Categories
Keamanan Megapolitan Militer Polhukam Polisi TNI

Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Tinjau Aksi Bela Palestina 1712 di Monas

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis meninjau langsung kegiatan Aksi Bela Palestina 1712 di Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Pangdam Jaya saat meninjau unras (unjuk rasa) menggunakan pakaian muslim yang mana sesekali beliau menyapa para peserta aksi dengan penuh sahaja dan keakraban.

Aksi bela Palestina di Silang Monas berlangsung mulai pukul 09.53 WIB terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pimpinan Prof. Dr. KH. Ma’aruf Amin dengan jumlah lebih kurang 7.000 orang. Aksi didahului dengan sholat shubuh berjamaah, dzikir dan doa bersama, dalam rangka Aksi Bela Palestina 1712.

Adapun tuntutan aksi adalah menyikapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yg mengklaim Kota Yerusalem sbg Ibukota Israel dan akan memindahkan Kedubes AS dari Tel-Aviv ke Yerusalem.

Elemen yang tergabung dalam unras PBNU, PKS, Muhammadiyah, PP Syarikat Islam, PP Persatuan Tarbiyah Islamiyah, PB Zamiyatul Wasliyah, PB Mathlaul Anwar, GUPPI, PTDI, PP Dewan Masjid Indonesia, PP Al Ittihadiyah, PP DDII, PERSIS, PP AL Irsyad Al Islamiyah, ICMI, PP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, PP Majelis Dakwa Islamiyah, PARMUSI, PP Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, PP Hidayatullah, PP Nahdlatul Wathan, PP BKPRMI, PP Rabitha Alawiyyin, Al Khaerat, IKADI, LDII, PP Wahdah Islamiyah, FPI, Satkar Utama, MIUMI, IKAPMI.

Tokoh yang hadir dalam aksi bela Palestina di Silang Monas antara lain Ustadz Slamet Ma’arif (Ketua Presidium 212), Habieb Muksin Alatas (Ketua FPI DKI Jakarta), Ustadz M. Zaitun Rasmin (MUI), KH. Jafar Shidik (Waketum FPI), Ustadz Irfan S. Awwas (Ketua Majelis Mujahidin) , M. Kholin Nafis (Komisi Dakwah MUI), Ustadz Rahmat (MUI sulsel), KH. Abdul Rasyid Abdullah Safeii, Ustadz Hasri Harahap (Sekjen Presidium 212), Lukman Hakim (Menteri Agama), Opick (Artis).

Sebelum sholat Zuhur giat aksi selesai dan massa saat ini berangsur-angsur mencair, sesuai dengan harapan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya selama Aksi Bela Palestina 1712 berjalan tertib, situasi tetap kondusif dan aman.

Pewarta : Anton/ZS/Pen

Categories
Megapolitan Militer TNI

Kasdam Jaya Lepas Gerak Jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya TA 2017

Koranjurnal.co.id, Cikarang – Upacara penyerahan simbol dan pemberangkatan Peleton Beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya TA 2017 dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika dan HUT Infanteri Tahun 2017 secara resmi diberangkatkan. Pelaksanaan pemberangkatan Tonting etape I ini di lapangan Plaza komplek perkantoran Pemda Kab Bekasi Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2017).

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Herianto Syahputra dan sebagai Komandan Upacara (Danup) Letda Inf Indra Faturusi dari Yonif Mekanis 203/AK.

Dalam amanat Pangdam Jaya/Jayakarta pada upacara tersebut yang dibacakan Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Herianto menyampaikan, kegiatan gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya, merupakan momen penting yang setiap tahun rutin dilaksanakan oleh prajurit TNI AD khususnya Kecabangan Infanteri.

Dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk memupuk jiwa korsa dan rasa kebanggaan prajurit Infanteri sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran serta menanamkan nilai-nilai kejuangan, semangat pantang menyerah dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada prajurit muda TNI AD.

Kasdam Jaya juga menjelaskan dimana hakikat gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya bukan sekedar memberikan kesan peristiwa yang seremonial atau kegiatan penciptaan kebanggaan dalam arti sempit saja.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk menggali nilai-nilai patriotisme guna membangun kekuatan dan semangat bagi prajurit Infanteri dalam melanjutkan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara Indonesia,“ terangnya.

Selain itu Kasdam Jaya juga menekankan agar segenap prajurit dapat memaknai kegiatan ini secara sungguh-sungguh serta menempuh setiap etape dengan penuh semangat, karena sepanjang rute perjalanan akan dinilai dan dilihat oleh masyarakat.

“Prajurit harus selalu membangun kedekatan dan kebersamaan dengan rakyat melalui berbagai macam kegiatan sebagai perwujudan kemanunggalan TNI-Rakyat,” pungkasnya.

Pewarta : Anton/Pen

Categories
Keamanan Megapolitan TNI

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Kapendam Jaya: Kodam Siap Bantu Polri dan Pemprov Amankan Situasi Ibukota

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Jelang Perayaan Natal Tahun 2017 dan malam pergantian tahun (Tahun Baru 2018), Kodam Jaya/Jayakarta, siap membantu Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, dalam memberikan jaminan rasa aman, tentram dan ketertiban masyarakat Ibu Kota khususnya, serta masyarakat di wilayah yang termasuk dalam wilayah Kodam Jaya/Jayakarta.

“Pada prinsipnya, Kodam Jaya selalu siap membantu Pemerintah Daerah dan Polri, dalam hal ini Polda Metro Jaya, dalam mengamankan Ibu Kota, setiap saat, kapan pun. Termasuk jelang Natal 2017 dan malam tahun baru nanti,” ujar Kapendam Jaya Letkol Inf. Kristomei Sianturi di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Lebih jauh mantan Dandim 0424/Tanggamus, Lampung ini menerangkan, Kodam Jaya/Jayakarta selalu memiliki pasukan yang stanby (siaga), siap membantu dan siap digerakkan kapanpun dibutuhkan untuk perbantuan.

“Yang namanya membantu itu, kita sudah harus lebih siap, lebih dahulu. Jadi kita siap membantu pemerintah daerah dan kepolisian kapan pun,” tandasnya.

Selain itu, lanjut mantan Danyonif Para Raider 305/Tengkorak, Kostrad ini, persiapan yang dilakukan oleh Kodam Jaya/Jayakarta, juga didukung dengan kerja dan pelaksanaan tugas pokok satuan-satuan wilayah seperti Korem, Kodim dan Koramil.

“Termasuk di dalamnya temu cepat, lapor cepat, cegah dini. Jadi, di tingkat Kodam kita lakukan kesiapan, sementara satuan di wilayah melakukan antisipasi. Tinggal disesuaikan dan menunggu permintaan, kita siap,” tegasnya.

Arbituren Akmil 1997 ini menambahkan, untuk masyarakat di Ibukota, jaga selalu kondusifitas, jangan mudah terpancing isu, hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Ini yang harus diwaspadai dan disadari bersama. Amati setiap ada pemberitaan, cermati benar atau tidak. Jaga selalu persatuan dalam kerangka Kebhinnekaan,” pungkasnya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Megapolitan

Diduga Rugikan Pihak Ketiga, Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Suprajarto dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin (11/12/2017) sore. Penyebabnya keputusan pailit yang diajukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, dianggap merugikan orang lain yang bukan Debitur. Tidak hanya Suprajarto, mantan Direktur Utama BRI, Randi Anton, juga dipidanakan melalui laporan bernomor polisi LP/1356/XII/2017 Bareskrim, tanggal 11 Desember 2017 itu.

“Turut dilaporkan R. Pandu Bagja Sumawijaya yang merupakan Kepala BRI Cabang Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, dan Tim Kurator,” ujar kuasa hukum korban, Johnny Situwanda kepada wartawan di Jakarta.

Perkara sendiri bermula saat Nyonya Lusy yang merupakan Ibunda dari klien Johnny, Ita Yuliana, mengajukan pinjaman ke BRI cabang Sumbawa. Pinjaman sekitar Rp 5,1 miliar itu, dilakukan dengan menjaminkan sejumlah barang berharga. Antara lain tujuh sertifikat meliputi rumah, rumah toko (ruko), dan tanah.

Dalam perjalanannya, ibunda Ita dinilai BRI tak memenuhi kewajiban membayar angsuran. Karenanya, gugatan sebagai Debitur yang pailit didaftarkan bank. Putusan hakim atas gugatan itu berpihak kepada BRI, sehingga eksekusi dilakukan. Persoalan mulai muncul, karena dalam eksekusi harta benda yang disita bukan hanya milik Debitur, tapi juga punya Ita.

“Tim kurator memancangkan tiang papan pengumuman yang bertuliskan bahwa tanah, rumah, beserta isinya seperti barang berharga, barang usaha dan perhiasan, sebagai objek jaminan yang disita,” kata dia.

Total, nilai harta benda milik Ita yang disita mencapai Rp 35 miliar. Sementara sebelumnya, tim kurator juga telah menyita barang berharga jaminan milik Nyonya Lusy senilai Rp 37 miliar.

Di samping menyita barang berharga yang bukan jaminan, tim kurator juga dinilai bertindak tak sepatutnya dalam proses eksekusi, tim kurator dituding melakukan pengerusakan.

“Selain melakukan eksekusi bukan terhadap objek yang dijadikan jaminan, tim kurator juga melakukan perusakan dengan mencongkel rumah ketika eksekusi, tindakan yg sangat tidak patut dilakukan seorang Kurator, semua dugaan tindakan pidana yg merugikan tersebut klien kami laporkan sebagai dugaan perbuatan pidana ke polisi,” tegas Johnny.

Terlapor dijerat Pasal 368, 406, 335 dan 55 KUHP, tentang tindak pidana perampasan, pengerusakan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Lebih lanjut, Johnny juga berencana memproses hukum keputusan pengajuan pailit oleh bank, karena dinilai menyalahi aturan. Dia menjelaskan, jika seorang debitur dinyatakan tak sanggup membayar angsuran dari uang yang dipinjam, seharusnya tindakan berupa pelelangan barang jaminan sudah cukup. Bukan bank malah mengajukan kepailitan.

Tak hanya itu, prosedur dan syarat pengajuan kepailitan juga dianggap Johnny telah dilanggar BRI.

“Syarat kepailitan itu minimal harus ada dua Kreditur, Di situ dimasukkan pihak Asuransi yg seharusnya bersama sama dengan BRI merupakan satu Pihak dalam Perjanjian Kredit, karena asuransi adalah permintaan atau ketentuan dari BRI bahwa setiap Debitur harus diasuransikan, Karena itu sedang kita kaji apakah ini kebohongan kepada pengadilan atau tidak,” tandasnya.

Pewarta : Anton

Categories
Kriminalitas Megapolitan

Polisi Sita Paket Sabu Seberat 5 Kg dan 18 Butir Pil Ekstasi di Wilayah Jakarta Barat

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepolisian Resort (Polres) Jakarta Barat menyita barang bukti berupa paket sabu seberat 5.1 kg, paket kecil sabu dengan berat bruto 0.94 gram dan 18 butir ekstasi. Barang terlarang tersebut disita Polisi dari pelaku pengendar berinisial AR alias KS (34 th) bersama 3 orang temannya berinisial DS (31 th), Za (35 th), Fokker (27 th) dan ME (22 th) yang ditangkap tim Sat Resnarkoba Polres bersama unit narkoba Polsek Jakarta Barat pada saat penggerebekan dan penggeledahan beberapa tempat di wilayah Jakarta Barat.

Pengungkapan barang terlarang dari hasil observasi dan penyelidikan pihak berwajib ini disinyalir berasal dari jaringan Narkotika Internasional Malaysia.

Dari rilis yang dibagikan kepada wartawan, disebutkan bahwa modus peredaran serta pendistribusian narkoba itu dilakukan oleh para pelaku melalui jalur antar provinsi (Palembang-Riau-Batam-Jakarta-Bandung-Surabaya-Banjarmasin-Palu).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan narkotika tersebut berdasarkan penyelidikan atas informasi adanya peredaran narkoba jaringan internasional.

“Mereka penjual sabu antar kota antar provinsi dan barang ini dari Malaysia,” kata Argo saat konferensi pers pengungkapan jaringan Narkotika yang diadakan di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/12/2017).

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan bahwa jajarannya tengah melakukan observasi dan penyelidikan terkait adanya informasi peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat.

“Kami melakukan penyelidikan sekaligus penindakan sehingga kita dapat mengungkap pelaku lain, dan ternyata jaringan ini sudah bekerja selama 3 tahun,” kata Hengki yang baru menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat itu.

Dari observasi dan penyelidikan akhirnya Polisi berhasil menangkap pelaku AR (34 th) dan bersama 3 temannya yang saat itu tengah menginap di salah satu hotel di kawasan Grogol Jakarta Barat.

Saat penangkapan dan pemeriksaan, pelaku  mengatakan bahwa ada teman lainnya yang menginap di kamar lain di hotel tersebut dan Polisi mengamankan seorang berinisial ME (22 th), dan disita 1 (satu) paket kecil sabu beserta 1 set alat hisapnya.

Selain menginap di wilayah Grogol, dari pemeriksaan Polisi, pelaku juga mengaku tinggal di salah satu apartemen di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, dan saat itu pula Polisi melakukan pengecekan.

“Dari pengecekan ditemukan 18 pil ekstasi yang disimpan dalam dus HP,” kata Kapolres Jakarta Barat.

Dalam proses pengembangan dan intrograsi yang dilakukan Polisi, Pelaku mengaku barang-barang terlarang tersebut dipasok oleh seorang bernama Mr.Bro. Namun saat Polisi meminta pelaku menunjukkan tempat keberadaan si pemasok, pelaku berusaha merebut senjata salah satu Polisi dan karena situasi serta kondisi membahayakan petugas tersebut, akhirnya Polisi melakukan tindakan tegas dan terukur (tembakan) kepada pelaku.

“AR mencoba melawan, jadi kami tindak tegas dan yang bersangkutan meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit,” katanya.

Dari barang bukti yang disita, diketahui rencananya pelaku akan menyimpan stok untuk perayaan tahun baru 2018.

Pewarta : Anton 

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Lantamal III Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Nusantara

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Nusantara 2017 di Mako Lantamal III, Gunung Sahari,  Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Aspers Danlantamal III Letkol Laut (S) Binsar M. Sirait, SE, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan Selaku Ketua Pengarah pada puncak peringatan Hari Nusantara 2017 di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat dengan tema “Gotong Royong Dalam Kebhinekaan di Nusantara Guna Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”.

Peringatan Hari Nusantara yang dilaksanakan setiap tanggal 13 Desember  untuk memperingati Deklarasi Djoeanda yang dicetuskan pada tanggal 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Djoeanda Kartawijaya sebagai tonggak penyatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan diantara pulau yang satu dengan yang  tidak lagi terdapat laut internasional,  sehingga laut bukan pemisah tetapi pemersatu bangsa.

Upacara Peringatan Hari Nusantara dengan Komandan Upacara Mayor Laut (KH) Kasman Yori, SH, MM diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta, Pembacaan Teks Pancasila, Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Pembacaan Deklarasi Juanda serta diakhiri dengan Pembacaan Doa.

Hadir pada upacara tersebut para Kadis/Kasatker dan Pamen Lantamal III  dengan peserta upacara terdiri dari  Satsik, Pleton Pama, Pomal, Yonmarhanlan,  gabungan Bintara dan Tamtama serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Lantamal III Jakarta.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Bisnis Ekonomi Industri Megapolitan

Kemendag Canangkan Hari Pakai Produk Indonesia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan makin menumbuhkan rasa bangga terhadap produk-produk Indonesia, Kementerian Perdagangan RI bersama Sarinah mencanangkan Hari Pakai Produk Indonesia yang diadakan di Sarinah Thamrin, Jakarta,  Minggu (10/12 /2017).

Dalam sambutannya, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang naik positif sebesar 5,1 persen menjadi angin segar yang bisa dimanfaatkan bagi pelaku UMKM.

Tjahya Widayanti mengajak seluruh penduduk Indonesia untuk terus memakai produk lokal hasil karya anak bangsa Indonesia.

“Mulai dari detik ini,  mulai hari ini kita pakai produk-produk Indonesia. Hari ini kita harus berketetapan hati 100 persen memakai produk-produk Indonesia,” tukasnya dalam acara deklarasi Hari Pakai Produk Nasional tersebut.

Selain itu, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag juga mendorong para pengusaha UMKM berlomba dengan menghasilkan karya-karya atau produk-produk unggulan yang berdaya saing.

“Ada 600 UMKM yang mendaftar dalam UKM Award, namun hanya sekitar 220 UKM yang lolos seleksi. Dari sinilah nantinya akan hadir produk-produk Indonesia berkualitas. Sehingga diharapkan dapat mempermudah cara untuk mendapatkan produk yang baik,” tuturnya.

Sementara Direktur Utama PT Sarinah (Persero) I.G.N.P. Sugiarta Yasa, menyampaikan rasa bangga dengan dideklarasikannya Hari Pakai Produk Nasional, dimana Sarinah sebagai The Windows of Indonesia dapat menjadi tuan rumah dalam acara peresmian ini.

“Dalam kesempatan ini dengan bangga kita (Sarinah) sebagai The Windows of Indonesia menjadi tuan rumah dalam pencanangan HPPI (Hari Pakai Produk Indonesia). Ini merupakan sebuah gerakan yang sangat penting. Sebagai BUMN yang mengkhususkan pada penjualan ritel produk-produk khas dalam negeri, Sarinah melihat keberhasilan gerakan ini kelak akan menjadi salah satu tonggak berkembangnya rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya terhadap produk-produk nasional,” kata Sugiarta.

“Mari kita jadikan produk Indonesia sebagai produk keseharian kita,” imbuhnya.

Acara peresmian dan sekaligus deklarasi ini, dimeriahkan oleh musisi dan artis ibu kota seperti Kikan, Calvin Jeremy, Dwi Andika, Delia Septiarani dan Kiki Amalia. Hadir Kevin Liliana sebagai Runner Up Puteri Indonesia 2017 yang juga merupakan Miss International 2017 dan Direktur Utama PT Mustika Ratu Putri Kuswisnu, serta Kabid Perancangan & Kerjasama Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Widodo.

“Pakai Produk Indonesia, 100 persen Indonesia”

Pewarta : Anton 

Categories
Ekonomi Kuliner Megapolitan

Sarinah Jadi ‘Saksi’ Peresmian Pencanangan Hari Pakai Produk Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Pada hari Minggu, 10 Desember 2017, Sarinah akan menjadi tuan rumah acara peresmian Pencanangan Hari Pakai Produk Indonesia, yang akan diadakan di Plaza Sarinah Thamrin, Jakarta.

Hari Pakai Produk Indonesia merupakan sebuah gerakan yang mendorong peningkatan penjualan dan penggunaan produk-produk hasil karya anak bangsa di pasar domestik Indonesia. Acara ini akan menggelar berbagai kegiatan di antaranya; peresmian Hari Pakai Produk Indonesia, talkshow, pertunjukan musik, fashion show, serta senam zumba bersama.

Hari Pakai Produk Indonesia akan secara resmi dicanangkan dengan pembacaan deklarasi oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita, dan dihadiri oleh Direktur Utama PT Sarinah (Persero) I.G.N.P. Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT Mustika Ratu Putri Kuswisnu, serta Kabid Perancangan & Kerjasama Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Widodo.

Selain itu, acara ini akan dimeriahkan oleh kehadiran Kevin Liliana, Putri Indonesia Lingkungan sekaligus Miss International 2017, serta sederet penyanyi nasional seperti Kikan, Ita Purnamasari, Melanie Subono, Delia Septianti serta Calvin Jeremi.

Sarinah menganggap Hari Pakai Produk Indonesia yang akan diresmikan pencanangannya, merupakan sebuah gerakan yang sangat penting. Ini terutama disebabkan semakin meningkatnya potensi kreatif serta kualitas produk dalam negeri indonesia dari tahun ke tahun. Dan sebagai BUMN yang mengkhususkan pada penjualan ritel produk-produk khas dalam negeri, Sarinah melihat keberhasilan gerakan ini kelak akan menjadi salah satu tonggak berkembangnya rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya terhadap produk-produk nasional.

Ayo..!!! Saksikan dan Dukung Gerakan Pakai Produk Hasil Karya Anak Bangsa Indonesia.

Pewarta : Anton/CS

Categories
Megapolitan Militer TNI

Waasops KSAL Buka Kursus PTAL 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Asisten Oprasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI I.N.G.N. Ary Atmaja S.E., diwakili Wa Asops Kasal Laksamana TNI Mintoro Yulianto, S.Sos, M.Si., membuka Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut ( PTAL) di lapangan apel Denjaka Korps Marinir TNI AL Cilandak Jakarta Selatan, Rabu (06/12/2017).

Upacara yang dilaksanakan Pukul 09:00 Wib ini melibatkan pasukan gabungan dari Denjaka, Intai Amfibi, Kopaska, dan siswa PTAL. Dalam Amanatnya Asops Kasal yang diwakili Wa Asops Kasal mengatakan bahwa Program Ini merupakan kegiatan dalam rangka untuk pembekalan bagi calon Anggota Detasemen Jalamangkara (Denjaka) guna melengkapai ketrampilan yang di miliki dari satuan asal yaitu, Pasukan katak dan Intai Amfibi Korps Marinir.

Dalam rangka itulah melalui kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut ini akan di bekali ketrampilan Introduksi Intelejen, Taktik dan Tehnik Penanggulangan teror, beberapa kemampuan dasar Spesialisasi  serta pemantapan ketrampilan Perorangan lanjutan.

Diakhir Amanatnya , “Harapan saya kepada Dandenjaka selaku pelaksana, agar kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga terselenggara dengan Lancar, Aman dan sasaran dapat tercapai sesuai rencana”.

Kegiatan dihadiri Komandan Pasmar-2 Brigjen TNI (MAR) Nur Alamsyah, Dandenjaka Kolonel Mar Bambang Wahyono diwakili Wadan Denjaka Letkol Mar Samson Situhang  dan Para pejabat Utama Pasmar-2.

Pewarta : Anton/Pen

Categories
Megapolitan Olahraga TNI

Sambut HUT Ke- 68, Kodam Jaya/Jayakarta Gelar Pekan Olahraga di Makodam

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Bertempat di lapangan upacara Makodam Jaya/Jayakarta dilaksanakan upacara pembukaan pekan olahraga dalam rangka menyambut HUT ke- 68 Kodam Jaya/Jayakarta dengan inspektur upacara Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi yang dihadiri seluruh pejabat Kodam Jaya dan peserta lomba/ pertandingan, Selasa (05/12/2017).

Dalam acara pembukan ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Makodam, diantaranya Kasdam Jaya/Jayakarta, Irdam, para Asisten Kasdam, para Kepala dinas jawatan, Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana dan para atlet yang berlomba.

Dalam kesempatan ini Pangdam Jaya/Jayakarta mengingatkan pada seluruh komandan dan pimpinan satuan, agar lebih cermat dalam menggali potensi yang ada di satuanya, kemudian membinanya secara benar, sehingga bisa  menghasilkan atlet-atlet yang mampu berkompetisi, selain itu untuk keberhasilan pembinaan olah raga diperlukan  intensitas atlet dalam melakukan pertandingan, karena dengan banyak bertanding dan berkompetisi akan dapat mematangkan mental bertanding dan mengasah kemampuan yang dimiliki sehingga pada saatnya berlomba setiap atlet akan siap mental maupun fisik untuk meraih prestasi yang terbaik.

Diakhir sambutanya Pangdam Jaya/Jayakarta berpesan, agar para atlet selalu berkompetisi secara fair dan bersaing secara sehat antar atlet, dengan segenap kemampuan yang dimiliki dan setiap perlombaan selalu dilakukan secara sportifitas semangat membangun persahabatan, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan sesama atlet untuk tim, tampilah sebagai peserta yang simpatik, yang selalu memegang sportifitas di dalam perlombaan, hadirlah sebagai pemenang yang memperoleh pengakuan yang tulus karena prestasi yang diraihnya memang melalui perjuangan yang gigih.

Selain itu juga Pangdam berpesan dalam pertandingan nanti hendaknya selalu menjunjung tinggi sportivitas, janji atlet dan janji wasit yang telah diikrarkan, selain itu para peserta lomba agar saling menghargai dan saling menghormati, sehingga kegiatan ini menjadi sarana untuk membina sportivitas dan peningkatan prestasi, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan jalinan persaudaraan antar prajurit dan keluarga besar di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta.

Pewarta : Anton/Pen.