Koran Jurnal, Batam – Dalam rangka memberikan peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang Hukum Laut Internasional (Unclos 1982), Dinas Hukum TNI Angkatan Laut melaksanakan Sosialisasi Unclos 1982 wilayah Koarmada I yang dipusatkan di Mako Guskamla Koarmada I Batam Kepulauan Riau, Jum’at (04/09/2020).
Kegiatan diawali sambutan Komandan Guskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T.,M.M., dan dibuka langsung oleh Asops Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M.
Danguskamla Koarmada I menyampaikan bahwa seluruh Unsur maupun Pangkalan yang sedang melaksanakan operasi harus faham terhadap lingkungan strategis wilayah Koarmada I. Untuk itu, perlu dibekali dengan pemahaman terhadap UNCLOS 1982 dan memberikan penekanan terhadap KRI yang merupakan representasi negara di laut dimana segala tindakannya dapat menimbulkan dampak yang sangat luas, sehingga wajib hukumnya seluruh KRI faham dan menguasai tentang Hukum Laut Internasional.
Dalam kesempatan yang sama, Asops Kasal berpesan agar seluruh unsur yang sedang melaksanakan operasi senantiasa berkordinasi dengan Pangkalan, Perwira Intelijen dan senantiasa menguptodate data tentang lingkungan strategis laut terkini.
Sosialisasi Unclos 1982 diikuti peserta dari Guskamla Koarmada I, Lanal Batam, KRI BKO Guskamla Koarmada I, Helly He- 4109, Pesud P-8202, serta diikuti secara video conference oleh Guspurla Koarmada I, Jajaran Lantamal, Lanal dan KRI di wilayah Koarmada I.
Kegiatan Sosialisasi Unclos 1982 di Mako Guskamla Koarmada I ini disampaikan langsung oleh Kadiskum Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Ph.D.(disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Satuan Tugas Covid-19 Lantamal III dipimpin Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M., bekerjasama dengan Relawan Sahabat Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Gugus Tugas Covid-19 Jakarta Utara melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Komplek TNI AL Dewa Ruci, Dewa Kembar, Cakrawala I dan II Jakarta Utara, Kamis (03/09/2020).
Berdasarkan data yang ada, eskalasi pandemi covid-19 terus meningkat terutama pada kloster industri dan perkantoran. Untuk itu, Pemprov DKI sebagai pemangku kebijakan menerapkan 3T, yakni Testing (Pemeriksaan), Tracking (Pelacakan), Isolasi dan Treatment (Perawatan), dan masyarakat dihimbau melakukan 3M yakni (Mengunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak), sehingga harapannya kita dapat memutus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).
Danlantamal III Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan di Kecamatan Cilincing dan Koja, diharapkan membawa dampak positif secara psikologis kepada masyarakat, dan kita jangan pernah menyerah, tidak usah kenal lelah untuk terus melawan Covid-19, saya yakin kita bisa menghadapi pertempuran ini dengan kebersamaan, karena kebersamaan itu indah.
Kegiatan dihadiri oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kolonel Laut (KH) Muhadi, S.Pd., M.M., Kadiskes Kolonel Laut (K) Drg. Agung Maysetiana, Kadispotmar Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M., Kadisyahal Letkol Laut (P) Arief Sebastian, S.E., Lurah Semper Timur Cahyo Hudoyo dan Ketua RW 01 Kelurahan Semper Timur.(disp/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pentingnya koordinasi antara Kementerian dan Lembaga dalam penanganan pesawat udara yang dipaksa mendarat (force down). Karena itu, Kemenko Polhukam menginisiasi pembuatan Kesepakatan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down).
“Force down yang dilakukan TNI AU kepada Ethiopian Airlines pada 14 Januari 2019 yang lalu, telah memberikan peringatan kepada kita semua, terhadap pentingnya koordinasi antara kementerian dan lembaga, khususnya dalam penanganan pesawat udara yang telah di force down,’’ ujar Menko.
Demikian disampaikan Menko Polhukam dalam sambutannya pada kegiatan Latihan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down) yang digelar Jum’at (04/09/2020).
Acara Latihan Bersama ini adalah kerjasama Kemenko Polhukam, Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perum LPPNPI, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.
Latihan Bersama ini sendiri, adalah tindaklanjut dari kegiatan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang telah dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2020 yang lalu.
Menko berpesan, ”Dengan latihan bersama tadi, dapat kita lihat adanya koordinasi antar unit kerja kementerian lembaga di lapangan, dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, sehingga bukan hanya sebatas aturan dan tata cara tertulis, tetapi bisa dimanfaatkan maksimal dan sebagai uji fungsi, pemahaman pada prakteknya di lapangan.”
Kesepakatan 10 lembaga tentang mekanisme pemaksaan pendaratan ini, dipicu insiden pesawat Ethiopian Airlines, maskapai nasional Ethiopia pada 14 Januari 2019 lalu. Saat itu, dua jet tempur F16 TNI AU memaksa turun (force down) pesawat itu, karena tak punya izin melintasi wilayah udara Indonesia.
Namun penanganan pesawat Ethiopia itu berlangsung lama dan maskapai tersebut mengajukan keberatan dan gugatan karena tidak ditangani secara cepat dan merugikan maskapai tersebut.(hum/red)
Koran Jurnal, Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama TNI AD melakukan penyusunan perjanjian kerja sama terkait dukungan pendampingan super prioritas program peternakan 1.000 desa sapi.
Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah bahwa pelaksanaan program peternakan ini sebagai Instruksi Presiden Joko Widodo. Sebagai tindaklanjut Menteri Pertanian dan Panglima TNI telah menandatangani dengan Nota Kesepahaman Nomor 10/MOU/HK.220/M/4/2020 pada tanggal 1 April 2020 tentang Dukungan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian,
“Sesuai arahan Menteri Pertanian, kita perlu bersinergi dalam mengoptimalisasikan program untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan program 1.000 desa sapi“ tegas Nasrullah saat membuka pertemuan penyusunan perjanjian kerjasama antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan dengan TNI AD di IPB ICC, Bogor, Kamis (03/09/2020).
Nasrullah menyampaikan dalam situasi pandemi covid-19 ini, pemerintah terus berupaya dalam memenuhi kecukupan pangan khususnya protein hewani, untuk itu diperlukan akselerasi peningkatan populasi sapi dan produksi daging sapi melalui program 1.000 desa sapi, program.ini juga diharapkan sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan peternak.
“’Program ini telah bersinergi dengan grand design, Rencana Pembangungan Jangka Menengah Nasional dan Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2020 -2024” terang Nasrullah.
Lebih lanjut Nasrullah menyampaikan bahwa super prioritas program peternakan (SP3) 1.000 (seribu) desa sapi tahun anggaran 2020 merupakan kegiatan pengembangan sapi indukan dan sapi bakalan dengan berbasis korporasi petani atau peternak. Sebagai pilot project akan diimplementasikan di 5 (lima) provinsi pada tahun 2020 yakni, Lampung, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Kedepannya berdasarkan evaluasi pilot project, diharapkan pada tahun mendatang program ini dapat direplikasi ke seluruh provinsi di Indonesia atau 1.000 desa sesuai potensi dan kriteria, sehingga target penambahan populasi dan pemenuhan protein hewani bagi seluruh masyarakat di Indonesia dapat tercapai.
Perjanjian Kerjasama antara Kementan dengan TNI AD melingkupi pembinaan dan pendampingan program, penyelesaian permasalahan sesuai tupoksi para pihak dan memberikan motivasi dan mobilisasi penerima manfaat dalam pelaksanaan kegiatan program serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Nasrullah mengharapkan dari kerjasama yang dilakukan bersama TNI dapat mengawal kinerja Kementan lebih baik lagi dalam mewujudkan kedaulatan Pangan khususnya komoditas peternakan.
“Dukungan TNI AD melalui Babinsa diharapkan mampu meminimalisir risiko permasalahan yang mungkin akan terjadi di lapangan sesuai dinamika masyarakat desa agar dapat berjalan lebih baik” terang Nasrullah.
Oleh karenanya, dengan keterbatasan waktu mejelang akhir tahun 2020, kita harus lebih bersemangat dan berupaya keras untuk segera menyelesaikan segala aspek, baik teknis maupun admintratif. Pelaporan harus terus dilakukan per periode sehingga dapat dilihat hasil progresnya dari waktu ke waktu.
Seiring dengan penegasan yang diberikan Dirjen PKH, Asisten Teritorial Kepala Staf TNI AD, Nurchahyanto memberikan dukungannya terhadap kinerja Kementan, “Sebagai program super prioritas tentunya nilainya sangat strategis, begitu PKS (Perjanjian Kerja Sama) ditanda tangani kami segera bersinergi dengan melakukan sosialisasi ke semua lini TNI AD terkait perjanjian kerjasama ini” tegasnya.
Nurchahyanto juga menambahkan bahwa sinergitas akan lebih cepat mencapai keberhasilan, dengan pelatihan yang diberikan kepada anggota kami akan menjadikan bekal sebelum melakukan pendampingan pelatihan dapat dilakukan segera mungkin sehingga sesuai dengan target yang diharapkan.(hum/red)
Koran Jurnal, Kabupaten Bekasi – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan industri Ejip, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (02/08/2020) pagi.
Kunjungan Kapolda untuk meninjau pelaksanaan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan di sektor industri, memasuki adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Ada dua perusahaan yang dikunjungi Kapolda yang didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, SIK, M.Si beserta jajaran. Diantaranya PT Omron Indonesia dan PT Epson Indonesia.
Kapolda ingin memastikan standar protokol kesehatan diterapkan dengan baik di dua perusahaan besar tersebut, dan bisa menjadi role model bagi perusahaan lainnya. Hal ini mengingat sempat adanya kasus klaster baru Covid-19 yang menginfeksi kalangan karyawan di beberapa perusahaan ternama di Kabupaten Bekasi.
“Kami ingin mengecek bagaimana kesiapan dua perusahaan tersebut untuk masalah protokol kesehatan sudah dilaksanakan,” kata Kapolda, Rabu (02/09).
Menurutnya, merupakan sebuah kewajiban bagi perusahaan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawannya. Karenanya penerapan standar protokol kesehatan yang ketat, dapat mengurangi rasa kekhawatiran karyawan saat bekerja, sehingga kinerja yang dihasilkan pun akan lebih optimal.
Kapolda juga berharap dengan peran aktif sektor industri menerapkan standar protokol kesehatan, akan dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di tengah kebijakan AKB yang dikeluarkan pemerintah.
“Ini demi memutus mata rantai dan penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Untuk itu, lebih lanjut Kapolda menjelaskan, aparatur pemerintah, lembaga dan badan yang menangani penanganan Covid- 19 tingkat pusat sampai dengan tingkat daerah jauh dari memadai. Oleh karena itu, perlu strategi khusus yang tepat komprehensif dan masif.
“Strategi tersebut yaitu dengan cara melibatkan masyarakat secara luas dalam penanganan Covid 19 ini, masyarakat harus memiliki tanggung jawab dan berpatisipasi aktif dalam penaganan Covid 19 sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya masing masing,”katanya.
Kapolda menambahkan, saat ini Forkopimda Kabupaten Bekasi menerapkan strategi “Mang Jaka (masyarakat nyang jaga kampung ) yang dibagi menjadi 5 sektor/area, yakni Sektor industri, sektor pariwisata, sektor sentral ekonomi, sektor pemukiman dan sektor modal transportasi.
“Didalam setiap sektor terdapat empat satuan tugas, yakni satgas kesehatan, satgas keamanan, satgas ekonomi serta satgas sosialisasi edukasi,”tuturnya.
Strategi tersebut sudah berjalan dan dikembangkan. Pembentukan satgas- satgas dimasing-masing sektor sudah terealisasi walaupun jumlahnya masih belom sesuai dengan harapan pada sektor pemukiman kampung tangguh “Mang Jaka” tersebut.
“Oleh karena itu hari ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menumbuh kembangkan komitmen masyarakat di berbagai sektor untuk bersama sama menangani Covid 19 di Kabupaten Bekasi,” kata dia.
Diakhir kunjungan, Kapolda bersama rombongan menghadiri launching “Masker Sehati” di Maxx Box Orange County Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
“Acara selanjutnya di lakukan di Maxx Box Orange County Lippo Cikarang dengan menghadiri launching “Masker Sehati”, penyematan ban lengan, rompi dan masker kepada gugus tugas Covid-19 perwakilan masing-masing kawasan Industri. Selain itu, dilakukan juga penanda tanganan komitmen bersama oleh 10 perwakilan kawasan industri di Kabupaten Bekasi,” tungkasnya.(hum/red)
Koran Jurnal, Malam – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Mayjen TNI Eko Margiyono, M.A, beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad Ibu Atiek Eko Margiyono melaksanakan kunjungan kerja di Madivif 2 Kostrad, Singosari, Malang, Senin (31/08/2020).
Kunjungan Pangkostrad beserta rombongan disambut langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han), yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kooorcab Divif 2 PG Kostrad, Kasdivif 2 Kostrad, Irdivif 2 Kostrad, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad dan para Komandan Satjar Divif 2 Kostrad. Kunjungan kali ini merupakan kunjungan kerja pertama Pangkostrad Mayjen TNI Eko Margiyono ke Madivif 2 Kostrad.
Setibanya di Madivif 2 Kostrad, Pangkostrad beserta rombongan mengawali rangkaian kegiatan dengan meninjau pangkalan Madivif 2 Kostrad baik perkantoran, perumahan prajurit sampai dengan melihat secara langsung fasilitas latihan Wind Tunnel di Skydiving Center Divif 2 Kostrad.
Usai peninjauan pangkalan, bertempat di Ruang Yudha Madivif 2 Kostrad, Pangkostrad menerima paparan laporan satuan oleh Pangdivif 2 Kostrad sekaligus memberikan arahan kepada para Asisten dan Komandan Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad.
Dalam arahannya, Pengkostrad menyampaikan bahwa tujuan dari kunjungan kerja ini adalah dalam rangka untuk melihat langsung kondisi nyata satuan jajaran yang berada di bawah Kostrad serta untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi oleh satuan.
Pangdivif 2 Kostrad mengungkapkan, kunjungan Pangkostrad ke Madivif 2 Kostrad ini merupakan bentuk perhatian pimpinan yang secara langsung melihat kondisi nyata prajurit di lapangan beserta sarana dan prasarana yang dimiliki satuan dalam rangka mendukung tugas pokok dan meningkatkan kesejahteraan prajurit.
“Kehadiran Pangkostrad tentu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit khususnya Divisi Infanteri 2 Kostrad, guna semakin meningkatkan profesionalisme dalam rangka melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkas Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han).
Turut mendampingi Pangkostrad dalam kunjungan ini, Irdivif 2 Kostrad, Asops Kaskostrad dan Pengurus Persit KCK PG Kostrad.(pen/red)
Koran Jurnal, Tigaraksa – Guna membantu masyarakat dari dampak Covid-19, Pangdam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menggelar Baksos dengan memberikan 3000 paket bantuan sembako di 3 Desa wilayah Kabupaten Tangerang, kegiatan di gelar Kampung Larangan, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (01/09/2020).
Dengan mengusung tema “Keberhasilan dan Kemenangan Berasal dari Keberanian Untuk Merubah Sesuatu Yang Baru”
Kegiatan tersebut didampingi Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Inf. Tri Budi Utomo, S.E., Dandim 0510/Trs Letkol Inf. Bangun I.E Siregar, S.H.,M.I.Pol. Kapolresta Tangerang, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli serta Seluruh Danramil jajaran Kodim 0510/Trs, Camat dan Lurah.
“Jadi, kegiatan hari ini adalah Kodam Jaya Peduli, terkait dampak covid-19, maka kita melihat dampaknya kepada masyarakat itu ada yang di PHK, sulit mencari lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Pangdam Jaya mengatakan, TNI Angkatan Darat (AD) khususnya Kodam Jaya harus hadir di tengah-tengah mereka. Seperti 8 wajib TNI, harus menjadi contoh dan mempelopori segala usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.
“Saya sampaikan kepada prajurit Kodam Jaya, di manapun rakyat berada yang merasa kesulitan kalian harus hadir di tengah-tengah mereka, apa kebutuhan dan kesulitanya kita harus tampil bersama-sama mereka,” perintahnya.
Pangdam menyebut, untuk bantuan peket sembako kali ini berupa minyak, beras, gula, tepung, indomie, kornet, sarden dan lainya. Selanjutnya pihaknya juga akan ke Kodam Barat untuk memberikan bantuan yang sama dengan total bantuan 10 ribu paket sembako.
“Nanti akan kita bagi-bagi sesuai dengan sasaranya, dan diberikan kepada masyarakat yang betul-betul berhak menerima, untuk desa yang di berikan adalah Rajeg, Kresek dan Pasar Kemis,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga Pangdam juga minta masyarakat harus tegar dengan situasi covid seperti ini, tetap jaga jarak patuhi protokol kesehatan, tenang dan sabar. Kita sama-sama berdo’a semoga wabah covid-19 ini segera berakhir dari negara kita.
Sementara di tempat sama, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Tangerang pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pangdam Jaya/Jayakarta, yang telah menunjuk wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi wilayah yang diberikan bantuan semoga bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang menerima bantuan ini dapat dimanfaatkan, dan menjaga situasi pandemik ini. Dan saya juga berharap Pangdam Jaya dapat melanjutkan tugas-tugas yang lainya,” pungkasnya.
Usai menyerahkan bantuan secara simbolis dan melepas bantuan yang akan dibagikan ke masyarakat, Pangdam Jaya dan Rombongan menuju kediaman
Abuya KH.Uci Thurtusi, Abuya Uci Atau lebih dikenal dengan Abah Uci Tangerang, Banten untuk bersilaturahmi.
Beliau merupakan Guru Besar sekaligus Pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Al-Istiqlaliyyah yang berada diwilayah Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang-Banten.
Kegiatan diakhiri Pertemuan dengan Forkopimda Tangerang Raya di Istana Nelayan Jati Uwung untuk makan siang dan Sholat Zduhur berjama’ah. # pendim 0510/Trs.(pen/red)
Koran Jurnal, Jakarta – Untuk menanggulangi bencana non alam wabah Covid-19 di lingkungan prajurit, Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Koarmada I melaksanakan patroli dan pendisiplinan Covid-19 di lingkungan Komplek TNI AL wilayah Jakarta Utara, Senin (31/08/2020).
Komandan Pomal Koarmada I Letkol Laut (PM) Fahmi, S.Pd., menyampaikan bahwa Patroli ini dimaksudkan untuk membantu dalam penanggulangan wabah Covid-19 khususnya di lingkungan keluarga prajurit, dengan memberikan himbauan kepada warga agar senantiasa menerapkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak) agar terhindar dari penyebaran wabah Covid-19. Selain itu, jaga pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur.
“Adapun sasaran Komplek TNI AL yang menjadi obyek patroli Pomal Koarmada I yakni Rumdis TNI AL Flat Marunda, Komplek TNI AL Kodamar Sunter Kelapa Gading, Komplek TNI AL Dewa Ruci, dan Komplek TNI AL Dewa Kembar,” tutur Danpomal Koarmada I.
Dalam kegiatan tersebut, Pomal Koarmada I juga membagikan masker kepada penghuni Komplek TNI AL yang kedapatan tidak menggunakan masker dan memberikan pemahaman untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.(disp/red)
Koran Jurnal, Tangerang – Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I.E Siregar, memberikan kerohiman kepada keluarga korban penembakan yang dilakukan oleh oknum TNI beberapa waktu lalu.
Dandim menuturkan, merasa prihatin atas terjadinya kasus penembakan oleh oknum TNI tersebut, hingga menyebabkan korban Sarmanlius Gulo asal Nias meninggal dunia.
“Ini bentuk rasa prihatin dan belasungkawa terhadap keluarga korban. Kodim mengundang Ibu Kandung korban ke sini, untuk langsung menyampaikan rasa keprihatinan. Sekaligus memberikan kerohiman kepada keluarga korban,” ucapnya, Senin (31/08/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Ibu korban Yatisa Nduru menyampaikan bahwa, kedatanganya ke Makodim 0510/Trs tidak menuntut apa-apa. Ia hanya meminta kepada pelaku bertanggung jawab setelah anaknya meninggal.
“Anak-anak saya masih kecil di kampung. Saya mau pulang ke Nias juga tak punya ongkos. Tapi intinya anak saya adalah tulang punggung keluarga,” ucapnya sedih.
Tidak lupa Dandim mengucapkan belasungkawa yang mendalam dan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa keluarga korban.
“Kami atas nama pribadi minta maaf ya Bu, atas kejadian yang menimpa keluarga ibu. Ada sedikit kerohiman dari saya pribadi mohon diterima dan diharapkan mengikhlaskan kepergian anak ibu, ongkos pulang nanti dari saya ya Bu. Kembali ke kampung, tolong perhatikan adik-adik almarhum, karena masa depan mereka masih panjang. Simpan no hp saya ya Bu karena saya juga dari Sibolga tetangga Nias,” pesannya.
Terkait beban keluarga, lanjut Dandim itu di luar kemampuannya. Tetapi selaku prajurit Dandim merasa iba dan yang bertanggung jawab adalah pelaku.
“Saat ini pelaku sudah di proses hukum dan berada dalam sel tahanan. Kita percayakan pada proses hukum (peradilan militer,red), nanti pengadilan yang menentukan,” tukasnya.(pen/red)