Categories
Daerah TNI

124 Pekerja Migran Ilegal Diamankan Angkatan Laut di Kabupaten Labuhan Batu Utara Sumut

Koran Jurnal, Sumut – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Lantamal I, Koarmada I mengamankan 124 orang Pekerja Migran tanpa dokumen (Ilegal) yang memasuki Indonesia melalui jalur laut di Pantai Bersaudara Ds. Simandulang Kec. Kualu Ledong Kab. Labuhan Batu Utara (Labura) Sumatera Utara, Rabu (13/05/2020) malam.

Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin mengatakan, tim (Fleet One Quick Response) F1QR Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan Lantamal I dengan menggunakan Patkamla TBA I-I-61 dan Patkamla Pulau Jemur melaksanakan patroli. Saat itu, lanjutnya, kondisi cuaca kurang bersahabat, angin kencang disertai gelombang 1.5 – 3 meter.

“Malam, sekitar jam sembilan, Tim F1QR mendapatkan informasi dari nelayan bahwa mereka melihat ada sekelompok orang di Pantai Bersaudara, Desa Simandulang yang berusaha menuju daratan. Lantas Tim memutuskan untuk melakukan pengejaran. Disana didapati sekelompok orang yang diduga baru mendarat setelah melakukan perjalanan dari Malaysia melalui jalur tidak resmi/ilegal. Sedangkan Kapal yang mengangkutnya tidak terlihat, diduga sudah melarikan diri sebelumnya,” lugas Dafris Datuk Syahrudin.

“Setelah melakukan pemeriksaan awal di tempat, diputuskan membawa kesemua TKI Ilegal itu ke Tanjung Balai Asahan melalui jalur laut dengan dibantu oleh Nelayan. Mereka tiba disana Kamis dinihari tadi dan langsung dilakukan protokol penanganan Covid-19 oleh Tim Kesehatan Lanal TBA yakni dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan barang bawaan,” jelasnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. mengatakan, dalam mengamankan TKI Ilegal yang akhir-akhir ini marak terjadi di Tanjung Balai, akan tetap diberlakukan prosedur penanganan dengan menerapkan protap yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini dilakukan, tambahnya, sebagai upaya pencegahan serta upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Lanal Tanjung Balai Asahan pada masa Pandemi Covid-19 atau tepatnya mulai pada akhir Februari lalu, sedikitnya telah mengamankan lebih dari 700-an TKI Ilegal, tepatnya 713 Orang dari 15 kasus pengamanan TKI Ilegal, termasuk kemarin yang diamankan oleh KRI Siwar-646 dan ditangani lanjutan oleh Lanal TBA. Kehadiran Patroli yang dilakukan oleh TNI AL Khususnya Jajaran Koarmada I, Lantamal dan Lanal diharapkan bisa mengamankan para TKI Ilegal untuk tidak masuk langsung tanpa melewati prosedur tetap apalagi selama masa Pandemi Covid-19 ini,” paparnya.

Dari pendataan yang dilakukan Lanal TBA, diketahui 124 Orang TKI Ilegal yang diamankan di Lanal Tanjung Balai Asahan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya mereka diserahkan ke Satgas Covid Kota Tanjung Balai untuk dilakukan proses lanjutan dan Karantina pada Kamis Siang (14/05).(disp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Lakukan Sosialiasi dan Pelatihan Penilaian Kinerja Individu

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melaksanakan Sosialisasi tentang Penilaian dan Pelatihan Kinerja Individu dalam penataan sistem manajemen SDM, oleh tim Penilai Intern Pushidrosal, di Long Room Perwira Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Selasa (12/05/2020).

Dasar dari kegiatan kegiatan tersebut adalah Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor Kep/1941/IX/ 2017 tanggal 8 September 2017 tentang Buku Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Individu di Lingkungan TNI Angkatan Laut.

Wakil Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Wakapushidrosal) Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi mewakili Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 12 hingga 13 Mei 2020 diikuti oleh 35 personel perwakilan dari 26 satuan kerja Pushidrosal, yang terbagi menjadi 2 kelompok bertujuan untuk memberikan penilaian kinerja personel satuan kerja dalam mewujudkan penataan sumber daya manusia (SDM) sebagai peranan penting dalam mewujudkan tujuan organisasi.

Untuk mewujudkan tujuan organisasi perlu diimbangi dengan kemampuan yang dimiliki dan harus benar-benar teruji sehingga mampu mengerjakan semua pekerjaan yang dibebankan kepadanya secara benar dan menghasilkan hasil yang sempurna baik kuantitas dan kualitas.

Penilaian kerja individu merupakan sebagai salah satu aktivitas system Manajemen Sumber Daya Manusia aparatur.
Penataan sistem manajemen SDM aparatur bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme SDM aparatur pada masing-masing instansi pemerintah, yang didukung oleh sistem rekrutmen dan promosi aparatur berbasis kompetensi, transparan, serta memperoleh gaji dan bentuk jaminan kesejahteraan yang sepadan.

Target pencapaian dari kegiatan ini adalah meningkatkan penataan pengelolaan SDM, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan SDM, menigkatkan kedisiplinan SDM, meningkatkan efektifitas manajemen SDM serta meningkatkan professional SDM.

Sifat Penilaian yang dihasilkan bersifat dinamis artinya mengacu kepada perubahan pengembangan SDM itu sendiri, Obyektif : sesuai dengan kondisi sebenarnya, transparan : terbuka dan inovatif, akuntabel : bertanggung jawab dan Ilmiah artinya menganalisa secara kuantitatif dan kualitatif.

Penilaian kinerja induvidu ini dilakukan setiap bulan pada minggu ke 4.(disp/red)

Categories
Polhukam TNI

TNI Angkatan Laut Amankan 27 Pekerja Migran Ilegal di Kabupaten Asahan

Koran Jurnal, Sumut – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan, Koarmada I mengamankan 27 orang Pekerja Migran tanpa dokumen (Ilegal) yang memasuki Indonesia melalui jalur laut di Pantai Sungai Sembilang Kab. Asahan Sumatera Utara, Sabtu (02/05/2020).

“Pagi, sekira Pukul 06.30 WIB, Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) TBA I-I-61 Lanal TBA yang tengah berpatroli di perairan laut Asahan menemukan sekelompok orang di tepi Pantai Sungai Sembilang Perairan Asahan. Sekelompok orang yang diduga TKI iilegal dari Negara Malaysia diperkirakan baru mendarat pagi tadi,” jelas Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan ternyata benar bahwa kelompok orang yang berjumlah 27 orang tersebut merupakan TKI illegal yang ditelantarkan oleh kapal yang sebelumnya telah menyeberangkan mereka dari Malaysia,” kata Danlanal

Ke-27 TKI Ilegal yang terdiri dari 26 Laki-Laki dan 1 Perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Posmat Bagan Asahan dibantu oleh Kapal Nelayan setempat dengan dikawal oleh Patkamla TBA I-I-61 Lanal TBA. Setibanya di Posmat Bagan Asahan, Ke-27 orang TKI Ilegal diberlakukan prosedur tetap pemeriksaan Covid-19 oleh Satgas COVID-19 Lanal TBA yakni pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan termasuk barang bawaannya. Selain itu dilaksanakan pengecekan barang bawaan guna mengantisipasi masuknya narkoba melalui TKI ilegal tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. mengatakan “setelah berkali-kali mengamankan TKI Ilegal, akhir pekan merupakan waktu yang biasa digunakan penyelundup untuk memasukkan TKI melalui Perairan Asahan. Patroli TNI AL khususnya Lanal TBA yang merupakan Pangkalan TNI AL Jajaran Lantamal I tidak mengenal libur ataupun akhir pekan sehingga penyelundupan yang terjadi Sabtu pagi ini bisa dideteksi dan diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan penerapan protokol pemeriksaan Covid-19” Paparnya.

Menurunkan penumpang TKI Ilegal asal Malaysia di pantai yang sulit dijangkau saat ini menjadi pilihan para penyelundup TKI guna menghindari tertangkapnya Patroli Perairan yang dilakukan Kapal-Kapal Patroli TNI AL.

“Patroli yang dilakukan di Lanal Lanal Jajaran Lantamal I terutama Lanal TBA tetap berusaha menemukan dan mengamankan para TKI untuk dilakukan pemeriksaan terkait dengan Pandemi Covid-19 sehingga penyebaran virus korona yang memungkinkan dibawa dari luar negeri bisa dideteksi lebih awal untuk dilakukan penanganan berikutnya oleh pemerintah,” kata Danlantamal I.

“Pada saat Pandemi Covid-19, Patroli laut di Jajaran Lantamal I lebih ditingkatkan intensitasnya. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi kedatangan TKI Ilegal yang berusaha masuk lewat laut. Kita berharap agar kedatangan para TKI yang dilakukan secara Ilegal dapat Kita amankan supaya bisa diserahkan kepada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona lebih luas yang memungkinkan penularannya dibawa dari luar negeri,” pungkas Danlantamal I.

Terhadap ke-27 orang TKI ilegal yang tertangkap di Pantai Sungai Sembilang Kab. Asahan setelah dilaksanakan pemeriksaan dan pendataan oleh Tim Satgas COVID-19 Lanal TBA, Selanjutnya kesemua TKI ilegal tersebut diserahkan kepada Satgas Covid-19 kota Tanjung Balai guna dilakukan SOP Covid-19 serta penanganan lebih lanjut dan proses karantina.(disp/red)

Categories
TNI

Enam Pejabat Strategis Pushidros TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H memimpin upacara Serah Terima Jabatan enam pejabat strategis Pushidrosal yaitu Koordinator Staf Ahli (Koorsahli), Direktur Personel (Dirpers), Kepala Dinas Veranautika (Kadisveranautikas), Kepala Dinas Informatika dan Pengolahan Data (Kadisinfolahta), Kepala Set Umum (Kasetum), Kepala Satuan Kesehatan (Kasatkes) serta pengukuhan jabatan Kepala Satuan Komunikasi (Kasatkom) Pushidrosal Di Ruang Serba Guna Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Rabu (08/04/2020).

Jabatan Koorsahli yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Laut (P) Amril, S.T., MM., selanjutnya akan dijabat oleh Kolonel Laut (S) Suhartoyo, CHRMP, Dirpers yang semula dijabat oleh Kolonel Laut (S) Suhartoyo, CHRMP digantikan oleh Kolonel Lau (P) Amril, S.T., M.M, selanjutnya Kadisinfolahta yang semula dijabat oleh Kolonel Laut (KH) Irfan Winanto diserahterimakan kepada Letkol Laut (E) I Gusti Putu Andik Yudha N., S.Kom, Mtr. Hanla yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Dinas Pendukung Teknis (Kasubdisduknis) Disinfolahta, Kadisverautika awalnya dijabat oleh Kolonel Laut (E) Yudi Harsono, S.T., juga di serahterimakan kepada Kolonel Laut (E) Ari Purnomo, S.T., Kasetum dari Letkol Laut (KH) Umbarno, S.Pd., M.Pd., diserahterimakan kepada Mayor Laut (E) Abdul Haris Syarifuddin, S.T., M.Tr.Opsla dan Kasatkes dari Letkol Laut (K) Andri Yuli Prasetio, M.Kes diserahterimakan jabatannya kepada Letkol Laut Laut (K) Drg. Bambang Dwi Laksono, M.M, Sp.Perio serta pengukuhan jabatan Kasatkom Mayor Laut (E) Kristiyono, A.MD., S.T.

Dalam sambutannya Kapushidrosal menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan hal yang akan selalu terjadi sebagai salah satu bentuk pola pembinaan karier, sekaligus mengandung makna penting dan strategis ditinjau dari upaya TNI untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.

Menurutnya, dengan serah terima Jabatan ini akan terjadi regenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah-langkah kreatif dan inovatif dalam menjaankan roda organisasi.

“ Pada Hakekatnya jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus penghargaaan dari pemimpin TNI AL atas dedikasi dan loyalitas serta kemampuan yang dimiliki pada bidangnya, dengan harapan untuk lebih berkontribusi kepada organisasi , untuk memantapkan manajeman organisasi dihadapkan pada dinamika lingkungan dan tantangan tugas dimasa yang akan mendatang yang semakin komplek.” kata Kapushidrosal.

Sebelum mengakhiri sambutannya Kapushidrosal mengharapkan Pushidrosal sebagai lembaga Hidrografi Nasional akan lebih profesional dan senantiasa memiliki kualitas dan penampilan yang semakin baik, serta dapat menghasilkan produk dan informasi yang makin berkualitas dari waktu ke waktu pada dinamika hidrografi yang terus berkembang saat ini. Sehingga diperlukan loyalitas disertai semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

Pada kesempatan ini pula Kapushidrosal beserta staf juga mengucapkan selamat bekerja kepada pejabat baru agar dapat menyesuaikan pada jabatan dan tugas pokok masing-masing, koordinasi dan tingkatkan kerjasama antar satker.
Beberapa pejabat teras serta perwakilan Perwira Staf, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil ikut hadir dalam acara sertijab tersebut.(disp/red)

Categories
Daerah IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Dukung Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba

Koran Jurnal, Balige – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mendukung percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.

Seperti diketahui, Danau Toba telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu dari lima kawasan strategis pariwisata nasional dengan status super prioritas, selain Likupang, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. di Mako Pushidrosal, Jakarta, mengatakan dukungan Pushidrosal kepada pemerintah dalam percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba dengan dilaksanakannya operasi survei dan pemetaan (Opsurta) di perairan Danau Toba, Selasa (17/03/2020)

“Penyediaan Peta baik Peta Kertas maupun peta elektronik menjadi bagian penting dalam peningkatan fasilitas destinasi wisata super prioritas guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran di Danau Toba,” kata Kapushidrosal.

Diharapkan peta navigasi tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan nasional dalam penetapan alur maupun sistem transportasi di Danau Toba.

Menurut Kapushidrosal, pasca musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun IV, yang berlayar dari pelabuhan Simanindo (Samosir) dengan tujuan Tigaras (Simalungun) pada tanggal 18 Juni 2018; menjadi momentum pelaksanaan operasi survei dan pemetaan (Opsurta) Hidro-Oseanografi seluruh perairan Danau Toba.

“Hasil survei tersebut telah diolah menjadi peta kertas (paper chart) dan peta digital atau electronic navigation chart (ENC) dengan standard internasional IHO. Peta kertas dan peta digital tersebut dibuat dengan sekala Approach to Harbour, dengan 10 cell ENC sesuai dengan jumlah liputan peta kertas (nomor 522 dan 523),” ungkap Chief Hydrographer Indonesia.

Peta Laut Danau Toba merupakan peta danau toba pertama yang dibuat di Indonesia dalam versi kertas dan elektronik menggunakan standar internasional peta inland waterways melalui survei hidrografi selama kurang lebih dua tahun untuk mendapatkan data kedalaman dan karakteristik perairan Danau Toba.

Hal ini untuk mendukung kegiatan navigasi dan keselamatan transportasi di perairan Danau Toba serta mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia khususnya terkait Destinasi wisata premiun dalam rangka mendukung kebijakan poros maritim dunia

Menindaklanjuti hal itu, pada 12 Maret 2020 lalu, telah dilaksanakan rapat koordinasi rencana penetapan alur pelayaran Danau Toba dengan pimpinan rapat Asisten Deputi Navigasi dan Keselamatan Maritim Odo R.M.Manuhutu dan dihadiri oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Disnav kelas 1 Belawan, Direktur Kenavigasian Hubla, Kepala pengelola Transportasi Darat wilayah II Sumut, dan Pushidrosal yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M.

Untuk menunjang hal tersebut, perlu adanya pemenuhan aspek keselamatan pelayaran meliputi penetapan alur pelayaran, penyediaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), dan telekomunikasi pelayaran (Telkompel).

Pada kesempatan ini juga, Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana P, M.M., menyampaikan bahwa peta kertas dan peta digital (ENC-Electronic Navigation Chart) siap untuk diluncurkan dan dapat digunakan sebagai bahan penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba bagi stakeholder terkait maupun untuk digunakan bagi kapal-kapal yang beroperasi di Danau Toba.

Diharapkan, penetapan alur pelayaran di perairan Danau Toba selesai pada Juni 2020 dengan rencana kurang lebih 35 trayek alur pelayaran serta dapat segera ditetapkan pemerintah. Mengingat aspek keselamatan navigasi pelayaran dan pengembangan pelabuhan beserta SBNP pendukungnya merupakan salah satu pendukung fasilitas percepatan pembangunan destinasi wisata super prioritas Danau Toba.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Pushidros TNI AL Gelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengadakan sosialisasi Reformasi Birokrasi kepada seluruh personel bertempat di Serba Guna Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Kamis (27/02/2020) kemarin.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada seluruh personel, baik perwira, bintara, tamtama maupun PNS di jajaran Pushidrosal betapa pentingnya Reformasi Birokrasi untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Acara tersebut dibuka oleh Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi selaku Ketua Pelaksana Reformasi Birokrasi Pushidrosal.

Sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Letkol Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo yang sehari-hari berdinas di Satuan Kerja Direktorat Personel Pushidrosal.

Dalam paparannya nara sumber mengatakan bahwa Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan di lingkungan Pushidrosal telah dilaksanakan sejak tahun 2010 hingga sampai tahun 2025.

Kegiatan tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/692/IX/2011 tanggal 12 September 2011 Tentang Organisasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi 2010-2025.

Dalam paparannya, narasumber menyampaikan bahwa Reformasi Birokrasi merupakan Sebuah perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola pemerintahan Indonesia untuk mencapai clean goverment dan good governance menyangkut aspek manajemen pemerintahan yang meliputi delapan Area Perubahan.

Delapan Area Perubahan tersebut yaitu Manajemen perubahan satuan kerja yang bertanggung jawab adalah Satuan ahli, penataan peraturan perundang-undangan satuan kerja yang bertanggung jawab adalah Bagian Hukum, penataan dan penguatan organisasi yang bertanggung jawab adalah Direktorat Perencanaan, penataan tata laksana yang bertanggung jawab adalah Direktorat Operasi Survei dan Pemetaan, penataan manajemen SDM aparatur yang bertanggung jawab adalah Direktorat Personel, penguatan pengawasan dipegang tanggung jawabnya oleh Inspektorat Pushidrosal , penguatan akuntabilitas kinerja di pertanggung jawabkan oleh Direktorat Logistik dan peningkatan kualitas layanan publik dilipahkan tanggung jawabnya kepada Direktorat Potensi Maritim.

Menurut data table prosentase data satuan kerja Sistem Informasi Reformasi Birokrasi per tanggal 9 Januari 2020 Pushidrosal telah selesai melaksanakan program Reformasi Birokrasi dengan prosentase 100%.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia Kunjungi Mabes AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan ke Mabes TNI AL di Gedung Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (24/02/2020).

Kedatangan Kepala Bakamla RI ke Mabes TNI AL disambut oleh Kepala Staf Angakatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji setelah melewati penghormatan vallreef.

Kehadiran Kepala Bakamla RI didampingi oleh Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla S. Irawan, M.M., Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla TSNB Hutabarat, M.M.S., Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Drs. Hariadi. S.H, Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla RI Laksda Bakamla Dade Ruskandar, S.H.,M.H., Direktur Hukum Bakamla RI Laksma Bakamla Eddy Rate Muis, S.H.,M.H., dan Direktur Operasi Udara Bakamla RI Laksma Bakamla Olot Dwi Cahyono.

Kunjungan kehormatan ini dalam rangka memperkenalkan diri sebagai pucuk pimpinan baru Bakamla RI. Selain itu juga membicarakan Instruksi Presiden RI Joko Widodo agar dapat segera menyelesaikan masalah Omnibus Law dan masalah penegakan hukum satu pintu yang berada di laut nantinya yaitu Bakamla RI sebagai Indonesian Coast Guard.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyambut hangat kedatangan Kepala Bakamla RI beserta rombongan. TNI AL akan bersinergi dan akan mendukung Bakamla RI sesuai yang diinstruksikan Presiden RI.

Dalam penerimaan kunjungan Bakamla RI, Kasal didampingi oleh Aspers Kasal Laksamana Muda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc., Asops Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., dan Aspam Kasal Laksamana Muda TNI Angkasa Dipua, S.E.

Kunjungan diakhiri dengan saling tukar plakat dan photo bersama di lobby Gedung Utama Mabes TNI AL.(hum/red)

Categories
Megapolitan TNI

Kadisinfolahta Koarmada I Optimalkan Sistem Informasi Reformasi Birokrasi

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Kadisinfolahta) Komando Armada (Koarmada) I Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., memimpin Rapat Teknis Optimalisasi Pengoperasian Sistem Informasi Reformasi Birokrasi TNI AL di Ruang Rapat Disinfolahta Koarmada I, Kamis (23/01/2020).

Kadisinfolahta menyampaikan bahwa reformasi birokrasi yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut khususnya Koarmada I guna menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Kadisinfolahta Koarmada I juga menyampaikan secara detail kepada peserta rapat mengenai reformasi birokrasi dalam bidang penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan (SOP AP) mulai dari penentuan identifikasi judul, identifikasi prosedur, kemudian bagaimana cara merumuskan Format SOP AP, dan menyusun dokumentasi SOP AP.

Dalam melaksanakan Optimalisasi Pengoperasian Sistem Informasi Reformasi Birokrasi TNI AL, Kadisinfolahta akan memberikan user dan password kepada masing-masing satker agar dapat turut serta melaksanakan reformasi birokrasi di masing-masing satker Koarmada I.

Hadir dalam rapat optimalisasi sistem informasi birokrasi ini Kadisinfolahta Koarmada I, Perwira dan PNS masing-masing Satker Koarmada I.(disp/red)

Categories
International TNI

Pushidros TNI AL Perkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis IMO Ke-31 di Inggris

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengirimkan wakilnya untuk memperkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke-31 yang berlangsung di London, Inggris.

Pushidrosal mengirimkan wakilnya yaitu Kadisnautika Pushidrosal Kolonel Laut (P) Yudi Kuncoro dalam Sidang Majelis IMO ke-31 berlangsung dari tanggal 25 November hingga 4 Desember 2019 yang dihadiri oleh delegasi dari 174 negara, termasuk Indonesia.

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H menyampaikan bahwa dalam bidang tugasnya International Maritime Organization (IMO) dan International Hydrographic Organization sangat berkaitan dan saling berkaitan, sehingga dalam delegasi Indonesia diperlukan seorang Hidrografer. Oleh sebab itulah Pushidrosal termasuk dalam tim delegasi Indonesia di sidang IMO tersebut.

“IMO dan IHO mempunyai bidang tugas yang terkait dan saling mendukung demi kepentingan keselamatan navigasi pelayaran, sehingga diperlukan sinergitas antar kedua organisasi tersebut. Tidak mungkin kapal dapat berlayar dengan aman tanpa adanya informasi hidro-oseanografi berupa peta laut dan publikasi nautika lainnya” Kata Kapushidrosal.

Menurut orang nomor satu di jajaran Pushidrosal itu, selain terkait keselamatan navigasi, dalam sidang tersebut delegasi Indonesia berupaya dapat menjadi Anggota dewan IMO kategori C periode 2020-2021.

“Dengan menjadi anggota Dewan IMO menunjukan pengakuan dunia atas eksistensi Indonesia di sektor maritim Internasional, serta memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman” tambah Kapushidrosal yang juga merupakan Chief Hydrographer Indonesia tersebut.

Setelah melalui proses pemilihan suara, Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2020 – 2021 dalam sidang IMO Assembly tanggal 29 November 2019 di London. Anggota Dewan IMO berisikan 40 negara dengan 3 kategori dari total 174 negara anggota IMO.(disp/red)

Categories
TNI

TNI AL Gelar Sidang Wanbangopstik-LXXV/2019 di Pushidrosal

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut menggelar sidang Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik (Wanbangopstik) ke-75 Tahun 2019, di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Senin (18/11/2019).

Sidang yang digelar selama dua hari kedepan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., mewakili Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M.

Hadir dalam acara tersebut para pejabat utama Kotama TNI AL diantaranya Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., selaku Penanggung jawab Penyelenggaraan kegiatan, Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarullah Octavian, ST., M.Sc., Dirdiklat Laksamana TNI Deny Septiana, Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M, serta sejumlah 202 Perwira menengah dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Asops Kasal menyampaikan forum ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan pola operasi taktik serta pengembangannya dengan uji coba konsep operasi peperangan matra laut dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

Sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, sesuai undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI Angkatan Laut bertugas melaksanakan tugas TNI Matra Laut di bidang pertahanan dalam rangka melaksanakan tugas tersebut perlu dilakukkan pembinaan terhadap kekuatan alutsista dan prajurit yang dimiliki dalam bentuk penggelaran latihan-latihan untuk emndukung gelar tugas operasi. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang terus berkembang maka beberapa buku petunjuk perlu diadakan pemutakhiran atau bila diperlulkan dilaksanakan penghapusan disesuaikan dengan dinamika perkembangan saat ini serta perlunya penyusunan buku petunjuk baru yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi tersebut, tambahnya.

Sidang Wanbangopstik kali ini mengambil tema “Melalui wanbangopstik ke-75 Tahun 2019 kita tingkatkan kesiapan dan kemampuan system senjata terpadu guna mendukung tugas TNI Angkatan Laut” diharapkannya dapat tersusun doktrin turunan tentang operasi dan taktik peperangan matra laut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Materi yang dibahas pada sidang wanbangopstik ke-75 kali ini antara lain, petunjuk penyelenggara operasi salvage TNI Angkatan Laut, petunjuk penyelenggara pelatihanoperasioanal koarmada, petunjuk penyelenggara operasi survei dan pemetaan hidro-oseonografi, petunjuk referensi pengerahan satuan korps Marinir dalam operasi membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan, petunjuk referensi penilaian penilaian latihan puncak TNI Angkatan Laut “Armada Jaya” serta petunjuk penyelenggaraan latihan bersama TNI Angkatan Laut.

Diakhir sambutannya Asops Kasal memberikan penekanan yang perludijadikan pedoman diantaranya memanfaatkan forum tersebut untuk mendiskusikan doktrin dan buku petunjuk lainnya untuk mendukung pelaksanaan operasi, melaksanakan diskusi forum secara serius dan sistematis dalam nuansa akademis guna menggali pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang kreatif dan solutif serta inovatif, diskusi harus dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan referensi yang jelas dan yang terakhir menemukan solusi yang terbaik dalam rangka menyusun buku petunjuk baru sesuai dengan dinamika perkembangan saat ini.(disp/red)