Categories
Militer Pendidikan

Kepala Bakamla RI Berikan Kuliah Umum Pasis Seskoal Dikreg 61

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan Kuliah Umum kepada perwira siswa Dikreg Seskoal LXI dengan mengangkat materi Kolaborasi Sebagai Kunci Menghadapi Ancaman Maritim. Materi berisikan Upaya Bakamla RI mengelola keamanan di laut Natuna Utara. Kuliah umum dilaksanakan di Ruang Kelas Gabungan Seskoal, Jakarta Selatan pada Rabu (14/6/2023).

Kuliah umum dihadiri sebanyak 109 orang perwira yang terdiri dari 101 TNI AL, 2 TNI AD, 2 TNI AU, dan 4 Polisi.

Mengawali paparannya, Kepala Bakamla RI menjelaskan tugas, fungsi serta wewenang Bakamla RI, dilanjutkan dengan menjelaskan berbagai ancaman yang terjadi di wilayah perairan Indonesia, situasi keamanan laut yang terjadi atau disebut Indeks Keamanan Laut (IKL), serta berbagai strategi dalam menjaga keamanan dan keselamatan di laut. Terakhir, upaya yang telah dilakukan oleh Bakamla RI untuk membangun sinergi.

Lebih lanjut, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menguraikan strategi keamanan maritim di Laut Natuna Utara, yaitu presence at sea, exploit/explore the sea dan trust build by sea. “Implementasi ketiga strategi ini membutuhkan sinergi, yang untuk mewujudkannya, membutuhkan strategi juga yaitu melalui pendekatan operational, hukum dan kompetensi”, papar kepala Bakamla RI. “Sinergi mudah diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan, dan ini menjadi tantangan, dan perlu strategi untuk mewujudkan sinergi” pungkasnya.

“Tindaklanjut membangun sinergi yang telah dilakukan Bakamla terbagi menjadi 3 poin penting yaitu pertukaran informasi, capacity building, dan dialog intensif. Aksi pertukaran informasi dalam bentuk pertukaran informasi secara periodik dan penguatan parameter informasi yang kredibel dan akurat. Kemudian dalam aspek capacity building bisa berbentuk seminar, pelatihan, kunjungan, dan pembentukan SOP bersama. Terakhir, dalam aspek dialog intensif, dapat dilakukan pertemuan pada semua strata dan upaya mendorong komunikasi informal yang bersahabat.”, ujar Kepala Bakamla RI.

Dalam memberikan kuliah umum, Kepala Bakamla RI di dampingi oleh Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Friche Flack, M.Tr.Opsla, Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Agam Endrasmoro dan Pranata Humas Ahli Madya Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandhita, S.T., M.M., M.Tr. Hanla.(hum)

Categories
Polhukam TNI

Bakamla RI Beserta 5 Negara ASEAN Sepakati Draf Pembentukan ASEAN Coast Guard Forum

Koran Jurnal, Jakarta – ASEAN Coast Guard Forum (ACF) 2023 resmi ditutup oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia selaku Chairman ACF 2023 beserta para perwakilan 5 negara lainnya yaitu Brunei, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jum’at (9/6/2023).

Pada penutupan tersebut, telah ditanda tangani dokumen hasil pertemuan yang berisi pernyataan bersama (joint statement), hasil diskusi (Record of Discussion), dan consolidated draft dari Term of Reference (TOR) dan Concept Paper (CP) ASEAN Coast Guard Forum (ACF) yang berlangsung selama dua hari mulai dari 7 Juni kemarin.

Dalam pernyataan bersama, semua peserta menyatakan komitmen menguatkan peran sentralitas ASEAN, pentingnya dialog antar coast guard dalam kerangka kerjasama ASEAN, dan komitmen negara Anggota ASEAN untuk mendorong TOR dan Concept Paper ACF sebagaimana disepakati dalam pertemuan technical expert group meeting pada 1-4 Mei 2023 di Cebu, Filipina. Juga pentingnya pertukaran informasi dan rencana pembentukan working group untuk mengelola kegiatan ACF, serta kegiatan Table Top Exercise (TTX) yang merupakan bagian dari inisiatif baru yang ditawarkan Bakamla RI.

Diskusi dalam forum dapat berjalan dengan lancar dan semua pihak memberikan komentar serta tanggapan yang positif terhadap setiap agenda yang direncanakan. Semua peserta memiliki kepedulian untuk lebih memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN dalam menjaga dan meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan. Sesuai dengan tema ACF tahun ini yaitu “Security and Stability for ASEAN”.

Pertukaran informasi yang telah dilaksanakan sejak awal tahun, akan terus dilakukan dan ditingkatkan kualitasnya. Ini bertujuan menjaga keamanan dan keselamatan maritim di Asia Tenggara. Selain itu juga telah dilakukan kegiatan kunjungan (port visit) untuk membangun saling kepercayaan selain melalui pertemuan rutin, latihan, seminar,dan kegiatan lain yang disepakati. Ini membutuhkan keseriusan bersama dalam mewujudkannya

Oleh karena itu, disepakati untuk membentuk Kelompok Kerja ACF yang akan membantu pelaksanaan beragam kegiatan ACF yang akan datang. Draf pernyataan bersama akan dibawa kembali ke kementerian negara masing-masing yang memiliki otoritas terkait untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan lebih lanjut dan akan dibahas kembali dalam Rapat ACF berikutnya.

Kepala Delegasi negara yang hadir menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Indonesia khususnya Kepala Bakamla RI yang sudah bersedia menjadi tuan rumah untuk ACF 2023. Nantinya, ACF merupakan agenda rutin setiap tahun. ACF selanjutnya akan diadakan di Filipina pada 2024 dan Thailand pada 2025.

Sebelumnya, kegiatan ACF ini dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia M. Herindra dengan Keynote Speech dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. melalui tayangan video. Kedua pejabat penting pemerintah RI ini menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Bakamla mendorong terbentuknya ASEAN Coast Guard Forum di bawah payung ASEAN.(hum)

Categories
Polhukam

Bakamla RI Gelar ASEAN Coast Guard Forum 2023 di Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Bakamla RI/Indonesia Coast Guard menyelenggarakan Asean Coast Guard Forum (ACF) 2023 sebagai chairman pertama. Kegiatan berlangsung 6 sampai 9 Juni 2023 di Jakarta, Rabu (7/6/2023)

Bakamla RI terpilih sebagai Chairman ACF Pertama di tahun 2023. Terpilihnya Bakamla RI sebagai Chairman ini merupakan hasil dari pertemuan pertama ACF di Bali pada tahun 2022 silam. Dalam pertemuan silam tersebut terdapat kesepakatan lainnya berupa membuat berbagai macam kegiatan yang dapat membangun mekanisme serta meningkatkan saling percaya antara Asean Member States (AMS).Kegiatan yang dimaksud berupa berbagi informasi di antara (AMS), melakukan pertemuan rutin, melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas, pertukaran kunjungan, serta kegiatan lain yang disepakati.

Selain itu, Pertemuan di Bali tersebut juga menyepakati pembahasan Terms of Refences (TOR) ACF dan Concept Paper (CP) ACF oleh Technical Expert Group Meeting (TEGM) ACF yang telah dilaksanakan di Cebu Filipina, 1-4 Mei 2023. Dalam pertemuan di Filipina ini menghasilkan kemajuan yang signifikan. Pertemuan di Filipina merupakan kali ke-4 setelah dilangsungkannya pertemuan pertama di Da Nang Vietnam tahun 2014 silam dalam forum Expert Group Meeting (EGM), forum dimana sejak pertama kali ACF digagas di ASEAN Maritime Forum.

Pada sambutan pembuka ACF Jakarta 2023 Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia mengatakan pertemuan ACF Jakarta 2023 diharapkan hasil dari pertemuan TEGM di Cebu bulan Mei lalu, dapat mendorong kesepakatan penandatangan TOR dan Concept paper sebagai dokumen prasyarat bagi ASEAN untuk membentuk Asean Coast Guard Forum (ACF). “Pembentukan ACF bertujuan menciptakan mekanisme dialog yang ekslusif guna membina sentralitas ASEAN terhadap keamanan maritim di kawasan. Upaya ini disambut baik dan didukung oleh pemimpin negara-negara ASEAN,” ujar Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia.

“Untuk itu saya berharap pada kesempatan ini kita dapat menyatukan visa dan mewujudkan komitmen bersama dalam rangka pembentukan formal Asean Coast Guard Forum,” tegas Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menutup sambutannya.

Ketua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) menyampaikan dorongan untuk AMS agar menyelesaikan TOR dan Concept Paper untuk ACF sebagai dokumen yang akan diendorse dan diberikan rekomendasi lebih lanjut di tingkat yang lebih tinggi. Hal tersebut tercantum pada Chairman’s Statement of the 42 Asean Summit Labuan Bajo, 10-11 May 2023 pada point 45 yang berbunyi “…We noted the discussion on the possible establishment of a Coast Guard Forum (ACF) in ASEAN and encouraged further consideration in this regard.” Atau yang diterjemahkan sebagai berikut “… Para pemimpin mencatat diskusi tentang kemungkinan pembentukan sebuah Coast Guard Forum (ACF) di ASEAN dan mendorong pertimbangan lebih lanjut dalam hal ini.”
Selain pembahasan TOR ACF dan CP ACF, kegiatan ACF 2023 ini juga akan diisi dengan pembahasan inisiatif baru untuk kegiatan mendatang seperti pembentukan Working Group dan Table Top Exercise (TTX).

Pembentukan Working Group ini nantinya akan dibagi menjadi 3 bidang group. Pertama, bidang kerja sama operasional, kedua peningkatan kapasitas, dan terakhir yaitu sharing informasi. Detail dari Working Group yaitu sharing keterampilan dan pengalaman, mengindentifikasi kerja sama regional, diskusi ancaman dan cara penyelesaiannya, mengikuti kegiatan/seminar terkait pengembangan program kerja ACF, dan mengidentifikasi bidang peningkatan kapasitas.

Sedangkan, Table Top Exercise ini merupakan program inisiasi Bakamla RI bidang penegakan hukum maritim. Rencananya program ini akan diselenggarakan di Jakarta dengan 2 peserta AMS dan 20 orang dari Indonesia. Metode yang digunakan pada TTX adalah menghadirkan pakar Indonesia sebagai pembicara. Selama acara berlangsung, juga terdapat kegiatan studi kasus dimana peserta program ini benar-benar memahami tentang topik yang dijelaskan oleh pakar. Hasil dari kegiatan ini nantinya dapat diterapkan di negara masing-masing peserta AMS.

Pertemuan ACF 2023 di Jakarta ini dihadiri oleh 6 Negara yaitu Brunei, Filipina, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Kehadiran negara-negara ini dapat diartikan dukungan yang kuat terhadap terbentuknya ACF di bawah payung ASEAN. Namun demikian, secara prinsip negara-negara tersebut juga mendukung terbentuknya ACF di bawah payung ASEAN.(hum)

Categories
Militer

Bakamla RI dan UNODC Latihan VBSS Training Course Tahun 2023

Koran Jurnal, Batam – Bakamla RI Bersama United Nation On Drugs And Crime (UNODC) Kembali menggelar Latihan Terkoordinasi Visit Board Search and Seizure (VBSS) sesi II Tahun 2023 di Pusat Pelatihan Maritim Bakamla RI, Jembatan 2 Barelang, Kota Batam, Senin (5/6/2023) kemarin.

Kepala Pangkalan Bakamla Batam Kolonel Bakamla I Nyoman Armentia secara resmi membuka kegiatan pelatihan ini. Dalam sambutannya mengatakan selamat datang di Indonesia khususnya di Batam pada peserta perwakilan coast guard dari Malaysia dan Vietnam. Terima kasih kepada perwakilan peserta dan personel Bakamla RI sendiri atas partisipasinya dalam kegiatan pelatihan ini.

“Berharap dengan dilaksanakan kegiatan latihan VBSS ini dapat membentuk sikap kesiapan personel coast guard dalam menghadapi segala bentuk dinamika ancaman kejahatan di laut yang semakin berkembang dengan kemajuan teknologinya,” kata Kolonel Bakamla I Nyoman Armentia.

Latihan dilaksanakan di ruang kelas Pusat Pelatihan Maritim Bakamla RI dengan materi latihan Introduction to VBSS training (Training and Learning Outcomes), Vessel Plans and Construction, Types of Vessel and Hidden Compartment, IMO Conventions, UNCLOS dan Vessel Search Theory. Bertindak sebagai pelatih yakni instruktur UNODC Mr. Tony Wheatley.

Jumlah peserta yang mengikuti Bakamla RI 8 orang, Malaysia (MMEA) 8 orang dan Vietnam 8 orang.(hum)

Categories
Polhukam

Jelang ACF 2023, Kepala Bakamla RI Terima Courtesy Call Singapore Police Coast Guard

Koran Jurnal, Jakarta – Kedatangan Senior Assistant Commisioner Cheang Keng Keong beserta jajaran dengan hormat diterima oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia dalam Courtesy Call ke Mabes Bakamla RI. Para Delegasi melakukan silaturahmi serta mengunjungi Indonesian Maritime Information Center (IMIC), Senin (5/6/2023).

Dalam kunjungan ke IMIC Bakamla RI, Para Delegasi diperlihatkan kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh Bakamla RI, dan juga alur pertukaran informasi yang dilakukan ke instansi di negara-negara tetangga. Tak hanya itu, berlangsung obrolan ringan berupa pertukaran informasi terkait instansi, kondisi keamanan dan keselamatan laut di kedua negara, serta hal-hal ringan lainnya.

Pertemuan berlangsung dengan hangat dan kental dengan suasana kekeluargaan. Tidak hanya untuk bersilaturahmi dan mengunjungi IMIC milik Bakamla RI, kunjungan ini terlaksana dalam rangka menyambut kegiatan ASEAN Coast Guard Forum (ACF) yang akan dimulai pada Rabu (7/6/2023) mendatang di Jakarta.

Singapore Police Coast Guard menjadi tamu pertama yang hadir di Indonesia, kemudian disusul oleh 6 negara lainnya, meliputi Brunei, Filipina, Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kegiatan ACF ini merupakan kegiatan yang bertujuan menciptakan mekanisme dialog yang ekslusif guna membina sentralitas ASEAN terhadap keamanan maritim di kawasan. Upaya ini disambut baik dan didukung oleh pemimpin negara-negara ASEAN.(hum)

Categories
Polhukam

Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan Kedubes Amerika Serikat

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos. M.M., menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Kim di Aula I Markas Besar Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/01/2021).

Kunjungan Duta Besar AS Sung Kim yang didampingi Political Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat Lorenzo New dan Asisten Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Evan Fowler, dimaksudkan untuk memperkenalkan diri dan bersilaturahmi sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia yang baru.

Sementara itu Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, yang didampingi Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Retiono Kunto H., S.E., Direktur Kebijakan Keamanan Laut Laksma Bakamla Samuel H. Kowaas, M.Sc., Direktur Latihan Bakamla Laksma Bakamla Sandy Muchjidin Latief, S.IP., dan Kepala Biro Sarana dan Prasarana Laksma Bakamla Amrein, S.E., menyatakan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama 5 tahun antara Bakamla RI dengan US Coast Guard dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bakamla yang meliputi pelatihan dan kursus bagi personel Bakamla RI, pengawak kapal dan SPKKL, serta port visit USCG Cutter Stratton.

Lebih lanjut, Laksdya TNI Aan Kurnia mengharapkan akan ada kerja sama yang lebih konkrit tentang Pertukaran Informasi Kejadian Maritim antara Indonesia Maritime Information Centre (IMIC) dengan Pusat Informasi USCG atau INL. Dikatakannya pula, diharapkan rencana pelatihan Tahun 2020 yang belum terlaksana dikarenakan pandemi Covid-19 dapat diwujudkan secara fisik atau daring di Tahun 2021 seperti Maritime Operational Threat Response (MOTR) Workshop dan Kursus-kursus.

Kunjungan diakhiri dengan penyerahan buku kaleidoskop Bakamla RI dari Kepala Bakamla kepada Kedubes AS serta dilanjutkan dengan foto bersama.(hum/red)

Categories
Militer Polhukam

KN Pulau Nipah 321 Bakamla RI Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam

Koran Jurnal, Natuna – KN. Pulau Nipah – 321 Bakamla RI yang sedang melakukan patroli rutin di sekitaran perairan Natuna, mendapati sebuah kapal yang berperilaku janggal. Setelah didekati kemudian diketahui adalah kapal ikan asal Vietnam.

Menindaklanjuti hal tersebut, sekira pukul 17.08 WIB, Komandan KN. Pulau Nipah – 321 Letkol Bakamla Anto Hartanto kemudian melakukan pemeriksaan dan selanjutnya mengamankan kapal tersebut beserta anak buah kapal (ABK) dan muatannya, kemarin, Sabtu (17/10/2020).

Melalui pemeriksaan awal, kapal tersebut memuat ikan campur yang total muatannya belum diketahui. Kapal dengan nama lambung MV O 704 saat diamankan mengangkut 22 orang ABK yang seluruhnya berasal dari Vietnam.

Berselang 4 jam kemudian, KN. Pulau Nipah – 321 kembali mengamankan kapal ikan asing (KIA) yang juga asal Vietnam dengan nama lambung MV O 097. Sama halnya seperti KIA yang diamankan sebelumnya, kapal ini juga memuat sejumlah ikan campur, dan memiliki 3 orang ABK. Sekitar pukul 20.51 WIB, Komandan KN. Pulau Nipah – 321 memerintahkan untuk mengamankan kapal tersebut.

Hingga saat ini, kedua kapal berada di Selat Lampa, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(hum/red)

Categories
Kriminalitas Militer

Bakamla RI Serahkan Berkas Perkara Kapal yang Diduga Muat BBM Illegal

Koran Jurnal, Tanjung Balai Karimun – Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Gakkum Bakamla RI telah melimpahkan berkas perkara KLM Bima Sukses kepada KSOP Tanjung Balai Karimun, Selasa (11/08/2020). Penyerahan berkas ini merupakan hasil tangkapan Bakamla RI terhadap kapal yang diduga memuat BBM illegal.

Adapun kronologis penangkapan KLM Bima Sukses adalah pada saat kapal Patroli Bakamla RI jenis Catamaran 508 melaksanakan patroli rutin di perairan pulau Buru kepulauan Riau, pada pukul 21.22 WIB posisi 0°53.742′ N – 103°35.090″E mendeteksi sebuah kapal mencurigakan yang sedang berlayar. Diduga kapal tersebut mengangkut minyak. Wadan Satgas Gakkum Bakamla RI Kolonel Bakamla Ade Prasetia, S.Kel., M.Si (Han)., M. Tr.Hanla., memerintahkan untuk melakukan pengejaran. Catamaran 508 merapat ke lambung kanan KLM Bima Sukses, selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Hasil pemeriksaan awal didapati KLM Bima Sukses membawa Bahan Bakar Minyak solar jenis High Speed Diesel (HSD) sebanyak +- 15.000 liter tanpa dilengkapi dokumen muatan maupun surat ijin kapal.

Selanjutnya, Wadan Satgas Gakkum mengamankan KLM Bima Sukses menuju Pangakalan Armada Batam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

KLM Bima Sukses dinahkodai Syarifuddin dengan ABK berjumlah 4 orang. Kapal berjenis pengangkut kayu dengan berat kapal GT 29. Kapal diduga melakukan pelanggaran pasal 225 Jo pasal 215 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.(hum/red)

Categories
Keamanan Polhukam

Bantu Kapal Tanker Berbendera Iran Kandas, Bakamla RI Terjunkan KN Belut Laut-406

Koran Jurnal, Batam – Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI masih berupaya dalam penanganan kapal kargo berbendera Iran yang kandas di Perairan Batam, Rabu (13/05/2020).

Kapal kargo dengan nama lambung Shahraz, diketahui melintasi perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapura, kapal tersebut diketahui kandas pada pukul 02.32 WIB, Senin (11/5).

Kapal ini mengalami benturan karang sehingga sulit bergerak meski air laut naik. Setelah melakukan koordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, dan Basarnas, dilakukan tindakan penanganan kapal kargo Shahraz dengan cara memindahkan sebagian muatan kontainer sehingga memungkinkan untuk kapal ditarik menuju pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI menerjunkan KN Belut Laut-406 untuk membantu dan bekerja sama dengan unsur laut TNI AL, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), dan POLAIR yang secara bergantian memantau situasi kondisi di lapangan. Selain itu, terdapat pula Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) yang bersiap di posko KSOP Batam.

Pemasangan oil boom juga dilakukan untuk antisipasi terjadi kebocoran minyak di beberapa titik pada badan kapal. Dengan demikian, tumpahan minyak dapat terkurung dan tidak menyebar ke perairan. Operasi penyelamatan oleh tim gabungan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.(hum/red)

Categories
Hukum Keamanan Polhukam

Bakamla RI Amankan 19 PMI Ilegal di Perairan Tanjung Sauh Batam

Koran Jurnal, Batam – Dini hari tadi, Bakamla RI kembali berhasil mengamankan mobilisasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang pulang kembali ke Indonesia melalui pelabuhan tidak resmi di wilayah Batam, Sabtu (09/05/2020).

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI Laksma Bakamla Eko Murwanto saat memberikan keterangan tentang pengamanan PMI ilegal oleh Bakamla RI.

“Berkat kerja sama dengan semua pihak, dalam hal ini APMM Malaysia, dan kesiapsiagaan unsur, Bakamla RI berhasil mengamankan PMI ilegal dari Malaysia yang mencoba pulang melalui jalur pelabuhan ilegal,” ungkapnya.

Sejumlah 19 orang yang terdiri dari 17 pria dan 2 wanita, termasuk di dalamnya seorang anak laki-laki berusia 2 tahun berhasil diamankan oleh Satgas Operasi Lintas Batas Bakamla RI di daerah hutan bakau Tanjung Sauh.

Pengamanan PMI ilegal ini berawal dari informasi yang diberikan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) kolonel Mohd Zul Fadeli bin Nayan, kemarin (8/5) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Dari hasil pantauan radar, diinformasikan adanya boat dari Indonesia yang memasuki perbatasan, diduga akan melakukan mobilisasi PMI ilegal.

Menerima info tersebut, Satgas segera melakukan tindakan antisipasi penyekatan di sejumlah titik masuk. Tengah malam (9/5) sekitar pukul 01.00 WIB, Satgas memantau siluet boat dari arah Malaysia dan dari siluetnya sesuai dengan informasi dari APMM.

Satgas segera melakukan intersep. Boat yang mengetahui kedatangan Satgas langsung melarikan diri dan dilakukan pengejaran oleh Satgas. Tekong/nahkoda boat tersebut diasumsikan sebagai masyarakat setempat karena sangat memahami jalur tikus di perairan Batam.

Sesaat Satgas sempat kehilangan jejak, namun target terperangkap di daerah hutan bakau Tanjung Sauh yang memang merupakan daerah tumbuhnya karang dan perairannya dangkal. Akhirnya PMI ilegal berhasil ditemukan di hutan bakau Tanjung Sauh tersebut. Saat boat diamankan, nahkoda tidak ditemukan dan telah melarikan diri. Selanjutnya, Satgas membawa PMI ke pangkalan dan menghubungi Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Dari hasil rapid test yang dilakukan oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan, tidak ditemukan PMI yang reaktif. Selanjutnya PMI diserahkan oleh Dansatgas Garda Lintas Batas Bakamla RI ke Satgas Covid-19 Pemko Batam untuk dilakukan karantina di Rusunawa Tanjung Uncang yang diterima oleh dr. Ratna Irawato.

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengapresiasi kerja sama dengan pihak APMM dan juga kinerja satuannya dalam melaksanakan tugas operasi yang digelar Bakamla RI. “Sampai saat ini TNI, Polri, dan Bakamla RI telah berhasil mengamankan 427 orang PMI ilegal yang mencoba memasuki Indonesia melalui pelabuhan tikus. Kerja sama yang solid dengan semua pihak termasuk partner APMM merupakan salah satu key success faktor yang penting dari operasi pengamanan kepulangan PMI dari Malaysia,” katanya.(hum/red)