Categories
Daerah Kesehatan TNI

KSAL Tinjau Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Semarang

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahtjanto, S.I.P., meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi di Pelabuhan Umum Tanjung Mas, Semarang. Kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian program vaksinasi 1 juta sehari yang dicanangkan pemerintah, Kamis (24/06/2021),

Pelabuhan Umum Tanjung Mas, Semarang menjadi Pelabuhan kedua yang ditinjau dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi setelah sehari sebelumnya melaksanakan hal yang sama di Pelabuhan Penumpang Nusantara, Tanjung Priok Jakarta Utara. Sejumlah Pelabuhan lainnya khususnya Pelabuhan internasional akan disasar dalam program ini seperti Tanjung Perak, Surabaya, Makasar, Belawan dan Pelabuhan lainnya dengan target perhari sebanyak 1.000 orang.

KSAL dihadapan media mengatakan bahwa pelabuhan adalah tempatnya sentra ekonomi dengan banyak pekerja seperti operator pelabuhan, para pengemudi, tenaga bongkar muat yang keberadaannya sangat vital serta pekerja pendukung pelabuhan yang harus divaksin sehingga semua pekerja harus dalam kondisi sehat agar sentra ekonomi atau pelaksanaan perekonomian di Pelabuhan ini tidak terhenti.

“Pelabuhan tempat bongkar muat dan masuknya kapal-kapal asing pembawa eksport import dan juga kapal-kapal yang melakukan bongkar muat antar pulau berkat program tol laut sehingga perlu dilaksanakan vaksin,” tegas KSAL.

Laksamana TNI Yudo Margono mengaku terdapat kendala khususnya vaksinasi terhadap ABK Kapal, karena mereka tidak bisa meninggalkan kapal sehingga nantinya akan didatangi ke kapal-kapal untuk pelaksanaan vaksinasi. Sementara untuk vaksinasi yang kedua akan diusahakan untuk bisa dilakukan dimana saja mengingat mereka melaksanakan pelayaran dalam waktu yang lama.

Ia berharap dengan kerjasama yang baik dari seluruh aspek baik pemerintah, swasta, TNI- Polri melalui tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri dan tim kesehatan Pelabuhan, masyarakat di Semarang khususnya di Pelabuhan semuanya dapat tervaksin termasuk keluarganya.

“Dengan bersama-sama dapat menciptakan 1 juta vaksinasi sehari sesuai program pemerintah,” tandasnya.(disp/ton)

Categories
Kesehatan

Kasus Covid-19 Naik Signifikan Selama Dua Pekan, Satgas Kabupaten Grobogan Genjot Upaya Pengendalian

Koran Jurnal, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan terus menggenjot upaya pengendalian COVID-19, yang cenderung mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir.

Adapun kegiatan yang meliputi disinfeksi dilakukan dengan menyasar beberapa lokasi seperti Kantor Bank Mandiri Taspen, Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan dan Hotel Catra, sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

“Penyemperotan disinfektan di Bank Mandiri Taspen, DLH, BPBD dan Hotel Catra,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/06/2021).

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan yang beranggotakan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Grobogan, relawan dan instansi terkait juga melakukan penyekatan dan pembatasan mobilitas masyarakat di tiga titik yang menjadi pintu masuk Kabupaten Grobogan.

Penyekatan tersebut yang pertama dilakukan di Desa Wandankemiri, Kecamatan Klambu, yang menjadi pintu masuk dari Kabupaten Kudus.

Selanjutnya Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan yang menjadi pintu masuk dari wilayah Kabupaten Pati dan Desa Bugel di Kecamatan Godong yang menjadi akses masuk wilayah Kabupaten Grobogan dari arah Demak dan Semarang.

Kemudian, upaya lain yang dilakukan demi menurunkan angka Covid-19 di Kabupaten Grobogan, Satgas setempat juga memberlakukan gerakan “Satu Hari di Rumah Saja” yang telah dilakukan pada akhir pekan lalu dan besok pagi pada hari Minggu (20/5).

Adapun penerapannya yakni, masyarakat setempat diminta untuk tidak beraktivitas di luar rumah terhitung mulai pukul 05.00 hingga 05.00 pada hari berikutnya atau selama 24 jam.

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Sabtu (19/6), kasus Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 66 orang

Sedangkan pasien sembuh mengalami kenaikan sebanyak 23 orang dan meninggal 4 orang.(Pus/red)

Categories
Daerah Kesehatan

Tekan Laju Angka Covid-19, Ganip Warsito Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Bangkalan

Koran Jurnal, Bangkalan – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito S.E., M.M. tiba di Bangkalan dalam agenda peninjauan vaksinasi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jum’at (18/06/2021). Terlihat bersama rombongan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Sebagaimana diketahui kasus kenaikan Covid-19 yang ada di Bangkalan naik cukup signifikan usai libur lebaran 1442H. Demi menekan laju angka penularan, pemerintah setempat berkoordinasi dengan pihak terkait gencar mengadakan vaksinasi, guna mendapatkan kekebalan tubuh untuk menghadapi pandemi ini.

Kegiatan vaksinasi ini, disambut baik masyarakat Bangkalan dengan antusias. Lokasi vaksinasi yang sempat di guyur hujan, tidak menyurutkan masyarakat untuk hadir dan menerima vaksin tersebut.

Masyarakat Bangkalan mengapresiasi serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Mereka berterima kasih dan berharap vaksinasi bisa mengendalikan kasus Covid-19 yang meningkat beberapa pekan terakhir.

“Terima kasih atas perhatiannya kepada masyarakat Bangkalan,” kata Wahyu salah seorang masyarakat seusai mengikuti program Serbuan Vaksinasi.

Total peserta vaksinasi hari ini mencapai 2.000 peserta. Vaksinasi kali ini juga diikuti 63 vaksinator, terdiri atas personel TNI AD 14 vaksinator, TNI AL 7 vaksinator, TNI AU 7 vaksinator, Polri 7 vaksinator dan Dinkes 28 vaksinator.

Penerapan PPKM skala mikro juga akan dilakukan pengetatan, dengan cara menambah jumlah personel yang berjaga di posko penyekatan, guna membantu penegakan disiplin protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif, dan kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri.(Pus/red)

Categories
Daerah TNI

Minimalisir Penyebaran Covid-19, Koramil 02/Sejangkung Semprot Rumah Warga dan Fasum dengan Cairan Disinfektan 

Koran Jurnal, Sambas – Koramil 02/Sejangkung melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah masyarakat dan fasilitas umum di Desa Santaban, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas, Kamis (17/06/2021).

Kegiatan yang juga melibatkan personel Polsek Sajingan dan Puskesmas Sajingan bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Santaban Serda Suhudi menuturkan bahwa penyemprotan disinfektan sebagai langkah serta upaya dalam mencegah Covid-19.

Adrianus salah seorang warga mengucapkan terima kasih kepada pak Babinsa dan juga yang lainnya karena peduli dengan kami, supaya kita semua sehat dari virus Covid-19.

Sementara itu, Danramil 02/Sejangkung Kapten Inf Aris Yudi Yana mengatakan, penyemprotan disinfektan yang dilakukan Babinsa nya merupakan rangkaian dari pembentukan Posko PPKM Mikro yang dapat memberikan pemahaman serta arahan kepada masyarakat agar mengutamakan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

“Protokol kesehatan sangat penting sehingga setiap masyarakat dapat melaksanakan dengan penuh kesadaran karena hal tersebut dapat memproteksi diri dari ancaman Covid-19,” katanya.(pen/red)

Categories
Kesehatan TNI

Panglima TNI: Antisipasi Meningkatnya Kasus Positif Covid-19 di Ibukota Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menggelar rapat khusus menyikapi lonjakan Covid-19, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/06/2021).

Dalam rapat tersebut, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB menerima laporan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran dan Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono selaku Kepala Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.

Panglima TNI menyampaikan penekanan kepada Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya dan Kepala Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk mengantisipasi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Ibukota Jakarta.

Beberapa hari terakhir RSD Wisma Atlet mengalami peningkatan pasien yang cukup signifikan, untuk itu Panglima TNI memerintahkan agar ketiga pejabat tersebut memastikan kesiapan tempat tidur ruang perawatan, tenaga kesehatan, perlengkapan yang dibutuhkan serta obat-obat yang tersedia dan dibutuhkan untuk perawatan pasien Covid-19.

“Tingkatkan dan tegakan fungsi Posko PPKM Skala Mikro di area service Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya untuk memastikan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan di tengah masyarakat, kemudian juga pelaksanaan Testing dan Tracing untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Covid-19,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI mengingatkan, setiap petugas yang ada di lapangan harus mengetahui tugasnya secara detail dengan memberi pemahaman yang baik sehingga setiap petugas dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal, baik untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, tracing, pengawasan isolasi mandiri, pemantauan dan distribusi logistik.

“Laksanakan terus pemantauan kasus aktif, angka kematian, angka kesembuhan, BOR (Bed Occupancy Rate) ICU, dan BOR isolasi serta laporkan data secara obyektif agar menjadi bahan evaluasi yang obyektif pula,” ujarnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa jika data nyata di lapangan diketahui dengan detail, maka dapat segera mengambil kesimpulan yang tepat sehingga keputusan yang diambil juga akan tepat sasaran. “Data yang obyektif tentu akan memungkinkan untuk mengambil langkah antisipasi dengan segera untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus kembali,” ungkapnya.

“Disamping itu, treatment juga harus berjalan dengan baik, yaitu ketersediaan tempat tidur rumah sakit, tenaga kesehatan, alat kesehatan yang dibutuhkan, obat-obatan, serta tempat dan pelaksanaan isolasi mandiri dan tentunya hal tersebut harus selalu dievaluasi guna mengambil langkah perbaikan yang dibutuhkan,” pungkas Panglima TNI.(Pusp/red)

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Babinsa Kodim 1208/Pemangkat Kawal Pelaksanaan Tracking Kontak Erat Keluarga Pasien Covid-19

Koran Jurnal, Sambas – Anggota Koramil 1208-05/Pemangkat melaksanakan pendampingan Tracking Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, bertempat di Puskesmas Pemangkat,  Desa Perapakan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Senin (24/05/2021).

Tracking Kontak Erat warga yang berhubungan langsung dengan Pasien Terkomfirmasi Virus Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di Desa Penjajap, Kecamatan Pemangkat.

Babinsa Sertu Agus S. memberi keterangan, keterlibatan kami di sini untuk mendampingi tim kesehatan dari Puskesmas Pemangkat guna mendata dan mengecek keadaan kesehatan warga yang kontak langsung dengan pasien Covid-19.

“Sebanyak 30 orang warga Pemangkat yang kontak langsung dengan pasien Covid-19 melaksanakan Rapid Test Antigen, dari hasil tersebut terdapat 2 orang yangg dinyatakan positif dan rencana besok akan dilaksanakan Tes Swab,” ungkapnya.

Ibu Yunita salah satu petugas kesehatan Puskesmas Pemangkat mengatakan, tracking dilakukan untuk memastikan terhadap keluarga pasien Covid-19, tujuannya demi keamanan dan kesehatan untuk memutus mata rantai penyebarannya. “Selanjutnya petugas medis memberikan arahan kepada keluarga yang terkonfirmasi Covid-19, untuk jangan panik,” ucapnya.

Danramil 1208-05/Pemangkat, Kapten Inf Karyadi menjelaskan Tes Swab dilakukan kepada orang yang kontak langsung dengan yang terkonfirmasi Covid-19, nanti hasil dari Swab masih menunggu 1-2 minggu kedepan dari dinas Provinsi Kalbar.

“Kami menghimbau kepada warga sekitar agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melaksanakan anjuran 5M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Kesehatan

Deklarasi Seluruh Komponen se-Provinsi Jambi Lawan Covid-19 Jelang Idul Fitri

Koran Jurnal, Jakarta – Provinsi Jambi mengumumkan komitmen besama dalam bentuk deklarasi dalam melawan penyebaran Covid-19, khususnya jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pejabat Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si. menyampaikan hal tersebut secara luas melalui media massa, seperti televisi dan radio.

Gubenur Nur Cahya menyampaikan bahwa deklarasi ini dilakukan bersama-sama oleh berbagai elemen, yaitu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan aparatur sipil negara. Langkah ini mengantisipasi lonjakan kasus konfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), khususnya jelang hari raya.

“Senantiasa melakukan protokol kesehatan secara ketat dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja lingkungan masyarakat berbangsa dan bernegara,” ujar Nur Cahya dalam video pesan yang disampaikan dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 via online, Selasa (11/05/2021).

Deklarasi kedua, Nur Cahya menegaskan untuk tidak melaksanakan buka puasa bersama, dan tidak melakukan open house di hari raya.

“Tiga, tidak akan mudik ke kampung halaman pada Idul Fitri 1442 Hijriah demi mencegah penularan Covid-19,” ujar Nur Cahya.

Dalam penyampaian upaya-upaya yang dirangkum pada deklarasi tersebut, Gubernur Nur Cahya juga menyampaikan moto bersama kepada seluruh warga Jambi.

“Tidak mudik, tidak bertemu fisik dan berlebaran tetap asyik,” ujar Nur Cahya mengenai moto warga Jambi menghadapi hari raya.

Deklarasi tersebut merupakan upaya konkret Pemerintah Provinsi Jambi dalam melawan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Nur Cahya mengatakan, pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik serta buka puasa bersama. Kebijakan tersebut tertulis dalam surat edaran dan peraturan gubernur yang telah disosialisasikan kepada masyarakat secara luas.

Selain itu, pihaknya juga mendirikan pos-pos perbatasan baik di akses darat dan akses laut. Menurut Nur Cahya, hasilnya sangat signifikan untuk mengendalikan mobilisasi masyarakat di tengah pandemi. Langkah-langkah fisik ini didukung dengan adanya posko desa dan penyekatan perbatasan wilayah provinsi yang didukung oleh TNI dan Polri.

Dalam menghadapi arus balik mudik setelah lebaran, Pemerintah Provinsi Jambi mengaktifkan pos di pusat kota. Pos tersebut beroperasi 24 jam untuk menekan Covid-19 dan memutuskan ranti penularan. Gubernur Nur Cahya menekankan upaya bersama ini merupakan keserempakan gerak dari seluruh elemen di wilayahnya.

“Rencana tindak dengan mengedepankan keserempakan gerak seluruh stakeholders, seperti forkopimda, bupati, walikota, camat, kepala desah, lurah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Wilayah Provinsi Jambi sempat mengalami kenaikan kasus konfirmasi positif beberapa waktu lalu, namun pemerintah daerah berhasil untuk mengendalikan kenaikannya. Ini terlihat pada kecenderungan kasus per bulan pada Maret 2020 hingga 11 Mei 2021. Pada April 2021, kasus konfirmasi positif mencapai 1.471 dan Mei 2021 (hingga 11 Mei 2021) memiliki kasus 841.

Pada Minggu lalu (9/5) tidak ada zona merah di wilayah Provinsi Jambi. Sebelum periode tersebut Nur Cahnya menyampaikan ada dua wilayahnya yang teridentifikasi masih pada zona merah, yaitu di Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari.(Pus/red)

Categories
Megapolitan TNI

Danpushidros TNI-AL Tekankan Personel Tetap Waspadai Virus Covid-19 dan Larangan Mudik

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P menekankan kepada seluruh personel Pushidrosal agar tetap mewaspadai Covid-19, karena penyebaran virus tersebut masih terjadi hingga kini.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel khusus seluruh jajaran Pushidrosal bertempat di Lapangan Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Jakarta Utara. Senin (10/05/2021).

Danpushidrosal menekankan hal tersebut, mengingat penyebaran Virus Corona di Indonesia sampai saat ini masih terus terjadi dan Pandemi Covid-19 dinyatakan belum berakhir, walaupun pada saat ini prajurit dan PNS Pushidrosal sudah bebas dan tidak ada yang terinfeksi Covid-19. Danpushidrosal mengharapkan agar seluruh personel Pushidrosal tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga imun tubuh, menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kerumunan massal, selain itu guna pencegahan Virus Covid-19, seluruh personel agar mengikuti vaksinasi yang wajib dilaksanakan.

Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal juga mengajak seluruh jajaran Pushidrosal untuk mengingat kembali dan berdoa bersama untuk mendoakan para arwah prajurit KRI Nanggala-402 yang tenggelam dalam latihan penembakan torpedo di perairan utara Pulau Bali beberapa waktu yang lalu.

Tidak lupa juga, orang nomor satu di jajaran Pushidrosal tersebut agar mematuhi larangan pemerintah dan Telegram KSAL untuk dilarang bepergian (mudik) terhitung mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M., para pejabat utama, serta prajurit dan PNS di jajaran Pushidrosal.(disp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Pengetatan Mobilitas Pelaku Perjalananan Mencegah Penyebaran Mutasi Virus

Koran Jurnal, Jakarta – Masuknya varian virus Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di berbagai daerah. Adanya temuan ini disikapi Pemerintah dengan meningkatkan upaya penanganan pandemi Covid-19 hingga mengeluarkan kebijakan pengetatan mobilitas pelaku perjalanan, baik dalam negeri dan luar negeri.

“Jika mutasi virus dibiarkan, maka akan semakin banyak varian Covid-19 yang muncul dan berpotensi berdampak buruk dalam upaya pengendalian Covid-19,” Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/5/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pembiaran terhadap mutasi virus, akan berdampak buruk pada meningkatnya laju penularan akibat terjadinya perubahan pada karakteristik virus dan akan juga merubah sifat biologisnya. Lalu, akan menurunkan efektifitas vaksin karena umumnya vaksin dikembangkan dengan jenis-jenis virus yang spesifik. Juga dapat menurunkan akurasi testing karena lokasi-lokasi mutasi atau hotspot yang berbeda-beda pada setiap varian. Sehingga dapat menurunkan kualitas PCR yang memiliki target mutasi virus yang spesifik.

“Potensi efek negatif ini sedang dipelajari lebih lanjut, dan semua temuan hasilnya akan diberitahukan kepada masyarakat,” imbuh Wiku.

Terkait mutasi virus, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengklasifikasi jenis mutasi virus berdasarkan karakteristik yang ditimbulkan akibat mutasi. Yaitu varian of concern ialah varian yang sudah ditetapkan sebagai varian yang mengalami perubahan karakteristik dari karakteristik semula yang berupa angka dan huruf seperti B117, B1357 B11281 atau P1.

Dan varian of interest, yaitu virus yang mengalami perubahan genetik namun karakteristiknya masih belum bisa dipastikan yaitu varian yang belum disebutkan sebelumnya.

“Dan yang menjadi catatan ialah perubahan karakteristik di setiap varian berbeda-beda,” tambah Wiku.

Pada prinsip virus Covid-19 adalah salah satu bentuk virus RNA (ribonucleid acid) yang secara alamiah jumlah kejadian mutasinya lebih banyak daripada jenis virus DNA (deoxyribonucleid acid). Karenanya bentuk virus Covid-19 sebagai virus RNA sangat wajar jika kemunculan variannya berkembang sangat cepat saat ini.

“Kembali saya ingatkan bahwa virus tidak mengenal batas teritorial dan setiap negara saling terhubung. Oleh karena itu salah satu upaya mengendalikan varian virus, khususnya yang sudah pasti meningkatkan infeksi adalah dengan mengatur mobilitas luar negeri,” jelasnya.

Jika melihat berdasarkan data dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, terdapat 10 negara asal kedatangan dengan kasus positif terbanyak dalam periode 28 Des 2020 sampai dengan 3 Mei 2021. Diantaranya Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Malaysia, Qatar, Mesir, Jepang, Singapura, Congo dan Libanon. Dan 5 negara teratas sumber positif WNA berdasarkan kewarganegaraan ialah India UEA, Qatar, Jepang dan Turki.

Saat ini salah satu distribusi varian B1617 yang sangat kuat dan telah menyentuh semua benua di dunia menjadi dasar perlunya adaptasi berbagai kebijakan mobilitas termasuk perjalanan luar negeri. Jika mobilitas perjalanan tidak dikendalikan, maka akan menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 yang mengandung varian-varian tersebut.

“Kedepannya kita terus melakukan berbagai intevensi pencegahan demi pengendalian Covid-19 yang baik. Tidak hanya mengatur mobilitas perjalanan, tetapi juga meningkatkan upaya Whole Genome Sequencing (WGS). Peningkatan kualitas dan inovasi pada pelayanan kesehatan dan alternatif pengobatan,” pungkas Wiku.(KPC/red)

Categories
TNI

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil 1711-03/Tanah Merah Bagikan Masker

Koran Jurnal, Boven Digoel – Dengan berpakaian dinas loreng, Serda Nurdianto anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1711-03/Tanah Merah yang bertugas di Kodim 1711/BVD membagikan masker dan kaos layak pakai kepada warga Kampung Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Senin (05/04/2021).

Serda Nurdianto merupakan Babinsa Kampung Kombay, Koramil 1711-03/Tanah Merah, yang pernah bergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim  1711/BVD di Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, beberapa waktu lalu.

Menurut Serda Nurdianto, pembagian masker ini merupakan salah satu upaya dan langkah kongkrit Kodim 1711/BVD  dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, khususnya diwilayah Kabupaten Boven Digoel. ‘Warga yang mendapatkan masker kami juga berikan edukasi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ucapnya.

Babinsa Koramil 1711-03/Tanah Merah juga mengatakan bahwa dirinya  mempunyai tanggungjawab terhadap warga binaan, oleh karenanya saya berinisiatif membagikan masker dan kaos layak pakai kepada warga.

“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayah binaan agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan usai beraktivitas,” ujarnya.

Serda Nurdianto anggota Babinsa dari Koramil 1711-03/Tanah Merah berharap pakaian layak pakai yang disalurkan ini berguna bagi masyarakat disekitar  Kampung Kombay.

“Walaupun nilainya kecil, semoga bermanfaat bagi mereka untuk beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya.(pen/red).