Categories
Bencana Ragam TNI

Jemput Bola, Tim Medis TNI AU Obati Warga Desa Cibulakan

Koran Jurnal, Cianjur – Demi bisa membantu lebih banyak lagi warga korban gempa di Kabupaten Cianjur, personel Lanud Husein Sastranegara dan tim kesehatan RSAU dr. M. Salamun yang tergabung dalam Satuan Tugas Dukungan (Satgasduk) Murai Sakti II, mendatangi warga ke Desa-desa yang terdampak gempa, Senin (5/12/2022).

Kali ini tim mendatangi Desa Cibulakan Kecamatan Cugeunang yang termasuk mengalami rusak paling parah akibat gempa 5,6 yang mengguncang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Setibanya di lokasi tim berkoordinasi dengan aparat Desa guna mendata warga yang mengalami keluhan kesehatan. Setelah di data dan diberikan pelayanan kesehatan terdaftar 70 warga mengalami gangguan kesehatan diantaranya adalah penyakit kulit, diare, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan batuk pilek.

“Tim kesehatan TNI AU akan terus membatu melayani kesehatan warga Cianjur yang terdampak gempa,” ungkap Lettu Kes dr. Adham Rifa Rahadian.(disp)

Categories
TNI

Maguwo Sakti 97 Kembali Distribusikan Logistik Ke Korban Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Cianjur – Hari ke-14 pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Ikatan Alumni Akademi Angkatan Udara 1997(Maguwo Sakti 97), kembali menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana gempa bumi Kabupaten Cianjur. Sebelumnya bantuan logistik telah dikirim pada tanggal 21 dan 1 November 2022.

“Bantuan logistik ke tiga yang kami kirim hari ini ke Kabupaten Cianjur merupakan donasi dari para lulusan AAU 1997 dari seluruh Nusantara”, ujar perwakilan lulusan AAU 1997 Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han.,.

Bantuan logistik ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan Maguwo Sakti 97 dengan peristiwa yang terjadi di Cianjur. Untuk itu bantuan ini kami khususkan bagi warga Kabupaten Cianjur terdampak bencana gempa yang masih membutuhkan bantuan, kata Danlanud.

Dalam pengiriman dan pendistribusian, Maguwo Sakti 97 berkolaborasi dengan Lanud Husein Sastranegara.(disp)

Categories
Bencana Megapolitan Militer TNI

Pangkoopsud I Marsda Bambang Gunarto Tinjau Posko Bansos Satgas Murai Sakti II Lanud ATS

Koran Jurnal, Bogor – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., meninjau posko Bantuan Sosial (Bansos) Satgas Murai Sakti II Lanud Atang Sendjaja, yang disambut langsung oleh Danlanud ATS selaku Dansatgas Murai Sakti II Marsma TNI Suliono, S.Sos., di hanggar Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja, Bogor. Hadir dalam kegiatan tersebut, Asintel Kaskoopsud I, Aspers Kaskoopsud I, Aspotdirga Kaskoopsud I, Kapen Koopsud I Bersama dengan Para Kadis, Para Perwira dan Staf Lanud Atang Sendjaja, Jum’at (2/12/2022).

Kegiatan peninjauan posko oleh Pangkoopsud I, diawali dengan paparan operasi oleh Kadisops Lanud Ats Kolonel Pnb Suryo Patmonobo, S.Sos., M.M., mengenai situasi dan kondisi terkini posko Satgas Murai II Lanud ATS dan Posko Lanud HSN serta teknis pelaksanaan pergeseran paket bantuan sosial ke titik lokasi terdampak bencana gempa bumi Cianjur.

Satgas Murai II terdiri dari empat unsur, yaitu unsur territorial, unsur kesehatan, unsur Pasgat, dan unsur heli.

“Unsur teritorial membuka pos-pos di lokasi bencana untuk mencari titik landing heli dan spot heli box atau bantuan yang di drop dari udara, unsur kesehatan untuk membantu evakuasi dan tindakan serta penanganan urusan kesehatan masyarakat yang terdampak bencana, unsur Pasgat untuk membuka jalur, mencari titik lokasi untuk posko, mencari korban dan tindakan SAR lainnya, unsur Heli untuk menggeser bantuan sosial yang dititipkan di Lanud ATS,” ujar Alumni AAU’ 93 ini kepada wartawan yang hadir saat peninjauan tersebut.

“Hal tersebut merupakan bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang salah satunya digunakan untuk penanggulangan bencana alam,” lanjut Pangkoopsud I.

Bansos yang tertampung di posko Lanud Atang Sendjaja hingga hari ini (Jumat, 2/12) berjumlah 57 ton, dengan yang telah didistribusikan ke lokasi terdampak bencana 47 ton dan 10 ton masih berada di Lanud Atang Sendjaja yang akan siap diangkut ke masing-masing posko Lanud ATS dan Posko Lanud HSN di Cianjur.

Disamping itu terdapat lima spot untuk menaruh Bansos di lokasi posko Lanud ATS dan LAnud HSN di Cianjur yaitu di Lapangan bola Aquila, Lapangan Raider 300, Lapangan Ciputri, Lapangan Bunikasih, Lapangan Badak Putih. Selain itu dalam pergeseran bantuan sosial dengan penggunakan Heli Box di daerah Cipeuteuy.

“Kegiatan disini berdasarkan rencana operasi Koopsud I dalam bentuk rencana kontijensi. Sehingga atas dasar tersebut Koopsud I membentuk Satgas Murai Sakti II dengan segera setelah terjadinya bencana gempa bumi Cianjur. Memanfaatkan unsur heli dari jajaran Skadron Udara yang ada di Lanud Atang Sendjaja,” ujar Pangkoopsud I.

Lebih lanjut Pangkoopsud I menambahkan, “Saat terjadinya bencana gempa bumi tersebut, dengan segera kami melihat kondisi awal bencana di seputar wilayah Cianjur. Untuk melihat spot-spot mana yang akan diplot untuk mendaratkan heli dan macam-macam bantuan. Selain itu kita juga mencari spot untuk pemberian bantuan yang di drop dari udara (Heli Box),” ujar Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., yang disaksikan oleh para awak media yang memadati hanggar Skadron Udara 6 Lanud ATS.(pen)

Categories
TNI

Do’a dan Restu Keluarga Lepas Keberangkatan KRI Frans Kaisiepo-368 Jalani Misi Perdamaian

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Frans Kaisiepo (FKO) 368 kembali menjadi Duta Bangsa guna melaksanakan misi yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL TA 2022.

Keberangkatannya dilepas langsung oleh Panglima TNI Jendral TNI Andika Perkasa didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (01/12/2022). Dalam momen tersebut keluarga serta orang tua para prajurit juga turut hadir untuk mengantar keberangkatan para pasukan Garuda menuju wilayah misi di Lebanon.

Sebelumnya KRI FKO-368 sudah memulai tugasnya dalam misi MTF UNIFIL pertama kali, pada tahun 2010 sebagai Satgas MTF TNI XXVIII-B dan kembali dipercaya untuk bertugas sebagai Satgas MTF TNI XXVIII-F pada tahun 2014.

Satgas yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh ini, akan melaksanakan misi perdamaian dunia selama satu tahun dengan memberangkatkan 119 personel terdiri dari 103 ABK, 9 crew helly dan 7 personel pendukung (Perwira Hukum, Intelijen, Psikologi, Dokter, Penerangan, Kopaska dan Penyelam).

Selain melaksanakan tugas diplomasi militer, di wilayah misi nantinya, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N juga akan melaksanakan kegiatan lain seperti Maritime Interdiction Operation (MIO) dengan melaksanakan pengawasan maritim di Area of Maritime Operation (AMO), melaksanakan pelatihan guna meningkatkan kemampuan Lebanese Armed Force Navy (LAF-Navy) sehingga mampu menjaga wilayah laut teritorial secara mandiri, melaksanakan hailing seluruh kapal yang akan masuk/keluar perairan teritorial, melaksanakan boarding and inspection bila ada kapal asing yang dicurigai, dan bertugas melaporkan kontak udara dari luar/dalam wilayah AMO.

Keberangkatan Satgas MTF tahun ini, merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada prajurit Jalasena dalam mengemban misi perdamaian, baik sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomasi antara Indonesia dengan negara sahabat, hal ini juga sebagai wujud implementasi perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono untuk menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Selenggarakan Sarasehan Hasil Temuan Ekspedisi Jala Citra 2 Banda

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menyelenggarakan Sarasehan Hasil Temuan Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” bertempat di Ruang Serba Guna Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022).

Sarasehan yang diselenggarakan secara hybrid tersebut mengundang narasumber yang merupakan pakar kelautan, akademisi dan stakeholder terkait untuk membahas dan mendiskusikan hasil temuan Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” guna lebih menajamkan, memberi saran masukan, serta melengkapi pandangan ilmiah para peneliti yang terlibat dalam kegiatan ekspedisi.

Kegiatan Sarasehan yang dibuka oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat yang sekaligus sebagai keynote Speaker, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Kolonel Laut (P) Anom Puji Hascaryo, S.T. Ketua Panitia Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda”, Prof. Henry M. Manik, Ph.D. Pakar acoustic bawah air, Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK Institut Pertanian Bogor, Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc. Direktur Pemetaan dan Evaluasi Resiko Bencana, BNPB, Intan Suci Nurhati, Ph.D. Kepala Pusat Riset Laut Dalam, BRIN, serta Dr. Y. Lapulalan, M.Si. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Ambon.

Komandan Pushidrosal dalam keynote speech-nya antara lain menyampaikan bahwa Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” difokuskan ke wilayah timur dengan berbagai pertimbangan, sumber daya ekonomi kelautan yang belum dikelola dengan baik mengingat minimnya sumber data yang dapat dijadikan sebagai referensi. Selain itu berdasarkan hasil ekspedisi terhadap keberadaan gunung api Nieuwerkerk, masih perlu kajian lebih lanjut untuk mengetahui dan mencantumkan dalam Peta Laut Indonesia.

“Hasil temuan dari Ekspedisi Jala Citra 1-2021 “Aurora” ataupun Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi dan sinergi riset nasional, serta memajukan perekonomian nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi” kata Danpushidrosal.

Sarasehan dengan tema “Ekspedisi Jala Citra 2-2022 “Banda” mendukung Kebijakan Kelautan Indonesia untuk Indonesia Emas 2045 dan Agenda Dekade Kelautan PBB (2021 – 2030)” tersebut, diisi dengan paparan dari narasumber, yang dilanjutkan dengan tanggapan dan diskusi.

Pemaparan pertama oleh Ketua Panitia Ekspedisi Kolonel Laut (P) Anom Puji Hascaryo, S.T. berupa Pemaparan hasil umum Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” dilanjutkan dengan pemaparan tanggapan mengenai hasil temuan penelitian pada Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” yang berkaitan dengan teknologi acoustic bawah air oleh Prof. Henry M. Manik, Ph.D. selaku pakar acoustic bawah air Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB, Pemaparan tanggapan mengenai hasil temuan penelitian pada Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” yang berkaitan dengan bidang Pemetaan dan Evaluasi Resiko Bencana oleh Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc. selaku Direktur Pemetaan dan Evaluasi Resiko Bencana, BNPB, Pemaparan tanggapan mengenai hasil temuan penelitian pada Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” yang berkaitan dengan riset laut dalam oleh Intan Suci Nurhati, Ph.D. selaku Kepala Pusat Riset Laut Dalam BRIN, serta Pemaparan tanggapan mengenai hasil temuan penelitian pada Ekspedisi Jala Citra 2 – 2022 “Banda” yang berkaitan dengan survei dan pemetaan kelautan oleh Dr. Y. Lapulalan, M.Si. selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura Ambon.(disp)

Categories
TNI

Laksdya TNI Ahmadi Heri: Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Juga Akan Melaksanakan Tugas Diplomasi

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang keberangkatan KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO 368) ke Lebanon dalam misi perdamaian dunia, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono meninjau Gelar Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiap Ops) Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-N/UNIFIL yang dipimpin oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Eko Margiyono, bertempat di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta. Rabu (30/11/2022).

Dalam Riksiap Ops tersebut, Kasum bersama Wakasal meninjau kesiapan personel dan materiil terhadap 119 personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL beserta Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) KRI Frans Kaisiepo-368 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) John David Nalasakti beserta 1 unit Helikopter Panther HS-1306 sebelum dilepas besok Kamis, (01/12) oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dihadapan para pasukan garuda matra laut yang menggunakan seragam gurun design terbaru, Letjen TNI Eko Margiyono memberikan penekanan bahwa gelar Riksiapops ini merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan kepada seluruh Satgas yang akan melaksanakan tugas, yang bertujuan untuk memastikan seluruh kesiapan personel beserta perlengkapannya telah sesuai.

Lebih jauh Kasum TNI menekankan, “Seluruh personel harus tetap disiplin dan terus melaksanakan protokol kesehatan dimanapun berada agar mampu mendukung pencapaian tugas pokok Satgas MTF ini hingga akhir penugasan nanti.”

Di hadapan seluruh personel KRI FKO 368, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menekankan bahwa kepercayaan negara yang diberikan agar tetap dijaga di mata  internasional dalam penugasan. “Hindari hal-hal yang tidak penting, jaga marwah sebagai prajurit Jalasena. Pahami tugas dan tanggungjawab tiap personel. Pahami betul bahwasannya misi ini tidak hanya terkait pada aspek militer, tetapi juga meliputi aspek diplomasi dan kebudayaan. Karena Undang – Undang telah mengamanatkan bahwa TNI AL yang hanya memiliki tugas diplomasi, dan tidak lupa untuk selalu mengutamakan keselamatan maupun keamanan dalam bertugas,” tegas Laksdya TNI Ahmadi Heri.

Usai menyampaikan sambutan, Letjen TNI Eko bersama Laksdya TNI Ahmadi Heri meninjau langsung gelar perlengkapan prajurit, dan ruang kabin prajurit TNI AL hingga Pusat Informasi Tempur (PIT) KRI FKO-368. Sebelumnya juga telah dilaksanakan paparan kesiapan Komandan Satgas MTF XXVIII-N/UNIFIL di Gedung Laut Nusantara Kolinlamil.(disp)

Categories
Ekonomi Megapolitan TNI

Tandatangani MOU Ketahanan Pangan, TNI AU – Kementan Sepakat Kembangkan Tanaman Sorgum

Koran Jurnal, Padang – TNI AU dan Kementerian Pertanian (Kementan) sepakat mengembangkan tanaman Sorgum, sebagai komoditi bahan pangan yang akan dikembangkan kedua belah pihak. Kesepakatan tersebut tertuang dalam naskah kesepahaman bersama antara TNI AU dan Kementan, yang ditandantangani oleh Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E. M.P.P., CSFA, dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi, di Lanud Sutan Sahrir, Padang, Selasa (29/11/2022).

Seusai penandatangan, dilanjutkan penanaman Sorgum secara simbolis oleh Kasau, Wamenhan dan para pejabat Forkompimda Sumatera Barat serta Padang.

KSAU mengatakan, penandatanganan ini dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah dan arahan Presiden Joko Widodo, tentang ketahanan pangan nasional menuju kedaulatan pangan.

“Penanaman Sorgum di Lanud Sutan Syahrir hari ini sebagai pilot project. Selanjutnya akan ada Lanud-Lanud lain yang juga disiapkan lahannya untuk mendukung program ini,” ujar Kasau.

KSAU menegaskan, TNI AU berkomitmen mendukung program Kementan dalam rangka ketahanan pangan bangsa. Kasau juga berharap adanya bantuan dan pendampingan dari Kementan agar program ini dapat berlanjut hingga panen dan produksi.

“Jika tanaman Sorgum sukses, kita juga bisa mencoba tanaman Porang,” lanjut KSAU.

Kepada Pemda Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya, Kasau menghimbau perlu adanya SMK Petanian. TNI AU siap bekerja sama karena ada Yasarini yang dapat mewadahi.

Untuk mendukung program Ketahanan Pangan, TNI AU telah menyiapkan lahan kurang produktif di Lanud Sutan Syahrir seluas 12 Hektar untuk pengembangan tanaman Sorgum. Diharapkan program ini dapat membantu ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Turut hadir dalam acara ini, Pangkoopsudnas Marsdya TNI Andyawan Martono Putro, Aspotdirga Kasau, Pangkoopsud I, pejabat Kementan, Sekda Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, Kasrem 032/Wirabraja, Wadanlantamal II Padang, Pejabat Forkompimda Sumatera Barat dan beberapa Kadis jajaran Mabesau.(disp)

Categories
Bencana Jurnal Foto TNI

Posko Lanud ATS dan HSN Aktif Gelar Bantuan Sosial dan Evakuasi Wilayah Terdampak Gempa Cianjur

Koran Jurnal, Cianjur – Posko Lanud ATS dan Posko Lanud HSN Aktif Gelar Bantuan Sosial dan Evakuasi Wilayah Terdampak Gempa Bumi Cianjur, Selasa (29/11/2022).

Posko Lanud ATS di Desa Ciputri yang dipimpin Danposko Mayor Tek Endang, pada hari ini (Selasa, 29/11) menampung jumlah pengungsi 300 orang di posko utama dan 724 orang di sekitar posko. Unsur personel di posko tersebut aktif dalam mendistribusikan Bansos dari donatur kepada masyarakat di Desa Ciputri dan sekitarnya serta membantu perawatan korban bencana alam di posko kesehatan dan tenda pengungsi.

Kemudian di Posko Lanud HSN yang berlokasi di Desa Ciherang, yang dipimpin Danposko Letkol Adm Joko Kusbandono, M.Tr.SOU., dengan menampung pengungsi 170 orang di posko utama dan 2.000 orang di sekitar posko. Unsur personel posko Lanud Hsn aktif dalam melaksanakan distribusi bansos dari para Donatur kepada masyarakat dan melaksanakan pendataan kebutuhan pengungsi di lokasi bencana, serta membantu perawatan korban bencana alam di posko kesehatan dan tenda pengungsi. Selain itu menggelar patroli sekaligus Keslap (Kesehatan Lapangan) pengobatan di seputaran lokasi.(pen)

Categories
Militer Opini

Pengamat Maritim: Penunjukkan Laksamana Yudo Margono sebagai Calon Panglima TNI Pemenuhan Janji Politik Presiden Jokowi Menjadikan Indonesia Poros Maritim Dunia

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun. Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, usia pensiun prajurit adalah 58 tahun bagi perwira dan 53 tahun bagi bintara dan tamtama. Andika lahir pada tanggal 21 Desember 1964 atau 57 tahun lalu, sehingga pada 21 Desember 2022 dia berusia 58 tahun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Panglima Tertinggi TNI telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke Pimpinan MPR. Dalam Surpres tersebut Jokowi menggunakan hak prerogatifnya dan menjatuhkan pilihan kepada Calon Tunggal yakni Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI H. Yudo Margono sebagai calon pengganti Jenderal Andika Perkasa.

Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC) yang juga Pengurus  Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Ahli Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (AKKMI),  Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa SSiT., M.Mar,  menyatakan langkah Presiden Jokowi mencalonkan KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI adalah pilihan tepat.

“Saya mengapresiasi positif Presiden Jokowi dalam menunjuk KSAL Laksamana Yudo sebagai Calon Tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika. Ini sangat tepat, karena memang kebetulan sejalan dengan pemikiran yang saya utarakan dalam berbagai kesempatan,” tegasnya dalam keterangan pers kepada media, Rabu (30/11/2022) di Jakarta.

Capt. Hakeng menilai sudah sepatutnya Yudo Margono menjadi Panglima TNI. “Jika merujuk pada UU TNI yang menyebutkan bahwa Panglima dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Maka sudah sepantasnya untuk saat ini giliran panglima TNI berasal dari matra TNI AL. Apalagi selama dua periode pemerintahan Jokowi, penjabat Panglima TNI belum ada satupun yang berasal dari matra TNI AL,” imbuhnya.

Disamping amanah UU TNI tersebut, Capt. Hakeng menyebutkan bahwa Indonesia adalah bangsa maritim. Negara Indonesia ini terdiri dari lautan, yang ditaburi oleh pulau-pulau.

“Sebagai bangsa maritim harusnya kita sadar bahwa Indonesia terdiri dari 17.504 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari  Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2). Dimana 5.80 km2 adalah lautan atau 67 persen wilayah Indonesia adalah perairan. Dan juga, dalam kesempatan pertama Ketika menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Jokowi jelas mengatakan bahwa kita telah terlalu lama memunggungi lautan. Jadi penunjukkan Laksamana Yudo Margono sebagai Calon Panglima memang bukan sebuah kejutan bagi saya, tapi lebih ke arah sebuah keharusan disamping tentunya sebagai pemenuhan janji politik seorang Presiden terpilih kepada pemilihnya,” jelas Capt. Hakeng.

Karena itu, tambah Capt. Hakeng dengan dipilihnya Yudo Margono diharapkan TNI mampu menjaga kedaulatan wilayah maritim Indonesia serta dapat ikut mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia seperti yang dicita-citakan Presiden Jokowi. Serta diharapkan Panglima TNI yang baru nanti dapat ikut mendukung Kebijakan Kelautan Indonesia yang  terdiri atas 7 (tujuh) pilar, yaitu: Pengelolaan sumber daya kelautan dan pengembangan sumber daya manusia; Pertahanan, Keamanan, Penegakan Hukum, dan Keselamatan di Laut;  Tata kelola dan kelembagaan laut; Ekonomi dan infrastruktur kelautan dan peningkatan kesejahteraan; Pengelolaan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut; Budaya Bahari; dan Diplomasi Maritim.

Lanjut Capt. Hakeng saat ini yang juga patut dikaji adalah telah terjadi peralihan perhatian dan aktivitas dunia dari wilayah Mediterania  dan Atlantik menuju kawasan Indopasifik. “Peralihan perhatian dan aktivitas tersebut mengakibatkan wilayah maritim Indonesia kembali menjadi perlintasan strategis Kapal-Kapal dari seluruh Dunia. Indonesia harus sadar dengan posisinya secara geopolitik dan geostrategis. Karena itu penambahan kekuatan matra TNI AL dengan dukungan dari matra TNI lainnya adalah hal yang urgent untuk bisa dilakukan dalam waktu dekat,” ungkap Capt. Hakeng.

Persoalan lain yang juga muncul menurut pendiri dari Perkumpulan Ahli Keselamatan dan Keamanan Maritim Indonesia (AKKMI) ini adalah persoalan pelanggaran kapal nelayan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia untuk mengambil ikan.

“Perlu diperhatikan Indonesia memiliki kekayaan perikanan laut berlimpah. Oleh sebab itu pula kedaulatan pangan menjadi tujuan yang harus selalu disuarakan oleh Pemerintah Indonesia dalam upaya menjaga keamanan pangan untuk masyarakat.  Peran aktif TNI khususnya TNI AL dalam ikut menjaga kedaulatan pangan laut tentunya masih sangat dibutuhkan, sampai nantinya peran tersebut bisa diambil alih oleh Indonesia Coast Guard,” pungkas Capt. Hakeng. (*)

Categories
TNI

KSAL Pimpin Sertijab Dandenma Mabesal

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, memimpin Acara Serah Terima Jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) bertempat di Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).

Mantan Paban V Watpers Spersal Kolonel Marinir Jasiman Purba yang merupakan alumni AAL Angkatan ke-39 Tahun 1993 dipercaya untuk mengawal Detasemen Markas Mabesal sebagai Komandan Denma Mabesal menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Marinir Nawawi yang merupakan alumni AAL Angkatan ke-42 Tahun 1996 yang akan menempati jabatan barunya sebagai Dandenma Mabes TNI.

Acara yang dihadiri Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, para Pejabat Utama Mabesal, para Kadis jajaran Mabesal ditandai dengan pengambilan sumpah pejabat, penanggalan dan penyematan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando serta penandatanganan pakta integritas.(disp)