Tag: KSAD
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memutuskan menjatuhkan hukuman disiplin militer kepada Sersan Mayor T (anggota Rindam Jaya). Hukuman itu diberikan lantaran isteri anggota TNI tersebut yang berinisial SD diduga telah menghina pemerintah melalui postingannya di media sosial.
“Menjatuhkan hukuman disiplin militer kepada Sersan Mayor T (anggota Rindam Jaya) berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari karena tidak mentaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh Prajurit TNI AD dan keluarganya,” kata Kepala Dinas Penerangan AD, Kolonel Inf Nefra Firdaus, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (17/05/2020) malam.
Keputusan tersebut diambil dalam sidang yang dipimpin oleh KSAD dan dihadiri antara lain oleh Wakasad, Komandan Pusat Polisi Militer AD, Pangdam Jaya, Asisten Intelijen KSAD, Direktur Hukum AD, Kepala Pusat Sandi dan Siber AD, serta Kepala Dinas Penerangan AD, pada Minggu (17/5/2020) di Mabes TNI AD.
Selain itu, Nefra menerangkan bahwa KSAD juga memutuskan mendorong proses hukum terhadap SD, dalam kapasitasnya sebagai anggota Persatuan Istri TNI AD atas dugaan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Seperti diketahui, istri Sersan Mayor T dalam sebuah unggahannya di akun Facebook mengutarakan harapannya agar rezim pemerintahan bisa berakhir sebelum akhir tahun 2020. Unggahannya pun mendapat reaksi berbagai tanggapan dari masyarakat.
Nefra menambahkan, untuk sidang disiplin militer terhadap Serma T akan dipimpin Komandan Rindam Jaya sebagai atasan yang berhak menghukum Serma T.
“Sudah dijadwalkan oleh Pangdam Jaya untuk digelar pada Senin (18/5/2020) jam 10.00 di Mako Rindam Jaya,” tutupnya.(disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat Wakasad dan 12 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (11/05/2020).
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, dalam keterangan resminya, usai mengikuti acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD di Mabesad, Jakarta.
Dijelaskan Kadispenad bahwa acara laporan korps kenaikan pangkat Pati tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/906/V/2020, tanggal 5 Mei 2020.
“Ada 13 orang Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Kasad hari ini. Sebelumnya, pada Jumat (8/5/2020) lalu, 13 orang Pati TNI AD tersebut bersama 9 Pati TNI AL dan 3 Pati TNI AU telah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur,” ungkapnya.
Dijelaskan Kadispenad bahwa dari 13 Pati yang naik pangkat, 2 orang Pati diantaranya naik menjadi Letjen dengan pangkat bintang tiga yaitu Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, dan Koorsahli Kasad Letjen TNI R .Wisnoe Prasetja Boedi.
Ditambahkan Nefra bahwa jabatan Koorsahli Kasad, dan beberapa jabatan organisasi baru di lingkungan TNI AD mengalami peningkatan (validasi Orgas). Jabatan Koorsahli Kasad yang semula dijabat Pati bintang dua menjadi Pati bintang tiga (Letjen).
“Hal ini mengacu pada Perkasad nomor 26 tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI,” ujarnya.
Sementara 4 orang Pati lainnya naik menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) dengan pangkat bintang dua.
“Untuk yang naik pangkat dari Brigjen menjadi Mayjen sebanyak 4 orang, yakni
Mayjen TNI Eddy Rate Muis yang menjabat sebagai Danpuspom TNI, Mayjen TNI Budi Sulistijono, yang menjabat sebagai TA Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas, Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono sebagai Asrena Kasad dan Mayjen TNI Sulaiman Agusto sebagai TA Pengajar Bid. Geostrategi dan Tannas Lemhannas,” terang Kadispenad.
Selanjutnya, masih menurut Nefra, 7 orang yang naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen (bintang satu), yakni Brigjen TNI Ranto Parulian Silaban menjabat sebagai Pa Sahli Tk. Il Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Fauzi Rusli sebagai Irops Itjen TNI, dan Brigjen TNI Mukhlis sebagai Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB.
Kemudian, Brigjen TNI Erwin Djatniko sebagai Waasrena Kasad Bid. Ren, Brigjen TNI Roni Pasaribu sebagai Dir “B” Bais TNI, Brigjen TNI R. Agus Renaldi Kusuma sebagai Dansatintel Bais TNI), dan Brigjen TNI Adisura Firdaus Tarigan sebagai Waasrena Kasad Bid. Pengendalian.
Menurut Kadispenad, acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD, yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan upacara Sertijab Danpusterad dan Pangdam XVIII/Kasuari berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19.
Kegiatan diawali dengan menyaksikan tayangan _slide show_ foto-foto perjalanan karier para Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat Pati di layar videotron, Mabesad.
“Penayangan _slide show_ ini untuk mengingatkan dan memberikan makna serta kesan yang mendalam bagi Pati yang naik pangkat akan perjuangan dan perjalanan panjang yang dilalui, sampai dengan menyandang pangkat dan jabatan saat ini,” ungkap Nefra.
Selanjutnya, dilaksanakan acara laporan resmi dari Letjen TNI Moch. Fachruddin,
selaku perwakilan Pati yang naik pangkat kepada Kasad, dan diakhiri dengan sesi foto para Pati yang naik pangkat beserta istri, dengan Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa.
Selain Kadispenad, hadir dalam kesempatan tersebut, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Irjenad dan para Asisten Kasad, dan para Pengurus Pusat Persit KCK.(disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Kolonel Kav Erwin Djatniko yang menjabat sebagai Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasad bidang Perencanaan sejak 31 Maret 2020, resmi menyandang pangkat bintang satu (Brigadir Jenderal) setelah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama sama dengan 9 Pati TNI AL, 3 Pati TNI AU dan 12 Pati TNI AD lainnya di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020) dan laporan korps kepada KSAD di Mabesad.
Demikian rilis yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, di Jakarta, Senin (11/05/2020).
Dijelaskan Kadispenad bahwa Brigjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos merupakan lulusan terbaik Akademi Militer dan peraih Bintang Adhi Makayasa tahun 1992.
“Bintang Adhi Makayasa merupakan penghargaan yang diberikan kepada prajurit lulusan terbaik dari setiap Matra baik Akmil, AAL, AAU dan Akpol, meliputi tiga aspek, yakni akademis, jasmani dan kepribadian,” ungkap Nefra.
Sosok Brigjen TNI Erwin Djatniko
Jenderal bintang satu yang memiliki gelar Sarjana Ilmu Sosial, yang biasa dipanggil Erwin dilahirkan dari keluarga sederhana di kota Cimahi, Jawa Barat, 6 Juni 1969. Ayahandanya (Alm) Saiman adalah Pensiunan PNS Pemda Prov. Jabar dan Ibundanya (Almh) Sunarmi adalah Pensiunan Kepala Sekolah SD di Kota Cimahi.
Erwin merupakan anak ke-6 dari 10 bersaudara. Atas didikan dan kasih sayang kedua orang tuanyalah serta saudara-saudaranya, Erwin bisa seperti saat ini.
Erwin lulus SMA tahun 1987 dan mendaftar menjadi Taruna Akmil sampai 3 kali, yakni tahun 1987, 1988 dan 1989.
Setelah gagal masuk Taruna Akmil tahun 1987 dan 1988, akhirnya dengan semangat tanpa kenal menyerah, di tahun 1989, Erwin berhasil diterima menjadi Taruna Akmil.
Setelah lulus Akmil tahun 1992 dan mendapatkan anugerah lulusan terbaik, Adhi Makayasa, Erwin memulai karier militernya sebagai Danton, Pasi dan Danki di Yonkav 3/Serbu. Selanjutnya setelah mengikuti Selapakav (saat ini Diklapa II) Erwin beralih tugas di Pusdikkav. Setelah Seskoad, Erwin di tugaskan di Pusenkav, selanjutnya mendapat amanah sebagai Danyonkav 3/Tank dan Dandim 0821/Lumajang Dam V/Brw.
Selanjutnya pindah ke Srenad Mabesad sebagai Pabandya Jemen Spaban I/Renstrajemen, kemudian ditugaskan ke Kodam XII/Tpr sebagai Asrendam.
Setelah Sesko TNI, ditugaskan sebagai Dirbinsen Pusenkav, selanjutnya menjabat sebagai Paban I /Ren Spersad dan kemudian mendapat amanah sebagai Danrem 043/Gatam Kodam II/Swj yang terletak di Prov. Lampung. Selanjutnya menjadi Pamen Denma Mabesad dalam rangka mengikuti pendidikan Lemhannas dan sejak 31 Maret 2020 menjadi Waasrena Kasad bidang Perencanaan hingga sekarang.
Sedangkan penugasan yang pernah dijalani adalah Susdantonkav di Jerman tahun 1997/1998, Kartika Exchange Program di Australia tahun 1998, Pam Daerah Rawan di Timor Timur (saat ini sudah menjadi sebuah negara Timor Leste) tahun 1998/1999, penugasan sebagai Milob di Kongo tahun 2005/2006, dan penugasan RRC tahun 2015, serta penugasan Singapura dan Jerman tahun 2016.
Suami dari Dwi Sekarsiwi AT ini dikaruniai 2 orang Putri, Anak tertua Farah Edwina Putri yang kini berusia 17 tahun dan adiknya Safira Edwina Putri yang berusia 15 tahun. (Disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Untuk membantu dan memajukan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung kampus di Cimahi-Jawa Barat sebagai Digital/Smart Campus.
Hal tersebut disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E.,M.M selepas mengikuti audiensi Kasad dengan Rektor Unjani, Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D., dan para Dekan Unjani, di Ruang Bina Yudha II, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin, (04/05/2020).
Dijelaskan Kadispenad bahwa audiensi Rektor Unjani beserta para Dekan ini sebagai tindak lanjut atas dilantiknya Prof. Hikmahanto Juwana, oleh KSAD pada pertengahan bulan April 2020 lalu.
“Pada saat pelantikan, KSAD memberikan tenggang waktu 2 minggu kepada Rektor Unjani yang baru untuk menginventarisir apa yang sudah dilaksanakan dan yang perlu ditingkatkan lagi, untuk dilaporkan kepada Yayasan dan Kasad selaku Ketua Pembina YKEP dalam rangka memajukan dan membesarkan Unjani,” ungkap Nefra.
Kadispenad mengungkapkan, pada pertemuan pertama ini, Rektor Unjani memaparkan Assessment atas Information and Communication Technology (ICT) dan bangunan di Unjani.
“Itu mencakup banyak bidang, seperti sistem keuangan, Rencana Penggabungan STIKES Jenderal Achmad Yani dan Unjani Yogya serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya,” terang Nefra.
“Rektor juga melaporkan kondisi ICT yang telah ada di lingkungan Unjani serta sarana dan prasarana saat ini, salah satunya seperti server dan ruang sistem informasi serta kondisi bangunan Universitas,” ujar Nefra.
Selain itu, lanjutnya, Prof. Hikmahanto juga menyampaikan harapan dan gagasannya terkait assessment yang telah dipaparkan diantaranya keinginan untuk menjadikan Unjani sebagai Digital/Smart Campus dihadapkan pada perkembangan zaman saat ini.
“Dalam upaya peningkatan Unjani, Rektor juga menyampaikan bahwa YKEP yang menaungi Unjani perlu melakukan investasi besar-besaran agar Unjani menjadi Digital/Smart Campus serta akan dibuka kelas-kelas eksekutif baik Sarjana maupun Pascasarjana dengan pembelajaran jarak jauh,” tegas Kadispenad.
Menanggapi hal tersebut, Nefra menjelaskan Bapak KSAD menerima dan mendukung rencana yang akan dilaksanakan oleh Rektor Unjani tersebut.
“Sepenuhnya KSAD mendukung gagasan-gagasan yang diutarakan oleh Bapak Rektor, karena pada intinya untuk memajukan Unjani kedepannya. Dan untuk merealisasikannya, akan dilaksanakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan pihak terkait lainnya, seperti Telkom,” pungkas Kadispenad.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman, Koorsahli Kasad, Irjenad, Aspers Kasad dan Ketua YKEP Mayjen TNI (Purn) Adi Mulyono.(Disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima audiensi rombongan Pejabat PLN Pusat yang dipimpin oleh Direktur Human Capital Manajemen PLN, Muhamad Ali yang membahas kerja sama tentang pemanfaatan varian batako produk PLN, untuk membangun perumahan Prajurit TNI AD.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam keterangan resminya, usai mendampingi KSAD melakukan audiensi bertempat di Ruang Kerja KSAD, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Kamis (30/04/2020).
Diungkapkan Kadispenad bahwa, pertemuan tersebut membahas kerja sama antara pihak PLN dengan TNI AD dalam rangka membantu pembangunan perumahan prajurit TNI AD di Kupang, NTT dengan varian batako produk PLN yang diolah oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN.
Sementara itu, Muhamad Ali, selaku pimpinan rombongan dari PLN menyampaikan, ucapan terima kasih atas bantuan dan support yang telah diberikan TNI AD, seperti dalam penanganan kebanjiran gardu induk di Kembangan, Jakarta, dan kerjasama bantuan pengamanan tempat-tempat vital PLN, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik.
“Saya _sowan_ kesini dapat laporan dari teman-teman di Kupang, ada mess Angkatan Darat yang kira-kira mungkin bisa kami bantu untuk pembangunan, dengan bahan varian batako produk PLN, sebagaimana yang telah juga kita lakukan di Atambua dulu,” ujar Pejabat PLN tersebut.
Dalam kesempatan audiensi tersebut, menurut Nefra, KSAD menyampaikan ucapan terima kasih atas rencana pembangunan rumah prajurit TNI AD di Kupang dari pihak PLN.
“Namun, KSAD menginginkan bantuan tersebut, tidak hanya berbentuk bahan baku dari varian batako produk PLN saja, tetapi dikerjakan secara tuntas dan menjadi bangunan rumah yang utuh, tidak membicarakan berapa jumlah rumah yang akan dibangun,” ungkap Kadispenad.
Selain Kadispenad, turut serta mendampingi KSAD dalam audiensi, Wakasad, Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S. Sos, Koorsahli KSAD dan Asisten Teritorial KSAD.(disp/red).
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan bahwa bantuan 30.000 Alat Pelindung Diri (APD) dari MNC Peduli akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh Rumah Sakit jajaran TNI AD.
Hal itu disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E.,M.M dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (29/04/2020)
Diungkapkan Kadispenad, penerimaan secara simbolis bantuan APD baju Hazmat tersebut dilakukan pada kegiatan audiensi Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dengan Kasad di ruang tamu Kasad.
Usai menerima bantuan secara simbolis, Kasad menegaskan bahwa pemberian bantuan APD tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dengan diterimanya bantuan tersebut, TNI AD siap untuk mendistribusikannya.
“Kami memiliki 68 rumah sakit, kami berterimakasih atas bantuan dari Bapak Hary dan MNC Group. Bantuan dari Bapak ini akan kami siapkan distribusinya. Kami sangat memerlukan APD termasuk masker terutama masker N95 untuk tenaga medis yang saat ini juga susah didapatkan,” ungkapnya.
Selain itu, Andika juga mengungkapkan bahwa kebutuhan APD setiap harinya sangat tinggi bagi tenaga medis dihadapkan pada situasi saat ini.
“APD penggunaannya hitungan per hari, untuk Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sendiri, mereka bisa menghabiskan hampir 500 APD per harinya. Gambaran yang serupa juga bisa terjadi di rumah sakit-rumah sakit lainnya. Bantuan-bantuan dari pak Hary dan dari semua pihak sangat membantu,” tegas KSAD.
Andika juga menambahkan bahwa bantuan kali ini adalah fokus kepada tenaga medis TNI AD dimana APD merupakan kelengkapan mereka dalam melaksanakan tugas, selain itu juga meningkatkan imunitas mereka.
Sementara itu, diakhir pertemuan, Kasad juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat agar terus bersama-sama untuk membatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus.
“Saya bisa memahami betapa di bulan Ramadhan ini keprihatinan memang bertambah, Situasi pembatasan sosial ini yang masih akan menyulitkan banyak pihak,” ujar Andika
“Tetapi saya yakin kalau kita semua disiplin, kita sama-sama untuk menjaga, penyebaran virus Covid-19 ini akan bisa kita batasi dan mudah-mudahan akan cepat berakhir,” harapnya sambil menutup pembicaraan.
Pada kesempatan tersebut, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para tenaga medis termasuk tenaga medis TNI AD yang telah berjuang dalam melawan pandemi secara global ini.
“Saya dan tentunya masyarakat Indonesia sangat berterima kasih dengan semua upaya medis untuk merawat pasien-pasien Covid-19, sangat luar biasa pengorbanan dan kerelaanya, kami sangat simpati, terus berjuang, kami sangat mendukung,” ujar Hary.
Selain Kadispenad, turut mendampingi Kasad dalam audiensi tersebut, Wakasad Mayjen TNI Moch Fachrudin,S.Sos, Koorsahli dan Aster Kasad, Kapuskesad serta Dandenma Mabesad. (Disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan soft launching ATM Pertanian Sikomandan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0501 Jakarta Pusat, Rabu (22/04/2020) kemarin.
Mentan SYL mengatakan bahwa ATM beras ini hadir untuk masyarakat berpenghasilan harian yang terdampak Covid-19 dengan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Pencegahan penyebaran Covid-19 salah satunya dengan PSBB. Tapi konsekuensinya bagi saudara kita yang penghasilannya harian sangat berpengaruh karena aktivitasnya menjadi berkurang, ATM beras ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi mereka,” kata SYL.
Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam urusan pangan, hadirnya ATM beras selain bentuk tanggung jawab Kementan, juga ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sektor pertanian sudah semakin modern.
“ATM beras ini dikembangkan oleh Balitbangtan Kementan, memiliki kapasitas muat 180 kg dengan keluaran beras 1,5 kg. ATM beras ini mampu beroperasi selama 12 jam perhari. Jadi tinggal tekan, berasnya keluar,” kata SYL.
Pada kesempatan itu juga, Mentan SYL dan KSAD Jenderal Andika memberikan bantuan bahan pangan kepada perwkilan dari 8 Kecamatan yang berada di wilayah Makodim 0501 Jakarta pusat.
Salah satu penerima bantuan, Hari Purwanto yang tinggal di Jalan Pramuka Sari 2, Cempaka putih menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada Mentan SYL dan KSAD Jenderal Andika.
“Terima kasih Pak Menteri dan Bapak Jenderal Andika. Bantuan ini sangat membantu kami. Kami doakan Bapak-bapak semua sehat dalam menjalankan tugas, ” ungkap Hari yang kesehariannya sebagai petugas keamanan lingkungan.
Karena keterbatasan sumberdaya, pada tahap pertama, penyebaran ATM beras akan ditemptkan di Makodim Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor. Namun, apabila semakin banyak mitra yang ikut berperan, maka jangkauannya akan diperluas.
“Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para mitra sehingga kita bisa melakukan sesuatu yang mulia ini. Ini adalah panggilan bangsa dan negara untuk kita semua, agar saling bahu membahu,” pungkas SYL.(hum/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, yang juga selaku Ketua Pembina Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) memimpin acara pelantikan dan serah terima jabatan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi-Jawa Barat, periode 2020 – 2024 dari Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS. kepada Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D., bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis, (16/04/2020).
Demikian rilis yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, usai mengikuti Sertijab di Mabesad, Jakarta.
Dijelaskan Kadispenad bahwa Unjani merupakan salah satu Perguruan Tinggi di lingkungan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), yang berdiri sejak tahun 1990 dengan visi menjadi universitas unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.
Acara pelantikan dan Sertijab Rektor Unjani, antara lain ditandai dengan penandatanganan berita acara Sertijab, penyampaian Sambutan Pejabat lama dan baru Rektor Unjani serta Sambutan Kasad dan sesi foto bersama.
Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasad selaku Ketua Pembina YKEP dan seluruh civitas akademika Unjani atas perhatian dan dukungan yang diberikan serta akan memberikan _support_ penuh kepada pejabat baru, setelah dirinya menjadi dosen biasa.
Sementara itu, Rektor Unjani yang baru dilantik Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D., menyampaikan rasa haru dan bangga telah diberikan kepercayaan yang luar biasa untuk memimpin dan memajukan Unjani sebagai Universitas kebanggaan.
“Unjani memiliki potensi yang sangat luar biasa, keberadaan Unjani harus dioptimalkan. Unjani harus lebih maju dan besar,” ujar Hikmahanto.
Sesuai visinya yang berjiwa kebangsaan, Unjani sambung Hikmahanto, menawarkan nuansa lain. “Keunggulan militer dan yang baik di TNI, kedisiplinan, karakter dan kepemimpinan dapat diterapkan di universitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan terima kasih kepada pejabat Rektor lama Dr. Witjaksono atas dedikasi dan jasanya selama 4 tahun memimpin Unjani sampai dengan diserahterimakan kepada pejabat baru.
Kepada pejabat Rektor Unjani yang baru, Kasad berpesan untuk membesarkan dan membawa Unjani lebih maju lagi.
“Saya ingin Unjani lebih maju lagi dan dipandang orang, menjadi universitas yang besar, dikenal dan bergengsi sama seperti universitas top di luar negeri,” tandas Kasad.
Sebelum acara pelantikan dan Sertijab Rektor Unjani, diawali dengan menyaksikan tayangan videotrone berupa _slide show_ perjalanan karier pejabat lama Mayjen TNI (Purn) Dr. Witjaksono, M.Sc., NSS,. yang menjabat Rektor Unjani pada periode 2016-2020 dan pejabat baru Prof. Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjenad, Aspers dan Asrena Kasad, Anggota Pengawas dan Ketua Pengurus YKEP, para Wakil Rektor dan Dekan Unjani, beberapa pejabat Unjani, perwakilan Senat dan BEM Unjani, serta tamu undangan lainnya.(disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa dan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menjalin kerja sama dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) program pendidikan Pascasarjana bagi personel TNI AD.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/01/2020).
Dikatakan Candra, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya telah terjalin pada Nota Kesepahaman Nomor Kerma/8/VII/2018 dan Nomor 4254/UN1.P/DIT.KAUI/DN/2018 tanggal 9 Juli 2018 dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.
“Dengan demikian, kesempatan untuk mengikuti program pascasarjana di UGM bagi personel TNI AD saat ini semakin terbuka lebar,” ucapnya.
“Calon peserta akan menjalani seleksi terlebih dahulu yang diselenggarakan oleh pihak UGM,” imbuh Candra.
Pelaksanaan pendidikannya sendiri, lanjut Candra, diselenggarakan dalam bentuk _blended_ _learning_ , yaitu proses pembelajaran yang mengkombinasikan sistem tatap muka di kelas dengan interaksi daring (dalam jaringan/online).
Proses pembelajaran secara daring (online) dapat difasilitasi sampai dengan 40% dari proporsi keseluruhan.
“Jangka waktu pendidikan dilaksanakan sesuai dengan masa studi terprogram,” sambungnya.
Lebih lanjut dijelaskan Candra bahwa program pendidikan Pascasarjana yang baru saja ditandatangani ini, tertuang pada Nota Kesepahaman Nomor PKS/3/I/2020 Nomor 7345/UN1.P.I/DIT-KAUI/DN/2020.
“Harapannya ke depan TNI AD semakin banyak memiliki SDM berkualitas dalam berbagai disiplin ilmu, sehingga dapat mendukung tugas yang semakin menantang,” pungkas Candra.
Turut hadir pada acara tersebut, Pangdam IV/Dip, para Asisten Kasad, Danrem 072/Pmk, Rektor UGM, beserta para staf dan dosen serta mahasiswa UGM.(disp/red)