Categories
Hukum Kriminalitas TNI

KRI Sigalu-857 Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Langgar UU Perikanan di Perairan Belawan

Koranjurnal.co.id, Belawan – KRI Sigalu-857 salah satu unsur Koarmabar yang tergabung dalam Operasi Benteng Sagara-18 dibawah kendali operasi Guskamla Koarmabar,menangkap kapal ikan berbendera Indonesia yang melakukan pelanggaran Undang-Undang Perikanan di perairan Belawan, Sumatera Utara, Minggu (18/02/2018).

Penangkapan terhadap kapal tersebut, bermula saat KRI Sigalu-857 yang sedang melaksanakan patroli sektor di sekitar perairan Belawan melihat adanya sebuah kapal ikan memasuki alur Belawan dengan olah gerak mencurigakan. Selanjutnya KRI Sigalu-857 melaksanakan peran tempur bahaya permukaan yang dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggedahan terhadap kapal ikan tersebut pada posisi 03° 54’ 20’’ LU – 098° 44’ 20’’ BT.

Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa kapal bernama KM Samudra Indah GT 88 No 858/SSd, berbendera Indonesia, ABK berjumlah 26 orang termasuk nahkoda serta muatan es batu dan ikan pancingan kurang lebih 30 kg. Setelah dilaksanakan pemerikasaan lebih lanjut, ditemukan dugaan awal bahwa KM Samudra Indah melakukan tindak pidana perikanan karena saat diperiksa nakhoda tidak dapat menunjukkan beberapa dokumen sebagai kapal ikan yang seharusnya berada di kapal.

Berdasarkan pelanggaran tersebut, KRI Sigalu-857 selanjutnya mengawal  KM Samudra Indah beserta ABK-nya menuju dermaga Lantamal I Belawan untuk dilaksanakan proses lebih lanjut.(gl/Disp)

Categories
Jurnal Lain-lain Megapolitan Militer Ragam TNI

Kasarmabar Pimpin Upacara Bendera 17-an di Mako Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M.,memimpin upacara bendera 17-an di Lapangan Arafuru Mako Koarmabar, Senin (19/2). Kegiatan upacara tersebut diikuti seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Mako Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar).

Dalam amanat Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., yang dibacakan Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., menyampaikan beberapa kebijakan dan informasi penting untuk dijadikan petunjuk dan referensi pelaksanaan tugas-tugas ke depan yang semakin penuh tantangan. Dimana Institusi TNI telah menetapkan program 100 hari Panglima TNI yang dijabarkan ke dalam program dan kegiatan sebagai dasar tiap-tiap angkatan dalam melaksanakan tugas. Dua hal penting terkait pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam kebijakan Panglima TNI yang harus segera ditindaklanjuti adalah pembentukan Armada ke-3 dan Pasmar-3 di Sorong, Papua Barat. Hal tersebut disambut gembira oleh TNI AL, karena apa yang telah direncanakan dalam rencana strategis TNI Angkatan Laut tahun 2015-2019 akan segera terwujud.

Selanjutnya, Kasal mengatakan, pada bulan januari yang lalu TNI AL telah menyelenggarakan rapat Pimpinan TNI AL tahun 2018 sebagai kelanjutan dari rangkaian rapat Pimpinan di jajaran Kementrian Pertahanan dan TNI tahun 2018. Kasal telah menetapkan pokok-pokok kebijakan untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas pembinaan kekuatan dan kemampuan serta kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam periode 2018. Kasal telah menetapkan pokok-pokok kebijakan untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas pembinaan kekuatan dan kemampuan serta kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam periode 2018. Memahami bersama bahwa sumber daya negara khususnya aspek finansial masih terbatas, sehingga diperlukan strategi agar kendala tersebut berdampak besar pada tugas pembinaan yang harus dilakukan oleh TNI Angkatan Laut.

Tantangan tugas TNI AL selalu kompleks dan dinamis, karakter ancaman maritim selalu bersifat transnasional dan cenderung terorganisir seperti pembajakan, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan narkoba dan lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut TNI AL meningkatkan efektifitas operasi, kesiapan alutsista dan profesionalisme prajurit matra lautnya. Disamping itu TNI AL terus bersinergi dengan instansi lainnya agar capaian tugas menjadi lebih baik. Dari hasil sinergitas tersebut telah dibuktikan dengan keberhasilan unsur TNI AL dalam menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 1.037,58 kilogram oleh kapal MV. Sunrise Glory waktu lalu. Pada tahun ini TNI Angkatan Laut akan melaksanakan dan mengikuti berbagai kegiatan latihan bersama dengan Negara lain baik bilateral maupun multilateral sebagai bagian dari peran diplomasi TNI Angkatan Laut.

Diakhir amanatnya, Kasarmabar menyampaikan beberapa penekanan Kasal untuk dipedomani dan dilaksanakan antara lain agar tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam rangka pengabdian kepada bangsa dan negara serta jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai landasan nilai-nilai keseharian baik di kedinasan maupun di masyarakat. Optimalkan kinerja organisasi atau satuan melalui peningkatan profesionalisme prajurit, efektivitas kegiatan dan efisiensi anggaran. Terapkan manajemen resiko dalam setiap perencanaan dan tingkatkan purba jaga pada pelaksanaan tugas untuk mewujudkan zero accident. Jaga dan pelihara soliditas serta sinergitas TNI, Polri dan aparat pemerintah lain serta masyarakat luas dalam menjaga keamanan negara. Hindari penggunaan atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba baik diri sendiri maupun keluarga dan laporkan kepada pihak yang berwenang jika menemukan tindak kejahatan ini. Jaga nama baik TNI dengan tidak melaksanakan tindak pidana pungutan liar di semua level satuan serta jaga netralitas TNI di semua aspek kehidupan.(red/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Pangarmabar Terima Kunjungan Duta Besar RI Untuk India

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto Suryodipuro di Ruang VVIP Gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar Jakarta Pusat, Rabu (14/02/2018). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi Duta Besar Indonesia untuk negara India.

Dalam kesempatan tersebut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan beberapa hal terkait dengan pencapaian kegiatan-kegiatan operasi yang telah dilakukan Koarmabar.

Selain itu Pangarmabar juga menyampaikan keberhasilan baru-baru ini, dimana Koarmabar berhasil menggagalkan jaringan penyelundupan Narkoba Internasional seberat 1 ton 37 kg 581,8 gram di Selat Philips, Batam. Narkoba berjenis sabu tersebut dibawa kapal MV Sunrise Glory berbendera Indonesia dan ditangkap oleh KRI Sigurot-864.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk India Sidharto Suryodipuro menyampaikan tentang kerjasama bilateral antara TNI AL dalam hal ini Koarmabar dengan Angkatan Laut India (Indian Navy). Diharapkan hubungan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi.

Diakhir acara, Pangarmabar juga memberikan sebuah buku kepada Duta Besar Republik Indonesia dengan judul “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies”, yang merupakan karya Pangarmabar. Dalam kegiatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., didampingi Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. (tonmp/Disp)

Categories
Angkutan Laut Daerah Hukum Kriminalitas TNI

KRI Sigurot-864 Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Tanpa Dokumen di Selat Phillip

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Sigurot-864 salah satu unsur Koarmabar yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – Singapura 2018 BKO Guskamlabar berhasil menangkap MV Sunrise Glory tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Selat Phillip perbatasan antara Singapura dan Batam pada Rabu malam 7 Februari 2018.

Dari siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta Kamis (08/02) disampaikan, proses penangkapan berawal saat KRI Sigurot-864 sedang melaksanakan patroli di perairan Selat Singapura, mendeteksi adanya kapal nelayan berbendera Singapura melintas diluar jalur pelayaran dan memasuki wilayah perairan Indonesia. Atas dasar kecurigaan tersebut, maka Komandan KRI melaksanakan Prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) serta Peran Pemeriksaan.

Selama proses pemeriksaan awal, ditemukan bahwa MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan 4 orang ABK berkewarganegaraan Taiwan. Setelah dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, didapatkan bahwa MV Sunrise Glory seharusnya berbendera Indonesia dikarenakan seluruh dokumen kapal berasal dari Indonesia serta sesuai informasi dari Nakhoda bahwa kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Taiwan, namun setelah dicocokan dengan dokumen Port Clearance yang ada menunjukkan bahwa kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Thailand.

Tim pemeriksa KRI Sigurot-864 mendapatkan seluruh dokumen kapal hanya merupakan foto copy atau tanpa dokumen asli. MV Sunrise Glory adalah kapal penangkap ikan berbendera Indonesia dan rencananya akan digunakan menangkap ikan di perairan Taiwan.

Selain pelanggaran diatas, diduga Kapal tersebut adalah “Phantom Ship” karena saat ditangkap mengibarkan bendera Singapore serta MV Sunrise Glory juga diduga memiliki nama Sun De Man 66 yang diduga sebelumnya pernah menjadi Target Operasi (TO) Satgas 115 karena dugaan membawa narkoba dan barang selundupan.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka MV Sunrise Glory dikawal oleh KRI Sigurot-864 menuju Pelabuhan Batu Ampar Batam guna proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Lanal Batam.(red/Disp)

Categories
Daerah Hukum Kriminalitas TNI

KRI Lepu-861 Koarmabar Tangkap Kapal Muat Solar Ilegal di Selat Riau

Koranjurnal.co.id, Riau – KRI Lepu-861 salah satu unsur di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmabar melaksanakan pemeriksaan dan berhasil menangkap sebuah kapal motor yang berlayar tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah di perairan Selat Riau, Minggu (28/01/2018) kemarin.

Penangkapan terhadap kapal motor tersebut berawal saat KRI Lepu-861 yang sedang melaksanakan patroli laut di perairan kepulauan Riau, mendapatkan informasi intelijen bahwa diduga terdapat kapal yang sedang melaksanakan pelayaran di sekitar perairan Batu Besar Selat Riau membawa muatan ilegal.

Selanjutnya KRI Lepu-861 bergerak cepat menuju sasaran. Sesaat kemudian jaga radar melaporkan adanya kontak permukaan yang mencurigakan pada baringan 190 haluan utara dengan kecepatan 5 knots pada posisi 01º 06’ 50” LU – 104º 10’ 50” BT. Kemudian dilaksanakan deteksi lanjut dengan menggunakan teropong, dan diketahui kontak tersebut tidak menyalakan lampu navigasi sebagaimana mestinya.

Berdasarkan situasi tersebut, maka Komandan KRI Lepu – 861 Mayor Laut Rakhmad Widiyanto, S.E., segera memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Peran Tempur Bahaya Umum dan dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan. Selanjutnya Tim Pemeriksa melaksanakan proses pemeriksaan terhadap kapal motor yang diketahui bernama KM. Zaki Jaya . Setelah dilaksanakan pemeriksaan secara detail, nahkoda tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah. Serta setelah dicek muatannya yaitu berisi HSD/solar sekitar 20 Ton juga tanpa dilengkapi dokumen.

Berdasarkan pelanggaran tersebut maka KM Zaki Jaya dikawal menuju Lanal Batam guna dilaksanakan proses hukum lebih lanjut.(red/Disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pangarmabar Buka Rapat Staf dan Komando Koarmabar Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., membuka Rapat Staf dan Komando (Rasko) Koarmabar Tahun 2018 di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (29/01/2018).

Pangarmabar mengatakan, penyelenggaraan Rapat Staf dan Komando Koarmabar tahun 2018 merupakan bagian dari fungsi pembinaan Pangarmabar dalam menindaklanjuti dan menjabarkan hasil Rapat Pimpinan TNI dan TNI AL yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, dengan kegiatan evaluasi Proker dan anggaran Koarmabar tahun 2017 dan permasalahan yang terjadi dengan solusi yang dilaksanakan serta rencana kegiatan tahun 2018 guna menindaklanjuti pokok-pokok kebijakan pemimpin TNI dan TNI AL tahun 2018.

Selanjutnya Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Panglima TNI pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2018 yang meliputi bidang kebijakan strategis dan perencanaan umum, bidang intelijen, bidang operasi dan latihan, kebijakan di bidang personel, kebijakan di bidang logistik, bidang teritorial, bidang komunikasi dan elektronika dan bidang pengawasan. Serta penekanan Panglima TNI yang menjadikan perhatian yaitu menyukseskan program 100 hari kerja, mewaspadai ancaman global kekinian dan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga menyampaikan pokok-pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut tahun 2018 yang disampaikan pada Rapim TNI Angkatan Laut, meliputi kebijakan bidang perencanaan dan anggaran, kebijakan bidang intelijen, kebijakan bidang operasi dan latihan, kebijakan bidang personel, kebijakan bidang logistik, kebijakan bidang teritorial serta kebijakan bidang pengawasan.

Selanjutnya Pangarmabar memberikan kesempatan kepada Komando Pelaksana Operasi (Kolakops), Asisten dan Komandan Pangkalan Utama maupun Komandan Pangkalan untuk menyampaikan capaian tugas dan hal-hal menonjol pada tahun 2017. Selain itu, peserta Rasko juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan konstruktif bagi pencapaian tugas pokok Koarmabar. Pada akhir pengarahannya, Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Pangarmabar Tahun 2018 untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga memberikan penghargaan kepada Prajurit Koarmabar yang telah berhasil mengukir prestasi pada tahun 2017 diantaranya Lanal Bangka Belitung yang meraih Peringkat I sebagai Lanal Teladan dan Lanal Tanjung Balai Asahan yang meraih Peringkat III sebagai Lanal Teladan. Serta KRI KRI Wiratno-379 sebagai KRI dengan jumlah tangkapan terbanyak dan KRI Cucut-866 sebagai KRI dengan jumlah pemeriksaan terbanyak. Selanjutnya Tim WFQR I dan IV yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba serta Tim Koarmabar sebagai pemenang Juara I Cerdas Cermat Bintal Kotama Tingkat TNI AL wilayah barat.

Turut hadir mengikuti Rasko tersebut, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., para Danlantamal jajaran Koarmabar, Danguspurlabar dan Danguskamlabar, para pejabat Utama mako Koarmabar serta seluruh Danlanal jajaran Koarmabar dari Sabang sampai Cirebon.(red/Disp)

Categories
Daerah Militer Ragam TNI

Posal Kendawangan Lantamal XII Pontianak Sosialisasi Penggantian Alat  Tangkap Ikan Ramah Lingkungan 

Koranjurnal.co.id, Pontianak – Pos TNI AL (Posal) Kendawangan Lantamal XII Pontianak melaksanakan sosialisasi secara langsung kepada para nelayan tradisional Kendawangan tentang alat tangkap ikan yang ramah lingkungan kepada nelayan tradisional wilayah kendawangan, bertempat di Dermaga Sentap Kendawangan Kalimantan Barat.

Sosialiasasi disampaikan langsung oleh Komandan Posal Kendawangan Letda Laut (P) Heri Widakdo. Beliau menyampaikan, untuk kriteria alat ikan yang ramah lingkungan yaitu memiliki selektifitas tinggi, tidak merusak lingkungan, tidak membahayakan lingkungan, hasil tangkapan berkualitas tinggi, produk tidak membahayakan konsumen, memberikan dampak rendah terhadap lingkungan, tidak menangkap ikan spesies tertentu dan diterima secara sosial.

Lebih lanjut, harapan dari kegiatan ini agar nelayan khususnya nelayan tradisional Kendawangan bisa lebih mengerti dan memahami tentang kelestarian sumber daya ikan. Dan bisa mengaflikasikan alat tangkap yang ramah terhadap lingkungan sekaligus bertanggung jawab pada keberlangsungan sumber daya ikan khususnya diperairan Kendawangan Kalimantan Barat.

Selain melaksanakan Sosialisasi Pos TNI AL Kendawangan juga rutin melaksanakan  patroli terbatas dalam rangka menjaga kemanan dan mengantisipasi masuknya narkoba lewat jalur laut sekaligus penertiban surat-surat kapal dan juga kerap berkoordinasi dengan instansi samping seperti Tim Search And Rescue (SAR). Hal ini tentu agar bisa memberikan pertolongan kepada korban dengan cepat dan secara aktif terlibat dalam aksi tanggap bencana maupun penyelamatan di wilayah perairan Kendawangan Kalimantan Barat.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Kukuhkan Dansatrol Lantamal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpn upacara pengukuhan Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal jajaran Koarmabar, di Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/01/2018).

Adapaun jabatan yang dikukuhkan yakni, Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono, S.E., M.M., sebagai Dansatrol Lantamal I Belawan, Kolonel Laut (P) Joko Triwanto sebagai Dansatrol Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Salim, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal III Jakarta, Kolonel Laut (P) Horas Wijaya Sinaga, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal IV Tanjungpinag dan Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe sebagai Dansatrol Lantamal XII Pontianak.

Pangarmabar menyampaikan, pengukuhan jabatan yang telah dilaksanakan merupakan prosesi penting dalam organisasi, Satrol Lantamal jajaran Koarmabar memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan laut dan SAR di wilayah kerjanya.

Lantamal yang sebelumnya hanya memiliki KAL dan Patkamla nantinya akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver tinggi, hal ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yurisdiksi nasional Indonesia. Dengan kehadiran Satrol di Lantamal, diharapkan Lantamal jajaran Koarmabar mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar memberikan beberapa penekanan kepada para pejabat baru diantaranya agar kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AL dilaksanakan dengan baik, melaksanakan pembinaan unsur-unsur Satrol dibawah jajarannya, melaksanakan pembinaan dan pelatihan secara teratur terhadap prajurit dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sebagai prajurit matra laut yang handal dan melaksanakan pembinaan moral prajurit agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar.(red/Disp)

Categories
Daerah Hukum Kriminalitas TNI

Tim WFQR IV Lanal Dabo Singkep/Koarmabar Tangkap Kapal Muat Minuman Keras di Perairan Lingga

Koranjurnal.co.id, Kep.Riau – Komitmen Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia,S.Sos untuk terus menjaga dan mengamankan perairan wilayah barat Indonesia dari berbagai kegiatan illegal kembali membuahkan hasil.

Seperti halnya peredaran minuman keras dan rokok FTZ (free trade zone) yang masuk ke Kabupaten Lingga khususnya Dabo Singkep, direspon Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristanto memerintahkan jajarannya untuk mencari dan menangkap jika ada kapal yang membawa minuman dan rokok FTZ atau barang ilegal lainnya yang masuk kewilayahnya.

Pada hari Kamis 18 Januari 2018, Lanal Dabo Singkep mendapatkan informasi intelijen bahwa ada sebuah kapal bermuatan minuman berangkat dari Kampung Kolam Tanjungpinang tujuan Dabo Singkep dengan ciri-ciri kapal dek warna kayu, lunas warna biru dan lis atas warna biru dengan 15 GT.

Informasi tersebut kemudian direspon dan ditindaklanjuti dengan mengerahkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV  Lanal Dabo Singkep dengan seluruh unsur patroli yang dimiliki Lanal dan Posal Dabo Singkep untuk melaksanakan penyekatan di laut.

Tidak mau kehilangan taget operasinya, pada pukul 13.00 WIB Pos Angkatan Laut Pulau Mas dengan menggunakan Patkamla Kuala Gaung melaksanakan penyekatan di area alur masuk Dabo Singkep tepatnya perairan Sungai Buluh Singkep Barat dan melihat adanya kapal yang sesuai dengan ciri-ciri dimaksud kemudian melaksanakan Prosedur Jarkaplid (Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan) terhadap kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan didapati bahwa kapal tersebut membawa minuman jenis beer merk carlsberg sebanyak 450 kotak/kis (10.800 kaleng) dan minuman arak putih cap Apek Tua (Apek Botak) sebanyak 60 lusin (720 botol) tanpa dilengkapi dokumen yang sah dan berlayar tanpa adanya Surat Ijin Berlayar (SIB).

Adapun data kapal tersebut, Nahkoda berinisial Z, ABK berinisial R, Nama kapal KM. Samudera ll, Tonase  GT 15 No.248/PPq 2005 GGa 4902 N, muatan minuman merk Carlsberg 250 kotak/kis, minuman arak putih 60 lusin (720 botol).

Sampai saat ini KM Samudra ll dalam pengawasan Personel TNI AL Lanal Dabo Singkep dan telah bersandar di dermaga Pos TNI AL Penuba untuk menunggu proses lebih lanjut.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah

Danlantamal II Padang Gelar Dialog Dengan Masyarakat Maritim Dan Nelayan Nias

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc., mengadakan dialog dengan Masyarakat maritim dan  Nelayan Nias di desa Bawomataluo Nias Selatan, Rabu ( 17/01/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Danlantamal II Padang memberikan pengarahan secara langsung kepada masyarakat Nelayan tentang pentingnya keselamatan dan keamanan di laut. Dimana Pulau Nias merupakan kepulauan terluar wilayah Indonesia yang berada di Sumatera bagian barat yang dikelilingi oleh lautan, sehingga banyak masyarakat setempat berprofesi sebagai nelayan dan pengguna laut.

Masyarakat Maritim dan Nelayan merupakan mitra dari Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal II maupun Lanal Nias, dimana  dapat saling bekerjasama dalam memberikan informasi-informasi tentang adanya pelanggaran-pelanggaran yang berada di laut, sehingga dapat diantisipasi dan dilaksanakan penanganan secara cepat. Untuk itu, TNI Angkatan Laut akan selalu siap menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia serta siap mendukung dan membantu program pemerintah dalam bidang maritim dan Kelautan,” pungkas Danlantamal II Padang.

Selain melaksanakan dialog, Danlantamal II Padang juga meninjau makam Saonigeho yang berada di desa Bawomataluo sekaligus pada kesempatan tersebut Dalantamal II Padang menerima penyematan pakaian adat oleh Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, S.H., MH., didampingi Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto bersama ketua adat Nias Selatan.

Danlantamal II Padang beserta rombongan menyaksikan acara adat lompat batu yang merupakan tradisi dari penduduk desa Bawomataluo Nias Selatan dan dilanjutkan dengan peninjauan ke rumah adat raja.(tonmp/Disp)