Categories
Ekonomi TNI

Kementan dan TNI AD Kerjasama Dukung Pelaksanaan Program 1.000 Desa Sapi

Koran Jurnal, Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama TNI AD melakukan penyusunan perjanjian kerja sama terkait dukungan pendampingan super prioritas program peternakan 1.000 desa sapi.

Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah bahwa pelaksanaan program peternakan ini sebagai Instruksi Presiden Joko Widodo. Sebagai tindaklanjut Menteri Pertanian dan Panglima TNI telah menandatangani dengan Nota Kesepahaman Nomor 10/MOU/HK.220/M/4/2020 pada tanggal 1 April 2020 tentang Dukungan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian,

“Sesuai arahan Menteri Pertanian, kita perlu bersinergi dalam mengoptimalisasikan program untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan program 1.000 desa sapi“ tegas Nasrullah saat membuka pertemuan penyusunan perjanjian kerjasama antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan dengan TNI AD di IPB ICC, Bogor, Kamis (03/09/2020).

Nasrullah menyampaikan dalam situasi pandemi covid-19 ini, pemerintah terus berupaya dalam memenuhi kecukupan pangan khususnya protein hewani, untuk itu diperlukan akselerasi peningkatan populasi sapi dan produksi daging sapi melalui program 1.000 desa sapi, program.ini juga diharapkan sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan peternak.

“’Program ini telah bersinergi dengan grand design, Rencana Pembangungan Jangka Menengah Nasional dan Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2020 -2024” terang Nasrullah.

Lebih lanjut Nasrullah menyampaikan bahwa super prioritas program peternakan (SP3) 1.000 (seribu) desa sapi tahun anggaran 2020 merupakan kegiatan pengembangan sapi indukan dan sapi bakalan dengan berbasis korporasi petani atau peternak. Sebagai pilot project akan diimplementasikan di 5 (lima) provinsi pada tahun 2020 yakni, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Kedepannya berdasarkan evaluasi pilot project, diharapkan pada tahun mendatang program ini dapat direplikasi ke seluruh provinsi di Indonesia atau 1.000 desa sesuai potensi dan kriteria, sehingga target penambahan populasi dan pemenuhan protein hewani bagi seluruh masyarakat di Indonesia dapat tercapai.

Perjanjian Kerjasama antara Kementan dengan TNI AD melingkupi pembinaan dan pendampingan program, penyelesaian permasalahan sesuai tupoksi para pihak dan memberikan motivasi dan mobilisasi penerima manfaat dalam pelaksanaan kegiatan program serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Nasrullah mengharapkan dari kerjasama yang dilakukan bersama TNI dapat mengawal kinerja Kementan lebih baik lagi dalam mewujudkan kedaulatan Pangan khususnya komoditas peternakan.

“Dukungan TNI AD melalui Babinsa diharapkan mampu meminimalisir risiko permasalahan yang mungkin akan terjadi di lapangan sesuai dinamika masyarakat desa agar dapat berjalan lebih baik” terang Nasrullah.

Oleh karenanya, dengan keterbatasan waktu mejelang akhir tahun 2020, kita harus lebih bersemangat dan berupaya keras untuk segera menyelesaikan segala aspek, baik teknis maupun admintratif. Pelaporan harus terus dilakukan per periode sehingga dapat dilihat hasil progresnya dari waktu ke waktu.

Seiring dengan penegasan yang diberikan Dirjen PKH, Asisten Teritorial Kepala Staf TNI AD, Nurchahyanto memberikan dukungannya terhadap kinerja Kementan, “Sebagai program super prioritas tentunya nilainya sangat strategis, begitu PKS (Perjanjian Kerja Sama) ditanda tangani kami segera bersinergi dengan melakukan sosialisasi ke semua lini TNI AD terkait perjanjian kerjasama ini” tegasnya.

Nurchahyanto juga menambahkan bahwa sinergitas akan lebih cepat mencapai keberhasilan, dengan pelatihan yang diberikan kepada anggota kami akan menjadikan bekal sebelum melakukan pendampingan pelatihan dapat dilakukan segera mungkin sehingga sesuai dengan target yang diharapkan.(hum/red)

Categories
TNI

Pangkostrad Eko Margiyono Kunjungi Brigif Para Raider 3 Kostrad

Koran Jurnal, Sulawesi Selatan – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI Eko Margiyono didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Gabungan Kostrad beserta Asops Kaskostrad Brigjen TNI Susilo dan Kazi Kostrad Kolonel Czi Galih Suhendro, melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif Para Raider 3 /3 Kostrad Kariango, Maros, Sulawesi Selatan, Jum’at  (28/08/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Panglima Divif 3 Kostrad Mayjen TNI Wanti W.F. Mamahit, M.Si, Asops Kasdivif 3 Kostrad Kolonel Inf Jamaludin, Kasbrigif Para Raider 3/3 Kostrad Letkol Inf Daud Harahap, para Dansat dan Kasi jajaran Brigif Para Raider 3 Kostrad.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan kerja pertama Pangkostrad Mayjen TNI Eko Margiyono beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Gabungan Kostrad Ny Retno Adiati Eko Margiyono ke jajaran Brigif Para Raider 3/3 Kostrad.

Rangkaian kunjungan Pangkostrad  di markas Brigif Para Raider 3/3  Kostrad, diawali Mayjen TNI Eko Margiyono beserta rombongan menerima laporan dari Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad Letnan Kolonel Inf Fadli Mulyono kemudian hormat jajar dari Dinas Keamanan dilanjutkan  Bapak Pangkostrad  dan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad berkenan melaksanakan penanaman pohon mangga dan  sesi foto bersama di depan Mabrigif Para Raider 3/3 Kostrad, Setelah selesai sesi foto rombongan masuk ke ruang transit, kemudian menerima Paparan Laporan Satuan di Ruang yudha oleh Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad.

Setelah pelaksanaan Paparan oleh Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad, Pangkostrad berkeliling asrama untuk meninjau asrama Brigif Para Raider 3/3 Kostrad, Sarana dan Prasarana Kelinudan, Pembangunan Yonkes dan Yon Bekang Divisi 3 Kostrad diakhiri dengan kegiatan Salat Jumat di Masjid Jami’ Al Falah Kariango.(pen/red)

Categories
TNI

Ini Pesan Dandim Tigaraksa Saat Kunker Perdana di Makoramil 10/Sepatan

Koran Jurnal, Tigaraksa – “Kerja yang ikhlas akan membuahkan hasil yang baik”. Kalimat singkat dan penuh makna ini disampaikan oleh Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I.E Siregar dalam pesannya kepada jajaran Babinsa Koramil 10/Sepatan Kodim 0510/Trs saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) perdana di Makoramil 10/Sepatan, Jum’at (28/08/2020).

Dalam sambutanya Dandim Letkol Inf Bangun I.E Siregar menuturkan, berbuatlah untuk negeri ini, di masa pandemi Covid-19 banyak yang harus dilakukan. Dandim mencontohkan Babinsa di wilayah harus tegas dan terus mengingatkan warga, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Di kabupaten Tangerang yang merupakan teritorial Kodim 0510/Trs yang termasuk zona kuning dan harus mempertahankan jangan sampai Kabupaten Tangerang memasuki zona merah,” ujarnya.

Untuk itu peran serta Babinsa dan Binamas serta Satpol PP sebagai ujung tombak dalam percepatan penanganan Covid-19 terus di tingkatkan dalam Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) di wilayah baik di pasar tradisional dan tempat umum lainya.

Dalam Kunker tersebut di sambut langsung oleh Kapten Inf Agus Halim Siregar Danramil 10/Sepatan bersama Ketua Ranting Persit KCK ranting 11 Koramil 10/Sepatan di dampingi pihak Polsek Sepatan dan Muspika Kecamatan Sepatan. Kegiatan juga di adakan sesi tanya jawab dan usulan antara Babinsa Koramil 10/Sepatan dengan Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I.E Siregar.(rls/red)

Categories
Militer TNI

Wakasad Dampingi Menhan Berikan Ceramah Pembekalan Siswa Seskoad

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos. mendampingi Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan ceramah pembekalan kepada siswa Seskoad Dikreg-59 yang diikuti oleh 451 siswa, bertempat di Ruang Jenderal Gatot Subroto, Seskoad, Bandung, Kamis (13/08/2020).

Kedatangan Menhan Prabowo Subianto disambut hangat Wakasad, Komandan Seskoad, Wadan Seskoad dan beberapa pejabat Seskoad lainnya.

Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan sekaligus membacakan Riwayat Hidup singkat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menhan memberikan pembekalan kepada siswa Sekoad selama kurang lebih satu jam. Para siswa Seskoad mendapatkan pencerahan tentang pertahanan negara dan berbagai kebijakan tentang pertahanan negara.

Setelah selesai memberikan ceramah, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, serta pemberian cinderamata dari Danseskoad dan dari perwakilan siswa Seskoad Mayor Inf Fransiscus Renoten kepada Menhan Prabowo Subianto. Bersamaan dengan itu Menhan Prabowo Subianto turut pula memberikan cinderamata kepada Danseskoad.

Rangkaian acara kunjungan Menhan tersebut diakhiri dengan foto bersama dengan Wakasad dan para pejabat Seskoad lainnya.(disp/red)

Categories
Kesehatan Nasional TNI

Erick Thohir: KSAD Jadi Wakil Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa ditunjuk untuk menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Sehingga Jenderal Andika akan membantu Erick Thohir dalam melakukan penanganan Covid-19.

“KSAD jadi wakil ketua Komite Pelaksana,” kata Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional usai pertemuan dengan Jenderal Andika Perkasa di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jum’at (07/08/2020)

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, seperti dilansir Kompastv, penunjukkan Jenderal Andika Perkasa merupakan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden berpandangan, pentingnya penanganan Covid-19 membutuhkan kehadiran TNI.

Secara detail, Erick mengatakan, kehadiran TNI adalah untuk memastikan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Hal itu merupakan jangka pendek yang harus dilakukan.

“Kedisiplinan, diharapkan mengamankan masyarakat. Bukan berarti melakukan kewenangan menghukum, tapi mendisiplinkan, adalah langkah utama yang harus kita lakukan,” jelas Erick Thohir.(red)

Categories
Militer TNI

Pangkostrad Pimpin Sertijab Pangdivif 3 Kostrad

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Kostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han)., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dari Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki kepada Mayor Jenderal TNI Wanti Waranei F. Mamahit bertempat di Markas Divif 3 Kostrad, Pakatto Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (29/07/2020).

Pangdivif 3 Kostrad yang baru, Mayor Jenderal TNI Wanti Waranei F. Mamahit sebelumnya menjabat sebagai Dirprogbangdik Debid Dik. Pim. Tk. Nasional Lemhannas, sedangkan Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki akan menjabat sebagai Irkostrad.

Pada amanatnya, Pangkostrad mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki atas dedikasi dan pengabdian serta kerja kerasnya selama menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad sehingga pelaksanaan tugas Divisi 3 dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses.

Pangkostrad menjelaskan jika proses alih tugas dan jabatan merupakan hal yang alami terjadi di lingkungan Kostrad, sebagai bagian dari sistem pembinaan personel dalam rangka pengembangan kemampuan manajemen dan kepemimpinan serta penyegaran tugas bagi personel yang bersangkutan, sehingga diharapkan kinerja organisasi selalu dapat terpelihara dengan baik.

Pangkostrad juga berpesan kepada prajurit jajaran seluruh prajurit Divisi Infanteri 3 Kostrad harus senantiasa mengasah diri dalam olah keprajuritan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit di satuan.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Pangdivif 1, Pangdivif 2, Kasdivif 3 Kostrad, Asren Kostrad, Aspers Kaskostrad, Irdivif 3 Kostrad, Asren Divif 3 Kostrad, para Asisten Kasdivif 3 Kostrad dan para Komandan Satuan jajaran Divif 3 Kostrad.(pen/red)

Categories
Daerah Olahraga TNI

Prada Rajami Uryo Putra Papua Ukir Prestasi Lomba Bela Diri Militer Piala KSAD Tingkat Kodam XVII/Cenderawasih

Koran Jurnal, Papua – Ikuti Lomba BDM (Bela Diri Militer) Batalyon Infanteri (Yonif) 757/Guvta Vira raih prestasi dalam ajang Lomba Bela Diri Militer Tersebar Piala Kasad TA 2020, yang diikuti Satuan Tempur maupun Bantuan Tempur di Jajaran Kodam XVII/ Cenderawasih, Selasa (28/07/2020)

Danrem Merauke menyampaikan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) mengadakan event kejuaraan beladiri militer tersebar TA 2020 diseluruh satuan jajaran TNI AD. Dalam rangka untuk memupuk soliditas antar prajurit, meningkatkan profesionalisme dan sportivitas serta semangat patriotisme prajurit.

Dalam lomba Bela Diri Militer tersebar piala KSAD tingkat Kodam XVII/Cenderawasih, Yonif 757/Guvta Vira menjuarai perlombaan ini, dikategori perorangan juara ke Satu yaitu Prada Rajami Uryo putra kelahiran Naikere Wasior Manokwari 6 Februari 1999 sedangkan kategori beregu Yonif 757/GV menduduki peringkat ke 2 setelah Yonif RK 751/VJS.

Brigjen Bangun Nawoko berharap dengan prestasi ini mudah-mudahan dapat mengukir prestasi menghantarkan Putra Papua untuk menjadi juara sekaligus mengenalkan satuan Yonif 757/GV kepada kalayak umum yang memiliki kualitas serta profesional dalam melaksanakan tugas meskipun satuan ini masih sangat muda usianya.

Ditempat terpisah Prada Rajami Uryo merasa bangga terpilih menjadi juara satu lomba bela diri kategori perorangan untuk tingkat Kodam sehingga dapat mengharumkan nama baik satuan Yonif 757/GV.(pen/red)

Categories
Polhukam TNI

KSAD dan Ketua KPK RI Tanda Tangani BAST Barang Rampasan Negara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Komjen Pol Drs. Firli Bahuri, M.Si. menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Rampasan Negara dari KPK RI kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam hal ini TNI Angkatan Darat, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (27/07/2020).

Demikian keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M., dalam siaran pers tertulisnya, usai mengikuti kegiatan tersebut.

Berita acara serah terima yang ditandatangani oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri, selaku Pihak Pertama, dan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, selaku Pihak Kedua, memuat tentang penyerahan Barang Milik Negara yang berasal dari Barang Rampasan Negara.

“Penyerahan ini dilakukan atas dasar Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Nomor S-84/KM.6/2020 tanggal 5 Mei 2020 tentang penetapan status penggunaan Barang Milik Negara yang berasal dari barang rampasan negara dari KPK kepada Kemenhan RI, dalam hal ini TNI Angkatan Darat,” jelas Nefra.

Dalam kesempatan tersebut, kata Kadispenad, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan negara kepada TNI Angkatan Darat untuk memanfaatkan Barang Rampasan Negara berupa tanah dan bangunan seluas 534.154 m² senilai Rp 20.023.666.000,- yang terletak di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe dan Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

“Amanah berupa aset yang kami terima ini, akan kami serahkan kepada Kodam III/Siliwangi untuk mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatannya dalam rangka mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Darat. Hal-hal terkait administrasi dan teknis akan kami penuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Nefra menirukan sambutan KSAD.

Pada kesempatan tersebut pula, Ketua KPK RI dalam sambutannya, selain menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kasad beserta jajaran TNI AD atas terlaksananya kegiatan BAST tersebut, Ia juga menekankan lagi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi bisa menjadi seperti saat ini, tak lain karena memegang prinsip “Kita bisa dan rela berbuat apapun demi tugas serta senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip tata kelola negara yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Nefra menyitir ungkapan Ketua KPK.

Dalam rangkaian acara tersebut, Dirjen Kekayaan Negara (DKN) Kemenkeu RI Isa Rachmatarwata menyampaikan bahwa Kemenkeu menyambut baik kerja cepat dari KPK RI dalam menyalurkan Barang Rampasan Negara (BRN) kepada instansi yang membutuhkan dalam hal ini terkait penyerahan kepada TNI AD, karena sebelumnya masih banyak BRN yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diserahkan sehingga ada yang rusak atau tidak bisa dipergunakan.

“DKN Kemenkeu juga terus berupaya untuk mempercepat proses penyaluran BRN lainnya, dengan tetap berkoordinasi dengan semua pihak serta memperhatikan asas keadilan bagi semua pihak. DKN juga mengapresiasi saran masukan dari Kasad terkait tentang upaya memanfaatkan BRN tidak hanya untuk kepentingan dinas, namun juga bisa dimanfaatkan untuk menambah Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP)”, ujar Nefra mengutip pernyataan Dirjen Kekayaan Negara.

Penandatanganan BAST BMN ini turut pula disaksikan oleh Sekjen KPK RI, Deputi Bidang Penindakan KPK RI, Kabaranahan Kemhan RI, serta dihadiri para pejabat TNI AD yaitu Wakasad, Irjenad, Koorsahli Kasad, Danpuspomad, Pangdam III/Slw, para Asisten Kasad, Kapusziad, Dirkumad, serta para pejabat TNI AD yang membidangi pengelolaan Barang Milik Negara. Turut hadir Bupati Subang, Kepala Desa Kumpay dan Kepala Desa Cirangkong, pejabat Kepala Kantor Pertahanan Subang, termasuk Bapak Iyan selaku penjaga lokasi/tanah yang diserahterimakan.

Setelah acara penandatanganan BAST BMN oleh Kasad dan Ketua KPK, acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pertukaran plakat antara KPK RI dan TNI Angkatan Darat serta foto bersama.(disp/red)

Categories
TNI

Prajurit Siliwangi Raider Buaya Putih Bagikan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Jawa Barat – TNI hadir untuk masyarakat di tengah bencana global Covid-19, salah satunya dengan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad Kodam III Siliwangi. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Kamis (16/07/2020)

Puluhan warga desa Sinar Tanjung dan Desa Batulawang Kota Banjar, telah berdiri di pinggir-pinggir jalan depan halaman rumah masing masing untuk menanti dan menerima pembagian sembako yang akan diberikan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP. Para prajurit Buaya Putih pun perlahan berjalan dari gerbang atau pintu masuk Desa Sinar Tanjung dan Desa Batu lawang sampai di ujung jalan.

Sepanjang jalan depan halaman rumah warga Desa Sinar Tanjung dan Batu lawang, sebelumnya sudah disampaikan oleh Tokoh masyarakat disana agar warga pada saat penerimaan sembako yang diberikan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP tidak ada yang kerumunan atau serobotan, melainkan harus memperhatikan Protokol Covid-19 yakni seperti menjaga jarak perorangan antar rumah, minimal 2 meter, menggunakan masker, tangan dalam keadaan bersih, halaman rumah juga dalam keadaan bersih.

Dengan jumlah total sebanyak 155 paket sembako di bagikan di dua tempat, antara lain kepada warga Desa Sinartanjung dan warga Desa Batulawang.

Prajurit Batalyon Infanteri Raider 323/BP di bawah pimpinan Letda Inf Abdillah, S.Tr. (Han) (Danton Yonif Raider 323/BP) menyampaikan bahwasanya,
“Pembagian sembako dibagikan secara merata, ini sebagai bentuk peduli sesama dalam membantu meringankan beban hidup keluarga yang terdampak Covid-19 serta meminimalisir dan membantu tugas pemerintah untuk peduli terhadap warga yang terdampak Covid-19 khususnya di Kota Banjar,” ujar Letda Inf Abdillah tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh TNI.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuannya kepada bapak tentara Batalyon 323 Banjar yang telah membantu kami dan peduli kepada kami semoga dengan bantuannya ini dapat meringankan beban kami, dan berkah untuk semuanya, Amiin,”  ucap Ibu Dede salah seorang Warga Desa Batulawang.

Yosep selaku kepala Desa Batulawang mengucapkan terimakasih banyak kepada semua jajaran TNI AD khususnya Batalyon Infanteri Raider 323/BP yang sudah memberikan bantuan kepada warga Desa Batulawang.

“Saya mewakili warga desa batulawang mengucapkan terimakasih atas bantuan nya, semoga dapat bermanfaat bagi yang sudah menerimanya,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Kesehatan

Ahli Epidemiologi Minta Klaster Secapa TNI AD Dijadikan Pembelajaran

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah meminta agar kasus klaster baru COVID-19 Pusat pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Bandung, Jawa Barat, dapat dijadikan pembelajaran, sehingga tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

Sebagaimana informasi sebelumnya, sebanyak 1.262 orang yang terdiri dari pelatih dan peserta Secapa TNI AD dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 Juni 2020 berturut-turut hingga 9 Juli 2020.

Dari angka tersebut, ada 17 orang yang telah dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit (RS) Dustira Cimahi dengan keluhan ringan seperti demam, batuk dan sedikit sesak nafas.

Adapun beberapa hal yang parut dijadikan catatan ialah mulai dari pentingnya menerapkan jaga jarak dan menghindari adanya kerumunan. Sebab, jarak menjadi faktor yang dapat memicu terjadinya penularan apabila tidak disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Pertama, ketika ada orang banyak, berkumpul dalam satu tempat dan waktu yang sama, terlebih dengan sirkulasi udara yang tidak diketahui baik atau tidak, ini yang akan mempengaruhi laju penularan,” ujar Dewi dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Rabu (15/07/2020).

Dewi yang juga merupakan ahli epidemiologi menjelaskan bahwa jika satu orang terinfeksi dalam kondisi tersebut, penyebaran virus SARS-CoV-2 akan terjadi dengan sangat cepat.

Dalam hal ini, seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul seperti asrama, _boarding school_ dan pesantren juga memiliki potensi penularan yang mirip dengan apa yang terjadi di Secapa.

Selanjutnya, Dewi menjelaskan bahwa daya tahan tubuh yang baik menjadi hal yang penting untuk mencegah penularan COVID-19.

“Kedua, daya tahan tubuh ini berperan penting bagi kita jika ingin melawan COVID-19. Hasil pemeriksaan menunjukan dari 1.262 orang yang positif, hanya 17 orang yang dirawat dengan gejala ringan dan lainnya masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini juga menunjukkan bahwa daya tahan tubuh yang dimiliki oleh peserta didik dan pelatih yang ada di Secapa membantu mereka dari infeksi virus sehingga tidak ada keluhan berat,” lanjutnya.

Adapun pelajaran lain yang bisa dipetik dari kasus Secapa AD Bandung menurut Dewi adalah potensi penularan dari orang yang tidak bergejala.

“Ketiga, potensi orang yang tidak bergejala sangat tinggi untuk menularkan COVID-19. Terlebih bagi yang masuk dalam kategori OTG ini tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi,” ungkap Dewi.

Kemudian, Dewi juga menjelaskan bahwa isolasi mandiri sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

“Keempat, isolasi mandiri itu penting sekali. Meskipun tidak ada gejala ataupun gejalanya ringan, isolasi mandiri dan perbatasan untuk mobilitas bagi mereka yang terinfeksi itu harus sangat dibatasi. Seperti apa yang terjadi di Secapa, mereka inisiatif untuk diperiksa dan ketika hasilnya sekian yang positif, langsung semuanya di karantina sehingga dapat mencegah penularan COVID-19 ke luar dari klaster tersebut,” jelasnya.

Isolasi Mandiri dan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan Pada Titik Kritis

Selain Jawa Barat, provinsi lainnya yang memiliki jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Timur. Berdasarkan analisis data klaster oleh Tim Pakar Gugus Tugas Nasional per tanggal 7 Juli 2020, terdapat 141 klaster dengan 2.004 kasus di Jawa Timur.

Dewi mengungkapkan bahwa kasus terbanyak di Jawa Timur berasal dari transmisi lokal dengan jumlah kasus positif secara tiba-tiba namun tidak ada riwayat berpergian. Dewi kembali menegaskan bahwa isolasi mandiri menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

“Sekali lagi, isolasi mandiri itu penting. Ketika sudah pernah ada kontak dengan orang yang positif harus dipastikan isolasi mandirinya berjalan dengan disiplin dan ketat,” tegasnya.

Tidak hanya asrama, klaster lain yang harus menjadi perhatian dan diwaspadai adalah pasar. Dewi menjelaskan meskipun kasusnya lebih rendah dibandingkan dengan klaster transmisi lokal, pasar memiliki potensi yang tinggi menjadi tempat penularan COVID-19.

“Pasar ini adalah potensi luar biasa. Potensi berkerumunnya lebih tinggi, berdesakan dengan orang lain dan sirkulasi udaranya tidak baik,” ujar Dewi.

Terakhir, Dewi mengingatkan bahwa penerapan protokol kesehatan sangat penting dengan tetap memperhatikan titik-titik kritis yang kadang masih sering terlupakan oleh masyarakat guna menekan potensi penularan COVID-19 dan mencegah lonjakan kasus positif yang tinggi.

“Penerapan protokol kesehatan tapi juga perhatikan titik-titik kritis yang kita kadang lupa. Misalnya ketika makan harus membuka masker, maka usahakan makan dengan tetap menjaga jarak dan jangan berinteraksi karena dapat menjadi ruang perpindahan droplet. Jika menggunakan transportasi umum harus pastikan ketika sudah sampai harus mencuci tangan atau menggunakan _hand sanitizer_ serta pastikan untuk jaga jarak karena bisa saja terinfeksi atau tertularnya saat perjalanan,” tutupnya.(pus/red)