Categories
Kesehatan TNI

Lanud Supadio Lakukan Vaksinasi ke Anggota Keluarga Prajurit

Koran Jurnal, Jakarta – Lanud Supadio melaksanakan vaksinasi kepada seluruh anggota keluarga prajurit untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memutus penyebaran Covid-19 di gedung Teddy Kustari, Sabtu (19/06/2021).

Vaksinasi tersebut dilakukan oleh vaksinator RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio dan melibatkan beberapa tenaga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya.

Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak menyampaikan jika vaksinasi ini sesuai dengan program, baik dari pemerintah atau pimpinan tingkat pusat maupun tingkat daerah tentang pencanangan vaksinasi sebagai antisipasi dan pencegahan penularan Covid-19.

“Saya menghimbau kepada keluarga besar Lanud Supadio untuk tidak ragu melaksanakan vaksinasi karena tujuannya untuk menambah imunitas tubuh dan membentuk kekebalan komunal sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran Covid-19 sesuai dengan program Pemerintah,” kata Danlanud.

Ditambahkan pula, jika setelah menerima vaksin tidak mengurangi kewaspadaan terhadap bahaya Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M.

Sementara itu, Ka RSAU dr. Mohammad Sutomo Letkol Kes dr. Ary Eko Arjunanto, Sp.PD., FINASIM menyampaikan jika vaksinasi keluarga tahap pertama ini hampir mencapai target.

“Pada tahap pertama dengan menggunakan vaksin AstraZeneca ini, sudah mencapai cakupan sekitar 70% dari total target seluruh keluarga prajurit Lanud Supadio dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) nihil dan bagi keluarga yang belum dapat menyusul untuk melaksanakan,” ungkapnya.

Untuk tahap kedua, lanjut Ka RSAU akan dilakukan setelah delapan minggu terhitung dari pelaksanaan vaksin pertama.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Kalapas Klas I Cipinang: Hasil Tes Swab Antigen, 313 Pegawai Negatif dan 1 Positif

Koran Jurnal, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Cipinang, Jakarta Timur mengadakan kegiatan tes usap atau Swab Antigen Covid-19 kepada Seluruh Pegawai Lapas, di halaman ruang tunggu besuk Lapas Cipinang, Jum’at (18/06/2021).

Kegiatan dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 itu dilaksanakan dua sesi. Sesi pertama dari pukul 08:00 WIB – pukul 11:00 WIB dan sesi kedua dimulai pukul 13.00 WIB – pukul 15.00 WIB.

“Kita melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 khusus pegawai Lapas sehingga kita melakukan Test Swab Antigen kepada 318 pegawai,” ujar Kepala Lapas (Kalapas) Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Tonny Nainggolan usai melaksanakan swab.

Tonny Nainggolan menyebut, dari hasil tes itu 313 pegawai dinyatakan negatif dan 1 pegawai dinyatakan Positif.

“Satu pegawai yang dinyatakan positif langsung diproses untuk penanganan selanjutnya yaitu Swab PCR dan kita minta agar melakukan isolasi mandiri,” terang Tonny.

Dia menyampaikan guna penanganan penyebaran Covid 19 dapat diupayakan salah satu caranya dengan melakukan deteksi dini melalui Test Swab Antigen secara rutin, agar pegawai yang terpapar dapat dihindarkan dari kontak langsung dengan pegawai lainnya.

“Kegiatan berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan yang terpenting adalah mengurangi aktivitas diluar rumah/kantor. Apalagi kegiatan acara acara pesta yang sering kali kurang memperhatikan protokol kesehatan,” ungkap Tonny.

Dia juga mengingatkan masyarakat bahwa kondisi DKI Jakarta begitu menghawatirkan dengan penularan yang sangat tinggi saat ini.

“Seluruh masyarakat saya himbau untuk selalu menjaga kesehatan, dan disiplin menjalankan  protokol kesehatan yang ketat secara khusus jajaran Lapas Kelas I Cipinang,” imbaunya.(rdo/red)

Categories
Daerah Kesehatan

Tekan Laju Angka Covid-19, Ganip Warsito Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Bangkalan

Koran Jurnal, Bangkalan – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito S.E., M.M. tiba di Bangkalan dalam agenda peninjauan vaksinasi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jum’at (18/06/2021). Terlihat bersama rombongan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Sebagaimana diketahui kasus kenaikan Covid-19 yang ada di Bangkalan naik cukup signifikan usai libur lebaran 1442H. Demi menekan laju angka penularan, pemerintah setempat berkoordinasi dengan pihak terkait gencar mengadakan vaksinasi, guna mendapatkan kekebalan tubuh untuk menghadapi pandemi ini.

Kegiatan vaksinasi ini, disambut baik masyarakat Bangkalan dengan antusias. Lokasi vaksinasi yang sempat di guyur hujan, tidak menyurutkan masyarakat untuk hadir dan menerima vaksin tersebut.

Masyarakat Bangkalan mengapresiasi serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Mereka berterima kasih dan berharap vaksinasi bisa mengendalikan kasus Covid-19 yang meningkat beberapa pekan terakhir.

“Terima kasih atas perhatiannya kepada masyarakat Bangkalan,” kata Wahyu salah seorang masyarakat seusai mengikuti program Serbuan Vaksinasi.

Total peserta vaksinasi hari ini mencapai 2.000 peserta. Vaksinasi kali ini juga diikuti 63 vaksinator, terdiri atas personel TNI AD 14 vaksinator, TNI AL 7 vaksinator, TNI AU 7 vaksinator, Polri 7 vaksinator dan Dinkes 28 vaksinator.

Penerapan PPKM skala mikro juga akan dilakukan pengetatan, dengan cara menambah jumlah personel yang berjaga di posko penyekatan, guna membantu penegakan disiplin protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif, dan kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri.(Pus/red)

Categories
Kesehatan TNI

Prajurit TNI Yonif 642 Laksanakan Penerapan Prokes dan Kampanye Pencegahan Covid-19

Koran Jurnal, Kalbar – Pasar Tradisional Semitau Hulu adalah salah satu tempat perputaran ekonomi bagi sebagian besar masyarakat Kec. Semitau, Kab. Kapuas Hulu. Masyarakat datang berkunjung di pasar ini untuk membeli segala kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Untuk mendukung program pemerintah dalam hal memutus rantai penularan Covid-19, Prajurit Yonif 642/Kapuas Kipan C dipimpin oleh Sertu Alfian bersama petugas gabungan memfokuskan edukasi pendisiplinan penerapan Protokol Kesehatan yakni 3M  (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan melakukan 3T (testing, tracing, treatment) di Pasar Tradisional Semitau Hulu, Kalbar, Selasa (15/06/2021).

Hal yang dilakukan personel Kipan C Yonif 642/Kapuas bersama tim di lapangan yaitu dengan mengintensifkan pemantauan dan antisipasi kerumunan memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) berjalan baik. Masyarakat dihimbau, selain menjaga jarak juga diharuskan memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan transaksi di pasar tersebut.

Danyonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah binaan satuan jajaran Yonif 642 agar selalu menjaga kesehatan, rajin berolahraga serta mengikuti program pemerintah dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

“Kita berharap masyarakat dapat melakukan berbagai hal dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini juga sebagai dukungan kita bersama untuk menangani pandemi ini dengan harapan cepat berlalu serta masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Di tempat terpisah, untuk mencegah penyebaran Covid-19, personel Kompi Bantuan Yonif 642/Kapuas yang dipimpin Serda Taslim juga melaksanakan Kampanye Covid-19 di Pasar Sui Durian, Sintang, Kalbar.

“Pentingnya saat ini untuk menegakkan dan menggalakan Prokes sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19,” kata Danyonif.

“Memberikan Kampanye Covid-19 tersebut sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang berada di sekitar Kab. Sintang, agar selalu ingat dan taat terhadap Prokes, sehingga dapat mencegah terkena paparan Covid-19,” pungkas Danyonif.

Salah satu warga di sekitaran Pasar Sui Durian, Stevanus (38 th) sangat berterimakasih sekali kepada Yonif 642/Kapuas atas himbauan yang telah diberikan.

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dari bapak TNI khususnya Yonif 642 yang aktif memberikan pengarahan tentang Covid-19 untuk kami masyarakat, sehingga kami dapat terhindar dari terkena paparan Covid-19,” ungkapnya.(pen/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Dukung Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19, Satgas Bantu 500 Velbed Rusun Nagrak

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito S.E., M.M., beserta jajaran melakukan peninjauan ke rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (13/06/2021). Rusun ini merupakan salah satu fasilitas isolasi pasien Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Ganip memastikan kesiapan fasilitas yang ada di rumah susun (rusun) Nagrak mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia setelah libur hari panjang.

“Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi para pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, pada kelompok orang tanpa gejala atau OTG yang semakin meningkat,” ungkap Ganip.

Ganip turut memberikan bantuan logistik berupa 500 unit velbed yang diberikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto. Velbed atau alas tidur portabel ini bermanfaat sebagai fasilitas penunjang di Rusun Nagrak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (UPRS III) Dra. Vita Nurvianti, M.Ap. mengapresiasi kunjungan serta bantuan dalam mendukung kebutuhan rusun Nagrak untuk menjalankan operasional rusun sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan velbed yang diberikan oleh Ketua Satgas dalam menunjang fasilitas tempat isolasi para pasien Covid-19,” tutur Vita.

Di samping kebutuhan logistik, Vita turut mengungkapkan kebutuhan lain, yakni sumber daya manusia dalam pengelolaan serta penanganan para pasien Covid-19.

“Seperti halnya di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Rusun Nagrak juga membutuhkan dukungan tambahan sumber daya manusia dalam konteks pelayanan kepada para pasien Covid-19, mengingat sumber daya kami cukup terbatas yang hanya meliputi petugas kebersihan dan teknisi gedung,” ungkap Vita.

Selanjutnya, Vita mengatakan, namun untuk tetap memperkuat jalannya operasional pelayanan kepada para pasien, pihaknya didukung sarana dan prasarana dalam unit hunian serta daerah sekitar oleh BPBD DKI Jakarta bersama perangkat wilayah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti juga menjelaskan tentang pengoperasian setiap tower yang ada di rusun Nagrak.

“Rusun Nagrak memiliki 14 tower, untuk Tower 1 sampai 5 akan difokuskan untuk lokasi isolasi pasien Covid-19 terkendali, Tower 6 sampai 10 masih dalam proses penghunian, sedangkan Tower 11 – 14 sudah terhuni,” jelas Widyastuti.

Widyastuti turut menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan melakukan pelatihan untuk sumber daya manusia yang ada pada masing-masing tower terkait prosedur standar operasi (SOP) penanganan pasien Covid-19.

“Terdapat 58 tenaga petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan atau PJLP dari masing-masing tower yang akan dilatih oleh Dinas Kesehatan terkait SOP penanganan pasien Covid-19. Pelatihan akan dilaksanakan mulai hari Selasa (15/6) mendatang di Tower 3,” terangnya.

Widyastuti juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga membantu alur penerimaan atau evakuasi pasien Covid-19 dengan sistem zonasi guna mencegah kontak penularan antar pasien Covid-19.

“Kami juga mengkoordinir dan membantu pengaturan alur evakuasi penerimaan pasien Covid-19 dengan sistem zonasi sehingga mengurangi potensi kontak pasien satu sama lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Rusun Nagrak merupakan salah satu tempat isolasi pasien Covid-19 yang resmi ditunjuk oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara. Rusun Nagrak memiliki 14 tower yang terbagi dalam tiga klaster yang setiap klasternya cukup berjarak. Masing-masing tower memiliki 16 lantai dengan 225 unit, dimana setiap unitnya terdiri dari dua kamar yang mampu menampung hingga 2.550 orang.

Dalam menjalankan kegiatan operasional pelayanan para pasien Covid-19, rusun Nagrak didukung oleh BPBD dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam mempersiapkan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung lain serta Dinas Sosial DKI Jakarta dalam pemenuhan gizi para pasien.(pus/red)

Categories
Kesehatan TNI

Panglima TNI: Antisipasi Meningkatnya Kasus Positif Covid-19 di Ibukota Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menggelar rapat khusus menyikapi lonjakan Covid-19, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/06/2021).

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB menerima laporan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran dan Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono selaku Kepala Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.

Panglima TNI menyampaikan penekanan kepada Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya dan Kepala Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk mengantisipasi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta.

Beberapa hari terakhir RSD Wisma Atlet mengalami peningkatan pasien yang cukup signifikan, untuk itu Panglima TNI memerintahkan agar ketiga pejabat tersebut memastikan kesiapan tempat tidur ruang perawatan, tenaga kesehatan, perlengkapan yang dibutuhkan serta obat-obat yang tersedia dan dibutuhkan untuk perawatan pasien Covid-19.

“Tingkatkan dan tegakan fungsi Posko PPKM Skala Mikro di area service Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya untuk memastikan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan di tengah masyarakat, kemudian juga pelaksanaan Testing dan Tracing untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Covid-19,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI mengingatkan, setiap petugas yang ada di lapangan harus mengetahui tugasnya secara detail dengan memberi pemahaman yang baik sehingga setiap petugas dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal, baik untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, tracing, pengawasan isolasi mandiri, pemantauan dan distribusi logistik.

“Laksanakan terus pemantauan kasus aktif, angka kematian, angka kesembuhan, BOR (Bed Occupancy Rate) ICU, dan BOR isolasi serta laporkan data secara obyektif agar menjadi bahan evaluasi yang obyektif pula,” ujarnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa jika data nyata di lapangan diketahui dengan detail, maka dapat segera mengambil kesimpulan yang tepat sehingga keputusan yang diambil juga akan tepat sasaran. “Data yang obyektif tentu akan memungkinkan untuk mengambil langkah antisipasi dengan segera untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus kembali,” ungkapnya.

“Disamping itu, treatment juga harus berjalan dengan baik, yaitu ketersediaan tempat tidur rumah sakit, tenaga kesehatan, alat kesehatan yang dibutuhkan, obat-obatan, serta tempat dan pelaksanaan isolasi mandiri dan tentunya hal tersebut harus selalu dievaluasi guna mengambil langkah perbaikan yang dibutuhkan,” pungkas Panglima TNI.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Pemerintah Pastikan Kelompok Usia Diatas 18 Tahun Akan Menerima Vaksin

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah terus upayakan cakupan vaksinasi sebesar 70% seluruh Indonesia dapat tercapai. Percepatan vaksinasi terus dilakukan pada kelompok-kelompok prioritas berisiko terpapar COVID-19. Selain itu, kelompok masyarakat yang menjadi target vaksinasi, salah satunya ialah masyarakat dalam kelompok usia diatas 18 tahun juga akan diberikan vaksin.

“Tentunya usia diatas 18 tahun adalah salah satu kelompok masyarakat yang menjadi target pemerintah dan pasti akan kita vaksinasi sesuai prioritas kelompok-kelompok tersebut,” Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Rabu (09/06/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pemerintah sudah mempersiapkan jadwal terkait ketersediaan vaksin yang ada. Sesuai tahapannya, ada beberapa kelompok risiko yang sudah dilakukan vaksinasi seperti warga lanjut usia (lansia) dan pra lansia serta populasi kunci pembangunan nasional seperti guru. Dari data per 8 Juni 2021, masyarakat yang telah menerima vaksin COVID-19 sudah mencapai 40,3 juta orang. Terdiri dari
SDM kesehatan, dan petugas pelayanan publik.

Pemerintah pusat juga terus mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan peningkatan jumlah masyarakat yang menerima vaksin. “Sehingga semakin banyak yang terlindungi, sekaligus meminimalisasi penularan yang terjadi di masyarakat,” pungkas Wiku.(KPC/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Kepala BNPB Ganip Warsito Pastikan Wisma Atlet Siap Hadapi Lonjakan Pasien Pasca Libur Lebaran

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta pada Rabu sore, (26/05/2021), untuk memastikan kesiapan RSDC Wisma Atlet menghadapi kemungkinan melonjaknya pasien Covid-19 setelah libur lebaran.

“Pengalaman yang lalu sehabis libur panjang lonjakan kasus akan meningkat, oleh karena itu kehadiran saya ingin memastikan kesiapan baik dari aspek personil maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya,” ujar Ganip saat tiba di RSDC Wisma Atlet.

Dalam kunjungan tersebut, Letjen TNI Ganip Warsito yang juga Ketua Satgas Covid-19 memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 dan meninjau ketersediaan obat, alat pelindung diri, dan personil yang bertugas bersama Pangdam Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Mayjen TNI Tugas Ratmono selaku Koordinator RSDC Wisma Atlet.

Kepala BNPB yang baru dilantik pada Selasa (25/5) lalu juga berkeliling di sekitar Tower 1 RSDC untuk melihat sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Rumah Sakit Darurat tersebut.

Ganip menegaskan RSDC Wisma Atlet sudah siap menghadapi jika terjadi potensi kenaikan kasus.

“Kesiapan personil tidak ada masalah, daya tampung bisa diantisipasi, sarana dan obat-obatan siap hingga dua bulan ke depan dan terus menerus akan ditambah mengikuti kondisi nantinya,” tegas Ganip.

Kemudian ia menjelaskan, sejak libur idul fitri hingga saat ini terjadi lonjakan pasien di RSDC Wisma Atlet rata-rata 100 orang per hari dan akan terus dilakukan pemantauan secara ketat hingga beberapa minggu ke depan.

“Sejak 18 Mei hingga hari ini (26/5) terjadi peningkatan pasien dengan kenaikan perhari sekitar 100 orang, hari ini 175 orang sedangkan kemarin 175 orang. Kami berharap tidak akan semakin meningkat, hingga dua minggu ke depan akan terus dipantau perkembangan di sini,” ucapnya.

Tidak lupa ia mengimbau untuk tetap menjalankan prokotol Kesehatan dan melakukan tes Covid-19 (Testing), penelusuran kontak erat (Tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (Treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan Covid-19 guna mengurangi penyebaran Covid-19

“3T dan protokol kesehatan harus menjadi upaya yang terus dilakukan demi mencegah rantai Covid-19, disamping itu melakukan vaksinasi juga menjadi pencegahan Covid-19, namun vaksin bukan menjadikan kita kebal virus sehingga kita tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan sangat dianjurkan,” tutup Ganip.(pus/red)

Categories
Kesehatan Nasional TNI

Peran TNI-Polri dan Komponen Bangsa Sangat Dibutuhkan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Koran Jurnal, Lembang – Pandemi Covid-19 menjadi permasalahan serius yang sedang dihadapi seluruh dunia, termasuk Indonesia di mana berdampak luas baik terhadap aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Untuk menanganinya tidak terlepas dari pemulihan ekonomi nasional.

TNI Polri sebagai salah satu kekuatan bangsa turut berperan serta dalam menangani dan mengatasi pandemi Covid-19 yang merupakan suatu ancaman, hambatan, dan tantangan bagi bangsa Indonesia guna mendukung berlangsungnya pemulihan perekonomian dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional, hal tersebut disampaikan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat membuka Seminar Pra Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 di Bangsa Srutasala, Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (24/05/2021).

Guna mewujudkan hal tersebut TNI Polri beserta komponen bangsa lainnya bekerja sama dalam rangka menciptakan bangsa yang kuat dan unggul dalam terwujudnya Indonesia tangguh yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi perlu adanya kolaborasi dan kerja sama antara TNI Polri serta berbagai komponen bangsa lainnya,” ujar Danseskoau.

Peran TNI Polri dalam mendukung dan mengupayakan percepatan dalam penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional sangat dibutuhkan. Seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat Rapim TNI Polri Tahun 2021, untuk berperan aktif dalam mendukung iklim usaha dan investasi yang kondusif sehingga terciptanya pemulihan ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Seminar yang bertemakan “TNI Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya Siap Melaksanakan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh” mengundang narasumber antara lain Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kementerian Bidang Perekonomian Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E., memaparkan Optimalisasi Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Terwujudnya Indonesia Tangguh, kemudian Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara, S.E., M.Sc., memaparkan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional.

Meskipun dilaksanakan secara daring maupun luring, Danseskoau berharap para peserta seminar khususnya Pasis mengikuti dan menyimak dengan penuh rasa tanggung jawab, fokus dan serius sehingga dapat menyamakan visi dan persepsi dalam diskusi akademis terhadap tema yang diangkat dan akhirnya menghasilkan naskah laporan yang memiliki nilai strategis sebagai bahan masukan bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan ceramah pembekalan PKB Juang secara daring oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang tentunya mampu memotivasi Pasis untuk memberikan hasil terbaik, berupa naskah laporan diakhir seminar ini.(disp/red)

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Babinsa Kodim 1208/Pemangkat Kawal Pelaksanaan Tracking Kontak Erat Keluarga Pasien Covid-19

Koran Jurnal, Sambas – Anggota Koramil 1208-05/Pemangkat melaksanakan pendampingan Tracking Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, bertempat di Puskesmas Pemangkat,  Desa Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Senin (24/05/2021).

Tracking Kontak Erat warga yang berhubungan langsung dengan Pasien Terkomfirmasi Virus Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di Desa Penjajap, Kecamatan Pemangkat.

Babinsa Sertu Agus S. memberi keterangan, keterlibatan kami di sini untuk mendampingi tim kesehatan dari Puskesmas Pemangkat guna mendata dan mengecek keadaan kesehatan warga yang kontak langsung dengan pasien Covid-19.

“Sebanyak 30 orang warga Pemangkat yang kontak langsung dengan pasien Covid-19 melaksanakan Rapid Test Antigen, dari hasil tersebut terdapat 2 orang yangg dinyatakan positif dan rencana besok akan dilaksanakan Tes Swab,” ungkapnya.

Ibu Yunita salah satu petugas kesehatan Puskesmas Pemangkat mengatakan, tracking dilakukan untuk memastikan terhadap keluarga pasien Covid-19, tujuannya demi keamanan dan kesehatan untuk memutus mata rantai penyebarannya. “Selanjutnya petugas medis memberikan arahan kepada keluarga yang terkonfirmasi Covid-19, untuk jangan panik,” ucapnya.

Danramil 1208-05/Pemangkat, Kapten Inf Karyadi menjelaskan Tes Swab dilakukan kepada orang yang kontak langsung dengan yang terkonfirmasi Covid-19, nanti hasil dari Swab masih menunggu 1-2 minggu kedepan dari dinas Provinsi Kalbar.

“Kami menghimbau kepada warga sekitar agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melaksanakan anjuran 5M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.(pen/red)