Categories
IPTEK TNI

Dukung Penyiapan Ibukota Negara Baru, Pushidros TNI AL Gelar Opsurta di Perairan Balikpapan dan Taritip Kaltim

Koran Jurnal, Jakarta – Guna mendukung rencana penyiapan Ibukota negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) hidro-oseanografi di Perairan Balikpapan dan perairan Taritip di Kalimantan Timur, Rabu (22/07/2020).

Menurut Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H, survei di perairan Balikpapan dan Taritip Kaltim, dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Pushidrosal terhadap ketersedian data hidro – oseanografi, peta khusus Angkatan Laut di lokasi rencana pangkalan TNI AL, dan peningkatan Faslabuh di perairan IKN Kaltim, serta menjamin keselamatan bernavigasi di laut, dalam bentuk Peta Laut Indonesia (PLI) maupun publikasi Nautika.

Berdasarkan informasi dari data Automatic Identification System (AIS), diketahui bahwa perairan Alur Pelayaran Balikpapan merupakan alur yang sangat padat serta terdapat fasilitas migas didalamnya, sehingga tentunya menuntut adanya ketersediaan PLI dan publikasi nautika yang mutakhir dan up to date.

“Saat ini Balikpapan sedang dipersiapkan sebagai gerbang utama menuju Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru, sehingga menjadikan daerah ini sebagai salah satu kota penyangga untuk mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara,” tutur Kapushidrosal.

Sebagai tindak lanjut dari rencana pemerintah terkait IKN, maka Pushidrosal turut serta mendukung program pemerintah, TNI dan TNI AL dengan melaksanakan Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi di Perairan Balikpapan dan perairan Taritip guna up-date data alur pelayaran dan publikasi nautika untuk mendukung dan menjamin keselamatan dalam bernavigasi dan kegiatan kepelabuhanan di perairan Alur Balikpapan serta pengembangan fasilitas TNI AL melalui gelar Operasi survei dan pemetaan yang dilakukan oleh 2 Unit Tugas Survei Pushidrosal.

Unit Tugas Survei yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Buyung Kurniawan, S.T., M.T. bersama team melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Balikpapan yang meliputi meliputi alur masuk pelabuhan Semayang di Teluk Balikpapan hingga Teluk Waru, Pulau Balang dan Sabut, seperti yang tergambar dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 130 dan PLI Nomor 157 berdasarkan sumber data survei pada Perairan Balikpapan yang dilaksanakan pada tahun 2017.

Kemudian Unit Tugas Survei yang dipimpin oleh Mayor Laut (P) Yohanis Kalambo, S.T. bersama team survei melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Taritip Kalimantan Timur yang meliputi meliputi pesisir taritip guna mendukung pengembangan pangkalan TNI AL dengan sumber data survei pada perairan Taritip yaitu survey Kaltim tahun 1979.

Penyiapan data hidro-oseanografi yang dimulai dari proses akuisisi data survei di lapangan, pengolahan data, hingga penyiapan peta yang bertujuan guna mendukung penyiapan ibukota negara dan rencana pengembangan fasilitas labuh VVIP Kepresidenan di kawasan perairan Kaltim. Di sisi lain aspek strategis untuk militer, survei ini diharapkan menghasilkan suatu rekomendasi teknis kepada pimpinan tentang pengembangan Faslabuh Pangkalan TNI AL.

“Hal ini sehubungan dengan rencana pemindahan ibukota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur, sehingga dibutuhkan data hidro-oseanografi yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, akurat dan mutakhir untuk menjamin keselamatan bernavigasi mengantisipasi peningkatan jalur transportasi laut dari dan ke ibukota baru,” pungkas Kapushidrosal.

Sehubungan dengan situasi New Normal saat ini, dalam melaksanakan kegiatan, Tim Unit Tugas Pushidrosal tetap melaksanakan prosedur protokol kesehatan Covid -19.(disp/red)

Categories
TNI

KSAL Resmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 TNI AL Pasir Angin

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bersama Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono didampingi Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., meresmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 TNI AL Pasir Angin di Kompleks TNI AL, Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (21/07/2020).

Rumah sakit darurat Covid-19 TNI AL Pasir Angin, sejalan dengan program pemerintah dan merupakan kebijakan serta arahan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dalam memberikan perhatian utama terhadap penanganan covid-19 bagi prajurit TNI AL dan keluarga pada khususnya, dan warga Pasir Angin Cileungsi pada umumnya.

Rumah sakit ini memiliki fasilitas 5 kamar dengan jumlah 18 buah tempat tidur, serta dilengkapi ruangan bertekanan negative, rumah sakit ini dibangun pada tahun 2012 oleh Disfaslanal dengan biaya APBN untuk rumah sakit tingkat IV, kemudian direnovasi pada awal tahun 2020 oleh Disfaslanal. Rumah sakit ini berada diatas areal tanah seluas 2.500 m2, dengan luas bangunan Rumah sakit darurat covid-19 TNI AL Pasir Angin seluas 300 m2 serta diawaki oleh 37 orang tenaga medis dari Diskesal dan Diskes Lantamal III.

Rumah sakit darurat covid-19 TNI AL Pasir Angin diharapkan mampu menampung pasien-pasien dengan status ODP (Orang Dalam Pemantauan), sambil menunggu swab, untuk kemudian bila pasien dinyatakan positif, maka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan covid-19 seperti Rumah Sakit Mintoharjo, Wisma Atlit dan rumah sakit rujukan lainnya.

“Sejalan dengan program Pemerintah dan kebijakan Kasal, kami beserta staf Lantamal III sangat mendukung penuh untuk berperan serta aktif dalam hal penanganan wabah covid-19, melalui Rumah Sakit Darurat Covid-19 TNI AL Pasir Angin. Untuk melayani prajurit TNI AL beserta Keluarga pada khususnya serta masyarakat Pasir Angin, cileungsi pada umumnya”, ucap Danlantamal III dalam sambutannya.

“Rumah sakit darurat covid-19 TNI AL Pasir angin digunakan untuk membantu Rumah sakit infeksi Mintoharjo yang saat ini pasiennya makin meningkat, harapan saya untuk pasien-pasien yang tingkatan ringan sampai sedang bisa diisolasi disini, tentunya bukan hanya di Pasir Angin saja, tapi di Kotama-kotama sudah saya beri kebijakan untuk membangun tempat isolasi atau Rumah Sakit Darurat, sehingga bagi pasien-pasien yang sifatnya ringan dan sedang bisa di isolasi disitu, namun begitu berat langsung kita evakuasi ke rumah sakit mintoharjo atau wisma atlit,” ucap KSAL.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Para Pejabat Utama Mabesal, Ketua Umum Jalasenastri beserta pengurus, Para Pangkotama TNI AL, dan tamu undangan.(disp/red)

Categories
TNI

Pangkoarmada I Pimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Glagaspur Tingkat III

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., pimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat 3 (L-3) dengan tema “Tanggulangi dan Cegah Penularan Covid-19, Pelihara Profesionalisme Prajurit serta Kesiapan Alutsista, Siap Menyongsong Tugas” di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/07/2020).

Koarmada I sebagai Kotama Pembina mempunyai tugas membina kemampuan dan kekuatan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), membina kemampuan kesiapan operasional untuk melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam rangka pengendalian laut serta proyeksi kekuatan ke darat lewat laut dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum dilaut sesuai kebijakan Panglima TNI.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Geladi Tugas Tempur Tingkat 3 (L-3) adalah bagian penting agar mengetahui kondisi terakhir dari kesiapan personel. Kekuatan laut sangat tergantung kesiapan alutsista dan profesionalisme personel Koarmada I sehingga diperlukan latihan untuk menghadapi berbagai tugas baik pada masa damai maupun pada saat perang guna melaksanakan tugas-tugas tersebut. Personel memerlukan skill dan pengetahuan dalam melaksanakan tugasnya. “Kegiatan Geladi Tugas Tempur Tk-3 (L-3) ini agar dilaksanakan dengan baik sesuai doktrin dan konsep operasi yang dikembangkan, tetap memperhatikan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penularan covid-19 kepada para peserta latihan,” ucap Pangkoarmada I dalam sambutan tertulisnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa latihan tempur Tingkat-3 (L-3) akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan menggerakkan sekitar 2000 prajurit, 26 KRI, 17 Material Tempur Marinir, 15 Pesawat Udara, dengan daerah latihan di Perairan Jakarta, Tanjung Uban, Laut Jawa, Laut Natuna Selatan dan Dabo Singkep. Dimana seluruh aspek laut dilibatkan dan akan diawali dengan latihan pertahanan pangkalan, manuvra di laut, anti kapal permukaan, anti kapal selam, anti udara, penembakan, dan pendaratan amfibi dan diakhiri dengan kegiatan bhakti social. Latihan kali ini akan bersifat interoperability antar satuan yang tergabung dalam unsur SSAT, sehingga dibutuhkan kerjasama taktis unsur latihan yang meliputi komando, pengendalian dan komunikasi. Latihan ini untuk menjaga profesionalisme prajurit ditengah-tengah pandemic covid-19, dimana kita cukup sibuk dengan kegiatan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan covid-19.

Latihan ini bertujuan untuk memelihara profesionalisme perorangan maupun kelompok dalam mengawaki pos-pos tempurnya, meningkatkan kemantapan komando dan pengendalian operasi, dukungan operasi dan penguasaan doktrin, taktik, teknis dan prosedur secara tepat, meningkatkan kemampuan dan kehandalan alutsista agar tercapai tingkat operasional yang dipersyaratkan.

Latihan yang melibatkan kekuatan dari Koarmada I, Kolinlamil, Kormar dan Puspenerbal ini, Pangkoarmada I mengingatkan kembali pentingnya tindakan purba jaga yang profesional dan proporsional dalam rangka mewujudkan zero accident disetiap kegiatan dan mematuhi prosedur protokol Covid-19 selama melaksanakan latihan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pangkolinlamil, Komandan Kormar, Kadisopslatal, Komandan Puspenerbal, Kadissenlekal, Kadismatal, Kadiskomlekal, Kepala Staf Koarmada I, Komandan Lantamal III, Komandan Guspurla Koarmada I, Para Pejabat Utama Koarmada I, Para Komandan satuan, dan Para Komandan Unsur Jajaran Koarmada I.(disp/red)

Categories
Ekonomi TNI

Personel Pushidros TNI AL Terima Sosialisasi Program ASABRI

Koran Jurnal, Jakarta – PT ASABRI Persero (Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) menyelenggarakan sosialisasi program ASABRI di Ruang Serbaguna Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Senin (20/07/2020).

PT ASABRI merupakan Perseroan yang bergerak dibidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk Prajurit TNI, anggota Polri serta PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sesuai peraturan pemerintah nomor 102 tahun 2015.

Kegiatan yang dilaksanakan setelah apel pagi ini turut dihadiri oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. beserta segenap pejabat utama Pushidrosal dan beberapa perwakilan anggota satker Pushidrosal.

Dalam sambutannya, Kapushidrosal mengucapkan selamat datang kepada F.X. Djoko Triyono, S.E., M.AP., Selaku Kepala Divisi Pelayanan dari PT. Asabri Persero beserta rombongan staf yang hadir.

Pada kesempatan itu, Kapushidrosal mengharapkan agar seluruh anggota Pushidrosal dapat menyimak dan memahami apa yang disampaikan oleh pemapar nanti. Hal ini dimaksudkan agar personel mengetahui kewajiban dan hak yang dapat diterima prajurit dan PNS sebagai anggota ASABRI.

Kadiv Pelayanan PT. Asabri Persero dalam hal ini sebagai pemapar sosialisasi tersebut menjelaskan tentang upaya ASABRI meningkatkan kesejahteraan anggotanya, yaitu prajurit TNI, Polri, serta PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan. di antaranya tentang program asuransi yang dikelola oleh PT. ASABRI tersebut, yang meliputi Program Tabungan Hari Tua (THT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JK), dan program Pensiun.

Dalam arahannya, dijelaskan bahwa masih banyak prajurit TNI/Polri atau PNS yang belum mengenal apa itu ASABRI, apa saja program-programnya, apa saja hak-hak yang harus diterima dan kewajiban peserta dalam pengurusan administrasinya. Tambahnya.

Menurutnya misi ASABRI untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI/Polri dan PNS, dengan memberikan pelayanan pembayaran asuransi/pensiun yang tepat waktu, tepat alamat, tepat orang, tepat jumlah dan tertib administrasi.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Prajurit TNI Satgas Pamtas Pulau Terluar Melepasliarkan Ribuan Tukik

Koran Jurnal, Pulau Berhala – Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T., yang sedang mengendalikan Operasi Benteng Samudera 20, Ops Malacca Strait Sea Patrol dan Pamtas Indo-Thai 20, menyempatkan bertatap muka dengan Prajurit Satgas Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Berhala.

Prajurit TNI Satgas Pamtas Pulau Terluar dibawah pimpinan Lettu Mar Chalvin telah melaksanakan penugasan di Pulau Berhala selama 7 bulan sejak November 2019, terdiri dari 24 Prajurit Marinir dari Yon 8 Pangkalan Brandan Medan dan 10 Prajurit TNI AD dari Kodam I/Bukit Barisan.

Pada kesempatan tersebut, Danguskamla Koarmada I menyerahkan bantuan logistik dari Pangkoarmada I berupa beras, rokok, minyak goreng dan gula pasir yang diterima oleh Dansatgas beserta prajuritnya. Selain itu, Danguskamla Koarmada I juga berkesempatan melepasliarkan ratusan Tukik/Bayi Penyu yang dikembangbiakkan oleh Prajurit Satgas Pamtas Pulau Terluar di Pulau Berhala.

Danguskamla Koarmada I menyampaikan pesan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E. M.M., dan Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., untuk dipedomani Prajurit Satgas agar selalu menjaga integritas dan kebersamaan antar matra, jalin komunikasi dengan keluarga dan selalu bersyukur karena ditengah krisis menghadapi Covid-19 prajurit TNI tetap mendapatkan berbagai hak dari negara, jangan mudah tergoda oleh sesuatu yang dapat mencoreng kehormatan TNI/TNI AL dan Korps Marinir didaerah penugasan, tidak sekali-kali menyakiti hati rakyat dengan menindas/memeras nelayan tetapi justru menjadi pengayom mereka, selama penugasan selalu memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa serta menjaga moril dan stamina.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pimpinan TNI/TNI AL kepada prajurit yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di pulau terluar, sekaligus memberikan motivasi agar senantiasa tetap tabah dan setia dalam menjaga negeri ini,” ujar Danguskamla Koarmada I.

Diakhir pertemuan, Danguskamla Koarmada I yang didampingi Asops Guskamla Koarmada I Kolonel Laut (P) Fajar Hernawan dan Paban Analev Sintel Guskamla Koarmada I Letkol Laut (T) Darwin Simbolon, S.E., M.Tr.Hanla., menitipkan pesan kepada Prajurit Satgas Pam Puter Pulau Berhala agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan selamat bertugas dalam mengawal Kedaulatan NKRI.(disp/red)

Categories
Kriminalitas TNI

Ilegal Fishing di Laut Natuna, 2 Kapal Ikan Vietnam Diamankan Guspurla Koarmada I

Koran Jurnal, Natuna – KRI Yos Sudarso-353 sebagai kapal Markas Gugus Tempur Laut Koarmada I mengamanakan 2 kapal ikan Vietnam yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara illegal di Laut Natuna Utara, Sabtu (18/07/2020).

KRI Yos Sudarso-353 yang sedang berpatroli pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I mendeteksi dua kapal ikan yang dicurigai kapal ikan asing. Setelah didekati dugaan itu benar yaitu kapal ikan Vietnam yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di Perairan Natuna Utara kurang lebih 25 nautikel mil sebelah utara dari Pulau Sekatung.

Dua kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung BV 0274 TS dan BV 0887 TS tidak dapat mengelak setelah didekati KRI Yos Sudarso-353, pasalnya alat tangkap berupa jaring trawl yang dia miliki sedang ditebar, hal ini merupakan bukti kuat bahwa dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara illegal di Perairan Indonesia.

Komandan KRI Yos Sudarso-353 Letkol Laut (P) Maman Nurrohman dalam keterangan perssnya menyatakan “Hal ini merupakan wujud komitmen prajurit KRI dalam mengamankan wilayah Perairan NKRI di Natuna.”

Kedua kapal ikan Vietnam dengan ABK sejumlah 10 orang WN Vietnam digelandang ke Lanal Ranai untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir menjelaskan, “Setibanya dua kapal ikan Vietnam di Pangkalan Angkatan Laut Ranai, seluruh ABK diperiksa kesehatan sesuai protokol Covid-19, dan barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan, dan diyakinkan ke 10 ABK tidak membawa wabah ke Natuna.”(disp/red)

Categories
TNI

TNI AU Kerahkan Boeing dan Super Puma, Bantu Bencana Banjir Bandang di Luwu Utara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara merespon cepat bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara khususnya daerah Masamba, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan mengerahkan dua buah pesawat jenis Boeing dengan tail number AI-7303 milik Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin dan Heli Super Puma NAS-332/H-3213 milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja.

TNI AU bergerak cepat dengan mengerahkan pesawat Boeing intai Skadron Udara 5 yang diawaki oleh Kapten Pnb Panji untuk memastikan situasi serta kondisi daerah yang terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan cukup parah.

Bersamaan dengan itu TNI AU juga mengerahkan satu unit Helikopter Super puma NAS-332/H-3213 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Nugroho, guna memberikan dukungan SAR, evakuasi, pencarian, dan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Selain itu juga, TNI AU menyiapkan personel Pasukan Khas (Paskhas) guna mengantisipasi potensi ancaman banjir bandang serta mempercepat evakuasi dan pencarian korban di kawasan pemukiman yang terendam banjir.

Hal Ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Udara kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam sekaligus merupakan pelaksanaan tugas TNI yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang salah satunya adalah penanggulangan bencana alam.(disp/red)

Categories
TNI

Prajurit Siliwangi Raider Buaya Putih Bagikan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Koran Jurnal, Jawa Barat – TNI hadir untuk masyarakat di tengah bencana global Covid-19, salah satunya dengan kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad Kodam III Siliwangi. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Kamis (16/07/2020)

Puluhan warga desa Sinar Tanjung dan Desa Batulawang Kota Banjar, telah berdiri di pinggir-pinggir jalan depan halaman rumah masing masing untuk menanti dan menerima pembagian sembako yang akan diberikan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP. Para prajurit Buaya Putih pun perlahan berjalan dari gerbang atau pintu masuk Desa Sinar Tanjung dan Desa Batu lawang sampai di ujung jalan.

Sepanjang jalan depan halaman rumah warga Desa Sinar Tanjung dan Batu lawang, sebelumnya sudah disampaikan oleh Tokoh masyarakat disana agar warga pada saat penerimaan sembako yang diberikan oleh Batalyon Infanteri Raider 323/BP tidak ada yang kerumunan atau serobotan, melainkan harus memperhatikan Protokol Covid-19 yakni seperti menjaga jarak perorangan antar rumah, minimal 2 meter, menggunakan masker, tangan dalam keadaan bersih, halaman rumah juga dalam keadaan bersih.

Dengan jumlah total sebanyak 155 paket sembako di bagikan di dua tempat, antara lain kepada warga Desa Sinartanjung dan warga Desa Batulawang.

Prajurit Batalyon Infanteri Raider 323/BP di bawah pimpinan Letda Inf Abdillah, S.Tr. (Han) (Danton Yonif Raider 323/BP) menyampaikan bahwasanya,
“Pembagian sembako dibagikan secara merata, ini sebagai bentuk peduli sesama dalam membantu meringankan beban hidup keluarga yang terdampak Covid-19 serta meminimalisir dan membantu tugas pemerintah untuk peduli terhadap warga yang terdampak Covid-19 khususnya di Kota Banjar,” ujar Letda Inf Abdillah tersebut.

Dalam kesempatan itu, warga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh TNI.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuannya kepada bapak tentara Batalyon 323 Banjar yang telah membantu kami dan peduli kepada kami semoga dengan bantuannya ini dapat meringankan beban kami, dan berkah untuk semuanya, Amiin,”  ucap Ibu Dede salah seorang Warga Desa Batulawang.

Yosep selaku kepala Desa Batulawang mengucapkan terimakasih banyak kepada semua jajaran TNI AD khususnya Batalyon Infanteri Raider 323/BP yang sudah memberikan bantuan kepada warga Desa Batulawang.

“Saya mewakili warga desa batulawang mengucapkan terimakasih atas bantuan nya, semoga dapat bermanfaat bagi yang sudah menerimanya,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Kriminalitas TNI

Koarmada I Gagalkan Penyelundupan  38,4 Kilogram Sabu dan 40.000 Butir Pil Ekstasi

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Komando Armada (Koarmada) I berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 38,4 kg dan 40.000 butir pil ekstasi di Perairan Utara Lagoi Bintan Utara Kepri pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2020.

Hal tersebut disampaikan Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwo, S.E., M.M., yang didampingi oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., serta Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M.Hum., saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media yang berlangsung di Lobby Mako Lantamal IV, Kamis (16/07/2020).

Pangkoarmada I mengatakan bahwa keberhasilan operasi ini berkat sinergitas informasi dilapangan baik dari TNI Angkatan Laut dan Kepolisian. Setelah mempelajari informasi tersebut, selanjutnya Tim bergerak menuju sasaran dengan sarana speed boat dan segera melakukan penyekatan dengan membagi sektor dimana diindikasikan sebagai jalur penyelundupan narkoba.

“Saat Tim melaksanakan penyekatan, melihat satu buah speed boat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pengerang Malaysia menuju kearah Perairan OPL, selanjutnya Tim melaksanakan pengejaran, terlihat pelaku membuang berberapa kantong plastik ke laut,” ujarnya.

Dari hasil pengejaran tersebut, Tim berhasil menangkap 1 orang pelaku di Perairan Utara Lagoi yang diduga penyelundup narkoba dengan menggunakan sarana Speed Boat dua mesin 250 PK, selanjutnya Tim melaksanakan pencarian barang bukti yang dibuang ke laut dan berhasil ditemukan kantong plastik diperkirakan berisi Narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi.

Pangkoarmada I menambahkan “Barang bukti berupa satu buah Speed Boat dan barang yang diduga Narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi beserta pelaku diamankan di Lantamal IV untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

“Kepada petugas, pelaku mengaku sudah 15 kali menyelundupkan barang haram tersebut dengan imbalan perkilonya RM.6.000. Dari hasil pemerikasaan bahwa benar pelaku membawa 38,4 Kg sabu-sabu dan 40.000 butir pil ekstasi.Terhadap pelaku diancam pidana mati atau pidana hukuman 20 tahun penjara serta denda sebesar 10 Milyar Rupiah, hal tersebut sesuai dengan Pasal 113 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Pangkoarmada I.

Pelaku inisilal I waga Batam berikut barang bukti berupa 38,4 Kg sabu-sabu senilai 38,4 M dan 40.000 butir pil ekstasi senilai 16 M dengan total 54,4 M akan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Koarmada I tidak akan pernah berhenti dan tidak pernah gentar untuk menghentikan praktek illegal seperti penyelundupan narkotika ini dengan melakukan sinergitas dengan seluruh stake holder kemaritiman dan kerjasama dengan negara tetangga,” tegas Pangkoarmada I.

Kasus ini merupakan kasus keempat selama satu bulan terakhir yaitu di Tanjung Balai Karimun 2 kg sabu-sabu, Dumai 32 kg sabu-sabu, Batam 500 gram sabu-sabu, dan saat ini di Bintan Tanjungpinang 38,4 kg sabu-sabu dan 40.000 butir pil ekstasi.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Pangkoarmada I Pastikan Kesiapan Alutsista yang Terlibat Gladi Tugas Tempur

Koran Jurnal, Jakarta – Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Koarmada I Tahun 2020 bersama pendaratan amfibi oleh Pasukan Marinir dalam sepekan kedepan, Panglima Koarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., melaksanakan inspeksi ke KRI dan kesiapan personel di Dermaga Sunda Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Rabu (15/07/2020).

Kesiapan personel dan KRI dalam mendukung latihan ini merupakan hal yang sangat mendasar, sehingga mengetahui kondisi secara langsung dan mendapatkan informasi secara langsung permasalahan yang ada di satuan bawah sangat penting. Pangkoarmada I menegaskan bahwa, “Kualitas material, kesiapan spare part dan kesiapan personel yang mengawaki merupakan kunci utama keberhasilan tugas dan harus terpenuhi. Kondisi cuaca di laut merupakan tantangan yang harus terselesaikan sebelum menghadapi musuh, sehingga personel pengawak alutsista dan alutsistanya harus yakin mampu dioperasionalkan sesuai dengan rencana operasi dan kondisi alam. Harus tidak ada keraguan, karena latihan dan kesiapan alutsista hanya cara yang bisa dipertanggungjawabkan untuk meningkatkan profesionalisme dan hal ini harus kita laksanakan secara mandiri”.

Inspeksi yang dihadiri juga oleh Sekertaris Dinas Kelaikan Material Angkatan Laut (Sekdislaikmatal) Kolonel Laut (T) I Wayan Maradana menyampaikan bahwa Alutsista yang tidak layak atau tidak siap secara material untuk tidak dilibatkan dalam latihan, sehingga perlu ada pemeriksaan secara menyeluruh dan yakin bahwa alutsista yang akan ditugaskan dalam latihan ini dalam kondisi siap melaksanakan operasi.

Pangkoarmada I dalam inspeksi didamping oleh Asinten Logistik (Aslog) Pangkoarmada I, Kepala Dinas Pemeliharaan Kapal (Kadisharkap) Koarmada I, dan Kepala Dinas Material dan Perbekalan (Kadismatbek) Koarmada I.(disp/red)