Categories
Ekonomi

Mentan Amran Ajak Vietnam Berinvestasi Peternakan Sapi Perah di Indonesia

Koran Jurnal, Hanoi – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman berhasil menarik minat Vietnam untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya peternakan sapi. Dalam kunjungan resmi ke Vietnam pada Rabu, 25 Juli 2024, Amran bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian Vietnam dan sejumlah pengusaha.

Saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya keras untuk meningkatkan produksi dan produktivitas ternak sapi, agar nantinya dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk program pemerintahan berikutnya, yaitu penyediaan makan siang bergizi dan minum susu gratis bagi anak sekolah.

“Kami bekerja secara intensif untuk meningkatkan produksi daging sapi dan susu domestik melalui pengembangan industri pembibitan sapi dan meningkatkan kapasitas peternak,” sebut Amran.

Amran menyebutkan Indonesia dan Vietnam telah memiliki MoU kerjasama bidang pertanian yang telah ditandatangani pada 19 Mei lalu. Salah satu fokus utama dari MoU ini adalah promosi investasi dan perdagangan di sektor pertanian antara kedua negara.

“Saya meyakini bahwa pemerintah kedua negara akan mendorong dan memfasilitasi kerjasama investasi dan perdagangan Indonesia – Vietnam,” ungkap Amran. .

Amran pun mengungkapkan Indonesia bercita-cita menjadi pemasok pangan global pada tahun 2033. Untuk mencapai tujuan tersebut, peningkatan produksi pangan sangat penting.

“Kami berusaha keras untuk mengurangi kebutuhan impor yang sempat meningkat akibat fenomena El Nino. Indonesia akan segera kembali mencapai swasembada pangan demi kebutuhan 278 juta penduduk Indonesia,” tegas Amran.

Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Dec Tien menyambut baik kedatangan Amran ke Indonesia. Secara khusus, Ia menghargai perhatian besar pemerintah Indonesia terhadap sektor pertanian, termasuk dalam upaya menyediakan kebutuhan susu dari dalam negeri. Menurutnya, pengembangan peternakan sapi perah di Vietnam juga sempat dihadapkan banyak tantangan di masa lalu.

“Tapi dengan pengembangan industri pembibitan dan penggunaan teknologi yang tepat, pengembangan peternakan sapi perah kami bisa berkembang dengan baik,” sebut Phung Dec.

Dia pun optimistis kerja sama antara Indonesia dan Vietnam di peternakan sapi perah akan berdampak positif pada produksi dan konsumsi susu di Indonesia.

“Susu sangat baik bagi nutrisi anak-anak sehingga fisik mereka pun akan bisa berkembang dengan baik,” tutur Phung Dec.

Salah satu pengusaha yang ditemui oleh Amran adalah Pendiri dan Ketua TH Group Madam Thai Huong. Pengusaha yang terkenal sangat berpengaruh di Vietnam tersebut menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

Madam Thai Huong pun membuka peluang untuk berinvestasi di Indonesia, terutama di bidang peternakan sapi perah dan industri susu. Ia bahkan menyampaikan apresiasinya kepada Presiden RI terpilih yang telah memberikan perhatian besar terhadap kesehatan dan kebutuhan nutrisi anak-anak di Indonesia.

“Saya merasa sangat tersentuh. Saya sudah sampaikan kepada Duta Besar, bahwa kita harus membantu pemerintah Indonesia dalam mewujudkan program tersebut,” jelasnya.

Madam Thai Huong menekankan pentingnya target usia yang tepat dalam Program Susu Sekolah agar berhasil. “Dari hasil penelitian yang kami pelajari, target untuk program ini sebaiknya anak-anak usia 2 – 12 tahun,” jelasnya.

Madam Thai Huong pun menyebutkan Indonesia sangat beruntung karena pemerintah Indonesia memberikan perhatian besar dan menyediakan anggaran khusus untuk program makan siang gratis bagi murid sekolah. Sementara di Vietnam, diperlukan kerja sama dengan orang tua ataupun pemanfaatan dana dari Perusahaan swasta sehingga program makan bergizi dan susu bagi anak-anak sekolah bisa berjalan.

“Dengan model seperti itu, kami menghadapi banyak tantangan di lapangan dalam mewujudkan program ini,” ungkapnya.

Dengan semangat kerjasama dan inovasi, Madam Thái Hương dan TH Group pun menyatakan siap mendukung upaya peningkatan kesehatan dan gizi anak-anak di Indonesia.

“Kami akan secepatnya berkunjung ke Indonesia dan mengajak tim kami untuk melakukan survey Lokasi,” pungkasnya. (*/hum)

Categories
Ekonomi TNI

KSAD Panen Raya Jagung dan Singkong di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Ciemas Sukabumi

Koran Jurnal, Sukabumi – Dalam rangka mendukung program pemerintah dan Ketahanan Pangan Nasional yang merupakan program unggulan yang dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Kostrad menggelar Panen Raya Jagung dan Singkong di lahan ketahanan pangan Kostrad.

Pada kesempatan tersebut, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc bersama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, melaksanakan panen raya jagung dan singkong sebagai wujud program Ketahanan Pangan TNI AD di lahan ketahanan pangan Kostrad, bertempat di Ds. Neglasari, Kec. Ciemas, Kab. Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/6/2024).

Dalam kunjungan ini, KSAD juga meninjau berbagai kegiatan dan fasilitas Hanpangan Kostrad di Neglasari. Beliau bersama rombongan melaksanakan panen singkong dan jagung di lahan seluas 121,98 hektar untuk jagung dan 308,34 hektar untuk singkong. Kasad juga meninjau proses pemipilan dan pengeringan jagung yang dilakukan oleh PT Palmyra di gudang Neglasari.

Selain itu, Kasad juga mengunjungi fasilitas breeding sapi milik PT Asia Beef dan SMK Pertanian TNI AD, serta meninjau proyek pipanisasi di Puncak Manik. Kegiatan kemudian dilanjutkan di subden Cibenda, di mana Kasad menyerahkan bantuan tali asih berupa 500 paket sembako dan santunan kepada 275 anak yatim. Peninjauan juga dilakukan terhadap lahan Community Forest seluas 212,5 hektar.

Hanpangan Kostrad di Neglasari dikelola oleh 418 personel yang terdiri dari personel militer, staf, pengawas, dan kelompok tani (Poktan). Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dengan kunjungan ini, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berharap dapat memperkuat sinergi antara TNI dan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan produksi pangan nasional serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya sengaja mengajak Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman ke lokasi ketahanan pangan di Desa Neglasari untuk bersama-sama melaksanakan panen raya jagung dan singkong. Hasilnya Pak Mentan takjub dengan keberhasilan program ini serta sepakat Program Ketahanan Pangan Kostrad yang dilaksanakan di Desa Neglasari ini sebagai proyek percontohan untuk daerah lain di Indonesia,” kata Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Menurut KSAD, untuk menjalankan program ketahanan pangan butuh perjuangan dan waktu yang tidak sedikit. Lahan seluas sekitar 980 hektare yang diberikan oleh PTPN awalnya merupakan semak belukar dan gersang. Berkat kerja sama antara TNI AD khususnya Kostrad dengan masyarakat sekitar sedikit demi sedikit lahan yang awalnya tidur ini mulai terbuka dan tertata. Pihaknya memilih komoditas jagung dan singkong untuk penanaman awal ini karena cocok ditanam di lokasi tersebut.

Sementara itu, Mentan RI Amran Sulaiman mengatakan merasa takjub di lokasi yang berada di pelosok dengan keterbatasan akses dan medan yang berat, program ketahanan pangan yang digagas KSAD Jendral Maruli Simanjuntak dinilai berhasil.

Bahkan produksi pertanian pun besar sehingga bisa menjaga ketersediaan pangan sesuai program pemerintah pusat tentang ketahanan pangan. Tentunya program ini menjadi proyek percontohan bagi daerah lain.

Dengan kondisi medan yang berat dan berada di pelosok, tetapi berhasil mendongkrak hasil pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur yang awalnya hanya semak belukar. Daerah lain harus mencontoh dan harus bisa apalagi lahannya berada di lokasi yang mudah dijangkau dan didukung dengan akses.

Kementerian Pertanian RI pun sangat mendukung dengan apa yang telah dilaksanakan mantan Pangkostrad itu melalui program bantuan peralatan pertanian, benih dan lain sebagainya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakasad, Danpusterad, Kaskostrad, para Asisten Kasad, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Irkostrad, Kapoksahli Pangkostrad, Wair Kostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Danrem Bogor, Dirut PT. Pupuk Indonesia, Dirut PT. PKT, para Dan/Ka Sat/Balak Kostrad, dan Forkopimda Kab. Sukabumi, serta kelompok tani dan tamu undangan.(pen)

Categories
Ekonomi Infrastruktur

BPH Migas Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Bumi IKN

Koran Jurnal, Kaltim – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep kota ramah lingkungan. Demikian juga dengan pemanfaatan energi yang menggunakan sumber energi bersih, salah satunya gas bumi. Guna mendukung hal tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) melakukan peninjauan perkembangan pembangunan fasilitas jaringan gas bumi (jargas) di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (1/6/2024) kemarin.

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan melihat kesiapan infrastuktur gas bumi yang sudah terbangun di IKN. Pria yang kerap disapa Didit ini menjelaskan, penggunaan gas bumi sebagai energi bersih sejalan dengan konsep pengembangan IKN yang ramah lingkungan.

“Tentunya BPH Migas mendukung pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi bersih, seperti yang digunakan di Rumah Susun (rusun) IKN ini,” terangnya saat ditemui di area pembangunan Rusun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Didit menambahkan, gas bumi menjadi tulang punggung dalam transisi energi Indonesia. Ia berharap para pemangku kepentingan bersinergi dalam pengembangan jargas di IKN ini.

“Kami berharap dengan sinergi tersebut pengaliran gas bumi di IKN dapat berjalan dengan lancar, baik dan sesuai target waktu yg direncanakan,” jelas Didit.

Sementara itu, Sales Area Head Kalimantan PGN Dedy Tulus Pambudi menjelaskan bahwa hunian yang berada di IKN sepenuhnya akan menggunakan gas terpusat.

“Diharapkan sebelum 17 Agustus 2024, pemasangan jaringan gas sudah dapat dipasang dan digunakan pada rusun yang sudah aktif dan bisa dihuni,” harapnya.

Dalam kunjungan ke IKN ini, hadir juga Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief dan Saleh Abdurrahman. Ketiganya juga meninjau rumah tapak jabatan Menteri dan rusun ASN. Mendampingi dalam kunjungan ini staf Kementerian PUPR Jeri A. Ardani.

*Pemantauan SPBU*

Di hari yang sama, Anggota Komite BPH Migas melakukan pengawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saleh mengapresiasi adanya upaya penerapan QR Code dan Fuel Card secara bersamaan. Dengan metode ini, pencatatan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi semakin tertib.

“Dengan adanya dua hal ini (QR Code dan Fuel Card), lebih meyakinkan pada angka BBM yang dikeluarkan karena kita dapat mendeteksi plat nomor kendaraan secara berlapis,” terangnya.

Langkah pengecekan melalui dua sistem ini diawali dengan pencocokan nomor polisi kendaraan dan kode QR yang dimiliki oleh pengendara, serta pencatatan pengisian BBM berdasarkan pembayaran dari deposit fuel card yang digunakan dalam satu hari.

Pada kesempatan yang sama, Eman menekankan pentingnya kualitas pelayanan dan infrastruktur di SPBU sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melihat SPBU ini sedang direnovasi. Tentunya ini menjadi penting agar masyarakat merasa nyaman ketika melakukan pengisian BBM,” jelasnya.

Dalam pemantauan ke SPBU ini, turut hadir Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) Ayub Ritto serta Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Rayon I Kalimantan Timur Ferry Fernando.(hum)

Categories
Bisnis Ekonomi

Publik Figur hingga Content Creator Sambut Kolaborasi Seru Ikonik OREO Pokemon Hadir di Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Biskuit favorit nomor 1 di dunia OREO resmi menghadirkan koleksi kepingan terbaru kolaborasi ikonik dengan dunia Pokemon di Indonesia. Kolaborasi ikonik terbaru yang diluncurkan oleh Mondelez Indonesia ini mempunyai kepingan biskuit OREO warna kuning, khas Pikachu dan dengan kejutan rasa baru.

“Kolaborasi ini akan mengajak kita semua untuk berpetualang dalam menemukan dan mengumpulkan seluruh gambar koleksi karakter pokemon pada kepingan OREO. Selain itu kami pun telah mempersiapkan kejutan rasa baruyang terinspirasi dari karakter ikonik Pikachu, dengan kemasan dan kepingan biskuit dalam balutan warna kuning,” kata Senior Marketing Manager Biscuits Mondelez Indonesia, Dian Ramadianti saat peluncuran kolaborasi ikonik OREO Pokemon di Mall Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Jum’at sore (3/5/2024).

Pada momen sama, Raditya Dika, penggemar Pokemon menyambut baik hadirnya kolaborasi ikonik terbaru dari OREO.

“Dengan adanya kolaborasi ini tentu momen ngemil keluarga akan menjadi lebih seru, karena Pokemon pun telah menjadi salah satu karakter ikonik yang menemani masa kecil saya dan masih digemari hingga usia saat ini,” ujar Radit sapaan akrab publik figur ini yang turut hadir dalam acara tersebut.

Dukungan peluncuran kolaborasi ini juga diberikan oleh Reggie Prabowo (Miauwaug), seorang content creator dan gamers Indonesia.

“Kami sangat antusias akan kehadiran kolaborasi ini di Indonesia. Ini juga sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang kami untuk memulai pencarian dari setiap keping OREO Pokemon, khususnya OREO bergambar Mew yang paling dicari penggemar dan kolektor di segala penjuru dunia,” beber Reggie.

Ayoo…ikut rayakan dan rasakan sensasi kolaborasi kepingan OREO terbaru ini yang digelar Mondelez Indonesia di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, Tebet Jakarta Selatan pada tanggal 3 sampai 5 Mei 2024.

“Kita hadirkan permainan seru seperti tower roullete, flip dan find Pokemon, OREO Stacking Game serta hadiah menarik bagi pengunjung dan penggemar OREO,” tutur Dian.(*)

Categories
Ekonomi Megapolitan

Pemerintah Jamin Pasokan BBM, Gas Bumi, dan Listrik Aman selama Ramadhan dan Lebaran 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali ditunjuk menjadi Koordinator Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka memonitor kebutuhan, ketersediaan, dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), gas bumi, pasokan listrik, serta antisipasi dini terhadap kebencanaan geologi, selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H (RAFI). Pelaksanaan Posko ini terhitung mulai 3 April 2024 hingga 19 April 2024, bertempat di Kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Jakarta.

“Secara umum, kondisi ketahanan stok BBM, gas dan kelistrikan aman. Untuk BBM, baik gasoline, gasoil, kerosene maupun avtur, ketahanan stok di atas 20 hari. Ketahanan stok LPG rata-rata 14 hari. Sementara, kondisi pasokan tenaga listrik pada Sistem Kelistrikan Jawa Bali, Sumatera, Kalimantan dan sebagian besar Indonesia Timur juga pada kondisi aman,” papar Kepala BPH Migas Erika Retnowati yang juga selaku Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Tahun 2024, di Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Erika memaparkan, berdasarkan proyeksi penyaluran produk BBM selama RAFI 2024, gasoline naik 11%, gasoil turun 15%, dan avtur naik 1,3%. Selama periode Posko, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 115 Terminal BBM, lebih dari 7.400 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan 71 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Sementara untuk LPG, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dan Pertamina menyiagakan 30 Terminal LPG, 723 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 5.027 Agen LPG.

“Kondisi stok LPG dipertahankan tetap stabil selama periode RAFI 2024 serta menyiapkan Agen dan Pangkalan LPG Siaga 24 jam khusus wilayah dengan demand tinggi,” tutur Erika.

Penyaluran gas bumi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan mencapai 846 BBTUD selama periode RAFI 2024 (minimal sebesar 534 BBTUD tanggal 11 April 2024, maksimal 937 BBTUD tanggal 3 April 2024) kepada 3.108 pelanggan komersial dan industri, 1.986 pelanggan kecil, 817.211 pelanggan rumah tangga untuk jaringan gas bumi (jargas), serta pelanggan kelistrikan, termasuk PLN Group dengan mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur gas bumi lebih dari 32.343 km, 13 SPBG, 3 MRU dengan kapasitas sebesar 19.175 LSP serta 3 LNG terminal yang dikelola oleh PGN dalam kondisi handal dan aman.

Terkait kelistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) meningkatkan kesiagaan semua unit kerja di untuk menjaga keandalan dan kualitas pasokan listrik, dengan menyiapkan Prosedur Operasi Periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2024.

Sedangkan untuk mengantisipasi bencana gunung api, telah dibentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Geologi yang akan merespon dengan cepat setiap bencana yang terjadi dan siaga dalam waktu 24 jam, dan meningkatkan pemantauan gunung api secara cermat di beberapa gunung api aktif.

“Kita tentu berharap agar pasokan energi terjaga dan selalu melakukan upaya antisipasi, terutama di wilayah yang mayoritas merayakan Hari Raya Idul Fitri 2024, daerah wisata yang menjadi destinasi masyarakat, jalur lintas utama maupun logistik serta wilayah rawan kemacetan maupun rawan bencana,” tambahnya.

Erika meminta semua pihak bersinergi agar pelaksanaan Posko berjalan lancar. Sinergitas ini bukan hanya internal anggota Posko, tetapi juga dengan stakeholder seperti Korlantas Polri terkait adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan. Kementerian Perhubungan terkait peningkatan aktivitas pergerakan orang dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.

Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jasa Marga mengenai kesiapan jalur tol dan fasilitas rest area di ruas tol. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, terkait prakiraan cuaca untuk antisipasi daerah-daerah rawan bencana dan cuaca ekstrim.

“Dengan sinergitas ini diharapkan hal-hal yang menjadi hambatan maupun kendala, dapat kita antisipasi di awal dan teratasi dengan lebih sigap,” kata Erika.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Mohamad Priharto Dwinugroho menambahkan, untuk mendukung kelancaran mobilisasi selama masa RAFI, telah disiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), mulai dari kantor unit induk, unit pelaksana dan jalur tol, serta beberapa hotel yang siap untuk mendukung kendaraan listrik. Saat ini tersedia 1.124 SPKLU tersebar di 819 lokasi.

“Rata-rata jarak antara SPKLU sekitar 23 km dan kita berharap semua akan berjalan dengan normal. Dari jumlah SPKLU yang ada, sekitar 175 titik di sepanjang jalur tol. Jadi semua sepanjang jalan tol itu telah disiapkan oleh PLN,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan mengungkapkan, Badan Geologi melakukan pemantauan terhadap gunung api aktif di seluruh Indonesia dan mengembangkan portal mitigasi bencana geologi.

“Di portal tersebut terpadu semua, mulai dari peta-peta terutama Kawasan rawan bencana, gerakan tanah, gempa bumi dan gunung api,” tambahnya.

Direktur Regional PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menyatakan, sebagai bagian dari layanan selama RAFI 2024, Pertamina juga memberikan layanan remote area dan rawan bencana yaitu melakukan antisipasi kendala suplai ke remote area akibat cuaca ekstrim terutama di kepulauan kecil. Hal itu, dilakukan dengan penyiapan pasokan sejak H-14, tambahan tangki, dan komunikasi yang intens dengan Pemerintah Daerah terkait antisipasi cuaca ekstrim.

Sebagai informasi, Kepala BPH Migas kembali ditunjuk sebagai Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 2024 berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 229.K/HK.02/SJN.R/2024 tentang Tim Posko Nasional Sektor ESDM Dalam Rangka Koordinasi Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian BBM, Gas, Listrik Serta Antisipasi Kebencanaan Geologi Untuk Mengamankan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024. Kepmen ini diteken tanggal 28 Maret 2024.(hum)

Categories
Ekonomi

Pastikan Harga Jagung Tetap Stabil Jelang Panen Raya, Mentan Amran Gandeng Pabrik Pakan

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) menggelar rapat dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), Satgas Pangan, dan Pemerintah Daerah untuk memastikan harga jagung tetap stabil di tengah panen raya. Untuk memastikan harga jagung, Kementan dan para mitra yang terkait sedang merencanakan kebijakan yang perlu diambil.

“Pertama kami akan mengunci impor jagung. Kami tidak akan lagi melakukan rekomendasi. Kedua, sinergi Bulog melakukan penyerapan dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Harganya 4.200/kg,” kata Mentan Amran usai Rapat Koordinasi tentang jagung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Kamis (14/3/2024).

Saat ini panen jagung sedang berlangsung di berbagai sentra produksi jagung seperti Jawa Tengah, Medan dan Lampung. Diperkirakan jagung di wilayah Jawa Timur dan Sulawesi akan siap panen dalam waktu mendatang.

Banjirnya stok jagung di lapangan ini berpengaruh terhadap menurunnya harga jagung di pasaran. Oleh sebab itu, perlu Harga Acuan Pembelian (HAP) perlu diberlakukan untuk memastikan harga jagung segera stabil.

Langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah penyerapan surplus jagung oleh stake holder. Dalam hal ini Mentan Amran bekerjasama dengan GPMT, Pinsar, dan Pemerintah daerah untuk melakukan hilirisasi jagung dan penyerapan stok.

“Kemudian GPMT membantu melakukan penyerapan. Saya terima kasih karena driernya kapasitas silonya meningkat 1,9 juta. Kemudian Asosiasi Jagung dan Bulog direct langsung ke petani sehingga kedepan harga merangkak kembali,” tambahnya lagi.

“Mimpi kita adalah petani untung, pedagangnya juga tersenyum, kemudian GPMT bahagia dan peternaknya juga senang. Kita menjaga keseimbangan sehingga semua pihak merasa untung,” ucap Mentan.

Johan Roy, perwakilan GPMT sekaligus pabrik pakan mengatakan bahwa saat ini penyerapan sedang dilakukan secara maksimal, terutama di masa puncak panen.

“Di puncak-puncak panen kita akan menyerap sampai 800 ribu dari biasanya 600-700 ribu. Kita juga pernah menyetok hingga paling tinggi 1,2 juta per bulan,” kata Johan.

Perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), Athung, menyetujui kebijakan Kementan untuk menghentikan impor jagung untuk sementara. Menurutnya, penyerapan stok jagung panen bulan Maret dan April ini harus terlaksanakan dengan baik untuk memastikan kestabilan harga jagung di masa mendatang.

“Untuk setop impor saya setuju, tapi pemerintah harus tetap pantau. Sekarang sedang panen raya. Kita harus cari cara bagaimana memantain jagung ini ke bulan Agustus-September. Kita perlu pemerintah, terutama bulog, untuk memantau jagung,” kata Athung.

Perwakilan Satgas Pangan, Kombes Pol. Hermawan mengatakan bahwa saat ini pihak satgas sedang mempercepat proses distribusi jagung ke daerah-daerah untuk memastikan penyerapan jagung berjalan lancar. Pihak satgas telah mengirimkan himbauan kepada pemerintah daerah untuk memudahkan akses masuknya truk kecil berisi bahan pangan.

“Dengan penyerapan jagung yang maksimal, tentunya petani akan semakin senang dengan jagung yang terserap dengan baik dan harga yang wajar. Kami akan terus melakukan monitoring untuk memastikan agar jagung bisa terserap dengan harga yang wajar bisa tercapai,” tutup Hermawan.(hum)

Categories
Ekonomi

Panen Raya Padi di Bali Diprediksi 12 Ribu Hektar, Bakal Amankan Stok Beras selama Ramadhan 2024

Koran Jurnal, Denpasar — Panen raya mulai tiba di Provinsi Bali. Menurut data yang dirilis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, selama periode Januari – Februari 2024, luas panen mencapai 15,2 ribu hektar tersebar di 9 wilayah Kabupaten dan Kota Madya di Provinsi Bali. Wilayah-wilayah dengan panen terluas yaitu Tabanan, Badung, dan Gianyar.

Pada bulan Maret 2024, diproyeksikan luas potensi panen akan mencapai 12,2 ribu hektar, terutama di Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, dan Buleleng. Ini diharapkan dapat membantu mengamankan stok beras selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2024 di Provinsi Bali.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah mengatakan bahwa panen raya tentunya akan meningkatkan pasokan beras dan juga jerami untuk pakan ternak. Dari total luas panen yang ada di Bali ini, diharapkan dapat meningkatkan stok pakan ternak untuk mendukung usaha peternakan.

“Ini adalah kesempatan baik bagi peternak untuk memanfaatkan hasil samping dari panen raya sebagai sumber pakan yang berlimpah. Kami mendorong para peternak untuk memanfaatkan potensi ini untuk mendukung pertumbuhan dan keberlangsungan peternakan mereka,” kata Nasrullah saat dikonfirmasi di Kantor Kementerian Pertanian (26/2/2024).

Sementara itu Direktur Pakan, Nur Saptahidhayat (Red: biasa dipanggil Sapto) menjelaskan bahwa potensi jerami padi dari panen raya hingga Maret mencapai 42 ribu ton. Melimpahnya jerami menawarkan peluang untuk diolah melalui fermentasi menjadi silase, solusi penyediaan pakan yang dapat disimpan dalam waktu lama.

“Produksi dedak padi juga merupakan salah satu aspek penting dalam siklus panen raya yang perlu diperhatikan. Dengan potensi produksi yang mencapai 16 ribu ton hingga panen raya Maret, dedak padi bukanlah sekadar produk sampingan, tetapi merupakan sumber pakan yang berharga bagi industri peternakan,” imbuh Sapto.

Sebagai informasi, Dalam industri peternakan, dedak padi memiliki peran penting sebagai sumber pakan yang ekonomis dan berkualitas. Kandungan nutrisi, termasuk serat, protein, dan energi, membuatnya menjadi pilihan bagi peternak dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ternak.

“Kami yakin bahwa dengan memperhatikan potensi jerami padi dan dedak ini, kita dapat menciptakan rantai nilai yang lebih berkelanjutan bagi industri pertanian dan peternakan,” pungkas Sapto.(hum)

Categories
Ekonomi Energi SDA

BPH Migas Imbau Badan Usaha Bersiap Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah

Koran Jurnal, Bali – Jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445H (RAFI), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), menghimbau Badan Usaha dapat menjaga pasokan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk Jet A-1. Hal ini diungkapkan Kepala BPH Migas Erika Retnowati saat melakukan kunjungan ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) atau Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai Pertamina Patra Niaga, Badung, Bali.

Mengawali pertemuan, Erika menegaskan kunjungannya ke DPPU Ngurah Rai adalah untuk memastikan kesiapan Badan Usaha dalam menyediakan pasokan BBM, khususnya Jet A-1.

“Setelah Nataru (Natal 2023 dan Tahun Baru 2024), perlu ada kesiapan dari penyediaan dan distribusi BBM. Jarak waktunya pendek, setelah Nataru, ada RAFI, di tengahnya ada Pemilihan Umum (Pemilu). Perlu dipastikan ketersediaan pasokan Jet A-1 untuk pesawat,” imbaunya, Sabtu, (27/1/2024).

Di tempat yang sama, Anggota Komite BPH Migas Abdul Halim mengutarakan, BPH Migas melihat pelayanan yang diberikan Badan Usaha sangat bagus, khususnya untuk airlines atau maskapai penerbangan baik domestik maupun Internasional. “Kondisi aman dan terkendali, baik stok, maupun kualitasnya,” jelasnya.

Menurut Halim, Badan Usaha terus memonitor rantai pasokan Jet A-1, agar kebutuhan masing-masing maskapai penerbangan dapat terpenuhi dan jika ada kendala pasokan dapat segera diatasi.

“Rencana pasokan Jet A-1 sudah diatur sedemikian rupa di Kantor Pusat dan DPPU Bali. Pelayanan pengisian Jet A-1 oleh Badan Usaha kepada maskapai penerbangan dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi. Kebutuhan Jet A-1 di Bali terus ada kenaikan dan bisa dipenuhi oleh Badan Usaha. BPH Migas juga igin memastikan servis yang diberikan, baik dari segi kuantitas dan kualitas sesuai peraturan yang ada, serta ketepatan waktu layanan,” tuturnya.

Sementara, mengenai pasokan Jet A-1 di DPPU Ngurah Rai, Anggota Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi menerangkan bahwa pasokan disuplai dari Terminal BBM Manggis, Karangasem, Bali. “Tidak ada masalah terkait keamanan dan stok,” ucapnya.

Iwan menambahkan bahwa rerata frekuensi penerbangan yang melakukan pengisian Jet A-1 melalui DPPU Ngurah Rai mencapai sekitar 185 penerbangan dalam sehari. “Ini masih cukup aman untuk kegiatan pengisian Jet A-1 di Ngurah Rai,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai Pertamina Patra Niaga Dicky Abdul Hakim menyampaikan DPPU Ngurah Rai merupakan DPPU terbesar kedua di Indonesia dengan kapasitas 24.300 kiloliter. DPPU ini berlokasi di komplek Bandara Ngurah Rai Badung, Bali dan beroperasi selama 24 jam.

Pemantauan SPBU

Sehari sebelumnya Erika, Halim, dan Iwan juga melakukan pemantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Badung, Bali. Dari hasil pengecekan, terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh Badan Usaha, seperti adanya operator SPBU yang tidak mencocokan QR Code dengan Nomor Polisi dan adanya pengisian BBM yang berulang oleh konsumen.

“Adanya indikasi penyalahgunaan BBM. Ini masih kita dalami. Kalau benar terbukti, tentu akan diberikan sanksi kepada SPBU,” pungkas Erika di salah satu SPBU di Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Bali Endo Eko Satriyo dan Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Badung Gianyar Hasanuddin Ritonga.(hum)

Categories
Ekonomi

Mentan Amran Beri Pembinaan kepada 5 Ribu Penyuluh dan Petani di Sumbawa

Koran Jurnal, Sumbawa – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran melakukan pembinaan terhadap petani, peternak dan penyuluh pertanian sebanyak 5.000 orang sekaligus menyerahkan bantuan di Kabupaten Sumbawa, NTB. Mentan Amran menekankan tujuan kegiatan pembinaan ini mengingat pentingnya peran petani, peternak dan penyuluh sebagai ujung tombak kemajuan pertanian di Indonesia sehingga produksi pertanian tahun 2024 hingga ke depannya semakin meningkat dan bisa kembali swasembada bahkan ekspor.

“Kami datang ke NTB ini dengan memberi bantuan totalnya lebih kurang Rp 300 miliar. Awalnya bantuan itu untuk seminar dan lainya. Tapi saya katakan petani butuh bibit, traktor dan sarana pertanian lainya untuk menyelesaikan persoalan bangsa. Pangan ini masalah kita bersama, masalah dunia. Sekarang ini terjadi Gorila El Nino, pangan kita dalam kondisi tidak baik-baik saja. Kami khawatir soal itu,” demikian dikatakan Mentan Amran pada kegiatan pembinaan penyuluh di halaman Kantor Bupati Sumbawa Besar, Kamis (25/1/2024).

Amran menambahkan khusus Kabupaten Sumbawa, Kementan selain mengembangkan komoditas lainya, tapi fokus mengembangkan budidaya jagung. Sumbawa merupakan sentra produksi jagung nasional, yang memiliki hamparan yang luas sehingga menjadi ujung tombak penguatan persediaan stok jagung nasional untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri hingga ekspor.

“Kalau ini ditanam dengan hasilnya yang baik, nanti bantuan akan ditambah. Aku datang lagi ke Sumbawa harus hasilnya berlipat ganda. Produksi jagung harus kita genjot untuk kembali swasembada dan kita ekspor. Kita tidak lagi impor karena itu menguntungkan petani negara lain, bukan negara kita. NTB, khususnya Sumbawa dan Lombok adalah penopang pangan nasional. Kita bangun sejarah dari impor jadi ekspor, yang berkontribusi adalah NTB, khususnya Sumbawa. Kita kembalikan kejayaan ini,” ucapnya.

Amran optimis dengan program tahun 2024 yang fokus meningkatkan produksi, dalam satu dua tahun ke depan jagung akan ekspor kembali. Hal ini tentunya mampu diwujudkan mengingat Indonesia di era pemerintahan Jokowi telah berhasil menciptakan swasembada pangan selama 3 kali yakni
2017,2019,2020.

“Bukan saja swasembada tapi juga ekspor pun bisa kita wujudkan. Kami ekspor beberapa negara dan yang melakukan adalah kita semua. Makanya sengaja kami kumpulkan petani dan penyuluh hari ini, agar mengetahui apa masalahnya. Kita selesaikan bersama. Pak Presiden Jokowi tadi menelpon saya, beliau berterimakasih kepada masyarakat NTB khususnya Sumbawa. Permintaan saya sudah didengar, memberi tambahan pupuk Rp 14 triliun. Khusus pengecer, sayangi petani jangan dipersulit,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan dan perhatian Kementerian Pertanian selama ini terhadap jalannya pembangunan pertanian di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa bersama petani, peternak, dan penyuluh berkomitmen untuk pengembangan peternakan dengan membangun sistem produksi yang produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan sesuai dengan potensi daerah sehingga dapat berkontribusi dalam pemenuhan ketersediaan pangan nasional.

“Saat ini Kabupaten Sumbawa menjadi lumbung ternak nasional dengan populasi ternak sapi dan kerbau terbesar di NTB, berdasarkan hasil registrasi ternak menggunakan aplikasi “siJINAK” Sistem Jaringan Informasi Peternakan, populasi ternak tahun 2023, sapi sebesar 300 ribu ekor dan kerbau sebesar 31 ribu ekor di NTB,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini dihadiri paling sedikit 5 ribu peserta terdiri dari peternak, petani, dan penyuluh pertanian, serta tenaga peternakan dan kesehatan hewan.

“Dan peserta yang hadir pada saat ini mencapai 5 ribu peserta terdiri dari peternak, petani, kelompok tani ternak, dan elemen lainnya yang juga telah memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Adapun bantuan yang diserahkan Mentan Amran dalam kunjungannya ini yakni terdiri dari bantuan vaksin rabies, vaksin SE, renovasi RPH, pembangunan pengolahan pakan, dan operasional puskeswan senilai Rp 15,4 miliar untuk Kabupaten Sumbawa. Bantuan benih padi, benih jagung, dan pupuk senilai Rp 54,7 miliar untuk Kabupaten sumbawa.

Selanjutnya, bantuan benih padi dan jagung, senilai Rp 33,9 miliar untuk Kabupaten Dompu, bantuan benih padi dan jagung senilai Rp 34,1 miliar untuk Kabupaten Bima, bantuan benih jagung Rp 4,6 miliar untuk Kota Bima dan bantuan benih padi dan jagung senilai Rp 5,1 miliar untuk Kabupaten Sumbawa Barat.(hum)

Categories
Ekonomi

Peternak di Pasuruan Diharapkan Gandeng KUD untuk Tingkatkan Populasi Sapi Perah

Koran Jurnal, Pasuruan – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mengatakan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) turut memberikan dampak pada turunnya produksi susu nasional hingga 30-40 persen. Menurut Wamentan, hal tersebut disebabkan banyaknya populasi sapi yang mati akibat PMK tahun lalu.

Hal ini disampaikan saat meninjau peternakan sapi perah yang dikelola oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Sembada, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jum’at (15/12/2023).

“Pasca PMK kemarin, populasi sapi perah mengalami penurunan, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Ini tentu sangat berdampak pada produksi susu kita,” kata Wamentan.

Wamentan Harvick berharap para peternak di Pasuruan terus meningkatkan produksi susu melalui penambahan populasi dari masyarakat atau Koperasi Unit Desa (KUD) melalui pembelian KUR. Sehingga, peternak dapat mengangsur dari bank pemerintah.

Selain itu, pihaknya juga akan merumuskan regulasi kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk mengutamakan koperasi yang melakukan pembinaan kepada peternak.

“Padahal Pasuruan sendiri menjadi salah satu daerah penyumbang susu terbesar di Jawa Timur. Untuk itu saya meminta, agar peternak dapat melibatkan KUD untuk menambah populasi sapi perah demi meningkatkan kembali produksi susu,” ujarnya.

Ketua KUD Sembodo Puspo, Purwo Budi Setiawan mengungkapkan saat ini jumlah peternak sapi di koperasinya mencapai 3 ribu orang dengan rata-rata produksi susu mencapai 27 ton per hari.

Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang berpihak dan melindungi para peternak rakyat di Jawa Timur.

“Sehingga program pemerintah untuk swasembada susu ini dapat berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiah mengatakan populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan hingga 7% dari 97.101 ekor di tahun 2021 menjadi 90.304 ekor di tahun 2022.

“Sehingga dampaknya pada produktifitas susu juga turun hingga 30 persen. Tahun 2021, produksi susu sapi di Kabupaten Pasuruan mencapai 137.590 ton. Untuk tahun 2022 turun hingga 30% menjadi 96.385 ton,” ucapnya.(hum)