Categories
Megapolitan Polhukam

Pasca Teror Bom Surabaya, Kapolda Metro Jaya: Jakarta dan Sekitarnya Siaga 1

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menerbitkan telegram rahasia (TR) terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat ini.

Dalam TR tersebut disebutkan status kamtimbas di wilayah hukum Polda Metro Jaya Siaga 1.

“Guna menciptakan sitkamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali terkait ledakan bom tiga lokasi gereja di Surabaya, maka diperintahkan bahwa 13 Mei 2018 pukul 08.00 WIB status kesiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dinyatakan dalam status Siaga 1 sampai ada ketentuan lebih lanjut,” isi TR Idham yang diterbitkan Minggu (13/05/2018).

Meski demikian ia mengimbau warga tetap tenang dan selalu bersikap waspada.

“Saya imbau warga tenang, kami telah lakukan pengamanan. Laporkan kepada polisi jika ada hal-hal yang mencurigakan,” ujar Idham saat dihubungi wartawan.(red)

Categories
Kriminalitas Megapolitan Polhukam

PKS Mengutuk Keras Tindakan Anarkis Teror Bom Gereja di Surabaya

Koranjurnal.co.id, Bogor – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutuk keras tindakan anarkis teror bom dirumah ibadah di kota Surabaya.

Hal itu disampaikan Presiden PKS Sohibul Iman dalam konferensi pers Puncak Milad PKS ke-20 bertajuk ‘Ayo Lebih Baik’ yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/05/2018).

Sebelumnya dikabarkan telah terjadi pengeboman rumah ibadah umat kristiani pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB dan telah menciderai puluhan jemaat gereja yang sedang beribadah.

Mendengar kejadian tersebut selain mengutuk keras, Sohibul Iman juga secara langsung mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam terhadap peristiwa teror bom dirumah ibadah di Surabaya. Ia pun menyebut peristiwa teror bom itu di luar perkiraan manusia.

“Di tengah Milad ke-20 ada kesedihan mendalam saat mendengar peristiwa yang saya kira diluar nalar manusia. Kami sampaikan bela sungkawa terhadap para korban dan kami mengutuk tindakan tersebut,” kata Sohibul.

Sohibul menegaskan bahwa tindakan anarkis terhadap sesama manusia dengan menyerang rumah ibadah umat lain adalah tindakan yang sama sekali tidak diajarkan dalam agama lebih-lebih Islam.

Sohibul berharap peristiwa teror bom di Surabaya tidak memicu konflik dan perseteruan antarumat beragama. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, berdoa dan biarkan pihak kepolisian menangani permasalahan tersebut.

“Jangan terpancing oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba antarumat beragama. Saya Presiden PKS bersama elemen bangsa ini akan bahu membahu melawan setiap adu domba rakyat Indonesia yang sudah berada dalam kondisi rukun,” ujarnya.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

Aktivis Pendukung Minta Parpol Calonkan TGB Jadi Capres atau Cawapres 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sekitar puluhan aktivis dari berbagai daerah dan latar belakang mendeklarasikan dukungan kepada Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Deklarasi yang dihadiri ratusan pendukung TGB digelar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/05/2018).

“Kami dari para aktivis dari lintas daerah hari ini mendeklarasikan dukungan kepada bapak TGB,” ucap Hamdan Tamsyir, juru bicara aktivis pro TGB.

Menurut aktivis pro TGB, yang melatarbelakangi dukungan kepada TGB adalah bahwa TGB sebagai seorang pemimpin daerah yang telah berhasil membangun daerah dan sebagai figure yang baik dan lebih membawa perubahan di bidang ekonomi.

“Selain di bidang ekonomi, TGB yang masih menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berhasil menciptakan NTB yang lebih aman dan damai, warga NTB sangat menghargai kebinekaragaman, bersama TNI Polri berhasil menekan angka kerawanan dan konflik sosial, semua nya adalah bagian kerja kerja kongkret yang dilakukan oleh Gubernur yang Doktor Tafsir Quran itu,” ujarnya.

Berikut sebagian deretan pretasi TGB selama menjadi pemimpin NTB yaitu Investment Award, gubernur paling visioner bidang tenaga kerja, penghargaan Indonesia Tourism Award sebagai The Best Province in Tourism Development, penghargaan sebagai tokoh perubahan, penghargaan keterbukaan informasi publik, penghargaan pengembangan parwisata terbaik nasional, anugrah Ki Hajar dewantara sebagai kepala daerah yang berprestasi di dalam memajukan pendidikan, penghargaan Lombok sebagai World’s best halal honeymoon destination and world best halal tourism destination dan masih banyak lagi pengahargaan lainnya.

Berdasarkan deretan dan capaian prestasi diatas, kami Aktifis Lintas Daerah, Lintas Agama, Lintas Profesi dan Latar Belakang yang tergabung dalam Aktifis Pro TGB memberikan dukungan kepada beliau dan meminta partai politik di Indonesia supaya TGB diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia, yakni dengan menyatakan:

1. Kami meminta kepada partai politik mendengarkan aspirasi dan gelombang rakyat guna mencalonkan tgb menjadi capres atau cawapres 2019.

2. Bawah kami elemen yang terdiri dari eksponen pemuda lintas daerah, lintas agama, lintas organisasi dan lintas latar belakang profesi, setelah ini akan membentuk jaringan relawan seluruh Indonesia.

3. Semoga allah, tuhan yang maha esa meridhoi ikhtiar ini.(ton)

Categories
Daerah Polhukam

Apel Siaga PDI Perjuangan, Puluhan Ribu Kader Padati Stadion Manahan Solo

Koranjurnal.co.id, Solo – Para kader dan Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah mulai memadati Stadion Manahan Solo, Jum’at (11/05/2018). Mereka datang untuk menghadiri ‘Apel Siaga Setia Megawati, Setia NKRI’.

Pantuan jurnalis di lapangan, terlihat panitia dan para pejabat struktural sibuk mempersiapkan acara yang akan dihadiri 69.400 peserta ini. Beberapa peserta acara seperti Satgas NKRI terlihat mulai melakukan persiapan defile.

Tidak hanya itu, para struktural DPC hingga PAC mulai memenuhi kursi tribun stadion lengkap dengan baju merah khas PDI Perjuangan. Irjen Pol (Purn) Drs.H.Eddy Kusuma Wijaya SH.MH MM, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga salah satu pengurus di DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Bid Polhukam Dapil III Banten terlihat begitu semangat menghadiri acara ini, meskipun harus pulang pergi ke Jawa Timur, karena baru semalam ia pulang ke Banten dari acara keluarga nyekar ke makam mendiang sang Proklamator Ir. Soekarno di Blitar bersama rombongan anggota DPR RI lainya, dan paginya ia sudah menghadiri acara ini.

Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB ini rencananya akan dikomandoi langsung oleh Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani sebagai Inspektur Upacara.

Sedangkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai Santi Aji. Adapun acara ini diselenggarakan untuk menyongsong agenda pemenangan PDI Perjuangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilu Legislatif (Pileg) hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.(ton/yd)

Categories
Megapolitan Polhukam

Dukung Jokowi 2 Periode, ‘Renas 212’ Minta Porsi Cawapres dari Tokoh Islam

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali menjadi presiden periode 2019-2024 terus digemakan. Kali ini dukungan datang dari Relawan Nasional (Renas) 212. Nama 212 diambil dari perjalanan kesuksesan Jokowi dalam memimpin negara, dan juga kedekatan Jokowi dengan dunia Islam.

“Nama 212 ini tidak ingin berbenturan dengan alumni 212. Karena topiknya berbeda. Jadi ini adalah aspirasi dari teman-teman secara demokrasi,” kata Muhammad Nasir dalam pernyataan pers dan sekaligus
Soft Lounching Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI) yang digelar di Kedai Kopi Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat (10/05/2018).

Renas 212 telah di berdiri pada 28 Februari 2018 dan selama rentang waktu 3 bulan ini telah berdiri di beberapa provinsi antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumsel, Aceh, Sumut, NTB, NTT, Sulsel, Sultra, Maluku, Maluku Utara, Papua, Kalteng, Kaltim, Kalsel.

Pembentukan relawan ini ditargetkan beranggotakan 5 juta relawan inti yang tersebar di 34 propinsi. Segmen Renas 212 sebagian besar dari kalangan anak-anak muda milenial.

Renas 212 JPRI dibentuk untuk mengimbangi Jokowi soal isu-isu kedekatan Jokowi dengan umat Islam, ulama dan umaroh. Renas hadir untuk menunjukan pada rakyat bahwa ummat Islam masih dan tetap ingin di pimpin
Presiden Jokowi.

Sebagai pemimpin negara dengan jumlah ummat Islam terbesar di dunia tentu komitmen ke-lslaman pak Jokowi tak perlu lagi di ragukan.

Ambil saja contoh komitmen pak Jokowi dalam menyelesaikan dan memfasilitasi perdamaian di Afganistan. Di tengah ancaman hujan peluru paska teror bom di kota Kabul, pak Jokowi tetap datang sesuai jadwal tanpa rompi anti peluru,

Selain itu komitmen dan pro aktif Jokowi dalam menyelesaikan konflik Rakhine Myanmar mendapatkan apresiasi dari PBB dengan ditunjuknya Indonesia menjadi negosiator PBB di Myanmar.

Di dalam negeri, Pak Jokowi juga memberi perhatian yang besar bagi keber!angsungan pesantren dan sekolah diniyah. Serta kedekatan Jokowi dengan kalangan ulama baik di Jawa maupun luar Jawa sehingga isu di hembuskan oleh kaum “radikalis” bahwa Jokowi anti ummat Islam adalah isu politik murahan untuk kepentingan politiknya sendiri.

Renas 212 akan berhadapan langsung dengan kaum radikalis ini yang menggunakan isu Islam sebagai komoditas politik dan radakalisasi masa berbasis isu sara. Kami akan merangkul musola dan masjid se-Indonesia sebagai corong menyampaikan Islam rahmatan lil alamin.

Kemudian dari pada itu Renas 212 JPRI berpandangan bahwa bangsa ini sejak merdeka di bentuk atas kesepakatan agung para “Founding Father” yang terdiri dari kelompok Nasionalis dan Religius (Islam) yang sepakat bahwa Pancasila dan NKRI adalah pemersatu di tengah keanekaragaman suku bangsa Indonesia.

“Untuk itu dalam momen Pilpres 2019 ini perlu ada konsensus bersama antara dua kelompok besar ini agar permusyawaratan perwakilan sesuai demokrasi Pancasila sila ke 4 tetap terjaga,” kata Nasir.

Maka dari itu Renas 212 dengan sungguh-sungguh berikhtiar agar tokoh-tokoh religius (Islam) di beri proporsi yang sesuai untuk mendampingi Presiden Jokowi dalam kontestasi ini. Renas 212 mengusulkan beberapa nama tokoh-tokoh ummat Islam agar menjadi pertimbangan koalisi pemerintahan Presiden Jokowi antara lain, Prof. Mahmud MD, Prof. Din Syamsudin, Prof. Jimly Asshiddiqie, Prof. Yusril (Keluarga Masyumi), Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Budi Gunawan, Anis Matta, Habib Rizieq Syihab, Ahmad Heryawan, dan TGB Muhammad Zainul Majdi.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

PKS Muda dan Pemuda Gerindra Gelar Diskusi Bareng Bahas “Indonesia Harus Lebih Baik”

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pengurus PKS Muda Nasional dan Pemuda Gerindra menggelar diskusi kebangsaan di Kantor DPP PKS, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (10/05/2018).

Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB bertajuk “Indonesia Harus Lebih Baik”.

Koordinator Nasional PKS Muda, Edwar mengatakan, pemuda memiliki peranan yang penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Kesadaran potensi tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Iken ini, harus dimiliki oleh seluruh pemuda Indonesia.

“Bangsa ini membutuhkan kita, para pemuda, karena kita tau bersama bahwa ada yang salah dengan kepemimpinan Indonesia sekarang, Indonesia harus bisa lebih maju dan sejahtera kedepan, dan kita para pemuda dapat mendorong itu semua,” ujarnya.

Acara dihadiri oleh pengurus PKS Muda Nasional, Pemuda Gerindra dan beberapa narasumber diantaranya Pipin Sopian (Jubir PKS MUDA Bid. Politik), Taufik Riyadi (Partai Gerindra), Riza Annisa Pujarama (Peneliti INDEF), Ali Abdillah (Peneliti PSHTN UI), Arya Sandi Yudha (PKS Muda) dan Angga Wira (Gerindra Muda), sedangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno dan anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto yang dijadwalkan hadir namun keduanya dengan alasan tertentu tidak dapat menghadiri acara tersebut.

Adapun pembahasan diskusi, kata Ikan, seputar isu publik saat ini, dan untuk mempersiapkan kader generasi muda dalam mengikuti berbagai kegiatan, salah satunya terkait Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

“Ini harus jadi modal kampanye mereka, jadi anak muda dengan keterbatasan sumber daya materi (uang), baik itu input yang belum pengalaman. Nah itu kita coba bekali dari sini nanti ketika mereka balik ke daerahnya strateginya udah jitu gitu. Jadi mulai dari mana apa yang dilakukan itu agar jelas,” tukasnya.

Iken berharap, hasil dari pertemuan dan diskusi para pemuda ini akan melahirkan formula untuk membawa Indonesia semakin baik ke depan.(tonmp)

Categories
Hukum Megapolitan

DPP Partai Demokrat Ajukan Banding ke DPN Peradi

Koran Jurnal, Jakarta – Sekretaris Divisi Advokasi Partai Demokrat, M.M Ardy Mbalembout, S.H.,M.H., CL mengajukan banding ke Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Banding tersebut dilakukan tim Advokasi Partai Demokrat dikarenakan Peradi tidak dapat memeriksa dan mengadili Dr. Firman Wijaya, S.H.,M.H. dengan alasan salah alamat.

Sebelumnya, Ardy Mbalembout, S.H.,M.H.,CL mengadukan advokat Dr. Firman Wijaya, S.H.,M.H selaku pengacara Setya Novanto yang telah melontarkan perkataannya kepada media massa nasional tentang tudingan peran keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto.

Berdasarkan pertimbangan yang dilihat dari beberapa fakta dimana sampai saat ini Mahkamah Agung masih tetap mengakui bahwa organisasi besar Advokat yang ada di Indonesia hanya ada dua yaitu Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) dan KAI (Kongres Advokat Indonesia) tanpa melihat perpecahan yang terjadi di dalam Peradi.

Ardy menuturkan, pada dasarnya perpecahan yang terjadi di Peradi merupakan masalah internal yang sebenarnya tidak perlu berdampak keluar organisasi itu sendiri. Selain daripada itu gugatan yang diajukan Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H dan Thomas E Tampubolon, S.H.,M.H. terhadap Dr. Luhut MP Pangaribuan, S.H.,LL.M dan Sugeng Teguh Santoso, S.H.,M.H. sudah cukup jelas membuktikan bahwa sebenarnya Fauzie Hasibuan, S.H.,M.H. dan Thomas E Tampubolon, S.H.,M.H. masih beranggapan bahwa Peradi masih dibawah kepemimpinannya dan memiliki tanggung jawab atas Peradi saat ini. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya Deklarasi Pendirian Perhimpunan Advokat Indonesia pada tanggal 21 Desember 2004 di Jakarta yang ditandatangani oleh 8 (delapan) kelompok advokat Indonesia yang sepakat mengangkat Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.H. sebagai Ketua Umumnya saat itu dan saat ini digantikan oleh Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H.,M.H. Deklarasi tersebut semakin diperkuat dengan adanya Akta Pernyataan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang dibuat di hadapan Notaris Buntario Tigris, S.H.,S.E.,M.H. pada tanggal 8 September 2005.

Menurut Ardy, dari beberapa fakta tersebut sudah cukup jelas membuktikan bahwa tidak ada alasan untuk tidak dapat memproses dan memeriksa Dr. Firman Wijaya, S.H.,M.H. sebagaimana diatur dalam pasal 6 sampai dengan pasal 8 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Advokad terkait penindakan.

“Sebagai organisasi Advokat yang memiliki status hukum yang sah, sebaiknya Dewan Kehormatan PERADI Daerah DKI Jakarta versi Fauzie Yusuf Hasibuan S.H.,M.H. menunjukkan profesionalitasnya untuk segera menentukan keputusan dan mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Dr. Firman Wijaya, S.H.,M.H,” tukasnya dalam siaran pers yang diterima wartawan melalui pesan singkatnya di Jakarta, Jum’at (04/05/2018).

“Kami harapkan fakta-fakta yang telah disebutkan tadi menjadi bahan pertimbangan Dewan Pimpinan Nasional untuk segera memproses aduan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Dr. Firman Wijaya, S.H.,M.H. tanpa harus memberikan alasan salah alamat,” tandasnya.(ton/rl) 

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan TNI

KRI Kurau-856 Koarmabar Tangkap 2 Kapal Ikan Diduga Gunakan Trawl di Perairan Sibolga 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Kurau-856 salah satu unsur Satuan Patroli Lantamal II Padang yang sedang melaksanakan Operasi Laga Sagara-18 BKO Gugus Tempur Laut Koarmabar (Guspurlabar) berhasil menangkap dua kapal ikan di Perairan Sibolga Sumatera Utara.

Dari siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta (29/04/2018) melalui pesan singkat Dinas Penerangan Koarmabar dijelaskan bahwa penangkapan 2 Kapal ini dilakukan karena kedua kapal tersebut pada saat melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di laut tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen yang sah dalam melaksanakan pelayaran maupun kegiatan dilaut.

Penangkapan kedua kapal ikan tersebut bermula saat KRI Kurau-856 melaksanakan patroli di sekitar perairan barat daya Sibolga mendeteksi adanya dua kapal ikan sedang melaksanakan aktifitas penangkapan ikan. Sesaat kemudian, Komandan KRI Kurau memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kedua kapal ikan tersebut. Sesaat setelah KRI mendekat, dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap kapal, dokumen, muatan beserta anak buah kapal.

Setelah diperiksa, adapun data kedua Kapal tersebut adalah KM Sehat GT 39 yang di nahkodai oleh PG. Saat diperiksa kapal tidak memiliki dokumen SPB, SLO, Dokumen Surat Tanda Lunas hasil Perikanan, Crewlist, dan masa berlaku SIPI sudah habis. Dengan muatan 200 kg ikan campur. Sedangkan untuk kapal kedua yaitu KM. Hotma-01 yang di nahkodai oleh AP dengan mesin kapal 30 GT, saat diperiksa tidak dapat menunjukkan Dokumen Crewlist, Masa berlaku SIPI Habis, Dokumen SPB masa berlaku habis. Adapun muatan ikan sejumlah 2 Ton ikan campuran. Diduga kedua kapal ikan tersebut melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap trawl.

Atas dasar beberapa kesalahan tersebut, maka kedua kapal ikan beserta dokumen dikawal menuju Lanal Sibolga oleh untuk dilaksanakan proses lebih lanjut.

Menurut Komandan Lantamal II Padang Laksma TNI Agus Sulaeman, M.Sc., melalui Komandan Satrol Lantamal II Kolonel Laut (P) Joko Triwanto, Benar telah dilaksanakan penangkapan atas KM. Sehat dan KM. Hotma-01 oleh KRI Kurau-856. Menurutnya hal ini merupakan wujud keseriusan Koarmabar dan juga Lantamal II Padang dalam melaksanakan penegakan hukum dilaut.

Bukan hanya pelanggaran surat-surat saja yang akan di tegakkan, target operasi kita adalah untuk mencegah berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling Tambahnya.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Danlantamal III Coffee Morning Bersama Unsur Maritim dan Penegak Hukum Wilayah Jakarta

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E, M.M., beserta jajarannya mengadakan acara Coffee Morning bersama Unsur Maritim dan Penegak Hukum Wilayah Jakarta di halaman lapangan tembak pistol Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Jum’at (27/04/2018) kemarin.

Acara tersebut dihadiri Kepala Imigrasi Soekarno Hatta, Walikota Jakarta Utara, Wakil Walikota Jakarta Utara, Kepala Odband Soekarno Hatta, Kabag Umum BBKP Soekarno Hatta, Dit Polair PMJ, Kepala Linbat Imigrasi Tanjung Priok, Kepala Cabang Pelni Tanjung Priok, Kabid P3 Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Dandim 0506 /Tangerang, Danramil 03/Tanjung Priok, Kasat Pol PP dan beberapa perwakilan antara lain dari DPW APBMI DKI Jakarta, P2 Kanwil Jakarta, Bea Cukai Soekarno Hatta, BKKP Dirjen Hubla, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta BTKP Hubla.

Acara yang menjadi sarana untuk bertatap muka, berkomunikasi dan menjalin kerjasama guna terciptanya sinergitas di antara unsur maritim dan penegak hukum wilayah Jakarta dengan TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal III itu, diisi dengan kegiatan latihan menembak pistol, ramah tamah dan hiburan serta pemberian buku Konsep Neogeopolitik Martim Indonesia Abad 21 – Ancaman Zionis dan China yang ditulis oleh Letkol Laut (P) Salim, S.E yang menjabat sebagai Dansatrol Lantamal III.

Kemudian dilanjutkan acara Sosialisasi Peraturan-Peraturan Baru yang disampaikan oleh tim pemapar dari Kanwil  Bea Cukai Jakarta di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III.

Danlantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E, M.M., dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan sarana untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok Lantamal III guna mewujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan dengan seluruh Komponen Unsur Maritim. Penyampaian kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan tugas dan fungsi TNI AL dalam membantu pemerintah untuk menciptakan pemberdayaan wilayah pertahanan negara aspek laut dalam menghadapi hakekat ancaman yang mungkin timbul.

“Kebersamaan dan silaturahim seperti ini perlu dilaksanakan kapanpun dan dimanapun untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang sangat diperlukan guna menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” tegas Danlantamal III.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam

PKS dan Gerindra Resmikan Sekber Pemenangan Prabowo sebagai Capres 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera meresmikan sekretariat bersama (sekber) The Kemuning, Taman Amir Hamzah, Jalan Pegangsaan, Menteng, Jakarta, Jum’at (27/04/2018).

Sekretariat tersebut difungsikan sebagai posko pemenangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2019.

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sekitar pukul 20.47 WIB. Dalam peresmian tersebut hadir pula Prabowo dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais.

Ketua Tim Sukses Pemenangan Prabowo, Sandiaga Uno, memastikan bahwa peresmian sekretariat bersama ini bukan sekaligus meresmikan koalisi pada Pilpres 2019.

Sandiaga menyatakan, peresmian sekretariat bersama ini sekadar memulai kerja sama di antara Partai Gerindra, PKS, serta elemen politik lain yang nantinya mengusung Prabowo sebagai capres.

“Tidak ada deklarasi koalisi tapi ini adalah awal tim kerja kami untuk memulai kerja bersama,” kata Sandiaga.

Sementara itu, PKS diwakili oleh wakil sekjennya, Abdul Hakim. Ia menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie dan Presiden PKS Sohibul Iman yang berhalangan hadir.

“Kami mohon maaf karena Ketua Majelis Syuro dan Presiden PKS berhalangan hadir karena ada acara mendadak,” kata Hakim.(red/trb)