Categories
Megapolitan

Resmi Jabat Menko Polkam, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Persoalan Nasional termasuk Karhutla

KoranJurnal, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan akan langsung fokus menjalankan tugas setelah melaksanakan serah terima jabatan dari Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama, di antaranya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, serta penanganan situasi keamanan di Papua.

“Sebagai pejabat baru Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, tentunya banyak tugas yang akan lebih menantang ke depan. Saya sudah mendapat arahan dari Presiden agar situasi ke depan semakin kondusif, baik situasi politik maupun keamanan,” ujar Menko Polkam Dudung usai melaksanakan serah terima jabatan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Dalam waktu dekat, penanganan karhutla menjadi salah satu agenda yang akan segera ditindaklanjuti. Menko Polkam Dudung akan menggelar rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta meninjau langsung lokasi terdampak untuk memastikan upaya penanggulangan berjalan secara optimal.

“Pak Djamari, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, tadi menyampaikan kepada saya bahwa yang menjadi prioritas dalam waktu dekat adalah karhutla. Karena itu, dalam waktu dekat saya akan melaksanakan rakor dengan kementerian terkait dan sesegera mungkin meninjau ke lokasi,” katanya.

Selain karhutla, Menko Polkam juga memberikan perhatian terhadap dinamika politik nasional. Menurutnya, setiap perkembangan politik perlu disikapi dengan tetap mengedepankan supremasi hukum serta menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Keputusan lembaga negara, termasuk Mahkamah Konstitusi (MK), harus dihormati sebagai bagian dari proses hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah membangun persepsi berdasarkan informasi-informasi yang tidak berdasar, khususnya di media sosial, yang dapat memperkeruh situasi.

“Kita tetap jaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam. Kita yakini bahwa siapa pun yang melaksanakan tugas, baik di MK maupun di mana pun yang terkait, supremasi hukum harus ditegakkan. Presiden pun menyampaikan bahwa situasi politik ini harus betul-betul bisa terkendali dan nanti akan dikoordinasikan dengan semua kementerian terkait, baik Kepolisian, Kejaksaan, termasuk nanti kepada para ketua partai politik saya akan sowan atau berkunjung, bahwa situasi ini harus betul-betul bisa dikendalikan,” kata Menko Polkam Dudung.

Sementara itu, terkait situasi keamanan di Papua, pemerintah akan mengedepankan pendekatan yang lebih persuasif dengan menempatkan upaya merebut hati rakyat, pendekatan kultural, dan pembinaan teritorial sebagai bagian penting dalam penanganan situasi di wilayah tersebut.

Menko Polkam Dudung mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden dan Panglima TNI agar operasi teritorial lebih dikedepankan. Menurutnya, tindakan dengan kekerasan hanya dilakukan secara terbatas terhadap sasaran-sasaran tertentu, sementara pendekatan kepada masyarakat menjadi prioritas.

“Pendekatan kepada hati, merebut hati rakyat, kemudian operasi teritorial juga lebih dikedepankan. Tidak melaksanakan operasi-operasi dengan kekerasan, itu hanya sasaran-sasaran tertentu saja. Tetapi pendekatan-pendekatan kultural, pendekatan merebut hati rakyat, pembinaan teritorial ini yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Menko Polkam menegaskan seluruh agenda tersebut akan dijalankan melalui koordinasi dan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional sekaligus memastikan berbagai persoalan strategis yang menjadi perhatian pemerintah dapat ditangani secara terukur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago selaku Menko Polkam periode 2025–2026 menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Menko Polkam Dudung Abdurachman. Djamari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat dan pegawai Kemenko Polkam yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat sebagai Menko Polkam.

“Selamat melaksanakan tugas. Saya hanya bisa menyampaikan doa, semoga tugas Menko Polkam yang cukup besar, luas, dan berat bisa Pak Dudung selesaikan, dan saya yakin Bapak bisa,” kata Djamari Chaniago.

Acara serah terima jabatan dan lepas sambut Menko Polkam tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI Mochammad Hasan, serta para pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenko Polkam.(***)

Categories
Polhukam

Pimpinan Lembaga Negara, TNI dan Polri Perkuat Kebersamaan Tugas Negara

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menghadiri makan siang bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, di Denma Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan berlangsung bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga, antara lain Jaksa Agung RI, Panglima TNI, Kepala BIN RI, Wakil Panglima TNI, KSAD, KSAL, dan KSAU. Kapolri didampingi Kabaintelkam Polri dan Kabareskrim Polri.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan para pimpinan institusi negara sekaligus memperkuat hubungan kerja yang selama ini terbangun dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Interaksi antarpimpinan menjadi penting untuk menjaga keterhubungan dan keselarasan dalam merespons berbagai kepentingan strategis nasional.

Dalam menghadapi perkembangan situasi yang semakin dinamis, keterpaduan antarunsur negara dibutuhkan agar pelaksanaan tugas di bidang politik, pertahanan, keamanan, penegakan hukum, dan intelijen dapat saling mendukung. Hubungan kelembagaan yang kuat juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan serta menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan nasional.

Bagi Polri, kebersamaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang semakin efektif dengan seluruh pemangku kepentingan. Setiap institusi memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama dalam menjaga kepentingan bangsa serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya semangat kolektif dalam menghadapi setiap tantangan bangsa. Dengan komunikasi yang terpelihara dan kerja sama yang semakin erat, seluruh unsur negara diharapkan mampu memberikan pengabdian terbaik serta menghadirkan manfaat yang nyata, sehingga kehadiran negara semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.(***)

Categories
Militer

147 Siswa Sekbang TNI AU Terima Pengarahan Menko Polkam

Koran Jurnal, Yogyakarta – Sebanyak 147 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI Angkatan Udara menerima pengarahan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Wing Pendidikan 100/Terbang, Yogyakarta, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan ini, Menko Polkam menekankan pentingnya pendidikan, kesiapan mental, serta profesionalisme bagi para penerbang muda TNI Angkatan Udara.

Menko Polkam juga mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan masa pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk prajurit udara yang disiplin, andal, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Kedatangan Menko Polkam disambut Danpusdik Kodiklatau Marsma TNI Sapuan, S.Sos., M.M., CHRMP. Selain memberikan motivasi kepada para siswa Sekbang TNI AU, Menko Polkam juga meninjau sarana dan prasarana pendidikan untuk memastikan proses pembinaan berjalan optimal dalam mencetak penerbang TNI AU yang adaptif, profesional dan unggul terhadap perkembangan teknologi kedirgantaraan.

Kegiatan turut dihadiri Sesmenko Polkam Hasan, para deputi Kemenko Polkam, Danlanud Adisutjipto, para Kepala Dinas Lanud Adisutjipto, Danwingdik 100/Terbang, Danse PSDP, serta para instruktur penerbang.(disp)

Categories
Polhukam

Menko Polkam Terima Audiensi Menhub, Perkuat Koordinasi Pengamanan Transportasi Idul Fitri 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Kantor Kemenko Polkam, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dan kesiapan pengamanan transportasi dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, khususnya menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perhubungan memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan Kementerian Perhubungan guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat. Langkah tersebut antara lain rekomendasi penerapan flexible working arrangement (FWA) pada beberapa hari sebelum dan setelah libur bersama, penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa–Sumatera, serta penyiapan rest area dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama untuk pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat pemudik.

Selain itu, Kemenhub menyiapkan program diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, dan pesawat, serta diskon tarif tol pada periode tertentu. Bersama BUMN, Kemenhub juga menyelenggarakan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi beban masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik.

Pada kesempatan tersebut, Menhub secara khusus meminta dukungan dan kerja sama Menko Polkam dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga serta aparat keamanan guna menjamin aspek keamanan dan ketertiban selama Angkutan Lebaran 2026. Dukungan tersebut dinilai krusial agar seluruh kebijakan dan langkah teknis yang telah disiapkan dapat berjalan efektif di lapangan.

Menko Polkam menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, baik moda darat, laut, udara, maupun perkeretaapian. “Kerja sama dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Menko Polkam.

Lebih lanjut, Menko Polkam memberikan sejumlah penekanan dan rekomendasi terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya peningkatan rampcheck atau inspeksi keselamatan secara konsisten dan menyeluruh pada seluruh moda transportasi guna memastikan seluruh sarana angkutan dalam kondisi laik jalan dan serviceable.

Ia juga menyoroti pentingnya memastikan kesiapan dan kesehatan awak angkutan umum, termasuk pengemudi, nahkoda, masinis, dan pilot, agar terbebas dari pengaruh narkotika, minuman beralkohol, maupun kelelahan melalui pemeriksaan kesehatan yang komprehensif dan berkala.

Selain itu, Menko Polkam mendorong optimalisasi program mudik gratis yang aman dan berkeselamatan sebagai bagian dari strategi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Ia juga mengingatkan perlunya penertiban serta mitigasi dampak kebijakan pembatasan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas dan penerapan delaying system.

Terkait potensi bencana, Menko Polkam menegaskan pentingnya penyusunan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG. Mitigasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh operator dan pemangku kepentingan transportasi dalam menghadapi dinamika cuaca selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Menutup pertemuan, Menko Polkam menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. “Kemenko Polkam telah dan akan terus melaksanakan langkah-langkah koordinatif guna memastikan momen Idulfitri 1447 H berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.

Turut mendampingi Menko Polkam dalam pertemuan tersebut Mayjen TNI Purwito Hadi selaku Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Marsda TNI Eko Dono Indarto selaku Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Irjen Pol. Desman Tarigan selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta Kolonel Inf. Honi Havana selaku Karo Humas Datin. Sementara itu, Menhub didampingi oleh Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Kepala Badan Kebijakan Transportasi Hermanta.(hum)

Categories
Megapolitan Uncategorized

Menko Polkam Apresiasi TNI-Polri atas Langkah Sigap Evakuasi Korban dan Pemulihan Keamanan Pasca-Penembakan Pesawat di Boven Digoel

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran TNI dan Polri atas langkah sigap terkait peristiwa penembakan pesawat di Boven Digoel, Papua Selatan. Langkah tersebut mencakup upaya evakuasi korban dan pemulihan kondisi keamanan setelah insiden penembakan.

Apresiasi disampaikan Menko Polkam dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Kompleks TMII, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Respons cepat aparat keamanan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keselamatan warga serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah rawan.

“Saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih terhadap apa yang sudah dicapai sampai saat ini oleh kepolisian yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dan secara khusus saya menyampaikan terima kasih pada Kapolda Papua yang telah menyelasaikan masalah penembakan 2 pilot oleh Kelompok Bersenjata di Papua,” kata Menko Polkam di hadapan para perwira Polri.

Sejak pertama kali menerima laporan terjadinya insiden tersebut, Menko Polkam memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi di lapangan. Langkah-langkah koordinatif diambil guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain itu, koordinasi dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, Menko Polkam juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta bela sungkawa dan simpati kepada keluarga korban.

Menko Djamari berharap, TNI dan Polri dapat segera memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga terkait dalam memperkuat pengamanan. Termasuk keamanan sarana dan prasarana, seperti bandara-bandara perintis yang memiliki peran strategis dalam konektivitas dan distribusi logistik di daerah terpencil.

“Terima kasih atas kesigapannya, dan rakyat pun menyampaikan itu pada kita semua,” kata Djamari Chaniago.

Menko Polkam menegaskan bahwa negara bertanggung jawab dan akan selalu hadir untuk melindungi keselamatan serta keamanan seluruh Warga Negara Indonesia di mana pun berada. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan setiap insiden dapat ditangani secara cepat, terukur, dan efektif.

Pada Rapim Polri tersebut, Menko Djamari juga menyampaikan arahan yang menitikberatkan pada terwujudnya sinergitas semua unsur dalam menjamin kondusivitas keamanan dan stabilitas politik di Indonesia. Menurutnya, TNI maupun Polri tidak akan bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan lancar jika tidak bersinergi.

“Tidak akan ada perjalanan kepolisian yang rapih sampai sasaran kalau tidak bersama dengan komponen lain, tentara juga sama. Oleh karenanya rasa persatuan di antara kita harus tetap dijaga,” kata Menko Polkam.

Sinergitas, ujar Djamari Chaniago, juga tidak hanya terfokus antara TNI dan Polri. Kerja sama pun harus dijalin erat dengan unsur lain, mulai dari sesama lembaga di pemerintahan sampai berbagai kalangan di masyarakat.

“Juga tidak hanya berdua antara TNI dan Polri, ada juga komponen lain, bahkan ada masyarakat kita tempat kita mengabdi. Oleh karena itu jaga betul kepercayaan yang ada di lingkungan rakyat terhadap kita,” kata Menko Djamari.

Hadir dalam Rapim tersebut, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, para perwira tinggi Polri, termasuk para Kapolda. Sementara Menko Polkam hadir didampingi Plt Deputi Bidang Koordinasi Kamtibmas Kemenko Polkam Irjen Pol Desman Tarigan dan Staf Khusus Menko Polkam H Janmat Sembiring.(***)

Categories
Polhukam

Kunjungi Papua, Menko Polkam Dorong Peran Generasi Muda Jaga Stabilitas dan Persatuan Bangsa 

Koran Jurnal, Papua – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya peran generasi pemuda dalam menjaga keamanan dan stabilitas di Papua, sehingga ruang kreativitas dan ekonomi seperti Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) dapat tumbuh dengan aman dan produktif.

Dalam agenda kunjungan ke Papua, Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi Kepala Badan Intelijen (BIN) Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra meninjau langsung aktivitas di Papua Youth Creative Hub (PYCH), sebuah pusat pengembangan kreativitas anak muda Papua yang dibangun sebagai wadah penyaluran potensi di berbagai bidang.

“Papua Youth Creative Hub adalah contoh bagaimana negara hadir untuk mendengar, mendukung, dan memberdayakan. Di tempat ini, ide-ide besar lahir. Kreativitas, inovasi, serta semangat kewirausahaan anak muda Papua berkembang menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang nyata,” kata Djamari Chaniago saat peninjauan di Gedung PYCH, Jayapura, Rabu, (5/11/2025).

Menko Polkam juga menambahkan bahwa Pembangunan dan pengelolaan gedung ini oleh Badan Intelijen Negara (BIN) merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang kreatif yang memberdayakan anak muda Papua.

“BIN tidak hanya menjalankan fungsi intelijen, tetapi juga memperlihatkan wajah humanisnya yakni membangun kepercayaan, memupuk potensi, dan menumbuhkan semangat kebangsaan di wilayah timur Indonesia

Lebih lanjut, Menko Polkam juga menambahkan bahwa Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperkuat pembangunan manusia Indonesia secara menyeluruh, termasuk di Papua.

“Mari kita jadikan Papua Youth Creative Hub bukan hanya pusat kreativitas, tetapi juga pusat kebanggaan Indonesia Timur- simbol bahwa Papua maju, Papua damai, dan Papua adalah bagian penting dari masa depan Indonesia,” tutup Menko Djamari

Pada hari yang sama, Menko Polkam juga memberikan pengarahan pada kepada Para komandan Satuan TNI-Polri wilayah Papua di Markas Kepolisian Daerah Papua.

“TNI dan Polri adalah dua pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional. Keberhasilan pemerintah dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga ketertiban, dan mendorong pembangunan di Papua sangat bergantung pada soliditas, sinergi, dan profesionalisme rekan-rekan di lapangan,” Menko Polkam

Menko Polkam juga menegaskan kembali pentingnya pendekatan komprehensif yang mengedepankan keamanan yang humanis, yaitu menggabungkan operasi keamanan yang tegas dengan pembinaan masyarakat yang persuasif dan solutif.

“Tugas kita bersama adalah menjaga agar rakyat Papua merasakan kehadiran negara dalam bentuk nyata melalui keamanan yang stabil, pelayanan publik yang baik, dan kesempatan yang adil untuk maju,” tutupnya

Di akhir agenda kunjungan Papua, Menko Polkam juga melaksanakan pertemuan dengan jajaran Forkopimda Provinsi Papua di gedung Negara, di Kediaman Gunernur Papua.

Pertemuan ini langsung dihadiri oleh Gubernur Provinsi Papua, Para anggota Forkopimda Provinsi Papua: Kapolda, Pangdam, Kajati, Danrem, Pangkalan TNI AL/UD, serta unsur Pemerintah Daerah dan TNI–Polri; Para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.

Menko Polkam mengajak agar sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua dengan Pangdam, Kapolda, Kejati, dan seluruh jajaran Forkopimda semakin kuat. Tidak boleh ada sekat sektoral, ego satuan, atau kebijakan yang berjalan sendiri tanpa koordinasi. “Tantangan di Papua, baik sosial, ekonomi, maupun keamanan, menuntut kerja bersama yang terpadu dan terarah,” ujar Menko Djamari

Lebih lanjut, Menko Polkam juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, kepada seluruh Forkopimda yang telah bekerja keras, serta kepada seluruh masyarakat Papua yang selalu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan keamanan nasional.

Disamping itu, Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri juga menyambut hangat kedatangan pemerintah pusat pada kunjungan ini. “Semoga sinergitas Pemerintah Pusat dan Papua tetap berjalan baik dan terus baik dalam menjaga keamanan dan stabilitas guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ujar Mathius.(hum)

Categories
Polhukam

Menko Polkam: Tahun 2026 Fokus Sukseskan Program Prioritas Presiden

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan  menyampaikan akan fokus untuk mensukseskan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto di tahun 2026 yang terbukti dari tingginya tingkat kepuasan masyarakat saat ini.

“Dari survei terakhir sampai dengan awal Juli itu tingkat kepuasan publik kepada bapak Presiden 81.2 persen,” jelas Menko Polkam Budi Gunawan (BG) saat mengikuti rapat kerja di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Gedung DPR RI pada Senin (7/7/2025).

Menko Polkam menjelaskan bahwa hasil survei tersebut terbagi kedalam beberapa aspek seperti sosial budaya, keamanan nasional, penegakan hukum dan lain sebagainya.

“Sosial dan budaya sebesar 95,1 persen, keamanan nasional 83,1 persen, stabilitas politik 70,8 persen, penegakan hukum 67,8 persen, kinerja ekonomi makro 67,4 persen, dan lain sebagainya,” jelas Menko BG.

Untuk itu, pada rapat di badan anggaran ini Menko Polkam mengajukan anggaran untuk program dan rencana kerja pada tahun 2026 untuk mensukseskan seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kami dari Kemenko Polkam membawahi sembilan desk termasuk ada dua satgas khusus dan satuan tugas yang memang sesuai dengan dinamika. Kami juga mengajukan usulan untuk tahun 2026, ini semua masih dalam tahap pembahasan nanti akan diadakan rapat lagi memutuskan pagu anggaran yang disepakati,” ungkapnya.

Menurut Menko Polkam, ujung tombak penegakan hukum dan eksekusi program itu banyak berada di bawah Kemenko Polkam seperti desk penyelundupan, judi online, narkoba, kebakaran hutan dan sebagainya. Kemudian setelah dikembangkan mencakup hampir semua kementerian dan lembaga, dan ini perlu pos-pos khusus untuk mendukung hal tersebut.

“Usulan anggaran di Kemenko Polkam merupakan kebutuhan yang minimal riil untuk memastikan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan monitoring evaluasi dapat berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan tantangan zaman yang kita hadapi,” jelasnya.(**)

Categories
Polhukam

Pemerintah Tetapkan 4 Pulau Masuk Wilayah Provinsi Aceh

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah secara resmi menetapkan empat pulau, yakni Pulau Mangkir Besar, Pulau Mangkir Kecil, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang, sebagai bagian dari wilayah administrasi Provinsi Aceh. Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan bersama oleh Wakil Ketua DPR RI, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, didampingi Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan menyampaikan jajaran Polkam akan menindaklanjuti keputusan pemerintah tersebut.

“Keputusan ini mencerminkan keseriusan dan komitmen kuat pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan kepastian hukum wilayah, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan politik, khususnya di Aceh dan Sumatera Utara. Ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap rekam jejak sejarah, aspek kultural, serta dinamika sosial masyarakat Aceh,” ujar BG.

Lebih lanjut, Menteri BG menegaskan bahwa penyelesaian berbagai persoalan batas wilayah akan terus dilakukan secara dialogis, obyektif, dan damai demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjamin kesejahteraan seluruh rakyat.

“Kebijakan Presiden Prabowo untuk menempatkan stabilitas nasional dan keadilan sebagai prioritas utama, termasuk dalam persoalan perbatasan wilayah, menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis pemerintah,” tambah Menko Polkam.(**)

Categories
Megapolitan

Hadiri Pembukaan Indo Defence 2025, Menko Polkam Dorong Penguatan Kerjasama Pertahanan

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan menghadiri pembukaan Indo Defence 2025 Expo & Forum mendampingi Presiden RI. Menko menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral di sektor pertahanan.

“Sesuai harapan Pak Presiden dan harapan kita semua, semoga acara Indo Defence 2025 ini berjalan dengan lancar. Karena acara ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral di sektor pertahanan,” ujar Menko Polkam Budi Gunawan saat menghadiri acara Indo Defence 2025 Expo & Forum di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Acara ini mengusung tema “Defence Partnership for Global Peace & Stability”, serta menegaskan pentingnya kerja sama pertahanan antar negara dalam menciptakan perdamaian dan keseimbangan global.

“Tadi sesuai dengan apa yang disampaikan Pak Presiden bahwa Indonesia merupakan negara yang cinta kedamaian tapi juga cinta kemerdekaan. Sehingga jangan sampai ada perang yang dapat menimbulkan kehancuran,” kata Menko Polkam.

Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertahanan adalah satu jaminan terhadap kemerdekaan dan kesejahteraan. Sejarah bangsa Indonesia sendiri telah mengajarkan bahwa ratusan tahun negara Indonesia diduduki oleh bangsa lain, dan rakyat, masyarakat, budaya, serta politik, dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil.

“Saya tegaskan perang adalah yang terakhir. Kita perang hanya karena terpaksa, tapi kita punya ajaran nenek moyang kita bahwa lebih baik kita mati daripada dijajah kembali. Kita akan hormat (pada negara lain), kita akan kerjasama, tapi kita akan beri contoh pada semuanya,” kata Presiden Prabowo.

Kegiatan ini akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor pertahanan global dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, pameran Indo Defence 2025 Expo & Forum juga terbuka untuk publik, memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat perkembangan industri dan teknologi pertahanan.(**)

Categories
Polhukam

Menko Polkam Apresiasi TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkotika Seberat 1,9 Ton di Batam 

Koran Jurnal, Batam – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan TNI Angkatan Laut dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur laut di wilayah Kepulauan Riau.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (14/05/2025), Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berskala besar yang dilakukan oleh kapal ikan asing berbendera Thailand bernama Aungtoetoe 99. Kapal tersebut membawa total 2.061 kg narkotika, terdiri dari kokain dan sabu-sabu, yang ditangkap di perairan Selat Durian, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Sebagai tindak lanjut, TNI AL menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika pada Selasa (20/5/2025) di Markas Komando Lantamal IV Batam. Acara ini dihadiri oleh kementerian/lembaga yang tergabung dalam Desk Koordinasi Pemberantasan Narkoba, yang terdiri dari unsur Kemenko Polkam, TNI, Polri, Bea Cukai Kemenkeu, BNN, BIN, serta Forkopimda Kepulauan Riau.

Menko Polkam menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam perang melawan narkoba, yang merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa dan generasi muda Indonesia.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak mentolerir kejahatan narkotika. TNI AL telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga perbatasan laut dari ancaman yang membahayakan,” ungkap Menko Polkam, dalam siaran persnya, Selasa sore (20/5/2025).

Sebagai penanggung jawab Desk Koordinasi Pemberantasan Narkoba, Menko Polkam menegaskan bahwa keberhasilan TNI AL ini mencerminkan sinergi terpadu antara instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.

“Pemberantasan narkoba bukanlah tugas satu lembaga atau institusi saja. Ini adalah tugas bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat – mulai dari pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Menko Polkam juga menekankan pentingnya penguatan upaya pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan narkoba, seiring dengan penegakan hukum yang tegas dan terukur.

“Langkah TNI AL ini menjadi inspirasi dan standar bagi institusi lain dalam menjalankan tugas negara. Kegiatan pemusnahan barang bukti hari ini adalah wujud konkret dari komitmen negara dalam memastikan barang haram tersebut tidak kembali beredar dan mengancam masyarakat,” lanjutnya.

Menko Polkam menutup pernyataannya dengan menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan berkontribusi dalam mendukung keberhasilan penanganan kasus ini.

“Sinergi yang terbangun hari ini adalah contoh kolaborasi nyata. Kita optimis bahwa dengan langkah-langkah tegas dan terarah, Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi ancaman narkotika,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika seberat hampir 2 ton di perairan Selat Durian, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (14/5/2025). Barang haram yang terdiri dari 1.200 kg kokain dan 705 kg sabu itu berhasil disita dari kapal ikan berbendera Thailand.

“Kalau kita nilai dengan harga, kurang lebih nilainya sekitar Rp.7 triliun,” kata Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Fauzi dalam konferensi pers bersama di Mako Lantamal IV, Batam, Kepri, Jum’at (16/5/2025).

Kejahatan penyelundupan itu terbongkar dalam operasi intelijen prajurit TNI AL pada dini hari, dan mendeteksi keberadaan kapal ikan asing yang sedang berlayar dari Thailand menuju perairan Indonesia.(*/hum)