Categories
Hukum TNI

Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal dari Malaysia Tujuan Karimun

Koran Jurnal, Karimun – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan TKI ilegal dari Malaysia tujuan Karimun di Pulau Asam Teluk Setimbul Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun, Rabu kemarin (03/07/2019).

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, S.E., M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa penangkapan terjadi berkat adanya informasi dari intelijen bahwa akan ada speed boat melintas membawa TKI Ilegal dari Malaysia menuju Perairan Karimun. Menindaklanjuti informasi tersebut, Danlanal Tanjung Balai Karimun memerintahkan Posmat Meral Lanal untuk melaksanakan penyisiran dan penyekatan disekitar Perairan Karimun.

Dalam pelaksanaan penyisiran dan penyekatan disekitar Perairan Karimun, Tim Patroli Posmat Meral berhasil mendeteksi speed boat pancung yang dicurigai membawa TKI ilegal yang melintas dengan kecepatan tinggi di Pulau Asam Teluk Setimbul Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun pada kordinat 1° 11′ 27’’ N – 103° 21′ 07’’ E. Dengan sigap, Tim Patroli Posmat Meral melaksanakan Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan proses penggeledahan dan pemeriksaan terhadap dokumen, ABK, dan muatan speed boat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh data Speed Boat Pancung mesin Yamaha 40 PK Double 2, Muatan TKI Ilegal dengan jumlah 15 orang terdiri dari 11 orang penumpang dewasa dan 2 orang penumpang anak-anak, ABK 2 orang (termasuk nakhoda).

Dalam pemeriksaan lanjutan terhadap nahkoda dan penumpang ditemukan sebuah toples berisi uang ringgit dan 2 buah paket kecil ganja dan 1 buah paket kecil sabu-sabu yang ditemukan dalam bungkusan rokok.

Saat ini seluruh TKI beserta ABK diamankan di Posmat Meral untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut untuk puldata terkait kemungkinan adanya keterlibatan jaringan narkoba yang lebih besar.

Selanjutnya terkait proses penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian akan diserahkan kepada PPNS Keimigrasian dan untuk penyalahgunaan Narkoba akan diserahkan kepada BNNK atau Penyidik Polres Karimun.(Disp/red)

Categories
TNI

Pangkoarmada I Kukuhkan 83 Anggota Koarmada I yang Purna Bakti Tahun 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mengukuhkan 83 anggota Koarmada I yang sudah Purna Bakti melalui proses Wisuda Purna Bakti Tahun 2019 bertempat di Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019).

Acara diawali dengan upacara militer, ramah tamah, pelepasan wisudawan secara tradisi dilepas oleh Pangkoarmada I dilanjutkan berjalan melewati Gapura Pedang, Hasta Pura, Jajar Kehormatan PNS dan Jajar Personel Koarmada I dari Lobby Gedung OB Syaaf hingga menuju gerbang penjagaan Mako Koarmada I.

Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Upacara Wisuda Purna Bakti merupakan tradisi di lingkungan TNI Angkatan Laut yang mengandung makna ungkapan rasa hormat dan penghargaan atas jasa serta pengabdiannya kepada para personel militer dan Pegawai Negeri Sipil yang memasuki masa purna bakti yang mengikutsertakan srata Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil yang purna bakti Tahun 2017, 2018 dan Bulan Januari 2019 ini, untuk pertama kalinya diselenggarakan di Koarmada I.

“Melalui prosesi Wisuda Purna Bakti Koarmada I ini, juga sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada mereka yang telah berjasa turut mengukir prestasi di Koarmada I, untuk itu kita memberikan penghargaan melalui Wisuda Purna Bakti. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan hubungan emosional dan ikatan batin yang kokoh serta kesinambungan antara kedinasan dengan para purna. Hal ini juga sebagai bentuk ucapan dan ungkapan terima kasih generasi penerus kepada pendahulunya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah dilaluinya selama berdinas,” ujar Pangkoarmada I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa walaupun masa bakti saudara-saudara dari kedinasan telah selesai, namun diharapkan bakti saudara tidak akan berhenti dan akan terus bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dijadikan suri tauladan bagi generasi berikutnya. Diharapkan pula dapat beradaptasi dengan baik ditengah masyarakat dan semoga masa pensiun nantinya dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan suka cita, serta menikmati masa purna tugas. Tanamkan rasa bangga dengan kemajuan di jajaran TNI Angkatan Laut khususnya di Koarmada I ini.(Disp/red)

Categories
Militer TNI

Lantamal XII Pontianak Kenalkan KRI Siribua-859 kepada Peserta Didik Usia Dini

Koran Jurnal, Pontianak – Untuk menanamkan jiwa bahari sejak dini kepada generasi penerus bangsa, Lantamal XII memperkenalkan dan memberikan kesempatan kepada peserta didik TK Karya Yosef Pontianak untuk mengunjungi dan melihat dari dekat salah satu Unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal XII yakni KRI Siribua-859 yang sandar di Dermaga Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No.1 Jeruju Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (15/11/2018).

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) diwakili Pjs. Kadispotmar Letkol Laut (S) Anwar Sanjaya menerima kedatangan rombongan peserta didik TK Karya Yosef Pontianak dalam rangka Wisata Bahari di Lantamal XII dengan tujuan untuk menambah wawasan Cinta Bahari Indonesia kepada peserta didik.

Pjs. Kadispotmar Lantamal XII Letkol Laut (S) Anwar Sanjaya menyampaikan sangat mengapresiasi kunjungan wisata bahari peserta didik TK Karya Yosef ke Lantamal XII, kita berikan pengenalan kapal perang TNI Angkatan Laut untuk menumbuh kembangkan cinta bahari dan wawasan bahari saat berkunjung ke KRI Siribua-859, baik peralatan alutsistanya khususnya alat teropong lensa yang digemari anak-anak saat berkunjung ke kapal.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Karya Yosef Ibu Maria Mui Lie, S.E., M.Pd., mengucapkan terima kasih kapada Lantamal XII yang telah menyambut anak didik kami yang berjumlah 47 siswa dan didampingi 6 guru pendamping serta dipandu oleh Prajurit Lantamal XII selama kegiatan wisata bahari di Kapal perang TNI AL KRI Siribua-859. Anak didik kami merasa sangat senang dan bangga dapat berkunjung dan melihat secara langsung Kapal Perang, bahkan ada yang tidak mau turun dari kapal, ujarnya.

Harapan kami, anak didik TK Karya Yosef didalam karya wisata bahari ini mendapatkan pengetahuan pengenalan secara langsung mengenai Kapal TNI Angkatan Laut dan menjadikan pengetahuan dasar menumbuhkan kembangkan jiwa bahari pada anak didik sebagai generasi bangsa, dan salah satu siswanya Renard memiliki cita-cita menjadi TNI Angkatan Laut,” ucapnya.(red/Disp)

Categories
Militer TNI

Koarmada I Terima Kunjungan Kehormatan CO 1St Flotilla Republic Of Singapore Navy

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., menerima Kunjungan Kehormatan Commander First Flotilla Republic Of Singapore Navy Colonel Saw Shi Tat di Ruang VVIP Mako Koarmada, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Koarmada I mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kehormatan Commander First Flotilla Republic Of Singapore Navy ke Mako Koarmada I. Diharapkan kunjungan tersebut semakin memperat hubungan kerjasama antar kedua Angkatan Bersenjata khususnya Koarmada I dengan Republic Singapore Navy (RSN). “Hubungan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik akan ditingkatkan lebih intensif”, ujar KS Koarmada I.

Selain itu, pembahasan mengenai kerawanan-kerawanan di wilayah perbatasan antar kedua negara menjadi fokus dalam peningkatan patroli di masing-masing sektor. “Kerawanan-kerawanan seperti penyelundupan di wilayah perbatasan akan menjadi fokus kita dalam hal ini Koarmada I dalam meningkatkan patroli melalui kehadiran unsur-unsur KRI dan Pesawat udara TNI AL. Terlebih semenjak Tahun 2015 Koarmada I telah mampu meminimalisir dan menghilangkan kerawanan yang terjadi di Selat Malaka melalui kehadiran Western Fleet Quick Respons (WFQR)”.

Selaras dengan apa yang telah disampaikan oleh Kepala Staf Koarmada I, Commander First Flotilla Republic Of Singapore Navy Colonel Saw Shi Tat menyampaikan komitmen yang sama terkait keamanan wilayah perbatasan. Pada kesempatan kunjungan tersebut, Commander First Flotilla Republic Of Singapore Navy didampingi oleh Dept ASQN SLTC Wong Ngian Tong, Head Marsec LTC Ng Kok Yeng Daniel, CO RSS Endurance LTC Chang Wing Chien Christopher, Staff Officer Major Lee De Cai Michael.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Koarmada I turut didampingi oleh para Asisten Pangkoarmada I serta Dansatkor Koarmada I.(red/Disp)

Categories
Daerah Militer TNI

Koarmada I Siagakan KRI dalam Pengamanan Laut Arus Mudik Lebaran Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Banten – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan keterangan pers dalam rangka ‘Pengamanan Laut Arus Mudik Lebaran Tahun 2018’ di Banten, Senin (11/06/2018).

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Koarmada I menyiagakan unsur-unsurnya dalam rangka ‘Pengamanan Lebaran Tahun 2018’, dimana semua pangkalan-pangkalan jajaran Koarmada I terlibat aktif dalam pengamanan lebaran khususnya di perairan yang menjadi tanggung jawab Koarmada I serta di pelabuhan-pelabuhan wilayah barat, dengan melibatkan unsur-unsur KRI Koarmada I, unsur-unsur satuan kapal patroli Lantamal jajaran Koarmada I serta kapal-kapal patroli keamanan laut dari Lanal Jajaran Kaormada I beserta prajuritnya.

Untuk memastikan kesiapan jajarannya, Pangkoarmada I melaksanakan peninjauan secara langsung khususnya diwilayah Perairan Jakarta dan Banten, dimana Koarmada I mensiagakan tiga unsur KRI yaitu KRI Tenggiri-865, KRI Sikuda-863 dan KRI Torani-860 sebagai Unsur Pengamanan Laut serta melibatkan Kal Tamposo dan 3 unit patkamla dari Lanal Banten.

Pangkoarmada I melaksanakan pengecekan dan peninjauan situasi keamanan di sekitar perairan Selat Sunda dan Merak dengan menggunakan KRI Torani-860.

“Pengamanan tersebut bertujuan untuk menjamin kelancaran, keamanan, kenyamanan serta mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di laut seperti perompakan, illegal fishing, illegal logging, illegal entry, maupun aksi terorisme dalam arus mudik lebaran tahun 2018,” ungkap Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono.

Situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H merupakan waktu yang rawan yang kemungkinan akan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan khususnya melalui laut, untuk itu Koarmada I akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur laut agar dapat mengantisipasi secara dini kemungkinan adanya tindak kejahatan di laut dengan memaksimalkan patroli laut secara berkesinambungan.(ton/Disp)

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan

Tim WFQR Koarmada I Tangkap Otak Pelaku Perompakan Kapal MT. Lee Boo di Batam

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komitmen Koarmada I dalam menjaga dan meningkatkan keamanan perairan diwilayah barat Indonesia berhasil diwujudkan. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Tim Gabungan WFQR Lantamal IV Tanjung Pinang dan Lanal Batam dalam menangkap terduga jaringan pelaku tindak pidana kejahatan di laut (perompakan) atas nama “A”, “F”, dan “N”, di Batam pada Jum’at (01/06/2018).

Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, S.E., menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan adanya informasi Intelijen dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) terkait kejadian perompakan terhadap Kapal MT. Lee Boo di Perairan Barat Pulau Aur Malaysia pada koordinat 02 19’ 089’’ LU-104 15’ 144 BT.

Dari siaran pers yang diterima redaksi (03/06) diterangkan kronologis awal penangkapan bahwa, sebelum dilakukan penangkapan, Tim Gabungan WFQR telah mendapat informasi akan adanya kegiatan perompakan yang dilakukan oleh para pelaku dari Batam untuk merompak kapal tangker, selanjutnya Tim Gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam melaksanakan pemantauan terhadap aktifitas saudara “A” dan “F” yang diduga kuat sebagai otak jaringan pelaku perompakan.

Pada tanggal 1 Juni 2018 sekitar pukul 08.30 WIB, Tim WFRQ Gabungan melaksanakan penangkapan saudara “A” dan “F” di Jalan Nuri No. 07 RT. 004 RW. 002, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, selanjutnya keduanya diamankan di Mako Lanal Batam untuk pengembangan lebih lanjut.

Hasil pengembangan awal terhadap perompakan MT. Lee Boo bahwa perompakan dilakukan dengan menggunakan Kapal MT. Bright bendera Mongolia dengan pemilik Warga Negara Singapura atas nama “OTY” alias Mr. JT yang berperan sebagai pendukung dana dalam kegiatan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui peran saudara “A” bertugas menyiapkan Kapal MT. Bright (kapal yang digunakan untuk merompak) dan mengatur kesiapan operasional kegiatan perompakan, dengan dukungan dana dari Mr. JT sebesar Rp. 40.000.000,-. Saudara “F” bertugas mengatur pergerakan pelaku perompakan di laut, mencari crew Kapal MT. Bright sebanyak 10 orang dan memberikan posisi kapal yang akan dirompak kepada pelaku perompak di laut. Sementara peran dari “DN” adalah mengenalkan saudara “A” dan “F” sekaligus membantu tugas saudara “A” dan “F” dalam mengendalikan rencana perompakan kapal. Sedangkan sebagai pemberi informasi kapal-kapal dari Singapura yang akan dirompak adalah saudara “W” yang merupakan Warga Negara Indonesia berdomisili di Jakarta.

Kronologis aksi perompakan bermula adanya informasi kapal target yang diterima oleh saudara “F” dari saudara “W” bahwa ada kapal-kapal target yang akan dirompak adalah kapal yang keluar dari Singapura mengarah ke Vietnam melalui Perairan Malaysia. Sedangkan Kapal MT. Bright sudah stand by di Perairan OPL Timur untuk menunggu kapal sasaran. Dalam setiap pergerakan, Kapal MT. Bright selalu diarahkan oleh saudara “W” via Whatsapp terkait dengan nama kapal dan posisi yang akan dirompak, termasuk salah satunya Kapal MT. Lee Boo. Setiap ada info kapal dari saudara “W” selalu diteruskan saudara “F” ke Kapal MT. Bright kepada Nakhoda saudara “B” (WNI). Pada saat melakukan aksi terhadap kapal sasaran, ternyata Kapal MT. Lee Boo dalam kondisi kosong tanpa muatan dan pelaku belum sempat melarikan diri dan berhasil diamankan oleh APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia) pada Kamis dini hari 1 Juni 2018 waktu Malaysia.

Terkait dengan penangkapan tersebut, selanjutnya Tim WFQR melaksanakan penggeledahan di rumah pelaku “A” di Jalan Nuri No. 7 Blok 4 Baloi, Batam dan rumah pelaku “DN” di Tiban Indah Permai Blok K-1 No. 17, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam dan berhasil diamankan beberapa barang bukti antara lain handphone, buku tabungan dan catatan lokasi kapal yang dijadikan target perompakan.(tonmp/Disp)