Categories
Megapolitan Olahraga TNI

Buka Kejurnas Karate KSAL Cup 2023, Laksamana Muhammad Ali Harapkan Talenta Baru yang Unggul

Koran Jurnal, Jakarta – “Saya berharap kejurnas ini akan melahirkan talenta-talenta baru karateka yang unggul dari kalangan prajurit TNI, Polri maupun komunitas karate secara umum, sehingga dapat memberi kontribusi dalam membangun prestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam berbagai ajang, baik tingkat nasional dan kancah Internasional.”

Harapan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Kasal Tahun 2023 yang berlangsung mulai tanggal 12 – 14 Januari 2023 dan diikuti sebanyak 1.319 karateka, bertempat di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU). Kamis, (12/1/2023).

Kejuaraan mempertandingkan nomor KATA dan KUMITE untuk PEMULA sampai SENIOR, diikuti 95 kontingen meliputi kategori TNI/Polri : 180 peserta, kategori Open : 758 peserta, dan kategori Intern : 381 peserta.

KSAL mengatakan sebagai ilmu bela diri, karate tidak hanya melatih kekuatan, ketahanan dan ketangkasan fisik semata, namun juga menempa jiwa dengan nilai-nilai moral kemanusiaan, budi pekerti dan kemampuan untuk menahan diri dari dorongan emosional maupun provokasi.

“Salam Oshinobu yang dilakukan bukan hanya sekedar teriakan tanpa arti, melainkan sebuah ikrar perjuangan bagi seorang karateka yang dijiwai semangat sportivitas, sikap mental pantang menyerah dan menolak kalah,“ pungkas Laksamana Muhammad Ali.

Menurut KSAL dalam suatu pertandingan kalah dan menang bukanlah segalanya, tetapi tekad dan keteguhan jiwa untuk terus berproses dan mengembangkan kemampuan diri dalam semangat sportivitas dan saling menghormati adalah hal yang lebih utama. Karena seni beladiri bukan hanya tentang memenangkan pertarungan, tetapi tentang panggilan hati untuk melindungi sesama dan membangun jiwa kesatria.

“Seluruh karateka agar dapat memanfaatkan ajang ini untuk menjalin persahabatan, membangun jaringan dan memupuk solidaritas serta soliditas antar instansi TNI-Polri maupun dengan seluruh karateka dari berbagai perguruan yang turut berpartisipasi,” tegas Laksamana Muhammad Ali.(disp)

Categories
Hiburan Megapolitan

Tahun 2023, Ancol Buka hingga Pukul 24.00 WIB

Koran Jurnal, Jakarta – Kabar gembira untuk pengunjung Ancol Taman Impian. Memasuki tahun 2023 ini, Ancol memperpanjang jam operasional untuk kawasan Taman dan Pantai hingga pukul 24.00 WIB. Hal ini demi memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk bisa lebih lama menikmati suasana Ancol di malam hari.

Di sepanjang Pantai Ancol terdapat resto dan cafe yang akan menemani pengunjung menghabiskan waktu hingga malam hari. Antara lain The Pier, Bandar Djakarta, Kafe Hoax, Ombak Laut Resto, Segarra, Walking Drums hingga Jimbaran Resto buka hingga 23.00 WIB dan masing-masing resto ini menawarkan suasana yang berbeda dengan menu khas yang tentunya menarik untuk dicoba.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai Ancol sambil berjalan kaki menelusuri kawasan Symphony of The Sea yang dipenuhi lampu berwarna-warni. Kawasan ini juga sangat apik dijadikan sebagai tempat berfoto untuk menghiasi sosial media.

“Kami ingin memberikan pengalaman baru rekreasi sekaligus memberikan waktu pengunjung untuk bisa menikmati suasana Ancol lebih lama hingga tengah malam. Jadi kini semakin banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Ancol, pagi bisa olahraga, siang hari menikmati unit rekreasi, sore ke malam hari bisa menikmati santap malam sambil menikmati udara pantai yang sejuk.” ujar Budi Ariyanto – Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol (anak usaha PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk).

Harga tiket masuk kawasan wisata Ancol masih sama yaitu hanya Rp.25.000 per individu. Pengujung bisa membeli tiket secara online di www.ancol.com dan dapat memanfaatkan promo hingga Maret 2023 yaitu pembelian tiket Hemat Ber-4 di unit rekreasi Ancol yaitu Dufan, Ocean Dream Samudra, Sea World, dan Atlantis Water Adventure. Dapatkan informasi lengkapnya di www.ancol.com.

Jam operasional Ancol Taman Impian:

Area Taman dan Pantai : 06.00 – 24.00 WIB
Dunia Fantasi : 10.00 – 18.00 WIB
Sea World Ancol : 09.30 – 16.30 WIB
Ocean Dream Samudra : 09.30 – 16.30 WIB
Atlantis Water Adventure : 08.00 – 16.30 WIB
Jakarta Bird Land : 09.30 – 16.30 WIB
Ecopark Ancol : 06.00 – 17.00 WIB.(rls)

Categories
Jurnal Foto Megapolitan TNI

Bangun Sinergitas, Danpushidrosal Adakan Kunker ke BIG

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Danpushidrosal), Laksamana Madya TNI Nurhidayat mengadakan kunjungan kerja ke Badan Informasi Geospasial (BIG), Kamis (12/01/2023).

Kunjungan tersebut dimaksudkan guna membangun sinergitas dan meningkatkan kerja sama antara kedua institusi yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Kunjungan kerja Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat yang didampingi Asopssurta Danpushidrosal, Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc, Aspamkersamtas Kolonel Laut (E) Renny Lilik Asmoro, Kadishidro Kolonel Laut (P) Anom Puji Hascaryo, serta Kadispen Kolonel Laut (KH) Heru Priyantara tersebut diterima langsung oleh Kepala BIG Prof. Dr.rer.nat. Muh Aris Marfai, S.Si, M.Sc. di Kantor BIG, Cibinong, Jawa Barat.(disp)

Categories
Featured Hiburan Infotainment Kuliner Megapolitan

Sam Resto And Bar Hadir di Jakarta Pusat, Cafe Bernuansa Vintage dan Modern yang Bikin Betah Pengunjung

Koran Jurnal, Jakarta – Resto and Bar sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle bagi para kaum urban, pebisnis, eksekutif muda, maupun wisatawan untuk mencari tempat yang nyaman dan bersantai sambil menyantap makanan enak.

Bagi pecinta makanan western dan asian food, para pebisnis tidak perlu bingung dan ragu ada Cafe di Jakarta Pusat “SAM RESTO AND BAR” pilihan tepat bagi anda. Pengunjung dapat menikmati kenyamanan dengan interior bernuansa klasik juga moderen dengan sound sistem yang mumpuni juga didukung oleh permainan cahaya dalam settingan lampu yang nyaman di mata, makin membuat para pengunjung dipastikan akan betah.

Mungkin anda dari luar kota Jakarta dalam rangka kunjungan Dinas, sangat direkomendasikan bisa langsung jatuhkan pilihan menginap, dan adakan pertemuan di Hotel Maxwell. Di Hotel tersebut ada berbagai fasilitas yang didapatkan, bahkan santai bersama pasangan makan dan minum, di iringi LIVE Musik, serta musik kekinian tersaji komplit hanya di Sam Resto and Bar .

Lokasi cukup strategis, yaitu berada di dalam sebuah Hotel Maxwell, Jalan Pangeran Jayakarta no.70, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pewarta berkesempatan mampir ke resto and bar di bilangan jakarta pusat dan bertemu langsung dengan Bung Ferdy Manager Sam Resto and Bar, Selasa malam (10/1/2023).

Beliau menjelaskan, “Bahwa kelebihan dan tampilan baru Resto dan Bar dengan konsep klasik sengaja di desain untuk memanjakan para pengunjung dengan Nuansa Klasik tapi Moderen agar setiap pengunjung terasa diajak ke masa lampau namun modern,” ujarnya.

Kembali Ferdy sampaikan,menurutnya disini tempat terbaik menghadirkan kenyamanan resto, bar yang sensasional dan dilayani tenaga profesional dibidangnya. “Kami menyajikan untuk para pengunjung dengan Menu hidangan Barat dan Asia.”

Nikmati lounge bar yang dipandu oleh Bartender berpengalaman dalam meracik berbagai minuman, kami pun tak lupa untuk memanjakan pengunjung dengan live music setiap Senin dan Jum’at.

Adapun berbagai menu makanan tersebut dibuat oleh Chef pilihan dan berpengalaman memasak, kami juga menyediakan buffet untuk sarapan dan layanan room service serta menu ala carte dibuat dan disiapkan dengan rasa terukur penyajian dari Sam Resto dan Bar.

Untuk harga makanan/cemilan makanan tradisional serta makanan luar antara 30 ribuan hingga sepadan dengan rasa serta aneka hidangan. Sedangkan untuk minuman mulai sake and Soju sampai dengan minuman sparkling wine dimulai dari harga 600ribuan sangat terjangkau.

“Silahkan kepada para pengunjung untuk datang ketempat kami Sam Resto and Bar kalian wajib mencoba,” tandas Ferdy.

Sam Resto and Bar selain makanan minuman tersedia juga minuman beralkohol baik produk lokal ada juga minuman luar dengan berbagai merek dan jenis.

Sam Resto and Bar

Improvement and new appearance of restaurant and bar with a classic concept which is located at Jl.Pangeran Jayakarta no.70, Sawah Besar, Central Jakarta is the best place to present the comfort of a sensational and professional restaurant and bar. We welcome you with western and asian dishes. Enjoy our lounge bar with live music every Monday and Friday. Tasty food menu from selected chefs, we also provide buffet for breakfast and room service as well as ala carte menu made and prepared with heart from Sam Resto and Bar.

Website : http://dev-maxwell.bensae.xyz/
Reservasi : +62878-6539-0777
#SamRestoandBar
#MakananEnak
#TempatNyaman
#NuansaKlasik
#Moderen
#PilihanTepat
#maxwellhotelJakarta
(**)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pantau Sitkamtibmas Malam Pergantian Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima  TNI Laksamana Yudo Margono, S.E., M.M. bersama Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memantau perkembangan situasi  keamanan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) malam pergantian malam Tahun Baru 2023 yang dilaksanakan secara virtual, bertempat di Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jalan Jenderal Sudirman 55, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2022).
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono berkesempatan berdialog interaktif dengan para pejabat jajaran Forkompinda dari beberapa daerah diantaranya Jawa Timur, Maluku, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Palembang, Papua dan DKI Jakarta.
Dalam dialognya Panglima TNI selalu menekankan agar dalam menyambut malam pergantian tahun dilaksanakan dengan tidak eforia yang berlebihan, pentingnya Sinergitas TNI-Polri serta pengamanan objek-objek vital nasional. Dan untuk personel TNI-Polri tetap siaga dan waspada sehingga bisa menjaga masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun dengan aman dan lancar.
Sementara itu dihadapan awak media, Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa laporan dari seluruh jajaran semuanya cuaca cerah, terang dan dilaporkan semuanya kondusif. “Ini semuanya tentunya kita TNI-Polri yang solid, yang sinergi sehingga dapat menjaga situasi daerah dan menjaga masyarakat, sehingga bisa melaksanakan Natal dan Tahun Baru secara aman dan lancar dan kondusif semuanya,” ujarnya.
Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini hampir di semua wilayah khususnya di laut terjadi gelombang tinggi, kepada jajaran supaya tetap siaga, siaga SAR, siaga tanggap darurat untuk antisipasi segala sesuatu yang terjadi sehingga tidak hanya malam ini saja, tetapi  sampai besok, sampai saat selesainya operasi lilin. “Saya sampaikan seluruh jajaran TNI supaya tetap BKO dan membackup tugas-tugas pengaman ini, dan harapan kita Tahun Baru 2023 nanti lebih baik tentunya dari pada Tahun 2022 dan tentunya lebih sukses lagi,” pungkasnya.
Turut hadir pada pemantauan sitkamtibmas malam pergantian Tahun Baru 2023 di antaranya Inspektur Jenderal Kemenhub Ir. M. Pramintohadi Sukarno, Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setiawan, Kepala BMKG Prof. Ir Dwikorita Karnawati, Aster Panglima TNI Mayjen TNI  Mochamad Syafei Kasno, S.H., Kapuspen TNI Laksda TNI Kisdiyanto, M.Tr. Opsla, dan Waasops Panglima TNI Marsma TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc.,  serta para pejabat utama Mabes Polri.(Pusp)
Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono: Saya Tidak Mau Berandai-Andai, Harus Tahu Apa Yang Kita Laksanakan

Koran Jurnal, Jakarta – “Saya tidak mau berandai-andai, karena langkah saya selalu ditindaklanjuti dengan harus tahu apa yang kita laksanakan, karena tanpa saya melihat tidak mungkin bisa merencanakan, saya juga harus melihat dulu situasinya termasuk di Natuna, Papua maupun di daerah-daerah lain, dengan menanyakan langsung para komandan satuan apa keperluannya dan kebutuhannya, agar nantinya kita dapat evaluasi,” kata Panglima Laksamana TNI Yudo Margono.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI usai melaksanakan Serah Terima Jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dari Laksamana TNI Yudo Margono kepada Laksamana TNI Muhammad Ali di Lapangan Trisila Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (29/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga berencana bersama dengan para Kepala Staf Angkatan akan meninjau langsung daerah perbatasan seperti di Natuna maupun di Papua padai awal tahun nanti. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam rangka meningkatkan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dikesempatan yang sama menyatakan akan meneruskan program-program sebelumnya dan mendukung penuh serta menjaga soliditas maupun sinergitas antar Angkatan, baik dengan TNI AD, TNI AU dan Polri.

“Saya juga akan meneruskan kebijakan – kebijakan Laksamana Yudo sesuai arahan Presiden RI dengan tetap menjaga soliditas dan netralitas TNI di Pemilu yang akan datang,” ungkap KSAL.

Penerus tampuk pimpinan TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali adalah Perwira Tinggi TNI AL kelahiran Bandung, 9 April 1967 yang merupakan Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 35 Tahun 1989. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya di antaranya Komandan KRI Nanggala-402 pada 2004, Asops Danlantamal VI Makassar pada 2009, Komandan Satsel Koarmatim pada 2010, Komandan Lanal Dumai pada 2011, dan Ajudan Wapres RI pada 2012.

Rekam jejak Laksamana TNI Muhammad Ali dalam pendidikan militer yang telah ditempuhnya selain di AAL, diantaranya Pendidikan Perwira Calon Pengawak Kapal Selam pada 1990/1991, Anti Submarine Warfare Inggris pada 1999, Diklapa – II/Koum Angkatan 14 pada 2000, Seskoal Angkatan-40 pada 2003, Lemhannas RI (PPSA) Angkatan-21 pada 2017.

Sedangkan pengalaman dalam penugasan, salah satu putra terbaik prajurit Jalasena ini diantaranya pernah menjabat Komandan Guskamla Koarmabar pada 2015, Waasrena Kasal pada 2017, Gubernur AAL pada 2018, Koorsahli Kasal pada 2019, Pangkoarmada I pada 2019, Asrena Kasal pada 2020, dan Pangkogabwilhan I pada 2021.

Atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, berbagai tanda jasa bintang dan satya lencana diperoleh antara lain: Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Kesetiaan XXXII, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Dwidya Sistha I, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Dharma (Perbatasan), Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa dan Satya Lencana Dharma Samudera.

Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, Laksamana Muhammad Ali didampingi oleh istri tercinta Ny. Fera Muhammad Ali serta dua orang anak bernama Muhammad Atha Rafli Saladin dan Muhammad Azka Evan Omar.(disp)

Categories
Megapolitan Opini

Refleksi Kebijakan Maritim Indonesia Tahun 2022, Pengamat Maritim: Eskalasi ZEE Indonesia Semakin Perlu Perhatian Serius Pemerintah

Koran Jurnal, Jakarta – Tahun 2022 tinggal beberapa hari lagi berlalu. Tahun yang penuh dengan dinamika khususnya di sektor maritim nasional. Ada beberapa hal yang terjadi dan  perlu dicermati di sektor maritim setelah mati suri dihantam gelombang pandemi Covid 19.

Menurut Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa SSiT., M.Mar, di sektor kemaritiman dalam kurun waktu pemerintahan Presiden Joko Widodo selama dua periode, di tahun 2022 ini memberi “kado istimewa” dengan dipilihnya Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI.

“Dengan terpilihnya Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI, menjadi angin segar bagi sektor maritim. Dan, boleh jadi pilihan Presiden Jokowi juga memenuhi harapan dari para penggiat maritim. Saya menyatakan langkah Presiden Jokowi memilih Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI sudah tepat,” kata Capt. Hakeng dalam keterangan pers kepada media di Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Dikatakan Capt. Hakeng lebih lanjut, dengan latar belakang Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dari TNI Angkatan Laut diharapkan mampu membawa TNI menjaga wilayah Indonesia yang terdiri dari 17.499 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari  Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2). Dimana 5.80 km2 adalah lautan atau 67 persen wilayah Indonesia adalah perairan, 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan.

“Sebagai Pengamat Maritim, saya mengharapkan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beserta jajaran TNI dapat ikut mewujudkan Indonesia  Poros Maritim Dunia seperti yang dicita-citakan Presiden Jokowi. Dan, diharapkan pula Panglima TNI  dapat ikut mendukung Kebijakan Kelautan Indonesia yang  terdiri atas 7 (tujuh) pilar, yaitu: Pengelolaan sumber daya kelautan dan pengembangan sumber daya manusia; Pertahanan, Keamanan, Penegakan Hukum, dan Keselamatan di Laut;  Tata kelola dan kelembagaan laut; Ekonomi dan infrastruktur kelautan dan peningkatan kesejahteraan; Pengelolaan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut; Budaya Bahari; dan Diplomasi Maritim,” tegasnya.

Apalagi sambung Capt. Hakeng persoalan kedaulatan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia yang berada di perairan Natuna yang kaya akan sumber daya perikanan kerapkali menjadi incaran kapal-kapal ikan asing seperti dari China dan Vietnam. Ditambah lagi persoalan pemberian konsesi ZEE ke Vietnam yang tak kunjung menemui kesepakatan perlu mendapat pengawalan baik dari masyarakat maritim, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun TNI AL.

“Eskalasi di wilayah perairan Natuna akan terjadi mengingat potensi perikanan tangkap cukup besar. Karena itu perlu pengawasan dari pemerintah Indonesia untuk memberi perlindungan kepada nelayan Indonesia,” ujar Capt Hakeng.

“Selain itu, saya ingin mengingatkan pula bahwa saat ini telah terjadi peralihan aktivitas dan perhatian dunia dari wilayah Mediterania dan Atlantik ke kawasan Indopasifik. Peralihan tersebut tentu saja mengakibatkan wilayah maritim Indonesia kembali menjadi perlintasan strategis. Samudera Hindia menjadi perlintasan strategis dan Indonesia yang sangat dekat. Karena itu Indonesia harus sadar dengan posisinya secara geopolitik dan geostrategis. Disini sangat dibutuhkan kekuatan matra TNI AL dengan dukungan dari matra TNI lainnya,” beber Capt. Hakeng.

Potensi Ekonomi Biru Indonesia Berlimpah

Luasnya wilayah maritim Indonesia memang belum sepenuhnya dapat tertangani secara optimal, begitu juga dengan hasil perikanan tangkap yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Hal itu terjadi karena masih adanya keterbatasan sumber daya manusia Indonesia yang memberikan perhatian kepada dunia maritim.

Sebenarnya menurut Capt. Hakeng, Indonesia bisa mewujudkan diri menjadi poros maritim dunia melalui ekonomi biru dari sumber daya protein ikan lautnya.  “Indonesia mempunyai sebelas Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI), antara lain perairan Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan, perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau, perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur. Kesebelas WPPNRI tersebut memiliki sumber daya ikan tangkap yang jenisnya berbeda-beda,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, sudah saatnya Indonesia fokus kembali ke maritim. “Saya mengusulkan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tidak berlebihan bila memposisikan laut menjadi pusat pemecahan dari berbagai persoalan bangsa Indonesia seperti pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran hingga pada persoalan kelaparan,” katanya.

Untuk mewujudkan itu dibutuhkan kerjasama antara semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah. “Disini saya juga ingin menegaskan bukan hanya hasil tangkapan yang melimpah jadi perhatian. Tapi untuk sarana pendukung juga dibutuhkan, contohnya pelabuhan terpadu untuk perikanan tangkap. Di pelabuhan perlu juga dibangun pabrik pengolahan ikan, sehingga hasil ikan dapat langsung diolah. Dibutuhkan juga Gudang Penyimpanan Ikan berpendingin (Cold Storage) untuk menjaga kesegaran ikan sebelum sampai ke konsumen. Dan penting juga perlu dipikirkan pengadaan kapal penampungan(ship to ship) hasil tangkapan nelayan di tengah laut,” jelas Capt. Hakeng.

Nasib Nelayan

Sumber daya kelautan yang dimiliki Indonesia berlimpah antara lain, perikanan tangkap dan perikanan budi daya. Akan tetapi kekayaan sumber daya kelautan yang berlimpah itu, belum sepenuhnya dapat dinikmati nelayan bahkan belum mampu mengangkat nasib nelayan Indonesia.

“Berdasarkan laporan, ada beberapa masalah yang seringkali menghadang nelayan Indonesia. Salah satu masalah yang sering dikeluhkan para nelayan mengenai persoalan ketersediaan bahan bakar solar subsidi. Ada dugaan masih ada pihak yang seharusnya tidak memanfaatkan solar subsidi tapi menggunakannya. Sehingga nelayan kecil terkena imbas dimana solar subsidi yang dibutuhkan tak ada lagi,” sebut Sekjend Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Maritim (FORKAMI) ini.

Hal lain yang saat ini sedang menjadi perdebatan terkait penerapan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 85/2021.

“Peraturan tersebut dinilai memberatkan nelayan. Karena ketentuan naiknya besaran tarif PNBP kepada nelayan menjadi sekitar 5-10 persen. Padahal Aturan sebelumnya yakni PP Nomor 62 tahun 2002 mengatur kategori kapal kurang dari 60 GT hanya dikenakan tarif 1 persen. Kemudian di PP Nomor 75 Tahun 2015 naik menjadi 5 persen dengan kategori kapal kecil 30-60 GT. Dan di aturan terbaru, PP Nomor 85 Tahun 2021, ketentuan ini justru diperluas menjadi kapal dengan ukuran 5-60 GT dikenakan tarif 5 persen untuk PNBP. Hal tersebut patut diduga telah membuat para Nelayan tradisional menjadi enggan melaporkan hasil tangkapan mereka dan mengakibatkan data hasil tangkapan para nelayan tradisional menjadi tidak akurat,” ungkap Capt Hakeng.

Capt. Hakeng menyoroti pula rencana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ingin memberlakukan sistem kontrak dengan memprioritaskan kuota bagi nelayan kecil. Penangkapan ikan terukur dengan sistem kontrak kuota hanya bisa dirasakan manfaatnya oleh perusahaan kapal besar di di sejumlah Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP).

“Rencana kuota ini dikhawatirkan tidak dapat berjalan untuk nelayan kecil.  Karena nelayan-nelayan kecil atau tradisional belumlah memiliki modal yang kuat serta tidak memiliki ketersediaan kapal-kapal yang sesuai dengan kontraknya. Oleh sebab itu, Pemerintah harus segera memperhatikan nasib nelayan Indonesia yang kurang sejahtera dari taraf hidupnya. KKP dapat memberikan alternatif cara pembiayaan usaha perikanan tangkap yang mudah untuk diakses kepada nelayan kecil di Indonesia,” tegas Capt. Hakeng.

Perlindungan Hukum Bagi Pelaut Indonesia

Perhatian dan perlindungan hukum bagi para penyumbang devisa negara yakni Pelaut Kapal Niaga ataupun Pelaut Perikanan masih dirasakan kurang. Hal itu dapat dilihat dengan masih banyak perlakuan kurang adil yang diterima oleh Pekerja Migran Indonesia terutama yang bekerja sebagai Pelaut Perikanan (PMI PP) yang bekerja di atas kapal penangkap ikan berbendera asing.

Dari laporan studi bertajuk “Potret Kerawanan Kerja Pelaut Perikanan di Kapal Asing: Tinjauan Hukum, HAM, dan Kelembagaan” yang diluncurkan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) pada 31 Agustus 2022 lalu,  PMI PP masih dihadapkan dengan praktik-praktik perbudakan modern dan perdagangan manusia.

“Saya berharap dari temuan tersebut pemerintah dapat melakukan perundingan dengan negara-negara lain yang banyak memanfaatkan tenaga kerja Pelaut Perikanan Indonesia. Sehingga dapat ditemukan titik terang penyelesaian yang saling menguntungkan,” tegas Capt. Hakeng.

Keselamatan Pelayaran

Dalam UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran mengatakan bahwa pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.

Oleh karena itu Capt. Hakeng sebagai Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Ahli Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (AKKMI) ini, merekomendasikan untuk memperketat pengawasan guna meminimalisasi kecelakaan yang melibatkan kapal penyeberangan (Kapal Ferry) – ASDP.

“Perhitungan stabilitas kapal yang tidak dapat dilakukan dengan baik akan berisiko besar terhadap terjadinya kecelakaan kapal di saat sedang melakukan kegiatan bongkar – muat maupun saat pelayaran . Disamping itu juga penting menegakkan aturan dalam hal manifes penumpang dan barang yang diangkut. Jangan karena mementingkan keuntungan semata tapi mengabaikan keselamatan kapal dan penumpang. Untuk diperhatikan juga terkait crew manifest dengan jumlah yang presisi. Jika crew manifes tidak sesuai maka kerap kali pula akan menghambat proses penyelamatan dan penyelidikan sebab kecelakaan kapal,” jelasnya.

Hentikan Buang Sampah ke Laut 

“Potensi laut Indonesia itu menyimpan kekayaan sangat besar untuk menghasilkan devisa bagi negara. Selain itu, laut juga merupakan sumber pangan bagi rakyat indonesia, Karena itu, jangan jadikan laut sebagai tujuan dari pembuangan sampah rumah tangga ataupun kapal-kapal serta pabrik,” kata Capt. Hakeng.

Apalagi lanjut Capt. Hakeng Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato secara virtual pada One Ocean Summit, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 11 Februari 2022 menegaskan Pemerintah Indonesia berkomitmen mencapai target kawasan konservasi perairan laut seluas 32,5 juta hektare pada tahun 2030. Bahkan Presiden Jokowi juga mengatakan untuk mengurangi 70 persen sampah plastik laut pada tahun 2025. Pernyataan orang nomor 1 di Indonesia itu sepatutnya harus dijadikan momentum bangsa Indonesia untuk kembali mencintai laut, mencintai pantai dan pastinya mencintai budaya maritim Indonesia, lanjut Capt. Hakeng. Masyarakat dan para pelaut Indonesia khususnya sudah seharusnya ikut menjaga kebersihan lingkungan laut. Apalagi di dalam Pasal 122 Undang–Undang No. 17 tahun 2008 tentang pelayaran disebutkan bahwa “Setiap pengoperasian kapal dan pelabuhan wajib memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan serta perlindungan lingkungan maritim.”

“Dengan bersihnya Perairan laut Indonesia dari sampah juga akan menguntungkan jalur pelayaran Indonesia. Perjalanan kapal tidak akan terganggu oleh banyaknya tumpukan sampah yang dapat tersedot oleh kapal sehingga dapat mengganggu kondisi mesin kapal,” pungkasnya. (*)

Categories
Megapolitan Olahraga

Berhasil Juarai Invitasi Tenis Nasional 2022, Atlet BIN Apresiasi Pembinaan PORBIN

Koran Jurnal, Jakarta — Petenis putri dari BIN Tennis Club berhasil Fitriani Sabtini menjuarai Invitasi Tenis Nasional 2022. Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi sangat tinggi atas seluruh pembinaan yang telah diberikan oleh Persatuan Olah Raga BIN (PORBIN).

Diketahui pada Sabtu (17/12/2022) petenis putri dari BIN Tennis Club berhasil menjadi juara pada ajang tenis bertajuk Invitasi Tenis Nasional 2022.

Gelar juara tersebut berhasil didapatkan oleh Fitriani Sabtini, yang mana dirinya berhasil mengalahkan Fitriana Sabrina dalam laga grand final.

Kemudian terdapat hal unik terjadi, pasalnya pada grand final tersebut ternyata kedua pemain itu merupakan wakil dari BIN Tennis Club, sehingga tergelar laga All Final BIN.
Dalam laga tersebut, berhasil dimenangkan oleh Fitriani atau yang lebih akrab disapa Ani dengan skor 6-3 dan 6-2.

Dengan kemenangan tersebut, dirinya kemudian memberikan apresiasi tinggi pada Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. selaku Pembina PORBIN karena telah memberikan pembinaan yang maksimal.

“Tanggal 2 Januari 2023 akan ada pertandingan di Thailand, makanya saya ingin mempersiapkan latihan ini yang juga difasilitasi oleh BIN,” kata Ani.

Menanggapi bagaimana komitmen kuat Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ani menyatakan bahwa memang sejauh ini pembinaan yang dia terima sudah sangat baik.

Bahkan dirinya bisa lebih berfokus dan berlatih untuk persiapan segala ajang di tahun 2023 mendatang.

“Bulan ini sudah mengikuti dua turnamen dan hasilnya menurut saya bagus. Mungkin nanti habis ini akan latihan lagi untuk persiapan tahun depan,” ucap Fitriani.

Apresiasi juga datang dari Pelatih BIN Tennis Club, Heriyadi karena berkat dukungan dari Kepala BIN tersebut, seluruh acara bisa terselenggara dengan lancar serta para atlet mampu menampilkan permainan terbaik mereka.

“Ini langkah yang bagus, saya ucapkan terima kasih kepada POR BIN yang sudah memfasilitasi turnamen ini sehingga turnamen berjalan lancar. Kedepannya kita akan membuat turnamen yang lebih bagus lagi mulai dari level yunior, senior, atau bahkan internasional. Itu yang kita tuju kesana agar pemain kita bisa meningkatkan kualitasnya. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa selenggarakan turnamen yang lebih besar lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Pembina Persatuan Olahraga Badan Intelijen Negara (PORBIN), Jend Pol (Purn), Budi Gunawan menyatakan bahwa BIN terus berupaya mengembangkan olahraga nasional hingga telah menggalang potensi para atlet dan pelatih terbaik.

Semua upaya tersebut bertujuan untuk menciptakan ekosistem pengembangan prestasi olahraga nasional sehingga terus mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

“Semua cabang yang dikembangkan di BIN tersebut telah memiliki atlet dan pelatih profesional. Kita menggalang potensi atlet dan pelatih terbaik di tingkat nasional untuk terlibat menciptakan ekosistem pengembangan olahraga prestasi di BIN. Sehingga potensi talenta-talenta terbaik di lembaga ini bisa dikembangkan, Alhamdulillah kita melihat peluang besar untuk mengharumkan nama Bangsa di kancah internasional melalui jalur olahraga ini,” jelas Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa memang tahun ini tengah memberikan perhatian khusus untuk pengembangan olahraga nasional.

“Pada tahun ini kita mulai memberikan perhatian khusus pada pengembangan olahraga. Karena kita ingin ada upaya lagi merintis kembalinya masa kejayaan olahraga prestasi Tanah Air,” kata Kepala BIN tersebut.

Bukan tanpa alasan, pasalnya memang BIN melalui PORBIN sendiri terus bertekad untuk mengembangkan cabor tenis, karena juga sebagai upaya untuk membentuk character building para generasi muda.

Bahkan, Budi Gunawan sendiri tidak ragu untuk memberikan banyak bonus uang pembinaan sebagai motivasi untuk para atlet dan pelatih.

Sekedar informasi, bahwa Yayuk Basuki Tennis School (YBTS) bekerja sama dengan BIN Tennis Club, yang juga didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menyelenggarakan ajang tenis bertajuk Invitasi Tenis Nasional 2022 yang memiliki hadiah total sebesar Rp 60 juta.

Ajang itu dilaksanakan sejak Rabu (14/12) hingga Sabtu (17/12) dan diselenggarakan di Lapangan Tenis Indoor BIN, Jakarta Selatan.(**)

Categories
Ekonomi Megapolitan

Pemprov DKI Resmikan UMP 2023, SPN DKI Jakarta: Semoga Membawa Kebaikan untuk Semua

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI tahun 2023 sebesar Rp4.901.798 per bulan untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

Sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun lebih, perusahaan wajib menyusun dan menerapkan struktur serta skala upah dengan memperhatikan kemampuan dan produktivitas sebagai pedoman upah.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1153 Tahun 2022 dan akan berlaku mulai 1 Januari 2023.

Kalangan buruh pun beragam menanggapi ketentuan tersebut salah satunya Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang mengaku bersyukur atas penetapan UMP 2023 itu.

“Semoga membawa kebaikan untuk semua,” ujar Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi DKI Jakarta M Andre Nasrullah, Rabu (14/12/2022).

Dijelaskan, pihaknya tidak akan mengarah ke tindakan yang dapat merusak situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, buntut penetapan itu.

“Bisa dipastikan jika kami tetap mematuhi aturan yang ada dengan senantiasa menjaga kamtibmas kondusif bersama seluruh elemen masyarakat lainnya dan juga aparat kepolisian,” ucapnya.(**)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

DPR RI Sahkan Pengangkatan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Dr. Puan Maharani mengesahkan pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI berikutnya menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa, bertempat di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2022).

Dalam acara tersebut, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menyampaikan laporan atas hasil uji kelayakan fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono kepada Ketua DPR RI didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus dari Bid. Korpolkam/Fraksi Golkar, Prof. Ir. Sufmi Dasco. Ahmad, SH., MH dari Bid. Korekeu/Fraksi Gerindra, Dr. Rachmad Gobel dari Bid. Korinbang/Fraksi Nasdem dan Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si dari Bid. Korkesra/Fraksi PKB .

Dari hasil pembahasan Anggota Komisi 1 DPR RI setelah mendengarkan dan mempertimbangkan Fraksi-Fraksi Anggota Komisi I DPR RI terhadap Calon Panglima TNI serta sesuai Pasal 306 Ayat 2 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang tata tertib yang menyatakan bahwa, pengambilan keputusan dalam Rapat DPR pada dasarnya dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat, maka Komisi I DPR RI memutuskan poin satu menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, serta memberikan apresiasi atas usahanya membuat TNI makin maju dan profesional, poin dua memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI.

Usai penetapan dan pengangkatan calon Panglima TNI oleh Ketua DPR RI  dihadapan awak media, Ketua DPR RI menyampaikan ucapan selamat kepada Laksamana TNI Yudo Margono atas pengangkatannya sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan memasuki masa purna tugas pada bulan Desember tahun ini.

“DPR berharap, kinerja TNI semakin baik dan menjalankan tugasnya secara amanah dengan memperkuat, memperbesar, serta menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengayomi rakyat menjadi semakin baik, tidak hanya untuk masa depan TNI tetapi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ketua DPR RI.

Sementara itu, Laksamana Yudo mengatakan bahwa setelah dilaksanakan rapat persetujuan pengangkatan Panglima TNI oleh DPR RI, langkah selanjutnya menunggu pelantikan Panglima TNI oleh  Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dan kedepan sebagai Panglima TNI akan melanjutkan serta meningkatan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Sesuai fit and proper test maupun kehendak rakyat, sebagai Panglima TNI sesuai tugas dan fungsi, saya akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Laksamana Yudo.

Laksamana TNI Yudo dalam Sidang Paripurna tersebut didampingi Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono serta Danguspurla Koarmada I Laksmana Pertama TNI H.Krisno Utomo.(disp)