Categories
Ragam TNI

Komandan Pushidrosal Apresiasi Kinerja Personel Berprestasi

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat memberikan apresiasi kepada personel Pushidrosal yang berprestasi.

Apresiasi tersebut diberikan berupa penghargaan kepada personel berprestasi dalam bidang teknologi Informasi (IT), dalam upacara bendera hari Senin di Lapangan Apel Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Senin (30/5/2022).

Pemberian piagam penghargaan tersebut dilaksanakan setelah upacara penaikan bendera, dan piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Kolonel Laut (T) Gunawan Winahyu, S.T., M.Tr.Hanla dan Letda Laut (E/W) Ressya Sukma, S.Kom atas prestasinya berhasil membuat program aplikasi E-Penjadwalan Pushidrosal untuk dipakai dalam mengatur jadwal kegiatan di Pushidrosal.

Dalam sambutannya Danpushidrosal mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan suatu apresiasi bagi prajurit yang mempunyai prestasi dalam berinovasi di kedinasan, memudahkan cara kerja dalam hal kedinasan.

Hadir pada apel khusus tersebut antara lain Wakil Komandan (Wadan) Pushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M beserta pejabat Utama Pushidrosal serta seluruh personel, baik militer maupun PNS di jajaran Pushidrosal.(disp)

Categories
Daerah TNI

KSAL Letakkan Batu Pertama Renovasi Ratusan Rumah Warga Pesisir Jawa Timur

Koran Jurnal, Jawa Timur – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melaksanakan Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam kegiatan Operasi Karya Bakti TNI AL bagi ratusan rumah masyarakat pesisir Jawa Timur di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (29/5/2022).

Sebanyak 225 Unit rumah masyarakat di pesisir Jawa Timur yang tersebar di beberapa titik yaitu 68 unit di Sumenep, Probolinggo 30 unit, Situbondo 50 Unit, Bangkalan 47 Unit, dan Lamongan 37 Unit akan direnovasi hasil Kerjasama antara TNI AL dengan Pemprov Jatim. Ratusan rumah ini direncanakan akan dapat dihuni pada bulan September 2022 mendatang.

Renovasi Rutilahu yang akan dilaksanakan berupa penggantian kusen pintu dan jendela, penggantian dinding, plester dinding dan pengecatan, plester lantai dan perbaikan kamar mandi serta jamban. Pada lokasi tersebut juga dilaksanakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar dan dilanjutkan peninjauan lokasi renovasi Rutilahu.

Peletakan batu pertama Renovasi Rutilahu ini menjadi salah satu agenda dari sejumlah kegiatan Kunker KSAL ke Jawa Timur khususnya Madura seperti Penerimaan Kasal sebagai Keluarga Besar Kesultanan Keraton Sumenep Bergelar Djojo Noto Segoro, peninjuan lokasi relokasi Lanal Batuporon, kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pemberian vaksinasi dan pembagian sembako serta berkunjung ke pengrajin keris yang berada di sentra pengrajin keris Desa Wisata Aeng Tongtong.(disp)

Categories
TNI

KRI dan Pesawat Udara TNI AL Dikerahkan, Cari Korban KM Ladang Pertiwi 02 yang Tenggelam

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut hingga saat ini, Minggu (29/5) masih terus berupaya melakukan pencarian (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Selat Makassar, Sabtu (28/5/2022) kemarin.

TNI AL mengerahkan unsur-unsur KRI Sultan Hasanudin – 366, KRI Malahayati 362, KRI Mandau 621, KRI Pulau Rupat-712 dan KAL Suluh Pari II-6-60 serta Pesawat udara. Ditambah personel Pos Pengamat (Posmat) Takalar.

Informasi terkini dari lokasi pencarian, KRI SHN-366 berhasil menyelamatkan seorang Ibu (34th) dan anak (9th) yang mengalami luka ringan dan kini korban dibawa ke Pangkalan TNI AL Kota Baru untuk penanganan lebih lanjut.

Sedangkan pesawat udara TNI AL U-6207 terus melaksanakan Patroli maritim SAR di lokasi dan besok pagi (30/5) akan menuju Bandara Kotabaru untuk evakuasi medis udara terhadap korban dari KRI SHN-366 ke Pangkalan Makassar.

Sementara Lanal Kotabaru dan Lantamal VI disiapkan untuk menangani evakuasi Medis dan perawatan lanjutan.

Dan unsur-unsur lainnya, KRI Malahayati 362, KRI Mandau 621, KRI Pulau Rupat-712 tetap melaksanakan operasi SAR untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Kronologis kejadian berawal saat Lantamal VI Makassar menerima laporan terjadinya kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 di perairan Selat Makassar pada koordinat 04 51,153 U-117 36,596 T dengan posisi tenggelam ± 22 Nm dari Pos Pemantauan dan 110 Nm dari Makassar.

“Berdasarkan informasi yang diterima, KM Ladang Pertiwi 02 pada tanggal 25 Mei 2022 pukul 17.00 WITA berlayar dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau KALMAS membawa Sembako dan Kerikil serta membawa 43 orang penumpang, kemudian kapal seharusnya tiba pada hari Kamis 26 Mei 2022 Pukul 16.00 dan dilaporkan tidak dapat dihubungi. Pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 08.10 WITA diterima laporan bahwa kapal sdh tenggelam dan sebagian penumpang di evakuasi oleh kapal yg melintas,” jelas Asisten Operasi (Asops) Komandan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Ahmad Muharram.

Lebih lanjut dijelaskan pada Sabtu (28/5) pihaknya menerima laporan sejumlah 17 dari 43 orang penumpang berhasil dievakuasi oleh perahu nelayan yang kebetulan melintas di wilayah perairan tempat tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 ke dermaga Dusun Parappa Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Selanjutnya dikawal oleh personel Posmat Takalar dan unsur yang ikut dalam kegiatan SAR tersebut ke Puskesmas Sanrobone untuk mendapatkan pertolongan serta tindakan medis lebih lanjut.

Saat ini SAR masih berlangsung dan TNI AL bersama aparat gabungan lainnya terus saling berkoordinasi dalam melaksanakan pencarian terhadap sisa korban yang berjumlah 13 orang.

Aksi cepat unsur-unsur KRI dan pesud TNI AL dalam setiap kejadian dimanapun sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar sesegera mungkin memberikan bantuan terhadap kesulitan rakyat dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki sehingga keberadaan Prajurit TNI AL dimanapun dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.(disp)

Categories
Ragam TNI

KSAL Lestarikan Kebudayaan Lokal melalui Pagelaran Seni Budaya

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sepertinya layak menyandang sebutan salah satu tokoh inspiratif kearifan lokal. Pemimpin tertinggi TNI AL ini terus melestarikan kesenian daerah yang merupakan warisan leluhur.

Pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan TNI AL, Sabtu (28/5/2022) malam menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya menjaga budaya lokal bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai. Berbagai budaya lokal berperan besar dalam membentuk dan mengembangkan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan TNI AL berupaya terus turut melestarikan budaya-budaya bangsa dengan melekatkan pada momen-momen bersejarah TNI AL yang tentunya dapat dijadikan tuntunan bagi prajurit dalam berkehidupan sehari-hari maupun di kedinasan.

“TNI AL akan terus melestarikan budaya – budaya Indonesia seperti wayang kulit dengan mengadakan pertunjukan wayang di acara – acara besar TNI AL seperti peringatan HUT satuan jajaran TNI AL,” ujar KSAL pada acara Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Hari Pendidikan TNI AL ke-76 didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Kodiklatal, Surabaya.

KSAL menjelaskan, TNI AL banyak menggunakan nama-nama tokoh wayang untuk Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AL, contohnya KRI Dewaruci, KRI Bimasuci dan lainnya.

“Tidak itu saja, senjata-senjata di pewayangan pun digunakan Alutsista TNI AL misalnya KRI Alugoro, KRI Cakra dan banyak lagi. Hal ini memang sengaja dilakukan agar generasi muda tidak lupa tradisi wayang sebagai warisan leluhur Bangsa Indonesia,” tambahnya.

Dan tidak hanya wayang kulit, TNI AL juga turut melestarikan semua budaya-budaya setiap daerah di Indonesia.

Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Pendadaran Siswo Sukolimo” oleh Dalang Ki Cahyo Kuntadi, M. Sn., menceritakan tentang kisah para Pandawa dan Kurawa yang mendapat pendidikan tentang ilmu perang dari Guru Durna. Namun Politik Sengkuni mencoba memperalat Kurawa untuk membunuh Pandawa. Dan dengan kemahiran Guru Durna, yang didukung komitmen tinggi dari para Pandawa, akhirnya perguruan Sukolimo menjadi unggul dan tangguh.

Menurut KSAL, cerita ini mengandung makna sangat dalam yang selaras dengan kebijakan pemimpin TNI AL dalam mendukung pendidikan dilingkungan TNI AL untuk mencetak prajurit-prajurit matra laut yang unggul, tangguh dan profesional.

“Para siswa yang dididik di Kodiklatal, AAL maupun pengembangan di Seskoal diharapkan dapat belajar dengan baik untuk meneruskan roda organisasi Angkatan Laut ke depan yang lebih besar menuju TNI AL yang besar, kuat, jaya dilaut. Jalesveva Jayamahe dan ini sesuai dengan cerita lakon wayang malam ini,” imbuh KSAL.

Para undangan yang hadir dalam pagelaran wayang kulit ini menggunakan pakaian khas tradisional jawa Beskap dan blangkon. Dalam kesempatan itu pula, KSAL Laksamana Yudo Margono menyerahkan wayang kulit secara simbolis kepada Dalang Ki Cahyo Kuntadi, M. Sn.,.

Turut hadir dalam acara pagelaran wayang, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Panglima Koarmada RI, Komandan Kodiklatal, Pangkotama wilayah Surabaya, pejabat utama Mabesal, dan para Ibu-Ibu Jalasenastri serta para siswa Kodiklatal yang menyaksikan secara virtual dari luar Gedung Serbaguna.(disp)

Categories
Daerah Ekonomi TNI

Pacu Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pangdam Pattimura Resmikan Fasilitas Wisata Pantai Hukurila

Koran Jurnal, Maluku – Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon meresmikan fasilitas wisata Pantai Hukurila Mutiara Pattimura di Negeri Hukurila, Leitimuri Selatan, Sabtu (28/05/2022).

Mengusung program unggulan Mutiara Pattimura, Pangdam berharap dengan adanya wajah baru Pantai Hukurila ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kodam XVI/ Pattimura, membangun gerbang dan jalan masuk menuju Pantai Hukurila, joglo serbaguna, pondok- pondok kecil tempat jualan, perbaikan jalan menuju lokasi sepanjang 700 meter dan papan tulisan “Pantai Hukurila-Mutiara Pattimura” sebagai ikon wisata Hukurila.

“Gagasan ini sebagai wujud nyata sekaligus harapan kami, Keluarga Besar Kodam XVI/Pattimura untuk selalu hadir menjadi Pelindung dan Perekat Bangsa, mewujudkan kebersamaan dalam keanekaragaman perbedaan yang ada. Terima kasih kami ucapkan juga kepada masyarakat dan pihak terkait atas kerja keras dan kerjasamanya dalam pembangunan fasilitas ini,” ucap Pangdam.

Pangdam berharap dengan adanya pembangunan ini dapat menciptakan kebersamaan dan manfaat untuk masyarakat.

“Semoga dengan pembangunan ini dapat menarik wisatawan untuk datang, masyarakat bisa membuka berjualan di pondok mengembangkan ekonomi kreatif khas negeri,  sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat negeri Hukurila,” kata Pangdam.

Masyarakat pun menyambut antusias dan gembira dengan ada pembangunan fasilitas di tempat wisata ini. Mewakili masyarakat, Raja Negeri Hukurila, Jacobis Hahijary mengucapkan terima kasih.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam atas perhatiannya yang luar biasa, atas gagasan beliau lah, hari ini sarana prasarana yang baru di tempat wisata Pantai Hukurila dapat diresmikan. Semoga ini menjadi awal yang baik kedepan agar masyarakat lebih sejahtera,” katanya.

Turut hadir dalam peresmian wisata Pantai Hukurila, sejumlah pejabat diantaranya Irdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Muhamad Muchidin, Danrem 151/Bny Brigjen TNI Maulana Ridwan, para PJU Kodam XVI/ Pattimura, para Dansat dan Kabalak, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat negeri Hukurela.(pen)

Categories
IPTEK Telekomunikasi TNI

Korps Marinir Terima Hibah Penguat Sinyal untuk Satgas Pulau Terluar

Koran Jurnal, Jakarta – Korps Marinir TNI AL secara simbolis menerima hibah berupa alat penguat sinyal untuk Satuan Tugas (Satgas) Korps Marinir yang berada di pulau-pulau Terluar (Puter).

Penyerahan hibah alat penguat sinyal tersebut dilaksanakan di Taman Wanarata Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No 40 Kwitang Jakarta Pusat yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama dari Mitra Kerja Korps Marinir bidang telekomunikasi kepada Komandan Korps marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto yang diwakilkan Asops Dankormar Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Jum’at (27/05/2022).

Komandan Korps Marinir dalam sambutannya yang disampaikan Asops Dankormar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Korps Marinir sehingga kedepan akan mempermudah komando dan pengendalian Satgas Puter Korps Marinir.

“Bantuan Telekomunikasi diberikan untuk Satgas Puter di Pulau Berhala, diharapkan kedepannya sarana komunikasi seperti yang akan dipasang di Pulau Berhala tersebut juga dapat dipasang di Pulau Rondo, Pulau Sekatung, Pulau Fani/Fanildo, Pulau Beras, Pulau Danarote dan Pulau Batek agar mempermudah komunikasi dan pengendalian Satgas Puter,” ucap Asops Dankormar.

Dari Direktur Mitra Kerja Korps Marinir dalam sambutannya menyampaikan bahwa saya senantiasa akan mendarmabaktikan apa yang kami miliki dan akan selalu berusaha membuka berbagai kesempatan untuk saling berbagi serta menebarkan manfaat bagi setiap lapisan masyarakat.

“Kami merasa senang bisa bersama dan bersilaturahmi dengan jajaran Korps Marinir, serta berharap kedepan secepatnya kami juga bisa memasang di pulau-pulau terluar lainnya,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Aslog Dankormar, Askomlek Dankormar, Kadiskomlek Kormar, Dandenma Mako Kormar, beserta para Staf dan Direksi Rekan Kerja Korps Marinir.(disp)

Categories
TNI

Koopsud I Melatih Profesionalitas Para Penerbang Tempur

Koran Jurnal, Jakarta – Koopsud I menggelar Latihan Parasailing untuk melatih profesionalitas para penerbang tempur yang berada dijajaran Koopsud I, demikian penekanan Pangkoopsud I Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S.T., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koopsud I Marsma TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., pada upacara pembukaan Latihan Parasailing Koopsud I TA. 2022, yang berlangsung di Pantai Kepri Koral, Batam, Kepulauan Riau. Dihadiri oleh Asops Kas Koopsudnas, Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.I.P., Para Asisten dan Para Kepala Satuan Kerja Koopsud I, Danwing Udara 4, Danlanud Hang Nadim – Batam, Kamis (26/5/2022).

Latihan Parasailing yang merupakan agenda tahunan dari Koopsud I ini, melibatkan para penerbang pesawat tempur di jajaran Koopsud I, yang berlangsung selama tiga hari, dan di buka secara resmi oleh Pangkoopsud I mulai tanggal 26-27 Mei 2022. Latihan Parasailing ini melibatkan penerbang pesawat tempur dari tiga Skadron Udara tempur di jajaran Koopsud I, diantaranya Skadron Udara 1, Lanud Supadio, Pontianak, Skadron Udara 12 dan 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Lebih lanjut dalam sambutan, Pangkoopsud I selaku pimpinan umum latihan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak baik Komando Latihan, Pelaku, Owner pantai Kepri Koral – Batam, para Pendukung maupun segenap personel Lanud Hang Nadim serta sejumlah instansi lainnya yang telah merencanakan, mendukung dan menyiapkan segala sarana prasarana dalam menunjang terselenggaranya Latihan Parasailing Koopsud I Tahun Anggaran 2022.

“Latihan Parasailing ini merupakan program latihan bagi seluruh penerbang tempur, sebagai sarana simulasi emergency dalam melaksanakan eject dengan pendaratan di area perairan. Kemampuan dalam melaksanakan seluruh rangkaian prosedur escape dan eject ini merupakan suatu keharusan yang mutlak dikuasai oleh setiap penerbang tempur, dalam mengambil keputusan sebagai langkah terakhir yang diakibatkan oleh berbagai faktor baik yang terduga maupun yang tidak terduga,” ujar Pangkoopsud I.

“Latihan Parasailing ini dilaksanakan agar para penerbang tempur kedepannya mampu untuk mengaplikasikan teori, praktek dan prosedur yang benar dalam praktek escape dan eject serta cara mendarat yang tepat, benar dan aman di area perairan. Sehingga semakin meningkatkan profesionalisme penerbang di jajaran Koopsud I serta meningkatkan kepercayaan diri para penerbang tempur jajaran Koopsud I dalam melaksanakan setiap misi operasi penerbangan,” tambah Pangkoopsud I.

Latihan Parasailing tersebut menggunakan parasut yang ditarik oleh perahu motor dan merupakan sarana latihan yang paling aman dan efektif untuk melatih penerbang pesawat tempur sehingga mampu mendarat di area perairan dengan selamat.

Menutup sambutannya Pangkoopsud I menekankan, “Laksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh, serius, profesional dan fokus dalam pelaksanaannya. Patuhi dan laksanakan setiap prosedur latihan yang telah ditetapkan, serta ikuti setiap instruksi yang disampaikan oleh para instruktur latihan. Faktor keselamatan personel dan materiil merupakan prioritas utama selama pelaksanaan latihan berlangsung,” tegas Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M.

Categories
IPTEK Megapolitan TNI

KSAL: Hidro-Oseanografi, Miliki Urgensi dan Peran Sangat Strategis Wujudkan Keberhasilan Poros Maritim Dunia

Koran Jurnal, Jakarta – Penerapan sains dan teknologi kemaritiman, termasuk Hidro-Oseanografi, memiliki urgensi dan peran yang sangat strategis dalam mewujudkan keberhasilan poros maritim dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka Seminar Nasional Tahun 2022 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) bertempat di Graha Jala Puspita, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022) kemarin.

Pada seminar yang mengangkat tema “Peran IPTEK Hidro-Oseanografi pada Pembangunan Nasional Bidang Kemaritiman Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut, Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari selaku penyelenggara seminar menghadirkan keynote speaker Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan mengundang 3 narasumber sebagai pembicara dengan Moderator Akademis Prof. Dr. Ing Widodo Setyo Pranowo, S.T., M.SI., dan Eva Jalesveva presenter Usee TV.

Tampil sebagai pembicara pertama adalah Ketua Tim Penyusun Konsepsi Haluan Maritim Nasional 2045 Dr. Tukul Rameyo Adi, M.T., dilanjutkan pembicara berikutnya Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat, S.H., M.A.P., dan yang ketiga adalah Vice Chair – 2 From The Fig/Iho/Ica International Board On Standars Of Competence For Hydrographic Surveyors And Nautical Chartographers (IBSC) Ir. M. Sobri Ahmad Syawie.

Kasal berharap melalui Seminar Nasional ini akan mendapat masukan berupa ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif dari berbagai perspektif para akademisi, praktisi, birokrasi, dan mahasiswa peserta seminar yang mendalami bidang Hidro-Oseanografi. “Ide, gagasan dan pemikiran yang inovatif tersebut nantinya akan dirumuskan dalam bentuk prosiding dan rekomendasi sebagai bahan masukan bagi TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Indonesia yang membidangi bidang kemaritiman dalam meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan nasional bidang kemaritiman melalui optimalisasi peran pendayagunaan iptek Hidro-oseanografi untuk berbagai kepentingan negara, bangsa dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Seminar Nasional Tahun 2022 ini diikuti secara langsung dan secara daring oleh kurang lebih 300 stakeholder dan peserta, baik pejabat di lingkungan Mabesal, pejabat Kotama TNI AL wilayah Timur dan Barat, Dosen dan mahasiswa teknokrat STTAL juga lembaga pendidikan tinggi lainnya, serta institusi penelitian dan pengembangan Hidro-Oseanografi.

Pada kesempatan itu, Menko Marves didampingi Kasal, Komandan STTAL dan para pejabat lainnya berkesempatan meninjau peralatan yang dipamerkan hasil karya inovasi penelitian para Dosen/Mahasiswa STTAL diantaranya: Pengembangan prototype multibeam echosounder (MBES) guna mendukung kebutuhan operasional survei dan pemetaan laut; Pengembangan purwarupa system fusi dan prediksi nasional untuk mendukung pertahanan maritim; Rancang bangun perekam data cuaca berbasis internet of things; Pengembangan purwarupa alat ukur pasang surut sensor pressure dengan modul pengiriman data nirkabel jarak jauh (long range).

Selain itu juga dipajang pengembangan purwarupa perangkat lunak akusisi data singlebeam echosounder yang dilengkapi dengan diffrential global navigation satelite system; Rancang bangun alat penentu jarak bawah air dengan menggunakan prinsip USBL; Pngembangan propelan amunisi kaliber 9 mm, 5.56 mm, 12.7 mm dan 20 mm guna mendukung kebutuhan industri pertahanan negeri; Review design propeller kapal selam changbogo class dengan uji numerik dan uji model; serta Rancang bangun controlable riddingbouy.(disp)

Categories
Daerah TNI

Tanggul Tanjung Emas Semarang Jebol, TNI AL Sigap Bantu Perbaiki

Koran Jurnal, Semarang – Jebolnya tanggul akibat banjir rob yang terjadi beberapa hari lalu berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan Tg. Emas Semarang. Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang Kolonel Marinir Hariyono Masturi beraksi memimpin langsung prajuritnya untuk membantu memperbaiki tanggul yang jebol tersebut di kawasan industri Lamicitra Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/5/2022).

Sebanyak tiga SST (Satuan Setingkat Peleton) prajurit Lanal Semarang dikerahkan bersama dengan aparat keamanan lainnya bahu membahu mengangkut karung berisi pasir untuk di menutup tanggul yang jebol sebelum nantinya diperbaiki secara permanen.

Danlanal Semarang saat dikonfirmasi mengatakan keberadaan 75 prajuritnya untuk membantu perbaikan tanggul yang jebol akibat banjir rob yang bersinergi dengan aparat dari TNI-POLRI lainnya.

“Ada sekitar kurang lebih 75 prajurit lebih sudah kita kerahkan, nanti juga ada tambahan personel dan peralatan dari Lantamal V Surabaya, Yonmarhanlan V Surabaya, Lanal Tegal, Lanal Yogya bersama-sama sinergi dengan teman-teman dari Kodim Semarang dan juga Polrestabes Semarang serta Pemerintah Daerah, guna memperbaiki tanggul yang jebol,” ujarnya.

“Ini dilakukan paling tidak untuk mengurangi luapan air laut yang terus masuk ke kawasan pelabuhan Semarang, hari ini kita lakukan perbaikan semi permanen di dua titik dengan menambal tanggul yang jebol menggunakan anyaman bambu, selanjutnya akan ditutup dengan terpal dan tumpukan karung pasir, nanti perbaikan secara permanen sambil berjalan,” pungkas Kolonel Hariyono.

Kesigapan prajurit Lanal Semarang membantu perbaikan tanggul jebol tersebut, merupakan implementasi dari Perintah Harian KSAL Laksamana TNI Yudo Margono agar totalitas dan terus bersinergi dengan instansi lain, melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.(disp)

Categories
TNI

Potensi Pengembangan Kampung Bahari Nusantara TNI AL di Sulawesi Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr. (Han)., Rabu (25/5) kemarin, meninjau hutan mangrove di Desa Budo, Kecamatan Wori Sulawesi Utara yang kedepannya akan dipersiapkan sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Selain Desa Budo, Aspotmar juga meninjau Desa Pinenek, lokasi akan dibangunnya Satuan Pendidikan (Satdik) baru TNI AL di Manado, Sulawesi Utara dimana nantinya Satdik ini diharapkan dapat mendukung kekuatan Satdik-satdik yang telah ada serta diharapkan dapat membangun Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul, profesional dan tangguh sesuai dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Peninjauan ini dilaksanakan dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Pulau Komang di Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, tepatnya di Desa Kalinaun yang merupakan desa binaan Lantamal VIII dalam mengaplikasikan tugas-tugas TNI AL, salah satunya menyelenggarakan pembinaan fungsi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi maritim.

Pulau Komang ini merupakan salah satu destinasi wisata dengan hamparan pasir putih, bebatuan yang tersusun unik dan hutan bakau (mangrove) serta menjadi daya tarik bagi pengunjung. Dilokasi ini juga terdapat jembatan wisata mangrove yang dibangun atas kerjasama PT. PLN dengan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VIII.

“Saya mengapresiasi kerjasama PT. PLN dengan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VIII dalam pembangunan jembatan wisata mangrove, dengan harapan tempat ini dapat dikembangkan lagi sehingga akan lebih menarik minat pengunjung, salah satunya dengan selalu mengedukasi masyarakat untuk menjaga dan memelihara tempat wisata ini,” ujarnya.(disp)