Categories
Megapolitan Militer Polisi

Polda Metro Jaya Bagikan Seribu Masker Logo TNI-Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Ditsamapta Polda Metro Jaya membagi-bagikan 1.000 (seribu) masker berlogo TNI-Polri kepada masyarakat peserta Car Free Day (CFD) di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (16/08/2020).

“Pembagian Masker ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus Covid-19 sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke 75,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Yusri, pembagian masker itu merupakan bagian kegiatan penguatan pengawasan pendisiplinan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan virus corona.

“Warga antusias meramaikan dan menerima, sekaligus langsung memakai Masker pembagian tersebut,” terang Yusri.

Selain pembagian masker, Polda Metro Jaya juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sepanjang jalan protokol.

“Juga dilaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan 3 mobil AWC di wilayah GBK dan sepanjang jalan protokol Jalan Sudirman, HI, Kota Tua dan jalur sampai Polda Metro Jaya,” tambah Yusri.

Acara tersebut dihadiri Direktur Sabhara PMJ Kombes Pol Muhammad Ngajib dan Kapolres Metro Jakarta Pusat serta para personil Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat.(red)

Categories
Nasional Polisi TNI

Peran Polri dan TNI Implementasikan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Penularan virus SARS-CoV-2 masih terjadi di tengah masyarakat. Penyebaran COVID-19 yang berkelanjutan dapat memicu dan memperburuk berbagai permasalahan sosial-ekonomi. Kepatuhan dan kedisplinan dalam penerapan protokol kesehatan menjadi salah kunci penanganan Covid-19.

Dalam konteks tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Ini merupakan langkah untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara disiplin dan patuh oleh semua pihak. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Awi Setiyono menyampaikan hal tersebut di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Kamis (13/08/2020).

Ia menyampaikan bahwa dalam Inpres tersebut memuat empat poin yang diarahkan khusus kepada Polri.

“Pertama, Presiden Jokowi memerintahkan Polri untuk turut mendukung dengan mengawasi penerapan protokol kesehatan,” ujar Awi.

Kedua, Polri diminta bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan patroli.

“Lalu yang ketiga, Polri diarahkan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia,” lanjut Awi.

Kemudian yang keempat adalah efektivitas penegakkan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Awi juga mengatakan bahwa Polri telah melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan membuat program Kampung Tangguh di berbagai daerah. Dalam program Kampung Tangguh, masyarakat diminta memindai, menganalisis, serta mengambil tindakan pemecahan masalah yang sedang terjadi.

“Di situ nanti ada tim medisnya sendiri, penguatan terkait dengan ketahanan pangan, bahkan sampai ada tim pemulasaraan, tim edukasi terkait dengan 3M,” imbuhnya.

Langkah 3M merupakan protokol kesehatan yang disosialisasikan oleh pemerintah, sebagai penyingkatan dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Mengenai penegakkan hukum yang sifatnya denda, Awi mengatakan bahwa hal tersebut adalah pilihan terakhir. Penegakkan hukum pun dilakukan sesuai dengan peraturan daerah yang dibuat oleh pemda masing-masing. Selagi masih dapat dilakukan pembinaan dalam upaya mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, Polri akan mengedepankan hal tersebut.

Lebih lanjut, Awi mengajak masyarakat untuk disiplin diri dalam mematuhi protokol kesehatan dan tidak menganggap pandemi Covid-19 ini sebagai konspirasi belaka.

Pada kesempatan yang sama, Subbid Pam dan Gakkum Satgas Penanganan COVID-19, Aloysius Agung menjabarkan kegiatan yang sudah dilakukan oleh TNI sebelum COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi. Kegiatan tersebut di antaranya adalah penjemputan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Wuhan, Cina dan penyiapan kegiatan karantina di Pulau Galang, Kepulauan Riau.

”Setelah Presiden Joko Widodo menyatakan COVID-19 sebagai sebuah pandemi, dibentuklah Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang mana TNI juga termasuk di dalamnya,” ungkap Aloysius.

Selanjutnya, mengenai peran TNI terhadap Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini, Aloysius mengatakan bahwa TNI mendukung dengan bersinergi dengan Polri seperti yang sudah disampaikan oleh Awi Setiyono.

“Dalam hal ini TNI tidak melibatkan unsur-unsur yang (menyangkut kegiatan) bertempur. Jangan bayangkan bahwa begitu TNI turun, maka yang diturunkan Alutsistanya, sama sekali tidak. Kita bicara tentang protokol kesehatan,” imbuh Aloysius.

Kemudian Aloysius menegaskan bahwa peran personel TNI yang dilibatkan dalam pendisiplinan protokol kesehatan disesuaikan dengan rancangan operasi yang dibuat oleh Pemda masing-masing, contoh di Madiun terbentuk Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Agar Warga Sehat (Pendekar Waras) yang mana melibatkan TNI.

“Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat desa, Panglima TNI telah mengarahkan tugas tersebut kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa). Hal ini dilakukan guna membuat masyarakat terbiasa dengan pematuhan protokol kesehatan,” ujar Aloysius.

Selanjutnya, Aloysius mengatakan bahwa Ia sangat mendukung sanksi sosial yang diberlakukan oleh Pemda dalam penegakkan protokol kesehatan pada masyarakat.

“Kadang-kadang sanksi sosial yang diberlakukan oleh Pemda itu malah lebih disegani dan dilaksanakan oleh masyarakat setempat,” ucapnya.

Menutup perbincangan, Aloy mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan 3M, dengan menggunakan bahasa daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Poro sedoyo, babaturan, tong hilap nya, ojo lali 3M. Cuci tangan, pasang masker, jaga jarak. Matur suwun,” tuturnya.(pus/red)

Berikut Video Dialog “Penegakkan Inpres No 6 Tahun 2020: Ada Hukuman Tidak Pakai Masker?” : https://youtu.be/anczzDWxTmg

 

Categories
Kesehatan Polisi

Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono resmi ditunjuk menjadi Wakil Ketua II Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Nantinya Wakapolri, membantu Menteri BUMN Erick Thohir dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam penanganan Covid-19.

Atas penunjukan dirinya itu, Gatot Eddy mengungkapkan bahwa Polri memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam memutus rantai penyebaran virus covid-19.

“Ini dikerjakan bersama-sama Polri-TNI dan pemerintah. Dengan melakukan langkah-langkah dari persuasif sampai penegakan hukum,” ungkap Jenderal bintang tiga itu kepada Wartawan, Rabu (12/08/2020).

Lanjut Gatot menegaskan, telah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan tugas dengan seksama. Selain itu, Gatot meminta tidak ada yang main-main dalam penangan virus covid-19, karena hal ini adalah kegiatan kemanusiaan.

“Saya sampaikan kepada jajaran, laksanakan tugas dengan serius. Tidak ada yang main. Tidak ada kata jenuh untuk polisi. Ini kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.

Gatot optimistis sektor kesehatan pulih dan ekonomi bakal segera menggeliat dan bangkit kembali.

“Kesehatan pulih ekonomi bangkit, ini harapan kita bersama,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembentukan Komite untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19.

Berdasarkan perpres tersebut, Komite PCPEN memiliki tugas menyusun rekomendasi kebijakan strategis kepada Presiden demi mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia serta pemulihan ekonomi.

Adapun susunan Komite PCPEN, sebagai anggota ditunjuk Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, Deputi BPKP Salamat Simanullang, dan Dirjen Kominfo Ismail M.T., dan Deputi LKPP Sarah Sadiqa.(red)

Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

Integrasi TNI Polri Dukung Program Pembangunan SDM Unggul

Koran Jurnal, Bandung – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan tugas bersama seluruh komponen bangsa dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur. Melalui SDM unggul, tangguh dan berkualitas secara fisik dan mental berdampak positif terhadap daya saing dan kemandirian bangsa guna mendukung pembangunan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan negara guna mendukung program pembangunan SDM unggul.

“Untuk itu, perlu dirumuskan langkah konkrit agar integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa tetap terjaga, saling mendukung untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional sehingga pembangunan SDM unggul menuju Indonesia maju dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., membuka Seminar Pra Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Seskoau, Lembang, Selasa (11/08/2020).

Seminar yang bertemakan “Optimalisasi Integrasi TNI Polri Bersama Komponen Bangsa Lainnya Guna Mendukung Program Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Rangka Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat” mengundang narasumber antara lain Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., memaparkan Bersama Membangun SDM Unggul Untuk Indonesia Maju, kemudian Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu Politik (Magister dan Doktoral) Universitas Padjajaran Prof. Muradi, S.S., M.Si., Ph.D., memaparkan Integrasi TNI Polri : Aktor Keamanan dan Pembangunan SDM Unggul, Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menjelaskan Peran TNI Polri Dalam Mendukung Visi SDM Unggul dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Bapak Neta S. Pane memaparkan Optimalisasi Integrasi TNI Polri Guna Mendukung Pembangunan SDM Unggul : Perlu Standar Moral dan Integritas yang Tinggi, serta moderator Dr.Virienia Puspita, M.Pd.

Menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokok kesehatan adaptasi kebiasaan baru, maka seminar Pra PKB Juang ini diadakan secara daring dengan melibatkan peserta seminar baik mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi dan masyarakat umum, kurang lebih sebanyak 125 peserta. Danseskoau berharap meskipun diikuti secara daring, para peserta seminar khususnya Pasis mengikuti dan menyimak dengan penuh rasa tanggung jawab, fokus dan serius sehingga dapat menyamakan visi dan persepsi dalam diskusi akademis terhadap tema yang diangkat dan akhirnya menghasilkan naskah laporan yang memiliki nilai strategis sebagai bahan masukan bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya.

Mengingat masih mewabahnya Covid-19, Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., yang juga pernah menjabat Danseskoau Ke-39 periode 2018-2019, mewakili Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan bantuan alat kesehatan antara lain 2.374 buah rapid test, 100 unit alat pelindung diri, 600 liter cairan disinfektan, 10 buah alat semprot gendong dan 481 kotak masker medis. Selain itu, juga Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menyerahkan ratusan buku dengan judul “Soliditas dan Sinergisitas TNI Polri” dan “Perang Global Melawan Corona : Perspektif Intelijen” karangan Ngasiman Djoyonegoro kepada Danseskoau.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan ceramah pembekalan PKB Juang secara daring oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., Kapolri, Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., serta panelis Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., dan Pengamat Militer, Dr. Susaningtyas Nefo Handayani yang tentunya mampu memotivasi Pasis untuk memberikan hasil terbaik, berupa naskah laporan diakhir seminar ini.(disp/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Metro Bagikan 4000 Paket Bansos Presiden untuk Purnawirawan Polri dan Mitra Inkoppol

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyerahkan sebanyak 4.000 paket sembako bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial kepada Keluarga Besar Purnawirawan Polri yang berada di DKI Jakarta, Rabu (12/08/2020).

Bantuan sosial paket sembako tersebut juga disalurkan untuk anggota Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Inkoppol) dan mitra pengemudi Divisi Transportasi (Divtro) Inkoppol.

“Presiden Republik Indonesia melalui Kemensos RI memberi 4.000 paket kepada keluarga besar Purnawirawan Polri yang ada di DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Nana kepada wartawan, di kantor Inkoppol, Jalan Tambak, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Rencana distribusi bansos, antara lain 1.300 paket untuk keluarga besar Purnawirawan Polri, khususnya yang berpangkat perwira pertama ke bawah yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kemudian, 400 paket untuk karyawan Koperasi Polri dan 2.300 paket untuk mitra driver Divtro Inkoppol yang tersebar di DKI Jakarta dan sekitarnya,” terang Nana.

Sementara Staf Khusus Kemensos Irjen (Purn) Erwin TL Tobing mengatakan, pihaknya menyalurkan bansos sesuai dengan permintaan dan disesuaikan dengan nama yang diajukan oleh pemerintah daerah.

“(Penerima bansos) itu data dari wali kota, bupati. Bukan Kemensos yang menentukan orang,” katanya.

Lanjut Erwin menuturkan, secara reguler pihaknya memberikan bantuan sosial kepada 1,9 juta keluarga di kawasan Jabodetabek.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan masyarakat yang terdampak Covid-19,” harapnya.

Tampak turut menyaksikan penyerahan bansos, Ketua Inkoppol Yudi Sushariyanto, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Metro Jaya.(red)

Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

TNI-Polri Siap Kawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju

Koran Jurnal, Lembang – “TNI-Polri Bersama Komponen Bangsa Siap Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju,” demikian tema pembekalan awal Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Tahun 2020 yang diikuti Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan Ke-57 di Grha Widya Dirgantara, Seskoau Lembang, Selasa (28/07/2020), yang didampingi Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., para Pejabat Seskoau, Dosen dan Patun Seskoau.

Berbeda dari tahun sebelumnya dengan dihadapkan kondisi pandemi Covid-19, maka penyelenggaraan pembekalan ini diikuti secara daring oleh 1.543 orang terdiri dari 267 Pejabat Lembaga Pendidikan TNI dan Polri, dan 1.276 Perwira Siswa atau Peserta Didik terdiri atas 214 orang dari Sesko TNI, 103 orang dari Sespimti Polri, 251 orang dari Sespimmen Polri, 499 orang dari Seskoad, 241 orang dari Seskoal dan 235 orang dari Seskoau.

Kemudian Pasis Sesko TNI, Serdik Sespimti Polri, Pasis Sesko Angkatan dan Serdik Sespimmen Polri yang mengikuti kegiatan pembekalan PKB Juang selama satu hari ini merupakan salah satu program kurikulum Pendidikan di bawah Departemen Kejuangan dengan sejumlah materi pembekalan yang diterima dari Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Aziz, M.Si., dengan Panelis Rektor Universitas Padjajaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., menyampaikan materi Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju dan Pakar Politik Dr. Susaningtyas Nefo Handayani menyampaikan materi Optimalisasi Integrasi TNI-Polri Mendukung Pembangunan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat dengan Moderator Antik Bintari, S.IP., M.T.

Baca Juga : Presiden Jokowi Dorong Perwira TNI-Polri Buat Terobosan

Dansesko TNI Marsdya TNI Dedi Permadi, S.E., MMDS., dalam sambutannya mengatakan mengingat pentingnya ceramah pembekalan ini sehingga berharap seluruh peserta memperhatikan dan menyimaknya dengan baik sehingga dapat dijadikan pedoman dalam menyusun makalah seminar yang bernilai strategis guna mewujudkan peran TNI-Polri yang bermanfaat untuk mendukung tugas kedepannya dalam pembangunan nasional.

Tema “TNI-Polri Bersama Komponen Bangsa Siap Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju” sangat penting diangkat terkait rencana pembangunan jangka menengah Tahun 2020-2024 yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah yang didukung sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta berdaya saing.

Seperti yang dikatakan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., selaku tuan rumah sekaligus Ketua Pelaksana Proyek PKB Juang Tahun 2020 bahwa pembangunan SDM unggul merupakan tugas bersama dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur, karena melalui SDM yang unggul, tangguh dan berkualitas baik secara fisik dan mental akan berdampak positif tidak hanya terhadap peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa, nemun juga dalam mendukung pembangunan nasional dalam rangka terwujudnya kesejahteraan rakyat.

Dalam pembangunan nasional, diperlukan stabilitas keamanan negara yang kondusif dan inilah tugas bersama untuk mewujudkannya didukung seluruh komponen bangsa guna mempertahankan keutuhan NKRI menuju Indonesia maju. Disinilah, lanjutnya, peran Pasis Sesko TNI/Polri dan Sesko Angkatan meningkatkan peran TNI-Polri beserta komponen bangsa untuk mengantisipasi dan menangani berbagai ancaman serta membangun inisiatif kerja sama yang erat untuk menjaga persatuan kesatuan.(disp/red)

Categories
Militer Polisi TNI

Panglima TNI Anugerahi Kapolri Bintang Kartika Eka Paksi, Swa Bhuana Paksa dan Jalasena

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjanjanto menganugerahi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis tiga bintang utama yaitu Kartika Eka Paksi Utama, Jalasena Utama dan Swa Bhuana Utama. Upacara penganugerahan digelar di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/07/2020).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pemberian bintang utama ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) No 58/TK/Tahun 2020, kemudian sesuai dengan usulan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, juga sesuai ketentuan pasal 28 ayat 12 huruf (b) UU No 20/2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Penganugarahan tiga bintang utama itu dikarenakan Kapolri Jenderal Idham Azis dianggap berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara,” kata Irjen Argo Yuwono dalam keteranganya, Selasa (28/7).

Penghargaan Bintang Utama ini, sambung Argo merupakan bentuk penghargaan atas kerja sama dan kordinasi dua institusi TNI-Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai lembaga yang menjaga keamanan serta ketertiban.

Anugerah Bintang Kartika Eka Paksi Utama merupakan penghargaan yang diberikan TNI Angkatan Darat. Makna nama dari penghargaan ini adalah Kartika artinya bintang, Eka artinya satu, dan Paksi artinya burung.

Secara harafiah, penghargaan ini memiliki makna burung gagah perkasa tanpa tanding menjunjung tinggi cita-cita. TNI Angkatan Darat yang kuat senantiasa menjunjung tinggi cita-cita, yaitu keluhuran nusa dan bangsa serta keprajuritan.

Sementara, Bintang Jalasena Utama dan Bintang Swa Bhuana Paksa Utama merupakan medali penghargaan yang dianugerahkan hanya kepada individu dengan kemampuan dan pencapaian khusus dan berkat kontribusi, upaya dan dedikasi yang luar biasa, serta pencapaian melampaui panggilan tugas.(hum/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Banten Edukasi Masyarakat Melalui Talkshow Radio Tentang Penerapan AKB

Koran Jurnal, Serang – Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar di dampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi melaksanakan kegiatan talk show melalui Radio Paranti FM Pandeglang di ruang perjamuan Mapolda Banten, Rabu (22/07/2020) pukul 09.00 WIB.

Dipandu oleh penyiar radio dari Paranti FM Pandeglang Olga Octavia, dalam kegiatan talk show tersebut Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar menyampaikan bahwa sesuai adanya keputusan Pemerintah yang sebelumnya telah memutuskan di tengah pandemi covid-19 di berlakukannya penerapan New normal namun hal tersebut banyak yang salah mengartikan yang mana new normal di artikan bahwa kehidupan berjalan dengan normal kembali dan pandemi covid-19 telah usai.

Lanjut Fiandar, menyikapi banyaknya pemahaman yang salah dalam mendefinisikan new normal sehingga Pemerintah mengumumkan diksi new normal di ganti dengan diksi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Hal ini lantaran penggunaan istilah new normal dianggap membingungkan masyarakat. Istilah new normal justru diartikan masyarakat kembali melakukan kegiatan seperti biasa tanpa memperhatikan protokol kesehatan, saat ini kita perbaiki dengan diksi adaptasi kebiasaan baru, kebiasaan menjalani kehidupan dengan menerapkan protokol kesehatan” terang Fiandar

Fiandar menyampaikan imbauan kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru agar mampu mendisiplinkan diri dengan mematuhi protokol kesehatan tentang penanggulangan dan pencegahan penularan Covid-19.

“Dalam adaptasi kebiasaan baru kita harus mampu menerapkan sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang diantaranya menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun hingga saling menjaga jarak sosial di tempat-tempat keramaian atau kerumunan,” ajaknya.

Fiandar juga menyampaikan pandemi covid-19 ini adalah situasi yang bersifat kritis untuk umat manusia dan dunia. Situasi ini tidak bisa dihadapi sendiri oleh sebab itu Polri dan TNI turun langsung membantu masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Pandemi covid-19 ini menimbulkan masalah kesehatan dan ekonomi, TNI polri terpanggil untuk membantu masyarakat, dengan melakukan kegiatan menciptakan ketahanan pangan,” ujar Fiandar.

Fiandar mengatakan untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemi covid-19, Kepolisian Daerah (Polda) Banten sudah melakukan berbagai langkah, diantaranya budidaya ikan, penanaman sayur mayur dan lainnya dalam program Kampung Tangguh Kalimaya.

“Ketahanan pangan ini dalam rangka kepedulian seluruh anggota Polda Banten dan TNI kepada masyarakat dan ini juga merupakan implementasi arahan bapak Kapolri, ” Kata fiandar

Terakhir Fiandar menghimbau masyarakat agar mampu menahan diri dalam situasi pandemi Covid-19 ini dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Masyarakat diharapkan mampu menahan diri dalam situasi yang terjadi saat ini. Jangan melanggar hukum, walaupun dalam keadaan sulit. Tahan mental, jangan lakukan hal negatif, jangan sampai menimbulkan gangguan Kamtibmas, tetap berdoa dan tawaqal kepada Tuhan, supaya diberikan rizqi agar segala kesulitan ini bisa segera hilang atau berakhir,” tutup Fiandar.(hum/red)

Categories
Daerah Kriminalitas Polisi

Polda Riau Bongkar Sindikat Penyulingan Minyak llegal di Dumai, Polisi: 4 Orang Diringkus, 1 DPO

Koran Jurnal, Pekanbaru – Direktorat Reskrimsus Polda Riau berhasil menggulung sindikat penyulingan minyak mentah yang disuling menjadi bahan bakar minyak jenis solar dan bensin.

Dalam penggrebegan yang dilakukan di Jalan Mataram Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai pada 2 Juli 2020 lalu, petugas berhasil membekuk 4 (empat) orang pelaku yang memiliki peran mulai dari Pengelola Dan Pengawas, Pekerja hingga Penyuplai Minyak Mentah.

Saat pelaksanaan konferensi pers yang digelar di TKP pada Minggu (19/07/2020), Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H, S.I.K, M.Si yang hadir bersama Wakapolda Riau, Walikota dumai, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, MGR Security Operations Chevron, Manajer HSS Pertamina, Kabid Humas, Wadir Krimsus serta Kapolres Dumai, mengatakan pengungkapan perkara penyulingan minyak mentah ilegal ini merupakan hasil penyelidikan panjang yang dilakukan oleh pihaknya.

“Dalam pengungkapannya, Direktorat Reskrimsus Polda Riau berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 46 Ton Bahan Bakar Minyak Yang Terdiri Dari 14 Ton Minyak Hasil Olahan Yang Diduga Bahan Bakar Minyak Jenis Solar Berada Di Dalam 15 Baby Tank, 32 Ton Minyak Mentah 12 Ton Diantaranya Berada Dalam Tungku Masak, 13 Ton Berada Dalam Bak Timbun Dan 7 Ton Berada Dalam Bak Besi. Kemudian 2 Unit Mesin Hisap Merk Robin Beserta Selang, 1 Unit Mesin Donfeng, 8 Unit Mesin Blower, 4 Buah Tungku Pemasak Minyak dan 1 (Satu) Unit Mobil Tangki Merk Fuso Nomor Polisi (Nopol) BA 9343 QU,” jelas Irjen Agung

Adapun keempat tersangka yang berhasil diamankan diantaranya ialah DA (58) berperan sebagai Pengelola Dan Pengawas Kegiatan, BS (27) dan JN (46) berperan sebagai Pekerja. Dan seorang penyuplai minyak mentah yakni AM (38) yang merupakan salah seorang karyawan PT. Arthindo Utama yang merupakan Kontraktor PT. Chevron Pacific Indonesia yang bertugas membersihkan dan memperbaiki sumur minyak,” lanjut Mantan Direktur di BIN ini

“Modus yang dilakukan oleh tersangka AM yang berusia 38 tahun ini adalah, tersangka mengambil hasil pembersihan sumur minyak berupa campuran minyak mentah yang bercampur dengan air dan lumpur (fluida). Selanjutnya fluida tersebut diangkut menggunakan Truck Tangki Vakum milik PT. Arthindo Utama keluar dari Area PT. Chevron Pacific Indonesia dan dijual kepada pelaku AW (DPO) selaku pemilik usaha penyulingan minyak mentah ini. Padahal seharusnya fluida yang didapat dari hasil pembersihan dan perbaikan sumur minyak milik PT. Chevron Pacific Indonesia dikembalikan kepada PT. Chevron Pacific Indonesia melalui Gathering Station, namun oleh pelaku AM (32), fluida tersebut di jual dengan harga Rp.500 (Lima Ratus Rupiah) perliter,” ungkap Irjen Agung.

Sedangkan solar dan bensin hasil olahan illegal tersebut dijemput langsung oleh pelanggan yang membeli minyak tersebut dilokasi penyulingan.

“Dari pengakuan mereka kegiatan ini baru berlangsung sejak awal 2020, namun hasil pengembangan yang kita lakukan penyulingan ilegal ini sudah berlangsung selama dua tahun. Kita masih terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap pengungkapan perkara ini dan mudah-mudahan bisa mengungkap lebih dalam lagi perkara ini dan bisa menangkap tersangka lainnya dibalik kegiatan ilegal ini. Saya mengapresiasi kinerja dari Ditkrimsus atas keberhasilan pengungkapan kasus ini,” terang Kapolda.

Sementara itu perwakilan SKK Migas saudara Haryanto Safri mengaku SKK Migas sangat terbantu atas penangkapan ilegal tipping.

“Kami sangat terbantu dan kami mengapresiasi Kapolda Riau yang telah berhasil menangkap ilegal tipping ini,” ujarnya.

Rudi Permadi dari pihak Cevron juga menyatakan apresiasinya.

“Selamat kepada pak Kapolda dan jajaran yang telah berhasil menangkap illegal tipping, Chevron bertugas untuk memproduksi minyak untuk negara kita,” terangnya.

Mrnjawab pertanyaan media, Kapolda Riau menjelaskan ancaman hukuman bagi para tersangka.

“Keempat tersangka disangkakan Pasal 53 Huruf A, C, Jo Pasal 54 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Dan Gas Bumi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHPidana, dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah),” tegas Kapolda Riau.

Categories
Militer Nasional Polisi TNI

Presiden Jokowi Lantik 750 Perwira Remaja TNI Polri Tahun 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 750 perwira remaja terdiri dari 457 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan 293 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2020.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah Perwira TNI-Polri yang dibacakan oleh Presiden Jokowi dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang dilaksanakan secara virtual (video conference) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/07/2020).

“Pada kesempatan yang berbahagia ini atas nama pribadi, atas nama masyarakat, atas nama negara dan bangsa saya menyampaikan selamat atas pelantikan saudara-saudara para kesatria muda sebagai Perwira Remaja TNI dan Polri sebagai patriot muda kebanggaan negara kita Indonesia,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Ratusan perwira tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 55/TNI/2020 dan Keppres Nomor 56/Polri/2020 tentang Pengangkatan Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden.

Upacara pengambilan sumpah dan pelantikan diwakili oleh delapan Perwira perwakilan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri, yang terdiri atas empat Perwira TNI-Polri peraih Adhi Makayasa dan empat Perwira TNI-Polri dari perwakilan agama (Islam, Katolik, Protestan dan Hindu). Sedangkan Perwira TNI-Polri lainnya mengikuti upacara dari Akademi masing-masing, yaitu di Akmil Magelang, AAL Surabaya, AAU Yogyakarta dan Akpol Semarang.

Dalam kesempatan itu, dibacakan juga perwira penerima Adhi Makayasa kepada empat perwira, yaitu: Angga Andhika Y. dari Akademi Militer; Rizqy Z. Djuhaeri dari Akademi Angkatan Laut; Juanda Siregar dari Akademi Angkatan Udara; dan Ivan Pradipta M. dari Akademi Kepolisian.

Turut hadir Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.(red)