Categories
Megapolitan Polhukam

Polri Nyatakan Siap Amankan World Water Forum 2024 di Bali

Koran Jurnal, Bali – Polri menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Puri Agung 2024 guna mengamankan penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024.

Latihan ini dipimpin oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kaops Puri Agung 2024.

Komjen Fadil menuturkan, latpraops ini dihadiri oleh seluruh unsur pelaksana pengamanan yang disebut Satuan Tugas atau Satgas, mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, Walrolakir, Gakkum, Tindak, Humas, Antiterror serta Banops.

“Dalam manajemen operasi kepolisian tahapan-tahapan ini harus kami lalui. Mulai dari perencanaan, perorganisasian dan hari ini tahap pelaksanaan,” kata Fadil di Bali, Minggu (12/5/2024).

Fadil menjelaskan, Latpraops ini tujuannya untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel yang sudah difloating di masing-masing objek, dan memastikan apakah seluruh personel memahami tentang tugas pokok untuk keamanan dan kelancaran.

Ia pun menekankan dalam Latpraops ini pentingnya sinergi dan kolaborasi antara masing-masing satgas internal, dan tentu dengan unsur pengamanan iain dari TNI, Pemda dan pengamanan swakarsa di Bali yang dikenal dengan pecalang.

“Latihan pagi ini sangat penting karena ini salah satu cara untuk mengukur sejauh mana kesiapan personel Polri dan peralatan tergelar bisa bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Polri juga berkoordinasi dengan Pemda terkait dengan pengaturan lalu lintas dan pengurangan frekuensi kegiatan masyarakat. Salah satunya adalah penerapan Work From Home (WFH) dan kegiatan belajar dari rumah atau online. Hal ini dilakukan agar kegiatan World Water Forum berjalan dengan lancar dan aman.

“Kami mohon doa restu kepada masyarakat Bali agar kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan aman. Kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan bagi masyarakat Bali ini merupakan satu kehormatan menjadi tuan rumah event internasional,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, pihaknga sudah menyiapkan pengamanan baik kepada tamu VVIP, delegasi maupun objek-objek yang nantinya akan digunakan dalam penyelenggaraan World Water Forum. Untuk sementara, konfirmasi sebanyak 9 kepala negara akan menghadiri event ini.

“Konfirmasi terakhir ada 9 kepala negara hadir namun kami tetap mempersiapkan sesuai rencana awal kehadiran kepala negara misal tentang pengamanan objek akomodasi, pengawalan tamu VVIP kita sudah siapkan, perlakuan sebagai tamu VVIP sudah kami siapkan. Persoalan nanti jumlahnya ada berapa kuncinya kami sudah siap,” katanya.

Secara keseluruhan, Fadil mengatakan, sebanyak 5.791 personel Polri telah disiapkan mengamankan World Water Forum. Jumlah ini merupakan gabungan dari personel Mabes Polri, Polda Bali dan Polda lainnya yang ditugaskan membantu.

Ia pun memastikan pengamanan dan pengawalan yang dilakukan tidak akan membatasi masyarakat dan para wisatawan melakukan kegiatan di Bali.

“Kami tidak melakukan pembatasan tapi mengatur agar semuanya bisa berjalan dengan normal. Konferensi berjalan kemudian masyarakat dan turis bisa menikmati jadi perlu diatur. Oleh sebab itu agar keteraturan terjaga perlu dijaga,” katanya.

Terkait adanya aksi penyampaian pendapat pada saat penyelenggaraan World Water Forum nanti, jenderal bintang tiga ini menyampaikan Satgas Preemtif dan Intelijen sudah melakukan komunikasi agar menjaga kondusivitas wilayah Bali selama masa penyelenggaraan World Water Forum.

Namun jika nantinya tetap ada masyarakat yang ingin melaksanakan aksi penyampaian pendapat tetap akan diamankan dan dijaga karena hal tersebut adalah hak setiap masyarakat.

“Kami sudah siapkan lapangan Renon sebagai tempat penyampaian pendapat. Kami juga akan fasilitasi kepada siapa aspirasi ditujukan. Kami akan berikan pelayanan dan penjagaan agar yang disampaikan bisa maksimal. Namun harapan kami jangan lakukan tindakan kontraproduktif yang anarkis. Mari kita jaga kesejukan selama acara berlangsung,” katanya.

Categories
Polhukam

Pererat Hubungan Maritim, Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan KaKor Polairud Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., beserta jajaran, kembali menerima tamu kehormatan di bidang kemaritiman, yakni Kepala Korps Polisi Air dan Udara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kakorpolairud Baharkam Polri) Irjen Pol. M. Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., beserta jajaran. Pertemuan berlangsung di Aula Ary Hasibuan, Mabes Bakamla RI, Kemarin.

Pertemuan ini dalam rangka membahas Nota Kesepahaman antara Bakamla RI dengan Polri yang ruang lingkupnya meliputi pertukaran data dan informasi, operasi keamanan dan keselamatan, penggunaan sarana dan prasarana, pendidikan dan pelatihan, dan pelibatan personel.

Mulanya, Bakamla RI dengan Polri telah menandatangani Nota Kesepahaman pada Mei 2016 dan telah habis masa berlaku pada Mei 2021 silam. Dalam hal perpanjangan Nota Kesepahaman tersebut, Bakamla RI telah berkoordinasi dalam pengajuan permohonan Kerja Sama kepada Kapolri pada Juni 2022.

Diharapkan dengan adanya kunjungan kerja ini dapat disusun perjanjian kerja sama yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kedua belah pihak demi mengamankan wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia. Tak hanya itu, kedua instansi turut menyinggung mengenai Patroli Bersama agar menghasilkan output pengamanan laut yang terbaik dan berkualitas.

Pada kesempatan ini, Kepala Bakamla RI didamping oleh Deputi Jakstra Bakamla RI Laksda Bakamla Gregorius Agung W.D., M.Tr.(Han)., Deputi Inhuker Bakamla RI Laksda Bakamla Samuel H Kowaas, M.Sc., CSBA., Deputi Opslat Bakamla RI Laksda Bakamla Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., serta jajaran lainnya. Sedangkan, Kakorpolairud didampingi oleh Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol. Hero Henrianto Bachtiar, S.I.K, M.Si., Dirpoludara Baharkam Polri Brigjen Pol. Drs. Agus Pranoto, M.H., beserta jajaran lainnya.(hum)

Categories
Kesehatan Nasional Polisi

2.284 Orang Ikuti Pelatihan Jadi Tracer Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Baharkam Polri menggelar pelatihan terhadap 2.284 orang untuk menjadi tracer Covid-19 atau virus corona. Kegiatan tersebut dilakukan mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2021 mendatang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, pelatihan tersebut dilakukan kepada personel Polri dan elemen masyarakat yang merupakan mitra kepolisian.

“Peserta sebanyak 2.284 orang. dengan rincian Relawan Senkom 530 orang, Bintara PMJ 270 orang, Baja SPN Lido 552 orang, Baja SPN Jabar 539 orang, Baja SPN Banten 192 orang dan Baja SPN Jateng 201 orang,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (29/06/2021).

Menurut Argo, pelatihan ribuan orang sebagai tracer ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban dari seluruh personel Korps Bhayangkara kepada masyarakat dalam menjalankan tugasnya di tengah Pandemi Covid-19.

“Dimana ini sebagai bentuk amal dan tanggung jawab kita terhadap masyarakat. Khususnya sebagai anggota Polri adalah kewajiban kita untuk melaksanakan hal tersebut,” ujar Argo.

Sebab itu, Argo menekankan, jajaran kepolisian harus bisa bertugas secara profesional dan memahami tugas sebagai tracer. Selain itu, Argo mengimbau kepada jajarannya untuk tetap menjaga diri sendiri saat bertugas.

“Agar rekan-rekan paham betul akan apa saja yang harus dilakukan. Yang pertama menjaga diri kita sendiri, kemudian membuka mata dan telinga, dan mendata siapa saja yang terkonfirmasi positif, jangan pasif,” ucap Argo.

Argo juga menyampaikan apresiasi kepada elemen masyarakat mitra polisi karena telah mau turut serta dan berperan aktif menjadi seorang tracer.

“Agar selalu melakukan langkah-langkah yang tepat dan proaktif tetapi tetap menjaga protokol kesehatan yang seharusnya,” tutup Argo.(hum/red)

Categories
Ekonomi Polhukam Polisi

Sinergitas Kementan-Polri, Komjen Pol Agus Andrianto: Bersama Kita Hantam Kartel Pertanian

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengunjungi Kantor Baharkam Polri di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020.

Kehadiran mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini disambut langsung oleh Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II Penanganan Covid-19, Komjen Pol Agus Andrianto, yang didampingi Kakorsabhara, Kakorpolairud, Dirbintibmas Korbinmas, dan Karobinops Baharkam Polri.

Kehadiran Mentan Syahrul Yasin ke Baharkam Polri ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Polri, sekaligus sebagai balasan kunjungan Kabaharkam Polri ke Kantor Kementan pada pertengahan September lalu.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Syahrul Yasin untuk mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah mendukung penuh ketahanan pangan selama tahun 2020.

Menanggapi hal itu, Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan kembali komitmen Polri dalam mendukung semua kebijakan pemerintah, terutama terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian sangat membantu dalam
mendukung program pemerintah khususnya dalam menyejahterakan masyarakat, karena hal ini berhubungan langsung dengan penciptaan Kamtibmas yang kondusif. Kamtibmas dan kesejahteraan masyarakat memang kerap seiring sejalan,” jelas Komjen Pol Agus Andrianto.

“Di masa pandemi COVID-19 ini, sektor pertanian sangat membantu dalam
mendukung program pemerintah khususnya dalam menciptakan kondusifitas Kamtibmas, karena sangat jelas korelasi antara kondusifitas Kamtibmas dan kesejahteraan rakyat,” jelas Komjen Pol Agus Andrianto.

Sebagai salah satu bukti nyatanya, Komjen Pol Agus Andrianto menyinggung lahan seluas 2,5 hektare yang dikelola Polsek Jebus, Polres Bangka Barat, dengan mengintegrasikan peternakan, pertanian, dan perikanan.

“Di Polsek Jebus juga menjadi tempat edukasi ketahanan pangan ke masyarakat,” terang mantan Kapolda Sumatera Utara itu.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, Polsek Jebus dapat dijadikan role model dukungan Polri terhadap gerakan katahanan pangan nasional. Oleh karena itu, ia mengundang Mentan bersedia hadir untuk menyerahkan penghargaan kepada Polsek Jebus sebagai bagian upaya memotivasi satuan kewilayahan lainnya.

Contoh lainnya adalah di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, ada lahan kurang produktif yang dikelola personel Polri menjadi lebih produktif. Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, di sana dilakukan budidaya kelapa pandan, yang hasilnya bisa untuk bayar listrik dan menyekolahkan anak sampai kuliah bagi masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Komjen Pol Agus Andrianto berharap, sinergi program kerja sama antara Kementan dan Polri bisa ditingkatkan lagi di tahun 2021.

“Selama tahun 2020 kerja sama yang erat antara Kementan dan Polri terus meningkat. Jadi ke depan bisa kita hantam kartel-kartel yang menghambat program pemerintah,” tegasnya.

Mentan Syahrul Yasin sendiri menyambut baik ajakan peningkatan kerja sama tersebut.

“Tanpa ada embel-embel politik, Polri dan Kementan akan tegak lurus,” katanya.(rls/red)

Categories
Polisi

Hari Pangan Sedunia 2020, Kabaharkam Polri: Ketahanan Pangan untuk Indonesia Maju

Koran Jurnal, Jakarta – Peringatan Hari Pangan Sedunia 2020 yang jatuh pada hari ini Jum’at (16/10/2020) memiliki makna tersendiri bagi Kaopspus Aman Nusa II 2020 yang juga Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Kepada awak media, Jenderal Bintang 3 kelahiran Blora ini kembali mengungkapkan pentingnya ketahanan dan kemandirian pangan.

“Pangan itu soal hidup matinya suatu Negara,” ujar Komjen Pol Agus.

Saat ini pandemi Covid-19 masih berlanjut dan memberikan pelajaran kepada kita semua, masa-masa yang tidak pasti ini telah membuat orang menghidupkan kembali penghargaan untuk sesuatu yang mungkin dianggap remeh yaitu makanan.

“Ekosistem keamanan terganggu, apabila kita kekurangan pangan,” ujar Komjen Agus.

Mempertahankan dan menyediakan akses ke makanan yang aman, sehat dan bergizi akan terus menjadi bagian penting dari respons terhadap pandemi Covid-19, terutama bagi masyarakat miskin dan rentan, yang paling terpukul oleh pandemi dan guncangan ekonomi.

“Ketersediaan pangan baik dari kuantitas dan kualitas itu juga index menuju negara maju,” tegas Komjen Agus.

Lebih lanjut Komjen Agus mengatakan bahwa saat ini masih banyak lahan-lahan tidak produktif yang dibiarkan saja.

“Sampai kapan kita akan bergantung dengan negara lain, apalagi urusan pangan, kapan lagi kita bisa mandiri kalau tidak saat ini,” ujar Komjen Agus.

Masih menurut Komjen Agus, melalui momentum peringatan Hari Pangan Sedunia 2020 ini mari kita bangun ketahanan pangan dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan, serta memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif menjadi lahan produktif.

“Selamat Hari Pangan Sedunia 2020, mari kita wujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia maju”, tutup Komjen Agus.

Tanggal peringatan Hari Pangan Sesunia diambil sesuai dengan hari berdirinya Asosiasi Pangan dan Pertanian Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (FAO) pada 16 Oktober 1945.

Tujuan diperingati hari ini adalah tercipta kesadaran tentang adanya masalah obesitas dan gizi buruk akibat kelaparan.

FAO sendiri mengangkat tema ‘Tanam, Pelihara, Lestarikan Bersama’ untuk Hari Pangan Sedunia tahun 2020.(hum/red)

Categories
Ekonomi Kriminalitas

KKP dan Polri Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ikan Patin Ilegal Sebanyak 54,9 Ton Senilai Rp 2,2 Miliar

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kepolisian RI (Polri) berhasil menggagalkan penyelundupan ikan patin ilegal sebanyak 54,978 ton.

“Ini hasil operasi gabungan dengan teman-teman Kepolisian lewat Polairud Baharkam Polri. Operasi ini dilaksanakan selama dua kali, 7 hingga 8 Agustus 2020. Dalam operasi, kita berhasil mengamankan 4 kontainer, isinya 54,978 ton ikan patin fillet, senilai Rp 2,2 miliar,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Tubagus Heru dalam konferensi pers di pangkalan PSDKP, Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (10/08/2020).

Tubagus menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari adanya informasi terkait adanya kapal pengangkut ikan yang berangkat dari Pelabuhan Pangkalan Balam, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau sejak 26 Juli 2020.

“Pada tanggal 3 Agustus 2020 kami mendapat informasi bahwa ikan-ikan tersebut dipecah dalam 4 mobil kontainer (Thermo King),” jelasnya.

“Dan bersama Polri kami terus memantau. Informasi 2 mobil kontainer berangkat menyeberang dengan KM (Kapal Motor) Slavia dari pangkalan Balam. Kemudian 6 Agustus kami lakukan operasi, dan 7 Agustus kami berhasil menangkap 2 mobil kontainer tersebut,” bebernya.

Kemudian, tambah Tubagus, pada 8 Agustus 2020 operasi KKP dan Polri kembali berhasil mengamankan 2 kontainer lagi.

“Penyelundupan ini diancam dengan pidana pasal 16 juncto pasal 88 atau pasal 7 ayat 2 juncto pasal 100 Undang-undang 31 tahun 2004 tentang Perikanan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Korps Polisi Air dan Udara (Kakorpolairud) Bakarham Polri Irjen Pol Lotharia Latif menambahkan, sesuai tugas pokok dan komitmen Polri, walaupun di masa pandemi Covid-19 tidak pernah mengendurkan pengawasan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk mengungkap tuntas terhadap kasus penyelundupan ini,” tukas Latif.

“Ini bakal diproses dan akan kita kembangkan jaringannya. Ini harus dikembangkan betul, karena ini sangat mengganggu investasi. Kita dalami apakah ada aktor-aktor ataupun korporasi yang mengendalikan ini,” pungkas Latif.

Adapun barang bukti 54,978 ton patin yang sudah dipacking disimpan di cold storage milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di pangkalan PSDKP Muara Baru, Jakarta Utara.(red)

Categories
Polhukam Polisi

Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto: Polri Siap Dukung Penerapan New Normal

Koran Jurnal, Jakarta – Walau kebijakan penerapan tatanan kehidupan normal baru (New Normal) belum diputuskan, Polri telah menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan tersebut dan kebijakan pemerintah lainnya.

Hal itu disampaikan Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (Webinar Series) “New Normal di Masa Pandemi Prospek dan Tantangan” yang diselenggarakan Divhumas Polri di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (04/06/2020).

Menurut Kabaharkam Polri, konsep new normal merupakan salah satu exit strategy yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk diterapkan di masa pandemi agar masyarakat tetap produktif dan aman dari COVID-19.

“Karena dampak pandemi ini tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga berdampak pada ekonomi. Dampak ekonomi tidak ditangani akan merembet ke gangguan sosial. Gangguan sosial tidak bisa ditangani, nanti akan lari ke masalah keamanan. Masalah keamanan nanti bisa lari ke masalah politik sehingga stabilitas negara kita terganggu,” jelas Komjen Pol Agus Andrianto.

Dalam rangka persiapan penerapan exit strategy tersebut, Kabaharkam Polri mengungkapkan, Presiden Jokowi telah memerintahkan kementerian/lembaga agar menyusun protokol kesehatan yang sesuai dengan tatanan kehidupan baru di tengah pandemi.

“[Protokol kesehatan itu] yang bisa dijadikan dasar dalam upaya mendisiplinkan masyarakat untuk mendukung penyelenggaraan tatanan normal baru, sebagai acuan kami bertindak di lapangan,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Namun demikian, Kabaharkam Polri mengingatkan, seluruh jajaran kepolisian agar mengedepankan tindakan humanis, edukatif, persuasif, dan menghindari tindakan kontraproduktif dalam menjalankan tugas.

“Petugas Polri dalam melakukan penindakan agar betul-betul menggunakan hati nurani dan akal sehatnya,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain Kabaharkam Polri, narasumber FGD yang dibuka oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono SIK, MSi, itu juga dihadiri oleh Kepala Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Ir Bernadus Wisnu Widjaja MSc, Pembina Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia, Ir Handaka Sentosa, dan Deputi Staf Kepresidenan Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Bidang Polhuhankam, Jaleswari Pramodhawardani.(bmb/red)

Categories
Daerah Kesehatan Polisi

Kabaharkam Serahkan Ribuan APD Covid-19 Bantuan Kapolri untuk RS Bhayangkara Polda Jatim

Koran Jurnal, Surabaya – Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyerahkan bantuan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis berupa sejumlah jenis Alat Pelindung Diri (APD) Penanganan Covid-19 untuk RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Bantuan yang terdiri dari 1000 unit pakaian APD medis, 1000 buah masker N95, 1000 buah kacamata medis, 1000 pasang sarung tangan dalam, 1000 pasang sarung tangan luar, 1000 pasang pelindung sepatu medis, 1000 buah pelindung wajah medis, dan 10.000 helai masker medis, diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto kepada Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Hisbulloh Huda, di lobby RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (30/05/2020).

Turut hadir mendampingi dan menyaksikan penyerahan bantuan, diantaranya Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Risyapudin, Komandan Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Rusdianto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M.Fadil Imran beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan, optimis Jatim dapat segera menurunkan kurva jumlah kasus Covid-19.

“Operasi Aman Nusa II fungsi dari RS Bhayangkara juga merupakan fungsi terdepan dalam tangani pencegahan dan percepatan penuntasan Covid-19,” ujar Agus.

Selain itu, dalam kunjungan kerja Supervisi dan Asistensi Operasi Aman Nusa II 2020 di Jatim, Kabaharkam Polri juga memerintahkan Kapusdokkes Polri untuk memberikan perhatian khusus kepada RS Bhayangkara dan Polri di Jawa Timur.

“Untuk membantu kendala di Jawa Timur sebagai fungsi Gugus Tugas yang di kedepankan,” tukas Jenderal Bintang Tiga ini.

Ditempat sama, Kapolda Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas dukungan Kapolri atas bantuan APD dan Rapid Test.

“Tentunya ini akan memperkuat RS Bhayangkara Polda Jatim dalam menangani Covid-19, serta membackup Gugus Tugas Covid19 Propinsi Jatim dan jajarannya,” lugas Fadil.

Kedepan Mabes Polri juga akan membantu Polda Jatim berupa Mesin PCR dengan kapasitas sehari mampu layani 100 spesimen dan 20 Ventilator.(np/red)

Categories
Polisi Ragam

Korbinmas Baharkam Polri Bagikan 125 Paket Sembako kepada Warga Sukmajaya Depok Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Depok – Kabag Opsnal Ev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko, mewakili Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen. Pol Risyapudin Nursin, membagikan sembako sebanyak 125 paket kepada warga Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok yang kehilangan mata pencaharian dampak pandemi Covid-19, Rabu (20/05/2020).

Sembako sebanyak 125 paket, yang masing-masing paket berisi beras, minyak goreng, mi instan, gula, masker, desinfektan dan hand sanitizer, diprioritaskan kepada warga Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok yang telah kehilangan pekerjaan dan benar-benar membutuhkan bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada 3 (tiga) orang perwakilan dari warga Sukmajaya, yakni Anisa, status Janda lanjut usia, Murniati, status Janda lanjut usia, dan Ata marbot Mesjid Jami Kel. Sukma Jaya.

Hadir dalam penyerahan Paket Sembako sebanyak 125 paket, Lurah Sukma Jaya, Ahmad Munandar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukmajaya Aiptu Sururi.

Nilai sembako yang dibagikan kepada warga Kelurahan Sukmajaya tidak seberapa namun tindakan preemtif Polri ikut merasakan kesulitan warga sebagai wujud solidaritas sosial.

Hendi berharap dengan adanya bantuan sembako dapat membantu meringankan beban warga Kelurahan Sukmajaya Kota Depok yang terdampak Covid-19.

“Untuk program Solidaritas Baharkam Polri Peduli Sosial akan terus dilanjutkan dalam rangka memperkuat program pembagian sembako yang dilakukan pemerintah dengan prioritas untuk wilayah-wilayah yang penduduknya terpapar Covid-19,” tutup Hendi.(np/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Bantu Kaum Disabilitas, Kakorbinmas Baharkam Polri Serahkan 223 Paket Sembako

Koran Jurnal, Jakarta – Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Risyapudin Nursin mengatakan, bahwa dalam situasi pandemi covid-19 yang mewabah saat ini, tubuh kita yang sempurna, sehat jiwa dan raga lengkap kaki tangan, mata, hidung dan panca indera lainnya masih merasakan kesulitan dengan adanya keterbatasan ruang gerak yang diterapkan oleh pemerintah, apalagi saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas (difabel).

Menurut Risyapudin, penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif .

“Sebagai wujud rasa Solidaritas Sosial, Korbinmas Baharkam ingin berempati dengan menyalurkan sumbangan berupa sembako sebanyak 223 paket sembako kepada penyandang disabilitas,” kata Risyapudin, saat penyerahan bantuan, Senin (18/05/2020).

223 paket sembako tersebut didistribusikan ke beberapa wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya antara lain Jakarta Selatan 10 orang, Jakarta Pusat 58 orang, Jakarta Timur 54 orang, Jakarta Utara 10 orang, Jakarta Barat 46 orang, Bekasi 24 orang, dan Bogor 19 orang.

“Meskipun jumlahnya tidak seberapa namun kami berharap dapat membantu meringankan beban para penyandang disabilitas (difabel),” tutur Risyapudin.

Penyerahan paket sembako diserahkan secara simbolis di Jalan Proklamasi no. 45 kepada 3 (tiga) orang perwakilan penyandang disabilitas, diantaranya, Angga Budi Pras (29 thn), Catur Sigit Nugroho (38 thn), dan Muh. Nadir (31 thn).

Turut hadir dan menyaksikan penyerahan paket sembako, antara lain, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko, dan Kasubditbintibsos Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Rudi Harianto, serta para Kasat Binmas jajaran Polda Metro.(np/red)