan. Pada FGD tersebut juga dipaparkan hasil survei hidro-oseanografi KRI Spica-934 yang saat ini sedang melaksanakan survei di perairan Natuna.

Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat memaparkan tentang Pemanfaatan data hasil survei hidro-oseanografi untuk penetapan batas maritim negara, sedangkan Dirjen HPI Kemlu L. Amrih Jinangkung memaparkan tentang perkembangan perundingan batas maritim RI-Vietnam dan RI-Malaysia.

Usai FGD, dilanjutkan bakti sosial berupa pembagian 50 paket sembako kepada masyarakat nelayan di Dermaga Faslabuh Selat Lampa, Natuna.(disp)

Categories
Bencana IPTEK Megapolitan

BIG Siap Berkolaborasi Susun Peta Sebaran Rawan Bencana

Koran Jurnal, Cibinong – Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.788 bencana alam melanda Indonesia sejak 1 Januari-12 Oktober 2022. Dari jumlah itu, banjir menjadi bencana alam yang paling sering terjadi. Masyarakat pun menjadi khawatir jika keadaan semakin memburuk. Keberadaan peta rawan bencana pun mengemuka.

Menyikapi hal tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menyatakan siap berkolaborasi untuk membuat peta sebaran rawan bencana alam.

“Selain mendampingi, BIG juga bisa mengasisteni dalam melakukan pemetaan sebaran rawan bencana alam,” kata Kepala BIG Muh Aris Marfai kepada media saat `Coffee Morning Bersama Kepala BIG` di Aula BIG, Cibinong, Bogor, Selasa (25/10/2022).

BIG, sambung Aris, sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Informasi Geospasial (IG), menyadari pentingnya peta rawan bencana. Menurutnya, adanya peta sebaran rawan bencana dapat memudahkan langkah mitigasi bencana di sejumlah daerah di Indonesia.

“Penyusunan peta rawan bencana bisa berdasarkan peta sistem lahan yang sudah dibuat BIG sebelumnya. Peta sistem lahan mencakup beberapa aspek, seperti landscape dan iklim. Dari sejumlah aspek yang ada, dapat diturunkan jadi peta rawan bencana,” tambahnya.

Lebih lanjut Aris juga menyampaikan, bahwa IGD berguna untuk mendukung investasi dan membangun ekosistem ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menyebut bahwa ekonomi kreatif bakal menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dan dunia.

Terkait dengan hal di atas, BIG terus berkolaborasi dengan kementerian/lembaga/daerah untuk merampungkan Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP) pada 2023. Saat ini, Kebijakan Satu Peta telah mencapai 97 persen.

“Dengan Perpres Nomor 23 Tahun 2021 tentang PKSP, target 85 peta tematik ditingkatkan menjadi 158 peta tematik yang melibatkan 24 kementerian/lembaga. Tema baru yang ditambahkan, antara lain bidang perekonomian, keuangan, kebencanaan, dan kemaritiman,” jelas Aris.

Selain itu, Aris juga menyinggung bahwa penyelenggaraan Informasi Geospasial (IG) turut terpengaruh dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja. UU tersebut membuka peluang adanya kerja sama antara pemerintah dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar.

Aris menjelaskan, Kerja Sama antara Pemerintah dengan Badan Usaha Milik Negara atau biasa disebut KPBUMN diperlukan karena keterbatasan anggaran yang ada. Sementara target waktu terus berjalan.

“Dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak diperlukan untuk memberikan terobosan yang inovatif agar pemanfaatan IG bisa terakselerasi menjadi bahan untuk mengambil keputusan yang sangat berperan dan berpengaruh bagi masyarakat,” pungkasnya.(**/hum)

Categories
IPTEK TNI

Candi Borobudur Sajikan Bukti Kejayaan Maritim Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Kejayaan maritim nusantara terpahat abadi di relief candi Borobudur yang menggambarkan berbagai peradaban kemaritiman nusantara telah dimiliki bangsa Indonesia sebelum abad ke-8, perlu diketahui oleh generasi muda saat ini.

Ekspedisi Maritim 2022 pada saat berkunjung ke candi Borobudur membuktikan peradaban kemaritiman nusantara telah mewarnai kehidupan masyarakat di nusantara dan memberikan pengaruh yang sangat luas ke seluruh dunia. Selain terdapat kapal Samuderaraksa dengan kecanggihan teknologi yang diyakini dimiliki nenek moyang bangsa Indonesia saat itu, juga ditemukan lebih dari 200 alat musik yang tergambar pada relief candi Borobudur.

Manajemen candi Borobudur Kolonel Laut (P) I Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan “Keragaman alat musik yang terpahat di candi Borobudur ini bisa kita lihat saat ini digunakan oleh hampir seluruh bangsa-bangsa dunia, dan ini harus kita sadari hubungan peradaban yang terdapat di nusantara pada jaman itu sangat luas memberikan pengaruh atau pun mendapatkan pengaruh dari seluruh dunia.”

“Hal ini kembali lagi sebuah bukti yang bisa kita buktikan bahwa peradaban kemaritiman sangat kuat tergambar di masa itu, belum ada transportasi selain menggunakan jalur laut pada masa itu untuk keliling dunia, maka tidak salah kalau di candi Borobudur ini juga tergambar kapal Samuderaraksa,” jelasnya, Jum’at (7/10/2022).

Kolonel Laut (P) Putu Sedana menjelaskan juga bahwa perlu ada penelusuran yang lebih jauh bagaimana peradaban kemaritiman nusantara yang tergambar tersebut bisa tergambar di Borobudur, apakah ada kota Pelabuhan kuno yang berada dekat yang menghubungkan dengan posisi Borobudur.

Relief tersebut menggugah tim Ekspedisi Maritim bahwa kejayaan maritim nusantara perlu didalami dan perlu dibuktikan kembali untuk kejayaan Indonesia saat ini. Tim Ekspedisi Maritim akan terus mencari jejak kejayaan maritim Nusantara selanjutnya menuju pesisir Jawa bagian selatan yaitu Cilacap, Pangandaran dan daerah daerah yang memiliki peradaban maritim lainnya.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Bintek Peningkatan Kapasitas Penyidik Mobil TNI AL Tahun 2022 Digelar

Koran Jurnal, Jakarta — Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskum AL) menggelar Pembinaan Teknis (Bintek) Peningkatan Kapasitas Penyidik Mobil TNI AL Tahun 2022 yang dibuka Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut (Kadiskum AL) Laksamana Pertama TNI Leonard Marpaung, S.H., M.H., bertempat di Ruang Rapat Diskum AL, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/09/2022).

Penyidik Mobil adalah tim khusus Perwira TNI AL yang diberi tugas melaksanakan proses penyidikan tindak pidana tertentu di laut dalam perkara yang mendapat perhatian sesuai Per Kasal Nomor 11 Tahun 2019.
Tim Penyidik Mobil (TPM) salah satunya bertugas melakukan advokasi, asistensi, supervisi dan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu di laut secara terintegrasi dan terpadu.

Bintek yang diikuti 20 peserta dari strata Perwira berpangkat Letda sampai Letkol dari kesatuan Koarmada 1, 2 dan 3, Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal), Staf Intelijen Angkatan Laut (Sintelal), Dinas Operasi Angkatan Laut (Disopsal) dan Diskum AL akan dilaksanakan selama 10 hari hingga 30 September 2022 mendatang.

Kadiskum AL saat membuka kegiatan mengatakan bahwa profesionalisme Perwira penyidik TNI AL dalam melaksanakan penyidikan di laut merupakan garis kebijakan pimpinan TNI AL yang tidak dapat ditawar-tawar lagi mengingat semakin kompleknya modus operandi dan permasalahan tindak pidana di laut.

Menurut Laksma Leonard, setiap Perwira Penyidik TNI AL harus mempunyai pemahaman yang komprehensif terhadap hukum nasional dan hukum internasional dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas khususnya terkait penyidikan.

“Jangan sampai terjadi penyidik justru malah melanggar ketentuan dan kewenangan yang telah ditentukan oleh UU,” tegasnya.

Kadiskum AL juga menyoroti masih banyaknya Perwira TNI AL yang ditugaskan sebagai penyidik tindak pidana tertentu di laut ragu dalam bertindak. Padahal Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam penekanannya diberbagai kesempatan telah memerintahkan kepada Komandan di lapangan untuk tidak ragu dalam mengambil keputusan sesuai lingkup kewenangan, harus menguasai dan mematuhi hukum nasional dan internasional.

Beberapa materi akan diberikan baik dari instruktur PPATK, Babinkum TNI, Koramada RI, Koarmada I dan Diskumal diantaranya kewenangan penyidik TNI AL dalam melaksanakan penyidikan perkara tindak pidana tertentu di laut; Perlindungan hukum terhadap kedaulatan wilayah laut dan hak berdaulat di wilayah NKRI; Penerapan yuridiksi universal pembajakan di laut; Kejahatan siber yang berhubungan erat dengan tindak pidana di laut serta Teknik mengungkap tindak pidana pencucian uang dalam tidan pidana tertentu di laut.(disp)

Categories
IPTEK Militer TNI

Naval Expo 2022 Sukses Digelar, KSAL: Terimakasih Para Peserta dan Masyarakat serta Media Massa

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono secara resmi menutup pameran Naval Expo 2022 yang digelar di Balai Samudera, Jakarta Utara.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menutup pameran Naval Expo 2022

“Acara pameran Naval Expo 2022 yang digelar beberapa hari ini dan disaksikan bersama telah kita tutup,” kata KSAL Yudo kepada media, Minggu malam (18/9/2022).

Pantauan pewarta, penutupan pameran turut dihadiri Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, pejabat Pangkotama TNI AL, para pimpinan perusahaan industri pertahanan, serta para tamu dan pengunjung. Penutupan ditandai dengan penekanan tombol pelepasan ratusan balon yang jatuh ditengah-tengah acara berlangsung. Sebelum penutupan KSAL memberikan tanda penghargaan kepada para pimpinan yang perusahaannya telah ikut serta dalam pameran Naval Expo 2022. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Naval Expo 2022 yang sebelumnya dibuka Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI AL telah diikuti oleh puluhan produsen serta perusahaan industri pertahanan (militer) dan industri maritim nasional. Tak hanya itu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) turut ambil bagian memeriahkan acara pameran yang digelar TNI AL tersebut.

“Naval Expo 2022 ini diikuti oleh 55 stand terdiri dari perusahaan industri pertahanan dan peralatan-peralatan yang mendukung kegiatan TNI AL,” ujar Yudo Margono.

“Dan tak kalah penting, ada UMKM yang turut mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan dan pemulihan ekonomi,” sambungnya.

Pameran Naval Expo 2022 diselenggarakan selama sepekan 11-18 September 2022. Panitia penyelenggaraan kegiatan pameran itu diketuai oleh Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksdya TNI Nurhidayat.

Sejumlah alutsista dan kelengkapan persenjataan TNI AL dihadirkan dalam pameran tersebut.

Tak hanya itu, berbagai rangkaian acara juga ditampilkan serta disuguhkan dalam kegiatan pameran Naval Expo 2022. Seperti talk show industri kemaritiman, klinik medifit (pemeriksaan kesehatan), pertunjukan kesenian dari Kotama TNI AL, organisasi istri prajurit TNI AL Jalasenastri, dan tarian tradisional dari Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Pemeran itu juga sekaligus untuk memberi wawasan kepada masyarakat luas dapat melihat lebih dekat keunggulan alat-alat pertahanan yang dimiliki oleh matra Angkatan Laut Indonesia dan industri kemaritiman nasional.

Laksamana Yudo menyebut sekitar puluhan ribu pengunjung Naval Expo 2022 hadir dan menyaksikan langsung pameran yang dibuka untuk umum itu.

“Naval Expo 2022 ini dihadiri kurang lebih sepuluh ribu pengunjung, baik dari TNI, masyarakat umum, para siswa/i atau pelajar SMP dan SMA,” tuturnya.

Dengan berakhirnya pameran tersebut, selaku pimpinan TNI AL, KSAL Yudo Margono mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak serta stakeholder, media massa nasional dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan Naval Expo 2022 TNI Angkatan Laut.

“Terimakasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan Naval Expo 2022, sehingga sukses berlangsung dengan baik,” ucap KSAL.

“Kita berharap, agar kedepan Naval Expo bisa lebih ditingkatkan dengan memperbanyak stand Kemaritiman, termasuk kita undang Angkatan Laut dari negara lain, juga UMKM serta pedagang kecil seperti pedagang kuliner/makanan, minuman, pakaian batik serta tenun/lurik, sehingga dapat membantu pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat,” pungkasnya menambahkan.

Categories
Featured IPTEK Ragam TNI

Talk Show Naval Expo 2022, Manfaat Aplikasi Teknologi Satellite-Derived Bathymetry bagi Kepentingan Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Naval Expo 2022 mengadakan Talk Show (bincang santai) bertajuk “Aplikasi Teknologi Satellite-Derived Bathymetry untuk Kepentingan Nasional”, di Gedung Balai Samudera, Jakarta Utara, Jum’at (16/09/2022).

Talk Show yang diselenggarakan PT Geotronix Pratama Indonesia itu dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan data batimetri. Acara tersebut mendiskusikan tentang manfaat aplikasi teknologi Satellite-Derived Bathymetry (SDB) bagi kepentingan nasional.

Bincang santai tersebut dimoderatori oleh Gabriella Alodia, Ph.D dari Hydrography Research Group Institut Teknologi Bandung ini mengundang narasumber dari berbagai sektor seperti Kepala Dinas Hidrografi PUSHIDROSAL Kol. Laut (P) Anom Puji Hascaryo (sektor militer), Vice Chair of SatelliteDerived Bathymetry Best Practice Project Team of IHO Dr.rer.nat. Poerbandono, S.T., M.M. (sektor akademisi), Presiden Direktur PT Bintang Subsea Indonesia Zein Khairuddin (sektor industri), dan Presiden Direktur PT Geotronix Pratama Indonesia Fajar Setio Adi (penyedia teknologi SDB).

Satellite-Derived Bathymetry (SDB) adalah metode pemetaan kedalaman menggunakan citra satelit. Teknologi ini memungkinkan penggunanya mendapatkan data kedalaman suatu perairan dangkal tanpa harus datang langsung ke lokasi survei. Karena terobosannya tersebut, SDB telah menjadi teknologi alternatif pengindera kedalaman perairan yang hasilnya dapat digunakan sebagai alternatif sumber data untuk pemetaan di wilayah perairan.

Selain ramai disimak oleh mahasiswa beberapa institusi pendidikan dan sejumlah instansi swasta dan pemerintah, talkshow berdurasi 1,5 jam ini dihadiri pula oleh Ketua Panitia NAVAL EXPO 2022 Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo.

“Sebenarnya banyak sekali manfaat dari penggunaan teknologi SDB ini, namun keberadaannya belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia sehingga pemanfaatannya terutama untuk kepentingan nasional masih sangat dapat ditingkatkan lagi. Kami berharap dapat memberdayakan dan berkontribusi kepada lebih banyak lagi pemangku kepentingan wilayah pesisir di Indonesia agar mereka dapat mengambil keputusan yang lebih cepat dan lebih ekonomis,” kata Fajar Setio Adi, Presiden Direktur PT Geotronix Pratama Indonesia.

Seperti diketahui, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) adalah dinas hidrografi pertama di regional Asia dan Australia yang mengaplikasikan teknologi SDB sejak tahun 2019. Diungkap oleh Kepala Dinas Hidrografi PUSHIDROSAL Kol. Laut (P) Anom Puji Hascaryo, selama ini teknologi SDB telah membantu Pushidrosal dalam hal monitoring dan pengukuran garis pantai pada cakupan area yang cukup luas dan mengakselerasi pembaruan peta laut, khususnya di area-area yang tidak terjangkau oleh kapal survei. Selain itu data SDB juga menjadi salah satu referensi dalam kepentingan perundingan perbatasan/delimitasi maritim. Lain halnya dengan Presiden Direktur PT Bintang Subsea Indonesia Zein Khairuddin sebagai pengguna teknologi SDB di industri migas. Data SDB sangat membantu dalam perencanaan operasi survey serta mengoptimalkan efisiensi operasi dan kegiatan lapangan karena SDB memungkinkan penggunanya untuk mengetahui kondisi lapangan sebelum datang secara langsung sehingga perencanaannya bisa lebih presisi. Ketika survey langsung di lapangan telah dilakukan, SDB juga dapat digunakan untuk mengisi data gap pada area-area yang tidak dapat dijangkau oleh metode survei insitu.

Dirangkum pula oleh Dr.rer.nat. Poerbandono, S.T., M.M. yang mewakili kalangan akademisi dan Fajar Setio Adi mewakili PT Geotronix Pratama Indonesia sebagai penyedia teknologi SDB, bahwa SDB bukanlah teknologi yang dapat menjadi substitusi metode survei konvensional namun lebih merupakan pelengkap agar operasi survey dapat dilakukan dengan lebih aman dan efisien.(disp)

Categories
Energi SDA IPTEK Megapolitan

BPH Migas Raih Penghargaan Manajemen Energi Bangunan Gedung di ASEAN Energy Awards 2022

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi raih penghargaan tertinggi di Kawasan Asia Tenggara pada ajang ASEAN Energy Awards (AEA) 2022. Kategori yang dimenangkan yaitu yaitu Manajemen Energi Bangunan Gedung. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dilaksanakan secara virtual pada rangkaian kegiatan 40th ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) and ASEAN Energy Business Forum di Kamboja, Kamis (15/9) waktu setempat.

“Selamat kepada seluru pemenang atas pencapaian yang luar biasa di tahun ini. Pertahankan prestasi ini dan terus bekerja dengan baik ,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif usai mengumumkan para pemenang kategori Energy Management for Buildings secara virtual.

Prestasi ini cukup membanggakan mengingat Gedung BPH Migas merupakan satu-satunya Gedung Pemerintah yang berhasil mendapatkan penghargaan. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Indonesia melaksanakan praktik-praktik efisiensi dan konservasi energi, demi mencapai target penurunan emisi. Penghargaan energi ASEAN ini sebagai upaya mendorong dan mewujudkan pengakuan atas partisipasi ragam sektor dalam pengembangan energi kawasan.

“Keberhasilan mendapatkan penghargaan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengelola gedung berbasis manajemen energi, dimana untuk gedung BPH Migas sendiri di tahun 2021 total konsumsi energi turun mencapai 31,97%, 20% lebih besar dari target manajemen mengacu pada baseline 2018.” Ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, Jum’at (16/9/2022).

Lebih lanjut, Erika menjelaskan Penerapan manajemen energi sejak tahun 2018 di Gedung BPH Migas secara konsisten berhasil menurunkan signifikansi konsumsi energi dari total 1.252.392 kWh/Tahun pada tahun 2018 berkurang menjadi 851.973 kWh/Tahun pada tahun 2021.

Sebagai informasi, ASEAN Energy Awards merupakan kegiatan tahunan ASEAN yang telah dilaksanakan sejak tahun 2000. Kegiatan ini diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) di bidang energi baru terbarukan dan konservasi energi, dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di tingkat regional ASEAN. AEA terbagi menjadi 3 kategori yaitu ASEAN Coal Awards, ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards, dan ASEAN Renewable Energy Project Awards.

ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards terdiri atas 3 sub kategori yaitu Energy Efficient Buildings and Green Buildings yang bertujuan mempromosikan kesadaran tentang efisiensi energi di gedung dan untuk mendorong partisipasi sektor swasta; Zero Energy Building (ZEB) yang bertujuan mempercepat pergerakan ZEB di Negara-negara ASEAN dan untuk mempromosikan serta mempercepat implementasi ZEB serta evaluasi penerapan ZEB dalam penurunan Emisi CO2; dan Energy Management in Buildings and Industries yang bertujuan untuk mempromosikan dan menyebarluaskan praktik terbaik dalam manajemen energi yang ditunjukkan atau diterapkan di gedung dan industri di negara anggota ASEAN.(hum)

Categories
IPTEK Megapolitan

Samakan Persepsi dalam Pencegahan dan Penanganan Masalah Hukum, BIG Gandeng Kejaksaan Agung

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Informasi Geospasial (BIG) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kejaksaan Agung RI terkait pencegahan dan penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Utama BIG Muhtadi Ganda Sutrisna dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI Feri Wibisono, di Kantor Pusat BIG, Kamis (15/9/2022).

Muhtadi Ganda mengatakan, penandatanganan kerjasama ini dalam rangka mewujudkan keterpaduan dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan informasi geospasial (IG).

Dijelaskan Muhtadi Ganda, sebagai salah satu unsur pemerintahan, BIG terikat dengan ketentuan hukum yang berlaku. Setiap program, kebijakan, dan aktivitas yang dilaksanakan didasari oleh ketentuan hukum yang kuat. Hal ini pun berlaku terhadap para pemangku kepentingan lain yang menjadi mitra kerja BIG.

Ia juga memaparkan bahwa beberapa produk dan kegiatan BIG berpotensi dan berimplikasi hukum. Sebagai contoh, kegiatan kolaboratif antarlembaga yang terikat dengan kontrak pekerjaan terkait tema atau skema tertentu. Sehingga setiap unit kerja lembaga diharapkan memiliki persepsi yang sama terhadap ranah penyelenggaraan IG yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan semua pegawai BIG punya persepsi yang sama khususnya dalam melaksanakan dan menyelenggarakan IG yang sesuai dan tidak bertentangan dengan produk hukum yang berlaku,” ujar Muhtadi.

Jamdatun Kejagung Feri Wibisono menyatakan, pihaknya akan siap membantu BIG dalam menghadapi problematika hukum dalam hal penyelenggaraan informasi geospasial (IG).

“Dengan adanya kerjasama ini semoga BIG bisa fokus melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mendukung Indonesia ke arah yang lebih baik lagi,” ungkap Feri.

Sementara itu Kepala BIG Muh Aris Marfai menuturkan, kolaborasi serta kerja sama BIG dengan pihak Kejaksaan Agung sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya perbuatan hukum yang dapat mengarah ke ranah hukum perdata ataupun hukum tata usaha negara dalam penyelenggara informasi geospasial dasar.

“Terhadap perbuatan-perbuatan hukum tersebut, selama ini BIG berusaha melakukan yang terbaik sesuai dengan asas tertib hukum. Namun, sebaik apapun usaha melaksanakan perbuatan-perbuatan hukum dengan memperhatikan asas tersebut, masalah-masalah perdata, tata usaha negara, maupun pidana berpeluang terjadi dalam pelaksanaan tugas pokok sehari-hari,” kata Aris Marfai.

“Untuk itu sangat penting untuk selalu melihat, menjaga, dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Kepastian jaminan hukum dan pemberian pemahaman hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) BIG merupakan bagian yang penting dalam pelaksanaan hukum lembaga. Mengingat pegawai adalah roda penggerak dalam menyukseskan program-program dan implementasi reformasi birokrasi di lingkungan BIG,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Aris menyampaikan bahwa perkembangan penerapan informasi geospasial sudah mengarah pada hilirisasi dan monetisasi, misalnya program percepatan peta dasar skala besar dengan skema KPBUMN (Kerja Sama Pemerintah dengan BUMN).

“Hal ini tentu saja memperluas peluang terjadinya kelalaian hukum. Oleh karena itu, penting bagi setiap elemen lembaga untuk melaksanakan pencegahan kelalaian tersebut dengan cara meningkatkan literasi hukum,” pungkasnya.

Categories
IPTEK TNI

TNI AU Gelar Kompetisi Siber 2022

Koran Jurnal, Jakarta – Ancaman siber, sebagai dampak perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital, mendorong TNI AU menggelar kompetisi siber bagi personel TNI AU.

Kompetisi siber 2022, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personel siber TNI AU, dibuka Asisten Intelijen (Asintel) Kasau Marsda TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., di gedung Suharmoko Harbani Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (9/9/2022).

Asintel Kasau dalam sambutannya menyatakan, selain untuk meningkatkan kemampuan personel TNI AU menghadapi ancaman Siber, kompetisi sekaligus sebagai ajang mencari bakat personel TNI AU di bidang siber.

“Saya berharap kompetisi ini mampu membangun pemahaman dan persepsi yang positif tentang Siber dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital,” ujar Asintel.

Kompetisi Siber tahun 2022 yang mengangkat tema “Peningkatan Cyber Security Awareness Personel TNI AU Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Siber Berlandaskan Jiwa Ksatria, Militan, Loyal dan Profesional guna Mewujudkan TNI AU sebagai Angkatan Udara yang disegani di Kawasan” merupakan kompetisi pertama.

Kompetisi diikuti 13 satuan kerja TNI AU, yaitu Dispamsanau, Dispenau, Diskomlekau, Disinfohlatahau, Koopsudnas, Kodiklatau, Koharmatau, AAU, Seskoau, Koopsud I, Koopsud II, Koopsud III dan Kopasgat.

Asintel Kasau juga berharap kompetisi menjadi kesempatan yang baik bagi personel TNI AU untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan di bidang Siber, khususnya dalam keamanan dan ancaman Siber. Dengan demikian, dapat meningkatkan kesadaran keamanan dalam menghadapi berbagai insiden Siber di masa mendatang.

Materi yang dikompetisikan meliputi Web Vulnerability Exploitation, Cryptography, Digital Forensic, OSINT (Open Source Intelligence), Reverse Engineering, dan Binary Exploitation/Pwn.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Waasintel Kasau, Kadispamsanau, Kadispenau, Kadiskomlekau, Kadisinfohlataau, Kasatsiber Dispamsanau, Paban 1/Ren Sintelau, Paban II/Pam Sintelau, serta para Kasubdis dijajaran Siber.(disp)