Categories
TNI

Kapushidrosal Ikuti Rapim TNI AL Tahun 2021 secara Virtual

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P didampingi beberapa pejabat utama Pushidrosal mengikuti pelaksanaan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AL Tahun 2021 di Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Pushidrosal, lantai II Markas Komando (Mako) Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis (18/02/2021)

Rapim yang dilaksanakan secara Virtual ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M didampingi Wakil Kepala Staf (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. dari Gedung Auditorium Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur mengangkat Tema “TNI AL Yang Profesional, Modern dan Tangguh Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”.

Saat membuka Rapim, KSAL dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Rapim TNI AL ini merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI Polri sebelumnya. Dalam Rapim TNI Polri Presiden RI Ir H. Joko Widodo menyatakan bahwa TNI dan Polri selalu berada di garda terdepan dalam penanganan setiap bencana maupun krisis. Salah satu upaya yang dilakukan prajurit TNI adalah mendisiplinkan protokol kesehatan dan mendukung pelaksanaan vaksinasi massal.

Adapun Pokok-pokok Kebijakan KSAL pada tahun 2021 terfokus pada Pembangunan SDM Personil TNI AL yg profesional, memenuhi standar kompetensi sesuai tugas wewenang dan tanggung jawab jabatan serta memiliki karakter, semangat dan mental kejuangan yg tinggi.

Diakhir amanatnya KSAL juga berpesan untuk membulatkan tekad bersama-sama meraih kejayaan Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe dan memberikan pengabdian terbaik kepada TNI, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama.(disp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Kembali Mendapat Penghargaan ‘Indriya Mandrawa’ dari Lapan RI

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) menerima Penghargaan “Indriya Mandrawa” dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diterimakan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Citra Satelit Penginderaan Jauh yang diselenggarakan secara daring, pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 dengan tema “Inovasi Pemanfaatan Teknologi Satelit Penginderaan Jauh Untuk Perencanaan Kota Pemantauan Hutan dan Kebencanaan.”

Penghargaan tersebut diberikan Kepala Lapan, Thomas Jamaluddin dan diterima oleh Kapushidrosal Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P dalam kegiatan Rakornas yang digelar secara daring tersebut. Apresiasi ini diberikan Lapan kepada Pushidros TNI AL sebagai pelaku yang aktif dalam memanfaatkan data dan informasi satelit Penginderaan Jauh selama periode 2020. Ini adalah untuk yang kedua kalinya Pushidros TNI AL menerima penghargaan ini.

Penyerahan penghargaan tersebut merupakan salah satu langkah Lapan untuk memacu penggunaan dan pemanfaatan data serta informasi satelit Penginderaan Jauh oleh stakeholder terkait.

Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan data dan informasi penginderaan jauh, Lapan terus melakukan riset dan inovasi di bidang pemanfaatan teknologi satelit penginderaan jauh. Upaya yang telah dilakukan yaitu pengembangan platform Sistem Penyajian Data Penginderaan Jauh yang Cepat, Mudah, Aman dan Populer (SPACeMAP) yang akan membantu pengguna dalam mengakses data dan informasi penginderaan jauh.

Rakornas Citra Satelit Penginderaan Jauh tahun ini, membahas perihal peran penting data satelit penginderaan jauh yang telah dikembangkan guna mendukung perencanaan kota. Data dan informasi penginderaan jauh telah dimanfaatkan untuk pemantauan hutan dan kebencanaan serta berbagai kegiatan prioritas Pembangunan Nasional.

Sampai dengan saat ini, Pushidrosal telah memanfaatkan citra satelit inderaja yg diperoleh dari Lapan untuk melakukan verifikasi peta laut, khususnya perubahan pada wilayah perairan pesisir dangkal, garis pantai dan atau wilayah perairan yg kedalamannya berkisar +/- 0 s.d 10 meter.

Adanya data citra penginderaan jauh ini juga sangat bermanfaat bagi Pushidrosal untuk mampu menjangkau pemutakhiran data pada area yg terpencil secara efektif dan efisien, pemetaan area terdampak bencana maupun dalam melaksanakan fungsi dukungan pemetaan laut bagi pembangunan nasional seperti kawasan konservasi laut, kawasan perlindungan lingkungan laut serta yg kawasan potensi pariwisata bahari maupun prioritas nasional lainnya dalam mewujudkan blue economy serta kebijakan visi pembangunan maritim nasional.(disp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Beri Bansos Korban Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta -Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) memberikan bantuan sosial untuk korban bencana alam Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Potensi Maritim Pushidrosal Kolonel Laut (P) Suhendro, S.A.P., M.Si (Han) ke Posko Dispotmar Peduli TA 2021 di Kantor Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Mabesal, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya No.10 Kel, RW.5, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jakarta Utara, Senin (25/01/2021)

Kegiatan penyerahan baksos merupakan wujud kepedulian sosial Pushidros TNI AL terhadap masyarakat yang tertimpa bencana dan dimaksudkan untuk membantu korban bencana alam di Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan.

Bantuan berupa Beras, minyak goreng, susu bayi dan paket sembako lengkap lainnya telah diserahkan kepada panitia Tim Satgas Bencana Letkol Laut (KH) Asep Hary, S.H., M.H., selaku Kasi Jaktur Subdis Progla Dispotmar Mabesal.

Diharapkan bantuan sosial dari Pushidrosal dapat membantu meringankan beban bagi para korban bencana alam di lokasi.(disp/red)

Categories
TNI

Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Safiinatul Mutaqqin Pushidros TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. meletakkan batu pertama tanda dimulainya renovasi masjid Safiinatul Mutaqqin Pushidrosal, di komplek Pushidrosal Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara, Selasa (26/01/2021).

Renovasi ini dilakukan mengingat keterbatasan kapasitas jumlah jama’ah masjid, dimana kegiatan sholat jum’at belum dapat dilaksanakan dan masih menggunakan fasilitas gedung serba guna. Oleh karena itu diperlukan penambahan daya tampung jama’ah masjid Safiinatul Mutaqqin.

Kapushidrosal dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa peletakan batu pertama sebagai tanda akan dilakukannya pelaksanaan kegiatan renovasi masjid pushidrosal, dimaksudkan agar dapat memantapkan eksistensi masjid yang bukan hanya berperan sebagai tempat beribadah semata, melainkan juga sebagai tempat kegiatan umat islam. Kapushidrosal mengharapkan masjid Safiinatul Mutaqiin dapat memancarkan cahaya kedamaian, menyebarkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan umat.

“Diharapkan juga agar personel Pushidrosal dapat memajukan masjid ini, bukan hanya mendirikannya namun juga merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memakmurkannya. Semoga segala yang telah dicurahkan baik berupa tenaga, pikiran dan dukungan material dalam kegiatan ini menjadi awal amal jariyah bagi kita semua,” kata Kapushidrosal.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pejabat teras Pushidrosal yang ikut mendampingi Kapushidrosal dalam peletakkan batu pertama di Masjid Pushidrosal.(disp/red)

Categories
Kesehatan TNI

Pushidros TNI AL Beri Bansos kepada Keluarga Terdampak Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) memberikan bantuan sosial kepada keluarga yang terkena dampak pandemic Covid-19, baru-baru ini.

Pemberian bantuan sosial berupa 200 paket sembako dan bahan kontak, seperti ini merupakan kerja sama antara Direktorat Potensi Maritim (Ditpotmar) Pushidrosal dengan Cabang Berdiri Sendiri (CBS) Jalasenastri Pushidrosal.

Kegiatan yang digelar ini merupakan bentuk kepedulian Pushidrosal terhadap warga yang terdampak wabah Covid-19 serta membantu pemerintah dalam rangka percepatan penanggulangan pandemic Covid-19.

Bantuan itu secara langsung diberikan oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. yang didampingi Ketua CBS Jalasenastri Pushidrosal Ny. Ita Agung Prasetiawan kepada perwakilan 19 orang pekerja Harian Lepas (PHL) dan 26 orang tenaga kesehatan Pushidrosal serta seluruh anggota Pushidrosal yang perlu dibantu.

Sementara untuk Warakawuri, penyerahan bantuan sosial dilakukan oleh Ibu Ketua CBS Jalasenastri Pushidrosal Ny. Ita Agung Prasetiawan yang didampingi pengurus CBS Jalasenastri Pushidrosal, dengan mengunjungi kediaman yang bersangkutan.

Beberapa perwakilan Warakawuri yang menerima bantuan dari Pushidrosal tersebut di antaranya Ny. Tri Sugiwati di Pasar Pagi Kelurahan Cilincing Jakarta Utara. Ny. Tri Sugiwati merupakan istri Almarhum Serda BAH Sukisno (hilang pada saat menjalankan tugas operasi survei dan pemetaan di Laut Sulawesi, Ny. Farmanita istri Almarhun Serma Harsen di Kelurahan Kelapa Gading Barat Jakarta Utara, serta Ny. Siti Mariam istri Almarhum Serma Achmad Irwanto di Kelurahan Sunter Jaya Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
Hukum TNI

Pushidrosal Kerjasama Dinas Hukum TNI AL Gelar Webinar Rancangan Perpres Survei Pemetaan Hidrografi

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) menggelar Webinar tentang rancangan Peraturan Presiden (Perpres) survei dan pemetaan hidrografi, Rabu (25/11/2020).

Kegiatan Webinar ini secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. secara daring.

Webinar ini digelar dengan tujuan untuk memperoleh masukan dari para pakar yang kompeten di bidang hidrografi dan mendapatkan solusi dari berbagai permasalahan, khususnya aspek regulasi dan arti pentingnya penyusunan rancangan peraturan presiden tentang survei dan pemetaan hidro-oseanografi, guna penyempurnaan pokok-pokok pikiran dan pematangan draft rancangan peraturan presiden tentang survei dan pemetaan hidrografi nasional.

Seminar bertema “Survei Pemetaan Hidrografi Untuk Keselamatan Pelayaran, Perlindungan Lingkungan Laut, dan Pembangunan Kelautan Nasional” ini menghadirkan beberapa pembicara, di antaranya Prof. Henry M. Manik, S.Pi., M.T., Ph.D. (Anggota Dewan Hidrografi Indonesia dan Guru Besar Akustik dan Instrumentasi FPIK IPB), Ir. Henki Angkasawan (Direktur Kenavigasian Ditjen Hubla Kemenhub), serta Bunyamin, S.H., M.H.(Direktur Harmonisasi PUU I Ditjen PP Kemenkumham).

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Al (Kapushidrosal) Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa Pushidrosal merupakan Lembaga Hidrografi Nasional Indonesia sekaligus sebagai wakil pemerintah RI di International Hydrographic Organization (IHO) yang mempunyai tugas dan peranan penting dalam menyediakan data dan informasi untuk mendukung keselamataan navigasi pelayaran.

Tugas dan fungsi Pushidrosal kedepan semakin berat, baik berperan di tingkat nasional, regional maupun di tingkat internasional untuk dapat mewujudkan Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional dan pusat informasi geospasial kelautan terbaik di dunia guna mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sehingga perlu perangkat hukum sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan survei dan pemetaan hidrografi dan oseanografi, dalam rangka penyempurnaan pokok-pokok pikiran dan untuk mematangkan draft rancangan Peraturan Presiden tersebut perlu dilaksanakan seminar untuk mendapatkan masukan dari segala aspek yang berhubungan dengan kegiatan penyusunan rancangan Perpres tersebut.

Sebelum kegiatan diskusi dimulai, Direktur Operasi Survei dan Pemetaan (Diropssurta) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Dr. Haris Djoko Nugroho, M.Si. memaparkan tentang Pushidrosal secara umum, yang meliputi tugas pokok, pencapaian-pencapaian yang telah diraih, maupun kiprah dan peran Pushidrosal dalam lingkup Nasional, regional, maupun internasional.

Kegiatan secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Hukum TNI AL (Kadiskumal) Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., LLM., Ph.D.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakapushidrosal Laksamana Pertama Budi Purwanto, S.T., M.M., beserta segenap pejabat Utama Pushidrosal, perwakilan Kementerian /Lembaga terkait, organisasi kemaritiman, serta kalangan universitas.(disp/red)

Categories
TNI

Kepala Pushidros TNI AL Lepas Manlap Latsurta Hidros

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. melepas manuvra lapangan (Manlap) Latihan Survei dan pemetaan (Latsurta) Hidro Oseanografi T.A 2020 di Dermaga Terminal 04, Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jum’at (13/11/2020).

Sebelum pelepasan manlap dilakukan apel gelar pasukan, yang dimulai laporan komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Jaenal Mutaqim kepada Kapushidrosal tentang kesiapan pasukan mengikuti manlap. Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Budi Purwanto, S.T. M.M, Kadisopslatal Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, Wairjenal Laksamana Pertama TNI Nur Fachruddin dan seluruh personel peserta latihan.

Dalam sambutannya Kapushidrosal menyampaikan Pushidrosal sebagai kotama pembinaan dan operasional, mengemban tugas sebagai penyelenggara fungsi hidrografi dan Osenografi untuk kepentingan militer dan layanan publik. Guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas, Pushidrosal secara periodik dan berkelanjutan menyelenggarakan program latihan surta hidros, guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Pushidrosal menuju terwujudnya Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dan pusat informasi geospasial kelautan.

Latihan ini dilaksanakan secara terpadu antara unsur KRI, Unit Survei pesisir dan staf pendukung sebagai ajang uji dan penilaian pelaksanaan tugas, peran dan fungsi serta tanggung jawab Satker pelaksana maupun pendukung di jajaran Pushidrosal.

Apel gelar yang dilaksanakan ini untuk melihat kesiapan personel, material dan alutsista yang disiapkan guna mendukung pelaksanaan Latsurta Hidro-Oseanografi.

Melalui Tema “Pushidrosal melaksanakan Latihan Operasi Survei dan Pemetaan Hidrog-Oseanigrafi TA 2020 di Perairan Kepulauan Seribu dan Teluk Jakarta guna mendukung tugas TNI Angkatan Laut” Kapushidrosal juga berharap sasaran latihan dapat sepenuhnya tercapai, mealui kesatuan komandao dan pengendalian serta kesamaan visi dan misi bagi seluruh prajurit sehingga misi latihan dapat berjalan dengan lancar secara efektif, efisien tepat sasaran dan terukur.

Beberapa penekanan untuk dijadikan pedoman pelaksanaan Latihan yang disampaikan oleh Kapushidrosal sebelum mengakhiri sambutannya antara lain adalah pertama, dalami dengan seksama rencana latihan agar paham dan megerti fungsi dan tugas setiap pelaku sehingga keberhasilan dapat tercapai. Kedua, melaksanakan setiap rangkaian kegiatan latihan dengan penuh kesungguhan dan disiplinn, sehingga latihan berjalan sesuai dengan perencanaan. Ketiga, perhatikan keamanan latihan dengan menepati semua prosedur yang telah ditetapkan, dengan perhitungan yang cermat dan pertimbangan yang logis. Keempat, pertahankan kondisi tehnis alat utama agar tetap prima untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan. Kelima, laksanakan latihan ini dengan sabaik-baiknya sehingga outputnya dapat menjadi bekal penugasan lapangan. Dan terakhir ke enam, melaksanakan latihan dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Kegiatan Manlap Latsurta tersebut dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17 Nopember 2020, dengan melibatkan KRI Rigel-933, KAL Vega, serta unit survei darat.(disp/red)

Categories
Megapolitan

Kepala Pushidros TNI AL Hadiri Apel Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan di DKI Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. menghadiri Apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di wilayah tingkat DKI Jakarta, yang dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Anies Baswedan di Lapangan Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (04/11/2020).

Kegiatan ini didasari bahwa di masa Pandemi saat ini, tantangan yang dihadapi semakin besar, ketika tingkat curah hujan yang tinggi dibulan Oktober hingga Desember masuk ke kawasan Indonesia terutama di DKI Jakarta. Maka pemerintah DKI Jakarta, perlu mewujudkan sinergitas / kolaborasi antara unsur TNI-POLRI, unsur pemerintah serta perangkat daerah untuk menggalang seluruh kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana banjir akibat musim hujan, dengan membentuk tim kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan di wilayah DKI Jakarta.

Personel yang terlibat dalam acara ini berjumlah sekitar 955 orang yang terdiri dari perangkat daerah yakni, BPBD DKI, PMI, SAR DKI, Polri, TNI, hingga Satpol PP DKI. Didukung pula Kendaraan berat, ambulan, kendaraan operasional, mobil dapur umum, perahu karet, dan rainbow. Hadir pula Wagub DKI Ahmad Riza Patria, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Wakabasarnas Mayjen TNI Bambang Suryo Aji, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han), Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksda TNI Nazali Lempo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko, dan Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko.

Gubernur DKI mengatakan bahwa dalam memasuki musim hujan diperlukan tingkat kewaspadaan lebih tinggi. Ada tiga kata kunci dalam penanganan musim hujan di Ibu Kota, yakni pertama siaga artinya mengingatkan seluruh potensi untuk bisa menghadapi semua kemungkinan yang terjadi. kedua tanggap, dengan memantau dengan dekat perkembangan cuaca, sehingga bisa merespon dengan cepat apapun kondisinya dan terakhir, galang yang artinya dalam menghadapi bencana harus memiliki kemampuan untuk menggalang seluruh kekuatan, kemampuan memanggul bersama beban yang dirasakan bersama.

Selain itu, Gubernur DKI juga menambahkan bahwa ke depannya yang perlu diwaspadai adalah bencana La Nina. Dikatakannya, Kota Jakarta memiliki kapasitas maksimal mampu menampung 100 milimeter kubik/jam sehari. Jika volume air yg masuk melebihi dari 100 milimeter kubik/jam maka akan terjadi banjir.

“Diharapkan tanggung jawab kita dalam hal ini memastikan seluruh masyarakat yang terkena bencana tersebut dipastikan selamat, jangan ada yang menjadi korban. Genangan banjir di Jakarta ini biasanya mengering dalam waktu kurang dari 6 jam,” kata Gubernur.

Tantangan di DKI Jakarta yang menjadi penyebab banjir ada 3 penjuru antara lain pertama Hujan Lokal secara terus menerus, kedua terjadi hujan lebat di daerah pegunungan atau dataran tinggi, maka kita akan terkena imbasnya atau tumpahan dan yang ke tiga adalah akibat permukaan air laut yang meninggi di kawasan dataran rendah yaitu banjir rob, mengingatkan perhatian kita kepada penanganan banjir bukan saja air dari pegunungan, dan hujan lokal tetapi juga dari kawasan pesisir pantai.

“Kita mendapat kehormatan untuk menjaga nama baik ibukota DKI Jakarta ini. Dalam masa pandemi diharapkan perhatikan seluruh protokol kesehatan dalam semua kegiatan kita. Sebagai manusia kita tetap berikhtiar kepada Tuhan Yang Maha Esa, InshaAllah Jakarta terbebas dari bencana banjir,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
TNI

Laksda TNI Agung Prasetiawan Resmi Jabat Kepala Pushidros Angkatan Laut

Koran Jurnal, Jakarta – Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P menjabat Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) menggantikan Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H yang menempati jabatan baru sebagai Sesjen Wantannas.

Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P dilantik sebagai Kapushidrosal oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam upacara Sertijab empat jabatan strategis Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan TNI AL di Gedung Selasar Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (07/10/2020).

Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.AP. merupakan lulusan AAL Angkatan ke-32 Tahun 1987, sebelumnya menjadi Kapushidrosal, menjabat sebagai Asrenum Panglima TNI. Karier militernya dimulai sejak dilantik sebagai perwira TNI AL dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 1987.

Berbagai penugasan telah diembannya mulai dari penugasan baik di kapal perang (KRI) maupun di Staf. Penugasan di Kapal Perang Republik Indonesia diawali dengan penempatannya sebagai Asisten Padivsen KRI Badik 623, selanjutnya berpindah-pindah penempatan di KRI sampai tahun 2006 antara lain sebagai Palaksa antara lain KRI Teluk Berau 534 tahun 1995 dan KRI Teluk Sampit 515 tahun 1996. Beberapa Jabatan Komandan kapal perang pernah diembannya, yaitu KRI Tongkol 813 tahun 1997, KRI Pandrong 801 tahun 1999. Usai mengikuti Dikregseskoal tahun 2000, Pati kelahiran Blora ini menjabat Komandan KRI Rencong tahun 2002, KRI Teluk Ende tahun 2005 dan KRI Ki Hajar Dewantara 364 tahun 2006.

Pada tahun 2010 selesai mengikuti Sesko TNI tahun 2010, ia kembali berdinas di Armatim sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim, dilanjutkan sebagai Kepala Puskodal Mabesal tahun 2011. Pada tahun 2012 menjabat Asisten Operasi (Asops) Koarmabar dan tahun 2013 menjabat Kasguskamla Koarmabar. Selanjutnya Bapak dengan dua orang putera puteri ini mengikuti Pendidikan Lemhanas pada tahun 2014.

Kemudian selesai mengikuti pendidikan Lemhanas, ia menduduki jabatan sebagai Komandan Korsis Sesko TNI , Februari 2016 menjabat Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran (Waasrena) Kasal, 3 Februari 2017 menjabat Pangkolinlamil, 21 oktober 2017 sebagai Asrenum Panglima TNI dan sejak 7 Oktober 2020 dipercaya sebagai Kapushidrosal.(disp/red)

Categories
TNI

Peringati Hidrografi Dunia 2020, Pushidros TNI AL Gelar Webinar Pemanfaatan ‘Satellite-Derived Bathymetry’ 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Hidrografi Dunia tahun 2020, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Webinar atau Seminar Daring dengan topik Pemanfaatan Satellite-Derived Bathymetry (SDB) atau Batimetri Berbasis Satelit, Rabu (27/08/2020).

Satellite-Derived Bathymetry (SDB) adalah suatu metode baru yang dikembangkan dari teknologi penginderaan jauh untuk mendapatkan data kedalaman di area perairan dangkal dari citra satelit yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan pemetaan laut.

Seminar daring yang diselenggarakan ini bertujuan untuk menyebarluaskan aplikasi, sains, dan teknologi penginderaan jauh optik untuk estimasi batimetri dan batas darat-air.

Webinar yang merupakan kerjasama antara Pushidrosal, Institut Teknologi Bandung dan EOMAP ini digelar selama dua, 26-27 Agustus 2020. Hari pertama mengetengahkan topik “Pemanfaatan Satellite-Derived Bathymetry (SDB) Untuk Kepentingan Nasional” dan hari kedua dengan topik “Pemanfaatan Satellite Derived Bathymetry untuk Kepentingan Militer”.

Beberapa pembicara hadir dengan memaparkan materinya, di antaranya Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Handwiono, M.Sc. (Direktur Pengamanan, Kerja sama dan Perbatasan/Dirpamkersamtas) Pushidrosal dengan topik pemanfaatan SDB, Dr. rer. nat Poerbandono (Dosen Hidrografi ITB Bandung) dengan topik Penginderaan jauh batimetri, Dr. Thomas Heege (CEO EOMAP Gmbh) dengan topik Teknologi SDB, serta Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana, M.M (Kepala Dinas Pemetaan Pushidrosal) dengan topik penggunaan data SDB. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Host Letkol Laut (KH) M. Qisthi Amarona, S.T., M.Tr. Hanla, dengan moderator Gabriela Alodia, M.Sc.(Kandidat Doktor University of Leeds, Inggris, Cat. A Hydro Surveyor) pada hari pertama dan Kolonel Laut (P) Dyan Primana S (Komandan Satuan Survei Pushidrosal) pada hari kedua.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. Dalam sambutannya, Kapushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Satellite-Derived Bathymetry (SDB) atau Batimetri Berbasis Satelit merupakan teknologi terbaru dalam bidang pemetaan hidro-oseanografi yang sangat dibutuhkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar.

Ini dikarenakan posisi geografis Indonesia yang terletak di antara dua samudera dan dua benua, yang memiliki peran penting dalam perdagangan dunia, terlebih tekad pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritime dunia, agar Indonesia sebagai pusat informasi yang berkaitan dengan kemaritiman, sehingga teknologi pemetaan yang cepat dan akurat mutlak dibutuhkan.

“Pemanfaatan SDB untuk kepentingan nasional sangat diperlukan, salah satunya dalam rangka menyongsong Audit Wajib anggota IMO atau Mandatory IMO Member States Audit Scheme (MIMSAS) yang akan dilaksanakan pada Tahun 2022” kata Kapushidrosal.

Untuk itu Pushidrosal harus memenuhi target capaian survei dan pemetaan di seluruh perairan Indonesia, guna memberikan jaminan dan kepercayaan kepada publik tentang keamanan dan keselamatan bernavigasi di seluruh perairan Indonesia.

“Dalam hal ini, peran hidrografi sangat penting. Hidrografi bukan hanya sekedar peta laut. Hidrografi adalah kunci gerbang perekonomian dan ujung tombak pertahanan laut suatu negara” tegas Kapushidrosal.(disp/red)