Categories
TNI

Bangun Ketahanan Masyarakat Pesisir, TNI AL Bangun 68 Kampung Bahari Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan Kampung Bahari Nusantara (KBN) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Rabu (14/12/2022).

Didampingi oleh Komandan Lanal (Danlanal) Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari dan Forkopimda Propinsi Sultra, Wakasal meresmikan KBN ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti KBN Lanal Kendari. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan 200 paket sembako, bantuan dana untuk pembangunan masjid, bantuan pembangunan sumur bor, bantuan mobil perpustakaan keliling, bantuan laptop dan televisi serta peninjauan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

KSAL dalam amanat yang dibacakan Wakasal mengatakan bahwa melalui program Kampung Bahari Nusantara, TNI Angkatan Laut (TNI AL) bertekad untuk ambil bagian dengan tindakan nyata dalam membina masyarakat pesisir dan kepulauan.

“Melalui program ini, TNI AL membangun kemanunggalan dengan rakyat dalam upaya-upaya memecahkan berbagai permasalahan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan kepulauan, khususnya dalam bidang ekonomi, pariwisata, kesehatan, edukasi maupun pertahanan” jelas Wakasal.

Kasal merasa optimis bahwa pembangunan Desa Ranooha sebagai Kampung Bahari Nusantara dapat mendorong perkembangan wilayah setempat menjadi kawasan yang maju, sejahtera, indah, sehat dan dapat berkontribusi terhadap terwujudnya ketahanan nasional yang kuat.

Menurut Kasal KBN bertujuan untuk mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah dan mengimplementasikan kegiatan pembinaan kepada masyarakat yang berkaitan dengan potensi maritim dengan harapan dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat terutama masyarakat pesisir, yang pada akhirnya akan membangun ketahanan masyarakat secara nasional.

Saat ini total terdapat 68 Kampung Bahari Nusantara yang dibangun tersebar di seluruh Indonesia salah satunya KBN Lanal Kendari. Kehadiran Kampung Bahari Nusantara sesuai dengan program unggulan Kasal dalam rangka membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kemanunggalan TNI/TNI AL bersama rakyat untuk kepentingan negara.(disp)

Categories
TNI

Wakasal Resmikan Gedung Baru Mako Lanal Kendari 

Koran Jurnal, Kendari – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono meresmikan Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari, Selasa (13/12/2022). Mako Lanal Kendari yang baru ini untuk mendukung kinerja TNI AL yang bertugas di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Saya mewakili Kepala Staf Angkatan Laut, hari ini meresmikan Gedung Markas Komando Lanal Kendari Oputa Yi Koo. Ini merupakan sinergi antara TNI AL dengan pemerintah daerah,” kata Wakasal.

Saat meresmikan gedung baru Mako Lanal Kendari, Wakasal didampingi Gubernur Sultra Ali Mazi. Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari yang baru berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Gedung Mako tersebut dinamakan Oputa Yi Koo yang merupakan salah satu nama Pahlawan Nasional dari Pulau Buton.

Kedatangan Wakasal disambut dengan Jajar kehormatan dan Valreep dilanjutkan dengan tradisi ritual kearifan lokal serta Tarian adat khas Sultra.

Dalam sambutannya, Wakasal menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut mempunyai tugas yang berhubungan dengan maritim. Pertama menjaga kedaulatan wilayah NKRI dan kedua  menjaga keamanan laut.

“Bagi Angkatan Laut tidak akan pernah satu sendok air laut pun lepas dari NKRI, itu moto kami,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara maritim yang sangat luas sehingga dibutuhkan alat untuk melaksanakan pengamanan dengan baik berupa kapal, pesawat terbang, dan pangkalan.

Peresmian Gedung Mako Lanal Kendari dengan luas bangunan 1.288 meter persegi dan fasilitas pangkalan yaitu Dermaga Lanal Kendari dengan Panjang 150 M² ditandai dengan penekanan Tombol Sirine, pembukaan selubung dilanjutkan dengan Penanda Tanganan Prasasti Mako Lanal Kendari, Dermaga Lanal Kendari serta Peresmian Posal Konawe Utara, Posal Torobulu, Posal Kolaka dan Posal Wangi-wangi.

Selain itu dilaksanakan Pengguntingan Pita sebagai tanda peresmian Mako Lanal Kendari yang dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas yang ada.

Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menyebutkan TNI Angkatan Laut terdiri atas empat hal. Pertama, kapal atau KRI, kedua pesawat udara, ketiga tank marinir, dan keempat pangkalan yang di sebut Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).

Wakasal menerangkan fungsi pangkalan sangat strategis. yakni untuk bekal ulang satuan-satuan operasi yang melaksanakan kegiatan operasi di wilayahnya. Di samping itu, TNI AL mempunyai tugas melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan.

Peresmian Mako Lanal Kendari ini juga merupakan Salah satu program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam pembangunan dan peningkatan sarana prasarana TNI AL untuk mendukung pelaksanaan tugas operasi.(disp)

Categories
Uncategorized

Prajurit dan PNS Korps Marinir wilayah Jakarta Olahraga Bersama KSAL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudho Margono melaksanakan olahraga bersama seluruh prajurit Korps Marinir wilayah Jakarta di Ksatrian Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).

Kegiatan olah raga bersama yang digelar secara sederhana ini Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Pejabat Utama (PJU) Mabesal disambut langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Korps Marinir.

Kegiatan diawali dengan foto bersama di Monumen Yasa Wira Perkasa, dilanjutkan pengarahan mengawali amanatnya Laksamana TNI Yudo Margono selaku pimpinan TNI Angkatan Laut mengucapkan terima kasih kepada para Prajurit Pendarat Amfibi.

“Dalam situasi apapun sebagai Prajurit Petarung Korps Marinir TNI AL harus bisa dan sanggup melaksanakan kegiatan lebih baik, sebagai Prajurit Garda terdepan dan Prajurit Petarung yang diandalkan oleh Bangsa dan Seluruh Rakyat Indonesia,” tuturnya.

Kemudian untuk selalu tetap jaga dan membina mental, fisik yang selalu terlatih, sehingga siap sedia dalam keadaan dan penugasan apapun, tidak peduli nyawa yang menjadi taruhan, prajurit Korps Marinir pasti selalu hadir dan menjadi solusi ketika rakyat dan negara ini membutuhkan saat Bencana Gempa Bumi Cianjur yang di Pimpin Komandan Pasmar 1 prajurit Korps Baret Ungu ini memiliki karakter tersendiri,” jelasnya.

Selanjutnya KSAL menyampaikan selama ini tidak pernah mengedepankan ego dan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan sebagai prajurit Jalasena yang menjadi pembeda di setiap laga, sekaligus simbol prajurit yang rendah hati dan humanis dengan kesadaran tinggi bahwa mereka adalah tentara rakyat yang haram merugikan dan menyakiti hati rakyat.

Diakhir amanatnya KSAL berharap Prajurit Korps Marinir dalam latihan gabungan bersama harus bisa meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan Prajurit Korps Marinir, karena berlatih dengan negara lain dan jenis latihan pun bermacam-macam adalah hal yang lazim dilakukan oleh TNI.

Usai pengarahan dilanjutkan dengan senam SKJ 88 di lapangan Brigif 1 Marinir dilanjutkan jalan santai dengan route Ksatrian Hartono dilanjutkan panggung prajurit.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

11 Personel Tandik Sesko TNI Digreg Angkatan L Terima Pengarahan Dankormar

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto berikan arahan kepada 11 personel Mantan Pendidikan (Tandik) Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan L Tahun Anggaran 2022, di Kotis Mako Kormar Ksatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Dimana Pendidikan Reguler Sesko TNI Merupakan salah satu pilar pembinaan personel untuk menyiapkan calon pemimpin-pemimpin TNI, membentuk Perwira TNI yang handal, professional dan proporsional, dalam melaksanakan tugas-tugas TNI ke depan yang diwarnai situasi dunia yang terus berubah, penuh dengan ketidakpastian, dan kompleksitas tinggi.

Dalam Pengarahan tersebut Dankormar mengucapkan selamat dan turut bangga kepada Tandik Sesko TNI Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan L Tahun Anggaran 2022 karena para perwira Korps Marinir telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Lebih lanjut Jenderal Bintang Dua tersebut mengatakan bahwa Pendidikan Sesko TNI ini merupakan bagian dari pola pembinaan karier Perwira Korps Marinir untuk membekali dengan jenjang pendidikan tertinggi di TNI.

Di akhir sambutannya Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto berharap bahwa melalui Pendidikan tersebut akan menjadi bekal pengetahuan bagi para Tandik Sesko TNI dalam mengelola satuan dimanapun berada dan bertugas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E.,M.M.,M.Tr Opsla.,CHRMP., Inspektur Korps Marinir (Irkormar) Brigjen TNI (Mar) Cecep Ruhiat, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Dr. Hermanto, S.E., M.M., CSBA., Aspers Dankormar Kolonel Marinir Arif Handono. S.AP., M.AP. Kadisminpers Kolonel Marinir Prasetyo Pinandito, M.M., M.Tr.Hanla.

Categories
Bencana TNI

Satgas TNI AL Peduli Cianjur Kembali Temukan Warga Hilang

Koran Jurnal, Jakarta — Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut (TNI AL) Peduli Cianjur bersama Tim SAR Gabungan dan masyarakat, Sabtu (10/12/2022) kemarin, kembali berhasil mengevakuasi jenazah korban tertimbun beton yang dilaporkan hilang pasca Gempa Cianjur di Kampung Gerogol Kidul, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Dalam evakuasi korban dengan ciri-ciri menggunakan pakaian sweater abu-abu, celana jeans biru navy dan berumur sekitar 11 tahun, Tim Satgas TNI AL Peduli Cianjur di pimpin oleh Dansatgas Letkol Marinir Edo Sidharta Halilintar  yang terjun langsung ke lapangan untuk mengevakuasi korban.

Dari keterangan warga setempat dan dengan ciri-ciri pakaian yang dikenakan oleh korban itu dapat disimpulkan bahwa korban tersebut merupakan warga yang berasal dari Kampung Rancapicung, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang yang dilaporkan hilang Pasca Gempa Cianjur Pada tanggal 21 November 2022 lalu.

Setelah ditemukan dan berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban yang diduga bernama Rifki Mauladi dibawa ke Rumah Sakit Sayang guna dilakukan identifikasi, otopsi dan proses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Keberhasilan Satgas TNI AL Peduli Cianjur ini sesuai dengan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Satgas TNI AL untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki TNI AL untuk penanganan isu kemanusiaan dan bencana alam sampai tuntas, dan untuk seluruh personel agar cepat tanggap dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tidak kalah pentingnya dalam penugasan ini harus tetap koordinasi dan bekerjasama dengan stake holder dan relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.(disp)

Categories
Hiburan Megapolitan TNI

TNI AL Lestarikan Budaya Pagelaran Wayang Orang

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera sekaligus melestarikan budaya kesenian wayang orang sebagai Kesenian Tradisional Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bersama Laskar Indonesia Pusaka (LIP) dan Paguyuban Wayang Orang Bharata yang didukung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melaksanakan launching dan doa bersama pagelaran wayang orang “Pandowo Boyong”, di Gedung Olah Raga (GOR) Mabesal, Cilangkap. Jum’at (9/12/2022).

Pagelaran “Pandowo Boyong” ini rencananya akan dilaksanakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis, 15 Januari 2023 mendatang dan akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia lintas generasi dan berbagai kalangan para seniman wayang orang seperti para Bharata, Perwira Tinggi (Pati) dan Prajurit TNI AL, para purnawirawan, tokoh-tokoh pecinta wayang orang serta sederet artis tanah air.

Para Pati TNI AL yang didaulat untuk memerankan tokoh utama dalam lakon “Pandowo Boyong” mulai dari tokoh Bimasena yang dipercayakan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Prabu Puntadewa diperankan Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto hingga tokoh Jayajarata diperankan Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono. Sementara dari kalangan artis, Choky Sitohang dipercaya memerankan Tokoh Arjuna, Putri Khairunnisa sebagai Dewi Gendari dan Dewi Arimbi diperankan Marcella Zalianty. Dari tokoh masyarakat, Giok Hartono sebagai Bethari Pertiwi dan Aylawati Sarwono sebagai Banowati.

Keterlibatan TNI AL dalam Pagelaran Seni Budaya ini sebagai bukti bahwa TNI AL dibawah kepemimpinan Laksamana TNI Yudo Margono yang dikenal sebagai sosok Laksamana Budayawan ini sangat konsen dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur nenek moyang.

Pertunjukan wayang orang tersebut akan terasa lain dan istimewa, karena tidak dimainkan oleh para seniman profesional, tetapi rata rata diperankan oleh para pejabat dan prajurit TNI Angkatan Laut sendiri. Ini menjadi bukti bahwa TNI Angkatan Laut tidak main-main dalam mengambil peran aktif melestarikan kesenian wayang orang.

Dalam sambutannya KSAL menjelaskan bahwa usaha menjaga kelestarian budaya asli nusantara tersebut menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing sebagai dampak dari globalisasi hasil kemajuan teknologi informasi dan digital. Dengan demikian TNI Angkatan Laut bertekad untuk ambil bagian dalam usaha melestarikan berbagai kekayaan budaya bangsa melalui tindakan-tindakan yang nyata. Sebagai salah satu wujudnya, dengan pagelaran wayang orang.

“Bangsa Indonesia seharusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan. Tetapi, pada kenyataannya saat ini rakyat kita, khususnya generasi muda, lebih mengidolakan tokoh-tokoh superhero produk negara lain dibandingkan tokoh-tokoh pewayangan. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mengembalikan kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri”, ujar KSAL.

Lakon Pandawa Boyong ini mengisahkan babak ketika lima orang ksatria bersaudara boyongan (pindah) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura. Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan Kurawa. Mereka harus berperang melawan Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan punya persenjataan lebih banyak. Namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik, Pandawa dapat memenangkan perang.

Intinya boyongnya Pandawa ke Astina menjadi pesan moral masyarakat agar lebih memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila. Bahkan sosok dalam Pandawa Lima pun relevan dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Puntadewa adalah simbol ke-Tuhan-an yang menjadi sila pertama dalam Pancasila. Bimasena yang adil dan penuh rasa kemanusiaan, mewakili sila ke dua Pancasila. Arjuna mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang dinyatakan dalam sila ke tiga Pancasila. Nakula menyimbolkan sila ke empat, yaitu permusyawaratan masyarakat. Sedangkan kembarannya, Sadewa simbol dari sila ke lima, keadilan sosial yang benar-benar adil.

Kolaborasi antara TNI AL dengan LIP dan Bharata ini merupakan merupakan sebuah perpaduan yang tepat, dimana LIP yang didirikan oleh Jaya Suprana pada tahun 2019, merupakan wadah untuk mengayomi kearifan seni panggung lokal ke dalam taraf internasional yang merambah lebih dalam kepada seni panggung tradisi Indonesia dan bertujuan untuk membuat generasi milenial mengapresiasi karya bangsa. Sedangkan Paguyuban Wayang Orang Bharata merupakan sebuah paguyuban wayang orang yang didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Juli 1972 dengan berbagai prestasi yang sudah diraihnya.(disp)

Categories
Militer TNI

TNI AL dan Angkatan Laut Filipina Sepakat Perkuat Kerjasama Militer

Koran Jurnal, Jakarta – Delegasi TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan pembicaraan kerjasama dengan delegasi Philippine Navy (PN) dalam rangka Navy to Navy Cooperation Meeting (NTNCM) ke-13 yang diselenggarakan mulai 7 – 9 Desember 2022 di Manila-Filipina.

Dalam pertemuan ini dibahas kerja sama bilateral antara angkatan laut kedua negara yang meliputi latihan, pendidikan, kunjungan pejabat, serta kegiatan lainnya.

Kegiatan yang telah terlaksana sejak tahun 2009 lalu ini merupakan bukti konkret akan komitmen kedua angkatan laut untuk saling menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan yang semakin kompleks dan menantang.

Dalam pertemuan tersebut, TNI AL dipimpin oleh Wakil Asisten Operasi Kasal, Laksma TNI Retiono Kunto dengan beberapa perwira staf TNI AL yang membidangi perencanaan operasi, latihan, intelijen dan juga pendidikan serta didampingi oleh Atase Pertahanan RI di Manila. Sedangkan pihak AL Filipina dipimpin oleh Chief of Naval Staff, Comodore Jose Ma Ambrosio beserta perwira staf markas besar AL Filipina.

Ketua delegasi TNI AL menyampaikan bahwa sebagai sesama negara kepulauan, tentunya kedua angkatan laut memiliki kesamaan dalam mengamankan wilayah perairannya, apalagi Indonesia dan Filipina merupakan negara tetangga yang saling berbagi lautan, sehingga diperlukan kerja sama yang kuat dengan azas saling percaya untuk menciptakan keamanan maritim di wilayah masing-masing maupun kawasan.

Delegasi TNI AL juga melaksanakan courtesy call kepada kepala staf angkatan laut Filipina, Laksda Torobio Dulinayan Adaci Jr di Naval Station Jose Andrada, Manila. Dalam pertemuan tersebut, Ketua delegasi TNI AL menyampaikan selamat atas pelantikan Laksda Torobio Dulinayan Adaci Jr sebagai Flag Officer in Command angkatan laut Filipina ke-40, dan berharap dalam kepemimpinannya, angkatan laut Filipina akan semakin besar dan kuat, serta kedepannya persahabatan antara TNI AL dan AL Filipina akan semakin erat.

Dalam penguatan kerjasama internasional dan diplomasi untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan yang merupakan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., TNI AL akan terus meningkatkan peran diplomasi dan kerjasama dengan negara sahabat dalam bentuk latihan, patroli terkoordinasi, pendidikan dan kegiatan lain dalam mempererat mutual cooperation.(disp)

Categories
Industri TNI

Wakasal Tantang PT. CMS Bangun Kapal Hemat Bahan Bakar

Koran Jurnal, Jakarta – Tingginya kebutuhan bahan bakar kapal perang dalam melaksanakan operasi di tengah situasi ekonomi saat ini, membuat Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono menantang Industri Pertahanan Dalam Negeri yaitu PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) untuk dapat menciptakan inovasi dalam membangun kapal perang yang hemat bahan bakar.

Wakasal mengungkapkan sampai dengan saat ini TNI AL hanya mampu menggerakkan 50 kapal, dihitung dari bahan bakar yang disiapkan, dan rata-rata kapal perang dalam melaksanakan operasi membutuhkan sekitar 15-20 ton, sehingga diperkirakan anggaran yang diperlukan cukup besar.

Hal tersebut diungkapkan Wakasal saat pelaksanaan First Steel Cutting dan Keel Laying pembangunan 2 (dua) Kapal Patroli Cepat 60 Meter Multiyears TA. 2022, 2023, dan 2024 di PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten, Jumat (09/12).

Pembangunan kedua kapal ini dipercayakan kepada PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten yang akan diselesaikan selama 26 bulan dimana nantinya kedua kapal ini direncanakan akan memperkuat Koarmada III Sorong.

Keberadaan PT. CMS sebagai salah satu industri pertahanan bidang maritim untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam membangun industri pertahanan dalam negeri.

“Saya kira itu sebuah tantangan demikian juga pesan saya pada teman-teman galangan bahwa, mari sebanyak mungkin kita menggunakan kandungan dalam negeri dalam pembangunan kapal ini mungkin peralatan lainnya seperti peralatan komunikasi, maupun peralatan-peralatan kapal yang bisa dibuat oleh pabrikan-pabrikan di Indonesia,” kata Laksdya Heri.

Sementara itu, Direktur PT. CMS Kriss Pramono menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PT. CMS untuk membangun kembali 2 Kapal Patroli Cepat 60 M yang ke 10 dan 11. “Saya juga berharap semoga kedepan PT. CMS diberi kepercayaan untuk membangun kapal Kombatan yang dilengkapi dengan CMS”, harapnya.

Kedua kapal patrol cepat ini memiliki spesifikasi panjang seluruh (LOA) 61.20 meter, lebar 8,50 meter, tinggi 4,95, kecepatan penuh 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot, kecepatan ekonomis 15 knot, akomodasi untuk 50 ABK dan 5 cadangan. Kapal patroli cepat ini juga dilengkapi dengan persenjataan Meriam 40 mm, serta dilengkapi Firing Control System dan Meriam kaliber ringan 12,7 mm.(disp)

Categories
Industri TNI

TNI Angkatan Laut Perkuat Alutsista Gunakan Industri Pertahanan Dalam Negeri

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali membangun 2 (dua) Kapal Patroli Cepat 60 Meter Multiyears TA. 2022, 2023 dan 2024 untuk menambah kekuatan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang diawali dengan proses First Steel Cutting (proses pemotongan plat pertama kali) dan Keel Laying (peletakan lunas pertama saat kapal dibangun) bertempat di PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten, Jum’at (09/12/2022).

Pembangunan kedua kapal ini dipercayakan kepada PT. Caputra Mitra Sejati (CMS) Banten yang akan diselesaikan selama 26 bulan dimana nantinya kedua kapal ini direncanakan akan memperkuat Koarmada III Sorong.

Wakasal dalam sambutannya mengatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong kemajuan yang cukup signifikan dalam pembangunan Industri Pertahanan Dalam Negeri. Keberadaan PT. Caputra Mitra Sejati, sebagai salah satu industri pertahanan bidang maritim untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam membangun industri pertahanan.

“Untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam membangun industri pertahanan, TNI Angkatan Laut akan terus berkomitmen semaksimal mungkin memanfaatkan industri dalam negeri untuk pemenuhan Alutsista” ujar Laksdya Heri.

Menurut Wakasal, TNI AL sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan anjuran pemerintah untuk bagaimana sebanyak mungkin menggunakan produk dalam negeri.

“Kita ketahui bersama bahwa kondisi geografi kita yang sangat luas dibandingkan dengan keadaan jumlah kapal yang dimiliki saat ini, disamping itu juga masih belum terpenuhinya program program postur kekuatan dalam hal ini kita perlu mengambil kebijakan untuk bagaimana menutupi capability gap dengan membuat kapal-kapal produksi dalam negeri,” kata Wakasal.

Sementara itu, Direktur PT. CMS Kriss Pramono menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PT. CMS untuk membangun kembali 2 Kapal Patroli Cepat 60 M yang ke 10 dan 11. “Saya juga berharap semoga kedepan PT. CMS diberi kepercayaan untuk membangun kapal Kombatan yang dilengkapi dengan CMS”, harapnya.

Kedua kapal patrol cepat ini memiliki spesifikasi panjang seluruh (LOA) 61.20 meter, lebar 8,50 meter, tinggi 4,95, kecepatan penuh 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot, kecepatan ekonomis 15 knot, akomodasi untuk 50 ABK dan 5 cadangan. Kapal patroli cepat ini juga dilengkapi dengan persenjataan Meriam 40 mm, serta dilengkapi Firing Control System dan Meriam kaliber ringan 12,7 mm.

Kegiatan First Steel Cutting dan Keel Laying ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotongan plat pertama kali sekaligus pengelasan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono diiringi lagu Bagimu Negeri dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksma TNI Maman Rohman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur PT. CMS Kriss Pramono disaksikan Wakasal Laksdya Ahmadi Heri Purwono dan Pejabat Utama Mabesal.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Laksamana Yudo Margono: Program Kerja TNI AL Harus Sesuai Prioritas Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Anggaran Keuangan (Renaku) II UO TNI Angkatan Laut (TNI AL) tahun anggaran 2023 didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menegaskan agar program kerja yang telah disetujui, sesuai dengan prioritas nasional sehingga dapat mendukung program pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat Renaku II di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (08/12/2022).

Laksamana TNI Yudo menjelaskan bahwa kebutuhan untuk membangun TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, dihadapkan dengan dinamika anggaran negara, serta pemenuhan prioritas di berbagai bidang. Oleh karena itu menurutnya, perencanaan kegiatan harus disusun dengan sangat cermat, agar tepat sasaran.

“Perencanaan kegiatan tahun 2023 telah diupayakan untuk mengakomodasi kebutuhan dan usulan dari seluruh Satuan TNI AL secara bottom up, sehingga dukungan anggaran dan rencana kegiatan harus disusun dengan sangat selektif. Rencanakan dan gunakan setiap sen anggaran dengan perhitungan yang cermat dan masuk akal sehingga tepat sasaran”, Tegas Kasal.

Selain dipimpin langsung oleh Kasal, pada kesempatan ini sejumlah pejabat tinggi TNI AL juga menyampaikan materi-materi penting yang menjadi prioritas diantaranya, paparan bidang pengawasan oleh Irjenal Laksamana Muda TNI Sunaryo, paparan bidang perencanaan yang disampaikan oleh Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, paparan bidang keuangan pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2022 oleh Kadiskual Laksamana Pertama TNI Poedji Santoso, serta menyampaikan materi terkait Reformasi Birokrasi, hingga alokasi anggaran TNI AL di tahun 2023.

Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri menegaskan kepada komandan satuan dan kepala bagian seluruh jajaran TNI AL harus paham dan teliti terhadap segala penggunaan keuangan, dan harus bisa mempertanggungjawabkan, pungkasnya.(disp)