Categories
Polhukam TNI

TNI dan ICRC Samakan Persepsi Tentang Operasi Perdamaian Abad 21

Koran Jurnal, Jakarta – Penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan International Committee of Red Cross (ICRC) kantor perwakilan Indonesia-Timor Leste lahir dari keinginan bersama TNI dengan ICRC untuk menyamakan visi, persepsi dan konsepsional tentang peacekeeping operation, serta menggalang kerjasama regional dan global untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat sipil dan personel medis dalam konflik bersenjata serta penugasan prajurit wanita dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto pada saat pelaksanaan hari pertama kegiatan penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan ICRC bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (26/06/2019).

Menurut Panglima TNI konferensi internasional antara TNI dan ICRC dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, berdiskusi dan membahas beberapa permasalahan krusial yang selalu menjadi perhatian masyarakat internasional seperti Peacekeeping Operation, Protection of Civilian and Medical Personel in Armed Conflict serta Roles of Women in Peacekeeping Operation.

“Saya bersyukur dan berterimakasih atas partisipasi dan dedikasi dari 28 Negara dan 2 Organisasi Regional yang telah mengirim delegasinya untuk hadir dan mengikuti International Conference, hal ini sebagai bukti bahwa kita semua adalah bagian dari masyarakat internasional yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan,” ujar Panglima TNI.

Pada konferensi tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menuturkan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini sangat dinamis dan hal ini juga di picu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4.0., kondisi ini membawa dampak yang sangat signifikan terhadap teknologi persenjataan serta model atau trend peperangan.

“Hari ini kita sudah meninggalkan model peperangan tradisional (Traditional Warfare) maupun peperangan konvensional (Conventional Warfare). dunia memasuki era baru dengan model peperangan moderen (Modern Warfare) atau lebih dikenal dengan peperangan generasi kelima (Fifth Generation Warfare),” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang mengangkat tema “Preparing Modern Armed Forces for Peacekeeping Opera ons in the 21ˢͭ Century” atau mempersiapkan angkatan bersenjata modern untuk operasi pemeliharaan perdamaian di abad ke-21 tersebut diperlukan kesamaan visi dan persepsi dalam melaksanakan peacekeeping operation khususnya hal-hal yang berkaitan dengan protection of civilian and medical personel in armed conflict.

“Hal ini merupakan implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1674 tahun 2006 tentang Protection of Civilian in Armed Conflict dan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2286 tahun 2016 tentang Condemning Attacks on Healthcare in Armed Conflict. Demikian juga dengan pelibatan wanita dalam misi perdamaian (women in peacekeeping operation) yang sampai saat ini masih jauh dari harapan,” pungkas Panglima TNI.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Alexandre Faite selaku ICRC Head of the Regional Delegation (HORD) untuk Indonesia dan Timor Leste dalam sambutannya menyampaikan bahwa
pada konferensi internasional antara TNI dan ICRC diselenggarakan untuk membahas bagaimana mempersiapkan Angkatan Bersenjata modern dalam operasi pemeliharaan perdamaian di era modern ini dengan semua tantangannya, mulai dari perlindungan warga sipil, perempuan dalam konflik bersenjata, hingga perlindungan tenaga medis.(Pusp/red)

Categories
Energi SDA Polhukam

Tambang Ilegal Makin Marak, Ombudsman RI: Penyelenggara Pertambangan Lalai, Perlu Komitmen Pemerintah

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagai bentuk komitmen perbaikan pelayanan publik bidang pertambangan khususnya mineral dan batubara, Ombudsman RI melakukan kegiatan diskusi tematik tentang pengawasan terintegrasi dalam rangka pencegahan dan penertiban praktik pertambangan. Pimpinan Ombudsman RI yang juga pengampu Tim Substansi V Bidang Sumber Daya Alam, Dr. Laode Ida mengatakan, kelalaian penyelenggara terkait pertambangan, menyebabkan marak terjadi aktivitas penambangan ilegal.

“Kegiatan pertambangan adalah produk pelayanan publik, seharusnya tidak bisa menambang sebelum memperoleh izin. Ketika penyelenggara pelayanan yang membidangi pertambangan lalai melaksanakan tugas, maka terjadilah pertambangan ilegal,” ungkap Laode Ida dalam sambutannya pada pembukaan diskusi tematik, di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (20/06/2019).

Disisi lain, lanjut Laode Ida, lemahnya penegakan hukum menjadi penyebab semakin maraknya aktivitas penambangan ilegal. Ia merilis bahwa kerugian negara atas aktivitas tambang ilegal mencapai lebih dari Rp 100 triliun.

“Pembiaran atas maraknya aktivitas penambangan ilegal oleh pihak berwenang adalah maladministrasi,” kata Laode Ida.

Diskusi tematik pengawasan terintegrasi dalam rangka pencegahan dan penertiban praktik pertambangan dipandu Kepala Keasistenan Ombudsman RI Substansi V (lima) Tumpal Simanjuntak, SH dan pemaparan awal oleh Anggota Substansi V Ilham A Halim, SH. Peserta diskusi adalah instansi terkait antara lain, Kepolisian RI, Badan Informasi Geospasial, Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK, Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, beberapa Dinas ESDM Provinsi dan NGO.

Salah satu laporan yang ditangani oleh Ombudsman RI aktivitas penambangan ilegal perusahaan Sultra Jembatan Emas (SJE). IUP SJE diketahui telah pailit dan lokasi WIUP berada di kawasan hutan yang tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Namun perusahaan SJE tetap melakukan aktivitas penambangan. Bareskrim Polri yang hadir sebagai peserta mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim untuk mengusut aktivitas SJE. Kemudian Ditjen Gakum telah melakukan penyelidikan, Ditjen Pajak tengah melakukan pengusutan pelanggaran pajak. Selanjutnya Ditjen Perdagangan Luar Negeri menyampaikan hasil penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan adanya izin ekspor tambang atas nama perusahaan SJE. Artinya ekspor penjualan hasil tambang ilegal perusahaan SJE diduga menginduk pada perusahaan lain. Sedangkan Ditjen Perhubungan Laut menyatakan pihaknya akan melakukan deteksi lalu lintas aktivitas pertambangan ilegal.

Diskusi berlangsung selama 4 jam itu menghasilkan sebuah konklusi bahwa pemberantasan pertambangan ilegal dapat terwujud bila ada komitmen dari Presiden. Komitmen yang dimaksud adalah dikeluarkannya instruksi khusus kepada pihak berwenang terkait.(irs/red)

Categories
Hukum Polhukam

16 Negara Bahas Skenario Kasus Pelanggaran Hukum Perairan Laut Internasional

Koran Jurnal, Jakarta – Pertemuan hari kedua, peserta Maritim Security Desktop Exercise (MSDE) and Law of The Sea Course yang diikuti 16, membahas skenario kasus pelanggaran hukum di Perairan Laut Internasional. Diskusi dipimpin oleh Prof. Stuart Kaye dari Australian National Centre for Ocean Resource and Security (ANCORS) University of Wollonggong, Australia, di sebuah hotel di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (18/06/2019).

Profesor dari University of Wollonggong, Australia itu menampilkan skenario kasus dimana ada sebuah kapal yang bermuatan minyak sedang berlayar di perairan laut internasional mengalami gangguan. Beberapa negara kawasan sekitar alur pelayaran kapal menangkap sebuah transmisi radio dari Kapal tersebut yang diindikasikan mengalami gangguan. Diterima ultimatum dari si pembajak bahwa kapal tersebut telah dibajak dan mengancam akan membahayakan kapal dan kru apabila permintaan uang tebusan tidak dipenuhi.

Si pembajak menguasai dan mengendalikan kapal menuju kebeberapa titik yang melintasi perairan laut teritorial negara tertentu dan terus melakukan pergerakan hinga gerombolan perompak itu meninggalkan kapal yang dibajak wilayah perairan laut teritorial negara tertentu.

Dari contoh kasus ini, Prof. Stuart Kaye, mengajukan beberapa pertanyaan kepada kelompok diskusi antara lain, gangguan kejahatan apa yang dialami kapal tersebut, aksi dan respon apa yang dapat diperbuat, unsur Coast Guard mana yang dapat secara langsung melakukan penindakan hukum dan apa tindakan Coast Guard negara-negara di sekitar kawasan tersebut.

Menanggapi pertanyaan dari contoh kasus itu kelompok diskusi Bakamla dan Japan Coast Guard (JCG) memberikan tanggapan yang disampaikan oleh Kasubdit Perencanaan Latihan Kolonel Bakamla Irwan Shobirin. Dalam jawabanya Kasubdit Renlat Bakamla menyampaikan bahwa kasus ini dapat dikategorikan sebagai perompakan bersenjata di kapal atau Armed Robbery Against Ship karena memasuki perairan laut teretorial negara “Paradisia”.

Namun menururut Kolonel Bakamla Irwan Sobirin, karena para perompak telah kabur ke negara “Venus”, maka negara Paradisia dapat meminta negara Venus untuk menangkap perompak tersebut bila telah ada kerjasama ekstradisi diantara kedua negara. Sementara itu kelompok diskusi lain juga memberikan tanggapan yang disampaikan oleh Blandina Ruth Viditha Adelaide Pella delegasi dari Kementerian Luar Negeri RI.

Dalam kesempatan tersebut delegasi Kemenlu RI menyoal negara mana yang bertanggung jawab bila timbul kerugian dalam penanggulangan pembajakan itu. Menjawab pertanyaan tersebut, Prof. Stuart Kaye mengatakan bahwa segala bentuk kerugian merupakan tanggung jawab si pelaku tindak kejahatan.

Melalui studi kasus ini diharapkan peserta MSDE yang tergabung dalam kelompok diskusi delegasi Coast Guard dapat bertukar pikiran, berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi permasalahan di perairan Laut Internasional dan teritorial.

Diskusi secara umum membahas sejauh mana kewenangan dan implementasi hukum laut internasional yang dianut Coast Guard negara-negara peserta MSDE dalam menanggulangi tindak kejahatan di perairan laut bebas.

Diskusi studi kasus dihadiri oleh Plh Direktur Kerjasama Kolonel Bakamla Salim, Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Kolonel Bakamla Satya Pratama, Kasubdit Penyelenggaraan Operasi Udara Maritim Kolonel Bakamla Joko Triwibowo, Kasubdit Perencanaan Latihan Kolonel Bakamla Irwan Shobirin.

Selain itu, kegiatan yang dihadiri langsung oleh Commander Maritime Border Command (MBC) Australia Rear Admiral Lee Goddard itu juga dihadiri Director General for Security and Law Enforcement, Hellenic Coast Guard (Yunani), Commodore Georgios Karageorgos, perwakilan Coast Guard negara-negara peserta MSDE, jajaran stake holder dari Kemenlu RI, TNI AL, Polair, Bea Cukai, BIN, BNPP, BNPT, BNN, Kejagung, dan Kemenhub.(hum/red)

Categories
Polhukam

Jokowi-Ma’ruf Amin Akan Hadiri Halal Bihalal ARJ bersama 10 Ribu Anak Yatim di Istora Senayan

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 875 organisasi relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) akan menyantuni 10 ribu anak yatim dari seluruh wilayah di Indonesia. Acara santunan dan sekaligus halal bihalal yang bakal diadakan di Istora Senayan pada 7 Juli 2019, ARJ akan mengundang Capres-Cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Santunan itu menjadi syukuran kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Kami akan melaksanakan acara halal bihalal dan doa bersama untuk Jokowi-Ma’ruf sekaligus memberikan santunan sepuluh ribu anak yatim atau dhuafa yang rencananya diselenggarakan pada 7 Juli 2019,” kata Koordinator ARJ Aidil Fitri di Musro, Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, (16/06/2019).

Aidil mengatakan sejumlah tokoh nasional dan simpatisan serta pendukung Jokowi bakal diundang dalam acara itu.

“Acara ini bukan yang pertama digelar para relawan. ARJ ingin membantu anak yatim dan kaum dhuafa agar kemenangan Jokowi-Amin bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Aidil.

Lebih lanjut, Aidil menjelaskan santunan ini merupakan bagian dari program santunan satu juta anak yatim dan dhuafa yang terus dilakukan sampai pelantikan Jokowi-Ma’ruf pada bulan Oktober 2019.

Menurut Aidil, syukuran dengan mengundang anak yatim dan dhuafa adalah hal yang paling sesuai. Acara syukuran itu dinilai sangat sesuai dengan sikap merakyatnya Jokowi dan sikap keagamaan Ma’ruf Amin.

“Lewat acara santunan sepuluh ribu anak yatim dan dhuafa diharapkan Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin selalu dalam lindungan Allah SWT dan dibentengi dari hal-hal yang tidak baik, karena doa-doa anak yatim dan dhuafa ini selalu didengar Allah SWT,” ungkap Aidil.

Selain itu, Aidil berharap juga dengan adanya acara itu relawan Jokowi semakin kompak. Dia ingin seluruh relawan tidak hanya berhenti saat pemilu selesai. Relawan juga harus ikut hingga masa kepemimpinan Jokowi pada periode kedua selesai. Dia berharap relawan dan Jokowi berjalan bersama sampai akhir.

“Kegiatan ini juga akan menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi seluruh organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi untuk mengawal roda pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dengan mengedepankan nilai-nilai kritis kebangsaan,” tandasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Riano Osca menyampaikan bahwa awal Juli ini juga akan diadakan sarasehan relawan Jokowi yang akan dihadiri lebih dari 800 organ relawan.

“Kita juga akan mengadakan sarasehan untuk mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024. Sarasehan ini nanti akan membahas beberapa hal pertama soal efektifitas nomenklatur kabinet guna efektivitas kinerja pemerintah,” pungkasnya.(ton)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangdam Jaya: Masa Tenang, Kondisi DKI Jakarta Sekitarnya Aman dan Kondusif

Koran Jurnal, Jakarta – Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Mayjen TNI Eko Margiyono menegaskan kondisi DKI Jakarta dan sekitarnya memasuki masa tenang Pemilu 2019 ini kondusif dan aman.

Hal ini ditegaskan Pangdam usai apel kesiapsiagaan skala besar Pengamanan Pemilu di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4).

Pangdam bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang memimpin apel ini, juga mengatakan bahwa apel gabungan yang diikuti 38.000 personel ini, merupakan tahap pengecekan kesiapan jajarannya.

“Jangan anggap apel gabungan ini ada apa-apa, tidak ada, sebaliknya kami hanya ingin mengecek kesiapan kami,” kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menambahkan, Pengamanan Kodam Jaya menjangkau wilayah DKI Jakarta, sebagian Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Selain yang kita BKO-kan ke Polda Metro Jaya, ada juga sebagian yang di wilayah Kabupaten Tangerang ke Polda Banten, dan Depok, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi ke Polda Jawa Barat,” jelasnya.

Pangdam juga menambahkan, tugas anggota TNI dalam pengamanan Pemilu ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS), Obyek Vital Nasional dan patroli bersama.

“Ada yang di TPS, mengamankan obyek vital nasional dan ada yang diajak patroli bersama pihak Kepolisan. Intinya adalah kita memberikan dan menjamin rasa aman kepada masyarakat saat pemilihan dan pasca pemilihan,” tambah mantan Danjen Kopassus ini.

Selanjutnya, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya melakukan pelepasan pasukan patroli bersama yang diikuti aparat gabungan dan sejumlah kendaraan taktis, truk, ambulan, mobil dan motor patroli dari satuan TNI AU, TNI AL, Kostrad Kopassus dan Polri. Selain itu, kedua Jenderal Bintang Dua ini juga memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Hall D Jakarta Internasional Expo.(red)

Categories
Polhukam Politik

Hadiri Rapat Akbar Repnas dan Barjab di Sentul, Jokowi Yakini Bogor Tembus 50 Persen Suara

Koran Jurnal, Bogor – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) dan Relawan Baraya Jokowi Amin Kabupaten Bogor  (Barjab) mengadakan Rapat dan Apel Akbar bersama di Lapangan Sentul Bogor, Jawa Barat, Jum’at (12/04/2019).

Rapat dan apel akbar tersebut dihadiri oleh calon presiden (capres) nomor urut 01, Ir. H Joko Widodo (Jokowi).

Dari pantauan pewarta di lokasi, tampak ribuan simpatisan dan pendukung capres 01 dari Repnas dan Barjab yang memadati area lapangan, antusias menyambut kedatangan dan kehadiran calon petahana Jokowi bersama rombongan tim pemenangan (TKN).

Acara itu merupakan kampanye terbuka Jokowi-Ma’ruf Amin yang terus bergerak memenangkan suara paslon 01 di wilayah Jawa Barat.

Hadir para pimpinan dan pengurus Repnas, diantaranya Ketua Umum (Ketum) Bahlil Lahadalia beserta 34 ketua pimpinan daerah, dan pimpinan serta pengurus Barjab, Muhammad Lutfi (pengusaha), Pramono Anung dan sejumlah alim ulama, juga kiai yang berasal dari Bogor.

Ketum Repnas Bahlil, dalam sambutannya memanggil Jokowi dengan “kang Jokowi.” Dihadapan Jokowi, Bahlil menyampaikan jumlah Barjab ada 8 ribu orang dari 435 desa. Selanjutnya Bahlil meyakinkan Jokowi mereka akan memenangkan Bogor.

Selain itu, Repnas memandang figure Jokowi adalah inspirasi bagi mereka, dari pengusaha kecil hingga presiden. Tentunya, kata Bahlil, dukungan ibu Iriana sebagai Istri juga merupakan alasan Repnas mendukung Jokowi karena kesetiaan mendampingi suami.

Bahlil menyampaikan, ada pengusaha-pengusaha muda dari 15 kota di Jawa Tengah membawa obor cinta untuk diserahkan kepada Jokowi dan kemudian Bahlil memimpin penyerahan obor cinta tersebut sebagai lambang cinta dan perubahan yang diinginkan Jokowi.

Jokowi dalam orasinya, mengapresiasi dukungan, semangat dan militansi relawan di wilayah Bogor. Ia menyakini dan percaya Bogor bisa meraih suara diatas 50 persen.

“Dalam dua minggu ini hasil suara di Bogor posisinya 50:50. Jikalau semua bergerak, Bogor akan selesai,” kata Jokowi.

Di tempat sama, Jokowi mengatakan, dengan melihat semangat dan militansi maka akan mengobarkan kemenangan bagi kabupaten Bogor.

Ia pun mengingatkan supaya masyarakat melawan hoax, fitnah, kebohongan.

“Waktu yang tinggal 5 hari lagi, menjadi kewajiban semua untuk meluruskan segala hoaks, fitnah dan kebohongan,” lugas Jokowi.

Dalam kesempatan sama, Jokowi menyampaikan juga program kartu, KIP kuliah, kartu pra kerja dan kartu sembako murah. Program capres ini akan berjalan tahun depan.

“17 April 2019, tinggal 5 hari. Jangan biarkan tetangga kita satupun yang golput,” lanjut Jokowi.

“Coblos yang baju putih pasangan calon presiden dan wapres nomor urut 01. Ayo datang berbondong-bondong ke TPS pakai baju putih,” tuturnya.

Apel dan Kampanye akbar, juga dimeriahkan dengan tarian, yel yel, penampilan artis ibukota dan hiburan lainnya.(red/ton)

Categories
Polhukam Politik

Repnas DKI Jakarta Bersama Caleg Milenials KIK Solidkan Pemenangan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin

Koran Jurnal, Jakarta – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) DKI Jakarta menggelar acara silaturrahmi ‘Reboan Repnas DKI Jakarta’, di Posko Repnas DKI Jakarta, Jalan Terusan Hanglekir, Simprug, Jakarta Selatan, Rabu (10/04/2019) malam.

Kegiatan silaturrahmi kali ini dihadiri para calon-calon legislatif milenials dari berbagai partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Asbakin (Asosiasi Bapak Angkat Indonesia) Willy Alegra Sampoerna bersama Ketua bidang hukum Asbakin, H.Nur Sandeep SH, serta simpatisan pendukung paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin

Ketua Repnas DKI Jakarta, Jay Singgih menjelaskan, kegiatan ‘Repnas Reboan DKI Jakarta’, untuk penyatuan tekad pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin,

Jay juga menuturkan, Repnas DKI Jakarta ini telah dilantik pada 2018 dan langsung aktif bergerak dengan berbagai kegiatan.

“Tujuan kita di Repnas adalah agar para pengusaha milenials di DKI Jakarta memiliki wadah dan platform dalam memperjuangkan cita-cita serta harapan kepada Paslon 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” ujar Jay Singgih kepada media seusai acara

Terkait acara Reboan, Jay Singgih menjelaskan bahwa Reboan ini bertujuan untuk melakukan ta’lim mutaallim. Sama-sama belajar dan berjuang di hari Rabu yang berkah.

Selain itu, lanjut Jay, Repnas DKI juga bermitra dengan #inikerjaku tiap Kamis dan #JumatJempol tiap hari Jumat.

Kata Jay Singgih, para Caleg Milenials anggota Repnas DKI Jakarta akan saling dukung. Apalagi para caleg ini berasal dari partai-partai anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Jay menjelaskan, sejauh ini sudah hampir 15 Caleg dari partai KIK pendukung 01 yang aktif bergabung di Repnas dan siap berjuang memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf.

Para caleg itu diantaranya Caleg DPR RI Adhi Mahardhika, Raditya Dwi Putra, Reza Headline (Golkar), Jonner Binton Silaen (Perindo), Nadhila Chairannisa (PKB), Philip Simanjuntak, Shalimar Anwar Sani (PDIP), Muhammad Heru (Hanura), serta beberapa caleg lainnya, baik DPR, DPRD, serta aktivis pengusaha muda dari kalangan milenials Jakarta.

“Kita di Repnas wajib memperkanalkan caleg milenials kita. Biar masyarakat mengetahui visi dan misi anak muda. Bahkan dalam acara Reboan Repnas ada yang saling share strategi, ada yang main di platform digital, dan banyak lagi kreativitas pengusaha muda milenials yang ditampilkal melalui Repnas,” papar Jay.

Jay juga bersyukur karena Reboan terakhir ini berlangsung meriah dan sukses. Hal ini memotivasi Repnas DKI Jakarta untuk berbuah lebih banyak hingga pencoblosan 17 April nanti.

“Alhamsulillah. Hari ini dihadiri banyak anggota kami. Dari Repnas Nasional hadir Wakil Ketua Bagas Adhadirga, serta Afiduddin Kalla selaku Ketua Dewan Pembina Repnas DKI Jakarta, serta perwakilan dari Tim Kampanye Nasional 01. Banyak sekali yang hadir,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Jay memastikan Repnas DKI Jakarta sudah sangat solid mendukung Paslon 01, serta saling memotivasi dan saling menyemangati semangat caleg milenial pendukung Jokowi dan KH Ma’ruf Amin.

Dengan soliditas serta kekompakan ini, Jay sangat yakin Paslon 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin akan menang dalam Pilpres 2019.

“Kita yakin akan menang. Memang menang kalah itu hal biasa dalam kompetisi. Dan yang pasti, kita semua sangat optimis Jokowi-KH Ma’ruf akan menang,” tandasnya.(red)

Categories
Polhukam Politik

Sebelum Konser Putihkan GBK, Toraja Millenials Bersatu Gelar Deklarasi untuk Jokowi-Ma’ruf Amin di Kota Kasablanka

Koran Jurnal, Jakarta – Ribuan milenial dari seluruh Indonesia bakal mendeklarasikan diri untuk kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Deklarasi dukungan untuk Paslon 01 itu diadakan menjelang penyelenggaraan konser putih dan kampanye akbar di Stadiun Gelora Bung Karno (GBK) pada 13 April mendatang.

Mereka akan lebih dulu berkumpul di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan dalam kegiatan Rembug Nasional Milenials Bersatu, sebelum bersama-sama berangkat menuju kawasan GBK.

Panca R Sarungu, selaku ketua panitia kegiatan ini mengungkapkan, kegiatan yang diinisiasi dari Relawan Toraja Millenials Bersatu (TMB) ini, tidak lepas dari dampak nyata yang dirasakan atas pemerintahan Joko Widodo serta besarnya antusiasme warga Toraja yang 90 persen lebih mendukung pencalonan kembali Joko Widodo dengan KH Ma’ruf Amin.

“Pokoknya ini bakal keren banget, pastinya banyak kejutan-kejutan lain. Millenials yang sudah daftarpun rame banget, kami sedikit kewalahan, namun pastinya seru,” ujar Panca R Sarungu saat menggelar konferensi pers dengan tajuk ‘Rembuk Nasional Millenials Bersatu’, di Cafe Toraja, Jalan Casablanka 1, Jakarta Selatan, Rabu (10/04/2019).

Sementara itu, Pramono Anung Wibowo, Sekretaris Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf Amin mengajak seluruh kaum millenial terlibat dan mendukung kegiatan penting tersebut.

“Hadirilah, karena ini momen terpenting bagi Warga Toraja dan semuanya untuk menentukan masa depan Indonesia,” kata Pramono Anung Wibowo, Sekretaris Dewan Pengarah TKN Jokowi-Amin dalam testimoninya pada kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut diantaranya menampilkan Hologram Jokowi, Inspiring Talks dari Menteri Perdagangan Indonesia ke-32 Muhammad Lutfi, tokoh Politisi Millenials seperti Diaz Hendropriyono, Rian Ernest, dan Michael Umbas, Pameran 30 tenan kreatif karya Millennials Toraja dan daerah lain, serta penampilan hiburan dari Mongol Stres, Maya Hasan, dan Sharon Padidi.

“Gate Pameran kita buka dari jam 07.00 WIB. Banyak yang gratis di acara ini, kaos gratis, kopi Toraja gratis, sampe ada barbershop dan cuci sepatu gratis,” ujar Mangatta Toding Allo, Sekjend Panitia.

Kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh capres petahana Joko Widodo ini, melibatkan 3000 Millenials yang tidak hanya dari suku Toraja namun dari berbagai suku di Indonesia. Kegiatan ini akan ditutup dengan Penampilan Toraja Grand Performance kombinasi Puluhan Talent dan Choir bertema “Ballerina Dio Gandang” serta momentum Sumpah Millenials Bersatu dari Millenials berbagai daerah.

“Setelah acara ini selesai sekitar jam 12.00 WIB, Panitia akan bantu akomodasi Bus ke Gelora Bung Karno. Kita pokoknya siap arahkan ribuan Millenials yang hadir di acara kita untuk ramein GBK,” tutup Mangatta.(ant)

Categories
Polhukam Politik

Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan Siap Menangkan Suara Jokowi-Ma’ruf Amin 60 Persen

Koran Jurnal, Jakarta – Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan (AMJS) secara resmi mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang. Deklarasi dukungan AMJS digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/04/2019).

Dari pantauan pewarta dilokasi, deklarasi bertajuk “Jakarta Kemenangan Sekali Lagi Untuk Jokowi-Amin” dihadiri sekitar ratusan peserta dari sejumlah elemen masyarakat, tokoh pemuda, tokoh ormas dan kepemudaan, mahasiswa serta warga Jakarta Selatan.

Acara deklarasi ini juga dihadiri oleh Tokoh Masyarakat Jakarta Selatan yang juga Caleg DPRD DKI Jakarta Daerah Pemilihan 8, Budi Kabul. Turut hadir pula Ketua Umum Projomac, dan perwakilan dari masing masing 10 kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMJS, Ahmad Ahyar menilai, Jokowi adalah sebagai sosok Calon Presiden yang bersih dan berwibawa. Dalam proses panjang pengkajian AMJS, dibutuhkan dua periode kepemimpinan Presiden Jokowi untuk menyempurnakan program-program yang sedang berjalan, salah satunya adalah kekuatan pembangunan infrastruktur yang akan memajukan perekonomian daerah dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Sebelum memutuskan mendukung Jokowi-Amin, prosesnya panjang. Kami membuat pengkajian bagaimana pembangunan itu dilaksanakan pemerintahan Jokowi untuk kemajuan ekonomi masyarakat di daerah-daerah yang sebelumnya cenderung tidak merata, namun saat ini dari sebagian pembangunan Infrastruktur itu sudah mampu mendongkrak perekonomian bangsa Indonesia.” kata Ahyar saat deklarasi AMJS.

Oleh karena itulah, perlu dukungan masyarakat Indonesia untuk menyempurnakan program nawacita bagi kemajuan bangsa Indonesia ke depan. Selain itu, pemerintahan Jokowi dinilai bersih dan tidak mengekor bangsa lain. Sementara bagi AMJS untuk calon lainnya banyak yang perlu dipertanyakan.

“Jokowi cukup bersih. Yang lain punya hal-hal yang dipertanyakan,” ujar Ahyar.

Menurut dia, dengan pengkajian mendalam, AMJS sudah membulatkan tekad dan menyatakan posisi mendukung Jokowi-Amin. Resiko pun sudah dipertimbangkan. Bagi AMJS, Kalah-menang itu sudah biasa dalam perjuangan politik, oleh karena itulah, kemenangan itu sudah dipersiapkan dengan matang.

“Kami, kalo urusan kalah, sudah biasa, wajib berjuang lagi sampai menang. Dan saat ini kami mempersiapkan diri untuk menang,” tandasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat sekaligus Mantan Dewan Kota Jakarta Selatan dua periode yang saat ini menjadi Caleg DPRD DKI Jakarta Daerah Pemilihan 8 dari Partai Nasdem, Budi Kabul mengatakan, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi sukses membawa pembangunan Infrastruktur ke daerah-daerah yang dulu tidak terbangun sistem perekonomiannya.

Di Jakarta sendiri, menurut Budi Kabul dapat dirasakan langsung banyaknya pembangunan infrastruktur jalan dan manfaatnya pembangunan fly over yang sukses mengurai kemacetan. Salah satunya fly over di Mampang. Hal ini isa dirasakan langsung oleh masyarakat Jakarta, terutama Jakarta Selatan.

“Sehingga amat sangat wajar jika masyarakat Jakarta Selatan memilih kembali atau mendukung Jokowi dua periode,” ujar Budi Kabul. Menurutnya, usaha keras pemerintahan Jokowi untuk memakmurkan bangsa Indonesia dapat dilihat langsung. Masyarakat Jakarta Selatan bisa merasakan hal itu.

Atas dukungan itu, Budi Kabul pun optimis, khusus di Jakarta Selatan, AMJS mampu menargetkan kemenangan hingga 60 persen suara. Target ini sesuai dengan target kemenangan secara nasional.

“Kami ingin sih 60. Minimal itu jangan kurang dari 60,” kata Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 ini.

Budi menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan di masa pemerintahan Jokowi juga ikut menjadi alasan Masyarakat Jakarta Selatan untuk mendukung.

“Infrastruktur adalah dasar untuk kemajuan bangsa, tidak hanya tentang jalan, tapi juga irigasi yang berguna bagi bidang pertanian, bandara, jalan trans Kalimantan, trans Sulawesi, Papua dan lainnya,” pungkasnya.(red/ant)

Categories
Opini Politik

Relawan Membara: Debat ke-4, Capres Petahana Jokowi Terbukti Calon Panglima Tertinggi

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Relawan Membara (Membangun Bersama Rakyat) Alex Marantika mengatakan, dalam debat capres yang ke 4 kalinya, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) semakin membuktikan dirinya sebagai calon pemimpin bangsa dan juga calon panglima tertinggi negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) periode 2019-2024.

Debat Pilpres ke 4 yang menampilkan kedua calon presiden itu, menurut Alex, capres petahana Jokowi lebih pantas memimpin negeri ini untuk periode 2019-2024.

“Jelas terlihat bahwa performa, pemahaman, dan statement-statement dari kedua capres jelas beda kualitas,” ujar Alex di Jakarta, beberapa waktu lalu, Rabu (20/03/2019).

Alex menyimpulkan, capres 02 masih bicara ‘akan’ sedangkan capres 01 sudah menjalankan proses pemerintahan bersama wakilnya Jusuf Kalla secara nyata dan terbukti.

“Prabowo masih ‘Akan’, tetapi Joko Widodo sudah teruji dan terbukti. 02 cuma bisa paparkan program di tataran ‘permukaan’, tetapi penerapan detailnya sudah dilakukan pemerintahan Jokowi,” ujarnya.

Sedangkan dari sisi emosional dan sikap, lanjut Alex, Jokowi lebih terkontrol emosinya.

“Capres 02 mudah emosi, beda Jokowi yang lebih menguasai (emosinya),” kata Alex.

Apalagi, tambah Alex, saat pembahasan soal kekuatan dan kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Alex menyayangkan capres 02 yang tidak percaya terhadap pertahanan TNI.

“Sudah diprediksi sejak awal, Jokowi bukan lawan capres 02. Jokowi punya pengalaman dan teruji. Istilah-istilah yang akrab dengan ketentaraan, menunjukkan bahwa Jokowi siap dan pantas menjadi Panglima Tertinggi sebagai Presiden RI,” kata Alex.

“Saya meyakini capres Jokowi yang didampingi seorang Kiai dan Ulama Besar KH Ma’ruf Amin adalah pasangan yang pantas menjadi pemimpin bangsa Indonesia,” tandasnya.(ton)