Categories
Militer Pendidikan TNI

KSAD Berikan Penghargaan kepada Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama sebagai Lulusan Terbaik Sermartutar

Koran Jurnal, Magelang – Sejumlah 259 taruna dan taruni Sermatutar mengikuti upacara penutupan pendidikan yang dipimpin Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, sekaligus menganugerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama.

Hal tersebut disampaikan Kadispenad, Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya, di Akademi Militer, Magelang, Senin, (08/07/2019).

Diungkapkan Kadispenad, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 259 orang taruna dan taruni Akademi Militer Tingkat IV (Sermatutar), yang terdiri dari 244 orang taruna dan 15 orang taruni.

”Setelah melalui masa pendidikan selama empat tahun di Akademi Militer dengan baik, mereka berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan, S.Tr.(Han),’’ ujarnya.

Dalam upacara tersebut, Kasad memberikan penghargaan kepada dua orang lulusan terbaik Akmil, diantaranya Sermatutar Fajar Muhammad Al Farouk, peraih Adhi Makayasa dan Sermatutar Dewi Okta Pusparini, peraih Anindya Wiratama.

Saat ditemui awak media, Kasad yang didampingi Gubernur Akmil, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa pada hari ini, kita menutup pendidikan sekaligus mewisuda sarjana taruna dan taruni Akademi Militer tingkat IV, yang tanggal 16 nanti, akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden.

“Mereka selama empat tahun telah menyelesaikan pendidikan dan memperdalam kecabangannya masing-masing,’’ terang KSAD.

Kasad berharap, kepada para taruna dan taruni yang baru selesai melaksanakan pendidikan, jangan pernah lupa terhadap komitmen awal mereka, dan jangan lupa pula dorongan dari kedua orang tua mereka.

”Bertugas yang terbaik, sehingga akumulasinya juga akan membantu Angkatan Darat untuk dapat menyelesaikan tugasnya,’’ pungkasnya.

Turut hadir pada Kegiatan tersebut diantaranya para Asisten Kasad, para Pejabat Teritorial di lingkungan TNI AD, Gubernur Akmil, Pejabat Distribusi Akmil, Pengasuh Taruna Akmil serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil.(Disp/red)

Categories
TNI

Pangkoarmada I Resmikan Pabrik Pengolahan Rumput Laut di Kepulauan Riau

Koran Jurnal, Batam – Penghasil rumput laut di Kepulauan Riau berlimpah, namun kendala yang dihadapi petani rumput laut adalah pengolahan, karena pada musim panen, harga akan jatuh bahkan tidak terbeli oleh tengkulak. Koarmada I dan jajarannya hadir ditengah permasalahan tersebut untuk membantu dan menyelesaikan permasalahan dan bahkan meningkatkan kehidupan nelayan rumput laut Kepulauan Riau, Kamis (04/07/2019).

Dalam sambutannya PT. Jala Mitra Recourse bahwa perusahaan ini berdiri karena atas peluang permintaan kebutuhan rumput laut yang masih ada kekurangan kurang lebih 85%, dan Kepulauan Riau memiliki potensi sumber daya alam tersebut, yang bisa menjawab permintaan tersebut.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono SE.MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tingginya hasil panen rumput laut nelayan banyak yang tidak bias dimanfaatkan karena tergantung tengkulak yang selanjutnya akan diekspor dalam bentuk bahan setengah jadi. Dengan berdirinya perusahaan pengolahan rumput laut ini juga akan membuka peluang bagi nelayan rumput laut dari daerah lain, sebagai contoh dari Sibolga, Nias, Sabang dan bahkan jika memungkinkan dari Indonesia bagian timur dan disana hasilnya berlimpah serta bisa dimanfaatkan untuk diolah di Batam.

Kendala cuaca dan pengangkutan rumput laut dari daerah-daerah jika ada kendala, Koarmada I siap mendukung membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, sinergitas antar instansi pemerintah, stake holder kemaritiman dan pelaku usaha kemaritiman sangan dibutuhkan untuk mewujudkan potensi maritim ini.

Setelah peresmian dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan pengolahan rumput laut kepada masyarakat sekitar lokasi, yang nantinya akan direkrut sebagai karyawan pengelolaan rumput laut. Pembinaan potensi maritim merupakan rangkaian yang tidak terputus, dari pengelolaan sumber daya alam, pelestarian lingkungan, pembinaan masyarakat dan pemasarannya sehingga apa yang diharapkan sebagai pembinaan tersebut bias dirasakan dampaknya dalam kehidupan masyarakat sejahtera, sebagai wujud ketahanan nasional.(Disp/red)

Categories
Opini Pendidikan TNI

Panglima TNI Sebut MOS dan ACA National Championship Membentuk Mentalitas Bangsa Yang Kuat

Koran Jurnal, Solo – Microsoft Office Specialist dan Adobe Certified Associate National Championship serta bidang pendidikan lainnya akan dapat membentuk mentalitas bangsa yang kuat, tidak inferior di depan bangsa lain dan memiliki kemampuan, keunggulan serta kualifikasi yang tidak kalah dibandingkan bangsa lain di dunia. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada penutupan Microsoft Office Specialist + Adobe Certified Associate National Championship tahun 2019 di SMA Pradita Dirgantara, Solo, Jawa Tengah, Kamis (04/07/2019).

Panglima TNI menghargai prakarsa panitia kompetisi ini karena kompetisi ini sarat dengan teknologi yang mengambil tema “Dream to Reality: The Significance of Dream and What They Can Represent”.

Menurutnya, tema ini telah mewakili kesadaran betapa perkembangan teknologi mendatang hanya dibatasi oleh mimpi, mimpi yang dapat terwujud menjadi kenyataan. “Penguasaan teknologi sejak dini adalah prasarat mutlak kemajuan bangsa di masa mendatang,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa di masa mendatang, teknologi tersebut tentu akan semakin maju. “Dengan artificial intelligence/kecerdasan buatan, kecepatan perubahan akan semakin mencengangkan. Itulah dunia yang akan dihadapi dan akan menjadi tempat kompetisi generasi muda bangsa,” ujarnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan, bahwa kunci di masa depan adalah penguasaan teknologi dan siapa yang menguasai teknologi dialah yang unggul. Generasi milenial adalah generasi yang lekat dengan teknologi. Namun demikian harus diarahkan pada penguasaan teknologi yang tepat guna, terutama yang berkaitan dengan disrupsi-disrupsi di masa depan.

“Kunci kedua adalah adaptasi. Saat ini semua orang tergagap-gagap menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat. Untuk itu, diperlukan juga kecepatan beradaptasi dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa SMA Pradipta Nusantara yang berhasil memenangkan 4 kategori yang telah berhasil mewakili Indonesia dalam ajang MOS + ACA World Championship yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat.

Untuk yang belum memperoleh kesuksesan, Panglima TNI mengingatkan, bahwa hal itu bukan berarti kegagalan, melainkan hanya faktor yang tertunda dalam memperoleh kesuksesan.

“Oleh karena itu, jangan pernah menyerah, wujudkan mimpi-mimpi besar demi bangsa dan bahkan dunia,” tegasnya.(Pusp/red)

Categories
Hukum TNI

Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal dari Malaysia Tujuan Karimun

Koran Jurnal, Karimun – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan TKI ilegal dari Malaysia tujuan Karimun di Pulau Asam Teluk Setimbul Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun, Rabu kemarin (03/07/2019).

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, S.E., M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa penangkapan terjadi berkat adanya informasi dari intelijen bahwa akan ada speed boat melintas membawa TKI Ilegal dari Malaysia menuju Perairan Karimun. Menindaklanjuti informasi tersebut, Danlanal Tanjung Balai Karimun memerintahkan Posmat Meral Lanal untuk melaksanakan penyisiran dan penyekatan disekitar Perairan Karimun.

Dalam pelaksanaan penyisiran dan penyekatan disekitar Perairan Karimun, Tim Patroli Posmat Meral berhasil mendeteksi speed boat pancung yang dicurigai membawa TKI ilegal yang melintas dengan kecepatan tinggi di Pulau Asam Teluk Setimbul Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun pada kordinat 1° 11′ 27’’ N – 103° 21′ 07’’ E. Dengan sigap, Tim Patroli Posmat Meral melaksanakan Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan proses penggeledahan dan pemeriksaan terhadap dokumen, ABK, dan muatan speed boat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh data Speed Boat Pancung mesin Yamaha 40 PK Double 2, Muatan TKI Ilegal dengan jumlah 15 orang terdiri dari 11 orang penumpang dewasa dan 2 orang penumpang anak-anak, ABK 2 orang (termasuk nakhoda).

Dalam pemeriksaan lanjutan terhadap nahkoda dan penumpang ditemukan sebuah toples berisi uang ringgit dan 2 buah paket kecil ganja dan 1 buah paket kecil sabu-sabu yang ditemukan dalam bungkusan rokok.

Saat ini seluruh TKI beserta ABK diamankan di Posmat Meral untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut untuk puldata terkait kemungkinan adanya keterlibatan jaringan narkoba yang lebih besar.

Selanjutnya terkait proses penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian akan diserahkan kepada PPNS Keimigrasian dan untuk penyalahgunaan Narkoba akan diserahkan kepada BNNK atau Penyidik Polres Karimun.(Disp/red)

Categories
TNI

Wadankodiklat AD Buka Latihan Posko 1 dan Simpur Komputer Ancab Brigif PR 17 Kostrad

Koran Jurnal, Jakarta – Wadan Kodiklat TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Eka Wiharsa secara resmi membuka Latihan Posko I dan Simpur Komputer Ancab TA 2019 yang diselenggaran oleh Divisi Infanteri 1 Kostrad melalui upacara pembukaan latihan Posko I bertempat di Brigif PR 17 Kostrad, Cijantung, Senin (01/07/2019).

Latihan ini diikuti oleh satuan jajaran Divif 1 Kostrad dan perkuatannya dengan menunjukan kekuatan yang dimiliki guna mengetahui kemampuan serta kolaborasi taktik antar kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran.

Dalam kesempatan tersebut Wadankodiklat membacakan amanat Komandan Kodiklat Angkatan Darat yang menekankan bahwa Latihan Posko I merupakan salah satu latihan taktis tanpa pasukan dengan metode gladi yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf dalam merencanakan, menyiapkan, melaksanakan dan mengendalikan tugas operasi. Komandan Kodiklat juga menegaskan agar latihan ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh.

Hadir pada acara tersebut Ir Kodiklat AD Brigjen TNI Heriyanto, Danpus Simpur TNI AD, Wadanpuspomad, Wadan Pussenif dan Wadan Pussenkav.(pen/red)

Categories
IPTEK TNI

Dukung Tol Laut, Pushidros TNI AL Perbarui Peta Laut Perairan Larantuka NTT

Koran Jurnal, Larantuka – Larantuka merupakan kota Pelabuhan yang  berada tepat di bawah kaki gunung Mandiri dan merupakan salah satu lokasi dengan aktifitas pelabuhan teramai di NTT. Kota dengan julukan kota Bunda Maria atau Reinha Rosari ini merupakan kota di pesisir yang diapit oleh dua pulau yakni Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Guna mendukung Tol Laut dan  konektivitas antar pulau, antara Pelabuhan dengan pelabuhan lainnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Larantuka-NTT, untuk memperbarui data Alur Pelabuhan dan Perairan Pelabuhan Larantuka serta Publikasi Nautika perairan tersebut.

“Survei ini dilaksanakan guna mendukung Tol Laut dan konektivitas antar pulau di wilayah Timur Indonesia Khususnya di Perairan Larantuka dengan pelabuhan lainnya, untuk mengurangi diparitas harga barang antar Provinsi dan antar Pulau serta menjamin keselamatan navigasi dan keamanan pelayaran di perairan  tersebut,” Kata Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. (30/06/2019).

Menurutnya, Pelabuhan Larantuka merupakan lokasi transportasi utama di Kabupaten Flores Timur untuk berhubungan dengan Pulau-Pulau sekitarnya termasuk dengan kota Kupang Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan Larantuka terpetakan dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 301 berdasarkan sumber data survei pada perairan Larantuka terakhir, yang dilaksanakan survei hidrografi Belanda pada tahun 1908-1909. Sehingga sudah terjadi banyak perubahan kedalaman di perairan dan morfologi pantai sehingga memerlukan pemutakhiran data survei Hidro-Oseanografi.

Berkaitan dengan hal tersebut Pushidrosal menggelar Operasi “Kerta wardana 04-2019”  dibawah pimpinan Komandan Unit Survei -7 Mayor Laut (P)  A. Agus Sutomo, S.T. Operasi Kerta wardana 04-2019 bertugas melaksanakan operasi survei Hidro-Oseanografi yang meliputi akuisisi, pengumpulan, pengolahan dan penyajian data Hidro-oseanografi di perairan Larantuka, Flores Timur NTT, yang dalam beberapa hari lagi akan segera menuntaskan tugasnya melakukan Update data Hidrografi, Oseanografi, Geografi Maritim serta sarana bantu navigasi pelayaran di perairan tersebut.

Kabupaten Flores Timur merupakan penghasil kacang mede (jambu mete) sebesar 11.344 ton yaitu sebesar 44.67% dari total produksi tanaman perkebunan di Flores Timur, Kecamatan penghasil jambu mete terbesar yaitu kecamatan Tanjung Bunga sebesar 1.863 ton, sebagai sumber pendapatan tambahan  masyarakat setempat. Dengan tol laut dan konektivitas antar pulau lancar, diharapkan proses distribusi barang (terutama bahan pangan) dan komoditas di Indonesia,  utamanya di kawasan Timur Indonesia  menjadi semakin mudah.

Selain itu data survei yang diperoleh dapat digunakan oleh Pemda setempat utuk perencanaan tata ruang di laut dan pengelolaan sumberdaya kelautan.(Disp/red)

Categories
TNI

Pangkoarmada I Kukuhkan 83 Anggota Koarmada I yang Purna Bakti Tahun 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mengukuhkan 83 anggota Koarmada I yang sudah Purna Bakti melalui proses Wisuda Purna Bakti Tahun 2019 bertempat di Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019).

Acara diawali dengan upacara militer, ramah tamah, pelepasan wisudawan secara tradisi dilepas oleh Pangkoarmada I dilanjutkan berjalan melewati Gapura Pedang, Hasta Pura, Jajar Kehormatan PNS dan Jajar Personel Koarmada I dari Lobby Gedung OB Syaaf hingga menuju gerbang penjagaan Mako Koarmada I.

Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Upacara Wisuda Purna Bakti merupakan tradisi di lingkungan TNI Angkatan Laut yang mengandung makna ungkapan rasa hormat dan penghargaan atas jasa serta pengabdiannya kepada para personel militer dan Pegawai Negeri Sipil yang memasuki masa purna bakti yang mengikutsertakan srata Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil yang purna bakti Tahun 2017, 2018 dan Bulan Januari 2019 ini, untuk pertama kalinya diselenggarakan di Koarmada I.

“Melalui prosesi Wisuda Purna Bakti Koarmada I ini, juga sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada mereka yang telah berjasa turut mengukir prestasi di Koarmada I, untuk itu kita memberikan penghargaan melalui Wisuda Purna Bakti. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan hubungan emosional dan ikatan batin yang kokoh serta kesinambungan antara kedinasan dengan para purna. Hal ini juga sebagai bentuk ucapan dan ungkapan terima kasih generasi penerus kepada pendahulunya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah dilaluinya selama berdinas,” ujar Pangkoarmada I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa walaupun masa bakti saudara-saudara dari kedinasan telah selesai, namun diharapkan bakti saudara tidak akan berhenti dan akan terus bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dijadikan suri tauladan bagi generasi berikutnya. Diharapkan pula dapat beradaptasi dengan baik ditengah masyarakat dan semoga masa pensiun nantinya dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan suka cita, serta menikmati masa purna tugas. Tanamkan rasa bangga dengan kemajuan di jajaran TNI Angkatan Laut khususnya di Koarmada I ini.(Disp/red)

Categories
Polhukam TNI

TNI dan ICRC Samakan Persepsi Tentang Operasi Perdamaian Abad 21

Koran Jurnal, Jakarta – Penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan International Committee of Red Cross (ICRC) kantor perwakilan Indonesia-Timor Leste lahir dari keinginan bersama TNI dengan ICRC untuk menyamakan visi, persepsi dan konsepsional tentang peacekeeping operation, serta menggalang kerjasama regional dan global untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat sipil dan personel medis dalam konflik bersenjata serta penugasan prajurit wanita dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto pada saat pelaksanaan hari pertama kegiatan penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan ICRC bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (26/06/2019).

Menurut Panglima TNI konferensi internasional antara TNI dan ICRC dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, berdiskusi dan membahas beberapa permasalahan krusial yang selalu menjadi perhatian masyarakat internasional seperti Peacekeeping Operation, Protection of Civilian and Medical Personel in Armed Conflict serta Roles of Women in Peacekeeping Operation.

“Saya bersyukur dan berterimakasih atas partisipasi dan dedikasi dari 28 Negara dan 2 Organisasi Regional yang telah mengirim delegasinya untuk hadir dan mengikuti International Conference, hal ini sebagai bukti bahwa kita semua adalah bagian dari masyarakat internasional yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan,” ujar Panglima TNI.

Pada konferensi tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menuturkan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini sangat dinamis dan hal ini juga di picu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4.0., kondisi ini membawa dampak yang sangat signifikan terhadap teknologi persenjataan serta model atau trend peperangan.

“Hari ini kita sudah meninggalkan model peperangan tradisional (Traditional Warfare) maupun peperangan konvensional (Conventional Warfare). dunia memasuki era baru dengan model peperangan moderen (Modern Warfare) atau lebih dikenal dengan peperangan generasi kelima (Fifth Generation Warfare),” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang mengangkat tema “Preparing Modern Armed Forces for Peacekeeping Opera ons in the 21ˢͭ Century” atau mempersiapkan angkatan bersenjata modern untuk operasi pemeliharaan perdamaian di abad ke-21 tersebut diperlukan kesamaan visi dan persepsi dalam melaksanakan peacekeeping operation khususnya hal-hal yang berkaitan dengan protection of civilian and medical personel in armed conflict.

“Hal ini merupakan implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1674 tahun 2006 tentang Protection of Civilian in Armed Conflict dan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2286 tahun 2016 tentang Condemning Attacks on Healthcare in Armed Conflict. Demikian juga dengan pelibatan wanita dalam misi perdamaian (women in peacekeeping operation) yang sampai saat ini masih jauh dari harapan,” pungkas Panglima TNI.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Alexandre Faite selaku ICRC Head of the Regional Delegation (HORD) untuk Indonesia dan Timor Leste dalam sambutannya menyampaikan bahwa
pada konferensi internasional antara TNI dan ICRC diselenggarakan untuk membahas bagaimana mempersiapkan Angkatan Bersenjata modern dalam operasi pemeliharaan perdamaian di era modern ini dengan semua tantangannya, mulai dari perlindungan warga sipil, perempuan dalam konflik bersenjata, hingga perlindungan tenaga medis.(Pusp/red)

Categories
TNI

Syukuran Dirgahayu ke-73 POMAD Tahun 2019 Dihadiri Sesepuh dan Senior Korps

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menggelar acara malam Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD), bertempat di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa malam (25/06/2019).

Syukuran itu ditandai dengan pemotongan tumpeng Dirgahayu ke-73 POMAD oleh Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto didampingi istri.

Acara syukuran berlangsung secara sederhana namun penuh khidmat. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Komandan (Wadan) Puspomad Brigjen Wahyu Sapto Nugroho, para senior korps POMAD, serta ratusan sesepuh dan tamu undangan.

Selain pemotongan tumpeng dan do’a, rangkaian acara syukuran juga dimeriahkan oleh penampilan artis ibukota dan tarian-tarian Nusantara.

Dari pantauan pewarta dilokasi acara, tampak ratusan karangan bunga dengan berbagai bentuk dan ucapan HUT POMAD ke-73 dari instansi, institusi dan stakeholder menghiasi halaman depan Balai Sudirman.

Sebelumnya, Puspomad telah menggelar apel coprs dalam rangka memperingati HUT POMAD ke-73 yang dilaksanakan di Mako Puspomad, Jakarta, Senin pagi (23/06).

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-73 POMAD Tahun 2019 dengan tema “Polisi Militer Angkatan Darat Profesional dan Modern”, telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Korps di Indonesia. Adapun kegiatan tersebut antara lain, Donor Darah, Anjangsana, Santunan, Ziarah, Lomba, Hiburan dan Olahraga Bersama.(red)

Categories
Militer TNI

Danpuspomad: Sikap Profesional dan Modern adalah Wujud Jati Diri Prajurit POMAD

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto memimpin Apel Korps Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD), di lapangan Puspomad, Jakarta, Senin (24/06/2019).

“Saya selaku pimpinan korps mengucapkan selamat HUT ke-73 POMAD, kepada segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil POMAD beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini,” kata Danpuspomad.

Pada kesempatan sama, Danpuspomad juga tak lupa mengucapkan : “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin” kepada para prajurit yang merayakan.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini perlu saya sampaikan bahwa POMAD diusianya yang ke-73, selaku generasi penerus mengajak dan mengingatkan kembali agar kita jangan sekali-kali melupakan sejarah, tentang bagaimana para pendahulu berjuang, mengabdi dan berkorban dengan tulus dan ikhlas demi kejayaan korps TNI, bangsa dan negara,” ujar Jenderal TNI bintang dua ini.

Dia menekankan, para prajurit agar terus mampu menjaga dan menjunjung tinggi nama baik Korps POMAD dengan komitmen dan tekad yang kuat untuk mampu melaksanakan tugas pokok secara maksimal dengan memiliki kemampuan yang tinggi serta berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dengan merujuk pada sifat-sifat yang dimiliki oleh Patih Gajah Mada yang tertuang dalam Panca Dharma Korps Yang berbunyi Sifat Ksatria, Sifat Bijaksana, Pantang Mundur, Kebesaran Hati dan Kejujuran.

“Itulah tekad dan semangat yang harus terus selalu ditanamkan di dalam sanubari prajurit POMAD, dan untuk diimplementasikan di dalam kedinasan maupun di dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga sifat-sifat yang tertuang di dalam Panca Dharma Korps bukan hanya slogan atau tulisan semata tetapi wujudkan dan tunjukanlah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Danpuspomad.

Demikian halnya menyikapi perkembangan zaman yang diiringi meningkatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, sehingga tantangan tugas POMAD ke depan semakin kompleks dan dinamis.

“Oleh karenanya saya mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS POMAD harus mampu dan menguasai perkembangan tersebut dengan belajar dan berlatih agar dapat melaksanakan tugas pokoknya secara profesional. Disamping itu juga prajurit POMAD harus mampu bersikap, berpikir serta bertindak sesuai dengan tuntutan zaman yang bersifat positif agar tidak terjerumus dalam hal penyalahgunaan media elektronik maupun media sosial yang dapat merugikan diri sendiri, satuan dan keluarga,” lugas Danpuspomad.

Tema peringatan HUT ke-73 POMAD tahun 2019 yaitu: “Polisi Militer Angkatan Darat Profesional dan Modern”. Menurut Danpuspomad, tema tersebut sangat tepat merepresentasikan komitmen wujud jati diri prajurit POMAD dalam mengemban amanah perjuangan rakyat dan mampu berbuat yang terbaik bagi korps, TNI bangsa dan negara.

“Satu hal penekanan saya, jagalah nama baik Korps POMAD dan tetap semangat dimanapun berada dan bertugas,” tandasnya.(ton/red)