Categories
IPTEK Megapolitan TNI

KSAL: Hidro-Oseanografi, Miliki Urgensi dan Peran Sangat Strategis Wujudkan Keberhasilan Poros Maritim Dunia

Koran Jurnal, Jakarta – Penerapan sains dan teknologi kemaritiman, termasuk Hidro-Oseanografi, memiliki urgensi dan peran yang sangat strategis dalam mewujudkan keberhasilan poros maritim dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka Seminar Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) bertempat di Graha Jala Puspita, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022) kemarin.

Pada seminar yang mengangkat tema “Peran IPTEK Hidro-Oseanografi pada Pembangunan Nasional Bidang Kemaritiman Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut, Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari selaku penyelenggara seminar menghadirkan keynote speaker Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan mengundang 3 narasumber sebagai pembicara dengan Moderator Akademis Prof. Dr. Ing Widodo Setyo Pranowo, S.T., M.SI., dan Eva Jalesveva presenter Usee TV.

Tampil sebagai pembicara pertama adalah Ketua Tim Penyusun Konsepsi Haluan Maritim Nasional 2045 Dr. Tukul Rameyo Adi, M.T., dilanjutkan pembicara berikutnya Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, S.H., M.A.P., dan yang ketiga adalah Vice Chair – 2 From The Fig/Iho/Ica International Board On Standars Of Competence For Hydrographic Surveyors And Nautical Chartographers (IBSC) Ir. M. Sobri Ahmad Syawie.

Kasal berharap melalui Seminar Nasional ini akan mendapat masukan berupa ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif dari berbagai perspektif para akademisi, praktisi, birokrasi, dan mahasiswa peserta seminar yang mendalami bidang Hidro-Oseanografi. “Ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif tersebut nantinya akan dirumuskan dalam bentuk prosiding dan rekomendasi sebagai bahan masukan bagi TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Indonesia yang membidangi bidang kemaritiman dalam meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan nasional bidang kemaritiman melalui optimalisasi peran pendayagunaan iptek Hidro-oseanografi untuk berbagai kepentingan negara, bangsa dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Seminar Nasional Tahun 2022 ini diikuti secara langsung dan secara daring oleh kurang lebih 300 stakeholder dan peserta, baik pejabat di lingkungan Mabesal, pejabat Kotama TNI AL wilayah Timur dan Barat, Dosen dan mahasiswa teknokrat STTAL juga lembaga pendidikan tinggi lainnya, serta institusi penelitian dan pengembangan Hidro-Oseanografi.

Pada kesempatan itu, Menko Marves didampingi Kasal, Komandan STTAL dan para pejabat lainnya berkesempatan meninjau peralatan yang dipamerkan hasil karya inovasi penelitian para Dosen/Mahasiswa STTAL diantaranya: Pengembangan prototype multibeam echosounder (MBES) guna mendukung kebutuhan operasional survei dan pemetaan laut; Pengembangan purwarupa system fusi dan prediksi nasional untuk mendukung pertahanan maritim; Rancang bangun perekam data cuaca berbasis internet of things; Pengembangan purwarupa alat ukur pasang surut sensor pressure dengan modul pengiriman data nirkabel jarak jauh (long range).

Selain itu juga dipajang pengembangan purwarupa perangkat lunak akusisi data singlebeam echosounder yang dilengkapi dengan diffrential global navigation satelite system; Rancang bangun alat penentu jarak bawah air dengan menggunakan prinsip USBL; Pngembangan propelan amunisi kaliber 9 mm, 5.56 mm, 12.7 mm dan 20 mm guna mendukung kebutuhan industri pertahanan negeri; Review design propeller kapal selam changbogo class dengan uji numerik dan uji model; serta Rancang bangun controlable riddingbouy.(disp)

Categories
IPTEK Militer TNI

Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto: Transformasi Militer Tidak Cukup Hanya Sampai 2045

Koran Jurnal, Jakarta – Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto meyakini transformasi militer di Indonesia tidak cukup hanya sampai tahun 2045. Sehingga peta jalan transformasi perang darat dibuat sampai tahun 2070.

“Kita operasional-kan menjadi peta jalan menuju 2045, lalu disadari bahwa untuk membangun angkatan bersenjata, untuk melakukan transformasi militer tidak cukup hanya sampai 2045. Sehingga peta jalan transformasi perang darat yang ditawarkan di buku itu sebetulnya tembus sampai tahun 2070,” kata Gubernur Andi saat diskusi panel kegiatan Orasi Ilmiah dan Peluncuran Buku dalam rangka HUT ke-57 Lemhannas RI di Ruang Dwi Warna, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Peta jalan transformasi perang darat tersebut menggambarkan kebutuhan angkatan bersenjata untuk melakukan modernisasi dan peningkatan kemampuan mengadopsi teknologi militer terkini dengan cara membangun kemandirian pada industri pertahanan.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada HUT ke-67 TNI pada TNI agar melakukan transformasi pertahanan sebagai kelanjutan dari proses reformasi militer untuk membentuk kekuatan pertahanan di Indonesia.

Namun, lanjut Gubernur Andi, jika dilihat dari data dan indeks dari beberapa lembaga kajian. Kemampuan Indonesia untuk mengadopsi teknologi, khususnya bidang baru seperti siber, artificial intelligence, nano, dan antariksa, masih berada di angka 2 dengan skala skor 1—5.

“Salah satu masalah dasarnya itu memang alokasi sumber daya kepada bidang riset pengembangan, bukan hanya tentang risetnya tapi juga tentang penyiapan sumber daya manusianya,” kata Gubernur Andi.

Pada 5 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo secara formal menggunakan dua terminologi baru dalam khasanah kebijakan pertahanan di Indonesia. Terminologi pertama adalah transformasi pertahanan atau defense transformation menekankan kelanjutan dari reformasi militer atau military reform.

Lalu yang kedua dan khusus digunakan oleh Bapak Presiden adalah menggunakan terminologi kekuatan pertahanan Indonesia yang diterjemahkan menjadi Indonesia Defense Force, bukan Indonesia Army Forces tapi Indonesia Defense Force dalam amanat 5 Oktober 2021. Menurut Gubernur Andi sebagai akademisi, itu terminologi spesifik yang akhirnya mengharuskan Indonesia untuk melakukan perubahan paradigmatik, yakni bagaimana kita melihat revolusi organisasi militer Indonesia.

Orasi Ilmiah dengan judul “Geo V” dan Peluncuran Buku tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-57 Lemhannas RI yang mengangkat tema “Transformasi Lemhannas RI: Ketahanan Nasional Era Geopolitik 5.0”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2012-2014 Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M., Wakil Gubernur Lemhannas RI periode 2019-2022 Marsdya TNI (Purn) Wieko Syofyan, Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, Wakil KASAD Letjen TNI Agus Subiyanto, Wakil KASAL Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Asisten Personel KASAU Marsda TNI Elianto Susetio, Wakil Kalemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si., Wakil Ketua Umum I IKAL Dr. Ir. Mustafa Abubakar, M.Si., Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si., Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Mayjen TNI Sugeng Santoso, S.I.P., Deputi Pengkajian Strategis Prof. Dr. Ir. Reni Mayerni, M.P., Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Laksda TNI Prasetya Nugraha, S.T., M.Sc.

Pada kesempatan tersebut, Lemhannas RI juga meluncurkan lebih dari 57 judul buku dari 34 penulis yang merupakan keluarga besar Lemhannas RI, terdiri dari Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, Tenaga Profesional, staf, peserta PPRA 63, alumni pendidikan, dan IKAL Kebangsaan.(hum)

Categories
Featured IPTEK TNI

Indonesia Ajukan Pembakuan Nama Fitur Bawah Laut di IHO/IOC-UNESCO

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), mengirimkan delegasinya untuk mengikuti pertemuan Sub-Committee on Undersea Feature Names yang ke-35 di UNESCO, Paris. Pushidrosal merupakan representasi Pemerintah RI di kancah Internasional dalam bidang hidrografi.

Pertemuan dari tanggal 14 hingga 18 Maret 2022 tersebut diselenggarakan dalam rangka sidang penetapan nama fitur bawah laut yang diajukan oleh Indonesia dari hasil Ekspedisi Jalacitra-I Aurora Tahun 2021. Pembakuan nama akan dimasukkan dalam database UNESCO agar fitur tersebut memiliki nama resmi yang diakui dunia, dan tercatat merupakan sumber daya geografis milik bangsa Indonesia.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat menyampaikan bahwa pengajuan pembakuan nama fitur bawah laut ini merupakan yang pertama kalinya oleh Indonesia dimana Pushidrosal merupakan focal-point yang terkait dengan hidrografi di lembaga internasional dalam hal ini International Hydrographic Organization (IHO).

Lembaga internasional yang menangani penamaan fitur dasar laut adalah Sub-Komite GEBCO (General Bathymetric Chart of The Ocean) untuk Nama-nama Fitur Bawah Laut yaitu (Sub-Committee on Undersea Feature Names atau SCUFN) di bawah kooordinasi IHO dan Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) UNESCO.

SCUFN dibentuk pada tahun 1974 untuk melaksanakan standarisasi nama-nama fitur bawah laut, yang ditampilkan pada semua peta laut atau publikasi lainnya yang terkait di seluruh dunia. Hal tersebut timbul atas dasar kebutuhan untuk menyeragamkan metode penamaan fitur bawah laut. Sidang SCUFN yang ke-35 ini akan diikuti oleh 15 negara anggota IHO, Sekretariat IHO dan IOC-UNESCO serta para ahli terkait dari seluruh dunia.(disp)

Categories
Energi SDA IPTEK Nasional

Presiden Jokowi Apresiasi Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi perusahaan-perusahaan dalam negeri yang turut berkolaborasi dengan perusahaan BUMN dalam rangka membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Disebutkan Presiden, perusahaan dalam negeri itu antara lain, Gojek dan TBS Energi Utama (TBS), Gogoro, dan Gesits.

“Saya sangat menghargai keberanian perusahaan-perusahaan yang tadi saya sebut para CEO-nya masuk dari hulu sampai hilir untuk memulai membangun ekosistem kendaraan listrik,” kata Presiden Jokowi dalam acara peluncuran ‘Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik’, yang digelar di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa (22/02/2022).

Menurut Presiden Jokowi, keikutsertaan perusahaan-perusahaan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dan langkah nyata guna mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.

“Kita targetkan nanti di 2025, dua juta kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat kita Indonesia dan selanjutnya kita akan menuju ke pasar-pasar ekspor. Sekali lagi saya sangat menghargai upaya ini,” ungkap Presiden Jokowi.

Kepala Negara berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Selain itu, target emisi karbon berada di angka nol (net zero carbon) pada tahun 2060 mendatang juga dapat terwujud.

Dilansir dari laman resmi presiden.go.id, tak hanya kendaraan listrik, Presiden Jokowi juga mendorong produksi komponen pendukung dari kendaraan listrik untuk dapat terus ditingkatkan sehingga dapat berkompetisi dengan negara lain.

“Saya kira proses manajemen seperti ini yang diinginkan oleh pemakai-pemakai kendaraan dan itu akan menarik minat semua orang untuk masuk kepada kendaraan listrik karena lebih murah dan yang paling penting tidak menimbulkan polusi,” tandasnya.

Hal ini juga sejalan dengan isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia dalam G20 Summit, salah satunya terkait transisi energi yang berkelanjutan, termasuk percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain para Menteri, acara tersebut turut dihadiri Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama, Komisaris GoTo Wishnutama Kusubandio, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, CEO Electrum Pandu Patria Sjahrir, dan CEO Gojek Kevin Aluwi.(set)

Categories
Infrastruktur IPTEK TNI

Danpushidrosal Terima Kunjungan Pengurus PII Banten

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P menerima kunjungan kerja Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) wilayah Banten,

Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua PII Banten Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Ir. Eden Gunawan, M.M.,IPM, ASEAN-Eng ini diterima Danpushidrosal yang didampingi pejabat utama di Anjungan Utama Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Jum’at (21/01/2022).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pushidrosal menyampaikan secara umum tentang tugas, peran dan fungsi Pushidrosal, baik sebagai Kotama Ops TNI dan Kotama Bin TNI AL maupun sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, serta kiprah dan perannya sebagai representasi Pemerintah Indonesia di kancah internasional dalam bidang hidrografi, serta cakupan produk yang dihasilkan berupa peta laut, baik peta kertas maupun elektronik serta publikasi nautika guna mendukung keselamatan pelayaran.

Ditambahkannya, Pushidrosal sebagai lembaga yang memiliki fungsi dan peran di bidang hidro-oseanografi memiliki kontribusi penting pada sektor maritim di Indonesia, seperti; penyediaan peta laut untuk keselamatan navigasi pelayaran, penetapan batas maritim dengan negara tetangga, menunjang transportasi laut, perikanan, pengembangan wisata bahari, mendukung operasi militer, pembangunan pelabuhan, mitigasi bencana alam, pembangunan sungai dan pesisir, serta mendukung pengelolaan sumber energi laut.

Sementara itu, Ketua PII Banten menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan untuk melihat dari dekat Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta dalam rangka menambah wawasan anggota PII Banten tentang survei dan pemetaan hidro-oseanografi, mulai dari pengumpulan data hingga menjadi produk Peta Laut.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, rombongan tamu PII Banten juga berkesempatan mengunjungi satuan kerja Pushidrosal, seperti Dinas Hidrografi, Dinas Pemetaan, Indonesian Hydrographic Data Center, Dinas Produksi dan Distribusi, Museum Pushidrosal, serta KRI Rigel-933 yang sedang bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
IPTEK Nasional

Dirjen Dukcapil Kemendagri Ingatkan Bahaya ‘Selfie’ dengan e-KTP

Koran Jurnal, Jakarta – Fenomena bisnis digital melalui Non Fungible Token (NFT) di berbagai situs online akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan. Hal ini kian marak setelah foto selfie (swafoto) seorang WNI yang bernama Ghozali laku terjual dengan angka yang sangat besar melalui media OpenSea. Harga yang fantastis untuk karya digital tersebut diklaim sebagai bentuk apresiasi terhadap seni.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh turut memberikan pendapatnya. Menurut Zudan, zaman digital yang semakin berkembang pesat dan maju saat ini harus terus didukung oleh semua kalangan, demi menuju Indonesia yang semakin kreatif, inovatif, dan hebat.

“Agar Indonesia semakin di depan, terus menuju ekonomi baru yang dapat bersaing dengan negara-negara modern yang juga telah menerapkan digitalisasi dalam layanan publiknya,” kata Zudan dalam keterangan resminya di Jakarta, yang diterima pewarta, Senin (16/1/2022).

Namun demikian, Zudan mengingatkan, terdapat hal penting yang juga perlu disikapi dalam era ekonomi baru yang serba digital tersebut. Salah satunya fenomena orang menjual foto dokumen kependudukan, seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran. Bahkan, ada pula yang berswafoto sambil memperlihatkan dokumen kependudukan seperti KTP-el. Dalam foto itu, data diri di dalamnya pun dapat dilihat dan dibaca dengan jelas. Mungkin harapannya, data itu dapat diverifikasi dan divalidasi (verivali) oleh media online tempat transaksi jual beli guna menghasilkan rupiah.

“Menjual foto dokumen kependudukan dan melakukan foto selfie dengan dokumen KTP-el di sampingnya untuk verivali tersebut sangat rentan adanya tindakan fraud/penipuan/kejahatan oleh ‘pemulung data’ atau pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Karena data kependudukan “dapat” dijual kembali di pasar underground atau “digunakan” dalam transaksi ekonomi online seperti pinjaman online,” kata Zudan.

Ketidakpahaman penduduk tentang pentingnya perlindungan data diri dan pribadi menjadi isu krusial yang harus disikapi bersama-sama oleh semua pihak. “Oleh karena itu, edukasi kepada seluruh masyarakat oleh kita semua untuk tidak mudah menampilkan data diri dan pribadi di media online apapun sangat perlu dilakukan,” imbuh Zudan.

Berkaitan dengan kegiatan ekonomi online, Zudan mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih pihak-pihak yang dapat dipercaya, terverifikasi dan memberikan jaminan kepastian kerahasiaan data diri, atau pribadi. Sebab, masih banyak lembaga keuangan baik perbankan maupun nonperbankan yang sudah terdaftar pada OJK, mensyaratkan foto KTP-el dan foto selfie mesti diunggah.

Adapun menyoal sanksi juga tidak main-main. Bagi pihak-pihak yang mendistribusikan dokumen kependudukan, termasuk dirinya sendiri yang memiliki dokumen kependudukan, seperti foto KTP-el di media online tanpa hak, maka terdapat ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak satu miliar rupiah.

“Hal ini diamanatkan dalam Pasal 96 dan Pasal 96A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan (Atas) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,” tandas Zudan.(pus/red)

Categories
IPTEK TNI

TNI AL dan BRIN Teken Perjanjian Kerjasama di Bidang Penginderaan Jauh dan Hidro-Oseanografi

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penelitian, Pengembangan, Pemanfaatan Data Dan Informasi, Serta Peningkatan Sumber Daya Manusia Di Bidang Penginderaan Jauh Dan Hidro-Oseanografi.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P mewakili TNI AL dan PLT Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Prof. Dr. Erna Sri Adiningsih, di Anjungan Utama Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (12/01/2022).

Perjanjian Kerja Sama ini bertujuan untuk menyinergikan sumber daya dan kompetensi yang dimiliki oleh kedua institusi di bidang penginderaan jauh dan hidro-oseanografi, yang meliputi; pemanfaatan data dan informasi penginderaan jauh dari satelit maupun pesawat udara (berawak dan tanpa awak), pemanfaatan data dan informasi hidro-oseanografi, penelitian dan pengembangan bersama data dan informasi di bidang penginderaan jauh dan hidro-oseanografi, dukungan tenaga ahli dan/atau personel, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta publikasi dan diseminasi.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pushidrosal yang telah mengemban amanat Pemerintah RI dalam bidang Hidrogafi guna memberikan jaminan keselamatan pelayaran sekaligus mendukung kepentingan matra laut melalui penyelenggaraan survey dan pemetaan di seluruh wilayah perairan NKRI. Disamping itu, Pushidrosal sebagai wakil Pemerintah RI pada organisasi internasional bidang hidrografi dan memelihara hubungan dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintahan RI lainnya.

Melalui penandatanganan kerjasama tersebut, Danpushidrosal berharap dapat meningkatkan kapasitas dan sumber daya manusia secara bersama-sama di kedua instansi melalui kolaborasi penelitian dan pengembangan termasuk tenaga ahli, begitu juga dapat menjadi cerminan sinergitas antara TNI AL dan Organisasi Riset Penerbangan dan antariksa BRIN. Sehingga dapat turut mendukung tercapainya cita-cita dan visi kemaritiman nasional dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sementara itu, PLT Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Prof. Dr. Erna Sri Adiningsih berharap kerja sama tersebut dapat mewujudkan keantariksaan yang lebih maju dalam pemanfaatannya melalui kolaborasi dengan Pushidrosal dan kerja sama tersebut dapat berkesinambungan serta diperluas di bidang lainnya.

Usai penandatanganan PKS, tamu dari BRIN tersebut Rombongan juga berkesempatan mengunjungi satuan kerja Pushidrosal, seperti; Dinas Hidrografi, Dinas Pemetaan, Indonesian Hydrographic Data Center, Dinas Produksi dan Distribusi, Museum Pushidrosal serta KRI Spica-934 yang sedang bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
IPTEK TNI

Danpushidrosal Terima Kunjungan Kepala BIG

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Prof. Dr.rer.nat Muh Aris Marfai, M.Sc. mengadakan kunjungan kerja ke Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Dalam kunjungan tersebut Kepala BIG yang didampingi beberapa staf diterima langsung oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P yang didampingi pejabat utama Pushidrosal di Anjungan Utama Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (10/01/2022).

Kunjungan tersebut bertujuan sebagai media silaturahmi, antar kelembagaan serta untuk mempererat kerja sama antara kedua institusi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pushidrosal menyampaikan secara umum tentang tugas, peran dan fungsi Pushidrosal, baik sebagai Kotama Ops TNI dan Kotama Bin TNI AL maupun sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, serta kiprah dan perannya sebagai representasi Pemerintah Indonesia di kancah internasional dalam bidang hidrografi, serta cakupan produk yang dihasilkan berupa peta laut, baik peta kertas maupun elektronik serta publikasi nautika guna mendukung keselamatan pelayaran.

Ditambahkannya, Pushidrosal sebagai lembaga yang memiliki fungsi dan peran di bidang hidro-oseanografi memiliki kontribusi penting pada sektor maritim di Indonesia, seperti; penyediaan peta laut untuk keselamatan navigasi pelayaran, penetapan batas maritim dengan negara tetangga, menunjang transportasi laut sebagai SLOC maupun SLOT, perikanan, pengembangan wisata bahari, mendukung operasi militer, pembangunan pelabuhan, mitigasi bencana alam, pembangunan sungai dan pesisir, serta mendukung pengelolaan sumber energi laut.

Sementara itu, Kepala BIG menyampaikan bahwa pihaknya berkeinginan untuk lebih meningkatkan kerja sama dengan Pushidrosal, terlebih kedua institusi memiliki tugas pokok yang saling bersinggungan. Pushidrosal dan BIG selama ini telah beberapa kali mengadakan kerja sama pemetaan di masa lalu diantaranya dalam survei DMRM dan MREP serta Survei Landas kontinen dan sebagainya.

Kepala BIG berharap, ke depan antara Pushidrosal dan BIG dapat mengadakan kolaborasi dalam penyelenggaraan survei Batimetri, pengembangan SDM, pertukaran data dan informasi geospasial kelautan, serta pengelolaan Pusat data dan informasi kelautan.

Kepala BIG beserta rombongan juga berkesempatan mengunjungi satuan kerja Pushidrosal, seperti; Dinas Hidrografi, Dinas Pemetaan, Indonesian Hydrographic Data Center, Dinas Produksi dan Distribusi, serta KRI Spica-934 yang sedang bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
IPTEK Telekomunikasi TNI

Korps Marinir Terima Kunjungan PT Dayamitra Telekomunikasi, Mitratel

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono yang diwakilkan Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigadir Jenderal TNI Mar Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., menerima kunjungan PT. Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) Bapak Teodorus Ardi Hartoko sebagai Direktur Utama di Lapangan Tembak Jusman Pugger Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan.Selasa(14/12/2021).

Adapun kunjungan ini dalam rangka menjalin silaturahmi kepada Korps Marinir, sekaligus Latihan Menembak PT. Dayamitra Telekomunikasi dengan menggunakan senjata pistol SIG SAUER P226 dan Senjata Laras panjang SS – 2 di lapangan Jusman Pugger.

Wadankormar dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Lapangan Tembak Jusman Pugger Cilandak ini adalah Lapangan Tembak Standar TNI yang memiliki Lapangan Tembak Pistol, Lapangan Tembak Senapan jarak 100 meter sampai dengan 400 meter, biasa digunakan untuk Lomba- lomba menembak khususnya yang ada di Jakarta, adapun untuk atletnya berasal dari seluruh Indonesia baik dari TNI, POLRI maupun Sipil.

“Terimakasih kepada rekan-rekan dari Mitratel yang sudah datang, saya berharap hubungan kita tidak selesai di lapangan tembak ini, Semoga kedepan hubungan kita bisa lebih baik dan berlanjut di kegiatan – kegiatan yang lain” tegas Wadankormar.

Selain itu, Direktur Utama Mitratel Bapak Teodorus Ardi Hartoko menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutannya, Kita bisa menyambung tali silaturahmi, bisa saling bertukar potensi dan diberikan kesempatan menembak pistol dan senapan Laras panjang.

Ikut hadir dalam acara tersebut Koordinator Staf Ahli Komandan Korps Marinir (Koorsahli Dankormar) Kolonel Marinir Edy Setiawan, M.M., Asisten Perencanaan dan Anggaran Komandan Korps Marinir (Asrena Dankormar) Kolonel Marinir Asril Tanjung, Asisten Potensi Maritim Komandan Korps Marinir (Aspotmar Dankormar) Kolonel Marinir Raja E. Girsang, S.E., M.M., serta Asisten Komunikasi dan Elektronika Komandan Korps Marinir(Askomlek Dankormar) Kolonel (Mar) Edy Cahyo.(pen/red)

Categories
IPTEK TNI

Danpushidrosal Tinjau Pelatihan Peningkatan Kompetensi Surveyor Hidrografi Personel Ditnav Kemenhub

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., meninjau Kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi surveyor hidrografi kenavigasian personel direktorat kenavigasian Ditjen Hubla di ruang rapat Kantor Pelindo Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Jum’at (10/12/2021).

Peninjauan Danpushidrosal yang didampingi Asisten Operasi Survei dan Pemetaan (Asopssurta) Danpushidrosal Laksma TNI Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc ini dimaksudkan untuk mengetahui dari dekat dan perkembangan kegiatan Pelatihan peningkatan kompetensi surveyor hidrografi kenavigasian personel Ditnav yang saat ini sedang berlangsung. Hadir dalam kunjungan tersebut KSOP Pelabuhan Sunda Kelapa Chaerul dan Perwakilan dari Pelindo.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan serta peningkatan kompetensi personel direktorat kenavigasian tentang hidrografi praktis, dengan materi yang diajarkan di antaranya penoperasian Multibeam echo sounder, Pengetahuan dasar pasang surut, Pengukuran arus dan pasang surut, Kontrol horizontal dan Kontrol vertical, Penentuan posisi dengan GPS, Hidrografi utk peta laut, Operasi survei, Latihan praktek surta hidro serta Wash up dan uji kompetensi.

Kegiatan berlangsung selama 1.5 bulan atau 280 jam pelajaran dengan 40% teori dan 60% praktek. Pelatihan akan berlangsung dari tanggal 11 November sampai dengan 20 Desember 2021. Pelatihan dilaksanakan di dua lokasi yaitu tanggal 11 November 1 Desember 2021 dilaksanakan di Hotel D’naya Bogor dilaksanakan berupa proses pembelajaran kelas dan praktek. Sementara tanggal 2 Desember sampai dengan 13 Desember 2021 dilaksanakan latihan praktek di pelabuhan Sunda Kelapa.

Adapun peserta pelatihan berjumlah 25 orang yang berasal dari Ditnav daerah seluruh Indonesia, dengan Instruktur dari Pushidrosal.(disp/red)