Categories
Kesehatan TNI

Satgas Gabungan Penanggulangan Covid-19 Koarmada I Terapkan Kedisiplinan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Tanjung Priok

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, Satgas Gabungan Penanggulangan Covid-19 Koarmada I bersama Polres Pelabuhan menerapkan disiplin protokol kesehatan di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (30/08/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Gabungan Penanggulangan Covid-19 mengingatkan kepada calon penumpang agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Memakai Masker).

Bagi calon penumpang yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan peringatan dan didisiplinkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan dibagikan masker sebelum memasuki ruang tunggu pelabuhan guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19.

Dalam keterangannya Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M., menyampaikan “TNI AL dalam hal ini Koarmada I bersinergi dengan TNI/Polri dan stake holder terkait akan terus mendukung program pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 dengan pendisiplinan dan mendorong kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19, utamanya ditempat yang berpotensi terjadi konsentrasi masa, seperti di pelabuhan penumpang ini”.

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan TNI/Polri mendukung program pemerintah dalam menanggulangi dan memutus wabah Covid-19.(disp/red)

Categories
Militer TNI

TNI AL dan Tentara Laut Diraja Malaysia Gelar Patroli Terkoordinasi di Selat Malaka

Koran Jurnal, Selat Malaka – Salah satu peran diplomasi TNI AL diwujudkan dalam latihan bersama dengan negara sahabat, unsur Koarmada I yaitu KRI Sutanto-377 melaksanakan Passing Exercise (Passex) dengan unsur Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) KD Laksamana Tun Abdul Jamil-135 di Selat Malaka, Sabtu (29/08/2020).

TNI AL dengan TLDM melaksanakan Patroli Terkoordinasi (Patkor) di Selat Malaka yang dilaksanakan 4 (empat) kali dalam setahun. Tujuan Patkor adalah untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan utamanya di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Selat Malaka. Pada Patkor Malindo 149/20 disepakati untuk melaksanakan latihan yang meliputi Flaghoist Exercise, Flash Exercise, Maneuver Exercise dan di akhiri dengan Sail Pass dengan saling memberi penghormatan.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., dalam keterangannya menyampaikan “TNI AL dalam hal ini Koarmada I terus membangun dan memelihara stabilitas di kawasan dengan melaksanakan peran diplomasi. Koarmada I yang memiliki wilayah kerja berbatasan langsung dengan 5 (lima) negara tetangga, terus aktif melaksanakan peran diplomasi dengan negara-negara di kawasan untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan serta mempererat hubungan dengan negara-negara tetangga”.

“TNI AL terus berkomitmen menjaga dan memberikan jaminan rasa aman kepada pengguna selat Malaka dari berbagai macam kerawanan dan tindakan merugikan. Kerawanan yang berpotensi di daerah perbatasan diantaranya adalah penyelundupan, pelanggaran hukum dengan kekerasan dan peredaran narkoba masih marak terjadi. Hal ini harus dihadapi bersama-sama dengan melakukan kerjasama dengan negara tetangga, karena pelanggaran dan permasalahan stabilitas ini selalu melibatkan dan berdampak langsung terhadap negara-negara tetangga” tuturnya.

KRI Sutanto-377 dan KD Laksamana Tun Abdul Jamil-135 selesai melaksanakan latihan langsung menuju sektor masing-masing di perairan Indonesia dan Malaysia untuk melanjutkan patroli di kawasan perbatasan.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI dan Kapolri Lepas Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan dan Bantuan Sosial di Jayapura

Koran Jurnal, Papua – Virus Covid-19 saat ini telah menyebar ke seluruh penjuru Nusantara, bahkan hingga ke Papua yang merupakan ujung timur Indonesia. Covid-19 telah berdampak terhadap semua sendi kehidupan bermasyarakat, mulai dari masalah kesehatan sampai ke persoalan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., saat melepas Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan Provinsi Papua dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat, bertempat di Lapangan Mayonif 751/Raider, Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (29/08/2020).

Panglima TNI menjelaskan bahwa sesuai dengan Instruksi Presiden kepada TNI Polri dalam Inpres No. 6 Tahun 2020 sudah sangat jelas, bahwa TNI Polri bersama Pemda di seluruh Indonesia, harus menggiatkan patroli dan pengawasan serta melaksanakan pembinaan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol Kesehatan.

“Untuk itu, para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas yang saat ini telah siap untuk diberangkatkan ke tengah masyarakat, akan menjadi garda terdepan untuk melaksanakan amanah Inpres No 6/2020 tersebut,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI menekankan agar para Personel yang bertugas di lapangan selalu menggunakan pendekatan berbasis kearifan lokal dalam interaksi dengan masyarakat, serta Personel tersebut harus menjadi teladan dan memberikan contoh bagaimana protokol kesehatan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ucapkan selamat bertugas. Semoga upaya bersama ini menjadi awal dari keberhasilan kita menekan pandemi Covid-19, khususnya di Provinsi Papua,” imbuh Panglima TNI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan-III Letjen TNI Ganip Warsito, Asops Panglima TNI, Asops Kapolri, Aslog Panglima TNI, Kadiv Propam Mabes Polri, Kadiv Humas Mabes Polri, Pangdam XVI/Cendrawasih, Kapolda Papua, serta segenap pejabat TNI-Polri dan Pemerintah setempat.(Pusp/red)

Categories
Daerah TNI

Koramil Panongan Terus Lakukan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Lokasi Keramaian

Koran Jurnal, Tangerang – Mempersiapkan new normal di wilayah Kabupaten Tangerang Koramil 14/Panongan Kodim 0510/Trs terus melakukan Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) di pasar Korelet Desa Rancaiyuh Kecamatan Panongan dan pasar Modern City Market Citra Raya Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/08/2020).

Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) di wilayah teritorial Koramil 14/Panongan hari ini di pasar Korelet Modern City Market Citra Raya yang merupakan tempat pengunjung dan banyaknya warga yang melakukan aktifitas.

“Penegakan disiplin kesehatan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dengan cara memonitoring para pengunjung pasar Modern, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan cara tetap memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan,” ujar Danramil 14/Panongan Kapten Inf Boedi Noeryanto.

Danramil menjelaskan, setiap pasar, Koramil 14/Panongan menurunkan sedikitnya 5 personil di bantu anggota BKO dan Polsek Setempat serta Satpol Kecamatan. Hal tersebut untuk memantau warga untuk terus menggunakan masker memjaga jarak 1 sampai 2 meter dan rajin mencuci tangan.(pen/red)

Categories
TNI

Pangkostrad Eko Margiyono Kunjungi Brigif Para Raider 3 Kostrad

Koran Jurnal, Sulawesi Selatan – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI Eko Margiyono didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Gabungan Kostrad beserta Asops Kaskostrad Brigjen TNI Susilo dan Kazi Kostrad Kolonel Czi Galih Suhendro, melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif Para Raider 3 /3 Kostrad Kariango, Maros, Sulawesi Selatan, Jum’at  (28/08/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Panglima Divif 3 Kostrad Mayjen TNI Wanti W.F. Mamahit, M.Si, Asops Kasdivif 3 Kostrad Kolonel Inf Jamaludin, Kasbrigif Para Raider 3/3 Kostrad Letkol Inf Daud Harahap, para Dansat dan Kasi jajaran Brigif Para Raider 3 Kostrad.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan kerja pertama Pangkostrad Mayjen TNI Eko Margiyono beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Gabungan Kostrad Ny Retno Adiati Eko Margiyono ke jajaran Brigif Para Raider 3/3 Kostrad.

Rangkaian kunjungan Pangkostrad  di markas Brigif Para Raider 3/3  Kostrad, diawali Mayjen TNI Eko Margiyono beserta rombongan menerima laporan dari Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad Letnan Kolonel Inf Fadli Mulyono kemudian hormat jajar dari Dinas Keamanan dilanjutkan  Bapak Pangkostrad  dan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad berkenan melaksanakan penanaman pohon mangga dan  sesi foto bersama di depan Mabrigif Para Raider 3/3 Kostrad, Setelah selesai sesi foto rombongan masuk ke ruang transit, kemudian menerima Paparan Laporan Satuan di Ruang yudha oleh Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad.

Setelah pelaksanaan Paparan oleh Danbrigif Para Raider 3/3 Kostrad, Pangkostrad berkeliling asrama untuk meninjau asrama Brigif Para Raider 3/3 Kostrad, Sarana dan Prasarana Kelinudan, Pembangunan Yonkes dan Yon Bekang Divisi 3 Kostrad diakhiri dengan kegiatan Salat Jumat di Masjid Jami’ Al Falah Kariango.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Dua Pesawat F-16 Kembali Mengudara Usai Jalani Program Falcon Star dan eMLU

Koran Jurnal, Madiun – Usai menjalani program Falcon Star dan eMLU, dua pesawat F-16 TNI AU tail number TS-1610 dan TS-1601 kembali mengudara di langit Indonesia.

Prosesi Roll out Ceremony pesawat F-16 Falcon Star eMLU disaksikan langsung Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E.,M.P.P., beserta rombongan di hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jum’at (28/08/2020).

Dalam sambutannya, KSAU mengatakan program Falcon Star eMLU adalah sebagai hybrid case yang menggabungkan Direct Commercial Sales (DCS) dengan Lockheed Martin, serta Foreign Military Sales (FMS) dengan pemerintah Amerika Serikat, merupakan keputusan yang tepat, karena TNI Angkatan Udara mendapat keuntungan besar, yaitu peningkatan SDM, khususnya kemandirian para teknisi dalam melaksanakan pemeliharaan hingga tingkat berat dan bahkan hingga factory level.

Kasau juga menjelaskan, program Falcon Star eMLU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan struktur pesawat, peningkatan usia pakai hingga 8.000 equivalent flight hours, sampai dengan peningkatan avionic, dan armament system. Secara khusus, peningkatan kemampuan radar, sehingga pesawat dapat mengunci dan menembak 4 target udara secara simultan, selain itu, peningkatan kemampuan Beyond Visual Range dan Within Visual Range dengan Advanced Weapon juga telah menjadikan combat effectiveness meningkat signifikan.

“Saya merasa bangga dan berbesar hati terhadap kemampuan para teknisi Angkatan Udara yang telah berhasil meluncurkan dua pesawat dari program Falcon Star eMLU ini. Demikian juga dengan terpenuhinya empat personel penerbang yang telah memiliki kualifikasi test pilot dalam program ini,” ujar Kasau.

Pada bagian lain dalam sambutannya Kasau juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Menteri Pertahanan RI, Menteri Keuangan, Menteri PPN/ Ka Bappenas RI, Dirut PT. DI, Deputi Chief ODC, Lockheed Martin, tim Falcon Star eMLU, test pilot dan seluruh pihak yang terkait, atas segala dukungan yang diberikan.

“Terlibat dalam proyek berkelas dunia adalah momentum langka yang tidak didapatkan semua orang. Kalian adalah prajurit yang dipercaya untuk meningkatkan kemampuan pesawat Dirgantara Indonesia. Berbanggalah dan teruslah bersemangat Terbangkan kembali pesawat-pesawat selanjutnya ke langit Indonesia, dengan kemampuan yang jauh lebih baik,” pesan Kasau.

Diawali penandatanganan berita acara penyerahan pesawat oleh Kasau kepada Danlanud Iswahjudi, kemudian melaksanakan peninjauan pesawat F-16 TS-1601 dan TS-1610.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri PPN/Ka Bappenas RI, Sekjen Kemhan RI, Dirjen Renhan Kemhan RI, Asrena Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Aspers Kasau, Pangkoopsau II, Dankoharmatau, Waasrena Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Kadiswatpersau, Kadispenau, Kadisaeroau, Kadiskomlekau, Kadisadaau, Dirjen Anggaran Kemenkeu RI, Deputi bidang Polhukhankam Bappenas RI, Direktur politik luar negeri dan KPI Bappenas RI, Dirum dan SDM PT. Dirgantara Indonesia, Deputy Chief ODC, Perwakilan Lockheed Martin, dan Forkopimda Madiun dan Magetan.(disp/red)

Categories
TNI

Ini Pesan Dandim Tigaraksa Saat Kunker Perdana di Makoramil 10/Sepatan

Koran Jurnal, Tigaraksa – “Kerja yang ikhlas akan membuahkan hasil yang baik”. Kalimat singkat dan penuh makna ini disampaikan oleh Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I.E Siregar dalam pesannya kepada jajaran Babinsa Koramil 10/Sepatan Kodim 0510/Trs saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) perdana di Makoramil 10/Sepatan, Jum’at (28/08/2020).

Dalam sambutanya Dandim Letkol Inf Bangun I.E Siregar menuturkan, berbuatlah untuk negeri ini, di masa pandemi Covid-19 banyak yang harus dilakukan. Dandim mencontohkan Babinsa di wilayah harus tegas dan terus mengingatkan warga, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Di kabupaten Tangerang yang merupakan teritorial Kodim 0510/Trs yang termasuk zona kuning dan harus mempertahankan jangan sampai Kabupaten Tangerang memasuki zona merah,” ujarnya.

Untuk itu peran serta Babinsa dan Binamas serta Satpol PP sebagai ujung tombak dalam percepatan penanganan Covid-19 terus di tingkatkan dalam Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) di wilayah baik di pasar tradisional dan tempat umum lainya.

Dalam Kunker tersebut di sambut langsung oleh Kapten Inf Agus Halim Siregar Danramil 10/Sepatan bersama Ketua Ranting Persit KCK ranting 11 Koramil 10/Sepatan di dampingi pihak Polsek Sepatan dan Muspika Kecamatan Sepatan. Kegiatan juga di adakan sesi tanya jawab dan usulan antara Babinsa Koramil 10/Sepatan dengan Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I.E Siregar.(rls/red)

Categories
TNI

Peringati Hidrografi Dunia 2020, Pushidros TNI AL Gelar Webinar Pemanfaatan ‘Satellite-Derived Bathymetry’ 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Hidrografi Dunia tahun 2020, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Webinar atau Seminar Daring dengan topik Pemanfaatan Satellite-Derived Bathymetry (SDB) atau Batimetri Berbasis Satelit, Rabu (27/08/2020).

Satellite-Derived Bathymetry (SDB) adalah suatu metode baru yang dikembangkan dari teknologi penginderaan jauh untuk mendapatkan data kedalaman di area perairan dangkal dari citra satelit yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan pemetaan laut.

Seminar daring yang diselenggarakan ini bertujuan untuk menyebarluaskan aplikasi, sains, dan teknologi penginderaan jauh optik untuk estimasi batimetri dan batas darat-air.

Webinar yang merupakan kerjasama antara Pushidrosal, Institut Teknologi Bandung dan EOMAP ini digelar selama dua, 26-27 Agustus 2020. Hari pertama mengetengahkan topik “Pemanfaatan Satellite-Derived Bathymetry (SDB) Untuk Kepentingan Nasional” dan hari kedua dengan topik “Pemanfaatan Satellite Derived Bathymetry untuk Kepentingan Militer”.

Beberapa pembicara hadir dengan memaparkan materinya, di antaranya Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Handwiono, M.Sc. (Direktur Pengamanan, Kerja sama dan Perbatasan/Dirpamkersamtas) Pushidrosal dengan topik pemanfaatan SDB, Dr. rer. nat Poerbandono (Dosen Hidrografi ITB Bandung) dengan topik Penginderaan jauh batimetri, Dr. Thomas Heege (CEO EOMAP Gmbh) dengan topik Teknologi SDB, serta Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana, M.M (Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal) dengan topik penggunaan data SDB. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Host Letkol Laut (KH) M. Qisthi Amarona, S.T., M.Tr. Hanla, dengan moderator Gabriela Alodia, M.Sc.(Kandidat Doktor University of Leeds, Inggris, Cat. A Hydro Surveyor) pada hari pertama dan Kolonel Laut (P) Dyan Primana S (Komandan Satuan Survei Pushidrosal) pada hari kedua.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. Dalam sambutannya, Kapushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Satellite-Derived Bathymetry (SDB) atau Batimetri Berbasis Satelit merupakan teknologi terbaru dalam bidang pemetaan hidro-oseanografi yang sangat dibutuhkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar.

Ini dikarenakan posisi geografis Indonesia yang terletak di antara dua samudera dan dua benua, yang memiliki peran penting dalam perdagangan dunia, terlebih tekad pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritime dunia, agar Indonesia sebagai pusat informasi yang berkaitan dengan kemaritiman, sehingga teknologi pemetaan yang cepat dan akurat mutlak dibutuhkan.

“Pemanfaatan SDB untuk kepentingan nasional sangat diperlukan, salah satunya dalam rangka menyongsong Audit Wajib anggota IMO atau Mandatory IMO Member States Audit Scheme (MIMSAS) yang akan dilaksanakan pada Tahun 2022” kata Kapushidrosal.

Untuk itu Pushidrosal harus memenuhi target capaian survei dan pemetaan di seluruh perairan Indonesia, guna memberikan jaminan dan kepercayaan kepada publik tentang keamanan dan keselamatan bernavigasi di seluruh perairan Indonesia.

“Dalam hal ini, peran hidrografi sangat penting. Hidrografi bukan hanya sekedar peta laut. Hidrografi adalah kunci gerbang perekonomian dan ujung tombak pertahanan laut suatu negara” tegas Kapushidrosal.(disp/red)

Categories
TNI

KSAU Hadiri Peresmian Monumen Pesawat N250 Gatot Kaca

Koran Jurnal, Yogyakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S. E., M.P.P., menghadiri peresmian monumen pesawat PA-01 N-250 Gatot Kaca, yang diresmikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Rabu (26/08/2020).

Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan pesawat N250 Gatot Kaca adalah bukti kehebatan dan kecintaan anak bangsa kepada negaranya serta kecintaan kepada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, pesawat ini mengusung teknologi Fly By Wire dan berbagai teknologi canggih saat itu dan telah melambungkan nama Indonesia di dunia penerbangan internasional.

“Tujuan menempatkan pesawat N250 Gatot Kaca di Muspusdirla adalah untuk mengabadikan buah karya terbaik anak bangsa sekaligus bentuk penghargaan yang tinggi terhadap bapak teknologi Indonesia Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI berharap agar generasi muda melanjutkan perjuangan Bapak B.J. Habibie meraih kemandirian dalam teknologi dirgantara serta membangun Indonesia sebagai bangsa yang maju.

Senada dengan Panglima TNI, Direktur Umum dan SDM PT. Dirgantara Indonesia Sukatwikanto menjelaskan pesawat N250 Gatot Kaca sendiri pada tanggal 10 Agustus 1995 berhasil melakukan penerbangan perdana, namun karena krisis moneter 1998 proyek pesawat tersebut terpaksa dihentikan.

“Saya yakin dan percaya pesawat N250 Gatot Kaca akan menjadi inspirasi generasi muda, untuk mengikuti jejak Pak Habibie dalam membuat pesawat terbang,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan III, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Pangdam IV Diponegoro, Asrena Kasau, Asintel Kasau, Asops Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau, Dankodiklatau, Dankoharmatau, Kadisdikau, Kadiskuau, Kadispenau, Danlanud Adi Sutjipto, Direktur Umum dan SDM PT. DI, Kepala BPPT, Kepala Program N250, Pilot pesawat N250, dan Forkopimda DIY.(disp/red)

Categories
Kriminalitas TNI

KRI Bung Tomo-357 TNI AL Tangkap Kapal Ikan Vietnam Pelaku Ilegal Fishing di Perairan Laut Natuna

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AL kembali menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) KG 90186 TS berbendera Vietnam yang melakukan aktivitas illegal fishing di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Minggu (23/08/2020).

Penangkapan berawal saat KRI Bung Tomo-357 yang sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya 20 Mendapatkan kontak radar dari Kapal yang dicurigai melakukan aktifitas ilegal di Laut Natuna Utara dan langsung ditindaklanjuti KRI Bung Tomo-357 dengan melakukan Pengejaran.

Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam sempat melarikan diri ke utara, berusaha keluar dari garis Landas Kontinen Indonesia dengan sengaja mematikan lampu kapal untuk mengelabuhi pengejaran KRI Bung Tomo-357 dan akhirnya berhasil ditangkap. KRI Bung Tomo-375 selanjutnya melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen, dan ABK kapal ikan asing tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, Kapal berbendera Vietnam tersebut bernama KG 90186 TS, Jumlah ABK 12 orang berkewarganegaraan Vietnam memuat ikan campur sekitar 1 Ton dari hasil kegiatan menangkap ikan di Perairan Zona Economy Ekslusif (ZEE) Indonesia, di Laut Natuna Utara. Berdasarkan beberapa bukti [elanggaran yang di lakukan, selanjutnya kapal ditarik ke Lanal Tarempa untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjutan.

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., yang memberikan keterangan di Mako Armada I Jakarta, Selasa (25/08/20) mengatakan “Koarmada I saat ini sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya 20, kemarin, mendapati aktivitas ilegal yang dilakukan oleh Kapal Berbendera Asing di Perairan Landas Kontinen Indonesia. KRI Bung Tomo-357 yang saat itu sedang berpatroli, melakukan penangkapan terhadap KIA Vietnam KG 90186 TS” Papar Pangkoarmada I.

“TNI AL khususnya Armada I berkomitmen untuk memberantas tindak pidana di laut, salah satunya pencurian Ikan. Dengan melakukan patroli baik melalui operasi laut maupun operasi intelijen dengan menggunakan KRI ataupun kapal patrol dan pesawat udara, Koarmada I akan selalu melakukan pengawasan di wilayah kerja termasuk di Laut Natuna Utara yang disinyalir sampai saat ini masih didapati aktifitas illegal fishing oleh Kapal Ikan Asing,” lanjutnya.

“Daerah perbatasan sangat rawan dari berbagai macam pencurian dan penyelundupan. Keberhasilan KRI Bung Tomo-357 dalam menangkap Kapal Berbendera Asing merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam hal ini Koarmada I melalui KRI dalam menegakkan hukum di laut,” kata Pangkoarmada I.

“Saat ini Kapal sudah merapat di Lanal Tarempa, seluruh ABK diperiksa kesehatan sesuai protokol Covid-19. Kapal yang digunakan beserta barang yang dibawa disterilkan dengan disemprot disinfektan. Terhadap keduabelas ABK akan dilakukan isolasi mandiri di kapal dengan pengawasan Personel Lanal Tarempa untuk meyakinkan ABK tersebut tidak membawa wabah Covid-19 ke Anambas” lanjutnya.

” KIA KG 90186 TS berbendera Vietnam akan kita dalami dan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen Pimpinan TNI AL sudah jelas untuk menindak tegas segala bentuk kegiatan ilegal yang terjadi di wilayah Koarmada I” pungkas Pangkoarmada I.

Nakhoda dan ABK KIA KG 90186 TS yang terbukti tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal/illegal fishing di Wilayah Perairan Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Mereka telah melanggar Pasal 92 Jo Pasal 26 Ayat (1) dan Pasal 93 Jo Pasal 27 Ayat (2) UU Perikanan Nomor 45 Tahun 2009 selanjutnya diperiksa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa, Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau.(disp/red)