Categories
Daerah Militer Polisi TNI

Pengabdian Akabri 89 Gelar Bakti Sosial di Bogor Selatan

Koran Jurnal, Bogor – Kegiatan sosial Pengabdian TNI-Polri Akabri 89 merupakan bentuk kepedulian dan perhatian dari seluruh Alumni Akabri tahun 1989 baik dari TNI maupun Polri atas situasi dan kondisi saat ini yang di karenakan Pandemi Covid 19. Para alumni Akabri ini terdiri dari matra Darat, Laut, Udara dan Kepolisian melakukan bhakti sosial dengan memberikan paket pangan kepada keluarga kurang mampu yang terdampak Covid-19, Bogor (17/06/2020).

Pejabat TNI-Polri yang tergabung dalam Akabri 1989 menyiapkan serta memberikan bantuan dalam bentuk paket sembako, yang mana nantinya Paket bantuan tersebut akan di berikan kepada masyarakat yang terkena langsung imbas Pandemi Covid 19, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Marsma TNI Eding Sungkawa S.AB., M.TR. (Han) Dan Lanud ATS, Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing Dirjian Ekonomi Stratad Lemhanas RI, dan alumni Akabri 89 lainnya yang mengikuti Baksos ini. Kegiatan juga dihadiri Waka Polresta Bogor Kota AKBP M.Arsal Syahban, SH, S.IK,MM, MH, Wakil Walikota Bogor Dedie A.Rachim dan Muspika Bogor Selatan bersama unsur tiga pilar.

Penyaluran ratusan paket sembako ini dilanjutkan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa didampingi Lurah dengan cara door to door agar tepat sasaran ke para warganya sebanyak 500 paket sembako disiapkan untuk kegiatan bakti sosial ini. Pemberian bantuan sosial ini diberikan kepada warga Parung Jambu Rt 5/10 dan warga Kampung baru Rt 06/04, Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Dalam sambutan nya Wakil Wali Kota Bogor menyampaikan ucapan terima kasih kepada AKABRI 89 yang telah membantu penanganan Covid 19 di Kota Bogor, hadirnya bantuan ini membantu penanganan Covid 19 di Kota Bogor terutama masalah ekonomi dan ini semoga bermanfaat dan dilimpahkan rezeki yang berlimpah dari Allah SWT kepada AKABRI 89.

Camat Bogor Selatan Hidayatulloh, S.P., M.SI menyampaikan apresiasi kepada Bapak bapak alumni 89 yang telah melakukan gerakan bakti sosial terutama kepada warga Bogor Selatan yang terdampak Pandemi Covid 19, semoga menjadi amal ibadah untuk bapak- bapak AKABRI 89.

“Warga disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujar Hidayatulloh

Waka Polresta Bogor Kota mengucapkan selamat datang kepada para senior Akabri 89 yang telah tergerak menyalurkan sembako di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor

“Memasuki tatanan hidup baru ini saya harap kita semua selalu waspada dengan mempedomani protokol kesehatan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan di tengah pandemi Covid 19 di Kota Bogor, kita turun langsung ke lokasi untuk melihat langsung bagaimana masyarakat yang terdampak Covid 19 ini.” Ujar Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing

Mewakili Akabri 89 Marsma TNI Eding Sungkana menyampaikan kegiatan ini terdiri dari 4 angkatan, TNI Darat Laut Udara dan Polri, sesuai dengan Program Pemerintah, Mari Kita bersama sama membantu warga yang terdampak Covid 19, Program Tahun ini kita mengumpulkan dana dan terkumpul 22.500 paket sembako dan sekarang kita bagikan di Kota Bogor, Kecamatan Bogor Selatan sebanyak 500 paket sembako. AKABRI 89 juga mengucapkan ucapan terima kasih kepada warga yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bantuan Sosial ini juga kami lakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Aksi baksos Akabri 89 ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar alumninya diseluruh Indonesia ditempat tugas para alumni Akabri 89 yang telah digelar pada Kamis 11 Juni, demikian disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI, Mayjen TNI Rudianto selaku Ketua Alumni Akabri 89.

“Kami menjalankan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan. Semoga pendistribusian sembako alumni Akabri 89 dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mayjen TNI Rudianto waktu itu.

Komjen Pol Drs Agus Andrianto selaku Kabaharkam Polri yang merupakan alumni Akabri 89 di tempat terpisah menyampaikan aksi Solidaritas Sosial yang dilaksanakan para alumni Akabri 89 merupakan wujud pengabdian yang Solid antara TNI dan Polri yang digelar di berbagai kewilayahan di Indonesia oleh para alumni Akabri 89 dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

“Aksi Solidaritas Sosial alumni Akabri 89 merupakan tindak lanjut arahan Panglima TNI dan Kapolri utk menggalang dan menggerakan masyarakat yang mampu untuk turut serta memberikan Bantuan Sosial kepada warga yang terdampak Pandemi Covid 19,” ujar Komjen Agus.

Selain itu ditambahkan oleh Komjen Agus bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih TNI-Polri kepada masyarakat bahwa hasil survey menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI-Polri cukup tinggi dalam peranannya percepatan penanganan pandemi covid-19 diseluruh Indonesia, dimana tingkat tertinggi adalah institusi TNI dan ketiga Polri setelah Lembaga Kepresidenan.

Dan Lanud ATS Marsekal Pertama TNI Eding Sungkana, S.AB.,M.Tr(Han).(hum/red)

Categories
Daerah TNI

Peringatan HUT Ke-69 KOOPSAU, Lanud Supadio Gelar Baksos

Koran Jurnal, Pontianak – Pangkalan TNI AU Supadio menggelar bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau). Ratusan prajurit dikerahkan guna mengikuti bakti sosial yang diselenggarakan di tiga tempat yaitu Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Lanud Supadio, Jalan Pelabuhan Laut, Desa Limbung, Taman Makam Bahagia di TMP Dharma Patria Jaya, Jl. Adi Sucipto, Sui Raya, dan Mesjid Al Hidayah Jalan Kh. Abdurrahman Wahid, Desa Kuala Dua.

Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M mengatakan perlu diketahui setiap tanggal 15 bulan Juni kita selaku insan TNI Angkatan Udara memperingati Hari Ulang Tahun Komando Operasi TNI Angkatan Udara atau Koopsau dan tahun ini merupakan ulang tahun yang ke-69.

“Sesuai perintah komando atas, dalam rangka memperingati HUT Koopsau tiap-tiap Lanud melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian sembako dan melaksanakan perawatan serta pembersihan ditempat-tempat ibadah yang berada di sekitar Lanud,” kata Danlanud disela-sela pembagian sembako kepada salah satu pengurus gereja Katolik St. Petrus Kanisius suster Erica Simamora, Sdc, Selasa (16/06/2020).

Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Supadio Letkol Nav Sudaryanto menambahkan sebelum kegiatan bakti sosial terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapsiagaan personel Lanud Supadio yang bertujuan menghitung kekuatan personel yang akan melaksanakan bakti sosial. Kemudian kekuatan personel dibagi menjadi tiga tempat yang menjadi sasaran bakti sosial.

“Selain membersihkan taman makam bahagia dan tempat ibadah, pada kegiatan bakti sosial ini juga memberikan bantuan paket sembako yang diperuntukkan bagi para pekerja makam dan para pengurus tempat ibadah,” jelas Pamen Alumnus AAU Tahun 1998 selaku penasehat dalam kegiatan baksos.

Salah seorang petugas taman makam bahagia Bapak Arbai sangat mengapresasi dan berterima kasih kepada Lanud Supadio. “Dengan adanya bakti sosial berupa pembersihan makam sedikitnya banyak membantu pekerjaan kami yang sehari-hari bertugas membersihkan makam. Dan tak lupa kami juga sangat berterima kasih dengan pemberian sembako ini,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Pos TNI AL Singkil Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Aceh Singkil

Koran Jurnal, Aceh – Memasuki hari ketiga Operasi SAR (Search And Rescue), Pos TNI AL Singkil yang tergabung dalam Operasi SAR, tetap lakukan pencarian terhadap satu orang korban dari dua pelajar yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Cemara Indah (PCI), Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Aceh, Senin (15/06/2020).

Pencarian korban hilang yang dilaporkan Sabtu lalu oleh kedua rekannya Bina Jona dan Kasia Mono Berutu diketahui bernama Zulfandi (15) dan Muhammad Diva (15) asal Desa Tulaan dan Desa Rimo, Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Satu korban bernama Zulfandi (15) telah ditemukan Minggu malam dalam keadaan meninggal dunia di pinggir pantai sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Komandan Pos TNI AL Singkil Lettu Laut (T) Nur Cholis mengatakan “Pos TNI AL Singkil selama Operasi SAR dilaksanakan telah menurunkan personel yang bergabung dengan instansi lainnya seperti BPBD Aceh Singkil, SAR Sibolga, Polairud dan Koramil Singkil Utara,” kata Danposal Singkil.

“Pencarian hari ketiga ini selain menyisir tempat yang disinyalir tempat tenggelamnya korban, juga akan memperluas area penyisiran dengan dibantu masyarakat nelayan yang turut berpartisipasi melakukan Operasi SAR sejak kemarin. Selain itu, area penyisiran dilakukan di daerah Pantai tempat korban pertama diketemukan tadi malam,” ungkap Danposal Singkil.

Secara terpisah, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Simeulue Letkol Laut (P) Dian Wahyudi, S.T., M.Tr. Hanla., telah memerintahkan Danposal Singkil untuk selalu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Singkil dan instansi lain dalam pelaksanaan Operasi SAR.

Dalam keterangannya Danlanal Simeulue mengatakan “Kita selalu monitor perkembangan Operasi SAR di Pantai Cemara Indah Aceh Singkil, tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah personel apabila memang diperlukan guna menambah kekuatan personel Gabungan SAR yang saat ini masih berjuang menemukan satu lagi korban,” jelasnya.

“Semoga pencarian hari ketiga ini bisa membuahkan hasil yang maksimal guna mendapati kepastian satu dari dua korban yang dinyatakan hilang pada Sabtu lalu,” pungkas Danlanal Simeulue.

Sabtu lalu, dua dari Empat pelajar asal Desa Tulaan dan Rimo, Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil masing-masing Zulfandi (15) dan Muhammad Diva (15) dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Cemara Indah (PCI) Gosong Telaga Selatan, Aceh Singkil.

Dua dari empat pelajar yang berenang menggunakan pelampung ban di Pantai Cemara Indah diduga hilang dihempas ombak besar lalu terseret kedaerah dalam laut di pantai itu.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Guskamla I Terus Tingkatan Opskamla Guna Ciptakan Iklim Keamanan Laut Kondusif

Koran Jurnal, Batam – Guskamla Koarmada I terus berupaya meningkatkan Operasi Keamanan Laut disejumlah wilayah rawan terjadinya gangguan keamanan laut, baik aktivitas illegal yang dilakukan oleh kapal-kapal, pelaku tindakan gangguan keamanan laut terhadap kapal-kapal yang melintas, maupun pemanfaatan ruang laut untuk kegiatan-kegiatan illegal. Sinergitas senantiasa dilaksanakan baik dengan Lantamal/Lanal maupun instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan operasi melalui koordinasi. Hal tersebut sesuai direktif yang disampaikan Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.

Konsentrasi terhadap upaya menciptakan iklim keamanan laut yang terkendali dan kondusif sesuai dengan tugas pokok yang diemban sehingga seluruh jajaran Guskamla Koarmada I beserta unsur-unsur BKO, konsentrasi sepanjang waktu terhadap gelar operasi yang sedang dilaksanakan yang merupakan implementasi dari Kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang dilaksanakan Guskamla Koarmada I. Demikian disampaikan Danguskamla I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T, sesuai pers rilis, Minggu (14/06/2020).

Upaya tersebut telah membuahkan hasil dengan berhasil diamankannya pelaku gangguan keamanan di laut yang biasa melakukan aksi pencurian di kawasan Tanjung Balai Karimun, pengusiran terhadap 84 kapal asing yang lego jangkar secara illegal di Tanjung Berakit, dan penangkapan sejumlah kapal asing yang lego jangkar illegal di wilayah teritorial Indonesia, serta kegiatan illegal lainnya.

Dalam seminggu terakhir, Guskamla Koarmada I telah mengamankan TB. NELLY 53/TK. NELLY 76 hasil tangkapan KRI Imam Bonjol-383 yang dikomandani Letkol Laut (P) Robiyanto, S.H., M.Tr.Hanla., sedangkan KRI Kujang-642 yang dikomandani Mayor Laut (P) Pungki. K, M.Tr.Opsla., berhasil menangkap LCT. CAHAYA MAULIDA, TB. SSE ALEXANDRIA, MT. SUN LIVE dan MV. LUNA II.

Keseluruhan tangkapan tersebut dikawal ke Lantamal IV Tanjungpinang untuk diproses lanjut yang sebagian besar melakukan pelanggaran terkait UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Hasil pengembangan oleh Pangkalan apabila ditemukan cukup bukti akan diproses lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Danguskamla Koarmada I membenarkan dan mengapresiasi tindakan KRI Kujang-642 yang melaksanakan upaya pengejaran terhadap MT. Tenggiri yang melarikan diri ke wilayah teritorial Singapura saat akan dilaksanakan pemeriksaan oleh KRI Kujang-642. Kapal tersebut melakukan perlawanan dengan bermanuver membahayakan sehingga KRI Kujang-642 bertindak refresif berupaya menguasai MT. Tenggiri dengan menaikan Tim VBSS, namun sehubungan telah memasuki wilayah teritorial Singapura, maka Komandan KRI Kujang-642 menarik Tim untuk kembali.

Menanggapi kejadian tersebut, Danguskamla Koarmada I menyampaikan apresiasi atas keberanian Tim VBSS KRI Kujang-642 yang berupaya menaiki MT. Tenggiri yang terus bergerak melarikan diri ke wilayah teritorial negara lain serta tindakan yang dilaksanakan oleh Komandan KRI Kujang-642 sudah sesuai prosedur. Kenapa harus melarikan diri jika memang tidak ada hal-hal yang patut ditakuti karena sudah melakukan kegiatan illegal di wilayah teritorial Indonesia karena sebenarnya keberadaan Guskamla Koarmada I dan aparat penegak hukum lainnya bekerja siang malam ditengah laut meninggalkan keluarganya justru untuk mengamankan kepentingan nasional dan melindungi aktivitas yang dapat mendukung perekonomian maritim yang dicanangkan Pemerintah.(disp/red)

Categories
Daerah Militer Ragam

Solidaritas Alumni AKABRI 89 Berlanjut ke Tamansari Bogor, Bantu Penghuni Rumah Reyot dan Anak Cacat

Koran Jurnal, Bogor – Solidaritas Sosial Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, sekarang menjadi Akmil dan Akpol) angkatan tahun 1989 berlanjut ke Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu pagi (13/06/2020).

Angkatan yang juga dikenal dengan nama Altar 89 ini lanjut menggelar bakti sosial Pengabdian TNI-Polri AKABRI 89 dengan tema “Hidup Produktif & Aman COVID-19“ di Desa Sukaluyu. Baksos ini dilakukan dengan cara membagikan bantuan Sembako kepada masyarakat membutuhkan dan terdampak pandemi COVID-19.

Dipimpin Laksda Choky Hutabarat, rombongan Altar 89 mendatangi langsung rumah masyarakat yang membutuhkan. Pertama, bantuan diberikan kepada seorang ibu yang hidup sendiri dengan kondisi rumah reyot.

Penerima selanjutnya adalah satu keluarga yang mengalami kondisi kesehatan memprihatinkan, dengan kondisi anak cacat. Sementara kedua orang tuanya tidak mampu secara fisik dan psikis untuk menopang hidup keluarga.

Selain itu, ada puluhan kepala keluarga lainnya yang juga mendapatkan bantuan, sebagian besar di antaranya adalah masyarakat yang berusia lanjut.

Dua hari sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI, Mayjen TNI Rudianto, selaku Ketua Alumni AKABRI 89, memimpin pelaksanaan Apel Baksos Alumni AKABRI 89 di Lapangan Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, sebagai tanda awal dimulainya Baksos.

Hadir dalam apel tersebut alumni AKABRI 89 dari empat matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, dan Polri, di antaranya Mayjen TNI Eko Margiono (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Heri Wiranto (Aspers Kasad), Mayjen TNI Suharyanto (Sesmil Pres), Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat (Deputi Bidang Opslat Bakamla RI), Marsekal Muda TNI Andyawan Martono Putra (Asrena Kasau), Komjen Pol Agus Andrianto (Kabaharkam Polri), dan Irjen Pol risyapudin Nursin (Kakorbinmas Baharkam Polri).

Baksos ini dilaksanakan dengan pendistribusian 22.550 paket Sembako, yang merupakan hasil sumbangan alumni AKABRI 89 dari seluruh Indonesia, untuk masyarakat terdampak COVID-19.

Adapun sasaran pendistribusian adalah masyarakat yang terkena PHK akibat pandemi COVID-19, marbot masjid, panti jompo, panti asuhan, pesantren, yatim piatu, ojek online dan pangkalan, kaum disabilitas, Manusia Gerobak, masyarakat yang tidak bisa mudik, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, dan tenaga medis.

“Kami menjalankan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan. Semoga pendistribusian sembako alumni AKABRI angkatan 89 dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mayjen TNI Rudianto waktu itu.(bhk/red)

Categories
Daerah TNI

Jelang New Normal, Divif 2 Kostrad Lakukan Penyemprotan Disinfektan Tempat Ibadah di Malang Raya

Koran Jurnal, Malang – Dalam rangka menghadapi masa transisi menuju new normal, Unit Desinfeksi Divisi Infanteri 2 Kostrad melakukan penyemprotan disinfektan tempat-tempat ibadah di Malang Raya, Rabu (10/06/2020) lalu.

Beberapa tempat ibadah tersebut antara lain Masjid Ar Rahman, Masjid An Nur serta Masjid Al Furqon yang berada di Kec. Lawang, Gereja Immanuel, Gereja Kalam Kudus serta Klenteng Eng An Kiong yang berada di Kota Malang.

Kegiatan penyemprotan terhadap tempat ibadah ini terus gencar dilakukan Divif 2 Kostrad diwilayah Malang Raya untuk mencegah penyebaran Covid-19 setelah sebelumnya Pemerintah Jawa Timur resmi menerapkan masa transisi menuju new normal.

Selain fasilitas umum, Divif 2 Kostrad juga melakukan penyemprotan pasar dan jalan raya dengan menggunakan kendaraan khusus yang di desain sendiri oleh prajurit Divif 2 Kostrad.

Salah satu takmir masjid menyampaikan rasa terima kasih kepada Divif 2 Kostrad yang telah melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat ibadah. “Syukur Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Divif 2 Kostrad dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang salah satunya melalui penyemprotan di tempat ibadah ini,” tuturnya

Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap), Mayor Inf Sumardi mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud keseriusan dan kepedulian Divif 2 Kostrad dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada masa transisi menuju new normal.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menekan penyebaran virus Corona di wilayah Malang Raya, khususnya yang berada di sekitar lingkungan Madivif 2 Kostrad, serta dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar supaya lebih disiplin dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” pungkas Mayor Inf Sumardi.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Danlanud Supadio Resmikan Taman Wangkawa Lanud Supadio

Koran Jurnal, Pontianak – Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio Ny. Imelda Palito Sitorus meresmikan Taman Wangkawa Lanud Supadio, Jum’at (12/06/2020). Peresmian taman ditandai dengan penandatanganan prasasti, penekanan tombol yang otomatis membuka kain penutup tulisan Taman Wangkawa dan pengguntingan pita oleh Danlanud Supadio didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio.

Acara peresmian diawali dengan apel pagi dan dilanjutkan jalan santai bersama yang diikuti para pejabat dan para Komandan Satuan serta segenap Keluarga Besar Lanud Supadio.

Danlanud Supadio menerangkan bahwa kata Wangkawa merupakan Bahasa Jawa Kuno yang bermakna sesuatu yang bersinar di Angkasa. Sedangkan kepanjangan kata Wangkawa yaitu “Warga Angkasa Khatulistiwa.” Jadi taman Wangkawa adalah taman Warga Angkasa Khatulistiwa. Taman Wangkawa ini terletak bersebelahan atau di sisi sebelah selatan Rumah Dinas Komandan Lanud Supadio.

“Pada hari ini merupakan moment yang penting dan bersejarah bagi Lanud Supadio dimana kita akan meresmikan salah satu fasilitas umum berupa taman yang akan diperuntukkan bagi warga Lanud Supadio dan masyarakat umum,” kata Danlanud dihadapan segenap warga Lanud Supadio saat acara peresmian taman.

Sebelumnya, lanjut Danlanud, areal taman ini merupakan hutan lindung dan dulu pernah digunakan sebagai areal permainan Air Soft Gun. Seiring berjalannya waktu areal ini tidak digunakan lagi sehingga kembali menjadi hutan lindung. Daripada areal ini tidak produktif maka dibangunlah taman yang bermanfaat bagi kita semua.

Danlanud menambahkan untuk membuat taman ini tidaklah mudah, namun dengan kerja keras, keuletan dan ketekunan serta kerjasama yang baik para anggota khususnya panitia maka taman ini dapat diselesaikan dengan hasil yang sangat bagus sehingga pada hari ini dapat diresmikan.

“Saya berharap taman ini dapat dijadikan sebagai icon Lanud Supadio dan taman ini akan terus kita kembangkan. Keinginan saya taman ini menjadi taman terbuka hijau yang dapat digunakan bukan hanya bagi warga Lanud Supadio namun bagi masyarakat umum. Mari kita sama-sama merawat dan memelihara taman ini menjadi icon dan taman ini dipersembahkan untuk kita semua baik warga lanud supadio maupun masyarakat,” pungkas Danlanud.(disp/red)

Categories
Daerah Militer TNI

Korem 172/PWY Resmi Dipimpin Jenderal TNI AD Bintang Satu

Koran Jurnal, Abepura – Korem 172/PWY bermarkas di jalan Padangbulan, Distrik Abepura, Kota Jayapura yang sebelumnya dipimpin oleh seorang Perwira Menengah berpangkat Kolonel, kini dipimpin oleh seorang Perwira Tinggi berpangkat Brigadir Jenderal TNI atau Bintang Satu.

Kepala Penerangan Korem 172/PWY Mayor Chk Eka Yudha menyampaikan, hal tersebut berkaitan dengan peningkatan status satuan Korem 172/PWY dari sebelumnya Tipe B menjadi Tipe A, sehingga berdampak pula dengan perubahan unsur Pimpinan di Korem 172/PWY.

Kenaikan status ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Korem dari Tipe B ke Tipe A. Ditandatangani Presiden RI tanggal 11 September 2019 lalu dan diserahkan ke Mabes TNI.

“Kemarin (Rabu,10/6) telah dilaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada bapak Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta Pusat, yang sehari sebelumnya (Selasa,9/6), 74 orang Pati TNI AD bersama 3 Pati TNI AL, dan 7 Pati TNI AU di Mabes TNI telah melaksanakan laporan korps kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dengan demikian Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Izak Pangemanan telah resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal TNI atau bintang satu,” ujar Eka di Jayapura, Kamis (11/06/2020).

Pelaksanaan kenaikan pangkat Danrem 172/PWY dari Kolonel menjadi Brigadir Jendral TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin /1054/Vl/2020 tanggal 3 Juni 2020 tentang Kenaikan Pangkat kedalam Golongan Perwira Tinggi TNI.

Brigadir Jenderal TNI Izak Pangemanan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1990, dan lama menghabiskan masa dinasnya di korp baret merah (Kopasus), sebelumnya Izak juga pernah menjabat sebagai Danrindam XVII/Cenderawasih, sehingga saat ini menjabat sebagai Danrem 172/Praja Wira Yakthi di Abepura, sudah tidak asing lagi untuk berdinas di tanah Papua.

Putra kelahiran Manado Sulawesi Utara ini adalah Perwira Tinggi TNI AD yang resmi menjabat sebagai Komandan Korem 172/PWY sejak melaksanakan sertijab pada tanggal 6 Mei lalu, dan merupakan Danrem 172/PWY pertama yang berpangkat Bintang Satu.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan bahwa peningkatan status Korem 172/PWY merupakan sebuah tantangan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Ini adalah sebuah tantangan bagi kami (Korem) untuk bisa lebih memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara khususnya kepada masyarakat Papua”, ujar Izak saat dihubungi.(pen/red)

Categories
Daerah Kesehatan

Tindaklanjuti Kasus Anthrax, Kementan Koordinasi Penanganan Bersama Pemprov Gorontalo

Koran Jurnal, Gorontalo – Sejumlah sapi milik warga di Desa Dainaa, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, yang diduga terserang Anthrax mati mendadak. Kasus tersebut ditindaklanjuti Kementerian Pertanian dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, melakukan investigasi, mengambil sampel untuk diteliti di laboratorium, serta memastikan ketersediaan stok obat dan vaksin. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita, di Jakarta, Senin (08/06/2020).

“Petugas kesehatan hewan sudah turun ke lapang melakukan investigasi kasus dan pengambilan sampel untuk konfirmasi laboratorium di BBVet Maros,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pengobatan untuk hewan yang sakit sudah dilakukan, disertai dengan sosialisasi tentang penyakit Anthrax bagi masyarakat sekitar kasus.

“Dua minggu setelah pengobatan selesai, akan dilakukan vaksinasi di wilayah tersebut,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa stok obat berupa antibiotik dan vitamin, serta vaksin di Gorontalo masih mencukupi untuk memastikan penanganan kasus di wilayah tertular dan sekitarnya.

“Tahun ini kita siapkan stok vaksin sebanyak 15.000 dosis dan operasionalnya untuk Gorontalo,” tutur Ketut.

Sebelumnya diinformasikan bahwa ada kasus suspek Anthrax di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Dugaan kasus Anthrax ini diketahui setelah ada laporan kasus Anthrax jenis kulit pada delapan orang penduduk yang diduga memotong paksa sapi sakit dan kemudian mengkonsumsi dagingnya. Anthrax merupakan salah satu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis).

“Kami sudah koordinasikan juga dengan Kemenkes, untuk memastikan penanganan terintegrasi kasus ini dengan pendekatan one health,” ungkap Ketut.

Di tempat terpisah, saat diminta keterangan terkait kasus, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi membenarkan adanya laporan dugaan kasus Anthrax kulit tersebut. Menurutnya pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda untuk melakukan penyelidikan epidemiologi dan penanganan kasus secara terpadu antara unsur kesehatan dan kesehatan hewan.

Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat tentang bahaya Anthrax ini, serta menghimbau agar masyarakat tidak memotong hewan yang sakit dan kemudian mengkonsumsi dagingnya. Nadia menyebutkan bahwa penduduk yang menunjukan gejala Anthrax kulit telah ditangani oleh Puskesmas.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan, Kementan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa. Menurutnya risiko terbesar penularan Anthrax di Indonesia adalah melalui pergerakan dan pemindahan hewan tertular serta ketika ada hewan sakit yang dipotong dan kemudian dagingnya dijual atau dibagikan untuk konsumsi.

“Kita selalu sampaikan kepada masyarakat agar segera melaporkan setiap kasus hewan sakit kepada petugas untuk ditangani, dan meminta mereka agar tidak memotong hewan sakit dan tidak mengkonsumsi dagingnya bahkan tdk melukai hewan yang mati akibat anthrax tegas Fadjar.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Fenny Rimporok, salah satu petugas dari Dinas Peternakan Provinsi Gorontalo, diketahui bahwa lokasi kasus, yakni di Desa Daenaa belum pernah dilaporkan ada kasus Anthrax sehingga tidak ada pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut sebelumnya.

Ia menduga bahwa kasus Anthrax yang terjadi karena adanya pemasukan ternak baru dari luar wilayah. Hal ini diperkuat dengan informasi bahwa pada tanggal 9 Mei 2020, salah satu peternak ada yang membeli sapi indukan dan anakan sebanyak dua ekor di Pasar Bongomeme Kabupaten Gorontalo, yang merupakan daerah endemis Anthrax.

“Kita akan terus tingkatkan pengawasan lalu lintas ternak, untuk memastikan kejadian serupa dapat kita minimalisir,” pungkasnya.(hum/red)

Categories
Angkutan Laut Daerah Transportasi

UPP Kolaka Pimpin Penyelamatan 18 Penumpang Long Boat yang Kandas di Perairan Maniang

Koran Jurnal, Sulteng – Tim reaksi cepat atau Quick Response Team (QRT) Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kolaka bersama dengan tim SAR gabungan pelabuhan Kolaka berhasil menyelamatkan 18 orang penumpang long boat asal Kabupaten Kolaka yang kandas di perairan Pulau Maniang Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (6/6) pukul 21.52 WITA.

Sebelumnya, tim gabungan yang sama juga berhasil menyelamatkan 25 orang pemuda asal Kabupaten Kolaka setelah kapal yang ditumpanginya mati mesin dan patah as akibat menabrak tiang di Perairan Laut Lambasina Kolaka, Kamis (4/6) malam.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kolaka, Hasfar yang memimpin langsung tim SAR gabungan tersebut mengatakan bahwa SAR Gabungan Pelabuhan Kolaka yang terdiri dari UPP Kolaka, Basarnas Angkatan laut dan kepolisian KPPP beserta Polair berhasil mengevakuasi 18 orang penumpang Long boat beserta awak kapal asal Kab. Kolaka di Pulau Maniang Kab. Kolaka di Sabtu malam (06/06/2020).

“Pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2020 Pukul 21.52 WITA, telah berlangsung evakuasi 18 orang penumpang long boat asal Kab. Kolaka, 15 diantaranya wisatawan lokal dan 3 awak kapal oleh tim SAR gabungan Kolaka di perairan Pulau Maniang Kab. Kolaka dengan koordinat perkiraan lokasi kejadian 04⁰10’13.67″S 121⁰29’14.10″E haluan 216⁰ jarak -+ 9 NM karena long boat yang dinaiki penumpang tersebut saat pulang kembali ke Kab. Kolaka mengalami kandas,” jelas Hasfar.

Hasfar menjelaskan kronologis menurut keterangan salah satu penumpang yang mengatakan bahwa pada tanggal 6 Juni 2020 Pukul 08.00 WITA, 15 orang penumpang beserta 3 awak kapal menggunakan long boat dari Dermaga Desa Palewai Kec. Tanggetada Kab. Kolaka berangkat menuju Pulau Padamarang Kab. Kolaka dan pada pukul 11.00 WITA, long boat tiba di Pulau Padamarang.

Pada pukul 15.30 WITA, selesai berkegiatan di pulau tersebut, kemudian meninggalkan tempat untuk kembali ke Kec. Tanggetada Kab. Kolaka dan pada pukul 17.00 WITA, saat dalam perjalanan pulang long boat yang dimaksud kandas di karang perairan Pulau Maniang Kab. Kolaka.

“Setelah kandas, semua penumpang termasuk awak kapal berdiam diri di atas kapal sambil menghubungi keluarganya dan UPP Kolaka,” jelas Hasfar.

Pada pukul 18.54 WITA, salah satu penumpang berhasil menghubungi UPP Kolaka dan menginformasikan bahwa long boat yang ditumpanginya mengalami kandas di karang perairan Pulau Maniang.

Pukul 20.30 WITA, Tim SAR Gabungan dipimpin langsung oleh kepala kantor UPP Kelas III Kolaka, Hasfar dengan menggunakan Kapal Basarnas Kolaka berangkat dari Dermaga Pelabuhan Samudra Kolaka Kel. Kolakaasi Kec. Kolaka Kab. Kolaka menuju perairan Pulau Maniang dimana long boat tersebut kandas.

Pada pukul 21.45 WITA, tim SAR gabungan tiba di perairan Pulau Maniang, selanjutnya Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dengan menurunkan perahu karet mengingat kapal SAR tidak bisa mendekat ke lokasi kejadian.

“Pukul 22.00 WITA, 18 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat ke Kapal SAR,” terang Hasfar.

Adapun Long Boat yang kandas tersebut dapat bergeser dari lokasi kejadian setelah para penumpang dievakuasi oleh tim SAR gabungan bersamaan dengan naiknya air pasang.

“Pukul 22.45 WITA, evakuasi selesai dengan selamat dan aman, selanjutnya Kapal SAR meninggalkan perairan Pulau Maniang menuju Dermaga Petikemas Kab. Kolaka,” ucap Hasfar.

Pada kesempatan ini, Hasfar mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan aktivitas yang berkaitan dengan melaut selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan pelayaran.

“Menjaga keselamatan pelayaran bukan hanya tugas Syahbandar saja tetapi tanggungjawab kita semua. Apalagi cuaca akhir-akhir ini sangat tidak terduga perubahannya, jika ingin melaut hendaknya memastikan kondisi cuaca serta memperhatikan kondisi sekitar agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tutup Hasfar.(hum/red)