Categories
BP2MI Ekonomi

BP2MI Terima Bantuan Tahap I Mobil Ambulans dari BUMN melalui PT Taspen

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) secara resmi menerima bantuan tahap I berupa 4 unit mobil ambulans dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri atau PT Taspen (Persero).

Penerimaan bantuan tahap I itu diawali dengan penandatanganan dokumen serah terima oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan Direktur Utama PT Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih, serta turut disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisaris Utama PT Taspen Suhardi Alius, bertempat di Aula Abdurrahman Wahid, Kantor BP2MI Pusat, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (23/08/2021).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, bantuan tersebut sebagai upaya pemerintah bersama BP2MI dalam menjamin kesehatan dan keselamatan para pekerja migran beserta keluarganya.

“Sesuai dengan instruksi bapak Presiden bahwa penting sekali kita harus menjaga pekerja migran dari ujung rambut hingga ujung kaki. Karena itu negara hadir,” kata Erick dalam sambutannya.

Menurut Erick, penyerahan mobil ambulans ini sangat penting mengingat ancaman penyebaran virus Covid-19 masih melanda di berbagai negara. Dan hal tersebut tidak menutup kemungkinan juga bakal mengancam kesehatan para pekerja migran yang bekerja di negara-negara penempatan.

“Tentu hari ini sangat amat penting, dengan kondisi covid-19 ini kami mencoba mendukung program-program BP2MI dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pekerja migran,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Benny Rhamdani mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas langkah Kementerian BUMN melalui PT Taspen dalam mendukung pelayanan untuk para pekerja migran Indonesia.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Bapak Jokowi Presiden Republik Indonesia, Bapak Menteri Erick Thohir,” ucap Benny.

“Terima kasih ini mewakili 4,2 juta PMI yang tercatat resmi dan juga tentu 5 juta pekerja migran yang tidak tercatat yang juga pasti tetap mendapatkan perlakuan yang sama jika ada PMI dan keluarga yang meninggal maupun yang sakit,” tambah Benny.

Adapun 4 unit mobil ambulans pada tahap 1 ini selanjutnya diserahkan kepada UPT Wilayah Pusat, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Kita sudah distribusikan satu ambulans di Bandara Soetta,” imbuhnya.(*)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Pemerintah Terima Bantuan 500 Ton Oksigen Cair dari Tanoto Foundation

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan berupa 500 ton Liquid Oxygen dari Tanoto Foundation. Bantuan akan dikirimkan melalui 5 tahap. Tahap pertama, sebanyak 100 Ton oksigen telah diserahkan secara simbolis pada Minggu (11/07/2021) sore, di Lapangan Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Lonjakan kasus yang terjadi selama beberapa minggu terakhir menyebabkan ketersediaan oksigen medis menjadi terbatas.

Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas bantuan yang sudah diberikan.

“Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih untuk dukungan yang sangat-sangat dibutuhkan masyarakat pada saat ini,” kata Lilik.

Lilik menyampaikan, dukungan oksigen yang sudah diberikan akan segera didistribusikan ke Rumah Sakit yang sangat membutuhkan, khususnya di wilayah Pulau Jawa.

“Bantuan ini kami terima dan akan segera kami distribusikan melalui Kementerian Kesehatan,” jelas Lilik.

Lilik berharap, dengan adanya bantuan oksigen ini dapat mengurangi angka pasien COVID-19 yang meninggal akibat kekurangan oksigen. Bantuan ini merupakan salah satu perwujudan kerjasama pentahelix, khususnya dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Kepala Biro Umum Kementerian Kesehatan, Sumarjaya mengatakan dukungan oksigen ini sangat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Tanoto Foundation yang telah membantu pemerintah dalam mengatasi kekurangan oksigen di rumah sakit, khususnya di pulau Jawa dan Bali saat ini,” jelasnya.

Ia mengatakan bantuan oksigen tahap pertama akan disebar ke beberapa wilayah dengan rincian 48 ton untuk DKI Jakarta, 46 ton untuk Provinsi Jawa Barat, dan 6 ton untuk DI Yogyakarta.

Oksigen tersebut merupakan produksi dari PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan mitra dari Tanoto Foundation.(Pusp/red)

Categories
Daerah TNI

Batalyon Infanteri 642/Kapuas Bagikan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

Koran Jurnal, Kalbar – Sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap sesama, Batalyon Infanteri 642/Kapuas melaksanakan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu yang tinggal di sekitaran Asrama Kompi Senapan C, Kec, Semitau, Kab. Sintang, Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Komandan Batalyon Infanteri 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilis tertulisnya di Markas Yonif 642, Kab. Sintang, Kalbar. Minggu (13/6/2021).

Komandan Batalyon Infanteri 642/Kapuas mengatakan bahwa pembagian sembako tersebut dilakukan oleh tiga orang personel Kompi Senapan C yang dipimpin Serka Dadang, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. “Sembako tersebut dibagikan kepada warga dengan cara mendatangi langsung rumah warga (door to door),” ucapnya.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, sasaran pembagian sembako difokuskan kepada warga yang kurang mampu. “Kegiatan tersebut mewujudkan rasa kepedulian kami terhadap warga yang kurang mampu dan untuk mempererat tali silahturahmi kepada warga di sekitaran Asrama Kompi Senapan C Yonif 642/Kapuas,” ujarnya.

Bapak Darno (64 th) salah seorang warga yang ikut menerima sembako mengungkapkan rasa senang dan berterima kasih kepada Batalyon Infanteri 642/Kapuas atas kepeduliannya kepada warga sekitaran Asrama Kompi.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak-bapak TNI, khususnya Batalyon Infanteri 642/Kapuas yang telah bersedia memberikan bantuan kepada kami,” ungkapnya.(pen/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Dukung Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19, Satgas Bantu 500 Velbed Rusun Nagrak

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito S.E., M.M., beserta jajaran melakukan peninjauan ke rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (13/06/2021). Rusun ini merupakan salah satu fasilitas isolasi pasien Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Ganip memastikan kesiapan fasilitas yang ada di rumah susun (rusun) Nagrak mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia setelah libur hari panjang.

“Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi para pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, pada kelompok orang tanpa gejala atau OTG yang semakin meningkat,” ungkap Ganip.

Ganip turut memberikan bantuan logistik berupa 500 unit velbed yang diberikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto. Velbed atau alas tidur portabel ini bermanfaat sebagai fasilitas penunjang di Rusun Nagrak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (UPRS III) Dra. Vita Nurvianti, M.Ap. mengapresiasi kunjungan serta bantuan dalam mendukung kebutuhan rusun Nagrak untuk menjalankan operasional rusun sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan velbed yang diberikan oleh Ketua Satgas dalam menunjang fasilitas tempat isolasi para pasien Covid-19,” tutur Vita.

Di samping kebutuhan logistik, Vita turut mengungkapkan kebutuhan lain, yakni sumber daya manusia dalam pengelolaan serta penanganan para pasien Covid-19.

“Seperti halnya di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Rusun Nagrak juga membutuhkan dukungan tambahan sumber daya manusia dalam konteks pelayanan kepada para pasien Covid-19, mengingat sumber daya kami cukup terbatas yang hanya meliputi petugas kebersihan dan teknisi gedung,” ungkap Vita.

Selanjutnya, Vita mengatakan, namun untuk tetap memperkuat jalannya operasional pelayanan kepada para pasien, pihaknya didukung sarana dan prasarana dalam unit hunian serta daerah sekitar oleh BPBD DKI Jakarta bersama perangkat wilayah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti juga menjelaskan tentang pengoperasian setiap tower yang ada di rusun Nagrak.

“Rusun Nagrak memiliki 14 tower, untuk Tower 1 sampai 5 akan difokuskan untuk lokasi isolasi pasien Covid-19 terkendali, Tower 6 sampai 10 masih dalam proses penghunian, sedangkan Tower 11 – 14 sudah terhuni,” jelas Widyastuti.

Widyastuti turut menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan melakukan pelatihan untuk sumber daya manusia yang ada pada masing-masing tower terkait prosedur standar operasi (SOP) penanganan pasien Covid-19.

“Terdapat 58 tenaga petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan atau PJLP dari masing-masing tower yang akan dilatih oleh Dinas Kesehatan terkait SOP penanganan pasien Covid-19. Pelatihan akan dilaksanakan mulai hari Selasa (15/6) mendatang di Tower 3,” terangnya.

Widyastuti juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga membantu alur penerimaan atau evakuasi pasien Covid-19 dengan sistem zonasi guna mencegah kontak penularan antar pasien Covid-19.

“Kami juga mengkoordinir dan membantu pengaturan alur evakuasi penerimaan pasien Covid-19 dengan sistem zonasi sehingga mengurangi potensi kontak pasien satu sama lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Rusun Nagrak merupakan salah satu tempat isolasi pasien Covid-19 yang resmi ditunjuk oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara. Rusun Nagrak memiliki 14 tower yang terbagi dalam tiga klaster yang setiap klasternya cukup berjarak. Masing-masing tower memiliki 16 lantai dengan 225 unit, dimana setiap unitnya terdiri dari dua kamar yang mampu menampung hingga 2.550 orang.

Dalam menjalankan kegiatan operasional pelayanan para pasien Covid-19, rusun Nagrak didukung oleh BPBD dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam mempersiapkan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung lain serta Dinas Sosial DKI Jakarta dalam pemenuhan gizi para pasien.(pus/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Beri Bansos Korban Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta -Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) memberikan bantuan sosial untuk korban bencana alam Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Potensi Maritim Pushidrosal Kolonel Laut (P) Suhendro, S.A.P., M.Si (Han) ke Posko Dispotmar Peduli TA 2021 di Kantor Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Mabesal, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya No.10 Kel, RW.5, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jakarta Utara, Senin (25/01/2021)

Kegiatan penyerahan baksos merupakan wujud kepedulian sosial Pushidros TNI AL terhadap masyarakat yang tertimpa bencana dan dimaksudkan untuk membantu korban bencana alam di Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan.

Bantuan berupa Beras, minyak goreng, susu bayi dan paket sembako lengkap lainnya telah diserahkan kepada panitia Tim Satgas Bencana Letkol Laut (KH) Asep Hary, S.H., M.H., selaku Kasi Jaktur Subdis Progla Dispotmar Mabesal.

Diharapkan bantuan sosial dari Pushidrosal dapat membantu meringankan beban bagi para korban bencana alam di lokasi.(disp/red)

Categories
TNI

TNI AL- ACT Jawa Barat Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Bandung – TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Bandung bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bandung Jawa Barat ikut menyukseskan pengiriman armada kemanusiaan berupa puluhan ton bantuan logistik pangan dan sandang yang dihimpun dari bantuan para donatur untuk saudara sebangsa yang tertimpa bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. Puluhan ton bantuan tersebut diberangkatkan dari Mako Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang 8, Citarum, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/01/2021).

Armada kemanusiaan berupa bantuan logistik tersebut dilepas oleh Komandan Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P) Batos Leksono didamping Ketua Cabang 9 Korcab III DJA I Ny. Batos Leksono dan Head Regional ACT Jawa Barat Renno I. Mahmoeddin menuju Distribution Center ACT di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nantinya, bantuan logistik tersebut akan disatukan dengan ribuan ton bantuan logistik dari ACT cabang se-Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Pasca terjadinya gempa berkekuatan 6,2 magnitudo dipuluhan kecamatan di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, dan banjir yang merendam 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, puluhan ribu masyarakat terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Kondisi para pengungsi tidak hanya serba kekurangan, namun juga terancam paparan virus Covid-19. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama yang kuat dalam memenuhi kebutuhan para penyintas bencana Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Kapal Kemanusiaan membawa total 1.000 ton logistik bantuan terdiri atas 500 ton beras yang dikumpulkan dari Lumbung Pangan Wakaf (LPW) Global Wakaf – ACT, dan 500 ton sisanya terdiri dari Air Minum Wakaf, pangan, sandang, selimut, kebutuhan medis dan kebutuhan logistik lainnya yang terkumpul dari seluruh cabang ACT di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Kapal Kemanusiaan tersebut akan berangkat pada Rabu(27/1) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta ke Pelabuhan Belang-Belang, Mamuju, Sulawesi Barat. Sesuai jadwal Kapal Kemanusiaan ACT akan tiba di Sulawesi Barat pada Senin (1/2) dan secara bertahap didistribusikan ke 74 posko kemanusiaan ACT di Majene dan Mamuju untuk dibagikan merata kepada ribuan korban yang masih mengungsi. Selanjutnya akan berlayar ke Kalimantan Selatan untuk mendistribusikan bantuan ke 29 posko kemanusiaan ACT yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Danlanal Bandung mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan yang luar biasa, peduli terhadap kemanusian, TNI AL dalam hal ini Lanal Bandung selalu siap mendukung kegiatan tersebut. Kebetulan ACT bekerjasama dengan TNI AL sudah seringkali berupa penyaluran bahan logistik kepada masyarakat terdampak bencana dengan menggunakan alutsista yang ada. Ini menunjukkan TNI AL peduli terhadap segala permasalahan yang ada di masyarakat. Sebagai anak negeri, inilah pembuktian bahwa kita bisa bergerak bersama selamatkan bangsa dengan melayarkan Kapal Kemanusiaan. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa penggerak kebaikan, bangsa yang peduli, saling tolong menolong dan membantu sesama.

Pada kesempatan tersebut ACT Jawa Barat berterima kasih setulus-tulusnya kepada Danlanal Bandung, puluhan mitra dan ratusan sahabat dermawan yang sudah mendukung berlayarnya kembali Kapal Kemanusiaan ACT untuk menguatkan saudara sebangsa yang tengah dirundung duka mendalam.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

KSAU Tinjau Kesiapan Pendistribusian Bantuan Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau langsung proses pendistribusian bantuan untuk membantu korban terdampak bencana alam di Mamuju, Majene Sulawesi Barat dan Banjarmasin Kalimantan Selatan, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/01/2021).

Kasau mengatakan TNI Angkatan Udara akan menyiagakan alutsistanya guna mengangkut pendistribusian. Adapun pesawat yang mengangkut bantuan terdiri dari pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-295, Boeing dan juga Helikopter dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Abdulrachman Saleh Malang, dan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.

TNI Angkatan Udara telah melaksanakan pendistribusian ke lokasi bencana yaitu Mamuju dan Banjarmasin dengan total bantuan sebanyak 87 ton. Terdiri dari bantuan logistik dari Presiden RI, Kemensos, Basarnas, BNPB, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Panglima TNI dan instansi terkait lainnya.

Adapun Pendistribusian bantuan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Banjarmasin, TNI Angkatan Udara, mendistribusikan bantuan seberat 32.700 kg berupa perahu karet dan bantuan logistik serta 216 personel yang terdiri dari petugas medis dan relawan, sementara untuk Mamuju, Majene akan didistribusikan sebanyak 52.000 kg bantuan logistik, 200 petugas medis serta relawan.

Selain itu TNI Angkatan Udara juga melaksanakan pendistribusian bantuan dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, ke Mamuju, Majene, berupa 3 ton logistik, mengevakuasi 225 pengungsi dari Mamuju menuju Makassar Sulawesi Selatan. Bantuan yang dibawa oleh pesawat TNI AU berupa perahu karet, selimut, peralatan medis, tenda lapangan serta bahan makanan siap saji.

Kedepannya TNI AU akan selalu membantu penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan lainnya, dengan harapan kehadiran TNI Angkatan Udara dapan membantu dan mempercepat proses evakuasi penanggulangan bencana.

Hadir pada kegiatan ini Asops Kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Tri Wibowo Budi, S.M.M., M.Tr (Han) , Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah S.Sos, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

KSAD Andika Perkasa Melepas Keberangkatan Prajurit TNI AD untuk Bantu Korban Bencana Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta -Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., PH.D. melepas keberangkatan para prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melaksanakan misi kemanusiaan dengan menggunakan Kapal TNI AD ADRI L dan ADRI LI ke wilayah terdampak bencana alam banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di Satang Air Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (18/01/2021).

Sebelum memberangkatkan personelnya, KSAD sempat memberikan pengarahan dan penekanan kepada personil TNI AD yang tergabung dalam misi kemanusian untuk membantu warga masyarakat yang terdampak bencana alam di banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan korban gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pengarahannya, KSAD menyampaikan, “Misi kita adalah misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, sampai dengan saat ini khususnya di Sulawesi Barat titik pengungsian masih bertambah dan ketersediaan makanan maupun pendistribusiannya perlu segera dibantu dan juga di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sangat membutuhkan dedikasi dari kita. Karena tanpa kehadiran kita disana, mungkin akan lebih lambat atau mungkin ada korban yang yang tidak tertolong”, ujar KSAD.

Selain itu kita satu misi untuk membantu keluarga kita, masyarakat Indonesia yang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, dengan kehadiran Prajurit TNI AD disana diharapkan masyarakat dapat tertolong dan terbantu, maka kepada seluruh prajuritnya yang telah dipercaya untuk melaksanakan penugasan, agar melaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, menjaga nama baik Satuan,” tegas KSAD.

KSAD juga mengingatkan personelnya untuk tidak lupa berdoa dalam setiap pelaksanaan tugas, agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran, serta tetap laksanakan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Adapun perlengkapan yang disediakan untuk membantu korban bencana banjir Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat berupa obat-obatan Mathub 56 Koli, Alkes 4 Koli, Crain Cargo 2 Unit, Trado 1 Unit, Dump Truck 24 Ton 1 Unit, Dump Truck 8 Ton 1 Unit, 1 Set Jembatan Acrow Tipe 1-1 10 Petak dan 1 Set Jembatan Compact Tipe 1-1 sebanyak 10 Petak. dan sekitarnya berupa ratusan bantuan logistik seperti Mi Instan 8.334 Dus, Beras 17,65 Ton, Minyak goreng 330 Dus, Susu 458 Dus, Sarden 108 Dus, Kopi 3 Dus, Air Mineral 657 Dus, Pop Mie Cup 1.528 Dus, Sarung 4 Koli, selimut 1500 pcs, gula 1 Ton, masker medis 1.252 box, terpal kebakaran 220 pcs, temulawak tab @200 720 box, pampers anak 64 dus, tikar plastik 525 pcs, Tenda 6 Pcs, Pakaian layak pakai 25 Karung, Biskuit 378 Dus, Bubur Bayi 300 Dus, Kecap Manis 103 Dus, Hand Sanitizer 84 Dus, Bantal 40 Pcs, Handuk 50 Pcs, sabun mandi 1000 pcs dengan jumlah total muatan 4.623 Koli.

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga menyampaikan turut prihatin dan dukanya atas musibah yang melanda masyarakat Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, Pangdam menyampaikan, “Kita TNI AD khususnya warga Kodam Jaya merasa terpanggil untuk membantu kesulitan rakyat, lebih-lebih yang sedang mengalami musibah saat ini, sudah sewajarnya dan seharusnya Kodam Jaya juga turut serta membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan oleh Bpk.KSAD.”

Turut dalam acara melepas keberangkatan para prajurit TNI AD tersebut diantaranya, Asrena Kasad Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko, Asops Kasad Mayjen TNI Surawahadi, Aslat Kasad Mayjen TNI Harianto, Aspers Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapus Bekangad Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoelijo, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwoko Hadi Wardhono, Dirum Pusiziad Brigjen TNI Jamallulael , Dircab Pusbekang-AD Brigjen TNI Agus Santoso, Dansatang-Air Kolonel Cba Winarno.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Ketum Dharma Pertiwi Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Korban Gempa Mamuju

Koran Jurnal, Mamuju – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Makorem Koordinasi Cabang Korem 142 PD XIV/Hasanudin Ny. Sari Firman Dahlan menyerahkan bantuan dari Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto untuk korban gempa, bertempat di Stadion Manakarra Jl. Usman Jafar, Rimuku Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/01/2021).

Penyerahan bantuan dari Ketum Dharma Pertiwi  diserahkan secara simbolis oleh Ny. Sari Firman Dahlan kepada perwakilan masyarakat yang berada di wilayah Kelurahan Binangah, Kecamatan Mamuju, diantaranya kasur lipat, kain sarung, biscuit, sembako dan perlengkapan bayi.

Bantuan berupa sembako dan keperluan sehari-hari tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial Dharma Pertiwi kepada masyarakat yang terkena musibah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah bencana gempa.

Bantuan dari Ketum Dharma Pertiwi tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang tertimpa musibah akibat gempa bumi. Bapak Irfan salah satu warga yang menerima bantuan menyampaikan kegembiraannya dan ucapan terima kasih kepada Ibu Ketum Dharma Pertiwi. “Saya merasa bahagia karena sudah dibantu, terima kasih bantuannya sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Kegiatan penyerahan bantuan di hadiri pula oleh Pengurus Jalasenastri Cabang 5 Koorcab VI DJA II  Lanal Mamuju dan Pengurus PIA Ardhya Garini Detasemen AU Mamuju beserta Pengurus lainnya.(Pusp/red)

Categories
Bencana TNI

Dukung Percepatan Pemulihan Bencana Alam, TNI AU Angkut Personel dan Bantuan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara melakukan pendistribusian bantuan kepada korban bencana alam di Mamuju, Majene Sulawesi Barat serta Kalimantan Selatan, Operasi Bantuan Kemanusian ini guna percepatan pendistribusian bantuan, sebanyak dua pesawat Hercules diberangkatkan guna mengangkut bantuan logistik dan pasukan, Minggu (17/1/2021).

Adapun pesawat C-130 Hercules Skadron 31 Lanud Halim Perdanakusuma yang pada hari ini diberangkatkan yaitu A-1321 dipiloti Oleh Kapten Pnb Galang mengangkut 104 personel Pasukan yang terdiri dari Korpaskhas, Marinir, Kostrad, dan Bekangdam Kodam Jaya dan mengangkut barang bantuan logistik berupa LCR 11 unit dari Paskhas, 2 unit dari Koopsau I, dan 4 unit dari Marinir. Selain itu dari Dharma Pertiwi dan Bekangdam Jaya juga memberikan bantuan sembako dengan total keseluruhan 5.524 Kg.

Selain itu pesawat Hercules A-1337 dipiloti Oleh Kapten Pnb Endrik mengangkut barang bantuan logistik dari Dharma Pertiwi berupa Tenda Lapangan dengan total 1.672 Kg, dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Tenda Lapangan, Genset, Kasur, dan peralatan dapur dengan total 4.149 Kg, selain itu PIA Ardhya Garini memberikan bantuan logistik berupa Air mineral dan Mie Instan dengan total 1.400 Kg. Kemudian bantuan dari IKKT Bais TNI, Persit Kodam Siliwangi, IKKT Sesko TNI sebanyak 1.711 Kg, dengan total keseluruhan 8.932 Kg.

Pesawat C-130 Hercules TNI AU juga melakukan evakuasi penduduk Mamuju menuju Makassar sejumlah 89 orang dewasa dan 13 anak serta 2 pasien, dalam kondisi koma dan pasca melahirkan.(disp/red)