Categories
Featured IPTEK TNI

Indonesia Ajukan Pembakuan Nama Fitur Bawah Laut di IHO/IOC-UNESCO

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), mengirimkan delegasinya untuk mengikuti pertemuan Sub-Committee on Undersea Feature Names yang ke-35 di UNESCO, Paris. Pushidrosal merupakan representasi Pemerintah RI di kancah Internasional dalam bidang hidrografi.

Pertemuan dari tanggal 14 hingga 18 Maret 2022 tersebut diselenggarakan dalam rangka sidang penetapan nama fitur bawah laut yang diajukan oleh Indonesia dari hasil Ekspedisi Jalacitra-I Aurora Tahun 2021. Pembakuan nama akan dimasukkan dalam database UNESCO agar fitur tersebut memiliki nama resmi yang diakui dunia, dan tercatat merupakan sumber daya geografis milik bangsa Indonesia.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat menyampaikan bahwa pengajuan pembakuan nama fitur bawah laut ini merupakan yang pertama kalinya oleh Indonesia dimana Pushidrosal merupakan focal-point yang terkait dengan hidrografi di lembaga internasional dalam hal ini International Hydrographic Organization (IHO).

Lembaga internasional yang menangani penamaan fitur dasar laut adalah Sub-Komite GEBCO (General Bathymetric Chart of The Ocean) untuk Nama-nama Fitur Bawah Laut yaitu (Sub-Committee on Undersea Feature Names atau SCUFN) di bawah kooordinasi IHO dan Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) UNESCO.

SCUFN dibentuk pada tahun 1974 untuk melaksanakan standarisasi nama-nama fitur bawah laut, yang ditampilkan pada semua peta laut atau publikasi lainnya yang terkait di seluruh dunia. Hal tersebut timbul atas dasar kebutuhan untuk menyeragamkan metode penamaan fitur bawah laut. Sidang SCUFN yang ke-35 ini akan diikuti oleh 15 negara anggota IHO, Sekretariat IHO dan IOC-UNESCO serta para ahli terkait dari seluruh dunia.(disp)

Categories
Featured Megapolitan Polisi

Jelang MotoGP, Kakorlantas Polri Lepas Personil BKO Mandalika

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi melepas personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Mandalika. Personel yang dilepas akan membantu kelancaran MotoGP 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pagi ini kami melepas BKO kendaraan dan personil untuk membantu Polda NTB dalam persiapan kelancaran khusus penyelenggaraan MotoGP Mandalika,” kata Firman di Lapangan Korlantas Polri, Jakarta, Senin (14/3/2022).

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, dalam pelepasan ini sebanyak 25 armada roda empat dengan total 50 awak diterjunkan. Selain itu, 40 armada roda dua dari jajaran gabungan juga turut dilepas.

“Untuk roda dua itu kita total 40 (kendaraan) itu gabungan dari Polda-Polda yang kita dorong bekerja sama dengan Korlantas,” imbuhnya.

Firman berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah terbaik dalam perhelatan MotoGP 2022, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Dia pun berharap event internasional ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat NTB.

“Harapan kita semua Indonesia menjadi tuan rumah yang terbaik, sukses penyelenggaraan balapan, sukses penyelenggaraan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, sukses juga mengangkat ekonomi untuk rekan-rekan kita yang berada di NTB,” tuturnya.

“Suatu kehormatan, suatu kebanggaan tentunya Indonesia dipercaya untuk melaksanakan kegiatan MotoGP ini,” sambung Firman.

Sebelumnya, Firman sudah mengecek Sirkuit Internasional Mandalika untuk mempersiapkan pengamanan lalu lintas. Firman mengatakan, jajarannya akan terus mensosialisasikan masyarakat sekitar lokasi terkait skema arus lalu lintas.(hum)

Categories
Featured TNI

Danpushidrosal Sambangi Menparekraf: Jalin Kerjasama Meningkatkan Wisata Bahari 

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat mengadakan kunjungan kerja ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Dr. Sandiaga Salahuddin Uno di kantor Kemenparekraf Jl. Medan Merdeka Barat No.17, Gambir, Jakarta, Selasa (08/03/2022).

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama antara kedua institusi yang selama ini sudah terjalin dengan baik serta untuk meningkatkan wisata bahari di tanah air.

Kunjungan kerja Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat yang didampingi Asisten Operasi Survei dan Pemetaan (Asopssurta) Pushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc, dan Kadispeta Dr. Oke Dwiyana Pribadi, kunjungan ini diterima langsung oleh Menparekraf RI Dr. Sandiaga Salahuddin Uno yang didampingi Deputi 1 Bidang Pemasaran Nia Niscaya, S.H, M.B.A, Direktur Hubungan Antar Lembaga Imam Santosa, serta Deputi 6 Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Ir. Rizky Handayani.

Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal menyampaikan secara umum tentang tugas pokok dan fungsi Pushidrosal yang merupakan lembaga Hidrografi nasional di bawah organisasi TNI AL. Salah satu fungsi yang terkait dengan Pariwisata adalah Fungsi pelayanan umum, dimana Pushidrosal sebagai penyedia resmi (official) Peta Laut Indonesia dan Publikasi Nautika untuk mendukung peningkatan Wisata Bahari.

Pushidrosal siap mendukung Kemenparekraf dalam setiap kegiatan yang berkaitan pariwisata perairan untuk mengembangkan pariwisata Indonesia, dengan menyediakan data berupa peta laut, baik peta kertas dan peta elektronik (ENC) maupun buku-buku nautika yang dibutuhkan.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan Pushidrosal dalam mendukung pengembangan wisata bahari antara lain, kerja sama Pushidrosal dengan Carnival Group dalam penggunaan data ENC S 57 untuk meningkatkan kunjungan kapal pesiar (cruise), kegiatan survei Pushidrosal di Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata dengan status super prioritas, penyiapan Peta Laut baik bentuk Kertas maupun Peta elektronik untuk keperluan kapal-kapal Yacth dan Cruise, membangun portal Indonesia Hydrographic Data Centre (IHDC) yang merupakan layanan hidrografi dapat di akses secara terbuka oleh para pengguna maupun pemangku kepentingan baik nasional maupun internasional, serta kegiatan yang akan dilaksanakan Pushidrosal yaitu Ekspedisi Jala Citra II-2022 “BANDA”.

Sementara itu, Menparekraf sangat mengapresiasi kinerja Pushidrosal dan menyampaikan bahwa Kebijakan strategis Kemenparekraf dapat didukung dengan produk Pushidrosal berupa peta dengan data akurasi yang tinggi yang dapat dimanfaatkan dalam memasarkan spot-spot wisata bahari seperti diving, yacht, serta boat race. Untuk itu pihaknya akan meningkatkan kolaborasi dengan memperbarui PKS antara TNI AL dengan Kemenparekraf dalam hal ini Pushidrosal.(disp)

Categories
Featured Jurnal Lain-lain Polhukam

Hari Pers Nasional 2022: PWI Dukung Agenda Green dan Mitigasi Iklim

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya berdiskusi dengan Ketua Panitia Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 Auri Jaya, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Jum’at (10/09/2021). Diskusi itu membahas agenda peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 yang akan diselenggarakan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Dan untuk puncak acaranya akan berlangsung pada 9 Februari 2022.

Dalam pertemuan tersebut Menteri Siti mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2022 dapat menggaungkan isu-isu kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kehutanan melalui aksi-aksi lapangan, seperti: rehabilitasi mangrove, rintisan Program Kampung Iklim (Proklim), dan pelepasliaran satwa. Itu semua mengarah pada upaya pembangunan hijau di Indonesia.

“Jadi nanti kegiatan pro lingkungan di HPN 2022, bisa menjadi program PWI dan Kementerian LHK, yakni rehabilitasi mangrove, Kampung Iklim Wartawan, dan pelepasliaran satwa dilindungi di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai,” ujar Siti Nurbaya.

Isu penanggulangan perubahan iklim penting untuk digaungkan saat ini karena masyarakat dunia makin merasakan akibat nyata dari krisis iklim, seperti bencana hidrometeorologis kebakaran hutan yang semakin sering terjadi di seluruh dunia. Menteri Siti ingin agar PWI dapat membantu menggugah kepedulian publik melalui penggaungan isu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan khususnya isu penanggulangan perubahan iklim.

Menanggapi hal tersebut, Auri Jaya mengatakan bahwa isu terkait lingkungan hidup akan menjadi salah satu tema peringatan HPN 2022, selain masalah masa depan wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan media.

“Masalah lingkungan hidup akan menjadi salah satu isu penting yang diangkat dalam peringatan HPN 2022 karena lingkungan hidup masih akan menjadi isu penting dan relevan dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Auri Jaya dalam pertemuan tersebut.

Auri Jaya dan Wakil Bendara Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Dar Edi Yoga pun setuju kegiatan yang akan dilakukan pada peringatan HPN 2022 antara lain menggagas program Kampung Iklim Wartawan di Kendari.

Menteri Siti menambahkan jika Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan salah satu upaya besar adaptasi perubahan iklim yang sedang dikerjakan oleh KLHK bersama masyarakat di tingkat tapak.
Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh KLHK dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK, serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Siti Nurbaya mengatakan, program Kampung Iklim yang dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa akan segera diperkenalkan pada saat puncak Hari Pers Nasional 2022.

Ia pun menjelaskan jika Proklim akan diusung pula pada forum The 26th UN Climate Change Conference of the Parties (COP26) di Glasgow, Skotlandia pada 31 October 2021 mendatang.

Sejumlah pejabat KLHK ikut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Sekjen KLHK Bambang Hendroyono, Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Helmi Basalamah, Direktur Konservasi Tanah dan Air Muhammad Zainal Arifin, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Sri Tantri Arundhati, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Nunu Anugrah.(*)

Categories
Ekonomi Featured

PT Bukit Asam Dukung Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Literasi dan Matematika

Koran Jurnal, Jakarta – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID turut berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) dengan mendukung program pelatihan tenaga pendidik Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.

PTBA bekerja sama dengan Gernas Tastaka dan NU Circle akan memfasilitasi pelatihan para tenaga pendidik di wilayah-wilayah operasional perusahaan, dengan fokus utama di Muara Enim, agar memiliki kualitas dan kompetensi skala global.

Program ini juga melibatkan dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan Peluncuran Gernas Tastaka antara PTBA, Pemda Kabupaten Muara Enim, dan NU Circle berlangsung, Jumat (13/08/21) secara daring dan dihadiri sekitar 246 peserta yang sebagian besarnya adalah guru di SD/MI Muara Enim.

Nilai dukungan yang dialokasikan PTBA untuk Gernas Tastaka di Muara Enim mencapai sekitar Rp 1 miliar dan pelatihan akan diikuti oleh 160 guru di Muara Enim untuk membantu pemerintah memberantas buta matematika dan literasi di Indonesia. Sebagaimana diketahui, pendidikan adalah kunci untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto memaparkan partisipasi PTBA dalam gerakan ini merupakan wujud penerapan tujuan mulia sebagai perusahaan tambang milik negara dan anggota BUMN Holding Pertambangan MIND ID.

Tujuan mulia tersebut adalah menambang sumber daya alam untuk peradaban, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan yang lebih cerah.

“Selain itu, kunci utama gerakan ini adalah kepedulian kita bersama. Kita peduli dan prihatin dengan posisi literasi dan matematika saat ini yang berada di peringkat bawah. Jika tidak ada yang peduli, maka tidak akan ada perubahan,” ujar Suryo Eko, dalam acara peluncuran Gernas Tastaka, Jum’at (13/8/21).

Program Training of Trainer (ToT) ini akan dilaksanakan di wilayah-wilayah operasional perusahaan, dengan fokus utama di Muara Enim. Program ini berupa pelatihan kepada puluhan guru-guru sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk meningkatkan kompetensi agar bisa mencetak generasi andal yang mampu bersaing secara global di masa depan.

Pelatihan akan diberikan pertama-tama kepada 40 guru SD/MI di Muara Enim. “Kewajiban kita bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita agar bisa melahirkan generasi-generasi unggul.”

Harapannya, program ini akan mencetak generasi cerdas, mampu berpikir kritis, bernalar dan membangun konteks untuk mengembangkan diri, lihai melihat peluang, dan keluar dari keterbelakangan, yang pada saatnya nanti dapat memajukan diri sendiri maupun lingkungannya.

Bupati Muara Enim DR. H. Nasrun Umar sangat mengapresiasi bentuk kepedulian PTBA untuk meningkatkan kompetensi SDM di Muara Enim. “Pendidikan adalah investasi, bukan cuma nantinya akan bermanfaat bagi si anak, tapi juga keluarga, lingkungan, bahkan lebih luas untuk nusa dan bangsa,” ujarnya.

Ketua NU Circle R Gatot Prio Utomo menambahkan juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muara Enim dan PTBA yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

“Kita harus memiliki kesadaran dan tekad yang sama untuk perubahan dan bergerak maju, dengan meyakini Gernas Tastaka ini akan bisa memajukan generasi penerus kita,” ucap Gus Pu, panggilan akrab R Gatot Prio Utomo.

PTBA menjadikan pendidikan salah satu fokus kontribusi perusahaan kepada lingkungan dan masyarakat. Sejak 2020 hingga pertengahan 2021, tercatat setidaknya perusahaan telah menyalurkan sebanyak 5000 beasiswa berupa program Bidiksiba, beasiswa kepada santri, dan lainnya. Perseroan juga membangun dan merenovasi sebanyak 109 gedung sekolah dan 62 pondok pesantren.

PTBA meyakini, untuk mendukung pendidikan tidak hanya dibutuhkan penyediaan sarana dan prasarana memadai untuk kegiatan belajar mengajar. Tapi juga perlu memperhatikan dan membangun kompetensi sumber daya dalam kegiatan tersebut, termasuk kepada para guru yang merupakan pahlawan dan kunci dalam pembangunan negeri ini.(rls)

Categories
Featured Ragam

Apresiasi Sembako JPS, Rezka Oktoberia: Pemda Harus Taktis Atasi Pandemi Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Anggota DPR RI Rezka Oktoberia mengapresiasi upaya yang dilakukan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) Sumbar menggalang donasi bagi warga tak mampu dan pelaku usaha kecil yang terdampak PPKM Darurat di Kota Padang.

Penggalangan donasi “serbuan” JPS bersama mitra dan tokoh Sumbar yang disampaikan ke penerima dalam bentuk paket sembako itu, dinilai Rezka sangat tepat.

Apalagi saat ini penularan Covid-19 masih tinggi dan pemerintah telah memutuskan memperpanjang PPKM.

“Hari ini, saya dapat laporan di Sumbar saja, 700 lebih yang positif terinfeksi. Dan, PPKM diperpanjang oleh pemerintah untuk pengendalian pandemi. Jadi, terobosan JPS ini sangat tepat dan ditunggu warga yang terdampak PPKM, terutama saudara-saudara kita yang terkendala usahanya dan pekerjaannya karena penerapan aturan PPKM,” ungkap Rezka.

Rezka menyebutkan dirinya minta maaf tak bisa hadir langsung tapi mengirimkan perwakilan dirinya pada pelepasan Sembako JPS bersama mitra dan tokoh yang dilakukan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto di Mapolda Sumbar, Minggu (25/07/2021).

“Saya mohon mohon maaf dan izin, tidak bisa hadir langsung. Salam sama teman-teman media, Bang Toni (Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto) serta tokoh lainnya yang hadir ya. Insyaallah pada tahap II nanti saya bisa hadir,” ungkap Rezka yang juga salah seorang donatur sembako dalam aksi sosial Bhakti JPS untuk Negeri.

Perkuat Koordinasi

Dalam penanganan Covid-19 di Sumbar, Rezka berterima kasih kepada para tenaga medis yang tanpa lelah terus berada di garda terdepan. Selanjutnya, forkopimda dan sejumlah pemda yang dari laporan yang dia terima selalu aktif melakukan vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan serta menyalurkan bantuan bagi warga.

Ia berharap koordinasi pemda dengan forkompinda terus diperkuat lagi. Harus lebih fokus dan terintegrasi dalam penanganan pandemi ini. Terutama dalam mempersiapkan tempat-tempat penanganan pasien yang darurat maupun pasien isolasi mandiri serta penyaluran bantuan sosial ke warga terdampak PPKM, dengan penyaluran yang tepat sasaran.

“Kemarin saya dengar ada rumah sakit yang sempat kekurangan oksigen dan ada alat penanganan Covid-19 yang rusak. Untuk itu, perlu langkah taktis dan terkoordinasi dengan baik pemda bersama manajemen rumah sakit dan dokter sehingga bisa cepat menekan angka penularan dan kematian, serta bagaimana alat penanganan covid ini bisa ada, solusi dan kolaborasi” ujarnya.

Jika ada kendala yang perlu langkah cepat dan taktis ke pusat, dia minta agar segera informasikan ke wakil rakyat di DPR dan DPD, DPRD atau langsung ke kementerian dan lembaga terkait.

“Penyelamatan warga atau masyarakat adalah nomor satu, apalagi yang berkaitan dengan nyawa masyarakat. Semua fokus kita harus ke sana dulu. Hindari dulu lah kegiatan-kegiatan yang tidak ada kaitan dengan penanganan pandemi Covid-19, utamakan keselamatan masyarakat,” ingat Rezka.

Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus diarahkan bekerja taktis dan cepat merespons situasi di lapangan.

“Jika kepala OPD tidak responsif, diganti saja karena situasi saat ini emergency. Tinggal laporkan ke Mendagri. Tiap OPD terkait mesti tanya tiap hari, apa yang dibutuhkan rumah sakit, tenaga medis serta di tempat-tempat isolasi. Dengar juga masukan dari pakar epidemiologi dan dokter. Ingat, 700 lebih orang terinfeksi, itu bukan angka yang sedikit. Di hulu, juga teruskan sosialisasi bersinergi dengan teman-teman media. Sediakan juga kontak 24 jam untuk warga yang butuh informasi dan bantuan penanganan Covid-19,” jelas Rezka.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mengungkapkan kasus Covid-19 di Sumbar masih tinggi dan butuh penanganan ekstra dari semua pihak.

Berdasarkan laporan harian yang diterimanya, masih banyak masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Setiap hari saya mendapatkan laporan dari labor pemeriksaan swab, angka kasus aktifnya naik terus,” ujar Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto saat melepas 1.000 Paket Sembako JPS Bhakti untuk Negeri bersama Mitra dan Tokoh Sumbar, di Mapolda Sumbar, Minggu (25/07/2021).

Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Hal itu terungkap dari giat penegakan prokes yang dilakukan polres-polres di wilayah Polda Sumbar.

“Ini perlu perhatian kita bersama untuk sama-sama terus mengingatkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan. Polri dan TNI bersama Pemprov dan DPRD Sumbar terus berupaya mengajak masyarakat patuh prokes,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Pada kesempatan ini, Kapolda juga mengapresiasi upaya yang dilakukan JPS bersama mitra dan tokoh dalam membantu masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

Hal ini, menurutnya sejalan dengan upaya pemerintah yang memperhatikan penanganan warga terdampak pandemi dan PPKM.

“Ini menjadi atensi saya, begitu tahu JPS kumpulkan donasi sembako untuk masyarakat tidak mampu dan pelaku usaha kecil yang terdampak. Saya berharap giat ini jangan berhenti di sini. Saya mengajak juga tokoh Sumbar lain ikut aksi Bhakti Untuk Negeri JPS ini. Karena yang terdampak pandemi ini sanak saudara kita juga,” ujar jenderal polisi berbintang dua bergelar Tuanku Rajo Sinaro Basa.

Koordinator JPS Heri Sugiarto mengucapkan terima kasih kepada mitra dan tokoh masyarakat yang telah membantu paket sembako warga terdampak PPKM Darurat.

Untuk tahap awal ini, kata Heri, didistribusikan langsung sebanyak 600 paket sembako di Kota Padang dan sisanya pekan depan bersama dengan donasi lanjutan dari para donatur lainnya.

“Alhamdulillah dalam waktu seminggu 1.000 paket sembako terkumpul dari mitra dan tokoh Sumbar. Termasuk dari Pak Kapolda, Pak Guspardi, Pak Nurnas, Bu Rezka Oktoberia, Bu Emma Yohanna, Bu Nevi Irwan Prayitno, Pak Mulyadi dan Uda Donny Oskaria serta pengusaha dan mitra lainnya yang peduli dan antusias berdonasi Sembako JPS Bhakti Untuk Negeri ini,” ujar Heri.

Koordinator Penyaluran Donasi, Novrianto mengatakan, untuk tahap pertama, sembako disalurkan langsung kepada warga yang berhak di Kototangah, Padang Selatan, Padang Timur, Lubuk Kilangan, Kuranji dan Nanggalo.

“Untuk pembagian tahap II direncanakan Minggu depan dilepas dari DPRD Sumbar,” ujar wartawan senior JPS itu.(rls)

Categories
Featured Megapolitan

Kelas PAC22-2TP LSPR Membuat Musical Comeback Judul “ALICE”

Koran Jurnal, Jakarta – LSPR Communication and Business Institute – Jakarta merupakan salah satu institusi pendidikan ilmu komunikasi dan bisnis pendidikan di Indonesia, LSPR dengan bangga menghasilkan lulusan berkualitas tinggi yang siap berkembang di lingkungan profesional. LSPR didirikan pada tahun 1992 oleh Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR. Salah satu program studi yang ditawarkan di LSPR yaitu jurusan Performing Arts Communication (PAC).

Pesan dari Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi
Mikhael Yulius Cobis, M.Si, M.M
Performing Arts Communication (PAC) lahir di awal era komunikasi dan industri kreatif pada Januari 2008. Kedengarannya tidak mungkin untuk menggabungkan studi seni pertunjukan dan studi komunikasi menjadi sebuah studi yang disebut Performing Arts Communication (PAC), tetapi LSPR Communication and Business Institute percaya bahwa jurusan ini akan berkembang dan memenuhi kebutuhan industri saat ini. Kini LSPR PAC sudah memiliki 15 angkatan mahasiswa yang memilih jurusan ini dan siap menjadi Komunikator Profesional dan Artistik. Kami adalah contoh dari mereka yang tidak terlahir hebat, tetapi mencapai kebesaran dan memiliki keagungan yang disodorkan kepada mereka.

Setiap semester LSPR PAC secara konsisten menghasilkan berbagai bentuk seni pertunjukan di bawah LSPR PAC Festival. Festival ini selalu mencakup pertunjukan teater, pertunjukan tari, konser musik, dan pameran. Semua produksi di LSPR PAC Festival merupakan tugas akhir dari mata pelajaran yang telah diajarkan kepada mahasiswa di Jurusan PAC, seperti Plan Production and Management, Event Management & MICE, PAC Showcase dll.

Pesan dari Dosen Mata Kuliah Event Management dan MICE Patricia Vicky Sihombing, M.Si,

Pandemi mengajarkan kita terus beradaptasi. Industri creative, khususnya bisnis event saat ini masih mencoba mencari formula terbaik untuk bisa tetap menyuguhkan sebuah hiburan dengan pesan yang jelas dan tersampaikan. Sehingga subject Event Management, Production Planning, Showcase, harus tetap dikuasai karena pergeseran dari offline menjadi online masih menjadi hal yang dinamis. Masih banyak yang harus kita sesuaikan.

Bayangkan: Sebuah musik baru dengan genre fiksi ilmiah dan fantasi sosial yang ditulis dan dikonseptualisasikan di tengah pandemi.

Kelas PAC22-2TP telah mengumumkan bahwa mereka telah melakukan hal itu. Meski produksinya dimaksudkan untuk diwujudkan melalui rekaman dan streaming on-demand dengan harga tiket yang sangat terjangkau. Situasi yang semakin parah dengan adanya Coronavirus menyebabkan pertunjukan ditunda untuk waktu yang tidak dapat ditentukan. Namun, pertunjukan akan direalisasikan dalam bentuk lain: A Concept Album.

Album konsep akan terdiri dari dua elemen utama: Album Seni Konsep dan Rekaman Demo Pemeran dari “Alice”. Album Konsep Seni akan berisi desain yang telah digunakan untuk menyusun elemen visual pertunjukan dan akan tersedia untuk dilihat pada peluncuran situs web produksi resmi, www.alicenewmusical.com pada tanggal 31 Juli 2021. Pembaruan mengenai rilis Demo Cast Recording dan proyek itu sendiri dapat ditemukan di situs web.

Projek ini dibuat untuk memenuhi persyaratan agar mahasiswa bisa mengikuti ujian internasional yang akan dinilai oleh Edith Cowan University selama menempuh pendidikan di semester 6 dari program studi Komunikasi Seni Pertunjukan.

Album konsep ini adalah proses penciptaan dan pengembangan fiksi ilmiah sosial baru – musik fantasi mengenai kebebasan memilih dan harapan sosial yang tidak adil – dilihat dari perspektif luar tentang dunia yang dikonsumsi oleh nilai-nilai patriarki. Sangat penting bagi pencipta bahwa musik, karakter, dan berbagai elemen dalam cerita itu sendiri membawa makna yang mencerminkan nilai-nilai yang dipegang masyarakat hingga hari ini dan menyampaikan perjalanan sentimen yang kompleks dan perjalanan kelam yang seringkali dialami orang dalam hidupnya.

Beberapa pra-acara telah diadakan selama perjalanan produksi “Alice”, termasuk talk-show, kampanye dan showcase; yang terakhir adalah konferensi pers. Video kompilasi selama pra-acara kami akan tersedia untuk dilihat melalui situs web kami, www.alicenewmusical.com, bersama dengan informasi yang diperlukan. Sangat disarankan untuk mengikuti Instagram kami @alicenewmusical dan TikTok kami @alicethenewmusical untuk konten dan informasi lebih lanjut mengenai projek ini.

Dikenal sebagai manajemen Eleutheria, mahasiswa PAC22-2TP memiliki misi untuk mendorong kebebasan berkreasi untuk kemajuan masyarakat. Saat ini tim fokus dalam penyebaran berita berskala besar tentang perilisan Album Konsep “Alice”, tim terbuka untuk kolaborasi dan sponsor. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi tim kami

Info Kontak: lspr.pac2tp@gmail.com

Categories
Featured Nasional

Presiden Jokowi Apresiasi Aplikasi ‘JP Hub’ Sukseskan Gerakan Beli Kreatif Danau Toba

Koran Jurnal, Balige – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi dan memperkenalkan aplikasi Jaringan Pariwisata Hub (JP Hub) sebagai platfom daring yang diharapkan mampu menyukseskan dan mempromosikan Gerakan Beli Kreatif Danau Toba.

“Aplikasi ini akan menjadi pintu pengetahuan, pencarian, hingga pemesanan destinasi mulai dari tingkat provinsi hingga desa. Serta dilengkapi dengan atraksi wisatanya. Sudah waktunya pariwisata Indonesia tumbuh bersama ekonomi kreatifnya,” jelas Presiden Joko Widodo, dalam sambutannya secara daring dalam acara Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba, Sabtu (20/02/2021).

Presiden Jokowi meresmikan gerakan Beli Kreatif Danau Toba sebagai upaya untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas (DSP).

Presiden Joko Widodo mengatakan gerakan ini merupakan lanjutan dari gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” yang tahun ini akan difokuskan untuk mengembangkan potensi daerah.

“Pada tahun 2020, gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM yang onboard ke platform e-commerce untuk meluaskan potensi pasar hingga nasional bahkan mancanegara,” kata Joko Widodo.

Presiden juga menyebutkan Danau Toba sebagai salah satu dari kawasan DSP memiliki potensi ekonomi kreatif yang patut dikembangkan. Ia mencontohkannya dengan kain ulos dan kopi khas Sidikalang yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

“Selain itu, kawasan ini juga memiliki pemandangan yang cantik dengan bentangan danau vulkaniknya. Paduan pariwisata dan hasil ekonomi kreatif yang layak digaungkan ke seluruh nusantara hingga dunia dan diharapkan akan mampu membangkitkan ekonomi Indonesia lewat industri digital,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Gerakan ini, lanjut Presiden Joko Widodo, selain mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk berorientasi dengan platform e-commerce, juga akan dilengkapi dengan pendampingan dan edukasi bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk bisa mengembangkan dan memajukan usahanya di platform digital.

Sementara itu, dalam satu rangkaian acara yang sama di Institut Teknologi Del, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, mengatakan dengan adanya pertumbuhan di sektor ekonomi kreatif ke platform e-commerce bisa menjadi solusi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang belum bisa memasarkan produknya secara fisik akibat pandemi COVID-19. Sehingga, gerakan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi para pelaku kreatif untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya lewat platform digital.

“Penjualan produk secara fisik di masa saat ini sangat sulit dilaksanakan. Tetapi dengan penjualan lewat platform digital ini bisa membantu kita di masa-masa yang sulit ini dan ini memang tujuan dari “Beli Kreatif Danau Toba”, bagaimana kita onboarding ke platform digital serta berkolaborasi dengan mitra dan memberikan pendampingan-pendampingan. Karena berjualan fisik itu berbeda dengan berjualan secara digital,” tutur Angela.

Dalam acara ini, Angela didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam dan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir, Audy Murphy Sitorus. Acara ini juga turut dihadiri secara daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; serta Menteri Komunikasi dan Informatika, Johny Gerard Plate.(hum/red)

Categories
Featured Ragam

Jadi Anggota DPR RI, Rezka Oktoberia Bikin Sejarah Bagi Luak Limopuluah Sumatera Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk pertama kalinya, putri Luak Limopuluah (Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh), dilantik menjadi anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar II yang meliputi Payakumbuh, Limapuluh Kota, Agam, Bukittinggi, Pariaman, Padangpariaman, Pasaman, dan Pasbar.

Putri Luak Limopuluah yang dilantik menjadi wakil rakyat itu adalah Rezka Oktoberia. Politisi Partai Demokrat ini akan dilantik sebagai anggota DPR-RI sekaligus anggota MPR-RI oleh Ketua DPR-RI Puan Maharani pada Senin (7/12) lalu, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 118/P, 119/P, 120/P, 123/P, 126/P Tahun 2020 Tentang Peresmian Pengangkatan Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024

Gadis manis kelahiran Payakumbuh ini menyebut, pelantikan dirinya sebagai anggota DPR-RI dari Dapil Sumbar II setelah melewati berbagai dinamika yang ada, merupakan keberhasilan dari seluruh elemen masyarakat Luak Limopuluah. Sebab, sudah bertahun-tahun, masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota, merindukan ada putra-putri terbaik mereka yang duduk menjadi anggota DPR-RI dari Dapil sendiri atau Dapil Sumbar II

DPR RI melantik sejumlah Anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) di sisa masa jabatan 2019-2024 pada Rapat Paripurna di ruang rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Desember 2020. Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dan Wakil Ketua DPR RI Korpolkam M. Azis Syamsuddin memandu pelantikan tersebut.

Salah satu dari enam yang di lantik itu adalah putri Luak Limopuluah yang bernama Rezka Oktoberia wanita berdarah Minang kelahiran kota Payakumbuh.

Atas di Lantik nya Rezka Oktoberia sebagai anggota DPR-RI dari Partai Demokrat, Andi Arif ketua Bapilu DPP Demokrat ucapkan selamat dan sukses semoga amanah dalam pengabdian sebagai wakil rakyat periode 2019-2024,” kata panggilan beken AA itu kepada wartawan di gedung Nusantara 2, Senin (07/12/2020).

Dikatakan Andi Arif, Rezka ini adalah sosok wanita yang saya kenal sangat tangguh serta kuat dalam menghadapi permasalahan apapun, dia wanita yang suka pekerja keras yang pernah saya kenal dan tak kenal lelah dalam bekerja.

Hal senada juga di sampaikan Jemi Setiawan Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat dan juga menjabat di dalam Makamah Partai serta pengurus DPP partai Demokrat, menyampaikan selamat dan sukses Rezka Oktoberia atas sudah dilantiknya sebagai anggota DPR-RI dapil Sumatra Barat II.

“Mudah-mudahhan bisa memberikan kontribusi bagi Sumatra Barat dan dapil II pada umumnya,” singkat Jemi.

Di sisi lain, Haris Pratama Ketua Umum KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) juga mengucapkan selamat kepada Rezka Oktoberia yang baru saja di lantik menjadi anggota DPR-RI dari partai Demokrat, ini merupakan kebanggan bagi kami karena salah satu pengurus DPP KNPI bisa duduk di parlemen mewakili rakyat Sumatra Barat dan dapil Sumbar II pada khusus nya,” ucap Pemuda berdarah Pariaman itu.

Haris Pratama juga berharap agar Rezka Oktoberia bisa menyerap aspirasi di dapilnya dan bisa memberikan kontribusi yang positif dalam segala bidang untuk membangun Sumatera Barat dalam segala aspek.(rls/red)

Categories
Featured Ragam

Hari Rempah Nasional Disepakati Setiap Tanggal 11 Desember

Koran Jurnal, Depok – Dewan Rempah Indonesia sepakat menetapkan tanggal 11 Desember sebagai Hari Rempah Nasional. Kesepakatan ini dibacakan oleh Hendratmojo Bagus Hudoro, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, dihadapan para peserta acara ‘Pertemuan Penentuan Hari Rempah Nasional’ yang diselenggarakan Dewan Rempah Indonesia dan Ditjen Perkebunan, di Hotel Bumi Wiyata Depok, Selasa (08/12/2020).

Penetapan tanggal itu merupakan hasil mufakat semua peserta yang hadir, dan penetapan didasari dari sejarah Kesultanan Tidore dimana pada 11 Desember 1521 mengekspor perdana cengkeh sebanyak 27,3 ton ke Eropa dengan kapal Victoria.

Menurut Ketua Dewan Rempah Indonesia Gamal Nasir menyatakan Hari Rempah Nasional (HRN) akan diperingati setiap tahunnya bersama para stakeholder agribisnis rempah nasional. Kesepakatan menjadikan HRN tanggal 11 Desember berjalan mulus karena selama ini sudah banyak info, data dan historis yang dibahas dalam berbagai event FGD, seminar, workshop, webinar sejak dekade terakhir antara lain mengenai jalur rempah, wisata rempah, kuliner rempah, akses pasar rempah dalam dan luar negeri, industri rempah, dan lainnya yang dilaksanakan oleh berbagai institusi rempah.

Demikian pula, dukungan program rempah pusat dan daerah antara lain GRATIEK di Kementan, jalur rempah di Kemendikbud, poros maritim berbasis rempah dan spices culinary for the future di Kemenko Maritim, wisata berbasis rempah di Kemenpar & Ekonomi Kreatif, rempah di kawasan transmigrasi di Kemendes PDT & Trans, lahan sosial kehutanan untuk rempah di kemen LHK, Market Place di Kemenkop UKM, Gosora di Maluku utara, gerakan desa rempah di Bappenas, Festival rempah di Sumatera selatan, sekolah rempah, dan lainnya banyak lagi.

Rempah jangan dipandang sebagai komoditi saja, tetapi sebagai nilai. Keberadaan rempah memberikan nilai menjadi lebih tinggi terhadap makanan, minuman, kesehatan, kebugaran, kecantikan, pewarna, pengawet, dan spiritual. Demikian juga historis tentang situs, artefak, gedung tua, literasi tua, dan cerita lama kearifan lokal, dikemas untuk menjadi produk bernilai tinggi sebagai obyek, dan tujuan wisata. Gamal Nasir, Ketua Dewan Rempah Indonesia menyatakan hal ini pada pertemuan dalam rangka Hari Rempah Nasional, Dewan Rempah Indonesia.

Begitu banyaknya nilai rempah yang dapat diraih dari potensi dan peluang yang ada, dari nilai yang hilang trilyunan rupiah dari waktu ke waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk modal pembangunan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita bersama sama memperbaiki tata nilai dari rangkaian rantai pasok rempah dari hulu, hilir sampai ke konsumen akhir dalam dan luar negeri,” kata Gamal.

Alangkah sayangnya, jika rempah nasional yang memiliki berbagai keunggulan spesialty menjadi terpuruk padahal rempah lah yang menjadikan nusantara dikenal dunia, rempah lah yang menjadi tulang punggung ekonomi dalam berbagai situasi apalagi di masa resesi dan pandemi seperti saat ini. Rempah lah yang telah merubah peradaban dunia. Rempah tidak hanya sekedar tanaman dan produk, tapi telah masuk ke tata kehidupan sosial dalam lapisan masyarakat yang akhirnya melahirkan peradaban sosial suatu bangsa.

Secara teknis, rempah sebagai tanaman dan produk merupakan domain Kementan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas guna kesejahteraan masyarakat. Tetapi dalam aspek ekonomi berbasis rempah, mengandung sprektum yang lebih luas lagi yang melibatkan seluruh kementerian dan institusi terkait.

Dewan Rempah Indonesia (DRI) hadir untuk mengemban amanat UU perkebunan no 18 tahun 2004 yaitu membangun sinergi antar para pelaku usaha agribisnis perkebunan yang lebih dikuatkan dalam perubahan UU perkebunan no 39 tahun 2014 pasal 52. Namun, untuk Dewan komoditi tersebut belum diatur lebih lanjut operasionalnya dalam Peraturan Pemerintah sehingga memiliki berbagi keterbatasan sumber daya, sarana dan prasarana pendukungnya. Namun demikian, dalam berbagai keterbatasan tersebut, berbagai upaya tetap dilaksanakan untuk mendukung pemerintah dalam sinergitas dan keterpaduan khususnya dalam merebut kembali kejayaan rempah nasional.

Hal ini bukanlah suatu hal yang mudah, tapi memerlukan kepedulian, keseriusan, komitmen dan tanggung jawab dari seluruh stakeholder rempah.

Untuk terwujudnya hal tersebut diperlukan juga payung hukum legal formal yang mengikat sehingga kejayaan rempah ini dapat diraih kembali. Jadi bukan hanya retorika dan slogan saja.(mp/ant/red)