Categories
TNI

4 Pesawat TNI AU Angkut Satgas Penyangga Perbatasan RI-PNG

Koran Jurnal, Madiun – Empat pesawat TNI Angkatan Udara melaksanakan dukungan penerbangan untuk mengangkut pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 501 Kostrad yang akan melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (RI-PNG) sebagai satuan tugas penyangga (Mobile).

Upacara pemberangkatan dipimpin oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang, di Shelter Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Selasa (02/02/2021).

Dalam sambutannya Asops Panglima TNI berpesan, Laksanakan tugas operasi secara profesional dengan memahami tugas pokok yang diberikan dan berpedoman kepada petunjuk maupun prosedur tetap yang berlaku.

Keempat pesawat tersebut yakni pesawat Boeing 737/ AI-7304 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, diterbangkan Kapten Pnb Panji dan Kapten Pnb Firman. Satu pesawat C-130 Hercules/A-1319 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta diterbangkan Kapten Pnb Riki dan Lettu Pnb Risky. Dua pesawat Hercules C-130 dari Skadud 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, masing-masing A-1303 diterbangkan Kapten Pnb Endrik dan Lettu Pnb Banu, serta A-1337 diterbangkan oleh Mayor Pnb Fahmi dan Mayor Pnb Afwan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Waasops Kasau Marsma TNI Eding Sungkana, Danlanud Iswahyudi Marsma TNI M. Untung Suropati , Danwing III Lanud IWJ Kolonel Pnb Anjar Legowo, sejumlah pejabat TNI Polri, pejabat pemerintah kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Lewati Jalur Tikus, 18 PMI Non Prosedural Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan sebanyak 18 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi. Kedelapan belas PMI Non Prosedural tersebut diamankan saat melewati jalur tikus di sektor Pos Sajingan Terpadu, Kab. Sambas dan sektor Pos Kumba Semunying, Kab. Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (01/02/2021).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, PMI tersebut diamankan oleh anggota Satgas Yonif 642 yang melaksanakan kegiatan patroli dan ambush (pengendapan), ketika berusaha masuk ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi.

“Dari kegiatan ambush yang dilaksanakan mulai hari Minggu sampai Senin ini, berhasil diamankan total 18 orang PMI Non Prosedural, yang masuk secara berkelompok,” ungkapnya.

“Dari Kedelapan belas PMI tersebut, 15 PMI diamankan oleh personel Pos Sajingan Terpadu di sektor jalan tikus wilayah Desa Sebunga, Kab. Sambas dan 3 orang lainnya diamankan oleh personel Pos Kumba Semunying di sektor jalan tikus wilayah Dusun Kumba, Kab. Bengkayang,” jelasnya.

Dansatgas menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat oleh Satgas Pamtas Yonif 642 untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. “Kita semakin intensif seperti ini sesuai dengan perintah dari Komando Atas dan juga terkait dengan mewabahnya Covid-19,” ujarnya.

Menurut keterangan dari para PMI tersebut, selama di Malaysia mereka ada yang bekerja sebagai buruh kebun sawit, buruh cuci, maupun pegawai restoran, namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia.

Satgas Yonif 642 Kapuas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan Protokol Kesehatan Covid-19. Setelah dinyatakan negatif Covid -19, PMI tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk didata dan diwawancara tentang riwayat perjalanan serta barang-barang bawaan mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai.

“Semuanya yang masuk dari Malaysia baik yang melewati jalur resmi maupun jalur tikus, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi serta Bea Cukai,” kata Dansatgas.(pen/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Polisi

Wujudkan ‘Jakarta Bermasker’, Polda Metro Akan Bagikan 100 Ribu Masker Setiap Hari

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengatakan, jajarannya akan membagikan sedikitnya 100 ribu masker kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya saat menyambangi Pasar Senen Jakarta Pusat, untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar tersebut, Senin (01/02/2021).

“Ke Pasar-pasar Rakyat, seluruh Polsek gabungan dengan teman-teman dari Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta turun ke Pasar, tujuannya agar seluruh masyarakat sadar menggunakan masker guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Fadil.

“Kemarin Bapak Panglima TNI bersama Kapolri sudah mengunjungi Pasar Tanah Abang dan Pasar Jatinegara untuk menggalakkan kembali “gerakan 3M atau 5M”, Ini akan kita laksanakan selama dua minggu ke depan, targetnya minimal 100.000 masker setiap hari,” beber Fadil.

Sebelumnya, Kapolda mengunjungi Pasar Darurat/tradisional di wilayah Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Kunjungan tersebut sengaja dilakukan sebagai tindak-lanjut program Kampung Tangguh, juga untuk melihat kesiapan pelaksanaan test swab antigen kepada masyarakat dalam mewujudkan gerakan “Jakarta Bermasker”
yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(hum/red)

Categories
Megapolitan Militer TNI

KSAU Terima Kunjungan Kapolri 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bertempat di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (01/02/2021).

Kunjungan silaturahmi ini merupakan perkenalan usai dilantik Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sebagai Kapolri beberapa waktu lalu.

KSAU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga mengatakan akan terus melanjutkan sinergisitas dan soliditas TNI-Polri yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Pada pertemuan tersebut KSAU didampingi Wakasau, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau dan Danpuspomau, sedangkan Kapolri didampingi As SDM Kapolri, Kadiv Humas Polri, Kadiv Propam Polri, dan Dankorbrimob.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Tanah Abang dan Jatinegara

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (31/01/2021).

Turut serta mendampingi Kapolri yaitu Irwasum Polri, Kabaharkam Polri, Asops Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri. Sementara Panglima TNI di dampingi oleh Aster Panglima, Asops Panglima, Kapuspen TNI dan Kapuskes TNI.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa ada beberapa agenda yang dibicarakan salah satunya adalah terkait  rencana Rapat Pimpinan TNI-Polri yang akan digelar pada Februari 2021.

“Kemudian konteks tugas, TNI senantiasa mendukung terlaksananya penegakan hukum yang dilaksanakan Polri demi terciptanya Kamtibmas,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini TNI dan Polri sedang dan terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan di seluruh Indonesia, baik memberikan edukasi atau sosialisasi untuk tidak bosan dan jenuh menggunakan masker. “Karena dengan menggunakan masker saya akan melindungi saudara dan saudara akan melindungi saya dari terpaparnya Covid-19. Sinergi TNI-Polri dan didukung komponen masyarakat lainnya adalah modal dasar menjaga NKRI,” ujarnya.

Sementara itu,  Kapolri yang didampingi jajaran Pejabat Utama Mabes Polri menyampaikan bahwa kunjungan kepada Bapak Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertujuan untuk bersilaturahmi. “Kami diterima langsung oleh Panglima TNI yang didampingi pejabat teras Mabes TNI,” ucapnya.

Kapolri mengatakan bahwa sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri akan terus ditingkatkan seperti yang telah dilakukan sejak beberapa Kapolri sebelumnya. “Kewajiban saya selaku Kapolri baru menjaga dan bahkan meningkatkan sinergitas dan soliditas yang telah kami laksanakan. Karena memang banyak sekali kegiatan-kegiatan penugasan kerja sama dalam hal Kamtibmas yang selama ini telah kita laksanakan,” ujarnya.

Kapolri memberikan contoh bahwa kegiatan yang dilakukan bersama antara  TNI-Polri seperti penegakan protokol kesehatan, kegiatan operasi di Poso dan Papua serta penanganan bencana alam.

“Kami terus berkomitmen agar soliditas dan sinergitas TNI-Polri terus akan menjadi lebih baik dan solid sehingga masyarakat merasakan TNI-Polri di lapangan memberikan rasa aman, memelihara Kamtibmas, sehingga iklim pertumbuhan ekonomi dan investasi serta penegakan aturan bisa dilaksanakan dengan baik. Masyarakat juga bisa merasakan kehidupan normal,” ungkapnya.

Usai melaksanakan pertemuan, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan melakukan peninjauan penerapan protokol kesehatan yang berada di Blok A Pasar Tanah Abang dan Pasar Balimester Jatinegara Jakarta serta membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung di kedua pasar tersebut.

Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan bahwa kunjungannya ke Blok A Pasar Tanah Abang untuk memastikan pelaksanaan penerapan protokol  di tempat publik.

“Saya bersama Bapak Kapolri sengaja datang kesini untuk mengecek di lapangan, khusus di Pasar Tanah Abang terkait dengan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengharapkan agar seluruh masyarakat khususnya yang datang di Blok A Pasar Tanah Abang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Saya harapkan penggunaan masker ini terus dilaksanakan dan jangan sampai kendor karena satu-satunya untuk terhindar terpapar Covid-19 adalah dengan selalu menggunakan masker,” ucapnya.(Pusp/red)

 

Categories
Opini TNI

Panglima TNI: Kehadiran Vaksin Memberi Harapan Baru dan Pandemi Dapat Dikendalikan

Koran Jurnal, Jakarta – “Dalam mendukung vaksinasi nasional tersebut TNI telah menyiapkan personel, material dan Alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi Vaksin Covid-19 ke daerah-daerah,” tegas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat menjadi pembicara kunci pada Webinar bertajuk “Vaksin Covid-19 Untuk Indonesia Bangkit”, Sabtu (30/01/2021).

Apa yang disampaikan Panglima TNI dibuktikan dengan nyata bahwa TNI mengerahkan 91.817 personel  dan menyiapkan 109 Rumah Sakit TNI di 34 Provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan, keterlibatan TNI dalam membantu penanganan pandemi Covid-19, dimulai dari penjemputan dan karantina 238 orang WNI dari Wuhan pada akhir Januari 2020. Selanjutnya pembentukan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI di Natuna, di Pulau Sebaru Kecil, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura.

“TNI selalu berada di garis depan dalam setiap upaya menjaga negara dan bangsa dari setiap ancaman, termasuk ancaman wabah penyakit seperti pandemi Covid-19 saat ini. Prajurit TNI dan tenaga kesehatan TNI selalu menjadi frontliner dalam penanganan pandemi adalah aset penting yang harus dijaga dan diapresiasi,” tegasnya.

Panglima TNI mengatakan, untuk mendukung perkuatan tenaga kesehatan yang  berjuang digaris depan, saat ini TNI telah merekrut tenaga kesehatan melalui jalur khusus dari Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI.

“Untuk memperkuat tenaga kesehatan, TNI baru saja melantik 164 orang Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI yang akan langsung diterjunkan sesuai keahliannya masing-masing. Dengan perkuatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target Pemerintah dalam Program Vaksinasi Nasional,” ungkap Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa selain menerjunkan tenaga kesehatan TNI untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional,  TNI juga mengerahkan personel di satuan-satuan kewilayahan untuk melaksanakan sosialisasi dan memberikan penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat.

“Hal ini penting karena salah satu faktor yang menjadi tantangan dalam Program Vaksinasi ini adalah beredarnya berita-berita bohong atau hoax. Masifnya informasi menyesatkan terkait vaksinasi menjadi penghambat dalam pemenuhan target 181 juta orang yang akan mendapatkan vaksinasi gratis sampai tahun 2022,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI untuk memenangkan perang informasi dan narasi ini perlu adanya upaya sinergis dan kolaboratif seluruh stake holders terkait karena setiap anggota masyarakat adalah tokoh-tokoh sentral dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Masih adanya sebagian masyarakat yang enggan ataupun tidak disiplin berarti dibutuhkan pendekatan yang lebih baik. Pemahaman yang salah terkait vaksin dan upaya vaksinasi juga harus dijernihkan.

“Disinilah peran penting berbagai elemen yang ada di dalam masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan sebagainya. Sinergitas antara TNI-Polri Pemda dan tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi sangat penting dalam menyukseskan Program Vaksinasi Nasional Covid-19,” tuturnya.

Panglima TNI juga menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus  menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir.

Acara Webinar yang bertajuk “Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit” tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Ketua MUI KH. Cholil Nafis dan Anggota Satgas Covid-19 dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Dr. dr. Sukamto Koesno Sp.PD.(Pusp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Kembali Mendapat Penghargaan ‘Indriya Mandrawa’ dari Lapan RI

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) menerima Penghargaan “Indriya Mandrawa” dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diterimakan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Citra Satelit Penginderaan Jauh yang diselenggarakan secara daring, pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 dengan tema “Inovasi Pemanfaatan Teknologi Satelit Penginderaan Jauh Untuk Perencanaan Kota Pemantauan Hutan dan Kebencanaan.”

Penghargaan tersebut diberikan Kepala Lapan, Thomas Jamaluddin dan diterima oleh Kapushidrosal Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P dalam kegiatan Rakornas yang digelar secara daring tersebut. Apresiasi ini diberikan Lapan kepada Pushidros TNI AL sebagai pelaku yang aktif dalam memanfaatkan data dan informasi satelit Penginderaan Jauh selama periode 2020. Ini adalah untuk yang kedua kalinya Pushidros TNI AL menerima penghargaan ini.

Penyerahan penghargaan tersebut merupakan salah satu langkah Lapan untuk memacu penggunaan dan pemanfaatan data serta informasi satelit Penginderaan Jauh oleh stakeholder terkait.

Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan data dan informasi penginderaan jauh, Lapan terus melakukan riset dan inovasi di bidang pemanfaatan teknologi satelit penginderaan jauh. Upaya yang telah dilakukan yaitu pengembangan platform Sistem Penyajian Data Penginderaan Jauh yang Cepat, Mudah, Aman dan Populer (SPACeMAP) yang akan membantu pengguna dalam mengakses data dan informasi penginderaan jauh.

Rakornas Citra Satelit Penginderaan Jauh tahun ini, membahas perihal peran penting data satelit penginderaan jauh yang telah dikembangkan guna mendukung perencanaan kota. Data dan informasi penginderaan jauh telah dimanfaatkan untuk pemantauan hutan dan kebencanaan serta berbagai kegiatan prioritas Pembangunan Nasional.

Sampai dengan saat ini, Pushidrosal telah memanfaatkan citra satelit inderaja yg diperoleh dari Lapan untuk melakukan verifikasi peta laut, khususnya perubahan pada wilayah perairan pesisir dangkal, garis pantai dan atau wilayah perairan yg kedalamannya berkisar +/- 0 s.d 10 meter.

Adanya data citra penginderaan jauh ini juga sangat bermanfaat bagi Pushidrosal untuk mampu menjangkau pemutakhiran data pada area yg terpencil secara efektif dan efisien, pemetaan area terdampak bencana maupun dalam melaksanakan fungsi dukungan pemetaan laut bagi pembangunan nasional seperti kawasan konservasi laut, kawasan perlindungan lingkungan laut serta yg kawasan potensi pariwisata bahari maupun prioritas nasional lainnya dalam mewujudkan blue economy serta kebijakan visi pembangunan maritim nasional.(disp/red)

Categories
TNI

Danrem Merauke Hadiri Video Conference dengan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

Koran Jurnal, Merauke – Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Kazidam XVII/Cenderawasih  Kolonel Czi Arif Novianto dan Dandenkesyah Merauke Letkol Ckm Hartanto menghadiri Video Conference dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Pertemuan secara virtual tersebut membahas tentang pembangunan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Portable Container di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban TK IV) Denkesyah Merauke, Jum’at (29/01/2021).

Pembangunan PCR Portabel tersebut bertujuan untuk mendiagnosa Covid-19 dengan mendeteksi material genetik Virus Corona terhadap pasien yang di duga terinfeksi virus tersebut.

Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa rencana pembangunan Laboratorium PCR yang akan dibangun di Rumkitban TK IV merupakan bantuan langsung dari Kasad, guna membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di wilayah Merauke.

Menurut Danrem, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kazidam XVII/Cenderawasih, masih perlu penambahan tenaga dokter spesialis dan penambahan daya listrik dari 46.000 Kwh menjadi 84.000 Kwh.

“Hal tersebut langsung direspon oleh Kasad, akan dilakukan peningkatan daya listrik dan penambahan tenaga dokter spesialis yang akan mengawaki laboratorium, guna kelancaran operasional laboratorium PCR tersebut,” ungkapnya.(pen/red)

Categories
TNI

91.817 Personel Dikerahkan dan 109 Rumah Sakit TNI Disiapkan untuk Sukseskan Vaksinasi Nasional Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia mengerahkan 91.817 personel dan menyiapkan 109 Rumah Sakit TNI di 34 Provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat menjadi pembicara kunci pada Webinar bertajuk “Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit”, Sabtu (30/01/2021).

Panglima TNI menjelaskan bahwa TNI membuktikan komitmennya dalam berpartisipasi aktif mendukung Program Vaksinasi Nasional.

“Dalam mendukung vaksinasi nasional tersebut TNI telah menyiapkan personel, material dan Alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi Vaksin Covid-19 ke daerah-daerah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan, keterlibatan TNI dalam  membantu penanganan pandemi Covid-19, dimulai dari penjemputan dan karantina 238 orang WNI dari Wuhan pada akhir Januari 2020. Selanjutnya pembentukan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI di Natuna, di Pulau Sebaru Kecil, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura.

“TNI selalu berada di garis depan dalam setiap upaya menjaga negara dan bangsa dari setiap ancaman, termasuk ancaman wabah penyakit seperti pandemi Covid-19 saat ini. Prajurit TNI dan tenaga kesehatan TNI selalu menjadi frontliner dalam penanganan pandemi adalah aset penting yang harus dijaga dan diapresiasi,” ujarnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mendukung perkuatan tenaga kesehatan yang  berjuang digaris depan, saat ini TNI telah merekrut tenaga kesehatan melalui jalur khusus dari Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI.

“Untuk memperkuat tenaga kesehatan, TNI baru saja melantik 164 orang Perwira Prajurit Karier Khusus Tenaga Kesehatan TNI yang akan langsung diterjunkan sesuai keahliannya masing-masing. Dengan perkuatan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target Pemerintah dalam Program Vaksinasi Nasional,” ucapnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa selain menerjunkan tenaga kesehatan TNI untuk mendukung program vaksinasi nasional, TNI juga mengerahkan personel di satuan-satuan kewilayahan untuk melaksanakan sosialisasi dan memberikan penyuluhan untuk mengedukasi masyarakat.

“Hal ini penting karena salah satu faktor yang menjadi tantangan dalam Program Vaksinasi ini adalah beredarnya berita-berita bohong atau hoax,” imbuhnya.

“Masifnya informasi menyesatkan terkait vaksinasi menjadi penghambat dalam pemenuhan target 181 juta orang yang akan mendapatkan vaksinasi gratis sampai tahun 2022,” tambah Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, untuk memenangkan perang informasi dan narasi ini perlu adanya upaya sinergis dan kolaboratif seluruh stakeholders terkait karena setiap anggota masyarakat adalah tokoh-tokoh sentral dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Masih adanya sebagian masyarakat yang enggan ataupun tidak disiplin berarti dibutuhkan pendekatan yang lebih baik. Pemahaman yang salah terkait vaksin dan upaya vaksinasi juga harus dijernihkan.

“Disinilah peran penting berbagai elemen yang ada di dalam masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan sebagainya. Sinergitas antara TNI-Polri Pemda dan tokoh masyarakat dan tokoh agama menjadi sangat penting dalam menyukseskan program vaksinasi nasional Covid-19,” tuturnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir.

“Kita harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya euforia akibat ketersediaan vaksin bagi masyarakat,” ujarnya.

“Vaksin merupakan salah satu opsi untuk menekan pandemi, namun pelaksanaannya membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” tegas Panglima TNI.

Acara Webinar yang bertajuk “Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit” tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Ketua MUI KH. Cholil Nafis dan Anggota Satgas Covid-19 dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) Dr. dr. Sukamto Koesno Sp.PD.(Pusp/red)

Categories
TNI

Pangdam Cenderawasih: Vaksinasi Aman, Masyarakat Tidak Perlu Takut

Koran Jurnal, Papua – Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang keamanan dari Vaksin Covid-19 yang diberikan secara gratis oleh Pemerintah Pusat, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menerima suntikan Vaksin Covid-19 tahap kedua. Suntikan Vaksin Covid-19 kedua ini dilakukan Pangdam di RS TK II Marthin Indey, Jayapura, Papua, Jum’at (29/01/2021).

Usai menerima vaksin Covid-19 tahap kedua ini, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa vaksinasi ini tidak jauh berbeda dengan tahap pertama maupun suntik vaksin lainnya dan setelah selesai di Vaksin tidak ada tanda-tanda perubahan.

“Saya kira ini menjadi harapan dari kita semua, bahwa masyarakat tidak perlu takut akan vaksinasi ini, dan yang paling penting kita juga harus mulai dari sekarang mengikuti program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Papua bahkan Indonesia,” jelas Pangdam XVII/Cenderawasih.

“Kepada seluruh masyarakat yang berada di Provinsi Papua, saya menghimbau untuk tidak ragu menerima vaksin ini, sebab vaksin ini aman untuk digunakan,” himbau Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

Selain itu, Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih juga berpesan agar masyarakat jangan percaya berita Hoax di Media Sosial (Medsos).

“Jangan mudah percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya, percayalah kepada situs resmi pemerintah, bahwa vaksin ini sangat berguna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.(pen/red)