Categories
Megapolitan Ragam

Komunitas IAC19: Gotong Royong Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Siapa pun tidak dapat memprediksikan waktu berakhirnya pandemi sebelum vaksin berhasil ditemukan. Kondisi ini memperburuk ketahanan keluarga maupun individu. Kekuatan dan kemampuan adaptif mereka menjadi poros untuk bertahan hidup.

Merespons badai penyebaran Covid-19, nilai gotong royong dapat menjadi penopang maupun memperkuat ketahanan keluarga. Nilai ini dibagikan oleh sosok perempuan Putri Simorangkir dari Indonesia Against Covid-19 (IAC19). Ia menunjukkan kepedulian jauh sebelum virus SARS-CoV-2 ini merebak di Indonesia. Putri dan kelompoknya mengenalkan urban farming kepada masyarakat kampung Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Urban farming merupakan bercocok tanam di lingkungan rumah perkotaan dengan lahan terbatas.

Ingin mengembalikan nilai kegotongroyongan di tengah masyarakat merupakan latar belakang Putri kala itu.

“Dengan cara bertanam kolektif ini, kami harapkan memiliki rasa peduli kepada orang lain, bisa bekerja sama bahkan juga memelihara toleransi. Tepatnya mengembalikan sifat gotong royong,” ujar Putri melalui pesan digital pada Sabtu (16/05/2020).

Ia sudah menduga bahwa virus ini akhirnya masuk ke Indonesia.

Ketika Covid-19 terdengar masuk Indonesia, ia bersama kelompoknya IAC19 mengajak warga untuk tangguh. Ketangguhan tersebut ingin ia tunjukkan dengan cara sederhana, yakni urban farming. Putri mengatakan bahwa Covid-19 ini mematikan.

“Kondisi penyebaran yang meluas sangat mengejukan siapa pun bahkan ketika wabah ini merembet dengan cepat ke seluruh dunia itu sangat mengejutkan sekaligus menakutkan,” ujarnya.

Penyebaran COVID-19 yang meluas memperlemah kondisi masyarakat. Ketangguhan masyarakat dalam bentuk ketahanan pangan diuji di krisis ini. Ia pun tergerak membagikan pengalamanan untuk bertanam sayur dan beternak ikan.

“Saya sebagai salah satu ketua grup relawan pernah memiliki pengalaman tentang bertanam sayur secara hidroponik yang pernah kami terapkan di suatu wilayah Jakarta Selatan di Gang Hijau Pesanggrahan,” ujarnya.

Langkah yang digagas untuk warga ini bertujuan untuk mendukung pemerintah. Saat bertemu dengan Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Wisnu Widjaja pada Jum’at lalu (15/5), salah satu rekannya, Lourda, menyampaikan dukungan untuk mengenalkan secara luas urban farming. Salah satu harapan dari upaya urban farming, Putri menyampaikan ini untuk mengantisipasi kesulitan pangan dan solusinya.

“Nah, kemudian teman-teman dari berbagai perkumpulan relawan bergabung oleh inisiatif ibu Lourda Hutagalung, bekerja sama dengan BNPB maupun Gugus Tugas. Semuanya berkonsolidasi dan berusaha melakukan apa yang bisa dilakukan untuk menolong saudara-saudara sebangsa, baik para medis maupun para korban serta mereka yang terdampak COVID-19,” ujarnya.

Putri menuturkan kisah bahwa kelompoknya yang didampingi seorang ahli pertanian mengenalkan berkebun di lahan terbatas kepada warga kampung Pesanggrahan.

“Tim ahli kami, Pak Bambang Riono, memberikan arahan dan kami lengkapi seluruh peralatan yang diperlukan bagi wilayah yang memang menunjukkan antusias. Oleh kerja keras serta semangat gotong royong, warga wilayah ini bersama-sama menjaga dan mengelola dalam bertanam sayur-sayuran secara hidroponik tersebut,” tuturnya.

Kenangnya, panen pertama sukses. “Hasil mereka nikmati sendiri, siapa pun yang membutuhkan boleh mengambil secukupnya. Demikianlah mereka menikmati hasil panen setiap tiga minggu sekali,” katanya.

Belakangan karena hasil panen semakin baik, mereka bisa mulai belajar menjual hingga saat ini. Putri dan relawan lain juga mengenalkan sistem baru yang lebih menjanjikan yaitu budidaya sayuran dan ikan sekaligus, dengan aquaponik.

Salah satu contoh kampung yang telah menerapkan dengan sukses, yaitu di RT 14/RW 1 Kampung Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kampung yang semua gersang, menjadi hijau.

“Setiap tempat yang bisa dimanfaatkan semuanya ditanami sayuran,” ucapnya.

Di saat krisis akibat dampak Covid-19, pemerintah dan multipihak bagian dari pentaheliks telah berupaya untuk memutus rantai penyebaran dan menjaga stabilitas di berbagai sektor. Namun, ini belum lah cukup karena dampak pandemi yang sangat kompleks. Masyarakat sendirilah dan nilai-nilai positifnya merupakan kapital terbesar di negeri ini, salah satu bentuknya melakukan aktivitas bermanfaat untuk keseimbangan fisik dan mental di tengah pandemi.(hum/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Polda Metro Serahkan 26 Ribu Paket Sembako kepada Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan Pekerja Harian Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pejabat Utama dan jajaran Polda Metro Jaya melakukan kegiatan ‘Bhakti Sosial Serentak Polri Peduli Covid-19’ di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (15/05/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya didukung Satker dan seluruh kesatuan, kewilayahan, di lingkungan hukum Polda Metro Jaya berdasarkan instruksi Kapolri melalui Surat Telegram No, ST/1205/IV/KEP./2020, Tanggal 15 April 2020 dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Nana menyampaikan, bahwa pemberian bantuan Sembako untuk meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan disaat penyebaran wabah Covid-19.

“Sesuai arahan dari Bapak Kapolri (Idham Aziz) melalui surat telegram dalam rangka Ramadhan dan peduli terhadap masyarakat terdampak covid-19,” katanya saat dilokasi acara.

Nana menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah pada masa PSBB dan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kami harapkan masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah , untuk disiplin menjaga kebersihan, karena kepatuhan dan ketaatan dalam pencegahan merupakan kunci memutus mata rantai penyebaran covid-19,” imbuhnya.

Dia menambahkan, masyarakat di harapkan untuk tetap berada di dalam rumah dan hindari kerumunan orang serta menjaga jarak.

“Hindari keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, jika memang harus bekerja di luar selalu menggunakan masker dan tetap menjaga jarak aman serta dapat mengindari berkumpul atau bergerombol,” tambah Nana.

Selanjutnya Kapolda dan rombongan memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga/tokoh masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak (sosial distancing) berupa 2000 paket yang ditujukan kepada penerima bantuan yaitu anak Yatim Piatu, Fakir Miskin dan para pekerja tidak tetap yang berprofesi sebagai buruh, pemulung, tukang becak, ojek pangkalan, ojek online, korban PHK serta masyarakat lainnya yang terdampak langsung wabah Pandemi Covid-19.

Turut hadir mendampingi Kapolda Metro Jaya diantaranya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Setiawan, Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Mokh. Ngajib, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, dan Forkopimda Kab. Bekasi serta para pejabat utama Polres Metro Bekasi.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh Satker Polda Metro Jaya dan Polres jajaran yang ditujukan kepada masyarakat antara lainnya yang belum mendapatkan bantuan akibat Covid-19, seperti kelompok Ormas, warga binaan asimilasi, DKM Masjid, petugas TPU, dan nelayan dengan total jumlah Paket Sembako 26.067 Paket, dengan rincian sebagai berikut :

1. Dirreskrimum Polda Metro Jaya sebanyak 1085 Paket dengan lokasi/sasaran Masjid, Pondok Pesantren, Panti Asuhan wilayah Jakarta Timur.
2. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi /sasaran Kel. Penggilingan Cakung Jaktim.
3. Ditpolair Polda Metro Jaya sebanyak 1000 Paket dengan lokasi pemberian di Pulau Kelapa Kep. Seribu.
4. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (oleh Kapolda) sebanyak 2000 Paket dengan lokasi Ds. Pasir Sari Cikarang Selatan, Bekasi.
5. Polrestro Jakarta Pusat sebanyak 389 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Pusat.
6. Polrestro Jakarta Barat sebanyak 380 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta Barat.
7. Polrestro Jakarta Utara sebanyak 2100 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Penjaringan dan Polsek Cilincing.
8. Polrestro Jakarta Selatan sebanyak 1300 Paket dengan lokasi Mako Polrestro Jakarta Selatan.
9. Polrestro Jakarta Timur sebanyak 8062 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Jakarta
10. Polrestro Bekasi (oleh Kapolda) sebanyak 2200 Paket dengan lokasi Wilayah hukum Polsek Cikarang Selatan.
11. Polrestro Bekasi Kota sebanyak 806 Paket dengan lokasi Slum area Kel. Teluk Pucung RY 05/02 Kec. Bekasi Utara.
12. Polrestro Tangerang Kota sebanyak 1626 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Tangerang Kota.
13. Polrestro Depok sebanyak 1250 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polrestro Depok.
14. Polresta Bandara Soetta sebanyak 81 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsubsektor Bandara Soetta.
15. Polres Tangsel sebanyak 1798 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polres Tangsel.
16. Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 500 Paket dengan lokasi wilayah Pelabuhan Muara Angke.
17. Polres Kep. Seribu sebanyak 490 Paket dengan lokasi wilayah hukum Polsek Kep. Seribu Utara dan Polsek Kep. Seribu Selatan.(hum/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Sentuh Kaum Marjinal, DPD PGK Jakarta Utara Bagikan Takjil Buka Puasa dan Paket Nasi

Koran Jurnal, Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Jakarta Utara Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Jakarta Utara melakukan aksi sosial pembagian takjil dan paket nasi siap saji untuk berbuka puasa kepada masyarakat ekonomi lemah atau kaum marjinal, seperti pemulung yang berada di sekitar wilayah Rawa Badak Utara Kecamatan Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/05/2020).

Kegiatan peduli terhadap sesama dimotori langsung oleh Ulwan Sujianto selaku Ketua PGK Jakarta Utara.

Selain membagikan paket takjil, Ulwan juga membagikan masker kepada para pemulung dan ojek online (ojol).

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar,” ucapnya.

Ulwan menghimbau kepada warga koja, Kita harus saling bahu membahu menyuarakan untuk hidup berlaku sehat dan bersih, sebagai upaya memutus mata rantai wabah covid-19 di tanah air.

“Sehingga kita bisa menjalankan hidup secara normal kembali,” harapnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian kita untuk negri dan berjuang sehatkan negri,” tutupnya.(frh/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Warga Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat Jati Terima Bantuan dari Baharkam Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kabaharkam Polri Komjen pol Drs Agus Andrianto memerintahkan Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko bersama Kasubdit Bintibsos Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Rudi Harianto, Kasi Renata Korbinmas AKBP Fatimah melanjutkan pembagian sembako sebanyak 100 paket yang dibagikan diwilayah kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati, yang diterima oleh 5 (lima) orang perwakilan dari warga Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati, sbb :

1. Bowo Herawati 50th tunanetra Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
2. Sugianti 56th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
3. Salman 58th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
4. Kasim 70th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.
5. Parti 51th pekerjaan buruh Rt 6/7 Kel Tengah Kec Kramat Jati.

Dalam acara pemberian sembako ini juga di hadiri oleh :

1. Wakapolsek Kramat jati AKP Dhini.
2. Panit Binmas Polsek Kramat jati Iptu Aang S.
3. Anggota Binmas Kel Tengah Kec. Kramat jati Aiptu Agus DP.
4. Lurah Tengah Kec. Kramat jati H. Tarmidji S.Sis M.si.
5. Kasi Kesmas Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Ibu Dyah.
6. Kasi Sarpas Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati ibu Sumirah.

Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko menyampaikan bahwa program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri adalah program yang mendukung program pemerintah yang akan ditindak lanjuti oleh Bhabinkamtibmas sampai dengan wabah covid-19 berakhir.

Program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri selain untuk mewujudkan peranan Polri harus hadir ditengah tengah masyarakat juga membantu meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak penerapan PSBB, tentunya juga untuk mencegah timbulnya segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban akibat penerapan PSBB yang sudah diputuskan oleh Pemerintah.

Sembako sebanyak 100 paket yang berisi gula, beras, minyak goreng, roti kaleng, masker hand sanitizer, desinfektan tersebut diberikan kepada warga masyarakat yang terkena dampak covid-19 yang bermukim dikelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Jakarta Timur.

“Saya berharap meskipun jumlahnya sembako masih jauh dari yang diharapkan oleh warga di Kelurahan Tengah Kec Kramat jati Jakarta Timur, namun mudah mudahan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak covid-19,” ungkap Hendi Handoko, Kamis (14/05/2020).

Pada kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes pol Drs Hendi Handoko MM, agar warga masyarakat Kelurahan Tengah Kecamatan Kramat jati Jakarta Timur mematuhi aturan Pemerintah yang sudah diterapkan, seperti tetap tinggal dirumah, tunda mudik, pakailah masker, cuci tangan yg bersih dengan sabun, jaga jarak dan patuhi protokol cara masuk rumah setelah bepergian keluar dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona-19.

Tidak ada cara lain kecuali patuh dan taat terhadap aturan pemerintah apabila penyebaran virus Covid-19 ini ingin segera berakhir,” tegas Kombes pol Drs Hendi Handoko.

Categories
Megapolitan Ragam

PGK Jakarta Selatan Berbagi Paket Buka Puasa kepada Warga Tidak Mampu dan Kaum Dhuafa

Koran Jurnal, Jakarta – Ditengah situasi pandemi virus corona atau covid-19, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) cabang Jakarta Selatan melakukan aksi solidaritas sosial dengan berbagi paket makanan buka puasa kepada masyarakat tidak mampu dan kaum dhuafa yang berada di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (13/05/2020)

“Bersyukur dibulan suci Ramadhan ini walaupun dalam kondisi pandemi covid-19 kami masih bisa berbagi buka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Farhan Haprizal, Ketua PGK Jakarta Selatan kepada wartawan.

“Semoga makanan berbuka puasa ini dapat membantu sedikit beban hidup mereka disaat pandemi covid-19,” tambahnya.

Selain paket makanan berbuka puasa, sambung Farhan, juga membagikan masker agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dalam kondisi aman.

“Kami berpesan kepada masyarakat untuk tetap hidup sehat dan menjaga kebersihan. Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker dan sering-sering cuci tangan, semoga kita semua terhindar dari virus corona,” tutup Farhan.(frh/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Jaya Resmikan Pengoperasian Dispenser Beras Gratis untuk Warga Terdampak

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana meluncurkan program Dispenser Beras ditengah masa pandemi virus corona atau covid-19. Peluncuran itu ditandai dengan peresmian pengoperasian dispenser beras yang berada di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/05/2020).

Dispenser beras yang diinisiasi dan dioperasikan pertama kali oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat itu guna menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat tidak mampu akibat terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dispenser beras ini sifatnya mobile, tidak hanya berada di satu titik saja,” kata Nana di lokasi peluncuran.

Nana menilai program tersebut sangat bagus, dan meminta kepada jajaran Polres lain di wilayah hukumnya agar segera melaksanakan kegiatan serupa. Selain itu, pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk lebih mendekat kepada masyarakat khususnya di daerah padat penduduk (slum area) ataupun masyarakat lapisan bawah melalui program membangun empati (empathy building).

Seperti diketahui, Polri bersama TNI merangkul masyarakat yang mempunyai kemampuan atau ekonomi cukup untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan itu dilakukan melalui jajaran Polda, Polres hingga Polsek.

“Untuk sehari sekitar satu ton beras yang disiapkan untuk masyarakat. Sedangkan setiap dispenser kita menyiapkan sekitar 250 liter dan setiap masyarakat akan mendapatkan dua kilogram,” ujar Nana.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menjelaskan, dalam sehari pihaknya menyediakan beras sebanyak satu ton, yang akan didistribusikan kepada masyarakat secara bergiliran.

“Kami membagikan kartu akses untuk mengambil beras sesuai dengan data dari masing-masing RT/RW di padat penduduk tersebut yang belum menerima bantuan dari pemerintah,” tukasnya.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang akan mengambil beras agar mengikuti prosedur tetap atau protap (red: protokol kesehatan) dari pemerintah. Yaitu tetap menjaga jarak, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.(rp/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Warga Kelurahan Menteng Atas Jakarta Selatan Terima Bantuan Paket Sembako dari Baharkam Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto memerintahkan Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko bersama Ksubdit Bintibsos Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Rudi Harianto, Kasi Renata Korbinmas AKBP Fatimah melanjutkan pembagian sembako ke masyarakat. Kali ini Baharkam Polri membagikan bantuan solidaritas sosial sebanyak 100 paket sembako ke wilayah kelurahan Menteng Atas, Jakarta Selatan.

Berikut 5 orang yang menerima bantuan sebagai perwakilan dari Warga Kelurahan Menteng Atas yakni, Bpk Arif Abdurahman, Supriyadi, Diran, Ajay dan Mintarjo.

Acara pemberian paket sembako turut dihadiri Bhabinkamtibmas dan perangkat wilayah setempat diantaranya, Kanit Binmas Polsek Setiabudi Kompol Bambang Hindarto, Kanit Intel Polsek Setiabudi Kompol Guspriatin Zen, dan Sekretaris Kelurahan Menteng Atas, Heni Pitriya, Babinsa Kelurahan Menteng Atas Serma Jumadi, serta Kasatgas Pol PP Agus Salim.

Dalam sambutannya, Kabagopsnalev Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hendi Handoko menyampaikan bahwa program Solidaritas Sosial Korbinmas Baharkam Polri akan berlanjut sampai wabah covid-19 berakhir.

Beberapa waktu yang lalu ditempat yang lain Kabaharkam juga sudah membagi bagikan sembako kepada warga desa Batu Ampar dan wilayah lain yang juga terkena dampak penerapan PSBB akibat pandemi Covid-19, program ini akan berlanjut terus dalam rangka mendukung program pemerintah sampai musibah covid-19 dinyatakan berakhir.

Program Solidaritas Sosial covid-19 Korbinmas Baharkam Polri selain untuk mewujudkan peranan Polri harus hadir ditengah-tengah masyarakat dalam membantu meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak penerapan PSBB, tentunya juga untuk mencegah timbulnya segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban akibat penerapan PSBB yang sudah diputuskan oleh Pemerintah.

Adapun bantuan yang diserahkan sebanyak 100 paket sembako, masing-masing paket berisi gula, beras, minyak goreng, roti kaleng, masker hand sanitizer, desinfektan tersebut diberikan kepada warga masyarakat yang terkena dampak covid-19 yang bermukim di Kelurahan Menteng Atas.

“Saya berharap meskipun jumlahnya sembako dan barang barang yang dibagikan di Kelurahan Menteng Atas tidak banyak, mudah mudahan dapat meringankan beban warga yang terkena dampak covid-19 oleh sebab itu proses pembagian sembako harus benar benar sampai pada tujuan yang sudah ditentukan serta tepat sasaran,” ungkap Hendi Handoko di lokasi, Selasa (12/05/2020).

Hendi juga mengajak agar masyarakat mematuhi aturan Pemerintah yang sudah diterapkan, seperti tetap tinggal dirumah, tunda mudik, pakailah masker, cuci tangan yang bersih dengan sabun.

“Patuhi protokol cara masuk rumah setelah bepergian keluar rumah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Tidak ada cara lain kecuali patuh dan taat terhadap aturan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.(np/red)

Categories
Megapolitan

202 Travel Gelap Langgar PSBB Diamankan Polisi

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya berhasil mengamankan ratusan kendaraan travel plat hitam alias taksi gelap yang terjaring dalam Operasi Ketupat Jaya 2020 selama 3 hari berturut-turut, 8-10 Mei 2020. Ratusan kendaraan travel gelap itu kedapatan nekad membawa penumpang dengan tujuan mudik atau pulang ke kampung halaman ditengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah DKI Jakarta selama masa Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM dilokasi, tampak sekitar ratusan kendaraan travel maupun pribadi berplat hitam memadati lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

“Dari hasil operasi yang kita lakukan mulai 8-10 Mei, selama 3 hari telah berhasil kita amankan 202 kendaraan travel gelap. Kendaraan ini plat hitam semuanya. Mereka mencoba mencari keuntungan dimasa pandemi covid-19 ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/05/2020).

Yusri pun menyayangkan tindakan para pemilik kendaraan yang tidak mentaati kebijakan pemerintah tentang Larangan Mudik yang diberlakukan bagi seluruh masyarakat Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. Apalagi upaya yang dilakukan pemerintah adalah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Mereka seharusnya bisa janganlah berbuat seperti ini. Karena ini adalah suatu kebijakan dari pemerintah dan upaya kita memutus mata rantai (Covid-19),” imbuhnya.

“Tetapi masih saja terus berupaya main kucing-kucingan untuk mudik,” keluh Yusri.

Sementara Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menjelaskan, 202 unit kendaraan terdiri 11 unit bus, 112 unit minibus, 78 mobil pribadi, dan 1 truk yang mengangkut pemudik.

Dari 202 kendaraan tersebut, lanjut Sambodo, polisi mengamankan 1.113 penumpang yang akan mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Jadi tujuan mereka ke Pemalang, Tuban, Pekalongan, Situbondo, Brebes, Malang, Cirebon, dan Jogja,” bebernya.

Sambodo mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan dengan cara hunting di lapangan.

“Kita amankan mereka di tol, jalur arteri dan paling banyak di jalur tikus,” terang Sambodo.(red)

Categories
Megapolitan

PPRA LX Lemhannas Serahkan Bantuan 300 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Pandemi Covid-19 di Jakarta Selatan

Koran Jurnal, Jakarta – Sampai hari ini, wabah pandemi Covid-19 yang menghantam dunia dan memakan korban ratusan ribu orang belum juga tuntas. Termasuk Indonesia yang terkena dampak yang luar biasa.

Warga tidak mampu dan para pekerja sektor informal adalah kelompok yang paling rentan terkena dampak dalam krisis ini. Mereka yang biasa menggantungkan penghasilan dari gaji harian menjadi kehilangan pekerjaan setelah ada aturan bekerja dari rumah. Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) turut menambah dampak yang dirasakan masyarakat.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55, PPRA LX Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia ikut serta memberikan bantuan sosial (bansos) sembako kepada masyarakat terdampak akibat Covid-19, khususnya kepada warga RW 05 Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (09/05/2020).

Penyerahan bansos tersebut dilakukan oleh Bendahara Senat PPRA LX Lemhannas, Yunni Indrani W didampingi oleh Ketua Indonesian Entertainmen serta Yayasan Seniman Jalanan. Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua RW 05, Imam Mahdi.

Bendahara Senat PPRA LX Lemhannas, Yunni Indrani menjelaskan, bahwa ia bersama dengan Yayasan Seniman Jalan sudah berkoordinasi dengan Ketua RW. 05 untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan juga korban banjir akibat luapan sungai Ciliwung.

“Kita berikan 300 paket sembako, hand sanitizer, masker dan mie instan untuk 300 KK warga RW 05,” ucap Yunni di lokasi acara.

Yunni menjelaskan, penyaluran paket bantuan kepada warga RW 05 Ragunan berdasarkan laporan yang diterima dari Yayasan Seniman Jalanan bahwa masyarakat yang terdampak Covid-19 cukup banyak.

“HUT yang biasanya kita rayakan dengan cukup meriah, tapi di era tahun ini kita prihatin dan kita mau berbagi dengan sesama. Semoga warga RW 05 dapat sedikit terbantu,” jelas Yunni.

Ketua RW 05, Imam Mahdi mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PPRA LX LEMHANNAS yang didalamnya terdapat berbagai unsur seperti TNI, Polri, ASN maupun Non-ASN yang turut memberikan bantuan kepada masyarakat. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Indonesian Entertainmen dan Yayasan Seniman Jalanan yang ikut berperan besar dalam penyaluran bantuan sembako dalam penanganan Covid-19.

“Didalam kondisi yang sangat menprihatinkan sekarang ini akibat Covid-19, terutama masyarakaa kecil yang tadinya susah di tambah susah, dengan adanya bantuan seperti ini Alhamdulillah bersyukur sekali. Kami atas nama Ketua RW 05 mengucapkan banyak terimakasih khususnya kepada LEMHANNAS, semoga ini menjadikan berkah dan bermanfaat bagi masyarakat dan bagi kita semua,” ucapnya.(rls/red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Korban Penjambretan Tewas, Polisi: 1 Pelaku Ditangkap, 1 DPO

Koran Jurnal, Jakarta – Kepolisian Metro Jakarta Barat berhasil menangkap 1 dari 2 pelaku penjambretan terhadap seorang karyawati di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat pada Senin 4 Mei 2020.

“Tim (Reskrim Jakarta Barat) melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap salah satu dari pelakunya. Jadi yang tertangkap itu namanya T yang satu lagi masih DPO namun kami sudah mengetahui identitasnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Instagram Polres Jakarta Barat, Selasa (05/05/2020).

Audie menjelaskan, pelaku dibekuk setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Penangkapan pelaku ini juga hasil kerja sama dengan pengemudi ojek online. Karena salah satu pelaku saat beraksi menggunakan atribut go-jek online untuk menyamar. Sehingga membuat rekan-rekan ojol yang asli itu juga marah kemudian ikut membantu kami untuk memberikan informasi-informasi yang diperlukan,” ungkap Audie.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, saat penangkapan pelaku melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Saat ditangkap yang bersangkutan melawan akhirnya kita tindak terukur di kaki,” kata Teuku Arsya.

Lebih lanjut, Arsya membeberkan bahwa para pelaku sering beraksi di wilayah tersebut sampai Jakut (Jakarta Utara). Ciri khas pelaku dengan memakai jaket ojek online dan celana pendek.

“Mereka memang kelompok lama. Sudah pernah ditahan juga atas perkara sama terkait dengan kasus jambret, setelah tersangka keluar dia melakukan lagi,” ujar Teuku Arsya.

Seperti diketahui dalam video aksi  penjambretan yang beredar viral terjadi pada Senin pagi, 27 April 2020 atau saat korban Muthia Nabila, 23 tahun tengah berangkat kerja. Tampak para pelaku yang sudah mengintai korban kemudian memepet motor korban dan mengambil ponsel yang berada di dek motor bagian depan. Sadar dirinya menjadi korban pencopetan, korban kemudian mengejar motor pelaku. Ia kemudian tak segan menabrakkan motornya ke motor pelaku hingga keduanya terjatuh.

Namun na’as, helm yang digunakan korban saat itu terlepas hingga kepalanya membentur aspal cukup keras dan menimbulkan luka. Sedangkan kedua pelaku yang sempat terjatuh kemudian segera melarikan diri. Korban Muthia sempat dilarikan warga ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Atas perbuatannya, pelaku T dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.(red)